Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 6524

Gokil, Song Hye Kyo dan Jun Ji Hyun Pecahkan Rekor Bayaran Aktris Tertinggi Rp2,4 Miliar Per-Episode!

0

Bogordaily.net – Valid untuk mengatakan bahwa Song Hye Kyo dan Jun Ji Hyun adalah dua aktris top Korea Selatan, karena setiap produksi yang mereka sentuh menjadi gold instan.

Kedua wanita yang menakjubkan ini memiliki kekuatan A-List yang tak ada habisnya dan Brand reputasi yang tinggi di dalam negeri, jadi mereka sangat layak mendapatkan nilai fantastis tersebut.

Namun, menurut laporan baru, bayaran mereka mungkin telah melampaui imajinasi semua orang, karena mereka baru saja memecahkan rekor bayaran seorang Aktris A-List untuk per episodenya.

Dilansir Chosun, keduanya dilaporkan telah memecahkan rekor bayaran penampilan K-Drama tertinggi untuk Aktris. Sebagai pemeran utama mereka mendapatkan Rp2,4 Miliar per episode.

Karena kedua Drama nya masing-masing saat ini memiliki 16 episode, ini berarti bahwa kedua aktris tersebut akan menerima sekitar Rp38,4 Miliar untuk drama mereka saat ini.

Song Hye Kyo disibukkan dengan serial SBS melodramatisnya “Now We Are Breaking Up”, Adapun Jun Ji Hyun, dia telah disibukkan dengan comeback layar kecil terbarunya di “Jirisan”.

Dan sementara kesenjangan bayaran antara aktor pria dan wanita di Korea Selatan masih dipimpin oleh aktor top Kim Soo Hyun dengan bayaran Rp6 Miliar per episode untuk drama “One Day”.

Nilai tersebut sangatlah layak melihat bagaimana bakat dan kekuatan mereka menarik banyak penonton, sehingga sukses membawa drama yang mereka bintangi menjadi salah satu drama legendaris.***

Ade Yasin: Peran Ulama Sangat Penting dalam Mengajak Masyarakat untuk Divaksin

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin hadiri kegiatan secara live dalam program “Damai Indonesiaku” TV one dengan tema “Sehat Bagian Dari Ibadah”, sekaligus meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal di Pondok Pesantren Darus Sa’adah, Parung Kabupaten Bogor, Sabtu 27 November 2021.

Bupati Bogor mengapresiasi karena antusias masyarakat Parung cukup besar ada 1.000 lebih masyarakat yang melakukan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua, ia berharap dapat mendorong tercapainya herd immunity atau kekebalan komunal di Kabupaten Bogor.

“Hari ini kita melihat vaksinasi yang diikuti oleh warga dan juga santri. Alhamdulillah Pak Kyai hadir bersama saya dengan Pak Dandim dan kita sudah melihat tadi berkeliling ternyata antusias masyarakat disini cukup besar, ada 1.000 lebih hari ini yang vaksin pertama maupun vaksin kedua,” ungkapnya.

Menurut Ade Yasin, di Kabupaten Bogor ini peran ulama sangat penting. Kolaborasi antara ulama dan Pemerintah Kabupaten Bogor juga sangat baik, ulama yang mengajak masyarakat untuk divaksin, Pemkab Bogor yang mengerjakannya.

Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan beberapa organisasi juga bersama-sama melaksanakan vaksin agar tercapai herd immunity atau kekebalan komunal.

“Saya berterima kasih hari ini kepada Pak Kyai yang sudah meluangkan waktunya dan juga tempatnya untuk dijadikan sentra vaksin di wilayah Kecamatan Parung ini. Terima kasih juga kepada Ibu kepala dinas hadir tadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa barat dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, juga Satgas Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga dalam rangka Hari Ulang Tahun Korpri ke-50, di momen ini banyak ASN juga yang turut membantu vaksinasi massal ini.

“Korpri dan teman-teman disini, terima kasih atas partisipasinya semoga masyarakat tetap sehat, Indonesia tumbuh, Indonesia maju,” tandasnya.***

DPRD Kota Bogor Keluarkan Sikap Resmi Terhadap Keberadaan GLOW Kebun Raya Bogor

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor mengeluarkan pernyataan sikap terkait keberadaan GLOW Kebun Raya Bogor (KRB), Senin 29 November 2021.

Pernyataan sikap yang dikemukakan pada rapat paripurna internal ini pun disetujui oleh seluruh anggota DPRD Kota Bogor yang hadir pada rapat paripurna internal.

Pernyataan yang dibuat secara tertulis ini, ditujukan ke Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, terdapat empat poin yang dituangkan.

Atang menerangkan, pernyataan sikap ini dikeluarkan karena keberadaan GLOW KRB menimbulkan polemik ditengah masyarakat dan mengancam kelestarian lingkungan dan sosial budaya.

“Sehubungan dengan pembangunan GLOW KRB Kota Bogor yang telah menimbulkan polemik di tengah masyarakat dan mengancam kelestarian lingkungan dan sosial budaya, maka dengan ini kami menyampaikan sikap kami,” ujar Atang.

Pada poin pertama, DPRD Kota Bogor memandang bahwa, pengembangan dan pengelolaan KRB harus mempertahankan karakter dan identitas Kota Bogor sebagai Kota Pusaka yang menjaga kelestarian alam dan warisan budaya.

Poin kedua, DPRD Kota Bogor meminta kepada BRIN untuk mengevaluasi secara menyeluruh terhadap pengelolaan KRB, termasuk memutuskan atau mengkaji ulang kerja sama dengan swasta demi terjaganya lima fungsi KRB yaitu konservasi, penelitian, edukasi, wisata, dan jasa lingkungan.

Poin ketiga, DPRD Kota Bogor meminta kepada BRIN agar semua kebijakan terkait pengelolaan KRB memperhatikan kearifan lokal, tingkat sosial ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan serta budaya.

“Poin keempat, DPRD Kota Bogor meminta kepada BRIN dan PT MNR untuk menghentikan program dan kegiatan GLOW dan memastikan lima fungsi Kebun Raya Bogor berjalan secara seimbang dan proporsional, serta menjaga cagar budaya di lingkungan Kebun Raya Bogor,” tutup Atang.***

Bupati Bogor Ikuti Rapat Paripurna Penetapan Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2022

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin ikuti kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Selasa 30 November 2021.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan melalui Rapat Paripurna ada beberapa bahasan poin yang tertuang dalam dokumen RAPBD Tahun 2022 antara lain terdapat kegiatan-kegiatan yang bersumber dari penerimaan dana transfer, seperti Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus fisik seperti bidang jalan, air minum, dan sanitasi.

Tambah Ade Yasin, kemudian Dana Alokasi Khusus non fisik seperti tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan guru, dan dana biaya operasional sekolah, serta dana bagi hasil baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, dan dana insentif daerah.

Menurutnya, perubahan kebijakan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi menyebabkan kegiatan-kegiatan yang sebelumnya dibiayai melalui APBN kini harus dianggarkan melalui APBD Kabupaten Bogor.

Ditambah masih berlangsungnya pandemi Covid-19 yang berdampak pada adanya kebijakan nasional dan kebijakan daerah yang harus diakomodir dalam APBD tahun 2022.

“Salah satunya pengeluaran pembiayaan untuk pembentukan dana cadangan Pilkada 2024 dan penyertaan modal daerah,” ungkap Ade Yasin.

Ade Yasin melanjutkan, sebagai gambaran umum mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2022, untuk target pendapatan daerah sebesar Rp7,149 trilyun rupiah, dengan rincian target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp3,146 trilyun rupiah atau 44% dari total pendapatan daerah.

Target pendapatan transfer sebesar Rp4,3 trilyun rupiah atau 56% dari total pendapatan daerah, serta belanja daerah ditargetkan sebesar Rp7,776 trilyun rupiah.

Kata Bupati Bogor bahwa, belanja daerah yang dianggarkan sudah mencakup di antaranya alokasi belanja untuk fungsi pendidikan sebesar 26,55% yang diperuntukan bagi biaya operasional sekolah, penerbitan Kartu Bodas dan peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan sekolah dan insentif guru.

Untuk alokasi belanja di sektor kesehatan sebesar 17,73% untuk penyediaan obat dan alat kesehatan diprioritaskan untuk penanganan Covid-19 dan stunting.

”Sedangkan untuk Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) dialokasikan untuk beberapa OPD seperti Diskop UKM, Dinas PUPR, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta transfer dana ke desa untuk pembangunan desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat seperti Samisade, bonus produksi, serta bagi hasil pajak dan retribusi daerah,” terang Bupati Bogor.

Menurutnya, untuk pembiayaan netto ditargetkan sebesar Rp627,268 milyar rupiah yang diperuntukan bagi penerimaan pembiayaan sebesar Rp746,308 milyar rupiah.

Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp119,4 milyar rupiah untuk pembentukan dana cadangan Pilkada 2024 sebesar Rp50 milyar rupiah dan penyertaan modal daerah sebesar Rp69,4 milyar rupiah.***

Varian Baru Covid-19, Indonesia Tutup Pintu Masuk Untuk 11 Negara WNA

0

Bogordaily.net – Pemerintah mengeluarkan Surat Edaran terkait penanganan Covid-19. Dibawah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Senin 29 November 2021, SE ini berlaku efektif mulai tanggal 29 November 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

Surat Edaran ini menyebut menutup sementara masuknya Warga Negara Asing (WNA) dari 11 negara.

Rinciannya yakni, tiga negara yang telah mengonfirmasi adanya transmisi komunitas varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau varian Omicron, yakni Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong.

Kemudian, delapan negara/wilayah yang secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus varian Omicron secara signifikan, yaitu Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, dan Lesotho.

“Menutup sementara masuknya 11 Negara WNA baik secara langsung maupun transit di negara asing, yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi dalam kurun waktu 14 hari dari negara/wilayah dengan kriteria (tersebut),” demikian dikutip dari aturan dalam SE.

Akan tetapi, aturan yang sama juga menjelaskan pengecualian terhadap pelarangan sementara WNA masuk ke wilayah Indonesia dan kewajiban karantina.***

Diputuskan Kekasih, Siswi SMA Nekat Mau Bunuh Diri Terjun ke Sungai Batang Hari

0

Bogordaily.net – Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) masih mengenakan seragam melakukan percobaan bunuh diri dengan terjun dari jembatan Sungai Batang Hari, Kelurahan Sidangsari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, Selasa 30 November 2021.

Diduga siswi tersebut mengalami frustasi karena putus dengan pacarnya. Beruntung siswi tersebut dapat diselamatkan oleh warga dan anggota TNI serta Polisi saat sedang melintas.

Siswi SMA yang belum diketahui identitasnya itu, mencoba bunuh diri dengan melompat ke Sungai Batang Hari yang berarus deras dan memiliki tinggat kedalaman yang sangat dalam.

Albet, saksi mata mengatakan bahwa pertama kali siswi tersebut dilihat oleh orang yang mengendarai sepeda motor yang juga kebetulan melintas dan hendak turun ke pinggir jembatan.

“Saya langsung berteriak meminta tolong warga sekitar,” ujarnya.

Siswi kelas dua ini saat ditanya, mengaku habis diputuskan oleh kekasihnya dan takut dimarahi orang tuanya jika pulang ke rumah.

Setelah di evakusai, siswi tersebut dibawa ke Puskesmas dan kemudian dijemput oleh keluarganya.***

Gubernur Pastikan Jalan Tambang Parung Panjang Akan Segera Terwujud

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil agar jalan tambang Parung Panjang-Gunung Sindur dapat segera terealisasi, pada acara Kopdar Gubernur dan Bupati / Walikota se-Jawa Barat, di Highland Sentul, Babakan Madang, Selasa 30 November 2021.

Hal tersebut mendapat respon Ridwan Kamil yang mengatakan jalan tambang tersebut akan segera terwujud. Menurut Kang Emil, mudah-mudahan dalam hitungan bulan sudah ada investornya dan bisa dilakukan pengerjaan.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, kami warga Kabupaten Bogor rindu jalan tambang Parung Panjang– Gunung Sindur dapat segera terealisasi.

Saat ini, kejadian kecelakaan sudah berkurang karena adanya pembatasan mobilitas truk. Truk pada siang hari dilarang beroperasi jadi tidak terlalu beriringan dengan orang ke sekolah dan ke pasar.

“Namun karena menunggu jam beroperasi, banyak kendaraan tambang parkir di pinggir jalan, sehingga menimbulkan masalah kemacetan, jalan menyempit setengahnya. Harapan kami, semoga jalan tambang ini dapat segera terwujud,” ujar Ade.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan proyek pembangunan jalur khusus tambang akan menjadi solusi permanen untuk menuntaskan masalah jalur tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan, soal jalan tambang Parung Panjang, studinya sudah beres, visibilitynya baik artinya sisi bisnisnya juga baik.

Sekarang kami sedang mencari investornya, karena modelnya Business to Business atau B to B, jadi bisa oleh swasta terhadap swasta.

“Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan dalam hitungan bulan ada investornya, setelah itu bisa dilakukan pengerjaan. Ini sesuai komitmen Bupati Bogor dan Pemprov Jabar untuk mengatasi permasalahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun dan merenggut banyak jiwa,” ujar Kang Emil.***

Perumda PPJ : 95 Persen Pedagang Pasar Anyar Sudah Vaksinasi Covid-19

0

Bogordaily.net – Dalam upaya menekan angka covid-19 di Kota Bogor tidak naik kembali, jajaran Perumda Pasar Pakuan Jaya melakukan kegiatan pengecekan status vaksinasi covid-19 terhadap pedagang di setiap sudut pasar, termasuk di Blok F dan G yang berada di pasar anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Pengecekan vaksin ini untuk memonitor para pedagang untuk divaksin, tapi kami akan mengawasi para pengunjung juga,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir melalu pesan Whatshapp pada Rabu 1 Desember 2021.

Muzakkir mengatakan pihaknya sangat setuju dan mendukung kebijakan kawasan wajib vaksin dan pengecekan status vaksinasi covid-19 di pasar. Pasalnya itu membuat pedagang dan pengunjung merasa lebih aman beraktivitas di pasar.

Saat ini menurutnya 95 persen pedagang yang berada si pasar anyar khusunya khusunya Blok F dan G sudah divaksin. Sisanya memang tidak bisa divaksin karena mengidap penyakit komorbid.

Selain mengecek pedagang, Perumda Pasar Pakuan Jaya juga sudah menyiapkan barcode Peduli Lindungi di tiga pintu masuk pasar agar bisa memonitoring pengunjung yang masuk dan harus wajib vaksin.

“Bagi pengunjung yang belum divaksin, nanti kita arahkan ke sentra vaksin yang sudah di siapkan di dua titik seperti di SD Pengadilan dan di Blok F,” jelasnya “Semoga Kota Bogor bebas dari Covid-19.”

Terpisah, Kanit Kepala Unit Blok F dan G Pasar Kebon Kembang Sri Karyatno menambahkan, pelaksanaan pengecekan vaksin sudah di informasikan kepada para pedagang dan pungunjung pasar.

“Kemungkinan untuk hari kedua akan dilaksanakan pengecekan lebih intens lagi,” katanya.

Untuk saat ini, Perumda Pasar Pakuan Jaya sudah menyiapkan petugas yang ditempatkan di setiap sudut.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menekan penyebaran Covid-19 serta memohon kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tetap menjaga kesehatan,” pungkasnya.*

MenKopUKM Tekankan Pentingnya Implementasi Tujuh Nilai Dasar ASN

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Koperasi dan UKM untuk menjadi ASN yang bangga melayani bangsa dengan menerapkan dan mengimplementasikan 7 Nilai Dasar ASN.

“Pertama, berorientasi pelayanan, mampu memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, memiliki sikap ramah, cekatan, solutif, serta dapat diandalkan. Juga, terus melakukan perbaikan tiada henti,” kata Teten yang juga sebagai Dewan Penasehat KORPRI KemenKopUKM, pada puncak peringatan 50 Tahun HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Rabu 1 Desember 2021.

Kedua, akuntabel. Dimana ASN diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggungjawab, cermat, disiplin, dan berintegritas, serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.

Ketiga, kompeten. “ASN yang juga adalah anggota KORPRI harus meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik,” ucap MenkopUKM.

Nilai dasar ASN yang keempat adalah harmonis, yaitu sikap menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif.

Kelima, kolaboratif, yakni nilai dasar yang dapat diimplementasikan dengan memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerjasama, dan mampu menggerakkan pemanfaatan sumber daya untuk tujuan bersama.

Nilai yang keenam adalah adaptif. Dimana di tengah pandemi Covid-19 ini ASN diharapkan cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, serta bertindak proaktif.

“Nilai yang ketujuh adalah loyal. Dimana ASN harus memegang teguh ideologi pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta pemerintahan yang sah, menjaga nama baik ASN, pimpinan, instansi, dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara,” papar Teten.

Menurut MenKopUKM, nilai-nilai dasar ASN yang selanjutnya disebut BerAKHLAK menjadi nilai dasar yang harus dimiliki seluruh ASN di Indonesia.

“Dengan ASN berAKHLAK, Insya Allah, ASN akan semakin kuat, KORPRI menjadi tangguh, dan Indonesia akan tumbuh,” tegas Teten.

Teten pun menyebutkan, di usia yang telah genap 50 tahun, KORPRI telah menjadi wadah yang kuat dan terus bersinergi demi pembangunan nasional.

“Meski disadari secara bersama bahwa saat ini Indonesia sedang dalam masa sulit karena adanya pandemi Covid-19 yang melanda,” ungkap MenKopUKM.

KORPRI Peduli

Di acara yang sama, KORPRI KemenKopUKM juga melakukan aksi Bhakti Sosial bertajuk KORPRI Peduli, berupa bantuan permodalan bagi Mustahik usaha mikro dan bantuan Natura kepada para Yatim/Piatu. “Ini sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI KemenKopUKM.

Arif menjelaskan, KORPRI Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan modal usaha kepada 130 usaha mikro kuliner di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM, serta memberikan bantuan Natura kepada yatim/piatu sebanyak 200 paket sembako melalui 5 yayasan.

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Mokhamad Mahdum mengatakan bahwa tugas Baznas menopang program pemerintah dalam hal bantuan sosial dan memberikannya kepada yang berhak. “Oleh karena itu, kami mengajak semuanya untuk membayar zakat pada lembaga resmi, seperti Baznas. Karena, makna dari hidup itu adalah saling memberi,” pungkas Mahdum.***

Antisipasi Penyebaran DBD Di Bogor, Warga Kampung Jati Gelar Fogging

Bogordaily.net—Penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di Bogor makin mengkhawatirkan. Di Kampung Jati Parung RT 03 RW 06 Desa Parung, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sebanyak 8 orang dari 1 keluarga terjangkit DBD dan tengah dirawat di rumah sakit. Kejadian ini pun langsung direspon masyarakat dan pemuda setempat dengan melakukan fogging.

“Sekeluarga ada yang terkena DBD kang, total ada 8 orang, ada yang dirawat di rumah dan ada yang di rumah sakit,”kata warga bernama Hagi Caguy (35) pada Rabu 1 Desember 2021.

Sementara itu Ketua RT setempat Jenal Mutaqin mengatakan untuk mencegah wabah DBD di Bogor semakin meluas dan menjangkit warga lainnya, pihaknya bersama pemuda dan warga melakukan kegiatan fogging.

“Untuk mencegah DBD kita bersama pemdes, karang taruna dan warga melakukan penyemprotan fogging dilingkungan sekitar,” katanya.

Tidak hanya itu saja, lanjut Jenal, pihaknya juga mensosialisasikan bagaimana cara pencegahan agar DBD di Bogor tidak meluas.

“Kita pun sudah lapor ke pihak Puskemas bahwa dilingkungan kami ini ada yang kena DBD,”pungkasnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mencatat sepanjang tahun 2021 sudah ditemukan 1.025 kasus DBD Angka tersebut lebih sedikit dibanding dengan kasus ditahun sebelumnya pada periode yang sama sebanyak 1.296 kasus.

Potensi wabah DBD semakin meninggi seiring memasuki musim penghujan.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Agus Fauzi mengingatkan masyarakat untuk taat pada langkah pencegahan 3M (Menguras bak mandi, mengubur barang bekas yang berpotensi menimbulkan genangan air, dan menutup tempat penampungan air. Pasalnya, genangan adalah tempat nyamuk berkembang biak.

Lebih jauh dia menjelaskan, jika sudah ada kasus demam berdarah, maka pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor akan melakukan penyelidikan epidemiologi dengan mendatangi lokasi kasus DBD.

“Setelah itu Kami lakukan pemeriksaan jentik. Kalau positif, dilakukan penyemprotan atau fogging biasanya 100-200 meter dari lokasi pasien yang terjangkit,” pungkasnya [Ruslan].