Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 6570

Honey J Holybang Pulang Saat Siaran Running Man, Kenapa Ya?

0

Bogordaily.net – Running Man menayangkan episode terbaru 579 yang dihadiri oleh beberapa leader Street Woman Fighter (SWF) yaitu Aiki, Leejung Lee, Monika dan Honey J.

Namun sayangnya sebelum menjalankan misi pertama, Honey J harus meninggalkan syuting karena masalah kesehatannya. Ia terpaksa pulang karena tidak enak badan.

“Honey J sedang tidak enak badan, jadi disarakankan agar dia beristirahat untuk syuting hari ini. Kami harap kalian mengerti. Ini bukan masalah besar, tolong jangan khawatir dan kami berharap dia segera pulih,” ucap Yoo Jae Suk.

Syuting akhirnya tetap berjalan, pada episode kali ini leader Monika yang tergabung dengan Jae Suk, Ji Suk Jin, dan Yang Se Chan menang dan mendapatkan hadiah utama yakni trophy dan camera dengan model terbaru.

Aiki yang menempati posisi terakhir bersama Song Ji Hyo serta Jeon So Min harus kalah dan mendapatkan hukuman yakni semburan cream kue di muka.***

Pandemi Membaik, Ekonomi Kabupaten Bogor Mulai Bangkit

Bogordaily.netSempat terpuruk karena pandemi Covid-19, kini ekonomi Kabupaten Bogor kembali menggeliat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bogor tembus angka Rp 245,22 triliun pada 2021.

Anggota Tim Percepatan Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar menjelaskan angka itu jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya 2020 yang hanya Rp 236,15 triliun dan 2019 senilai Rp 237,2 triliun.

Saepudin yang akrab disapa Gus Udin menilai bahwa, keberhasilan pemulihan ekonomi Kabupaten Bogor tak luput dari usaha Bupati Bogor Ade Yasin.

“Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) pada 2021 menunjukan peningkatan 3,48%. Setelah 2019 minus 1,7% dari tahun 2019 yang angkanya 5,25%,”ungkapnya.

Gus Udin menambahkan bahwa, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bogor juga mulai pulih ke angka 70,48 poin pada tahun 2021. Sementara tahun 2020 IPM Kabupaten Bogor anjlok ke angka 70,40 poin dari sebelumnya 70,65 poin.

Tak hanya itu, persentase penduduk miskin di wilayah Kabupaten Bogor diprediksi masih meningkat walaupun tak telalu tinggi. Pada tahun 2021 angakanya meningkat sebesar 7,99%, setelah sebelumnya meningkat 6,66% pada 2019 ke 7,69% pada tahun 2020.

Selain itu meningkatnya angka persentase penduduk miskin, berpengaruh kepada menurunnya pengeluaran perkapita atau daya beli masyarakat.

“Tahun ini daya beli masyarakat kembali menurun menjadi Rp 10,315 juta pertahun, setelah sebelumnya menurun dari Rp 10,683 juta pertahun menjadi Rp 10,317 juta pertahun pada 2020,”pungkasnya.***

RS AZRA Gelar Health Talk Online: Mengenal Penyakit Batu Empedu

0

Bogordaily.net – RS AZRA kembali melaksanakan Health Talk di Instagram Live dengan tema “Mengenal Penyakit Batu Empedu” bersama narasumber dr. Sani Sundana, Sp.B (Dokter Spesialis Bedah RS AZRA) dipandu oleh Bidan Septi Puspo Wardani, SKM (Humas RS AZRA).

Batu empedu merupakan batu yang terbentuk di dalam kantung empedu atau didalam saluran utama empedu.

Bentuk dari batu empedu sendiri bisa berupa lumpur, pasir, kerikil atau batu padat dan bisa berjumlah satu atau beberapa buah hingga puluhan (multiple).

Jenis Batu Empedu sendiri dibagi menjadi riga macam; Batu cholesterol bisanya berwarna coklat muda, Batu Pigmen berwarna kehitaman sampai hitam pekat, dan Batu Campuran biasanya berwarna coklat tua.

dr. Sani Sundana, Sp.B menyampaikan bagaimana penyakit Batu Empedu itu terjadi.

“Salah satunya adalah faktor hormonal. Faktor yang berpengaruh terhadap terganggunya keseimbangan metabolik tersebut antara lain kegemukan, obat2an (pil KB), ileal disease, ileal resection, gangguan sirkulasi enterohepatik. Batu tersebut terbentuk karena ketidakseimbangan komposisi cairan empedu yang terdiri dari cholesterol, garam empedu dan lecithin,” paparnya.

Tidak hanya gangguan metabolik saja, Batu Empedu dapat terjadi karna faktor infeksi, gangguan aliran cairan empedu yang biasanya diakibatkan oleh hormon estrogen, kehamilan, vagotomy dan pasien yang mendapat nutrisi perental dalam waktu lama. Serta peningkatan produksi bilirubin.

“Gejala Klinis Batu Empedu biasanya terdapat nyeri di daerah perut kanan atas dan ulu hati, seringkali dianggap sebagai sakit lambung dna juga bisa disertai nyeri yang menjalar ke punggung. Tidak hanya itu gejala lainnya bisa dengan adanya demam, mual, dan terkadang mata dan badan berwarna kekuningan. Kekuningan ini hampir mirip dengan penyakit hepatitis, dilihat dari warna mata dan badannya yang agak kekuningan,” ujar dr. Sani Sundana, Sp.B.

Penyakit Batu Empedu ini dapat dipastikan dengan melakukan pemeriksaan penunjang, minimal pemeriksaan yang dilakukan dengan alat USG.
Selain USG dapat dilakukan dengan pemeriksaan CT Scan, Rontgen, dan pemeriksaan Darah Lengkap.

dr. Sani Sundana, Sp.B memaparkan beberapa komplikasi yang mungkin terjadi karena Penyakit Batu Empedu, bahkan sampai ada komplikasi yang dapat mengancam jiwa.

“Perforasi (pecah) kantung empedu, terjadi karena matinya jaringan dinding kantung empedu akibat infeksi yang terjadi. Peritonitis, terjadi penyebaran kebocoran cairan empedu dan terkadan disertai nanah ke sekitar rongga perut. Pericholecystitis abses, terjadi pengumpulan nanah (pus) didaerah sekitar kantung empedu. Empyema Gall Bladder, terjadi pengumpulan nanah didalam kantung empedu. Cholangitis dan septicaemia, pada kondisi ini telah terjadi penyebaran infeksi ke saluran utama empedu dan darah yang mengancam jiwa,” jelasnya.

Beberapa peserta menanyakan, apakah Penyakit Batu Empedu ini dapat ditangani dengan operasi Laparoscopy?

“Penangan Penyakit Batu Empedu dapat dilakukan dengan Operasi Pembedahan Terbuka dan dengan Operasi Laparoscopy. Ada beberapa keuntungan dari operasi menggunakan tekhnik Laparoscopy yaitu pembedahan dengan luka sayatan minimal 0,5 – 1cm, secara kosmetik lebih baik, rasa nyeri minimal, waktu rawat lebih singkat dan lebih cepat untuk pemulihan dan kembali beraktifitas normal,” ungkap Dr. Sani Sundana, Sp. B.

Acara ini ditonton sekitar 127 viewers yang sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan pada topik ini.

Jadwal Praktik dr. Sani Sundana, Sp.B di RS AZRA setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 08.00 sampai 13.00 WIB.

Untuk jadwal praktik malam setiap hari Senin dan Kamis pukul 19.00 sampai 20.00 WIB. Informasi lebih lanjut mengenai poliklinik RS AZRA dapat menghubungi call center 0251-8318-456.***

Penyidikan Kasus Rachel Vennya Rampung, Polisi Setor Berkas Ke Kejaksaan

0

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Krimum) Polda Metro Jaya telah merampungkan proses penyidikan atas kasus pelanggaran karantina covid-19 yang dilakukan selebgram Rachel Vennya. Rencananya, berkas perkara disetor ke Kejaksaan untuk persiapan pemberkasan penuntutan.

Tak cuma Rachel, penyidikan terhadap kekasih Rachel, Salim Nauderer; manajer Rachel, Maulida Khairunnia; dan petugas Bandara Soekarno-Hatta berinisial OP pun telah rampung dan akan disetor ke jaksa.

“Untuk (Kasus) Rachel (Vennya) sudah tahap pemberkasan dan hari ini ke JPU (Jaksa Penuntut Umum),” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat pada Senin 15 November 2021.

Menurut Tubagus, kasus ini dibagi dalam dua berkas. Satu berkas dipisah karena peranannya yang berbeda dalam kasus ini.

“Persiapan tahap 1 untuk 2 berkas perkara LP Rachel Vennya dan kawan-kawan. Satu LP berkasnya di-split berdasarkan peranannya makanya berkasnya berbeda,” kata Tubagus.

Selebgram Rachel Vennya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kabur dari karantina pada 3 November 2021 lalu.

“Hari ini gelar perkara sudah dilakukan penyidik, dan menetapkan empat tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Kasus ini terbongkar kala warganet memergoki postingan story Instagram Rachel yang telah beraktivitas lagi padahal semestinya ia dikarantina pasca pulang dari Amerika Serikat. Rachel diduga dibantu kabur oleh anggota TNI sejak tiba di Bandara Soekarno Hatta dari luar negeri. Kabar itu pun dibenarkan oleh Kodam Jaya

“Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural,” kata Kapendam Jaya, Kolonel Herwin.

Anggota TNI berinisial FS ini diduga membantu Rachel Vennya agar tidak menjalani karantina selama delapan hari.

Rachel Vennya juga seharusnya menjalani karantina selama delapan hari dengan biaya sendiri, tetapi malah dibawa ke fasilitas pemerintah.

Akhirnya Rachel Vennya dibantu hingga bisa menghuni RSDC Wisma Atlet Pademangan. Padahal dia tidak berhak.

“Pada kasus selebgram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut,” ujar Herwin.

Mereka yang berhak mendapat fasilitas di Wisma Atlet Pademangan adalah pekerja migran Indonesia, pelajar Indonesia dan pegawai pemerintah yang pulang dari luar negeri.

Kodam Jaya menyatakan saat ini penyelidikan tengah dilakukan terkait keterlibatan anggota TNI membantu Rachel Vennya melanggar ketentuan karantina.

“Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan, pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir,” kata Herwin.

Rachel Vennya terancam hukuman penjara selama satu tahun atau denda maksimal Rp100 juta.

Ketentuan itu diatur dalam UU tentang Kekarantinaan Kesehatan.***

MenKopUKM Dorong Pelaku UMKM Sektor Peternakan Berbisnis dalam Skala Ekonomi

0

Bogordaily.net — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan sektor peternakan perlu terus dikembangkan dalam rangka menghadapi tantangan besar ke depan yaitu adanya krisis pangan. Dimana World Food Program (2020), telah mengingatkan ancaman kelaparan global meningkat hampir dua kali lipat akibat pandemi Covid-19.

Pernyataan disampaikan MenKopUKM Teten Masduki saat menjadi keynote speech secara virtual pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2 Perkumpulan Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI), Senin 15 November 2021.

Selama ini di Indonesia sektor peternakan dikuasai perusahaan-perusahaan besar. Untuk itu, menurut Teten pelaku UMKM di sektor peternakan harus didorong berbisnis dalam skala ekonomi dan lebih efisien. Salah satu strateginya yaitu dengan korporatisasi peternak melalui koperasi.

“Suatu model bisnis konsolidasi orang (peternak) dalam suatu kelembagaan koperasi, lalu koperasi yang akan berperan di seluruh proses bisnisnya, terintegrasi hulu ke hilir dari akses pembiayaan, logistik, sampai dengan pasar,” kata MenKopUKM Teten Masduki.

“Hal ini juga dilakukan oleh beberapa negara maju yang memiliki Koperasi Peternakan besar seperti Belanda dan New Zealand,” lanjut Teten Masduki.

MenKopUKM menyebut bahwa jumlah pelaku usaha yang bergerak di sektor peternakan di Indonesia mencapai 48,9 persen atau 13,5 juta dari total 27,6 juta pelaku usaha di sektor pangan, dengan 3 komoditas utama yaitu ayam kampung, sapi potong dan kambing.

Namun di tengah pertumbuhan dan signifikansi sektor peternakan, ada banyak tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha sektor peternakan. Misalnya skala usaha masih kecil-kecil dan perorangan.

“90 persen dari pelaku usaha perunggasan di tanah air merupakan peternak unggas mandiri/perorangan. Kepemilikan ternak sedikit, hanya 1-4 ekor sapi/orang,” ungkap Teten Masduki.

Tantangan berikutnya yakni rendahnya akses ke pembiayaan yang mudah dan murah. Seperti diketahui bahwa rasio kredit UMKM terhadap total kredit perbankan kurang dari 20 persen. Penyerapan KUR masih didominasi oleh sektor perdagangan (44,4%) sedangkan sektor pertanian, perternakan, perburuan, dan kehutanan di posisi kedua yaitu 30,1%.

Selain itu, rendahnya produktifitas, teknologi dan inovasi. Teten mengungkapkan bahwa pola bisnis pelaku usaha peternakan masih konvensional, dan 64% pelaku usaha berusia di atas 45 tahun, 72,6% hanya mengenyam pendidikan dasar, serta 85,7% tidak menggunakan mekanisasi dan teknologi.

“Ternak sebagai tabungan, istilah sapi sama dengan rojo koyo, menjual sapi saat butuh uang; dipelihara di pemukiman padat penduduk, di pekarangan rumah dengan pakan seadanya,” kata MenKopUKM.

Teten Masduki menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membantu pelaku usaha sektor perternakan, dengan mempermudah akses pembiayaan bagi mereka. Di sisi pembiayaan onfarm, para peternak diarahkan untuk mengakses KUR. Saat ini, KUR tanpa agunan naik dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta.

“Selain itu, sedang dipersiapkan regulasi untuk plafond KUR awalnya maksimum Rp500 juta naik menjadi Rp20 miliar. Saat ini total dana KUR sudah dinaikkan menjadi Rp285 triliun. Untuk Koperasi sebagai offtaker/agregator, dapat mengakses ke LPDB-KUMKM dengan bunga rendah (3% sliding),” papar MenKopUKM.

Di sisi lain, menurut Teten Masduki, menghubungkan UMKM dan Koperasi sektor perternakan ke ekosistem digital perlu menjadi perhatian khusus pemerintah.

Di samping itu lanjut Teten Masduki, peningkatan kapasitas usaha UMKM dan koperasi peternakan harus dilakukan secara tepat guna dan sasaran. Dimana koperasi diarahkan memiliki usaha mulai dari pengadaan bahan baku pakan, pabrik pakan, perbibitan hingga pemasaran produk hilir.

“Salah satunya strateginya dengan mengelola factory sharing, sehingga keterbatasan teknologi, biaya produksi yang tidak efisien, masalah standardisasi mutu yang selama ini dialami pelaku usaha peternakan dapat diminimalisir,” tutup Teten Masduki.

Gila! Aksi Pemotor Nekat Terobos Perlintasan Kereta Bikin Geleng-geleng Kepala

0

Bogordaily.net – Aksi seorang pemotor nekat menerobos perlintasan kereta viral di media sosial. Ulah pemotor itu sangat membahayakan dirinya dan tidak untuk ditiru.

Dalam video yang diunggah oleh akun Fakta_Indo, tampak seorang pengendara motor berada di tengah-tengan di antara dua jalur perlintasan kereta apa yang tengah melaju.

Diduga, ia memaksakan diri berusaha menerobos palang pintu kereta, tetapi ‘terjebak’ tidak bisa menerobos palang jalan sisi seberangnya.

Situasi jadi lebih buruk sebab dari arah sebelah kanan melintas kereta barang melaju kencang ke arahnya, dan dari satu sisi kiri tampak Kereta Rel Listrik juga melaju kencang. Maju kena, mundur kena. Pengendara sepeda motor itu terjebak di tengah-tengah dua kereta

Beruntung ruas antara kedua rel cukup untuk ia bersama motornya melintang sehingga tidak terjadi tabrakan.

Kadang kita semua memang terburu-buru, tapi keselamatan harus tetap nomor satu! Jangan pernah ditiru aksi itu.***

Bangga, Putra Daerah Kabupaten Bogor Lolos Seleksi Timnas Sepak Bola U-19 untuk Piala Dunia 2023

0

Bogordaily.net – Sungguh membanggakan, putra daerah asal Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor bernama Filah Rohmatulah telah lolos seleksi menjadi pemain Timnas PSSI U-19 Untuk Piala Dunia pada tahun 2023 mendatang.

Filah Rohmatulah pemuda Kampung Warung Sawah RT 01/RW 04, Desa Rumpin yang merupakan putra ketiga dari enam bersaudara, pasangan suami istri Rustandi dan Saidah memang sejak kecil sudah bercita-cita ingin menjadi pemain sepak bola profesional.

Filah meneceritakan awal karirnya mulai merumput di dalam lapangan hijau pertama kali masuk ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Rumpin FC, dan setalah itu dirinya mulai berkiprah diluar Bogor.

“Sebelum ikut seleksi Timnas PSSI, awalnya saya pertama kali masuk ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Rumpin FC selama empat tahun. Setelah itu, saya ikut Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kabupaten Bogor 2017,” kata Filah Rohmatulah, Senin 15 November 2021.

Lebih lanjut Filah menuturkan, setelah dari PPLP, ia lanjut mengikuti seleksi pemain sepak bola di club Persita Tangerang dan berhasil lolos, serta bisa bermain untuk club bola tersebut selama satu tahun.

Tak berhenti disitu perjuangan keras Filah akhirnya membuahkan hasil, dirinya terpilih mengikuti seleksi pemain Timnas PSSI usia 19 tahun yang akan dipersiapkan untuk ajang Piala Dunia pada 2023 mendatang di Turki.

“Alhamdullilah setelah mengikuti seleksi selama tiga hari di Jakarta, saya berhasil lolos dalam tahapan seleksi tersebut. Selanjutnya saya bersama teman-teman Timnas lainnya akan berangkat ke Turki,” tambahnya

Setelah lolos seleksi Timnas U-19, Filah mulai mempersiapkan diri mulai dari latihan fisik, mental dan terutama kedisiplinan untuk menghadapi Piala Dunia 2023.

“Saya dan rekan-rekan Timnas akan diberangkatkan ke Turki untuk latihan persiapan jelang Piala Dunia 2023. Saat ini sedang mengurus paspor dulu. Insya Allah langsung berangkat ke Turki,”ujarnya.

Sementara itu Rustandi ayahanda dari Filah Rohmatulah membenarkan bahwa, putranya tersebut telah lolos seleksi Timnas sepak bola U-19, bahkan menurut Rustandi, Fillah memang sejak kecil mempunyai cita-cita jadi pemain sepak bola profesional.

Tak hanya itu, seolah ingin mewujudkan cita-cita anaknya tersebut, Rustandi mendukung penuh keinginan putranya dan menyalurkan bakat anaknya dengan memasukan Filah ke SSB Rumpin FC hingga PPLP Kabupaten Bogor serta ke Persita Tangerang.

“Yang pasti dia menjadi kebanggan buat keluarga. Semoga saja anak saya ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan Indonesia,” pungkasnya. (Irfan Ramadhan)

Marahi Suami Karena Pulang Mabuk, Valencya Malah Dituntut 1 Tahun Penjara

0

Bogordaily.net – Malang benar nasib Valencya (40). Tindakannya memarahi suaminya, Chan Yu Ching, karena pulang dalam keadaan mabuk justru berakibat panjang. Suaminya itu tak terima atas tindakan Valencya dan melaporkan Valencya ke polisi atas tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara psikis.

Kini, kasus itu berlanjut hingga pengadilan. Valencya hanya bisa duduk di kursi pesakitan mendengarkan tuntutan terhadap dirinya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan dirinya bersalah melakukan KDRT secara psikis dan Jaksa menuntut Valencya dihukum satu tahun penjara.

“Saya keberatan yang mulia, apa yang dibacakan tidak sesuai fakta, masa hanya karena saya mengomeli suami yang suka mabuk-mabukan saya jadi tersangka dan dituntut satu tahun penjara,” kata Valencya pasca mendengar tuntutan terhadap dirinya di Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Jabar, Kamis (11/11/2021).

Valencya makin meradang sebab saksi-saksi yang ia hadirkan ke ruang sidang diabaikan seluruhnya oleh jaksa. Kini ia hanya bisa berharap penilaian publik terhadap kasusnya.

“Dituntut sampai satu tahun, saksi-saksi kita diabaikan, semuanya diabaikan biar viral pak, suami mabuk-mabukan istri marah malah dipidanakan. Ini perhatikan ibu-ibu se-Indonesia tidak boleh marah ke suami. Kalau suaminya pulang mabuk-mabukan harus duduk manis nyambut dengan baik, marah sedikit dipenjara,” katanya dikutip dari Kompas.com.

Pendapat Jaksa

Jaksa Penuntut Umum Glendy Rivano, menyatakan Valencya sering memarahi suaminya dengan kata-kata kasar, bahkan mengusirnya dari rumah. Tindakan itu membuat psikis Chan Yu Ching terganggu.

Karenanya, menurut Glendy perbuatan Valencya telah melanggar Pasal 45 ayat 1 Junto pasal 5 huruf b Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

“Diperoleh fakta-fakta melalui keterangan saksi dan alat bukti bahwa inisial V terbukti jadi terdakwa dengan dijerat Pasal 45 ayat 1 Junto pasal 5 huruf b,” ungkap JPU Glendy Rivano, Kamis (11/11/2021).

Kronologi

Kasus ini bermula Pada September 2020, Chan Yu Ching yang merupakan warga negara Taiwan pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Valencya tak terima akan hal itu dan memarahin Chan habis-habisan bahkan mengusirnya dari rumah.

Kejadian itu lantas berujung pada saling lapor di antara keduanya ke penegak hukum. Valencya melaporkan Chan Yu Ching atas KDRT karena menelantarkan keluarga pada September 2020. Laporannya tercatat dengan nomor LP.LPB/844/VII/2020. Chan Yu Ching sendiri kini sudah berstatus sebagai tersangka

Chan Yu Ching lantas melaporkan balik Valencya atas kasus KDRT secara psikis.

UKM Perempuan Indonesia Masuk ke Pasar Amerika Serikat melalui Ajang Atlanta Ultimate Women’s Expo 2021

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berpartisipasi dalam ajang Atlanta Ultimate Women’s Expo yang berlangsung di Cob Galleria Center, Two Galleria Parkway, Atlanta, Amerika Serikat, pada 13 – 14 November 2021.

Sebanyak 4 (Empat) pelaku UKM mendapat fasilitas yaitu, UKM Animorfosa dengan Produk Handycraft, UKM Collor Island dengan Produk Accesoris, Batik, Handmade Textile, UKM Gava Goods dengan Produk Body Care dan UKM Kokonut dengan Produk Fashion Wanita.

Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman menyampaikan, keikutsertaan kali ini merupakan salah satu upaya KemenKopUKM, dalam memperluas akses pasar produk koperasi dan UKM di pasar Amerika Serikat, khususnya dalam mendukung peran pelaku usaha perempuan Indonesia agar dapat bersaing di pasar global.

“Ultimate Women’s Expo, merupakan Expo terbesar di Amerika Serikat, dan merupakan peluang bagi UKM Perempuan Indonesia untuk dapat memperkenalkan produk bagi Perempuan di Amerika Serikat,” ungkap Hanung dalam keterangannya, Senin 15 November 2021.

Hanung menuturkan, berdasarkan data dari Bank Indonesia pada tahun 2020, kontribusi UMKM perempuan terhadap PDB 2020 mencapai 9,1% atau senilai Rp1.389 triliun.

Sedangkan, setidaknya saat ini jumlah UMKM perempuan berdasarkan skala usaha mencapai 34% untuk usaha menengah, 50,6% usaha kecil dan 52,9% usaha mikro.

Dari data tersebut, lanjut Hanung, menunjukkan bagaimana mendukung UMKM, khususnya pemberdayaan pelaku usaha perempuan merupakan suatu keniscayaan.

Hanung berharap melalui ajang ini pelaku UKM perempuan Indonesia yang ikut serta, dapat mengalami peningkatan permintaan khususnya dari pasar Amerika Serikat.***

Aktivis Lingkungan Kritik Hasil Konferensi COP26

0

Bogordaily.net – Aktivis lingkungan Greta Thunberg mengecam hasil konferensi iklim Conference of the Parties (COP) 26 dan mengatakan tidak sesuai dengan keadaan saat ini.

Menyadur NDTV Senin 15 November 2021, konferensi iklim COP26 telah usai dan menghasilkan sebuah perjanjian yang sudah dibuat oleh para pemimpin dunia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan akan ada bencana iklim yang akan datang jika tidak ada perubahan.

Namun, Guterres juga mengakui adanya kekurangan dari hasil konferensi tersebut, menyusul kesepakatan yang dicapai pada Sabtu 13 November 2021 di Glasgow.

“Hasil #COP26 adalah kompromi, yang mencerminkan kepentingan, kontradiksi, dan kemauan politik di dunia saat ini,” cuit Guterres di akun Twitter-nya.

“Ini adalah langkah penting, tapi itu tidak cukup. Planet kita yang rapuh tergantung pada seutas benang,” sambungnya.

Dalam tweet lanjutan, Sekjen PBB mengirim pesan ke anak muda, komunitas adat, pemimpin perempuan, dan semua orang untuk memerangi perubahan iklim.

“Saya tahu Anda mungkin kecewa. Tapi kita berada dalam pertarungan hidup dan ini harus dimenangkan,” tegas Guuterres.

Menanggapi hasil konferensi COP26 tersebut, aktivis lingkungan Greta Thunberg, secara blak-blakan menolak hasilnya.

“#COP26 sudah berakhir. Ini ringkasan singkatnya: bla, bla, bla,” cuit Greta Thunberg melalui akun Twitter-nya.

“Tapi pekerjaan sebenarnya terus berlanjut di luar aula ini. Dan kami tidak akan pernah menyerah, selamanya,” tegasnya.

Selama konferensi, Thunberg dan aktivis lainnya mengecam cara yang dimainkan. Mereka menganggap bahwa para pemimpin dunia gagal menggunakan kata-kata dan kenyataan.

Di sisi lain, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tetap optimis dengan hasil COP26. “Masih ada banyak hal yang harus dilakukan di tahun-tahun mendatang,” kata Johnson.

“Tapi kesepakatan hari ini adalah langkah maju yang besar dan, secara kritis, kami memiliki kesepakatan internasional pertama untuk mengurangi batubara secara bertahap dan peta jalan untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat.”

Presiden Komisi Eropa juga mendukung hasil konferensi tersebut dan mengatakan itu membuat target kesepakatan iklim Paris 2015 tetap hidup.

Presiden Komisi Ursula von der Leyen mengatakan delegasi konferensi membuat kemajuan dalam komitmen untuk mengurangi emisi berbahaya, dan meningkatkan 100 miliar dolar per tahun untuk membantu negara berkembang dan rentan.

“Tidak akan ada waktu untuk bersantai: masih ada kerja keras di depan,” tambahnya.

Aksi Greta Thunberg tersebut bukanlah yang pertama kali dilakukannya. Sebelumnya ia juga sempat menyindir para pemimpin di dunia dengan menyebut bla bla bla.

“Bangun kembali dengan lebih baik. Bla bla bla. Ekonomi hijau. Bla bla bla. Net zero pada tahun 2050. Bla, bla, bla,” katanya dalam pidato di pertemuan Youth4Climate di Milan, Italia, Selasa (28/9/2021) dikutip dari The Guardian.

Pernyataan Greta Thunberg tersebut disampaikan dua hari sebelum KTT iklim COP digelar pada 31 Oktober 2021 di Glasgow.

“Tentu saja kita membutuhkan dialog yang konstruktif,” kata Thunberg. “Tapi mereka sekarang sudah 30 tahun bla, bla, bla. Kita masih bisa membalikkan ini, sangat mungkin,” ujar Greta Thunberg.

“Kurangnya tindakan yang disengaja oleh para pemimpin kita adalah pengkhianatan terhadap semua generasi sekarang dan mendatang,” sambungnya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir hari ini akan mengalami gelombang panas dan bencana iklim lebih banyak selama hidup mereka daripada kakek-neneknya, bahkan jika negara memenuhi janji emisi mereka saat ini.