Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6837

MenKopUKM Dorong KSP Menjadi Konsolidator dan Agregator Bagi Usaha Kecil

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap Koperasi Simpan Pinjam (KSP) tidak hanya memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi para anggotanya.

“Lebih dari itu, koperasi harus mampu menjadi konsolidator dan agregator bagi pelaku usaha mikro dan kecil agar usahanya bisa masuk skala ekonomi,” tandas Teten, saat berdialog dengan pengelola dan anggota Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Abdi Kerta Raharja, di Tiga Raksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu 15 September 2021.

Di acara yang juga dihadiri Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Dirut LPDB-KUMKM Supomo, MenKopUKM menambahkan, bahwa anggota koperasi yang memiliki usaha kelontong, pedagang keliling, dan sebagainya tidak akan mampu bersaing dengan jaringan ritel modern jika berjalan sendiri-sendiri.

“Koperasi bisa bangun semacam distribution center yang bisa memasok segala barang yang dijual di warung kelontong para anggota. Bila dibiarkan sendiri-sendiri, akan sulit bersaing,” jelas Teten.

Oleh karena itu, Teten menyorot pentingnya koperasi mengembangkan bisnis model yang mampu menghubungkan ke pasar dan lembaga pembiayaan.

“Koperasi juga bisa mengkonsolidasi anggotanya membuat Factory Sharing,” imbuh Teten.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Dengan membangun Rumah Produksi Bersama dengan teknologi lebih modern, lanjut Teten, kualitas produk menjadi lebih terjaga, termasuk faktor higienitasnya. MenKopUKM mencontohkan Rumah Produksi Bersama yang sudah berjalan di Sumatera Barat dalam memproduksi rendang.

“Produksi bersama rendang di sana bisa kita tiru di daerah lain,” ucap MenKopUKM.

Dalam kesempatan itu pula, Teten meminta para kepala daerah untuk membesarkan koperasi yang bagus dan sehat saja.

“Jumlah koperasi tidak perlu banyak, tapi berkualitas meski jumlahnya sedikit,” kata Teten.

Sementara itu, Ketua Kopsyah Abdi Kerta Raharja Hj. E. Farida menjelaskan, bahwa koperasi yang dipimpinnya dulunya merupakan lembaga keuangan mikro (LKM) yang berubah menjadi badan hukum koperasi.

“12 tahun lalu kami memutuskan mendirikan koperasi di tengah terpuruknya nama koperasi akibat krisis kepercayaan. Alhamdulillah, kami mampu mengembalikan kembali citra jati diri koperasi, khususnya di wilayah Banten,” ungkap Farida.

Farida menyebutkan, Kopsyah Abdi Kerta Raharja melayani peminjam yang sebagian besarnya adalah perempuan yang mengutamakan cara pendanaan gotong royong atau lebih dikenal dengan sebutan Grameen Group Lending.

Saat ini, Kopsyah Abdi Kerta Raharja memiliki anggota sebanyak 45 ribu orang dan 221 karyawan dengan aset mencapai Rp117 miliar. Selain sebagai Pilot Project penyalur kredit UMi, koperasi ini memiliki modal sendiri sebesar Rp35 miliar dan total penyaluran kredit Rp172 miliar.

Farida mengakui, pandemi Covid-19 mengajarkan koperasinya untuk lebih mandiri dan kuat. Di awal-awal pandemi, kas tabungan koperasi deras keluar sebesar Rp26 miliar. Sementara tingkat pengembalian dari anggota hanya sebesar Rp23 miliar saja.

Namun, lanjut Farida, saat ini ekonomi dan bisnis para anggota mulai bergerak kembali.

“Kami butuh perkuatan permodalan dari LPDB-KUMKM. Alhamdulillah, kami mendapat kepercayaan dana bergulir sebesar Rp10 miliar,” pungkas Farida.

Rumah Duka Pilot Rimbun Air H. Mirza, Mulai Didatangi Kerabat

0

Bogordaily.net – Suasana haru menyelimuti rumah duka Pilot Rimbun Air H. Mirza di Komplek AURI Blok C, RT02/RW08, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, mulaididatangi kerabat keluarga.

Diketahui pesawat jenis cargo Rimbun Air seri 300 PK yang dibawa oleh Pilot bernama H. Mirza hilang kontak di kawasan Sugapa, pada pukul 07.22 Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) pesawat sudah memancarkan sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT).

Saat sambangi ke rumah duka, pihak keluarga belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam suasana duka.

Sementara itu menuru, Wahyu, ketua RT02 dimana H. Mirza tinggal, menuturkan bahwa H. Mirza, memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap masyarakat di wilayah RT 02.

“Beliau sering membantu warga sekitar, bagi-bagi sembako ke masyarakat yang kurang mampu, ke para janda-janda” kata RT02, Wahyu kepada Bogordaily.net, Rabu 15 September 2021.

Wahyu juga menceritakan bahwa dirinya sudah melihat berita mengenai pesawat Rimbun Air yang hilang kontak disalah satu TV Nasional, namun ia tidak mengetahui bahwa pilot pesawat tersebut merupakan warganya.

“Saya gatau kalau ternyata pilot pesawat itu pak Mirza, warga saya, tadi juga ada warga yang melapor ke saya, bahwa pilot pesawat yang hilang kontak adalah Pak Mirza, setelah mengetahui keberannya dari warga sekitar yang melapor, saya merasa berduka yang mendalam,” paparnya

Wahyu juga mengatakan, terakhir bertemu dengan pilot pesawat Rimbun Air H. Mirza pada sebulan yang lalu, pada saat kelompok hajat di wilayah RT02.

“Terakhir ketemu sebulan yang lalu, itupun saat saya meminta uang hajatan, jadi di wilayah kami itu kalau ada yang hajatan di kelompokin bapak-bapaknya namanya sepatan yang kondangan jadi satu amplop, ya saat meminta uang itu terakhir saya ketemu beliau,” pungkasnya.*

Naas! Barcelona Luluh Lantak Dihantam Bayarn Munich 0-3 di Kandang Sendiri

0

Bogordaily.net – Di hadapan Bayern Munich, Barcelona luluh lantak di kandang sendiri. Olok-olok pun datang menerjang.

Dalam partai matchday pertama Liga Champions, Rabu 15 September 2021 dini hari WIB, Barcelona tampil menjamu Bayern Munich. Reputasi kedua klub menjadikan ini duel antara dua klub raksasa. Sebuah big match.

Di atas lapangan, pertandingan justru berjalan berat sebelah. Bayern menang telak 3-0 setelah melepaskan 17 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat ke bidang sasaran. Barca sang tuan rumah tak punya shot on target dari lima tembakan.

Jika menilik hasil dari Liga Champions musim lalu, Barcelona kini sudah tanpa kemenangan di empat laga beruntun (0-3 vs Juventus, 1-4 vs PSG, 1-1 vs PSG, dan 0-3 vs Bayern).

Dari empat laga tersebut, tiga di antaranya juga terjadi di kandang Barca sendiri. Cuma hasil seri 1-1 lawan PSG yang terjadi di laga tandang. Dengan kata lain, Blaugrana sudah menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions.

“Untuk kali pertama dalam sejarah ajang kompetisi kontinental, Barca merangkai tiga kekalahan secara berturut-turut di kandang mereka sendiri,” demikian Diario AS dalam sebuah artikelnya.

Rentetan buruk di kandang sendiri itu bahkan membuat Barcelona ke cibir media Spanyol lain, Marca. “Barcelona yang ini adalah sebuah tim kecil di Liga Champions,” sebut media yang dianggap punya asosiasi kuat dengan Real Madrid itu.

“Untuk meringkas, lawan tim-tim seperti Bayern Munich, Chelsea, atau Paris Saint-Germain yang datang bertamu, Blaugrana akan bermain seperti halnya Elche, Getafe, atau Alaves,” lanjut Marca, mengkritik permainan Memphis Depay cs saat menjamu Bayern dalam kekalahan tiga gol tanpa balas dini hari tadi.

Ledekan kian pedas jika mengintip lini masa. Netizen habis mengolok-olok Barcelona-nya Ronald Koeman yang dianggap sudah sedemikian terpuruk, bahkan sampai disamakan dengan Arsenal yang saat ini juga sedang terpuruk di Liga Inggris.

“Sang raksasa sudah terperosok sedemikian dalam,” cuit seorang netizen.

“Barcelona kini berada di levelnya Arsenal. Sedih sekali melihatnya,” kata akun yang lain.

“Barcelona jadi Arsenal-nya LaLiga. Yang membedakan cuma tidak banyak tim lain yang berkualitas seperti halnya di Premier League,” timpal sebuah akun.(dtk)

Gebrakan! Bupati Bogor Ade Yasin Luncurkan TIGER CEPOL

0

Bogordaily.net – Kembali Bupati Bogor, Ade Yasin melakukan gebrakan, kali ini dalam rangka meningkatkan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini meluncurkan Tim Gerak Cepat Satuan Polisi Pamong Praja (TIGER CEPOL) Kabupaten Bogor, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa 14 September 21.

Dalam kegiatan tersebut Bupati sekaligus memimpin apel siaga Satpol PP Kabupaten Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, TIGER CEPOL diharapkan mampu menjawab tantangan besar Satpol PP di masa depan, untuk menjadi institusi yang inovatif, bergerak lebih cepat dan lebih profesional dalam mengayomi dan menjaga ketertiban umum di masyarakat.

“TIGER CEPOL merupakan salah satu wujud budaya kerja gerak cepat (Gercep) sebagaimana tercantum dalam road map reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2019-2024,” tandas Ade Yasin.

Ade menambahkan, TIGER CEPOL dibentuk untuk lebih cepat merespon apa yang dilaporkan oleh masyarakat. Dengan mengendarai motor, kejadian-kejadian yang ada di tengah masyarakat bisa cepat direspon dan diselesaikan agar Kabupaten Bogor tetap tertib dan kondusif.

Selanjutnya pada apel siaga Satpol PP, Bupati Ade Yasin mengungkapkan, Satpol PP adalah garda terdepan perangkat daerah di Kabupaten Bogor. Satpol PP punya kewajiban untuk menjaga wilayah Kabupaten Bogor.

“Tapi saya ingatkan, Satpol PP yang garang, galak, itu sudah tidak zamannya. Saat ini dibutuhkan Satpol PP yang lebih humanis, yang ramah dan baik kepada masyarakat, tetapi tetap tegas menegakan aturan,” ungkap Ade Yasin.

Ade menuturkan, terima kasih kepada Satpol PP atas dedikasinya menegakan aturan terkait pandemi Covid-19. Satpol PP adalah orang-orang terpilih untuk menegakkan Perda di Kabupaten Bogor. Sebagai penegak Perda dan penegak Peraturan Kepala Daerah, Satpol PP dituntut untuk senantiasa menjadi aparat yang responsif, berwibawa, dan humanis.

“Di masa pandemi ini, Satpol PP bersama TNI dan Polri diharapkan dapat menjaga ketertiban masyarakat, serta menjadi pengawal kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” kata Ade Yasin.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor M. Romli, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor, unsur Forkopimda, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.(BUC)

13 Gorila di Kebun Binatang Atlantis Positif Corona

0

Bogordaily.net – Ternyata Corona tak hanya menyerang manusiaa, di Kebun Binatang Atlantis, AS sebanyak 13 gorila belakangan diketahui positif Corona. Diduga mereka tertular dari staf kebun binatang.

Dikutip dari Guardian, Rabu 15 September 2021, beberapa gorila di Kebun Binatang Atlanta pada awalnya menunjukkan gejala COVID-19 seperti di antaranya pilek, batuk ringan dan kehilangan nafsu makan.

Untuk memastikan kesehatan mereka, sampel tinja dan swab dari total 20 gorila yang ada di kebun binatang dikirim ke laboratorium diagnostik veteriner Universitas Georgia. Hasil tes menunjukkan bahwa 13 gorila positif terinfeksi virus Corona.

Menurut pernyataan dalam situs web kebun binatang, belum diketahui dengan pasti bagaimana gorila-gorila tersebut terinfeksi virus, namun Tim Perawatan dan dokter hewan percaya bahwa mereka tertular staf kebun binatang yang terinfeksi virus Corona. Meski begitu, anggota tim sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, mengenakan APD dan tak menunjukkan gejala saat bekerja.

“Tim sedang memantau gorila yang terkena dampak (virus Corona) dengan sangat cermat dan berharap mereka akan pulih sepenuhnya. Mereka menerima perawatan terbaik dan kami siap memberikan perawatan suportif tambahan jika dibutuhkan,” kata Direktur Kesehatan Hewan di Kebun Binatang Atlanta.

Tes lebih lanjut juga dilakukan kebun binatang. Mereka mengirim sampel ke laboratorium layanan veteriner nasional di Ames Lowa dan hingga kini masih menunggu konfirmasi. Beberapa gorila sudah mendapat antibodi monoklonal. Staf juga memperhatikan gorila jantan yang sudah berusia 60 tahun, Ozzie. Dia dianggap paling berisiko terkena komplikasi COVID-19.

Gorila-gorila yang hidup di Kebun Binatang Atlanta hidup berdekatan satu sama lain sehingga sulit untuk mengisolasi mereka satu per satu. Saat pulih, mereka akan menerima vaksin virus Corona Zoetis yang memang khusus diberikan untuk hewan.

Sementara itu, hewan-hewan lain di kebun binatang Atlanta yang akan menerima vaksin dalam beberapa hari ke depan yaitu orangutan Kalimantan dan Sumatra, Harimau Sumatra, singa Afrika dan macan dahan.

Kejadian semacam ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, pada bulan Februari, Kebun Binatang San Diego AS mengumumkan kedelapan gorilanya terinfeksi virus Corona. Sedangkan Kebun binatang California pada bulan Juli juga mengatakan dua macan tutul salju yang terancam punah mengidap virus Corona.(dtk)

Aice Group Kembali Salurkan Jutaan Es Krim dan Masker untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – Produsen es krim nasional Aice Group bersama ratusan distributornya telah menyalurkan puluhan ribu produk khusus COVID19 Es Krim Susu Telur dan masker medis 3 ply “SHIELD” ke lebih dari 100 kota di Indonesia.

Kegiatan yang dilakukan rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-76 ini telah dilaksanakan sejak bulan Juli 2021.

Pendistribusian produk dilakukan secara gotong royong dengan menggandeng lebih dari 100 distributor Aice Group yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Secara bersamaan, produk kemudian dibagikan kepada seluruh kalangan, mulai dari masyarakat maupun organisasi, instansi atau lembaga yang membutuhkan yang tersebar di Indonesia.

Penyaluran donasi ini meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua dengan kota-kota diantaranya meliputi Bekasi, Bogor, Depok, Rangkasbitung, Jakarta dan masih banyak lagi.

Salah satunya wilayah Bekasi telah menerima ratusan produk Es Krim Susu Telur dan masker medis 3 ply “SHIELD” pada Agustus 2021.

Damien Kok dari PT Artha Utama Gemilang Foodindo selaku distributor Aice area Bekasi, Jawa Barat mengungkapkan, “Ratusan Es Krim Susu Telur dan masker medis 3 ply “SHIELD” sudah kami bagikan kembali kepada masyarakat bawah di sejumlah titik di wilayah sekitar kami seperti RS Cibitung Medika 2, Pondok Pesantren Putri Azzhahiriyah, RSUD Kota Bekasi, dan kegiatan ini sangat membantu bagi masyarakat kami yang masih harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah.”

Sylvana, Juru bicara sekaligus Brand Manager Aice Group, menyampaikan bahwa Gerakan pendistribusian Es Krim Susu Telur dan masker medis 3 ply “SHIELD” yang telah dijalankan sejak tahun lalu, merupakan salah satu agenda penting Aice Group untuk mengupayakan kesehatan masyarakat Indonesia tetap terjaga di tengah pandemi COVID19 seperti sekarang ini.

“Program “Berbagi Semangat Sehat, Indonesia Tangguh & Indonesia Tumbuh” merupakan komitmen keberlanjutan kami dalam mendukung upaya pemerintah dalam upaya pencegahan COVID19. Ini merupakan wujud nyata kami dalam mendukung protokol kesehatan yang diusung oleh pemerintah terkait dengan penggunaan masker, sekaligus salah satu upaya dalam memperkuat imun lewat kebahagiaan kepada masyarakat Indonesia dengan mengkonsumsi Es Krim Susu Telur yang berkandungan baik bagi tubuh.”

Kombinasi dari edukasi dan berbagi produk berkandungan baik serta masker medis jadi kunci keberhasilan gerakan ini.

Dengan adanya perpaduan tersebut, maka Aice Group dengan kekuatan distribusinya di seluruh Nusantara, dapat mendistribusikan puluhan ribu masker medis Aice-SHIELD ke titik penerima langsung sejak tahun lalu.

“Kami berterima kasih ke banyak distributor yang ikut mendukung gerakan sosial ini. Kita akan terus bekerja sama membagikan jutaan masker berkualitas dan mengajak warga dimanapun untuk disiplin memakainya.

Gerakan yang didukung banyak pihak ini mudah-mudahan akan mempercepat pandemi lenyap dari bumi Indonesia,” tambah Sylvana.

Kegiatan berbagi masker dan es krim ini merupakan salah satu dari banyaknya kegiatan yang dilakukan Aice Group untuk berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dalam upaya menghentikan rantai penularan Covid-19 yang sedang merebak dan mengganas di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Saat ini, Aice menggandeng seluruh komponen, termasuk para distributor Aice, untuk menjadi agen yang dapat membawa perubahan bagi Indonesia. Ini merupakan langkah yang tepat untuk membantu masyarakat terhindar dari penyebaran virus dan juga menjaga imunitas tubuh yang kuat.

Lebih lanjut, Yusuf dari PT Mega Boga Sagara selaku distributor Aice di wilayah Bogor, Jawa Barat mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari Aice dan dapat terus mendukung upaya pemerintah di masa pandemi.

“Kami selalu sigap dalam mendistribusikan produk berkandungan baik seperti Es Krim Susu Telur serta masker medis Aice-SHIELD kepada masyarakat yang membutuhkan, karena kami sadar peran kami ini sangat penting selain memberikan edukasi namun juga berbagi kepada sesama. Selama pandemi, kami telah menyalurkan ratusan Es Krim Susu Telur dan masker SHIELD kepada masyarakat di sekitar kami beroperasi seperti Tim Protokol Kesehatan Resimen I Pasukan Pelopor, Kantor Desa Cikeas Udik, Kantor Kecamatan Gunung Putri.”

Selain itu, rasa senang berbagi pun diungkapkan oleh Julius Lesmantoro dari PT Tri Unggul Bogaindo selaku distributor Aice area Depok, Jawa Barat.

“Kami tidak bisa hanya tinggal diam dalam situasi pandemi seperti ini, dimana banyak masyarakat di sekitar kami yang terkena dampaknya. Maka, kami sangat senang sekali dapat terlibat aktif dalam mendistribusikan produk berkandungan baik ini dan masker medis kepada mereka yakni kepada RS Harapan Depok, Satgas Covid Depok, Pondok Pesantren Darussalam.”

Melalui kegiatan ini, tentunya Aice mengharapkan agar keadaan kesehatan di indonesia semakin membaik dan dapat membuat Indonesia bangkit dari keterpurukan.

“Kami harap melalui program ini, kami secara bersama-sama bisa menciptakan Indonesia yang semakin tangguh dan tumbuh ke arah yang baik. Dengan mengusung semangat kemerdekaan, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memiliki semangat untuk “sehat”, terutama dalam keadaan ketidakpastian seperti saat ini,” ungkap Heri dari PT Multirasa Jaya Bersama selaku distributor Aice area Rangkasbitung, Banten.

 

Senada dengan harapan ini, Martin Zhu dari PT Good and Nice selaku Perusahaan yang mendistribusikan Aice area Jakarta mengungkapkan kepatuhan protokol kesehatan harus menjadi prioritas agar kesehatan Indonesia semakin membaik.

“Saat ini, kesehatan merupakan hal yang utama. Menjaga kondisi tubuh dengan asupan berkandungan baik serta patuh protokol kesehatan dengan memakai masker harus menjadi prioritas kita bersama.”

Masker “SHIELD” sendiri merupakan masker medis berkualitas yang diproduksi langsung di pabrik milik Aice Group yang berlokasi di Mojokerto, Jawa Timur. Masker ini diperuntukan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan tidak diperjualbelikan. Sedangkan Es Krim Susu Telur dibuat dari perpaduan antara susu, telur, madu dan kandungan yang baik.

Tercatat, hingga saat ini, Aice Group telah menyalurkan lebih dari 50 juta masker medis dan 20 juta es krim selama pandemi berlangsung, baik melalui distributor dan jaringan warungnya maupun gerakan bersama organisasi kemasyarakatan.

Melalui “Program “Berbagi Semangat Sehat, Indonesia Tangguh & Indonesia Tumbuh”, Aice memiliki harapan hal ini bisa menjadi langkah awal yang baik dengan dampak yang lebih luas lagi.

“Kami berharap agar kedepannya, kegiatan ini dapat dilaksanakan di lebih banyak lagi wilayah yang ada di Indonesia dan mengajak lebih banyak lagi kalangan yang berpartisipasi. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama dengan lebih banyak kalangan, maka gerakan inisiatif seperti ini akan cepat menjangkau masyarakat bawah yang memang sangat membutuhkan masker medis. Pemakaian masker dinilai sangat penting bagi Indonesia Tangguh agar pandemi COVID19 cepat melandai,” tutup Sylvana.

Enak Banget! Bukan Cuma Gaji dan Tunjangan, Anggota DPR Juga Dapat Pensiun Seumur Hidup

0

Bogordaily.net – Anggota DPR RI Krisdayanti membuat heboh karena berani buka-bukaan perihal gaji, tunjangan dan dana lainnya sebagai anggota DPR. Selain itu, Anggota DPR yang menyelesaikan masa jabatan satu periodenya mendapat uang pensiun seumur hidup.

Hak pensiun wakil rakyat diatur oleh UU Nomor 12 tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara serta Bekas Pimpinan Lembaga Tinggi/Tinggi Negara dan bekas anggota Lembaga Tinggi Negara.

Dalam ketentuan umum di Pasal 1 dijelaskan bahwa Lembaga Tertinggi Negara adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat; Lembaga Tinggi Negara, adalah Dewan Pertimbangan Agung, UU Nomor 12 tahun 1980, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Mahkamah Agung, tidak termasuk Presiden.

Hak pensiun bagi pimpinan dan anggota DPR diatur dalam Bab IV mengenai pensiun. Hak pensiun bagi pimpinan dan anggota DPR diatur mulai pasal 12-21 UU Nomor 12 tahun 1980.

Pasal 12 UU No 12 Tahun 1980 berbunyi “Pimpinan dan Anggota Lembaga Tinggi Negara yang berhenti dengan hormat dari jabatannya berhak memperoleh pensiun.”

Pasal 13 ayat 3 mengatur “Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Anggota Lembaga Tinggi Negara yang berhenti dengan hormat dari jabatannya karena oleh Tim Penguji Kesehatan dinyatakan tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan Negara karena keadaan jasmani atau rohani yang disebabkan karena dinas berhak menerima pensiun tertinggi sebesar 75 persen dari dasar pensiun.

Pasal 15 mengatur uang pensiun dibayarkan terhitung mulai bulan berikutnya sejak yang bersangkutan berhenti dengan hormat. Sementara Pasal 16 mengatur pembayaran uang pensiun dihentikan apabila yang bersangkutan meninggal dunia atau diangkat kembali menjadi Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara atau Anggota Lembaga Tinggi Negara.

Pasal 17 mengatur apabila penerima pensiun meninggal maka isteri sah atau suami sah berhak mendapatkan uang pensiun. Pasal 18 mengatur pemberian pensiun kepada janda/duda. Sedangkan pasal 19 mengatur jika pimpinan Lembaga Tinggi/Tinggi Negara dan bekas anggota Lembaga Tinggi Negara tidak punya suami/istri maka anak pertamanya sebelum berusia 25 tahun berhak mendapatkan hak pensiun.***

 

Sumber: detikcom

MUI Tanggapi Pernyataan Pangkostrad Soal Semua Agama Sama di Mata Tuhan

0

Bogordaily.net – Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, Cholil Nafis, menanggapi pernyataan Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman yang meminta jajarannya tidak bersikap fanatik terhadap agama, karena menurutnya semua agama sama di mata Tuhan.

“Semua agama benar. Itu menurut Pancasila untuk hidup bersama di Indonesia. Tapi dalam keyakinannya masing-masing pemeluk agama tetap yang benar hanya agama saya. Nah, dalam bingkai NKRI, kita tak boleh menyalahkan agama lain, apalagi menodai. Toleransi itu memaklumi, bukan menyamakan,” kata Cholil dalam kicauan di akun Twitter-nya, Rabu 15 September 2021.

Menurut Cholil, setiap orang yang memeluk agama akan menganggap agama yang dipeluknya paling benar. Cholil menilai harus ada toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bagi kami, umat Islam, yang benar adalah hanya agama Islam. Kita wajib meyakininya agar iman menancap di hati. Hanya dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara kita harus punya bertoleransi kepada umat beragama lain,” ujarnya.

“Posisi TNI dan pemerintah tentu mengayomi semua umat beragama,” lanjut Cholil.

Dia menilai hal yang memang berbeda tidak perlu disamakan, begitu juga sebaliknya. Yang terpenting, kata Cholil, setiap orang bisa memaklumi dan menghargai toleransi.

“Yang sama jangan dibeda-bedakan apalagi dipertentangkan dan yang memang beda jangan di sama-samakan. Namun kita tetap harus saling memaklumi dan menghargai. Begitulah makna toleransi yang saya pahami,” tuturnya.

Sebelumnya, pernyataan Letjen Dudung itu disampaikan ketika dirinya memberikan pesan terkait sikap fanatisme. Dudung meminta jajarannya tak bersikap fanatik terhadap agama.

Cerminan Batin Kotor Istana, Ngabalin

0

Bogordaily.net – Diera Cina klasik (sebelum jadi komunis seperti sekarang) pegawai-pegawai tinggi istana kerajaan adalah orang-orang yang memelihara kehalusan budi.

Yang lulus dalam ujian kesusastraan, seperti membuat puisi yang sangat sulit. Selain harus pula memenuhi persyaratan intelegensia di atas rata-rata.

Mereka umumnya pejabat sekaligus penyair, seperti halnya di Jawa ada Eyang Ronggowarsito, pegawai tinggi istana Surakarta, yang oleh banyak pihak dianggap punya kemampuan meramal zaman.

Dimasa Hayam Wuruk dan Jayabaya prasyarat seperti itu juga berlaku, pejabat tinggi istananya terdiri dari pujangga seperti Mpu Prapanca, Mpu Sedah, dan seterusnya.

Zaman bergerak, nilai-nilai pun berubah. Hari ini di Istana ada Ali Mochtar Ngabalin si tukang sembur, yang oleh banyak kalangan disebut bertabiat preman berkedok agama.

Otaknya keruh dengan premanisme dan pikiran jorok, sekeruh septic tank Ngabalin sendiri.

Demikian pendapat analis dan aktivis LSM Muhamad Nabil MA dan Zulfikar Shalahudin, seperti dikutip Konfrontasi Online.

Baru-baru ini Ngabalin kembali menyemburkan kata-kata kasar dan brutal yang memicu reaksi publik.

Ia merespon pernyataan tokoh nasional Dr Rizal Ramli yang bersedia membantu menyelesaikan masalah keuangan di PT Garuda Indonesia Persero dengan syarat mengubah presidential treshold menjadi nol persen.

Ngabalin malah menyebut Rizal Ramli menyimpan dendam karena di-reshuffle dan isi otaknya septic tank.

Padahal dalam negara demokrasi pernyataan Rizal Ramli tersebut merupakan hal lumrah dan seharusnya disikapi secara rasional.

Apalagi sebagai ekonom senior Rizal Ramli tentu memiliki solusi yang konkret, dan sebelumnya telah terbukti mampu menyelesaikan persoalan di tubuh Garuda dengan cara out of the box saat menjadi menteri keuangan di era Presiden Gus Dur.

“Bang Rizal Ramli jangan meladeni. Ngabalin itu cermin batin istana Jokowi yang kotor, sehingga memelihara Ngabalin,” tandas M Nabil, peneliti dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan pasca sarjana Driyarkara, Jakarta.

Menurutnya, Ngabalin sosok aparat yang tidak tahu malu. Kotornya batin Istana tercermin dari pernyataan kotor Ngabalin.

“Melihat Ngabalin menyerang kaum intelektual kritis, sangat menjijikkan,” tambah Zulfikar Shalahudin, aktivis sosial dan peminat filsafat dari NU kultural Aceh.

Menurut M Nabil, citra Jokowi dibuat rusak berat dengan gaya kasar dan brutalnya verbalisme Ngabalin.

Dan harusnya Presiden Jokowi menyadari bahwa hanya di era rezim saat ini staf Istana ngomong kotor dan kasar yang dapat membusukkan citra presiden.***

Artikel ini ditulis Oleh Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah.

Waduh! Fans Kim Seon Ho Gagal Move On Saksikan Drama Hometown Cha-Cha-Cha

0

Bogordaily.net – Kim Seon Ho kini tengah jadi buah bibir lantaran berperan sebagai Hong Du Shik di drama Hometown Cha-Cha-Cha. Para penggemar Him Soen Ho seakan tidak bisa move on dengan peran ikoniknya di Start-Up, mengingat banyak adegan yang membawa penggemarnya mengingat kembali akan karakter Han Ji Pyeong.

Berikut adegan Hong Du Shik yang bikin Penggemarnya ingat kembali dengan Han Ji Pyeong :

1. Du Shik yang Ketiduran di Mobil Hye Jin

Ada satu adegan di episode ke-3 Hometown Cha-Cha-Cha yang bikin penonton gagal fokus. Yaitu adegan Du Shik yang tertidur di mobil Hye Jin saat perjalanan menuju Gongjin.

Adegan ini pasti bikin kamu teringat adegan serupa di Start-Up, saat Dal Mi yang juga tertidur di mobil Ji Pyeong. Kalau di Start-Up cuma bisa ngeliatan Dal Mi, di Hometown Cha-Cha-Cha Seon Ho akhirnya kesampaian juga dilihatin dan diberi perhatian oleh gebetan saat tertidur di dalam mobil.

2. Kedekatan Du Shik dengan Nenek Gam Ri

Citra anak baik juga masih melekat dengan diri Kim Seon Ho di Hometown Cha-Cha-Cha. Du Shik diceritakan sangat dekat dengan nenek Gam Ri yang telah merawatnya sejak kecil.

Interaksi-interaksi gemas antara Du Shik dan nenek Gam Ri ini, sekilas memiliki kesaman dengan Han Ji Pyeong yang juga begitu memperhatikan nenek Dal Mi demi bisa membalaskan budinya saat dia merawatnya ketika remaja. Du Shik dan Ji Pyeong bahkan tanpa sungkan menawarkan bantuan, agar nenek Gam Ri dan nenek dari Dal Mi bisa menikmati hidup di masa tuanya.

3. Kebahagiaan Du Shik saat Hujan

Hong Du Shik dan Han Ji Pyeong sama-sama punya adegan di bawah hujan. Walaupun sama, emosi yang ditampilkan sangatlah bertolak belakang.

Di episode ke-5, Du Shik dengan santainya mengajak Hye Jin hujan-hujanan di pinggir pantai. Di adegan ini kita bisa melihat perasaan berbunga-bunga Du Shik yang menghabiskan waktu bersama Hye Jin.

Berbeda dengan adegan hujan-hujanan yang dilakukan Han Ji Pyeong di Start-Up, saat dia merasa patah hati karena nggak bisa mengutarakan perasaannya ke Seo Dal Mi.

4. Pemikiran Kritis Du Shik

Walaupun Du Shik tinggal di desa, tapi pemikirannya terlihat lebih kritis saat menilai orang. Saat Hye Jin ketahuan sedang membicarakan hal buruk tentang Oh Yoon, Du Shik mencoba meluruskan pemikiran Hye Jin agar lebih realistis dan nggak hanya menilai seseorang dari kegagalan pendidikan ataupaun pekerjannya, tapi melihat perjuangan yang dilakukan untuk bisa tetap bertahan.

Pemikiran kritis Hong Du Shik ini mirip dengan pola pikir Han Ji Pyeong, yang berani mengkritik dan melatih Dal Mi untuk berpikir kritis saat mencari solusi dari masalahnya. Di saat mereka berdua dihadapkan dengan wanita yang pemikirannya berbeda dengannya, baik Du Shik dan Ji Pyeong nggak memarahinya secara langsung.

Tapi mereka memilih untuk mengubah pola pikir Hye Jin dan Dal Mi dengan cara yang lebih realistis.(dtk)