Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 6672

Keladi Muba, Bikin KTP Tak Perlu Waktu Lama

0

Bogordaily.net – Jumlah masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang terpapar Covid-19 terus melandai.

Namun, protokol kesehatan (prokes) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap berjalan ketat.

Pantauan di sejumlah tempat pelayanan publik Kabupaten Muba, Senin (18 Oktober 2021), tetap berjalan normal.

Sejumlah warga yang berkepentingan mengurus administrasi mengaku mendapatkan pelayanan yang sangat baik.

Seperti yang diungkapkan seorang warga Desa Gajah Mati, mengurus keperluan untuk pembuatan KTP di Disdukcapil tetap berjalan seperti biasa, mudah dan cepat.

“Ya, saya hari ini membuat KTP. Alhamdulillah setelah rekam KTP langsung selesai dicetak petugas,” ungkapnya.

Menurut warga tersebut, dengan memanfaatkan program KELADI (Administrasi Kependudukan Langsung Jadi) di Disdukcapil Kabupaten Muba.

“Tak perlu waktu lama, KTP yang saya butuhkan langsung bisa digunakan,” ujarnya.

Sementara itu di  RSUD Sekayu tampak pelayanan ramai dan terpantau sangat ketat penerapan protokol kesehatan.

Seorang warga dari Desa Rejosari, Sungai Keruh, datang berobat ke Poli Saraf karena sedang menjalani pengobatan setelah terserang stroke.

“Walaupun antrean di Poli ramai, tak buat risih. Karena di RSUD Sekayu prokes sangat ketat dan antar pasien menjaga jarak. Pelayanan baik dan berjalan sangat sesuai kebutuhan kami masyarakat,” katanya.

Plt Kadisdukcapil Kabupaten Muba Sunaryo SSTP MM mengatakan, tak ada perubahan pelayanan di Kantor Dukcapil Muba.

Semua berjalan seperti biasa, satu per satu kebutuhan administrasi warga dipenuhi sesuai keperluan.

Sementara itu Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba MARS mengatakan, setiap pasien di RSUD Sekayu juga harus mematuhi prokes dan di cek satu persatu oleh tenaga medis.

“Prokes ketat sangat kita terapkan, dan pelayanan ke masyarakat kita akomodir satu persatu,” urainya.

Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP memastikan pelayanan publik dan roda pemerintahan Kabupaten Muba berjalan normal.

“Semua berjalan normal, saya bersama Sekda melakukan monitor dan koordinasi ke OPD agar pelayanan tetap seperti biasa,” ungkap Beni.

“Stabilitas kamtibmas dan hal lainnya juga dikoordinasikan bersama Forkompimda. Kita tetap kerja cepat dan tuntas dan mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat Muba,” tandasnya.***

Komisi V DPR RI Apresiasi Progres Pembangunan SPAM Palasari

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz memberikan apresiasi progres pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Palasari yang saat ini masih berjalan.

Neng Eem melihat pembangunan SPAM kapasitas 50 liter perdetik ini akan selesai tepat waktu. Sehingga dapat segera digunakan untuk kepentingan masyarakat Kota Bogor.

Neng Eem hadir dalam kunjungan kerja pada masa reses sidang I DPR RI tahun 2021-2022 di lokasi SPAM Palasari Desa Palasari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor, Selasa (19 Oktober 2021).

Legislator Dapil III Cianjur dan Kota Bogor ini ingin memantau proyek yang dibiayai APBN ini secara langsung. Terutama terkait keamanan dan kesehatan para pekerja.

“Proyek ini memang harus membutuhkan tenaga sipil yang ahli, apalagi ada target yang sudah ditentukan,” ujar Neng Eem.

Dia juga menjelaskan, pihak pelaksana telah mengakomodir masyarakat sekitar sebagai pekerja dan tetap berjalan meski di tengah pandemi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Politisi PKB ini berharap program penambahan kapasitas IPA 50 liter perdetik ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Bogor yang membutuhkan pasokan air bersih dari Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

“Saya kira pelayanan air bersih di Kota Bogor sudah cukup baik dibanding daerah lain,”kata Neng Eem.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf mengucapkan terima kasih atas dukungan DPR RI yang memantau langsung proyek nasional ini.

Ardani menyebutkan bahwa kegiatan ini ditargetkan selesai pada Desember 2021.

“Alhamdulillah berkat dukungan Komisi V DPR RI yang turut serta mengawasi kegiatan ini sehingga diharapkan selesai sesuai target pada bulan Desember nanti,”kata Ardani.

Mantan Manager Perencanaan, Pengawasan dan Litbang TeknologI Perumda Tirta Pakuan, menambahkan bahwa SPAM Palasari merupakan ikhtiar untuk peningkatan pelayanan air bersih di wilayah Kota Bogor.

Khususnya untuk daerah di zona lima yang meliputi Pamoyanan, Rangga Mekar dan sebagian Mulyaharja.***

Ayo Bangkit! Pemuda Miliki Peran dan Andil Besar di Masa Transisi saat Ini

0

Bogordaily.net – Pandemi Covid-19 telah menerpa seluruh dunia lebih dari satu setengah tahun terakhir. Efek domino dari Virus Corona ini sangat terasa di berbagai aspek kehidupan.

Selain kesehatan, sektor ekonomi, sosial, politik, budaya berdampak sangat besar luas disemua lini kehidupan.

Roda ekonomi yang seharusnya berjalan dengan baik tiba-tiba berhenti. Pariwisata, kuliner, hiburan, olahraga dan kegiatan lainnya dilarang karena sebagai bentuk pencegahan.

Kini segala aktivitas terlihat mulai berangsur membaik, meski memang belum terbilang normal.

Masyarakat bisa menjalankan hal yang biasa mereka lakukan seperti sebelum pandemi meski dengan aturan ketat.

Negara-negara di seluruh duniapun masih berusaha mencari formula terbaik untuk bisa mengembalikan segalanya kembali seperti semula.

Tokoh pemuda, Teten Indra A sekaligus selaku Staf khusus Guruh Sukarno Putra mengatakan pemuda sangat memiliki peran dan andil besar dalam masa transisi seperti saat ini.

Menurut Teten, hal ini karena pemuda yang memiliki masa depan yang masih panjang.

Dengan semangat ingin maju dan berkembang, pemuda diharapkan bisa menjadi ujung tombak dengan menelurkan kreativitasnya demi terobosan baru yang berdampak untuk masyarakat luas.

“Kita tahu memang berat untuk bisa bangkit dari situasi seperti ini. Namun dengan semangat, kerja keras hal tersebut bisa memberikan hasil yang baik,” katanya.

“Sebagai contoh, inovasi dari pemuda dalam sebuah bisnis bisa membuat lapangan kerja baru bagi masyarakat, kita tahu banyak yang kehilangan pekerjaan disituasi sulit seperti ini,” tambahnya.

Teten Indra A yang juga menjabat sebagai Ketua Penyelenggara Konfrensi Pemuda Asia-Afrika 2021 yang tertunda karena Pandemi Covid-19.

“Ajang ini kedepan bisa menjadi jembatan bagi para pemuda dari negara khususnya Asia Afrika umumnya seluruh dunia untuk bisa saling berkolaborasi, menyongsong Era Digitalisasi dan Tatanan kehidupan Dunia baru,” jelasnya.

Kultur, budaya dan peluang yang ada dimasing-masing negara bisa menjadi semakin berkembang dengan peran pemuda dari negara lain.

“Kita harapkan nantinya dalam konferensi Pemuda Asia – Afrika ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan dan para pemuda antar negara bisa bekerjasama yang bisa memberikan dampak positif,” ujarnya.***

Nesa Aqila, Selebgram yang Bawa Nuansa Lilac ke Tengah Gurun

0

Bogordaily.net – Sejak 2020 kemarin, warna lilac jadi salah satu warna yang banyak diminati para fashion enthusiast, termasuk di Indonesia.

Warna lilac sendiri merupakan perpaduan antara pink dan ungu yang memberikan sentuhan kalem namun menjadi colorful jika dipadukan dengan warna senada lainnya.

Kepopulerannya yang melejit di tahun kemarin, rupanya tak menyurutkan lilac yang masih banyak digemari banyak orang hingga detik ini.

Terbukti pada beberapa selebriti yang menggunakan lilac sebagai warna busana di acara-acara penting.

Warna yang mengarah ke nuansa pastel ini membuat lilac jadi incaran banyak orang khususnya kaum Hawa.

Kini, fesyen item dengan warna lilac memiliki variasi sehingga cocok untuk digunakan dalam beragam kegiatan.

Mulai dari hangout bareng teman hingga menghadiri acara formal, warna lilac dapat membuatmu terlihat lebih menawan dan anggun.

<• Lilac at desert

Salah satu beauty influencer cantik yang terlihat cukup sering menggunakan busana berwarna lilac adalah Nesa Aqila.

Dalam konten-kontennya di Instagram akun miliknya, Nesa kerap membagikan caranya melakukan mix-and-match menggunakan warna lilac.

Seperti salah satu postingannya yang mengenakan busana nuansa lilac ketika berlibur ke Turki, Nesa mampu memberikan tampilan menawan dan anggun lewat OOTD (Outfit of The Day) lilac.

Terlihat hijaber pemilik akun Instagram @nesaaqila ini berpose cantik di tengah gurun, lewat caption fotonya pun ia menulis ‘Lilac at desert✨’.

Warna

Dalam outfitnya kali ini, ia memadukan warna lilac dengan putih yang ia mainkan pada layering bersama outer dan inner dengan aksen kain tile pada bagian bawah baju.

<• Layering

Untuk atasan, Nesa menggunakan kemeja tunik putih sebagai inner yang memiliki lapisan kain tile sebagai bagian luarnya.

Memaksimalkan tampilannya, Nesa juga menambahkan outer lilac yang bikin tampilannya semakin menawan.

Outer yang ia gunakan memiliki aksen embosseda berwarna putih pada bagian bawahnya, sehingga bagian lengannya terlihat seperti balon.

Agar tampilan lilac dalam looknya kali ini semakin terlihat, Nesa juga menggunakan celana panjang dengan potongan lurus berwarna lilac.

Untuk Sahabat Dream yang baru mulai belajar mix-and-match, menggunakan warna celana senada dengan atasan bisa menjadi pilihan kamu.

Menyelaraskan tampilan secara keseluruhan, Nesa memilih alas kaki putih sebagai warna yang netral dan hijab segi empat yang ia simpel tanpa menyisakan bahan hijab di bagian depan.***

Sambut Metaverse, Facebook Akan Ganti Nama

0

Bogordaily.net – Facebook disebut berencana untuk mengganti namanya pekan depan untuk menyiapkan diri menyambut fokus terbarunya membangun ruang digital metaverse.

Mengutip Reuters, penggantian nama Facebook akan dibahas oleh Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckeberg dalam konferensi tahunan “Connect” pada 28 Oktober 2021 mendatang.

Meski begitu penggantian nama itu bisa lebih cepat terjadi mengikuti keputusan yang dibuat oleh perusahaan raksasa media sosial itu.

Untuk diketahui, metaverse merupakan lingkungan dan ekosistem virtual bersama yang bisa diakses oleh masyarakat secara daring. Istilah itu pun merujuk pada pemanfaatan ruang digital menggunakan augmented reality.

Rencana mengubah citra Facebook itu akan memosisikan Facebook sebagai produk setelah sebelumnya dikenal sebagai perusahaan induk yang membawahi aplikasi lainnya seperti Instagram, WhatsApp, hingga Oculus.

Pihak Facebook sendiri belum membocorkan atau memberi isyarat nama pengganti yang akan dipakai.

Sebelumnya, Facebook berencana untuk mempekerjakan 10 ribu karyawan di Uni Eropa selama lima tahun ke depan untuk membantu membangun metaverse, dunia tempat semua orang berkomunikasi di ruang virtual.

Hal tersebut menjadi langkah signifikan yang diambil Facebook, seperti yang telah disebut-sebut oleh Mark Zuckerberg dalam beberapa bulan terakhir.

Pada September, Facebook mengalokasikan 50 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp703,7 miliar untuk membangun metaverse.

Pada Juli 2021, Facebook juga menciptakan tim produk untuk mengerjakan metaverse yang akan menjadi bagian dari Facebook Reality Labs.

“Investasi ini adalah mosi percaya pada kekuatan industri teknologi Eropa dan potensinya. Eropa sangat penting bagi Facebook,” kata perusahaan tersebut.***

Sertipikat Tanah di Tangan, Kebahagiaan di Hati Masyarakat Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kisah kebahagiaan penerima sertipikat tanah yaitu Muhammad Amin (37) dari Desa Sukasari, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat yang bekerja sebagai pedagang, menjadi salah satu masyarakat penerima sertipikat yang mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Sangat bersyukur dengan adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini. Tidak perlu khawatir lagi karena sudah diakui oleh negara kepemilikan tanahnya,” ujarnya dalam rangkaian penyerahan sertipikat tanah kepada masyarakat di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat dalam acara Sosialisasi Program Strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bertempat di Padjadjaran Hotel, Senin 18 Oktober 2021.

Lebih lanjut ia menceritakan, jika sertipikat tanah ini semakin memotivasi dirinya untuk mengembangkan usaha sembako yang saat ini dijalani.

“Ini merupakan warisan keluarga. Saya juga akan mengembangkan usaha keluarga dengan sertipikat tanah ini sehingga saya berharap dengan adanya sertipikat ini, dapat meningkatkan taraf hidup keluarga kami,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya sertipikat tanah ini. Bukan hanya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui interkoneksi dengan dunia usaha, tetapi juga sebagai bukti atas kepemilikan bidang tanah.

Hal tersebut berdasarkan banyaknya perkara yang menyangkut sengketa tanah sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pentingnya kepemilikan tanah.

Kebahagiaan lainnya pun menyelimuti senyum Kartami (74) yang berprofesi sebagai buruh harian. Berbeda dengan Muhammad Amin yang ingin memanfaatkan sertipikatnya untuk dijadikan modal usaha, Kartami ingin menyimpannya agar diwariskan untuk anak dan cucu kelak.

“Disimpan saja sertipikatnya, yang terpenting sudah aman sekarang karena sudah jelas secara hukumnya,” tuturnya.

Kartami mengaku bersyukur karena diperkenalkan oleh program PTSL, meski di usianya yang sudah memasuki masa senja. Ia mengaku sempat risau karena tanahnya belum bersertipikat.

Namun, tanah yang sudah dibelinya sejak tahun 1970, kini telah bersertipikat berkat bantuan dari Kementerian ATR/BPN.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, tidak menyurutkan kebahagiaan dari sepuluh orang penerima sertipikat yang diberikan secara simbolis oleh Anggota Komisi II DPR RI, Irwan Ardi Hasman, didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Dalu Agung Darmawan dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Rahmat. Tentunya kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).***

Presiden Minta Setiap Daerah Fokus Pada Produk Unggulannya

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta setiap daerah pada fokus dalam mengembangkan produk unggulan masing-masing.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo Tahun 2021, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu 20 Oktober 2021 pagi.

“Setiap daerah harus fokus pada produk unggulannya sehingga bisa saling menopang, bisa saling mengisi, bisa saling melengkapi dalam value chain nasional kita,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Kepala Negara uga meminta agar perdagangan antardaerah baik antarkabupaten, antarprovinsi, maupun antarpulau diperkuat.

“Saya kira dalam forum-forum Apkasi ini perlu terus disampaikan. Perdagangan antardaerah, antarpulau harus terus dikembangkan dan setiap daerah sebaiknya fokus pada produk unggulannya. Jangan semuanya dikerjain, sehingga nanti ke depan bisa saling menopang,” ujarnya.

Presiden menekankan, potensi pasar dalam negeri masih terbuka lebar dan harus dimanfaatkan sehingga tidak diisi oleh produk-produk dari negara lain.

“Jangan melupakan, sekali lagi, pasar dalam negeri yang sangat potensial, yang sangat besar karena jumlah penduduk kita 270 juta dan kelas menengahnya bertumbuh sangat pesat. Ini yang harus menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri kita. Jangan sampai pasar yang besar ini diambil oleh produk-produk negara lain,” tegasnya.

Aktifkan Perekonomian, Perhatikan Kesehatan Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia harus kembali diaktifkan dengan tetap memperhatikan penanganan kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Upaya ini juga harus mengedepankan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan ketidakpastian global saat ini.

“Perekonomian perlu diaktifkan dengan tetap waspada terhadap masalah kesehatan. Saya setuju perdagangan, turisme, investasi harus mulai digerakkan. Jangan terlambat. Tetapi dengan catatan, kesehatan tetap nomor satu,” ujarnya.

Upaya penanganan pandemi seperti disiplin penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi, imbuh Presiden, harus terus dilanjutkan.

“Kemarin saya mendapatkan informasi, kita sudah menyuntikkan 171 juta dosis ke rakyat kita dan target kita nanti sampai di akhir Desember, akhir tahun, itu minimal 270 juta dosis. Jadi, masih banyak sekali dalam dua bulan lebih ini yang harus kita lakukan, utamanya berkaitan dengan vaksin,” tuturnya.

Presiden pun mengapresiasi dukungan para kepala daerah dalam menyukseskan program vaksinasi yang menargetkan sekitar 280,27 juta penduduk Indonesia ini.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Bapak, Ibu, Saudara-saudara Bupati semuanya dalam pelaksanaan vaksinasi di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden juga meminta para kepala daerah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan situasi pandemi di daerah masing-masing seiring dengan mulai dibukanya sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk salah satunya adalah pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

“Perlu saya ingatkan, karena ini sudah hampir semuanya sudah mulai dibuka, sekolah mulai pembelajaran tatap muka, kontrol lapangan harus terus dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, meskipun saat ini situasi pandemi terkendali pada level yang rendah, Presiden kembali mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan kasus Covid-19.

“Juga cek juga kesiapan obat, kesiapan rumah sakit, meskipun saya tahu BOR (bed occupancy rate)-nya sekarang sudah rendah semuanya,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Ketua Umum Apkasi.***

Dedie Rachim Dampingi Menteri Teten Lihat Potensi Tanaman Hias di Minaqu Indonesia

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mendampingi Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki ke Green House milik Minaqu Indonesia yang berlokasi di kawasan perumahan BNR, Bogor, Selasa 19 Oktober 2021.

Melihat potensi tanaman hias yang ada di Bogor, Teten melalui Kemenkop dan UKM mendukung penuh Minaqu sebagai salah satu opsi untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi sekarang ini.

Teten juga mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan Minaqu Indonesia sebagai offtaker produk tanaman hias. Dimana mereka telah menggandeng kurang lebih 1.000 petani di Jawa Barat dan telah bermitra dengan empat koperasi.

“Tanaman hias memiliki potensi besar dikembangkan di Indonesia. Pasalnya, global market value (potensi pasar) tanaman hias mencapai nilai Rp 3.000 Triliun, lebih tinggi dibandingkan kopi dan teh. Namun, Indonesia baru memenuhi ceruk pasar dunia sebesar 0,01 persen,” jelas Teten.

Sambung Teten, para petani harus dikonsolidasi. Jangan sampai, mereka hanya menggarap di lahan yang sempit. Maka lebih baik terkonsolidasi melalui koperasi.

“Kalau sudah ada koperasi, para petani dapat fokus untuk berproduksi di lahan yang juga dikonsolidasikan menjadi skala ekonomi,” kata Teten.

Menurut Teten, yang berperan menjadi offtaker pertama adalah koperasi yang berperan sebagai agregator. Dimana kemudian mereka melakukan pengolahan hasil panen, yang berhadapan dengan pembeli sehingga harga tidak dipermainkan buyer.

“Koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum juga dapat melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari akses terhadap sumber-sumber pembiayaan dan kerja sama dengan Perguruan Tinggi untuk teknologi tepat guna, sampai pada hilirisasi produk (pemasaran) baik secara offline dan online,” papar Teten.

Bagi Teten, apa yang dilakukan Minaqu telah mencerminkan terjadinya proses inclusive close loop, dimana telah tercipta sebuah ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.***

Resmi, Kim Seonho Akan Tinggalkan Program KBS “1 Night 2 Days”

0

Bogordaily.net – Aktor Kim Seonho akhirnya memutuskan untuk meninggalkan program hiburan KBS2 “1 Night and 2 Days.”

Tim produksi mengadakan pertemuan sejak pagi hari itu untuk mengkonfirmasi kepergian Kim Seonho. Kim Seonho juga dikabarkan telah menyatakan niatnya untuk keluar dari program tersebut.

Berita kepergian Kim Seonho telah diberitahukan kepada Yeon Junghoon, Moon Seyoon, DinDin, Kim Jongmin dan Ravi, yang akan tampil bersama.

Sebelumnya, para anggota beberapa kali mengatakan melalui acara tersebut, jangan melakukan kesalahan.

“Jangan membuat kecelakaan. Mari kita hadir di ‘1 Night 2 Days’ untuk waktu yang lama,” ucap Dindin member 1 Night 2 Days.

Pasalnya mengetahui skandal ini, member sedang dalam keadaan sangat kecewa karena situasi yang tiba-tiba.***

Terbentur Lahan Milik TNI, Jalan Samisade Desa Ciampea Dialihkan

Bogordaily.net – Pembangunan jalan dari dana Samisade di Desa Ciampea, Kabupaten Bogor terpaksa harus dialihkan ke lokasi lain. Hal itu disebabkan masalah izin dengan pihak kesatuan TNI. Akibatnya pembangunan jalan yang dapat menjadi akses wisata desa tertunda.

Sebelumnya, pemerintah desa setempat tengah membangun jalan di Kampung Mekarjaya menggunakan anggaran Satu Miliar Satu Desa (Samisade), program unggulan Bupati Bogor.

“Untuk tahap ke dua ini ada pengalihan, yang sebelumnya jalan di Kampung Mekarjaya, sekarang dialihkan ke Kampung Gedong di RW yang sama,” ujar Kepala Desa Ciampea, Suparman kepada wartawan, Rabu 20 Oktober 2021.

Menurutnya, pembangunan jalan itu terkendala izin dari pemilik lahan yang merupakan salah satu lembaga TNI.

Pengalihan pun dilakukan berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang dihadiri aparat polsek, koramil, aparat kecamatan dan tokoh masyarakat.

“Izin dari Kopassus dan dari Korem belum keluar, hanya izin untuk tahap pertama, daripada anggaran kita endapkan akan jadi masalah,” ungkap Suparman.

Dipilihnya jalan di Kampung Gedong pun atas kesepakatan Musdes, di mana jalan tersebut tersambung juga ke Kampung Mekarjaya. Sementara rencana peningkatan akses wisata di Kampung Mekarjaya terpaksa tertunda.

Suparman menambahkan, pihaknya akan membahas kembali rencana tersebut bersama pihak Kopassus dan Korem juga pengusaha yang menggunakan akses tersebut.

“Karena ada beberapa pengusaha juga yang komplain kalau dimulai pengecoran, mereka tidak bisa usaha,” jelasnya.

Meskipun begitu, tokoh masyarakat setempat, Nana Sukana menilai pengalihan pembangunan jalan itu merupakan pilihan yang tepat.

Apalagi Jalan di Kampung Gedong merupakan jalan alternatif yang padat mobilitas.

“Selama ini kondisi jalannya rusak, berlubang di beberapa bagian dan ini dipakai dua puluh empat jam,” tandas Nana.***

 

(Ruslan)