Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 6710

Wapres Akan Tutup PON XX Papua 2021

0

Bogordaily.net – Melanjutkan kunjungan kerjanya di Tanah Papua, Jumat 15 Oktober 2021, Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin bertolak menuju Jayapura, Papua.

Sekitar pukul 15.20 WIT, didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin beserta rombongan tiba di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, disambut oleh Gubernur Papua Lukas Enembe dan jajaran anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua.

Di provinsi ini, Wapres dijadwalkan akan menutup Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

Wapres beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin diagendakan akan berada di Jayapura selama dua hari.

Selain menutup PON XX Papua Tahun 2021, keesokan harinya Wapres dijadwalkan akan menyapa masyarakat di SD Negeri Inpres VIM 1 dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Tanah Papua Jemaat Pniel Kotaraja, Kota Jayapura.

Selain itu, Wapres juga akan memimpin Rapat Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan dan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di lima kabupaten sasaran prioritas tahun 2021.

Agenda lainnya adalah meresmikan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Kampus Papua Alom Yayasan Global Mission International Indonesia (GMII), Sentani, Kabupaten Jayapura.

Mendampingi Wapres dalam kunjungan kerja ini di antaranya yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa.***

Paripurna, Pemkot Bogor Serahkan Tiga Draft Raperda

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Syarifah Sofiah menghadiri rapat paripurna sekaligus menyerahkan tiga draft rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kamis, 14 Oktober 2021.

Ketiga pembahasan Raperda yang terbagi di tiga panitia khusus meliputi pendapat akhir terhadap Raperda PMP PT Bank Jabar Banten (BJB), penjelasan Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah dan Raperda APBD Tahun 2022, dan pendapat terhadap Raperda Bogor sebagai Kota HAM dan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

Hadir secara virtual, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, yang telah menyetujui Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Kepada PT Bank BJB menjadi Perda.

Seiring dengan perubahan ketentuan investasi pemerintah daerah pada perseroan, ditambah dengan Bank BJB yang saat ini tengah melakukan perluasan usaha agar Rasio Kecukupan Modalnya tetap terjaga.

Selain itu, kata Bima Arya, Pemkot Bogor perlu mempertahankan persentase kepemilikan saham sebesar 0,48 persen dari keseluruhan modal, dengan besaran sesuai harga saham yang berlaku yakni paling banyak sejumlah Rp 7 Miliar.

“Pemenuhan penyertaan modal tersebut dilakukan melalui mekanisme yang berlaku di Bursa Efek Indonesia berdasarkan ketersediaan pasar dan kemampuan keuangan daerah yang dianggarkan dalam APBD sesuai ketentuan perundangan,” paparnya.

Bima Arya berharap, dengan ditetapkannya Perda ini menjadi momentum percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Secara rinci Bima Arya menjelaskan, pada rapat paripurna disampaikan dua Raperda. Yakni tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan tentang APBD Kota Bogor Tahun 2022.

Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai pedoman dalam akuntabilitas keuangan Pemkot Bogor.

Sedangkan Raperda APBD Tahun 2022 mengacu kepada KUA/PPAS yang sudah ditetapkan bersama beberapa waktu yang lalu.

Dijelaskan kembali, Rencana Pendapatan Daerah sebesar Rp 2,3 Triliun yang terdiri dari Rp 1,09 Triliun bersumber dari PAD dan Rp 1,25 Triliun bersumber dari Pendapatan Transfer Pusat dan Daerah.

“Namun demikian, kita perlu koordinasikan kembali dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jabar terkait Pendapatan Transfer, mengingat Transfer dari Pemerintah Pusat akan berkurang sebesar Rp 27 Miliar dan Pendapatan Bagi Hasil Provinsi Jabar akan berkurang sebesar Rp 43 Miliar,” jelasnya.

Sedangkan, rencana Belanja Daerah sebesar Rp 2,5 Triliun, dengan prioritas di antaranya belanja sektor kesehatan sebesar Rp 433 Miliar, termasuk belanja modal, barang atau jasa dan pegawai.

Lalu belanja di bidang sektor pendidikan sebesar Rp 483 Miliar, termasuk dana BOS, Bantuan Siswa Miskin, belanja modal, barang/jasa dan pegawai.

Adapula pembiayaan rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar Rp 45 Miliar, Rekonstruksi Jalan sebesar Rp 45 Miliar, peningkatan TPA/TPS sebesar Rp 9 Miliar, dan Perlindungan Cagar Budaya sebesar Rp 5 Miliar.

Setelah mendengar aspirasi dari para fraksi, Bima Arya mengatakan, Pemkot mengapresiasi inisiatif DPRD yang telah menyampaikan Raperda Tentang Bogor Kota HAM dan Raperda Tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

“Keberhasilan kita bersama dalam penyelesaian Kasus GKI Yasmin yang merupakan bagian dari pemenuhan HAM, perlu dilengkapi dengan kehadiran Raperda Bogor Kota HAM. Namun demikian, raperda ini seharusnya fokus kepada pemenuhan 10 HAM (hak asasi manusia) yang diatur oleh ketentuan perundangan,” urainya.

Masih kata Bima Arya, Raperda ini juga agar menekankan komitmen dan peran serta dari berbagai pihak selain Pemkot Bogor, karena pada dasarnya pemenuhan Hak Asasi Manusia adalah tanggung jawab setiap insan manusia terhadap manusia lainnya.

Pemkot memandang, pesantren adalah lembaga pendidikan berbasis masyarakat yang mengajarkan ilmu pengetahuan sekaligus menanamkan nilai iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karena itu, Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren agar menekankan penyelenggaraan pesantren yang mandiri sesuai kekhasan dan karakter pesantren.

“Dimana pesantren wajib memegang nilai Islam rahmatan lil’alamin yang berlandaskan Pancasila dan NKRI. Selain itu, diperlukan pandangan dan pendapat dari para ulama, kyai dan santri dalam pembahasan raperda ini, khususnya dalam hal pembinaan, pemberdayaan, rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi pesantren,” ungkapnya.***

Duh, Masyarakat Badui Korban Kebakaran Tinggal di Tenda Pengungsian

0

Bogordaily.net – Masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang menjadi korban kebakaran kini tinggal di tenda pengungsian dengan kondisi cukup memprihatinkan.

“Kami mau tinggal di mana lagi, karena rumah kami hangus terbakar hingga rata dengan tanah,” kata seorang warga Badui, korban kebakaran di Kampung Pencak Huni Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Jumat (15 Oktober 2021)

Ia menjelaskan masyarakat korban kebakaran kini tinggal di tenda pengungsian dan belum bisa kembali ke ladang.
Kebakaran yang menimpa dirinya dan tetangga menyebabkan rumah mereka rata dengan tanah juga perabotan rumah tangga, pakaian hingga beras tidak bisa diselamatkan.
Peristiwa kebakaran pada Rabu (13 Oktober 2021) terjadi saat semua warga berada di ladang.
“Kami berharap pemerintah bisa membantu kembali untuk pembangunan rumah,” katanya.
Begitu juga korban kebakaran lainya, mengaku dirinya bersama isteri dan anaknya yang masih balita kini tinggal di tenda pengungsian.
Saat ini, anak balitanya terus menangis karena kondisi tenda panas, jika siang dan jika malam hari kedinginan.
Mereka warga korban kebakaran tentu jika berlangsung lama tinggal di tenda pengungsian kemungkinan tidak akan merasa nyaman.
“Kami berharap rumah yang terbakar itu bisa kembali dibangun,sehingga keluarga tinggal nyaman dan aman,” katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan saat ini warga Badui korban kebakaran di Kampung Pencak Huni tercatat 16 rumah dan satu leuit atau rumah lumbung hangus terbakar.
Diperkirakan dari kejadian tersebut, kerugian material akibat kebakaran itu sekitar Rp 820 juta.
Mereka warga korban kebakaran sebanyak 24 kepala keluarga (KK) dengan 83 jiwa tinggal di tenda pengungsian.
BPBD Lebak, instansi lain juga perusahaan swasta menyalurkan bantuan bahan pokok dan keperluan lainnya.
“Semua warga korban kebakaran terpenuhi untuk kebutuhan hidup di tenda pengungsian, ” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Eka Dharmana Putra mengatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan pada Kementerian Sosial.
Agar warga korban kebakaran tersebut mendapatkan bantuan pembangunan rumah.
“Kami berharap dalam waktu dekat ini bisa kembali dibangun rumah warga korban kebakaran,” katanya.***

Crane Roboh Timpa Rumah Warga, Seorang Boceh Terjepit

0

Bogordaily.net – Sebuah crane roboh lalu menimpa dua rumah di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Tiga orang jadi korban, salah satunya adalah anak SMP yang tengah sekolah online.

Saksi mata bernama Ita mengungkapkan, saat kejadian korban sedang zoom sekolah online di kamarnya.

“Itu anaknya lagi zoom di kamar, jam 9,” ungkapnya di lokasi, Jumat 15 Oktober 2021.

Ia mengatakan kalau dirinya menyaksikan betul peristiwa jatuhnya crane. Sebab, dia bersama anaknya sedang berada di depan rumah.

“Saya lihat, karena anak saya lagi di depan rumah, jadi lihat persis itu,” tuturnya.

Dia menyebutkan saat itu beton tower air PDAM yang berada di samping rumah korban jatuh. Tidak lama kemudian, crane pun ikut jatuh hingga menimpa rumah korban.

https://www.youtube.com/watch?v=Vu34qSiH2pE

Ita menyampaikan saat peristiwa terjadi dia berteriak. Tak lama dia melihat tetangganya yang merupakan ayah korban, sudah berdarah di bagian kepala.

“Waktu itu jatuh, kita teriak karena bapaknya sudah berdarah, darah kepalanya bocor,” ucap Ita.

Seperti diketahui, peristiwa crane roboh menimpa dua rumah warga terjadi di Perumnas Depok Jaya Jalan Mawar RT 07 RW 04, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pukul 09.00 WIB. Crane itu menimpa atap rumah warga hingga menyebabkan 3 orang menjadi korban.

“Menyebabkan bagian atap rumah warga hancur dan menyebabkan 3 orang mengalami luka-luka,” ucap Kabid Damkar Kota Depok Denny Romulo, Jumat 15 Oktober 2021.

Denny membeberkan detik-detik crane ini roboh menimpa dua rumah. Menurutnya, saat itu operator crane bernama Heri Mulyanto tengah melakukan penurunan tiang beton PDAM.

“Tiba-tiba posisi crane miring ke sebelah kanan disebabkan jack (penahan crane) amblas dan langsung roboh terguling dan menimpa 2 rumah warga,” kata Denny.

Adapun dua korban bernama Jaidar dan Asnel Taher telah mendapatkan perawatan medis dan dibawa ke RS Mitra Keluarga Depok. Sementara satu korban bernama Jasmin Putri Fadilah (14) masih dalam proses evakuasi petugas di lapangan.

“Sampai saat ini masih dalam proses evakuasi korban yang terimpit tiang beton,” imbuhnya.(dtk/sh)

Setelah 5 Tahun, Anak Hilang Ini Ditemukan Berkat Twitter

0

Bogordaily.net – Netizen dibuat merinding dengan kisah seorang anak hilang yang akhirnya bisa bertemu keluarganya kembali berkat Twitter.

Anak laki-laki tersebut diketahui sudah menghilang sejak lima tahun yang lalu atau tahun 2016.

Kakak dari bocah hilang tersebut awalnya mencoba melakukan pencarian lewat akun Twitter miliknya @arllnath.

Lewat cuitannya, mereka sudah bertahun-tahun melakukan pencarian dan sudah membuat laporan ke polisi, namun tak kunjung membuahkan hasil.

“TWITTER PLEASE DO YOUR MAGIC!!! Disini gua mau coba cari adik gua yang udah hilang beberapa tahun. terakhir ada dirumah itu sekitar tahun 2015/2016. kita udah coba cari kemana2, bahkan udah lapor polisi juga, tapi tetep g ada hasil nya. sebenarnya juga kita udah nyerah,” cuit sang kakak pada Selasa, 12 Oktober lalu.

Tak lupa pula ia memberitahukan domisilinya yaitu di Jakarta Selatan.

Anak laki-laki yang diektahui bernama Yehezkiel itu sulit ditemukan karena merupakan tunawicara. Keluarga bocah tersebut sempat pasrah karena sama sekali tidak ada petunjuk.

“Karena g ada petunjuk sama sekali. dia tunawicara. nama nya Yehezkiel, biasa di panggil Eskil. tolong siapapun yang pernah liat dia atau tau keberadaan nya bisa dm gua 🙂 sebelom nya makasih banyak,” lanjutnya.

Tak sampai dua hari, ia sudah menemukan adiknya berkat bantuan netizen. Ternyata selama ini sang adik berada di Panti Asuhan Bina Grahita, Jakarta.

Setelah cuitannya viral dan diramaikan netizen, pihak yayasan pun langsung merespon dengan menyertakan foto Yehezkiel. Pihak yayasan juga langsung meminta kontak keluarga.

Sang kakak kemudian mengungkapkan bahwa orang yang ada di dalam foto tersebut memang benar merupakan adiknya.

Kini Yehezkiel akan segera berkumpul kembali dengan keluarganya setelah 5 tahun berpisah.

Netizen yang sempat memviralkan cuitan itu pun ikut senang dan terharu karen berkat Twitter, ia akhirnya bertemu dengan adiknya.***

Dari Bangka Belitung, RSUD Kota Bogor Tangani Pengobatan Safira

0

Bogordaily.net – Telah didiagnosa mengalami infeksi pada saat di dalam perut sang ibu karena kurangnya pengecekan dan USG, bayi bernama Safira Nur Asyifa harus menjalani pengobatan.

Datang dari Bangka Belitung, tidak menyurutkan semangat sang ibunda Sela Natasha (21) untuk membawa sang buah hati ke Rumah Sakit yang memadai.

Demi kebaikannya, Safira harus dirujuk dari RSUS Bangka Belitung ke RSUD Kota Bogor.

“Perjalanan dari Bangka Belitung sekitar kurang lebih selama 1 jam,” ucap Sela.

Sampai di Kota Bogor, Safira dirawat inap yang ditangani langsung oleh dr Arnanda Noor, Sp BS, dan harus menjalani operasi.

“Hari ini Safira akan menjalankan operasi. Semuanya dipermudah. Pelayananan di RSUD Kota Bogor juga bagus, ramah, dan cepat,” ujarnya.

Hari ini pada 15 Oktober 2015, bayi yang terlahir secara cesar ini sedang menjalankan operasi.

“Semoga operasinya lancar, cepat pulih, dan bisa sehat lagi,” harap sang ibunda.***

KemenKopUKM dan Komisi VI DPR RI Sinergi Gelar Temu Bisnis Pedagang Pasar Kabupaten Sukoharjo

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM dengan Komisi VI DPR RI terus membangun sinergitas. Sinergi kali ini berupa kegiatan temu bisnis usaha mikro, dalam rangka pemberdayaan usaha mikro pedagang pasar di Kabupaten Sukoharjo.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, yang dalam hal ini di wakili oleh Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok, Sutarmo, mengapresiasi Komisi VI DPR RI dalam membantu mensukseskan berbagai program dan kegiatan KemenKopUKM.

Sutarmo menjelaskan, aktivitas dan kolaborasi berbagai pihak mutlak dilakukan. UMKM memegang peran penting dalam memulihkan ekonomi nasional, khususnya di era digital.

“Pengembangan pelaku usaha mikro melalui digitalisasi usaha, dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan penjualan produk ditengah pandemi Covid-19, seperti sekarang ini,” kata Sutarmo dalam acara Temu Bisnis Usaha Mikro Pedagang Pasar. Sukoharjo, Jumat, 15 Oktober 2021.

Sutarmo menuturkan, pihaknya terus mendorong UMKM agar dapat naik kelas. Yaitu dengan cara, pemberian literasi digital; mendorong dan membantu solusi untuk menyiapkan kapasitas produksi; mendorong peningkatan mutu dan kualitas produk; dan membuka akses pasar bagi para pelaku UMKM.

lebih jauh, Sutarmo menjelaskan, Kementerian Koperasi dan UKM telah bekerjasama dengan berbagai marketplace salah satunya Tokopedia, hal ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan bahkan mengembangkan usaha.

“Melalui MoU yang sudah dilaksanakan dengan Tokopedia, pelaku usaha mikro khusunya pedagang pasar di Sukoharjo, diharapkan dapat di berikan pendampingan untuk terhubung kedalam ekosistem digital,” ungkap Sutarmo.

Sutarmo berharap, melalui agenda Temu Bisnis Pedagang Pasar Kabupaten Sukoharjo, dapat meningkatkan kapasitas dan juga penjualan baik secara online maupun offline sehingga usaha mikro dapat masuk dalam rantai pasok.

Diwaktu yang sama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menambahkan, disrupsi yang dihadirkan pandemi merubah cara pandang perilaku masyarakat, khususnya para pedagang tradisional dan juga pembeli.

“Cara pandang dari pedagang harus dirubah, di era new normal dengan pola hidup yang lebih sehat. Ada perubahan perilaku konsumen yang menginginkan barang yang murah dan sehat, dengan tempat yang bersih. Oleh karenanya, para pedagang harus mengubah pola pikir agar menjaga kebersihan pasar dan menjaga barang jualan untuk tetap higienis,” ungkap Aria Bima.

Aria menambahkan, di era digitalisasi konsumen lebih nyaman dalam berbelanja melalui platfrom digital.

Menurutnya, walaupun di pasar tradisional, literasi digital para pedagang harus ditingkatkan. Ini menjadi penting, dikarenakan perubahan perilaku konsumen, saat ini merasa lebih nyaman untuk berbelanja secara digital dalam mengakses barang yang ingin dimiliki.

“Kementerian Koperasi dan UKM tepat mengadakan sosialisasi kegiatan seperti ini, dengan menggandeng e-commerce dan stakeholder lainnya, untuk merubah pola pikir masyarakat khususnya para pedagang tradisional,” pungkas Aria Bima.

Pada kesempatan yang sama juga dihadirkan narasumber dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo, Perum Bulog Cabang Surakarta, dan Tokopedia.

Pedagang Ikan Hias di Bogor Aquatic Center, Andalkan Medsos untuk Promosi

0

Bogordaily.net – Salah satu penjual ikan hias di Bogor Aquatic Center lantai 3 Blok F Pasar Kebon Kembang. Romy warga Ciapus, Kabupaten Bogor memberikan komentar soal cara pemasaran yang dilakukan kepada konsumen.

Menurut Romy, dirinya mulai berjualan sekitar satu minggu. Kondisinya belum terlalu banyak pengunjung yang datang ke tokonya.

Karena itu, ia terus gencar memanfaatkan sosial media seperti Facebook sebagai tempat pemasaran untuk menjual ikan hiasnya. Beragam jenis ikan hias yang ia jual antara lain, ikan Lohan, Arwana, dan lain-lain.

“Kita masih mengandalkan pemasarannya melalui media sosial Facebook” Kata Romy salah satu pedagang ikan hias di Bogor Aquatic Center kepada Bogordaily.net, Jumat 15 Oktober 2021.

Menurut Romy, masyarakat di Kota Bogor merasa senang dengan adanya sentra ikan hias. Karena sebelumnya, para pencari ikan hias di Kota Bogor jika mencari penjual lumayan susah. Keberadaan penjual ikan hias berada di wilayah Kabupaten Bogor.

“Cukup baik respon masyarakat ya, karena kita tahu sebelum ada di blok F ini kebanyakan sentra ikan ada di wilayah Kabupaten,” ujarnya.

Kedepannya Romy berharap dengan adanya tempat atau wadah sentra ikan hias di Kota Bogor memudahkan konsumen khususnya para pecinta ikan hias mencari jenis ikan yang mereka sukai.

“Ya untuk masyarakat yang mau membeli ikan hias langsung aja datang ke lantai 3 Blok F Pasar Kebon Kembang,” pungkasnya***

Sambut Maulid Nabi dan Hari Santri, Dandim 0606 Kota Bogor Lakukan Vaksinasi Santri serta Jamaah Pengajian

0

Bogordaily.net – Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, melakukan silaturahmi ke Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor, RT06/RW08, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, yang berbatasan dengan Desa Pasir Jambu, Kabupaten Bogor, Jumat 15 Oktober 2021

Pada pelaksanaan vaksinasi jamaah dan santri Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, juga menyerahkan bantuan sosial beras yang bersumber dari Setpres RI.

Pada kesempatan itu, Kolonel Inf Roby Bulan, melontarkan tantangan kepada para santri di Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor, supaya membacakan do’a atau hadist nabi. Bagi para santri yang bisa melakukannya,  mendapat hadiah berupa uang jajan.

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, memantau pelaksanaan vaksinasi kepada santri dan jamaah di lingkungan Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor, RT06/RW08, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat 15 Oktober 2021. (Foto: Acun Nasrulloh)

Usai memberikan tantangan berhadiah, Dandim 0606 Kota Bogor secara simbolis menyerahkan bantuan beras kepada santri dan jamaah disertai bantuan uang tunai kepada santri-santri cilik.

Pada kesempatan itu Dandim 0606 Kota Bogor didampingi Pasiter Kodim Mayor Inf Jasmungin, Danramil Bogor Utara, Kapolsek Bogor Utara, Lurah serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedunghalang.

Selain fokus kepada para santri dan jamaah, vaksinasi juga menyasar warga di perbatasan kota yang berada di wilayah lingkungan Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor.

Selanjutnya Dandim 0606 Kota Bogor menyampaikan rasa terimakasih kepada Bumame Farmasi, yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi jajaran Kodim 0606 Kota Bogor.

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, bersilaturahmi dengan pimpinan Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor, RT06/RW08, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat 15 Oktober 2021. (Foto: Acun Nasrulloh)

“Diharapkan dalam waktu cepat, melalui pelaksanaan vaksinasi di perbatasan Kota Bogor, persentase vaksinasi bisa mencapai angka di atas 90 persen. Sehingga herd immunity dapat cepat terwujud,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Pimpinan Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor, H. Ahmad Baihaqi, LC., beserta istri Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah S.Pd., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan yang sudah memberikan perhatian kepada jamaah dan santrinya.

“Ini merupakan gebrakan yang sangat menarik, dimana vaksinasi harus mencapai target paling tidak 90 persen untuk Kota Bogor. Ini langkah yang kongkrit yang dilakukan oleh Dandim untuk membuktikan kepada kita bahwa Dandim dan jajaran Kodim 0606 Kota Bogor dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Dari Kiri ke Kanan Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah S.Pd., Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, dan Pimpinan Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor, H. Ahmad Baihaqi, LC,. (Foto: Istimewa)

Dari pantaun tampak masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi disalah satu ruangan yang ada di lingkungan Yayasan Cleopatra Cendikia Karya Bogor. Kegiatan vaksinasi  melibatkan belasan tenaga medis dengan target mencapai 150 orang.

“Ini merupakan silaturahmi yang pertama kalinya ke yayasan kami. Kami berharap silaturahmi ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ucap H. Ahmad Baihaqi.***

Keren! Deddy Corbuzier Ditunjuk Prabowo Jadi Duta Komcad

0

Bogordaily.net – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menjadikan Youtuber Deddy Corbuzier sebagai Duta Komponen Cadangan (Komcad).

Hal ini diumumkan langsung oleh Deddy lewat unggahan foto di akun Instagramnya @mastercorbuzier.

Foto yang diunggah Deddy, dikutip dari republika, menunjukkan Deddy dan Prabowo berhadapan saling hormat, Jumat (15 Oktober 2021)

Prabowo memakai baju berwarna cokelat sedangkan Deddy mengenakan pakaian berwarna hijau bermotif loreng.

Lalu, Deddy menuliskan penjelasan di fotonya dengan simbol love dan bendera Indonesia.

Unggahan Deddy mendapatkan banyak komentar dari netizen dan publik figur lainnya.

Salah satu yang berkomentar adalah ajudan Prabowo Subianto yaitu Rizky Irmansyah.

Ia berkata “Keren om! Duta Komcad, Merdeka!”.

Deddy pun membalasanya dengan ucapan terima kasih. “Thank u sir“.

Begitupun sahabatnya Ivan Gunawan mengucapkan selamat kepada Deddy. “Loe keren master,” katanya.***