Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 6662

Kisah Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah yang Penah Kelaparan Saat di Mesir

0

Bogordaily.net – Ulama-ulama dari zaman dahulu hingga sekarang memilki kisah dan pengalaman yang sangat berkesan membuat mereka terlatih dalam mengarungi Dunia.

Sebagian kisah di antara mereka karena tidak memiliki cukup uang akhirnya mencari kertas-kertas dipinggir jalan.

Untuk sekedar menulis faidah-faidah yang didapatkan dari gurunya dan masih banyak lagi.

Dalam kitab Masyahidul Jalal Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah, penulis dan pentahqiq yang terkenal itu.

Ketika kuliah di Mesir ternyata pernah mengalam masa-masa susah. Kiriman dari keluarganya tak kunjung datang dan yg tersisa di sakunya hanya 13 qirsy.

Hari itu tepat hari Kamis, beliau sedang berpuasa dan tidak memiliki jatah untuk berbuka. Beliau berangkat kuliah tanpa memakan sesuap nasi.

Sepulang kuliah beliau melintasi warung, pada akhirnya beliau hanya memakan sup dan roti. Makanan paling murah di kedai tersebut.

Setelah pulang ke asramanya nya, uang yang tersisa 10 Qirsy dipinjam tetangga kostnya 5 Qirsy.

Beliau menahan lapar ini sampai Sabtu pagi. Rasa lapar yg ia tahan itu sampai nampak di wajahnya. Itu memancing rasa penasaran temannya untuk menanyakan.

“Apa yg terjadi padamu?” tanya temannya

Beliau menjawab, “Tidak apa-apa,”

Temannya berkata dg sedikit mendesak, “Aku melihat wajahmu berubah, ceritalah padaku,”

Baru beliau menjawab, “Aku kelaparan sejak dua hari lalu,”.

Kawannya pun mengajak Syaikh Abu Ghuddah ke rumahnya dan memberi beliau makanan.

Pada akhirnya beliau meminjam uang kepada temannya tersebut untuk tetap dapat bertahan hidup di Mesir.***

Kafilah Sumbar Maju ke Final STQ Nasional 2021

0

Bogordaily.net – Kafilah Sumatera Barat (Sumbar) Rusydi Haris Dwiputra melaju ke babak final Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI 2021 di Sofifi, Maluku Utara pada Kamis (21 Oktober 2021).

Rusydi tampil di babak final dengan nomor urut enam bersaing dengan dua peserta lainnya pada lomba yang digelar di Aula DPRD Maluku Utara.

Cabang Tafsir Bahasa Arab diawali dengan pembacaan soal untuk menguji hafalan Al Quran peserta.

Dewan hakim akan membacakan ayat Al Quran dan kemudian peserta diminta melanjutkan sebanyak empat soal.

Usai soal tahfiz dilanjutkan dengan pertanyaan seputar tafsir Al Quran dalam bahasa Arab.

Peserta diminta menjelaskan makna ayat yang telah ditentukan oleh dewan hakim.

Rusydi lahir di Solok pada 28 Juni 2000 dan saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester III Sastra Arab Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

Sosok yang hafal Al Quran 30 juz sejak usia SMP tersebut menempuh pendidikan SD di Solok, kemudian Darul Hufaz dan melanjutkan ke MAN 1 Solok.

Sebelumnya Rusydi pernah mengikuti ajang nasional tahfiz 10 juz di Jakarta dan tahfiz 20 juz di Kalimantan Utara

Untuk persiapan Rusydi berlatih minimal satu jam per hari bahkan juga latihan secara daring bersama pelatih.

“Fokus latihan kepada hafalan dan tafsir,” kata dia.

Ia mengakui kesulitan dalam bertanding di bidang tafsir bahasa Arab adalah harus menghafal ayat, memahami makna dan asal usul turunnya ayat.

Anak kedua dari 10 bersaudara itu pun optimistis bisa meraih kemenangan kendati tidak mematok target.

“Kalau pasang target akan jadi beban,” ujarnya.

Ia mengakui sempat merasa gugup jelang tampil bahkan kesulitan makan namun alhamdulillah saat tampil tidak ada kendala berarti.

Untuk pengumuman nilai peserta akan ditampilkan secara daring pada Kamis malam.

Sementara itu, Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Pemprov Sumbar Syaifullah menyampaikan keikutsertaan Sumbar dalam STQ tidak hanya semata mengejar kemenangan namun juga turut serta menegakkan syiar Islam.***

Rachel Vennya Dicecar 35 Pertanyaan Penyidik Polda Metro

0

Bogordaily.net – Selebgram Rachel Vennya diperiksa dan dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait tindakannya kabur.

Diketahui Rachel kabur dari proses isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan usai berlibur dari luar negeri.

“Pemeriksaan Mbak Rachel ada sekitar 35 pertanyaan,” kata kuasa hukum Rachel, Indra Raharja, di Polda Metro Jaya, Jakarta, dikutip dari aktual, Kamis (21 Oktober 2021) malam.

Meski tidak menjelaskan secara rinci apa saja keterangan yang digali oleh penyidik kepolisian dalam pemeriksaan kliennya.

Indra mengatakan bahwa materi pemeriksaannya oleh penyidik masih seputar kronologi kasus yang menjerat kliennya.

“Hal-hal sifatnya kronologis, kita sampaikan hal-hal yang diketahui, alami, saksikan oleh klien kami disampaikan ke penyidik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rachel menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkannya.

“Saya, Maulida, dan Salim ingin menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya pada semua masyarakat atas kesalahan dan khilaf kami yang sudah meresahkan masyarakat,” kata Rachel di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Rachel tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai diperiksa sekitar pukul 23.00 WIB.

Dirinya nampak keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama manajernya, Maulida Khairunnia dan kekasihnya Salim Nauderer.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penyidik Polda Metro Jaya akan segera melakukan gelar perkara usai pemeriksaan terhadap Rachel.

“Karena ini masih penyelidikan masih kita ambil keterangan saksi nanti. Setelah itu kita akan gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta.

Yusri menjelaskan gelar perkara dilakukan untuk menemukan terpenuhi atau tidaknya unsur pidana dalam laporan tersebut.

Apabila tidak ditemukan unsur pidana, maka penyelidikan kasus tersebut akan dihentikan.

Namun jika ditemukan adanya unsur pidana, kasusnya akan ditingkatkan ke tahap penyidikan yang dilanjutkan dengan gelar perkara untuk penetapan tersangka.

“Kan masih lidik. Masih penyelidikan. Tugas penyelidik mencari apakah ada dugaan pidana di situ,” terang Yusri.

Yusri mengatakan ada dua dugaan pasal yang dilanggar oleh Rachel Vennya terkait tindakannya kabur dari proses isolasi usai berlibur dari luar negeri.

“Kejadian tanggal 17 September lalu ada dugaan yang bersangkutan tidak karantina,” ujarnya.

Makanya dugaan pasal persangkaan di Pasal Wabah Penyakit dan UU Karantina Kesehatan. Ancaman satu tahun penjara,” tambahnya.

Hari Santri Nasional 2021, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Pasang Air Bersih Gratis ke 10 Pondok Pesantren

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Santri 2021, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengunjungi Pondok Pesantren modern Al-Alawiyah yang berada di Jalan KH. Muhudin, Kampung Bubulak Santri, RT06/04, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pondok pesantren modern Al-Alawiyah merupakan satu dari 10 pondok pesantren yang mendapatkan pemasangan saluran air bersih dari Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan bersama sejumlah pegawai tiba di pondok pesantren modern Al-Alawiyah pukul 09:00 WIB dengan menggunakan mobil Mitsubishi Expander hitam dan Kijang Innova Silver.

Terlihat Dirut PDAM Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengenakan sarung, kemeja putih, jas abu-abu serta peci hitam, berjabat tangan dengan istri pemiliki pondok pesantren Al-Alawiyah, Hj. Irma Laura.

Selepas pertemuan Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dengan pimpinan Pondok Pesantren modern Al-Alawiyah, pukul 10:00 WIB, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia dan lagu yel-yel pesantren berjudul Yalalwaton di halaman Pesantren dengan para santri yang menggunakan baju merah untuk santri laki-laki dan baju putih untuk santri perempuan.

Dalam sambutannya, Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menyampaikan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bersama PCNU Kota Bogor, menggagas untuk pemasangan air bersih gratis di 10 Pondok Pesantren, Mesjid dan Majelis Taklim. Tujuannya hanya satu, supaya saat menjalani ibadah jamaah mudah mendapatkan air besih untuk bersuci.

“Mudah-mudahan dengan pemasangan air bersih ini mendapatkan manfaatnya dan kita terus berinovasi,” kata Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan kepada Bogordaily.net, Jumat 22 Oktober 2021.

Bertepatan di Hari Santri, kata Rino, Tirta Pakuan akan terus berlanjut pemasangan-pemasangan air bersih ke setiap pelosok Kota Bogor.

“Supaya air bersih terus mengalir ke tempat ibadah dan Pesantren,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, program ini sudah berjalan dari tahun lalu dan sudah ada 1.000 lebih mesjid yang sudah pasang air PDAM.

“Kalau program pemasangan ke pesantran baru kali ini,” jelasnya.

Rino Indira Gusniawan berharap Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor maju terus supaya “Kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dengan baik dan bermanfaat untuk warga Kota Bogor,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren modern Al-Alawiyah, Mochamad Alwi mengucapkan terima kasih kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang telah memberikan perhatian, khususnya kepada lembaga keagamaan, baik itu Pondok Pesantren, Mesjid dan Mahelis Taklim.

Pamasangan instalasi air bersih gratis dari PDAM Kota Bogor ini sangat membantu, sebab air merupakan kebutuhan pokok para santri untuk beribadah.

“Semoga dengan bantuan ini bisa memenuhin kebutuhan air bersih di Pondok Pesantren,” pungkasnya.***

 

(Ibnu Galansa/Diki Sudrajat)

Kena Sanksi Doping, APSSI Dukung Pembentukan Satgas

0

Bogordaily.net – Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena mendukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas).

Satgas ini khusus untuk mempercepat dan menginvestigasi kasus sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

“Langkah cepat Menpora harus diapresiasi dan didukung oleh semua pihak terkait, termasuk stakeholder olahraga dan masyarakat Indonesia,” ujar Ketua APSSI Yeyen Tumena, dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Kamis (21 Oktober 2021)

Yeyen pun berharap satgas yang dipimpin Ketua Umum (Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari itu dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Selain itu, dia pun meminta agar LADI dan Satgas mengerjakan tugas masing-masing dan tidak tumpang tindih yang dapat memperkeruh suasana.

Yeyen juga merasa yakin Satgas dapat membantu LADI berkomunikasi dengan WADA agar sanksi untuk Indonesia dapat dicabut.

“Sanksi larangan mengibarkan bendera Merah Putih sudah terjadi dan membuat dunia olahraga kita heboh. Namun, hal penting dan terutama yang harus kita lakukan saat ini adalah membantu memecahkan semua persoalan,” ujar Yeyen.

“Olahraga dan atlet Indonesia tak boleh menjadi korban. Perjuangan atlet dan pelatih dalam mengharumkan nama Indonesia jangan sampai menjadi korban karena sanksi yang mengganggu proses kebanggaan atas hasil yang dicapai,” kata Yeyen.

Sementara itu, dukungan untuk Satgas juga datang dari Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) Djoko Pekik Iriawanto.

“Saran saya, agar LADI segera berkomunikasi intensif dengan WADA, kalau perlu datang langsung ke kantornya di Kanada agar kita tahu solusi apa yang harus dilakukan,” tutur Djoko.

WADA menjatuhkan sanksi berupa larangan pengibaran bendera negara, dalam hal ini Merah Putih, kepada Indonesia yang dinilai tidak patuh dalam pemberian sampel doping.

Hukuman tersebut sudah diterapkan di turnamen bulu tangkis beregu putra, Thomas Cup 2020.

Indonesia yang menjuarai kompetisi itu terpaksa harus pmenghadiri seremoni kemenangan tanpa Merah Putih.***

Beda dengan David, Jarwo Tegaskan Naif Belum Bubar

0

Bogordaily.net – Belum lama ini David Bayu yang dikenal sebagai vokalis band Naif mendeklarasikan pembubaran grup musiknya itu.

David Bayu menyatakan Naif sudah bubar setelah dua personelnya, Mohammad Amil Hussein Alhajri alias Emil dan Franky Indrasmoro Sumbodo atau Pepeng memutuskan untuk hengkang.

Namun rupanya Naif kini masih dipertahankan oleh sang gitaris, Fajar Endra Taruna atau yang akrab disapa Jarwo.

Jarwo bersama kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, menegaskan Naif hingga saat ini belum bubar. Ia masih mempertahankan band yang berdiri sejak 1995 ini.

Ramdan Alamsyah menjelaskan keinginan Jarwo untuk tetap berdiri bersama Naif di industri musik ini.

“Iya yang masalah terkait kan kayak pembubaran Naif dari versi yang lain ya. Sedangkan Jarwo sendiri tetap mempertahankan Naif sebagai band. Ketika yang lainnya mau keluar ya silahkan aja. Tapi Naif ya akan diteruskan,” ujar Ramdan Alamsyah, saat dihubungi detikcom, Jumat 22 Oktober 2021.

Perihal Emil dan Pepeng yang hengkang dari Naif, Ramdan Alamsyah menyebut, Jarwo tak pernah mempermasalahkan itu. Jarwo akan tetap berdiri bersama Naif meneruskan karya musiknya.

Selain itu, sang vokalis, David Bayu juga memberikan dukungan atas niat Jarwo kembali membesarkan nama Naif. Ramdan Alamsyah turut menuturkan hal itu dalam wawancara.

“Artinya mereka membubarkan diri dan sebagainya dan ada beberapa surat yang sudah mereka tanda tangani kan gitu. Kemudian pada akhirnya Jarwo bilang ‘yaudah gua terusin’ kan gitu. Nah diteruskan sampai saat ini, ya Jarwo yang memang konsisten masih di atas band nya Naif. Meneruskan, menjaga nama Naif dan memang membesarkan nantinya ke depannya. Nah ini juga udah komunikasi dengan David ya, David support juga untuk Jarwo gitu,” papar Ramdan Alamsyah.

Jika diingat lagi, pada beberapa bulan lalu David Bayu memang telah menyatakan bubarnya Naif melalui kanal YouTube miliknya. Beberapa faktor terkait sepinya job Naif di masa pandemi menjadi pertimbangan David Bayu meneruskan bandnya itu.

Ditambah lagi, dua personel lainnya hengkang dan kini Naif hanya tinggal Jarwo dan David Bayu saja.

Menanggapi hal itu, Ramdan Alamsyah pun angkat bicara. Ramdan Alamsyah menegaskan, saat itu memang terjadi banyak kesulitan pada Naif yang akhirnya membuat David Bayu mendeklarasikan pembubaran bandnya.
Dalam hal itu Ramdan Alamsyah menyebut David Bayu sudah meluruskan ucapannya saat itu kepada Jarwo.

“Nah kalau untuk bicara nanti blunder atau tidak, yang pasti sih banyak tricky juga lah ya di dalam sana ya. Makanya David juga sudah meluruskan hal itu kepada Mas Jarwo dan kita-kita,” tutur Ramdan Alamsyah.

Ramdan Alamsyah menegaskan, hingga saat ini Naif masih tetap ada dan belum bubar. Jarwo dan David Bayu masih akan meneruskan perjalanan Naif.

“Yang pasti menyambut ulang tahun Naif, tetap kita temen-temen dari Naif ini yang terutama untuk yang konsisten membesarkan Naif dan tetap ada,” tutur Ramdan Alamsyah.

“Untuk Naif itu, Jarwo dan David ya selama ini yang sudah ketemu dengan kita gitu. Ya Naif tetap ada dan masih ada gitu,” tegasnya.

Kenny “Xepher” Deo atlet Esports Penghasilan Tertinggi di Indonesia

0

Bogordaily.net – Kenny “Xepher” Deo atlet Esports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia. Peringkat itu diketahui dari data Esprots Earning terbaru.

Game apa yang dimainkan Kenny dengan pengasilan tinggi tersebut?

Pria yang menggunakan nama Xepher ini telah lama malang-melintang di turnamen Esports DOTA 2.

Tidak hanya di Tanah Air, namun juga secara internasional dengan bergabung ke sejumlah tim ternama. Termasuk paling baru ia bergabung dengan T1 Esports, tim berbasis Korea Selatan.

Bersama T1 Esports, Kenny Deo berpartisipasi dalam kejuaraan DOTA 2 paling bergengsi di dunia, The International 10 (TI10).

Meski tak berhasil sampai final, namun mengukuhkannya sebagai atlet Esports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia.

Ajang The International 10 (TI10) telah usai di mana Team Spirit berhasil menjadi juara utamanya. Penggemar eSports dari Indonesia patut berbangga mengingat terdapat pro player Tanah Air yang berpartisipasi di turnamen eSports Dota 2 bergengsi The International 10.

Perlu diketahui, The International Dota 2 merupakan turnamen eSports dengan hadiah terbesar yang pernah diberikan hingga saat ini. Total hadiahnya tak main-main yaitu sebesar 40 juta dolar AS atau Rp 564 miliar.

Xepher (Kenny Deo) dan Whitemon (Matthew Filemon) menjadi perbincangan karena membela T1 Esports dan tampil di The International 10. Salah satu pernyataan dari Xepher saat sesi wawancara pernah membuat heboh Tanah Air.

Xepher menjadi pemain Dota 2 pertama asal Indonesia yang ikut serta dalam TI 10. Tak sendiri, ada juga Matthew “Whitemon” Filemon yang untuk pertama kali bisa berpartisipasi dalam turnamen Esports Dota 2 level dunia.

Pro player tersebut dengan bangga berteriak “Mama aku di TI”. Padahal saat itu, ia diwawancara menggunakan bahasa Inggris. Perkataan Mama Aku di TI ini langsung trending di media sosial karena dibicarakan oleh penggemar Dota 2.

Setelah tampil di T1, Xepher masuk dalam 10 besar pemain eSports berpenghasilan tertinggi di Indonesia. Menurut data dari Esports Earnings, Xepher menduduki peringkat pertama sebagai pemain eSports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia.

Xepher memimpin dengan penghasilan sekitar 350 ribu dolar AS atau Rp 4,9 miliar. Situs Esportsearnings.com mengumpulkan data dari berbagai macam sumber untuk merangkum Top 100 Highest Earnings.

Matthew “Whitemon” Filemon berada di tempat kedua dengan penghasilan 294 ribu dolar AS atau Rp 4,1 miliar. T1 berhasil masuk play-off meski akhirnya kalah di Lower Bracket dengan skor 1 vs 2 atas Vici Gaming.

Mengakhiri langkah di Lower Bracket Round 3, T1 masuk dalam posisi Top 7 sehingga berhak memperoleh hadiah 1 juta dolar AS atau Rp 14,1 miliar. Xepher dan Whitemon menjadi inspirasi tersendiri bagi penggemar Dota 2 yang ingin menjadi pemain eSports profesional.

Itulah Kenny Deo alias Xepher, atlet Esports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia menurut data Esprots Earning terbaru.

 

Konfirmasi Dugaan Jual Beli Perkara, Jurnalis Suara.com Diintimidasi Oknum Jaksa Kejati Lampung

0

Bogordaily.net – Jurnalis Suara.com Ahmad Amri mengalami intimidasi saat melakukan peliputan di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, Jumat 22 Oktober 2021, pagi.

Jurnalis Suara.com Ahmad Amri diintimidasi oleh oknum jaksa Kejati Lampung inisial A. Intimidasi terjadi saat Amri hendak melakukan konfirmasi berita tentang dugaan oknum jaksa menerima uang dari keluarga terpidana kasus illegal logging.

Amri awalnya mewawancarai Desi Sefrilla, istri dari terpidana illegal logging. Hasil wawancara didapat bahwa Desi mengaku sudah menyetor sejumlah uang ke seseorang yang mengaku oknum jaksa inisial A.

Uang disetor untuk meringankan hukuman suaminya yang sedang menjalani sidang kasus illegal logging. Namun karena hukuman suaminya tidak berkurang, Desi memutuskan melaporkan kasus penipuan yang diduga dilakukan oknum jaksa A ke Polres Pringsewu.

Amri lalu berupaya mengonfirmasi hasil wawancara ini ke jaksa yang namanya disebut oleh Desi.

Jumat 22 Oktober 2021, Amri mengirimkan pesan melalui WhatsApp (WA) ke jaksa inisial A. Dalam pesan yang dikirim, Amri meminta konfirmasi soal laporan korban Desi ke Polres Pringsewu yang menyeret nama jaksa A.

Pesan WA ini tidak direspons oleh jaksa A. Amri lalu memutuskan datang ke Kantor Kejati Lampung hendak mewawancarai bagian Penerangan Hukum Kejati Lampung.

Saat menunggu, Amri melihat jaksa A berjalan di halaman kantor Kejati Lampung. Amri mengejar jaksa A untuk mendapat konfirmasi.

Saat ditemui jaksa A mengajak Amri naik ke ruangannya di lantai 2 di salah satu gedung di Kejati Lampung. Jaksa A meminta Amri untuk menitipkan barang bawaannya termasuk HP ke pos penjagaan.

Awalnya Amri sempat menolak HP diititipkan karena bagian dari alat kerjanya sebagai wartawan. Namun A mengatakan itu sudah aturan jika ingin masuk ke gedung Kejati Lampung.

Amri pun memutuskan menitipkan semua barang bawaannya ke pos penjagaan. Di dalam ruangan di lantai 2, jaksa A langsung mengintimidasi Amri.

Jaksa A mengatakan sudah men screen shoot pesan WA Amri dan mengonsulitasikannya ke bagian Cyber Polda Lampung.

Menurut jaksa A, pesan yang dikirim Amri sudah bisa dikenakan dengan UU ITE. Jaksa A lalu mengatakan akan ada dua orang yang menelepon Amri.

Kepada Amri, jaksa A mengaku sudah mencari Amri bersama dua orang karena pesan WA sebelumnya yang pernah dikirim Amri.

Pesan yang dimaksud adalah permintaan konfrimasi dari Amri mengenai masalah jual beli perkara yang diduga melibatkan A.

“Saya sudah cari-cari kamu sama dua orang tapi ga ketemu,” ujar Amri menirukan perkataan jaksa A.

AS Roma Dipermak Bodo/Glimt 6-1, Tammy Abraham Ribut dengan Fans

0

Bogordaily.net – Hasil di luar dugaan tersaji dalam laga UEFA Conference League yang diselenggarakan pada Kamis 21 Oktober 2021. Klub raksasa Italia, AS Roma, dipermak habis-habisan oleh Bodo/Glimt dengan skor memalukan 1-6. Padahal mereka merupakan tim yang diunggulkan jika menilik pasaran bookmaker seperti 188BET.”

Memang, Roma baru saja menelan kekalahan usai bertandang ke markas Juventus akhir pekan lalu. Namun hasil ini jelas di luar dugaan, karena Giallorossi saat ini ditukangi oleh pelatih sekelas Jose Mourinho.

Bodo/Glimt unggul dua gol lebih dulu lewat aksi Erik Botheim dan Patrick Berg. Ketika tertinggal, Roma sejatinya masih bisa memberikan perlawanan dan memangkas kedudukan melalui Carles Perez di menit ke-28.

Namun setelahnya, pertunjukan horor buat fans Roma tersaji. Tidak ada yang bisa menahan Botheim, Ola Solbakken, serta Amahi Pellegrino menyarangkan bola ke gawang Rui Patricio. Pertandingan pun berakhir dengan skor 6-1 buat Bodo/Glimt.

Adu Argumen dengan Fans

Sudah jelas, fans Roma yang jauh-jauh berkunjung ke Norwegia demi memberikan dukungan kepada para pemain berang. Mereka melampiaskan amarahnya saat pertandingan berakhir, ketika pemain Roma datang menghampirinya.

Api amarah fans justru memantik kekesalan dari salah satu penggawa Roma, Tammy Abraham. Dari sebuah video yang tersebar di media sosial, terlihat eks pemain Chelsea itu berdebat panas dengan salah satu fans di bangku penonton.

Keterbatasan Pemain

Kekesalan juga terpancar dari wajah Mourinho saat menemui awak media dalam konferensi pers pasca pertandingan. Pria berdarah Portugal tersebut mengeluhkan soal keterbatasan materi pemain yang ia miliki saat ini.

“Saya tidak pernah menyembunyikan fakta bahwa kami adalah tim dengan keterbatasan nyata. Kami memiliki 13 pemain yang mewakili satu tim, yang lain berada di level yang berbeda,” ujar Mourinho kepada Sky Sport Italia.

“Setidaknya hal positifnya mulai sekarang adalah tidak ada yang akan bertanya kepada saya mengapa saya selalu menggunakan pemain yang sama.” tukasnya.

Jelas, kekalahan di tangan Juventus dan Bodo/Glimt menjadi modal yang buruk buat AS Roma menyongsong pertandingan berikutnya. Mereka akan bertemu Napoli dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan ini di markasnya, Stadio Olimpico.(bn/sh)

Berkunjung ke Pasar Tanaman Hias, MenKopUKM Sebut Pasar Global Tanaman Hias RI Baru 0,01 Persen

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki  mendukung pasar tanaman hias yang disebutkan sebagai salah satu opsi pemulihan ekonomi masyarakat.

MenKopUKM menyatakan hal tersebut Saat berkunjung ke pasar tanaman hias yang berlokasi di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Menurut MenKopUKM ini dikerenakan menggandeng sekitar 1.000 petani yang terdampak pandemi Covid-19.

“Tanaman hias memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pasalnya, global market value (potensi pasar) tanaman hias mencapai nilai Rp3.000 triliun, lebih tinggi dibandingkan kopi dan teh. Namun, Indonesia baru memenuhi ceruk pasar dunia sebesar 0,01 persen,” kata MenKopUKM dalam rilis, Rabu (20 Oktober 2021).

Ia mengapresiasi Minaqu Indonesia sebagai pengelola pasar tanaman hias terbesar di Asia Tenggara itu karena telah mengangkat potensi ekonomi di Jawa Barat.

Pasar tanaman hias itu telah bermitra dengan empat koperasi. Bahkan beberapa waktu lalu, Minaqu juga meluncurkan program kemitraan Petani Tanaman Hias Mitra Binaan CV Minaqu Indonesia bersama Bank Jabar Banten (BJB).

“Kalau sudah ada koperasi, para petani dapat fokus untuk berproduksi di lahan yang juga dikonsolidasikan menjadi skala ekonomi,” kata Teten.

Menurut Teten, koperasi yang berperan sebagai penampung atau aggregator juga dapat menjadi penjamin komoditas hasil hutan kelompok tani hutan atau offtaker pertama.

Koperasi kemudian juga bisa melakukan pengolahan hasil panen yang berhadapan dengan pembeli sehingga harga tidak dipermainkan pihak ketiga.

“Koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum juga dapat melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari akses terhadap sumber-sumber pembiayaan dan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk teknologi tepat guna, sampai pada hilirisasi produk baik secara offline dan online,” jelas Teten.

Menurut MenKopUKM, pasar tanaman hias tersebut telah menciptakan sebuah ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.***