Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 6556

Dispora Kota Bogor Gelar Workshop dan Sosialisasi Senam “Bogor Berlari”

0

Bogordaily.netMenyambut visi baru Kota Bogor yakni “Bogor Berlari”, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor menggelar Workshop Instruktur Olahraga sekaligus Sosialisasi Senam Bogor Berlari di Darmawan Park, Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Kamis 18 November 2021.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah secara langsung membuka kegiatan itu. Sejumlah perwakilan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Bogor dan beberapa perwakilan masyarakat umum tampak meramaikan acara tersebut.

Syarifah, Senam Bogor Berlari akan menjadi ikon baru Kota Bogor. Untuk itu ia meminta agar senam tersebut dimasyarakatkan secara benar karena dapat mendukung pengukuran target Sport Development Index (SDI) Kota Bogor.

Adapun, indikator penyusun SDI antara lain ruang terbuka yang tersedia untuk tempat berolahraga; SDM dan ketenagakerjaan olahraga; partisipasi masyarakat; dan derajat kebugaran jasmani.

“Kami dan semua pihak memiliki tugas dalam mendukung dan meningkatkan kinerja daerah, olahraga bisa menjadi potensi dasar yang sangat baik. Selain itu juga dalam pendidikan dengan rutin dan rajin berolahraga para anak didik akan meningkatkan kinerja pendidikan yang baik. Suplai oksigen ke otak akan lebih lancar, sehingga membantu untuk lebih berkonsentrasi. Untuk bidang kesehatan sudah jelas, orang yang bugar pasti sehat sementara orang sehat belum tentu bugar,” kata Syarifah.

Dengan rutin olahraga, seseorang bisa memperkuat otot dan staminanya. Pada masa pandemi, olahraga pun jadi makin dibutuhkan guna meningkatkan imunitas, memperbaiki metobolisme, meningkatkan kesehatan otot dan otak, dan mengurangi stres.

Olahraga pun disebut juga bisa membangun karakter seseorang.

“Konsep lain olahraga bisa dimaknai dalam membangun karakter. Seorang atlet memiliki performa yang bagus, di antaranya disiplin, kerja sama, menghargai peraturan dan mampu mengambil keputusan di waktu yang sempit,” kata Syarifah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Olahraga Massal dan Kesehatan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Arman menilai kegiatan workshop dan sosialisasi senam Bogor Berlari luar biasa.

Kemenpora saat ini berupaya mendorong masyarakat di daerah untuk kembalu melakukan aktivitas fisik, tetapi disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kebutuhannya. Senada dengan Syarifah, mnurutnya, dengan olahraga atau aktivitas fisik dapat meningkatkan imunitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Herry Karnadi menjelaskan, Senam Bogor Berlari terinspirasi dari senam Jabar Juara. Ia pun mengakui, sosialisasi yang dilakukan sempat terhambat pandemi, tapi ia bertekad untuk menggenjot sosialisasi senam Bogor Berlari ke seluruh lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini sosialisasi mulai bisa dilakukan. Untuk awal di lingkup Pemkot Bogor, selanjutnya ke sekolah melalui IGORA, masyarakat melalui sanggar-sanggar senam. Diharapkan Senam Bogor Berlari menjadi bagian dari senam yang biasa dilakukan warga Kota Bogor,” jelasnya.

Selain perwakilan perangkat daerah, peserta yang mengikuti sosialisasi senam Bogor Berlari berasal dari instruktur sanggar senam dan Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI).

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari 18-19 November 2021. Tidak hanya senam, para peserta juga diberikan materi lain berupa kesehatan dan gizi olahraga.

Mendaki Kopi Cafe, Sajikan Spot Instagenic

0

Bogordaily.net – Menikmati panorama pegunungan ditemani secangkir kopi akan sangat menyenangkan. Sempurna rasanya suasana sejuk dengan hangatnya kopi. Semua akan Anda dapatkan jika datang ke Mendaki Kopi Cafe Bogor, rebahan asyik di kaki Gunung Salak. Penasaran? Yuk, simak perjalanan berikut ini.

Mendaki Kopi Cafe adalah Kafe yang berada di atas bukit 671 Mdpl baru dibuka pada 10 Agustus 2019. Kafe satu ini berkonsep Go Green yaitu tidak menggunakan plastik, pengunjung dilarang membawa sampah plastik di area kafe dan juga ikut menjaga lingkungan pegunungan. Agar tetap bersih serta asri dengan aktif menanam pohon pada sekitarnya.

Pada Kafe ini banyak sekali spot-spot instagenic yang pastinya sangat dicari para pencari konten foto. Ada beberapa spot seperti Sarang burung, Balon udara, Bulan sabit dan masih banyak lagi. Selain itu ada pilihan tempat nongkrong seru sambil ditemani pemandangan sekitar Gunung Salak. Jika ingin merasakan pengalaman berbeda, Anda bisa menikmati sunrise sambil camping loh!

Menyuguhkan panorama indah dan tempat yang nyaman tidak harus mahal kok, nah Anda tidak perlu khawatir merogoh kocek sangat dalam saat ke kafe ini. Cukup membeli voucher senilai Rp50.000 per orang untuk membeli menu makanan dan minuman. Menu di sini ada berbagai macam pilihan kopi, non kopi dan beberapa snack, semua dibanderol mulai dari Rp15.000 sampai Rp50.000.

Fasilitas Mendaki Kopi Cafe ini cukup lengkap ada area parkir luas, toilet umum, dan Musala. Menariknya sudah disediakan tempat menginap berbentuk unik seperti igloo, di sana Anda bisa camping seru bersama teman-teman. Jika tertarik untuk datang harus reservasi dahulu karena banyak sekali pengunjung yang ingin datang.

Kafe ini terletak di Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Lokasi tempat sudah tersedia pada navigasi di handphonemu jadi bisa diaktifkan saat akan menuju lokasi. Akses jalan juga cukup mudah karena sudah beraspal walaupun ada beberapa jalanan yang masih berbatu.

Jam operasional kafe buka setia hari pukul 10.00-22.00 Wib, kecuali hari senin dan jumat pukul 13.00-22.00 Wib.

Demikian perjalanan menuju Mendaki Kopi Cafe yang berada di puncak Bogor. Bagaimana, tertarik untuk berkunjung? Jangan lupa siapkan baju hangat ya.***

Bima Arya Kuliahi 40 Kepala Sekolah SMP Soal Pencegahan Korupsi

0

Bogordaily.netWali Kota Bogor Bima Arya bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor Sekti Anggraini memberikan pengarahan dan pembinaan mengenai pencegahan korupsi bagi para kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta di SMP Negeri 19 Kota Bogor, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (19/11/2021).

“Kuliah” ini diberikan untuk memperkuat implementasi pendidikan anti korupsi di sekolah yang diatur oleh Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 28 Tahun 2019.

Dalam kuliahnya Arya mengatakan salah satu pagar pencegahan korupsi adalah keluarga, utamanya anak-anak. Hal itu pun diamini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karenanya salah satu program pencegahan korupsi oleh KPK adalah dengan mendidik para ibu tentang upaya pencegahan korupsi di rumah dengan harapan bisa disampaikan lagi ke anak-anak.

Meski begitu, Bima mengakui mendidik anak agar paham dan mampu membedakan halal dan haram, boleh dan tidak adalah tantangan tersendiri. Dibutuhkan pendekatan atau cara khusus untuk mendidik anak-anak mengenai hal itu.

Menurut Bima ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu lewat tulisan dan lewat keteladanan.

“Diperlukan cara – cara yang dekat dengan anak, harus dengan contoh-contoh yang sederhana. Ilmu yang diwariskan tidak hanya melalui tulisan tetapi bisa juga dengan keteladanan,” katanya.

Kata dia, keteladanan akan menjadi contoh bagi para siswa. Selain itu, keterladanan juga menunjukkan keselarasan antara kata dan perbuatan dalam keseharian.

Dalam kesempatan yang sama, Kajari Kota Bogor Sekti Anggraini menjelaskan, ada tiga aspek penegakan hukum, khususnya terkait korupsi, yang dilakukan yaitu edukatif, preventif dan represif. Diharapkan, cukup dua langkah pertama yang perlu dilakukan, tidak mencapai langkah ketiga

“Edukatif dilaksanakan dengan berkunjung ke sekolah, memberikan penyuluhan hukum kepada para siswa dan warga sekolah secara umum. Preventif atau pencegahan, dilaksanakan dalam bentuk pendampingan hukum. Kepala sekolah bisa menjadi salah satu subjek yang mengajukan bantuan dalam konteks pencegahan,” kata Sekti.

Sementara khusus untuk represif menjadi hal terakhir yang dilakukan jika tindakan pertama dan kedua tidak memberikan hasil.

Kepada para kepala sekolah maupun para warga pendidikan, Sekti menegaskan agar mengelola anggaran yang diamanatkan dengan baik dan sesuai peruntukannya.

“Stigma ketakutan akan korupsi yang ada lebih diakibatkan karena pengetahuan yang kurang mendasar. Kami ada hanya untuk orang yang bermasalah. Kami senang hati dalam mendampingi jika ada pihak yang membutuhkan. Ke depan nanti saya akan adakan kegiatan agar para warga pendidikan agar paham dan mengetahui tentang  tupoksi kejaksaan,” jelasnya.

Di Festival HAM, Bima Arya Banggakan Kebersamaan Guan Tjo dan Pak Oo

0

Bogordaily.netKantor Staf Kepresidenan (KSP) dan Komnas HAM menggelar acara Festival Hak Asasi Manusia di Kota Semarang pada 16-19 November 2021. Dalam acara ini, sejumlah kepala daerah membagikan cerita tentang kebersamaan dan keberagaman di wilayahnya, tak terkecuali Wali Kota Bogor Bima Arya.

Dalam kesempatan itu, Bima membagikan cerita kebersamaan warga etnis Tionghoa dan warga Sunda di Kota Hujan melalui kisah dua pedagang makanan di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah yakni Guan Tjo dan Pak Oo.

“Guan Tjo berjualan nasi goreng pete dan Pak Oo jualan sate sapi. Mereka ada dari tahun 60-an sampai sekarang terus berdampingan, tidak terpisah dari generasi ke generasi, sampai anak cucunya,” ujar Bima Arya.

Guan Tjo adalah warga etnis Tionghoa pedagang nasi goreng petai di Jalan Suryakencana, sebuah distrik kuliner di Bogor, tepatnya di sebelah Hotel 101 Bogor. Rasa nasi goreng racikannya telah melegenda sehingga bisa bertahan sejak pertama kali berjualan tahun 1960-an.

Sementara Pak Oo adalah warga Sunda penjual sate sumsum. Sama seperti Guan Tjo, ia pun telah berjualan sejak tahun 1960-an dan rasa sate sumsumnya telah melegenda sehingga kerap jadi rekomendasi bagi pelancong di Bogor.

“Mereka tidak pernah mau dipisahkan walaupun dikasih ruko yang mewah, yang satu di tempat yang lain. Terdengar sederhana tapi inilah tradisi luar biasa, investasi sosial dari para leluhur kita di masa lalu. Kita punya modal itu,” tambahnya

Menurut Bima, toleransi bukan hanya tercermin dari rumah ibadah yang berdampingan atau kerukunan antar pemuka agama. Tapi juga bisa tergambar melalui kuliner.

Ia pun menyinggung cerita Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang menampilkan foto Soto Semarang sebagai contoh keberagaman di wilayahnya.

“Mas Hendi (sapaan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi) kemarin menampilkan foto Soto Semarang yang merupakan contoh yang paling sederhana dari keberagaman. Kuah sotonya dari India, so’un dari Tiongkok, perkedelnya dari Eropa dan Tempe dari Jawa,” ungkap Bima Arya.

Sebelumnya, dalam momen yang sama Bima Arya yang juga Ketua Asosiasi Wali Kota se-Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengatakan tampak ada penguatan konflik sosial, agama dan politik di sejumlah negara di dunia, dan itu membuat mereka terpecah belah. Tak sedikit pula peradaban kota maju di yang dibangun dengan teknologi canggih hancur dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Sejarah dunia memberikan kita banyak sekali pelajaran. Banyak peradaban kota yang maju, yang hebat, yang dibangun cukup lama dengan teknologi yang canggih dengan keterampilan yang jauh melebihi rata-rata, tetapi kemudian hancur dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena konflik sosial, konflik agama, konflik politik,” ungkap Bima Arya.

Bima Arya mencontohkan konflik di Aleppo, Suriah dan konflik akibat hak individu yang hilang di Ukraina, Eropa Timur.

Ia melanjutkan, teknologi yang canggih, infrastruktur yang dahsyat bisa hancur sekejap karena konflik. Jadi, menurut Bima, membangun kota bukan hanya membangun lembaganya, bukan hanya perangkat politiknya, bukan hanya infrastrukturnya. Tetapi membangun kota adalah membangun manusianya yang menghormati sesama manusia.

Bersama DPPKB, RSUD Kota Bogor Gelar Kegiatan Pelayanan KB

0

Bogordaily.net – Dalam rangka hari kontrasepsi dan vasektomi sedunia, DPPKB, Manunggal Bangga Kencana Kesehatan (TMKK) dan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kecana gelar pelayanan KB di RSUD Kota Bogor, Jum’at, 19 November 2021.

Kegiatan Pelayanan KB MKJP terdiri dari IUD, Inplant, MOP, dan MOW.

Peserta KB dilakukan pemeriksaan Screening Covid-19 dengan melakukan swab test yang dilakukan oleh tim RSUD Kota Bogor.

Pelayanan KB

RSUD juga bekerja sama dengan Dinas Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor.

Dalam kegiatan ini terlayani 7 akseptor, 3 akseptor hipertensi, 1 akseptor trombosit 72ribu, 3 akseptor selesai co sectio.***

PLN Salurkan 34 Tabung Oxygen ke Satgas Covid 19 Pemprov Jabar

0

Bogordaily.net – Unit PT PLN (Persero) se-Jawa Barat terus berupaya untuk turut serta mendukung penanggulangan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) khususnya di Provinsi Jawa Barat, dengan melakukan penyaluran program bantuan tabung oksigen.

Program ini merupakan Bagian dari kegiatan TJSL khususnya program bencana alam untuk tahun 2021 yang diinisiasi oleh PLN Grup Wilayah Jawa Barat.

Tabung Oxygen diserahkan langsung oleh Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Iwan Ridwan, kepada Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana.

Sebanyak 34 tabung oxygen yang terdiri dari tabung oxygen 6 m³ sebanyak 10 buah dan tabung oxygen 1 m³ sebanyak 24 buah.

“Tujuan dilaksanakan program penyerahan bantuan oksigen ini sebagai wujud kepedulian PLN melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi di Provinsi Jawa Barat,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan, program ini juga diharapkan bisa membantu Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, dalam menghadapi dampak pandemi bagi masyarakat yg tidak mampu.

34 tabung oxygen tersebut nantinya akan didistribusikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit yang membutuhkan di seluruh Provinsi Jawa Barat.

“Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN Grup di Jawa Barat, selanjutnya kami berharap kerjasama ini akan terus berlangsung antara PLN dan Satgas Covid-19 Pemprov Jabar,” Ucap Dodit.

Dalam kesempatan tersebut Iwan juga menyampaikan bantuan ini merupakan program kolaborasi dan kerjasama antara PLN Group di wilayah Jawa Barat yang tergabung dalam KORSI (Kordinator Provinsi) yakni Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah dan Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat dalam membantu penanganan bencana.***

Kabar Baik! Group Seventeen Akan Tur Dunia di Tahun 2022

0

Bogordaily.net – Group Seventeen berencana untuk memperluas pasar hingga ke Jepang. Seventeen juga dilaporkan akan menampilkan single spesial mereka yang baru saja dirilis “Ainochikara (Power of Love) ” pada tanggal 8 Desember di Jepang.

Dengan album terbaru grup ‘Attacca’, Seventeen terus membuktikan kekuatan mereka sebagai group besar.

Sebagai group yang pertumbuhannya secara bertahap meningkat, Seventeen akan memulai tur dunia mereka mulai tahun depan yakni di 2022 untuk melanjutkan kegiatan internasional termasuk tur dunia tatap muka.***

MU Menang atau Ole Out

0

Bogordaily.net – Setelah serangkai kekalahan yang dideritanya, kini Manchester United menghadapi tim lemah Watford. Di atas kertas tim besutan Ole Gunnar Solskjaer akan menang mudah. Tetapi dengan performa yang belum konsisten bayang-bayang kekalahan akan menghantui The Red Devils.

Tak mau tergelincir dari kursi pelatih, Ole dikabarkan telah menyiapkan perubahan besar dalam pertandingan yang akan berlangsung, Sabtu 20 November 2021.

Musim ini Manchester United menunjukkan performa tidak konsisten. Dari 10 laga terakhir di semua kompetisi, Cristiano Ronaldo cs tercatat hanya mampu meraih tiga kemenangan.

Terbaru, Manchester United dua kali beruntun mengalami kekalahan memalukan di Old Trafford, masing-masing dengan skor 0-5 dari Liverpool dan 0-2 dari Manchester City.

The Sun pun mengklaim bahwa Solskjaer bisa jadi akan melakukan rotasi dalam laga versus Watford, karena ada laga penting menghadapi Villarreal tengah pekan depan.

Solskjaer pun bisa jadi akan menurunkan dua di antara Sancho, Lingard, dan Van de Beek sejak menit pertama di kandang Watford, atau tiga-tiganya sekaligus.

Watford di atas kertas bisa dengan mudah dikalahkan. Pasukan Claudio Ranieri kini duduk setingkat di atas zona degradasi dengan menelan empat kekalahan dalam lima laga terakhir.

Sancho masih belum menunjukkan performa terbaiknya sejak direkrut dari Borussia Dortmund. Dari 13 laga yang sudah ia lakoni, Sancho sama sekali belum menyumbang gol atau assist.

Sementara itu, Lingard sejatinya tampil cukup apik ketika dipercaya untuk turun. Ia sempat mencetak gol dalam kemenangan atas Newcastle dan West Ham serta menjadi aktor gol Cristiano Ronaldo melawan Villarreal.

Van de Beek sendiri baru dua kali dipercaya tampil di Premier League musim ini, dan total baru empat kali menjadi starter di Premier League sejak direkrut dari Ajax pada musim panas 2020 lalu.***

Ajak Dubes Tinjau Persemaian Rumpin, Presiden: Indonesia Serius Tangani Perubahan Iklim

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung Persemaian Modern Rumpin di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat 19 November 2021.

Kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menangani dampak perubahan iklim.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam menangani dampak dari perubahan iklim dan kita tunjukkan nursery center ini yang bisa setahun memproduksi kurang lebih 12 juta bibit,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan.

Presiden tiba di Persemaian Modern Rumpin sekitar pukul 09.33 WIB bersama sejumlah duta besar negara sahabat, yaitu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Cameron MacKay, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen.

Selepas melihat video tentang pusat persemaian tersebut, Presiden mengajak para dubes berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, seperti area perkecambahan, area rumah produksi, area aklimatisasi, hingga area penanaman terbuka.

Sejumlah bibit pohon yang disiapkan di sini nantinya akan ditanam di lahan-lahan kritis yang membutuhkan.

“Tadi saya ditunjukkan mengenai bibit albasia atau sengon, kemudian bibit eukaliptus, kemudian ada bibit jati, ada juga bibit mahoni yang semuanya kita produksi di sini dan kita harapkan nanti di bulan Januari bibit-bibit ini sudah mulai keluar untuk ditanam di tempat-tempat yang sering banjir, yang sering longsor, yang memerlukan rehabilitasi untuk lahan-lahan kritis,” jelasnya.

Presiden berharap dengan membangun pusat persemaian seperti di Rumpin, bisa memperbaiki lingkungan dan menangani dampak perubahan iklim di sisi hulu.

Presiden menargetkan akan membuat kurang lebih 30 pusat persemaian serupa dalam tiga tahun ke depan.

“Kita akan membikin dalam tiga tahun ke depan kurang lebih 30 seperti ini dari pemerintah. Tetapi juga saya akan memaksa mengharuskan semua perusahaan kelapa sawit, perusahaan pertambangan untuk juga menyiapkan nursery-nursery seperti ini sehingga juga akan terjadi perbaikan-perbaikan di lingkungan di mana pertambangan itu ada, di mana kebun sawit itu ada,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam keterangan tertulisnya menyebut bahwa sejak tahun 2020 telah dipersiapkan sebanyak enam lokasi pusat persemaian dan secara bertahap akan dibangun.

Beberapa pusat persemaian yang akan dibangun meliputi:

1. Pusat Persemaian Rumpin di Provinsi Jawa Barat seluas 128 hektare, kapasitas 16 Juta bibit

2. Pusat Persemaian IKN di Kawasan Hutan Produksi, Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur seluas 120 hektare, kapasitas 15 juta bibit per tahun

3. Pusat Persemaian Danau Toba di Kawasan Hutan Lindung Blok Sibisa, Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, luas 37,25 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun

4. Pusat Persemaian Labuan Bajo seluas 30 hektare, di Kawasan Hutan Produksi Satar-Kodi, Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, luas 30 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun

5. Pusat Persemaian Mandalika berlokasi di Kawasan Hutan Lindung, Rembitan-Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, luas 35,25 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun

6. Pusat Persemaian Likupang di Kawasan TWA Batu Putih, Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara seluas 30.33 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun.

“Nursery Centre Rumpin akan menjadi contoh untuk penyelesaian kelima nursery lainnya. Nursery Centre Rumpin merupakan model pekerjaan public-private partnership (KLHK-PUPR-APRIL). Pekerjaan utama persemaian telah selesai konstruksi. Produksi bibit 1 juta sebulan atau 12 juta setahun,” ujar Menteri LHK.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Persemaian Modern Rumpin antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Bupati Bogor Ade Yasin.***

Jaksa Agung Menilai Hukuman Mati untuk Koruptor Perlu Diterapkan

0

Bogordaily.net – Sebagai upaya mencegah praktik-praktik korupsi di Tanah Air bisa dicegah sedini mungkin, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan penerapan hukuman mati bagi koruptor perlu dikaji secara bersama.

“Kajian terhadap pelaksanaan hukuman pidana mati khususnya terhadap para pelaku tindak pidana korupsi perlu kita perdalam bersama,” kata ST Burhanuddin dikutip dari Indozone, Jumat 19 November 2021.

Ia mengatakan, keberadaan sanksi pidana tegas dan keras akan memiliki peran yang sangat penting dalam proses pemberantasan korupsi guna memberikan efek jera bagi pelaku.

Tujuannya adalah supaya para pelaku tindak pidana korupsi tidak mengulangi perbuatan dikemudian hari.

“Hal ini terbukti cukup berhasil dengan sedikitnya pengulangan tindak pidana yang dilakukan oleh mantan para koruptor,” kata Jaksa Agung.

Penerapan hukuman mati bagi koruptor juga dilatarbelakangi oleh masih kurang efektifnya upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini, oleh aparat penegak hukum terutama Kejaksaan Agung RI.

Dalam usaha pemberantasan tindak pidana korupsi, selain upaya preventif juga diperlukan tindakan represif yang tegas. Kejaksaan telah melakukan upaya itu untuk menciptakan efek jera antara lain menjatuhkan tuntutan berat sesuai tingkat kejahatan pelaku.

Kedua, mengubah pola-pola pendekatan, memiskinkan koruptor dengan melakukan perampasan aset-asetnya.

Keempat, penerapan pemberian justice collaborator (pelaku tindak pidana yang bersedia untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum turut membongkar kasus) diberikan secara selektif guna menentukan pelaku lain.

Kelima, melakukan gugatan keperdataan terhadap pelaku yang telah meninggal dunia atau diputus bebas namun secara nyata telah ada kerugian negaranya.

“Akan tetapi, upaya tersebut ternyata belum cukup untuk mengurangi kuantitas kejahatan korupsi. Oleh karena itu, Kejaksaan merasa perlu untuk melakukan terobosan hukum dengan menerapkan hukuman mati,” pungkasnya.***