Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6844

Soal Wacana Pimpin Jakarta, PDIP Minta Gibran Fokus di Solo

0

Bogordaily.net – Dukungan pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming untuk memimpin Jakarta mendapatkan tanggapan yang beragam.

Sementara Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menyarankan sebaiknya Gibran fokus dulu di Solo.

“Kalau menurut hemat saya orang memuji itu baik, kerja bagus dipuji baik, dikritik juga baik, kalau saya, saran saya sebaiknya Mas Gibran itu fokus, untuk menyelesaikan penugasan di Solo, nggak usah mikir yang macem-macem,” kata Djarot, di kompleks Perlemen, Senayan, Jakarta, Senin 13 September 2021.

“Nggak usah mikir ke Jakarta kek, ke Jawa Tengah kek, kan nanti pemilihannya serentak, ya toh. Jadi saran saya kepada Mas Gibran fokus aja di sana, tapi kalau beliau (PWNU DKI) memuji ya boleh, mengkritik juga boleh,” lanjutnya.

Anggota Komisi II ini mengatakan proses pilkada masih cukup panjang. Untuk itu lah, dia mengatakan PDIP memberikan kesempatan kadernya untuk menyelesaikan tugas terlebih dahulu.

“Karena masih panjang maka sebaiknya berikan kesempatan, kenapa karena proses kepemimpinan seseorang itu melalui jalan yang cukup panjang, jadi semuanya by process, kita berikanlah kesempatan bukan hanya Mas Gibran yang lainnya,” kata Djarot.

Djarot mengatakan PDIP tidak menaruh keistimewaan khusus kepada Gibran. Menurutnya, semua kader berpotensi sama.

“PDIP tidak pernah menganggap Mas Gibran punya keistimewaan, semua sama, untuk sekolah partai dia juga ikut, kita juga evaluasi terus, jadi semua mendapat perlakuan yang sama, tidak ada privilege, bukan hanya Gibran banyak kader yang juga berprestasi,” ucapnya.

Dia menegaskan PDIP memiliki banyak kader yang berpotensi namun belum ada rencana penunjukan pilkada. Saat ini, kata Djarot, PDIP masih menata konsolidasi dan bekerja sesuai arahan Ketum Megawati Soekarnoputri.

Djarot mengatakan PDIP tidak menaruh keistimewaan khusus kepada Gibran. Menurutnya, semua kader berpotensi sama.

“PDIP tidak pernah menganggap Mas Gibran punya keistimewaan, semua sama, untuk sekolah partai dia juga ikut, kita juga evaluasi terus, jadi semua mendapat perlakuan yang sama, tidak ada privilege, bukan hanya Gibran banyak kader yang juga berprestasi,” ucapnya.

Dia menegaskan PDIP memiliki banyak kader yang berpotensi namun belum ada rencana penunjukan pilkada. Saat ini, kata Djarot, PDIP masih menata konsolidasi dan bekerja sesuai arahan Ketum Megawati Soekarnoputri.(dtk)

Sentul City Balik Menuding Rocky Gerung Beli Lahan dari Mantan Terpidana

0

Bogordaily.net – Pengacara Rocky Gerung, Haris Azhar yang menuding kalau HGB atas nama Sentul City janggal dibantah pihak Sentul City. Sentul City menyatakan terbitnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 2411 dan 2412 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor melalui proses yang legal.

“Semua prosedur telah dilalui sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” kata Head of Corporate Communication, PT Sentul City Tbk, David Rizar Nugroho Senin 13 September 2021.

David menjelaskan pihaknya sejak memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) tahun 1994 telah mengelola lahannya dengan baik antara lain dengan bekerja sama masyarakat. Terkait masalah over alih garap yang dilakukan Rocky Gerung dengan membeli lahan dari Andi Junaidi, Sentul City menyayangkan dan mengaku prihatin. Karena sudah beberapa kali Andi telah menjualbelikan lahan milik Sentul City.

“Bahkan Andi pernah tersandung masalah hukum yakni menjadi terpidana kasus jual beli tanah dan pemalsuan surat. Andi diputus terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam putusan PN Cibinong nomor 310/Pid.B/2020/PN Cbi tahun 2020,” ujar David.

“Yang membuat kita prihatin pak RG rupanya telah kerjasama dengan orang yang salah,” sambung David.

David menambahkan langkah Sentul City melakukan pengamanan lahan karena Sentul City melakukan corporate action. Sentul City sedang mengembangkan lahan sesuai rencana pengembangan yang ada dalam master plan yang telah disahkan Pemkab Bogor. David menjelaskan di area bersertifikat HGB atas nama Sentul City dulu adalah area bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan XI.

PT Sentul City Tbk memperoleh hak dengan melalui perizinan sebagai payung/dasar hukum di antaranya Izin Prinsip dari Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Bogor, Surat Keputusan dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Prov Jawa Barat, tentang Persetujuan Izin lokasi dan pembebasan tanah.

Sampai terbit 2 buah sertifikat HGB di atas dua bidang tanah di Desa Bojong Koneng atas nama Sentul City David mengungkapkan, pada HGB inilah yang di dalamnya terdapat sejumlah bangunan liar tidak berizin salah satunya diklaim Rocky Gerung.

“Jika melihat legalitas SC sudah jelas dan lugas dan bisa diuji bahwa SC adalah pemilik yang sah atas bidang tanah tersebut berdasarkan UUPA Nomor 5 Tahun 1960,” paparnya.

“Jadi kami sangat prihatin terhadap apa yang terjadi kepada Bapak Rocky Gerung yang telah memperoleh tanah dari orang yang tidak benar,” pungkas David.

Sebelumnya, Rocky Gerung angkat bicara perihal somasi yang dilayangkan oleh pihak PT Sentul City. Rocky bahkan menyebut PT Sentul City sebagai biangnya kriminal.

Awalnya, Rocky menerangkan perihal sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan) yang terus disinggung Sentul City sebagai dasar somasi yang dilayangkan. Kata Rocky, hal itu sebetulnya persoalan kecil semata.

“Kan selama ini terus menerus sertifikat HGB segala macam, itu soal kecil itu bukan soal itu dasarnya,” kata Rocky di kediamannya di Kampung Gunung Batu, Bojong Koneng, Bogor, Senin 13 September 2021.

Rocky mengatakan, saat kasus ini mencuat, ada isu liar berkembang perihal pembelian tanah yang dibeli olehnya dari seorang kriminal. Rocky membantah itu dan menyebut justru PT Sentul City-lah biang kriminalnya.

“Kalau kita ditanyakan, bahkan ditanya disebutin di media massa bahwa saya membeli dari seorang kriminal apa segala macam, lah Sentul City itu yang biangnya kriminal,” tambahnya.

Rocky kemudian menyinggung pemilik Sentul City yang kini jadi tahanan KPK dan ditahan di jeruji besi selama 5 tahun. Walaupun akhirnya, kata Rocky, hukumannya kini tinggal 2,5 tahun.(dtk)

Jalur SSA Tidak Boleh ada Pangkalan Ojek Online

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan Kota Bogor, melalui Seksi Pengembangan Angkutan bersama petugas gabungan Polri, Kodim 0606 Kota Bogor, Denpom dan Satpol PP Kota Bogor melaksanakan sosialisasi tentang pengawasan dan pengendalian ojek online, Senin 13 September 2021.

Kegiatan sosialisasi dipimpin Kepala Bidang Angkutan RA. Mulyadi di seputaran Sistem Satu Arah (SSA) yang meliputi Jalan Otista, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Jalak Harupat dan Jalan Padjajaran. Di lanjut di Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Paledang. (sepanjang 50 Meter dari Simpang Kapten Muslihat).

“Guna menciptakan kawasan bebas ojek online, dalam kegiatan ini, petugas melakukan sosialisasi dan pemasangan spanduk di 6 titik,” ujarnya.

Pangkalan Ojek Online

Mulyadi menjelaskan, setiap para pengendara ojek online tidak boleh menggunakan ruang publik, sebagai pangkalan untuk menunggu penumpang di seputaran SSA.

“Ruang publik di seputast Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Jalak Harupat dan Jalan Padjajaran tidka boleh digunakan pangkalan ojek online. Kecuali untuk antar dan jemput penumpang,” katanya.

Diketahui berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 21 Tahun 2017 tentang pengawasan dan pengendalian bagi kendaraan roda dua yang menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi di Kota Bogor.

Serta surat keputusan Wali Kota Bogor Nomor 665/KEP.445-DISHUB/2021 tentang pembentukan tim pengawasan pengendalian bagi kendaraan roda dua yang menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi di Kota Bogor.***

Wow! Nilai Harta Kekayaan Kepala Sekolah Mencapai Rp1,6 Triliun

0

Bogordaily.net – Seorang kepala sekolah di Tangerang masuk ke dalam daftar pejabat negara terkaya menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dia adalah Nurhali, Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang.

Berdasarkan data LHKPN, Nurhali memili harta kekayaan sebesar Rp 1,6 triliun, tepatnya Rp 1.601.972.500.000. Harta ini terakhir kali dilaporkan pada 17 Februari 2021 untuk periodik 2020.

Dari total kekayaan tersebut, Nurhali memiliki kekayaan atas tanah dan bangunan sebesar Rp 1.601.352.000.000. Kemudian harta atas alat transportasi dan mesin senilai Rp 558 juta, harta bergerak lainnya Rp 74 juta, kas dan setara kas Rp 4,5 juta, harta lainnya Rp 30 juta, dan utang Rp 46 juta.

Nurhadi memiliki koleksi kendaraan pribadi yang nilainya mencapai Rp 558 juta. Koleksi kendaraannya terdiri dari mobil dan motor dari sejumlah merek.

Berikut adalah daftar koleksi kendaraan Kepala Sekolah SMKN 5 Tangerang Nurhali, dilansir dari data LHKPN hari ini, Senin, 13 September 2021.

1. Mitsubishi Pajero Sport Dakar tahun 2015 senilai Rp 350 juta
2. Honda Jazz tahun 2011 senilai Rp 200 juta
3. Sepeda motor Honda NF 125TR tahun 2008 senilai Rp 8 juta.

 

Sumber: tempo.co

 

Pengacara Rocky Gerung Menilai Sertifikat HGB Sentul City Janggal

0

Bogordaily.net – Sengketa lahan yang terletak di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor antara PT Sentul City dengan Rocky Gerung terus berlanjut, bahkan kedua belah pihak mengklaim atas lahan tersebut.

Kuasa hukum Rocky Gerung, Haris Azhar menjelaskan banyak kejanggalan pada sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Sentul City yang menjadi dasar melakukan somasi untuk menggusur lahan warga di Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Rocky Gerung bersama warga yang tinggal di lahan yang diklaim Sentul City, memiliki dasar hukum untuk menguasai dan mengelola lahan yang sedang bersengketa. Bahkan saya sebagai pengacaranya siap meladeni kasus sengketa lahan ini sampai ke BPN dan pengadilan,” tegas Haris Azhar saat konferensi pers di kediaman Rocky Gerung di Kampung Gunung Batu, Desa Bojong Koneng, Sentul, Kabupaten Bogor, Senin 13 September 2021.

Haris mengungkapkan, dari mulai BPN sampai ke pengadilan, pihaknya telah menyiapkan langkah hukum.

“Bang Rocky punya surat akte jual beli dan juga tanah garapan,” ungkapnya.

Dalam hukum tanah di Indonesia, menurut Haris, tanah itu harus memiliki fungsi. Maka barang siapa yang merasa memiliki tapi tidak difungsikan, negara boleh minta balik tanah itu.

Rocky Gerung sudah menempati tanah tersebut dari tahun 2009, dia bahkan membeli tanah tersebut, sudah tercatat dan sah di lembaga negara sejak 12 tahun lalu.

“Jadi menurut Bang Rocky dia tidak menyerobot tanah yang diklaim pihak PT Sentul City,” pungkasnya.

Sebelumnya Pengamat Politik Rocky Gerung disomasi PT Sentul City yang isinya meminta mengosongkan lahan dan membongkar rumah di Desa Bojong Koneng, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(MIR)

Mudahkan Akses Warga Jalan Lingkungan Desa Leuwimekar Diaspal

0

Bogordaily.net – Pemdes Leuwimekar terus melakukan pembangunan jalan dengan menggunakan anggaran Samisade alias Anggaran Satu miliar satu desa dari Pemkab Bogor. Hal itu dilakukan untuk memudahkan akses warga dan Juga petani di Wilayah Desa Leuwimekar.

Salah satunya titik pembangunan jalan lingkungan di Kampung Pagelaran Rw 05, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang didanai anggaran Samisade tahap pertama 2021 sebesar Rp308.460.558,- dengan panjang 2.820 meter dan lebar 1 meter. Jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Leuwimekar dan Cibeber 1.

Kapala Desa Leuwimekar Emay Sumarno mengatakan, pemilihan titik tersebut karena tingginya mobilitas masyarakat yang melintasi jalan tersebut. Sebelumhya kondisi jalan licin dan berlubang.

“Dengan pembangunan jalan ini sangat membantu, memudahkan masyarakat beraktivitas. Ini penting sekali ya, mengingat jalan menuju Kampung Pagelaran ini aksesnya sangat padat sekali, ” ungkapnya, Senin 13 September 2021.

Ia menegaskan sebelum diaspal, jalan kondisinya sangat ruksak dan juga berlubang sehingga Jalan lingkungan ini di prioritaskan dalam program Samisade dai Kampung Pagelaran. Diharapan warga bisa memelihara Jalan lingkungan ini.

“Warga diharapkan bisa ikut menjaga dan memelihara jalan yang sudah di bangunkan oleh program Samisade, dan bisa lebih bermanfaat untuk mobilitas aktivitas sehari-hari.”pungkasnya.

Ya Allah, Lampu Mesjid Istiqlal Warna-warni Mirip Lampu Disko

0

Bogordaily.net – Jagat maya dihebohkan oleh penampakan lampu bagian dalam Masjid Istiqlal yang berwarna-warni. Sebagian warganet menilai, lampu tersebut bagaikan lampu disko.

Dalam video viral berdurasi 42 detik itu tampak langit-langit masjid dihiasi kerlap-kerlip lampu.

Lampu-lampu itu silih berganti warna mulai dari merah, biru, ungu, hijau, hingga kuning.

Tampak ada suara perempuan dalam video itu yang mengucapkan perubahan warna lampu di Masjid Istiqlal. Perempuan itu mengatakan lampu Masjid Istiqlal warna-warni.

Salah satu akun media sosial yang mengunggah video tersebut adalah akun Teitter @FKadrun.

“Wajah Masjid Istiqal sekarang. Warna warni lampu… Heran gw buat apaan di bikin kayak gitu? Masjid itu sakral. Tak perlu lampu lampu kyk gituuuu Ya Allah,” tulis pemilik akun seperti dikutip oleh Suara.com, Senin (13/9/2021).

Menanggapi video viral tersebut, SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Ratna Ningrum menerangkan lampu warna-warni itu muncul hanya saat proses pengecekan sistem pencahayaan di masjid.

Ratna menyebut warna-warni lampu itu hanya bersifat sementara.

“Warna-warni itu ada saat proses pengecekan sistem pencahayaan lampu, bersifat temporary selama proses pengecekan saja,” kata Ratna kepada wartawan.

Sementara itu, dikutip dari akun media sosial resmi Kementerian PUPR, Masjid Istiqlal didukung teknologi pintar tata cahaya yang disebut smart lighting.

Ada ribuan lampu yang diberikan IP Address untuk mengendalikan 20 lampu di masing-masingnya.

Pada ruang utama, void Masjid Istiqlal dipasangi 300 titik lampu utama dan 3.300 titik lampu ambiens.

Kementerian PUPR Menyebut lampu itu menggunakan LED red green blue amber white (RGWAW).

Sementara itu, di kubah dalam Masjid Istiqlal dipasangi teknologi dynamic white sebanyak 192 lampu. Kementerian PUPR menyebut teknologi itu mampu mengubah kubah dalam Masjid Istiqlal dari warna full white ke warm white yang bernuansa agak kuning.

 

Tahun ini, Ada Potensi Penambahan Target Penyaluran KUR Menjadi Rp285 Triliun

0

Bogordaily.net – Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Kebijakan Pembiayaan UMKM disebutkan bahwa, pada 2021 ada potensi penambahan target penyaluran KUR menjadi sebesar Rp285 triliun.

“Masih dalam evaluasi kinerja penyalur KUR dari target yang ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar Rp253 triliun,” ungkap Kepala Bidang Peningkatan Akses Pembiayaan Usaha Mikro Muhammad Subkhan Subkhi, saat mewakili Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya, pada kegiatan Pembekalan Koordinator dan Tenaga Pendampingan KUR, di Jaya pura, Provinsi Papua, beberapa hari yang lalu.

Selain itu, lanjut Subkhan, pemerintah juga memperpanjang tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3%, yang sebelumnya hingga akhir Juni 2021 menjadi sampai Desember 2021. Sehingga, penerima KUR mendapatkan tambahan subsidi bunga KUR dari Januari hingga Desember 2021.

“Tidak ada pembatasan penyaluran KUR, dimana semua sektor ekonomi dapat diberikan KUR. Bahkan, plafon KUR tanpa jaminan hingga Rp100 juta,” imbuh Subkhan.

Subkhan menambahkan, realisasi penyaluran KUR tahun 2021 sampai dengan 7 September 2021 berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sebesar Rp177,91 triliun dan diberikan kepada 4.797.772 debitur.

Rinciannya, KUR Super Mikro sebesar Rp7,54 triliun kepada 855.762 debitur, KUR Mikro sebesar Rp110,17 triliun kepada 3.630.616 debitur, KUR Kecil/khusus sebesar Rp60,18 triliun kepada 310.374 debitur, KUR TKI sebesar Rp15,78 miliar kepada 1.020 debitur.

Sementara realisasi penyaluran KUR di Papua sampai dengan 7 September 2021, berdasarkan data SIKP sebesar Rp1,41 triliun kepada 31.299 debitur. “Dengan potensi besarnya penyaluran KUR ini, tentunya akan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan seluruh pelaku usaha mikro di provinsi Papua,” papar Subkhan.

Menurut Subkhan, pendampingan kepada usaha mikro untuk mengakses pembiayaan melalui KUR dilaksanakan melalui koordinasi antara Deputi Bidang Usaha Mikro dengan Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota serta Penyalur KUR.

Target pendampingan KUR Tahun 2021 yaitu memberikan pendampingan kepada 7000 pelaku usaha mikro di 10 provinsi, dengan jumlah tenaga pendamping sebanyak 230 orang dan dilakukan selama 4 bulan.

“Satu orang tenaga pendamping memberikan pendampingan kepada 10 usaha mikro setiap bulan,” tukas Subkhan.

Untuk itu, Deputi Bidang Usaha Mikro telah menerbitkan Petunjuk Pelaksanaan Pendampingan Kepada Usaha Mikro Untuk Mengakses Pembiayaan Melalui KUR Tahun Anggaran 2021 Nomor 25 Tahun 2021 tanggal 7 Mei 2021 yang dapat dijadikan pedoman pelaksanaan pendampingan KUR Tahun Anggaran 2021.

“Berdasarkan Permenko Nomor 8 Tahun 2019, Pembinaan dilakukan Pemerintah Daerah dengan melakukan unggah data calon penerima KUR potensial untuk dapat dibiayai KUR ke dalam SIKP dengan penanggung jawab pemerintah provinsi kabupaten/kota,” jelas Subkhan.

Di samping itu, juga mengidentifikasi data calon penerima KUR yang unggah oleh penyalur KUR dan perusahaan penjamin, sesuai dengan wilayah masing-masing ke dalam SIKP. “Termasuk mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk keperluan pengembangan dan pendampingan usaha penerima KUR di masing-masing wilayah,” tandas Subkhan.

Subkhan mengakui, salah satu kendala yang dihadapi koperasi dan UMKM adalah keterbatasan permodalan. Sumber permodalan yang paling besar adalah dari pihak perbankan. Namun, masih banyak UMKM dan koperasi yang belum dapat mengakses ke perbankan dikarenakan belum dapat memenuhi persyaratan perbankan (Non Bankable). Misalnya, dalam hal ketersediaan agunan.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan yaitu KUR. Sehingga, koperasi dan UMKM yang layak namun belum bankable, dapat mengakses kredit ke bank,” tukas Subkhan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang UMKM Dinas Perindagkop, UMKM, dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Samuel Kareth mengatakan, kegiatan ini merupakan edukasi bagi tenaga pendamping KUR, tentang peran perbankan melalui KUR dalam  pengembangan usaha pelaku UMKM Papua, mendampingi pelaku UMKM agar menjadi bankable, dan peran pemerintah pusat dan daerah dalam program KUR di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Termasuk kemudahan-kemudahan persyaratan bank penyalur untuk mendukung kemajuan pelaku usaha,” ungkap Samuel.

Samuel berharap ada sinergitas antara tenaga pendamping KUR dengan petugas bank penyalur di lapangan dalam memberikan informasi dan pelayanan terbaik bagi calon penerima KUR.

Menurut Samuel, KUR menjadi daya dorong pelaku UMKM di Papua untuk meningkatkan produksi melihat peluang pasar di event PON XX Papua Tahun 2021 dan PEPARNAS XVI Papua Tahun 2021.

“Melalui program KUR yang terus berlanjut, diharapkan dapat merubah mindset dan pola pikir pelaku usaha untuk lebih mandiri dan tidak tergantung pada hibah pemerintah,” pungkas Samuel.

Sejumlah Siswi Pelajar SMK Pelita Ciampea Hysteris saat Divaksin

0

Bogordaily.net – Ratusan Pelajar SMK Pelita Ciampea, di Desa Beteng, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, melaksanakan penyuntikan vaksinasi Pfizer di Aula Sekolah, Senin 13 September 2021.

Pada kegiatan tersebut, ratusan pelajar cukup antusias, namun ada aja sejumlah siswi yang merasa takut disuntik vaksin.

Bahkan sejumlah siswi hysteris dan menangis saat disuntik vaksin, karena takut jarum suntik. Meskipun demikian mereka akhirnya mau disuntik vaksin setelah dibujuk petugas medis.

Ketua Yayasan Nurul Walidain SMK Pelita Ciampea, A Hanafi mengatakan pada kesempatan ini sekolahnya mendapat 400 dosis vaksin Pfizer.

“Alhamdulillah saat ini (tahap pertama) Siswa/siswi SMK mendapatkan jatah vaksinasinsi Pfizer dari pemerintah kecamatan sebanyak 400 orang, dari total siswa 4.000 lebih,” katanya.

Kegiatan vaksinasi ini dalam upaya mendukung kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Bogor yang saat ini sudah mulai dilaksanakan.

“Mudah-mudahan kedapanya semua siswa SMK Pelita ini bisa dilakukan vaksinasi,”katanya.

Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Gugus Tugas Kecamatan Ciampea yang sudah melaksanakan kegiatan vaksinasi di SMK Pelita ini.

“Dan saya juga mengimbau kepada para siswa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mematuhi aturan PTM yang dilaksanakan 50 persen dengan waktu yang dibatasi,” katanya.

Dalam kegiatan itu hadir dari pihak Koramil, Polsek, Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Ciampea memantau pelaksanaan vaksinasi.

Penulis: Ruslan

Bupati Bogor Luncurkan Sekolah Pemerintahan Desa Pertama di Indonesia

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin meluncurkan Program Sekolah Pemerintahan Desa bekerjasama dengan IPB University, di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Senin 13 September 2021. Program ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Sekolah Pemerintahan Desa IPB University ini adalah sekolah pertama dan satu-satunya tentang pemerintahan desa di Indonesia. Kemudian, Sekolah Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor 2021 menjadi pelopor sebagai peserta angkatan pertama di Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, sekaligus dilaksanakan penganugerahan pemenang lomba video profil desa. Hadir secara langsung pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor M. Romli, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, dan unsur Forkopimda serta kepala desa nominator penerima anugerah lomba video profil desa. Sementara, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Bogor mengikuti acara tersebut secara virtual.

Ade Yasin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparatur desa tentang tata kelola pemerintahan desa di era digital, dinamika dan perencanaan pembangunan berbasis data sensus, partisipatif dan spasial. Nantinya para aparatur desa ini akan didampingi oleh tenaga pengajar profesional serta kompeten dari IPB University.

“Selain prestisius, program sekolah pemerintahan desa diharapkan akan membawa perubahan besar menuju tata kelola pemerintahan desa di era digital yang jauh lebih maju dan lebih baik,” tandas Ade Yasin.

Ade Yasin menambahkan, permasalahan pembangunan di desa selama ini adalah terbatasnya informasi, pengetahuan, teknologi dan kapasitas SDM aparatur dalam tata kelola pemerintahan desa. Pengolahan data desa dilakukan secara manual dan perencanaan masih disusun atas dasar ‘kira-kira’ bukan berdasar data yang akurat dan presisi sehingga banyak program pembangunan desa menjadi tidak tepat sasaran.

“Semoga dengan adanya program Sekolah Pemerintahan Desa, program desa membangun di Kabupaten Bogor semakin tepat sasaran dan efektif, demi tercapainya masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera serta terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban,” kata politisi PPP itu.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah menerangkan, Sekolah Pemerintahan Desa akan menjadikan data desa presisi sebagai bahan praktikum. Data presisi dikumpulkan dengan teknologi 4.0, berbentuk data citra desa dengan resolusi tinggi hingga 5 cm plus data numerik dan deskriptif sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menggambarkan potensi desa.

“Sekolah Pemerintahan Desa tahun 2021 ini akan berlangsung hingga bulan Desember. Sekolah ini diikuti oleh total 120 peserta yang terdiri dari 40 kepala desa yang berasal dari 39 kecamatan. Masing-masing kades didampingi oleh 2 orang operator yaitu operator sosial dan operator spesial dari perangkat desa,” ujarnya.

Kemudian Wakil Ketua LPPM IPB University, Sofyan Syaf mengatakan, hari ini Bupati Bogor menginisiasi untuk meningkatkan kapasitas para aparatur desa, serta para pemuda-pemudi yang ada di desa, melalui Sekolah Pemerintahan Desa. IPB akan setulus hati berkomitmen, membantu Kabupaten Bogor dalam melaksanakan pembangunan desa.

“Mudah-mudahan apa yang sudah diusung oleh Bupati Bogor ini, menjadi bagian penting sebagai contoh keteladanan yang dapat ditiru untuk pembangunan desa-desa di Indonesia,” tandasnya.(BUC)