Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 6851

Pakai Nomer Kendaraan Palsu Saat Gage, Petugas Beri Sanksi Tilang

0

Bogordaily.net – Aparat gabungan satgas Covid 19 Kabupaten Bogor menggelar operasi ganjil genap di Simpangan Gadog, Ciawi, Bogor, Sabtu 11 September 2021. Didapati Dua kendaraan menggunakan nomer kendaraan palsu.

Dari operasi ini, Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata mengatakan, libur akhir pekan arus lalu lintas dari Jagorawi menuju kawasan wisata Puncak Bogor, mengalami kemacetan panjang hingga ke Simpangan Gadog, Ciawi Bogor.

“Pihak kepolisian satuan lalu lintas Polres Bogor memeriksa surat-surat kendaraan,” kata Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata.

Pada saat pemeriksaan, lanjut Dicky Pranata, petugas menemukan kendaraan yang menggunakan nomer polisi palsu. petugas mengamankan sejumlah kendaraan yang menggunakan plat nomer polisi palsu. hasilnya petugas memberikan sanksi tilang.

“Petugas melakukan tindakan berupa penilangan terhadap dua pengemudi yang mengendarai kendaraan Rush dan Minie Coper,” ujarnya.

Dicky Pranata menambahkan, alasan pengemudi menggunakan nomer polisi palsu untuk kepentingan syuting film dan lupa diganti kembali.

Pengetatan jalur menuju kawasan Wisata Pegunungan Puncak Bogor ini dengan sistem ganjil genap guna menekan penyebaran Covid-19 pada level tiga.

“Selain itu pelaksanaan ganjil genap ini diperluas hingga Cianjur dan Sukabumi,” ungkapnya,*

Cegah Stunting, Akademisi INAIS Beri Penyuluhan Kader Posyandu

0

Bogordaily.net – Institut Agama Islam Sahid bersama kader posyandu Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea mengelar penyuluhan tentang stunting di aula desa pada Sabtu 11 September 2021. Kegiatan bertujuan meningkatkan Peran kader Pembangunan manusia dalam penanganan dan pencegahan STUNTING pada anak usia dini.

Menurut data Dinas Kesehatan kabupaten Bogor pada 2019, jumblah pengidap gizi buruk di Babupaten Bogor mencapai 100 orang pengidap gizi buruk, atau sekitar 0,0017% dari 577,656 balita yang menjadi sasaran.

Sementara balita yang ditimbang di Kabupaten Bogor mencapai 454,433(Diskominfo Kabupaten Bogor 6 Maret 2020).

Masalah pengidap gizi buruk kompleks mulai dari nutrisi, penyakit penyerta, masalah sosial, ekonomi, budaya masyarakat/kebiasaan dan faktor lingkungan tempat tinggal, juga berpengaruh sehingga intervensi penagananya harus konprehensif dan lintas sektoral.

Dr.Zaenal Abidin, M.Si mengatakan secara umum penanganan gizi buruk dan stanting ada 2 tahapan. Pertama, penanganan spesifik artinya pendekatan pelayanan kesehatan, teknis kesehatan dan ini hanya menyumbangkan 30% saja angka keberhasilan menurut riset penanggulangan masalah gizi buruk, sedangkan sisanya 70% ini ada dimasalah sesitif atau tahapan kedua yaitu penanggulangan dari berbagai sektor.

Ia menambahkan, selain kurangnya asupan nutrisi penderita gizi buruk juga disebabkan faktor penyerta atau penyakit bawaan.

“Dalam mencegah STUNTING akibat asupan gizi yang kurang dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan gizi yang sesuai,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Cinangka Rohman, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh mahasiswa INAIS bersama kader posyandu dalam memberi pemahaman tentang STUNTING kepada warga.

“Semoga dengan digelarnya pemahaman dan pencegahan STUNTING kepada warga dapat menurunkan angka gizi buruk di desa,” ungkapnya.***

Dandim 0606 Kota Bogor Kawal 10.725 Vial BioNTech Pfizer ke Puskesmas

0

Bogordaily.net – Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan. S.I.P ikut mengawal kegiatan pengamanan pendistribusian vaksin 10.725 Vial Vaksin BioNTech Pfizer dari Kementrian Kesehatan untuk Kota Bogor ke Puskesmas Bogor Timur dan Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor, Sabtu 11 September 2021.

Kolonel Inf Roby Bulan mengatakan, pelaksanaan distribusi ada di dua titik yakni Puskesmas Bogor Tumur dan Puskesmas Tanah Sereal.

“Puskesmas Bogor Timur, mendistribusikan vaksin jenis BioNTech Pfizer dari Kementerian Kesehatan sebanyak 195 Vial dengan 6 box sebanyak 5.850 Vial,” kata Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P kepada Bogordaily.net usai mendistribusikan di puskesmas Tanah Sereal.

Kemudian, sambung Dandim 0606, pendistribusian dilanjut ke puskesmas Tanah Sareal, yang diserahkan langsung kepada Kepala Puskesmas Tanah Sareal berjumlah 195 Vial berupa 5 box dengan sebanyak 4.875 Vial.

“Saat ini vaksinasi di Kota Bogor sudah mencapai 72 persen untuk tahap pertama dan dosis kedua sudah mencapai 50 persen,” ucapnya.

Roby Bulan berharap, pada Bulan September atau Oktober mudah-mudahan Kota Bogor bisa mencapai 100 persen.

Ditempat yang sama, Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Drg. Masayu Rubbiyanti menyampaikan, puskesmas Tanah Sareal telah menerima 29.250 dosis atau 4.875 Vial yang akan di alokasikan untuk vaksinasi dosis tahap kedua pada tanggal 16,17,18 September 2021.

Dirinya menjelaskan, untuk yang komorbid bisa melakukan dengan vaksin Pfizer dan Moderna. Hal itu sudah dilakukan selama tiga hari di Rumah Sakit Vaksinasi pertama untuk komorbid.

“Harapannya Kota Bogor bisa mencapai herd immunity pada Bulan September – Oktober 2021. Kita bisa melakukan percepatan vaksinasi,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Robi Bulan, S.I.P, Pasi Intel Kodim 0606/Kota Bogor, Mayor Inf Saprudin, Pasiops Kodim 0606/Kota Bogor, Mayor Arm Edy Suriana, Danramil Bogor Timur, Kapten Inf Suharja, Danramil Tanah Sareal Kapten Inf Heru, Satlakgakumwal Denpom III/1 Bogor, Kapten Cpm Samuel, Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kepala Puskesmas Bogor Timur, Dr.Wida dan Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Drg. Masayu Rubbiyanti.*

Uji Coba Gage Kedua, Kemacetan Hingga 2 KM

0

Bogordaily.net – Kembali, pemberlakuan uji coba ganjil-genap (Gage) di Puncak menimbulkan kemacetan. Kali ini uji coba kedua, Sabtu 11 September 2021 menyebabkan arus lalu lintas dari Tol Jagorawi menuju Pucak macet hingga dua kilometer.

Pantauan di lokasi ratusan kendaraan terlihat mengular dari Pintu Tol Ciawi di kilometer 46 atau 2 kilometer sebelum Simpang Gadog, Kabupaten Bogor. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak didominasi dengan kendaraan berplat B.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata mengungkapkan, terjadi peningkatan jumlah kendaraan menuju Puncak akhir pekan ini dibanding minggu lalu.

“Dibanding pekan lalu memang hari ini ada peningkatan volume kendaraan, tapi sejauh ini masih terpantau ramai lancar lalu lintas mengarah ke Puncak,” kata Dicky kepada wartawan, Sabtu 11 September 2021.

Dicky mengungkapkan, kemacetan bisa terurai setelah melalui titik check point di Simpang Gadog KM 48. Makanya dia menghimbau untuk pengendara untuk tetap sabar dan tidak menggunakan jalur berlawanan atau bahu jalan.

Diketahui, lima Polres wilayah hukum Polda Jawa Barat, sepakat untuk memperluas kebijakan ganjil genap setidaknya ada sebanyak 14 titik yang akan dilaksanakan selama 24 jam. Guna memeriksa kendaraan-kendaraan yang akan melintas mengarah ke Puncak.

14 titik perluasan kebijakan ganjil genap di Kawasan Puncak Raya, meliputi 8 titik di antarannya di Kabupaten Bogor, 2 titik di Kota Bogor, 1 titik di Cianjur, 2 titik di Kota Sukabumi, dan 1 titik di Kabupaten Sukabumi.

“Kami sudah antisipasi dengan perkuatan personel yang mantap, perkuatan personel yang kuat. Dimana ada penebalan tentunya di beberapa titik, seperti di jalur tikus kami jaga semua,” pungkasnya.(CSC)

 

OMG! Ramai-Ramai Startup Kembangkan Teknologi Hidup Abadi

0

Bogordaily.net – Startup di Silicon Valley mulai ramai mengembangkan teknologi anti penuaan, bahkan hidup abadi. Terbaru, startup bernama Altos Labs yang salah satu investornya orang terkaya dunia, Jeff Bezos, ingin meremajakan sel-sel manusia. Mungkinkah ambisi itu tercapai?

Usia tua rupanya diyakini sebagai penyakit dan bisa disembuhkan. “Penuaan adalah masalah medis. Ini sangat serius dan berdampak pada setiap orang. Namun pada prinsipnya, kita mampu memecahkan (masalah ini),” kata Dr Aubrey de Grey, pendiri SENS Research Foundation.

Berbagai potensi untuk menangkal usia tua membuat dana mengalir dari para orang kaya Silicon Valley yang ingin panjang usia. Selain Bezos, Google sudah cukup lama punya Calico, perusahaan yang juga ingin ‘mengobati’ penuaan.

Dr Gray pun meramal bisnis memperpanjang usia nantinya akan menjadi industri terbesar di dunia. Tentu banyak yang skeptis, di mana menghambat usia tua tantangannya sangat besar, apalagi hidup abadi. Namun demikian, perkembangan teknologinya juga memunculkan optimisme.

Ilmuwan saat ini mencoba mengungkap penyebab kompleks penuaan dalam rangka memperlambat, mencegah atau bahkan membalik prosesnya. Contohnya Dr Steve Horvart, pakar dari University of California, mengidentifikasi proses sel bernama methylation dalam penuaan.

Pola methylation ini memainkan peran penting menentukan umur hewan. “Tiap spesies punya usia maksimum dan methylation ini berhubungan dengannya. Potensi besarnya adalah kita mungkin bisa memodifikasinya di DNA kita dan mungkin bisa mengubah umur spesies kita,”kata Dr Steve.

“Mungkin tidak cuma sampai usia 122 tahun, barangkali kita bisa memperpanjangnya sampai 130 tahun atau 150 tahun,” tambahnya seperti dikutip dari ABC, Jumat 10 September 2021.

Di pihak lain ada David Sinclair, pakar biologi di Australia, beberapa waktu lalu melakukan upaya mengubah gen tikus yang buta dan mengklaim berhasil melakukannya. “Penglihatan tikus ini kembali,” katanya.

“Setidaknya ada dua lusin perusahaan di seluruh dunia mengembangkan obat yang bisa memperlambat atau di beberapa kasus, membalikkan usia organ dan mungkin suatu hari, seluruh tubuh. Jadi hal ini tidak di luar ilmu biologi,” paparnya.

Belakangan ini, dana untuk teknologi anti penuaan semakin melimpah sehingga ilmuwan yang terlibat makin optimistis. “Industri ini, bahkan 5 tahun lalu, pada dasarnya tidak eksis. Sekarang ada ratusan perusahaan melakukan pekerjaan bioteknologi ini,” kata Dr Gray.

Tentu banyak yang cemas dengan perkembangan tersebut. Pantaskah secara etika manusia hidup sangat panjang? Lagipula dengan usia panjang, belum tentu mereka bahagia.

“Masalah dengan sains adalah bahwa para ilmuwan rasa-rasanya mengemukakan semua cerita bagus, kita akan hidup selamanya, kita akan bahagia,” kata pakar sosiologi di Australia, Profesor Bryan Turner.

“Kecuali kita punya semacam tujuan tambahan atau makna dalam hidup, berada di sini tanpa batas waktu mungkin bukan prospek yang diinginkan orang. Apa yang akan kita lakukan selama 100 atau 200 tahun lagi, nonton televisi atau semacamnya?” tanya dia.

Namun menurut Dr Horvart, orang bisa memilih apa yang mereka inginkan dan sains harus membantu untuk meraihnya. Jika manusia ingin hidup panjang dan merasa akan tetap bahagia, menurutnya hal itu bukan masalah. Ia punya misi memperpanjang umur manusia dan di sisi lain mereka tetap bisa produktif.(dtk)

 

Kengerian Serangan World Trade Center, AS 11 September

0

Bogordaily.net – Selasa pagi di penghujung musim panas dua puluh tahun lalu, dunia tiba-tiba berubah. Kala itu, pada 11 September 2001, empat pesawat yang dibajak menabrak World Trade Center, dua bangunan penting AS, yang melambangkan kekuatan ekonomi, politik, dan militernya.

Serangan 11 September, yang menewaskan 2.996 orang, tetap menjadi serangan terbesar yang pernah terjadi di AS dan konsekuensinya masih terasa hingga hari ini.

Setelah serangan ini, apa yang disebut ‘perang melawan teror’ dilancarkan oleh AS, termasuk invasi ke dua negara, yakni Afghanistan dan Irak.

Pada level yang lebih personal, seluruh generasi masih ingat persis di mana mereka berada ketika mereka mendengar kabar tentang serangan yang terjadi pada tanggal tersebut.

Berikut ini adalah bagaimana 149 menit kekacauan dan teror terjadi pagi itu.

07:59
Pesawat American Airlines bernomor penerbangan AA11 lepas landas dari Bandara Internasional Logan di Boston menuju Los Angeles dengan kapasitas maksimum.

Seorang pilot dan co-pilot serta sembilan pramugari berada di dalam pesawat.

Di antara 81 penumpang duduk lima pembajak pesawat, dipimpin oleh Mohamed Atta yang berasal dari Mesir.

Rencana serangan sedang berlangsung saat itu.

Rencana itu telah diprakarsai lima tahun sebelumnya di pangkalan Al-Qaeda di Afghanistan.

Khalid Sheikh Mohammed, seorang militan Pakistan yang dianggap sebagai arsitek serangan tersebut, muncul dengan ide melatih anggota kelompok mereka sebagai pilot dengan tujuan membajak pesawat dan menggunakannya sebagai senjata melawan AS.

Rencana itu disetujui pemimpin Al-Qaeda, seorang jutawan Arab Saudi yang telah berada di radar badan-badan intelijen AS, dan yang akan menjadi orang yang paling dicari di dunia: Osama bin Laden.

08:14
Dari terminal lain di bandara yang sama di Boston, pesawat UA175 milik maskapai United Airlines juga lepas landas menuju Los Angeles, dengan sembilan awak dan 56 penumpang.

Lima di antaranya adalah pembajak pesawat.

Pada saat yang sama, pada penerbangan AA11, para pembajak berhasil memasuki dek dan menguasai pesawat.

Pertama, dua pramugari ditikam, mungkin oleh pembajak yang duduk di kelas satu.

Selanjutnya, Atta, satu-satunya dari lima pembajak yang dibekali pelatihan tentang cara menerbangkan pesawat, menuju ke ruang pilot dari area tempat duduk penumpang bisnis, dikawal oleh pembajak lain.

Pembajak kelima menikam seorang penumpang.

Korbannya adalah Daniel Lewin, yang telah bertugas empat tahun sebagai tentara Israel dan duduk tepat di belakang Atta. Dia diyakini terbunuh ketika mencoba menghentikan pembajakan pesawat.

Sama seperti yang terjadi di pesawat lain yang dibajak juga, awak pesawat dan penumpang lainnya terpaksa pindah ke bagian belakang pesawat.

Para militan Al-Qaeda menggunakan gas air mata dan mengancam penumpang dengan bom, yang diyakini tidak pernah ada.

08:20
Pesawat American Airlines bernomor penerbangan AA77 lepas landas dari Bandara Internasional Washington-Dulles di Washington D.C. dengan enam awak pesawat dan 58 penumpang, termasuk lima pembajak pesawat.

Pesawat itu juga bertujuan ke Los Angeles.

Ini bukan kebetulan: empat penerbangan yang dibajak dijadwalkan untuk melakukan perjalanan dari ujung timur dan barat Amerika, yang berarti pesawat itu memuat hingga 43.000 liter bahan bakar.

Di tangan pembajak, pesawat menjadi peluru kendali.

08:24
Atta mencoba untuk berkomunikasi dengan para penumpang, tetapi menekan tombol yang salah dan secara tidak sengaja menyampaikan berita tentang pembajakan tersebut kepada pengawas lalu lintas udara di Boston.

Dia mengungkapkan bahwa bukan hanya satu, tetapi beberapa pesawat telah dibajak.

Kebingungan, pengontrol lalu lintas udara mencoba memahami apa yang sedang terjadi, tetapi pesan kedua dari Atta tak menyisakan keraguan: Penerbangan AA11 telah dibajak.

Pada saat itu, para pembajak pesawat telah mematikan transponder, sebuah perangkat yang membantu pengawas lalu lintas udara mengidentifikasi setiap pesawat dan menentukan arah, kecepatan, dan ketinggiannya.

Hal ini membuat sulit untuk menemukan pesawat tersebut.

Berita tentang pembajakan mulai naik ke rantai komando di regulator penerbangan AS (FAA).

Lebih dari setengah jam berlalu sebelum pejabat FAA dan maskapai akhirnya memahami arti sebenarnya dari kata-kata Atta: “Kami memiliki beberapa pesawat”.

Sementara itu, penerbangan lain terus lepas landas di seluruh negeri. Di antaranya adalah pesawat keempat dan terakhir yang dibajak hari itu.

08:42
Penerbangan UA93 milik United Airlines lepas landas dari Bandara Internasional Newark di New Jersey, menuju San Francisco.

Pesawat itu semestinya lepas landas jam 8:00 pagi, namun lalu lintas pagi di bandara menunda keberangkatan.

Pesawat ini tidak mencapai target yang direncanakan, dan penundaan penerbangan dianggap berperan dalam hal tersebut.

Tetapi ada juga faktor penting lainnya. Penerbangan berangkat dengan tujuh anggota awak dan 37 penumpang, empat di antaranya adalah pembajak – tidak seperti tiga pesawat lainnya, di mana ada lima dari mereka.

Saat pesawat UA93 lepas landas, pesawat kedua – UA175 – dibajak di udara.

08:44
Setengah jam setelah dibajak, penerbangan AA11 melintasi langit New York yang cerah.

Tidak hanya bebas dari awan, tetapi juga bebas dari pesawat: pengendali lalu lintas udara meyakini penerbangan itu menuju Bandara Internasional John F. Kennedy dan meminta pesawat lain untuk menyingkir.

Terlepas dari risiko yang ada, pramugari Madeline Sweeney melaporkan setiap perkembangan kepada manajer layanan penerbangan American Airlines Michael Woodward selama sekitar 15 menit dari telepon di bagian belakang pesawat.

Penerbangan AA11 mulai turun, tetapi tidak menuju bandara JFK.

“Ada yang tidak beres. Kami turun dengan cepat,” kata Sweeney.

Woodward meminta Sweeney melihat ke luar jendela untuk melihat apakah dia bisa memastikan di mana mereka berada.

Sweeney berkata: “Kami terbang rendah. Kami terbang sangat, sangat rendah. Kami terbang terlalu rendah.”

Kemudian beberapa detik kemudian:

“Ya Tuhan, kami terlalu rendah”

Saat itulah panggilan berakhir.

08:46
Penerbangan AA11 menabrak Menara Utara, salah satu Menara Kembar World Trade Center (WTC), yang telah mendominasi cakrawala New York selama tiga dekade dengan 110 lantainya.

Ada kebingungan yang absolut.

Constance Labetti saat itu sedang bekerja di lantai 99 Menara Selatan ketika dia melihat pesawat pertama datang.

“Saya hanya berdiri membeku. Saya tidak bergerak. Saya tidak bisa bergerak,” katanya.

Suaranya termasuk di antara para penyintas dan kerabat para korban yang dikenang di 9/11 Memorial and Museum.

“Saya bisa melihatnya mendekat dan mendekat. Saya bisa melihat [inisial] AA di ekornya. Saya bisa melihat jendela kokpit yang berwarna. Sedekat itu saya.”

Suara pesawat yang menabrak Menara Utara terdengar seperti raungan, Labetti mengatakan: “Untuk sesaat, hanya untuk saat itu, saya hampir menghela nafas lega, sampai saya menyadari… semua orang yang baru saja [telah] tewas di menara itu.”

Pesawat itu menembus lantai 93 hingga lantai 99 gedung itu, segera menewaskan ratusan orang.

Diyakini bahwa itu juga membuat semua tangga dari lantai 92 ke atas tidak dapat diakses – membuat ratusan orang lainnya terjebak.

Bahan bakar dari pesawat yang meledak mengubahnya menjadi bola api yang menghancurkan setidaknya satu set lift dan beberapa lantai bawah, termasuk concourse West Street dan lantai B4, empat lantai di bawah tanah.

Di beberapa tempat suhu mencapai 1.000°C dan asap hitam tebal menyelimuti lantai atas, tidak hanya di Menara Utara, tetapi juga Menara Selatan.

Sistem komunikasi internal menyiarkan perintah agar orang tidak melakukan evakuasi, tetapi bos Labetti di Aon Corporation, Ron Fazio, memberi tahu semua orang untuk segera meninggalkan gedung menggunakan tangga.

Keputusan itu pada akhirnya menyelamatkan puluhan orang.

08:47
Presiden AS George W. Bush akan memasuki ruang kelas di Sekolah Dasar Emma E. Booker di Sarasota, Florida, ketika ia diberitahu bahwa “sebuah pesawat kecil bermesin ganda” telah menabrak salah satu Menara Kembar.

Bush diberitahu belum ada informasi lebih lanjut yang tersedia, dan ia melanjutkan rencananya untuk membacakan buku untuk anak-anak.

Meskipun FAA telah mengetahui pembajakan pesawat pertama selama lebih dari 20 menit, tidak ada catatan dari badan lain di Washington yang diberitahu tentang hal itu.

Gedung Putih juga tidak menyadarinya.

Wakil Presiden Dick Cheney mendengar berita di televisi dan reaksinya mirip dengan salah satu dari jutaan orang di seluruh dunia: “Bagaimana mungkin sebuah pesawat menabrak World Trade Center?

Pada waktu yang hampir bersamaan, para pembajak menguasai pesawat ketiga, AA77.

08:56
Sepuluh menit setelah tabrakan pertama, ada beberapa tempat tersisa di lantai atas Menara Utara untuk berlindung dari panas, api, dan asap.

Penampakan orang jatuh – atau melompat – hingga tewas dari ketinggian 300 meter di atas tanah dapat dilihat.

Tragedi itu mengambil dimensi baru dari kengerian.

09:01
Begitulah kekacauan di pusat kendali lalu lintas udara FAA di New York sehingga pesawat kedua, UA175, berhasil terbang melintasi langit kota tanpa hambatan, meskipun tidak pernah mematikan transpondernya dan keluar jalur.

Pada saat informasi tentang kemungkinan pembajakan baru mencapai FAA, sudah terlambat untuk bertindak.

09:03
Pesawat UA175 menabrak Menara Selatan World Trade Center, merobek lantai 77 dan 85.

Hanya 17 menit setelah kecelakaan pertama di Menara Utara.

Operasi penyelamatan terbesar dalam sejarah New York sekarang sedang berlangsung.

Constance Labetti masih menuruni tangga ketika pesawat menabrak gedung tempat ia bekerja, Menara Selatan.

“Saya pikir saya sampai di lantai 72, lantai 75, ketika kami mendengar – kami merasakan dan mendengar – suara keras. Dan orang-orang di tangga mulai jatuh dari tangga,” katanya dalam rekaman kesaksiannya pada 9/11 Memorial & Museum

“Rasanya seperti seseorang mengambil gedung itu, mengguncangnya dan meletakkannya kembali ke tempatnya. Saya memegang pegangan tangga dengan sangat erat, supaya saya tidak jatuh tetapi banyak orang di tangga itu jatuh.”

Labetti melanjutkan perjalanannya ke bawah dengan keyakinan bahwa Menara Utara telah runtuh menimpa gedung mereka.

Namun, jutaan orang di depan layar TV tahu bahwa pesawat kedua telah menabrak menara tempat Constance Labetti berada.

Kecurigaan awal bahwa itu mungkin kecelakaan, menghilang seketika.

Tidak seperti pesawat pertama, UA175 condong ke bawah sebelum jatuh, menyisakan bagian lantai tempat pesawat itu menabrak.

Salah satu tangga juga tetap dapat diakses, setidaknya dari lantai 91 ke bawah, tetapi menuruni tangga itu tidak mudah. Api, asap, kegelapan dan bau bahan bakar membuat upaya menyelamatkan diri semakin sulit.

Dan ada masalah lain: 911 – saluran telepon darurat.

Layanan darurat dibanjiri panggilan dan mereka menyarankan orang untuk tetap di tempat mereka sampai tim penyelamat tiba, terlepas dari apakah mereka berada di atas atau di bawah atau apakah mereka dapat mengevakuasi sendiri.

Jumlahnya bervariasi, tetapi tampaknya tidak lebih dari beberapa orang yang selamat di Menara Selatan berhasil turun dari zona tabrakan atau di atasnya.

09:05
Bush masih berdiri di depan seorang bocah berusia tujuh tahun, ketika kepala staf Gedung Putih, Andrew Card, membisikinya kabar serangan kedua di menara kembar.

Presiden Bush tetap duduk, menganggukkan kepalanya sedikit dan mengerucutkan bibirnya.

“Selama krisis, sangat penting untuk mengatur nada, dan tidak panik. Jadi, saya menunggu saat yang tepat untuk meninggalkan kelas,” kata Bush kepada BBC dalam film dokumenter “9/11: Inside the President’s War Room”.

“Saya tidak ingin melakukan sesuatu yang dramatis, saya tidak ingin melompat dari kursi dan menakut-nakuti kelas yang penuh dengan anak-anak, jadi saya menunggu.”

09:24
Tak lama setelah tabrakan pesawat kedua di Menara Kembar, American Airlines dan United Airlines mengambil keputusan untuk tidak mengizinkan lagi penerbangan mereka lepas landas di seluruh negeri.

Ed Ballinger, pengendali lalu lintas udara United Airlines dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, memutuskan untuk melangkah lebih jauh dan memperingatkan setiap penerbangan di bawah radarnya hari itu.

Penerbangan UA93 adalah salah satunya, dan tinggal beberapa menit lagi untuk menjadi pesawat keempat yang dibajak.

“Hati-hati dengan gangguan kokpit—. Dua a/c [pesawat] menabrak World Trade Center,” kata pesan singkat Ballinger.

Rupanya bingung, pilot Jason Dahl, menjawab, “Ed, tolong konfirmasi pesan terbaru — Jason”.

Tapi jawabannya tidak datang tepat waktu.

Bertahun-tahun kemudian, Ballinger menyesal karena mungkin pesannya tidak cukup jelas.

09:28
Penerbangan UA93 melakukan panggilan darurat dengan kapten atau co-pilot berteriak di tengah suara pertengkaran.

Panggilan darurat diterima oleh pengendali lalu lintas di Cleveland, Ohio, tetapi tidak ada yang bisa mereka lakukan. Pembajak sudah mengambil alih pesawat.

Pembajakan penerbangan UA93 dimulai 46 menit setelah lepas landas, bukan setengah jam seperti tiga pesawat lainnya.

Penundaan keberangkatan selama 42 menit, sangat menentukan nasib penerbangan.

Dipimpin oleh Ziad Jarrah, seorang warga negara Lebanon, para pembajak mengulangi taktik mengancam penumpang dan awak dengan apa yang diduga sebagai bom, dan mengeklaim mereka mengembalikan pesawat ke bandara sambil memindahkan semua orang ke bagian belakang pesawat.

Dari ujung ekor pesawat, para penumpang mulai menelepon orang yang mereka kasihi dari ponsel mereka dan telepon pesawat.

Beberapa dari mereka mengatakan bahwa para pembajak tidak terganggu melihat mereka berbicara di telepon.

Setidaknya 37 panggilan dilakukan.

Beginilah cara mereka mengetahui tentang serangan kembar di New York dan nasib yang menanti mereka jika mereka tidak bertindak.

09:34
Di Departemen Kehakiman AS di Washington, para pejabat sudah tahu bahwa pesawat ketiga telah dibajak.

Jenderal Theodore Olson mendengar berita itu dari istrinya Barbara, yang berada di penerbangan AA77.

Olson kemudian mengenang apa yang dikatakan istrinya padanya: “Apa yang harus saya katakan kepada pilot? Apa yang bisa saya katakan kepada pilot untuk dilakukan?” sebelum telpon itu terputus.

FAA telah berusaha untuk menemukan pesawat selama setengah jam terakhir, tetapi transponder pesawat telah dimatikan.

Para pejabat memutuskan untuk memberi tahu militer.

“Kami juga kehilangan American 77,” kata pusat FAA di Washington kepada North American Aerospace Defense Command (NORAD), yang bertanggung jawab untuk melindungi wilayah udara AS dari serangan.

Secret Service diberitahu oleh pejabat di bandara Ronald Reagan di Washington bahwa sebuah pesawat tak dikenal sedang menuju Gedung Putih.

Wakil presiden dibawa ke bunker.

Tapi kemudian pesawat berbelok 330 derajat.

Pesawat itu tidak lagi menuju Gedung Putih atau gedung Capitol: pesawat itu menuju Pentagon, yang hanya berjarak 8 kilometer, dengan kecepatan penuh – 850 km/jam.

09:37
Pesawat AA77 menghantam dinding barat Pentagon, menghasilkan bola api yang menjulang 60 meter di atas atap.

Seluruh 64 orang di dalamnya tewas, serta 125 orang di markas besar Departemen Pertahanan.

Puluhan lainnya terluka parah.

Sementara liputan berita serangan berpusat pada peristiwa dramatis yang terjadi di Menara Kembar, kecelakaan di Pentagon tak banyak diliput media.

Tapi ini bukan bagaimana Presiden Bush mengalaminya.

Dia berkata dalam program dokumenter BBC bahwa saat itulah dia menyadari negara sedang dalam kondisi perang.

“Pesawat pertama bisa jadi kecelakaan. Yang kedua pasti serangan. Yang ketiga adalah deklarasi perang,” kata Bush.

09:42
Setelah serangan Pentagon, FAA melakukan tindakan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, memerintahkan semua penerbangan komersial untuk segera mendarat di bandara terdekat.

Sekitar 4.500 orang penumpang mendarat di seluruh AS.

Ada kekhawatiran tentang satu pesawat yang masih mengudara: Penerbangan UA93, dibajak, dan transpondernya dimatikan.

09:57
Pada menit ini, awak pesawat dan penumpang penerbangan UA93 tahu bahwa mereka akan mati jika mereka tidak bertindak untuk menghentikan para pembajak pesawat.

Alice Hoagland, mantan pramugari, meninggalkan dua pesan suara untuk putranya, Mark Bingham, yang ada di dalam pesawat.

“Mark, ini ibumu. Kabarnya pesawat ini telah dibajak oleh teroris. Mereka mungkin berencana menggunakan pesawat itu sebagai target untuk menghantam beberapa lokasi di darat.

“Saya akan mengatakan lakukan semua yang kamu bisa untuk mengalahkan mereka, karena mereka sangat kejam,” katanya dalam pesan pertama.

Ia mengulangi saran yang sama dalam pesan kedua, berbicara dengan nada yang lebih tergesa-gesa:

“Ada satu penerbangan yang mereka katakan menuju San Francisco. Mungkin itu milikmu, eh, jadi jika kamu bisa, kelompokkan beberapa orang dan mungkin lakukan yang terbaik yang kamu bisa untuk mengendalikannya. Aku mencintaimu, sayang. Semoga berhasil. Sampai jumpa.”

Menurut informasi yang disampaikan kepada orang-orang di lapangan, semua orang di pesawat memilih dan memutuskan strategi terbaik adalah melawan para pembajak pesawat.

09:58
Saat kengerian terus berlanjut, Menara Selatan runtuh.

Hanya butuh 11 detik untuk meruntuhkan seluruh bangunan.

Semua orang di gedung itu meninggal dunia, bersama dengan orang lain yang berada di jalan dan di Hotel Marriott di dalam kompleks World Trade Center.

Constance Labetti adalah salah satu orang yang berhasil melarikan diri dari menara, saat awan debu dan puing-puing raksasa menyelimuti area tersebut.

Keesokan paginya, ia mengetahui bahwa Fazio, bosnya dan “pahlawannya”, yang mendorong semua orang di kantor untuk evakuasi, tidak berhasil lolos dari runtuhan gedung.

10:03
Selama enam menit para penumpang penerbangan UA93 berusaha masuk ke kokpit untuk merebut kendali pesawat dari para pembajak.

Perekam penerbangan menangkap suara benturan keras, tabrakan, teriakan dan pecahan kaca dan piring, saat mereka mencoba membuka paksa pintu.

Pada titik tertentu, Ziad Jarrah mulai mengemudikan pesawat ke kiri dan ke kanan, mencoba membuat penumpang kehilangan keseimbangan sementara pembajak lain memblokir pintu.

Jarrah berkata: “Apakah ini saatnya? Haruskah kita menuntaskannya?”

Pembajak lain menjawab: “Belum. Belum. Ketika mereka semua datang, kita menghabisinya.”

Mereka masih berjarak 20 menit dari target mereka, Washington, DC.

Jarrah kembali bertanya kepada pembajak lain apakah dia harus menabrakkan pesawat. Kali ini, dia diberitahu, “ya”.

Saat penerbangan UA93 menukik tajam, salah satu pembajak berteriak, “Allahu Akbar. Allahu Akbar.”

Saat penumpang melanjutkan serangan, pesawat menabrak tanah lapang di Shanksville, Pensylvania, dengan kecepatan lebih dari 930 km/jam.

Tidak ada yang selamat.

Gedung Putih akan memerlukan waktu beberapa menit untuk memastikan apakah pesawat itu telah ditembak jatuh oleh militer.

Militer mendapat perintah untuk menjatuhkannya agar tidak mencapai targetnya – yang diyakini sebagai Gedung Putih atau gedung Capitol.

10:28
Lebih dari 100 menit telah berlalu sejak penerbangan AA11 menabrak Menara Utara.

Gedung itu bertahan dua kali lebih lama dari menara lainnya, tetapi akhirnya menemui nasib yang sama dan runtuh ke tanah dalam sembilan detik.

Bill Spade dari dinas pemadam kebakaran New York hanya beberapa meter dari Menara Utara. Ledakan itu melemparkannya sekitar 12 meter ke bawah reruntuhan.

Ia membutuhkan waktu satu jam untuk menemukan jalan kembali ke permukaan.

Baru kemudian ia mengetahui bahwa ia adalah satu-satunya yang selamat di antara 12 petugas pemadam kebakaran yang bertugas saat itu.

Pamannya, yang berada di penerbangan UA93, juga meninggal.

Dengan 2.977 orang tewas – tidak termasuk 19 pembajak – 9/11 adalah serangan paling mematikan di AS.

Peristiwa ini juga menandai hilangnya personel tim penyelamat dengan jumlah terbesar dalam sejarah AS. Di New York saja, 343 dari korban tewas adalah petugas pemadam kebakaran.

Selain itu, sekitar 400.000 orang terpapar racun, cedera, dan gangguan emosional yang menyebabkan penyakit kronis dan bahkan kematian selama bulan-bulan pembersihan dan rekonstruksi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Akibat dari serangan 9/11 masih terasa hingga saat ini.

Pengejaran AS terhadap Osama Bin Laden menyebabkan invasi ke Afghanistan, tempat Al-Qaeda berlindung, pada tahun 2001.

Doktrin ‘perang melawan teror’ Presiden Bush kemudian menjadi cikal bakal invasi ke Irak pada tahun 2003.

Dua dekade telah berlalu sejak serangan itu. Penarikan pasukan AS dari Afghanistan dalam pekan-pekan menjelang peringatan itu telah ditandai dengan lebih banyak kekerasan dan kekacauan.

Taliban sekali lagi kembali berkuasa.

Misi AS di Afghanistan secara resmi berakhir, tetapi bab yang lebih mematikan mungkin belum muncul.

Sumber: suara.com

Gile Bener, Pasangan Ini Pacarannya Dikawal 7 Bodygurad

0

Bogordaily.net – Sepasang kekasih, ketika sedang berpacaran, umumnya menghabiskan waktu dengan berdua saja. Namun, pasangan ini tak seperti orang kebanyakan, keduanya berpacaran sambil dikawal bodyguard.

Momen tersebut menuai sorotan publik. Sebab, dikawal bodyguard saat pacaran saja sudah tidak biasa, tak tanggung-tanggung personel yang melakukan pengawalan berjumlah tujuh orang.

Momen tersebut dibagikan Ismi N. Hidayah lewat akun TikTok @tanteismi, pada 7 Juli 2021. Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, dijelaskan bahwa video tersebut direkam sebelum Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Adapun tampak awalnya sepasang kekasih turun dari mobil untuk berkencan. Tepat di depan mobil, tujuh orang pria yang mengenakan pakaian hitam sudah bersiaga untuk melakukan pengawalan. Ternyata, ketujuh pria itu adalah bodyguard dari pasangan tersebut.

“Pacaran berduaan? No. Pacaran dikawal tujuh bodyguard? Yes,” tulis Ismi dalam keterangan videonya.

Membawa barang bawaan Ismi, para bodyguard tersebut kemudian tampak melakukan pengawalan. Perempuan tersebut berjalan di lorong pusat perbelanjaan bersama sang pacar, sementara para bodyguard mengikuti di sisi mereka.

Tak hanya bertugas untuk mengawal, terlihat salah satu bodyguard tersebut juga sambil memberi pijatan kepada Ismi, sementara ia asyik mengobrol bersama sang pacar yang mengenakan kemeja putih.

Seketika unggahan tersebut pun viral, ditonton hingga lebih dari 15,6 juta kali dan disukai oleh lebih dari 1,1 juta orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa heran hingga menilai aksi tersebut berlebihan.
“Raffi Ahmad be like: gua gak gini amat dah pacaran,” kata akun @raybaja.
“Gua dari pada kayak gitu mending berduaan aja naik motor. Keliling mutar-mutar gak jelas, makan berdua, terus ketawa bareng. Kalau dikawal gitu jadi kayak gimana rasanya,” ujar akun @soviyanblablablaba.

Waduh, Ketua KPI Mendadak Tinggalkan Mata Najwa

0

Bogordaily.net – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio belakangan menjadi sorotan warganet usai dirinya meninggalkan program Mata Najwa dan menyebut serial animasi Upin Ipin sebagai propaganda Malaysia.
Akibatnya Ketua KPI pun jadi trending topic pada Sabtu 11 September 2021.

Cabutnya Ketua KPI dari program yang tayang di Trans 7 setiap Rabu malam itu diungkap langsung oleh Najwa Shihab. Dia mengatakan Agung sejatinya sudah datang ke studio Mata Najwa untuk berdialog soal kasus pelecehan seksual yang terjadi di KPI. Namun tiba-tiba Ketua KPI periode 2019-2022 itu batal naik panggung dan meninggalkan studio Mata Najwa.

“Ketua KPI tadi malam sudah hadir di studio Mata Najwa, bahkan sudah siap naik panggung tapi tiba-tiba menolak berdialog ketika pengacara MS, korban di KPI sedang berbicara dan langsung keluar meninggalkan studio,” tulis Najwa di akun Instagramnya.

Selain soal kabur dari Mata Najwa,Ketua KPI kembali menjadi sorotan netizen setelah pernyataannya soal Upin dan Upin sebagai propaganda Malaysia.

Awalnya Agung menyatakan kalau Indonesia sudah terlalu banyak tontonan dari luar negeri. Padahal menurutnya karya anak bangsa tidak kalah kualitasnya jika harus bersaing.

Menurut dia Korea Selatan adalah salah satu negara yang berhasil. Tayangan dari negara tersebut dinilai tidak cuma mampu menjadi idola di beberapa negara, tapi bahkan bisa mendatangkan warga dari negara lain untuk berkunjung.

Agung kemudian menyinggung soal Upin Ipin. Dia menilai tayangan animasi tersebut salah satu bentuk propaganda Malaysia.

“Upin-Ipin itu bisa dikatakan propaganda, propaganda yang positif. Upin-Ipin itu bisa mengenalkan Malaysia atau citra Malaysia kepada dunia luar yang multikultural, sopan, ramah dan religius,” kata Agung Suprio.

“Ini yang ingin ditampilkan Malaysia kepada dunia luar.”

Hasilnya, Upin dan Ipin menurutnya mengubah pandangan negara-negara lain kepada Malaysia. Gara-gara itu juga Malaysia kini makin dikenal.

“Negara-negara lain punya pandangan positif kepada Malaysia, sehingga bisa meningkatkan sektor pariwisata Malaysia, jadi banyak kemudian orang mancanegara yang datang ke Malaysia,” tuturnya.

“Jadi propaganda itu di situ maksudnya.”

Walau pernyataan Agung soal Upin Ipin tidak bermaksud negatif, netizen sudah kadung jengkel dengan Ketua KPI. Apa lagi ada kabar korban pelecehan seksual dipaksa menandatangani surat damai oleh pelaku. Berikut sorotan para netizen di Tanah Air.(dtk)

Acara HUT PD Kubu Moeldoko Dibubarkan Kader Partai Demokrat Pimpinan AHY

0

Bogordaily.net – Kader Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membubarkan acara yang dihelat oleh kubu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Tangerang Banten.

Acara yang digelar di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten pada Jumat 10 September 2021, malam pun bubar.

Berdasarkan keterangan yang diterima Tribunnews, Sabtu 11 September 2021, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, yang juga Bupati Lebak, Iti Jayabaya, mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat diadakannya peringatan HUT Partai Demokrat dengan panitia pelaksana kelompok gerombolan KLB Ilegal Deli Serdang.

Iti Jayabaya datang ke lokasi bersama jajaran DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, DPC Partai Demokrat Tangerang Raya, dan didampingi beberapa pengurus DPP Partai Demokrat.

Terlihat ada Wasekjen DPP Partai Demokrat Irwan , Kepala BPJK DPP Partai Demokrat Zulfikar Hamongan, dua Deputi Bakomstra DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan dan Cipta Panca Laksana, serta Amal Ghozali, salah satu Ka Biro DPP PD.

“Pada hari ini, seharian kita berkumpul, mencoba menegosiasikan apa yang kita inginkan terhadap marwah partai kita, yang kita cintai dan Alhamdulillah tadi mereka sudah melakukan kesepakatan untuk membubarkan dan mencopot atribut Demokrat yang berada di lokasi acara,” kata Iti di lokasi.

Selain dibantu para kader, pencopotan atribut Partai Demokrat di lokasi acara juga dibantu oleh Polres Tangerang Selatan.

Pihak kepolisian turun tangan mentertibkan atribut tersebut karena acara yang dilaksanakan gerombolan KLB Ilegal Deli Serdang ini tidak memberikan surat pemberitahuan.

Atas kesigapan dan loyalitas para kader dalam menjaga marwah Partai Demokrat, khususnya Partai Demokrat Banten, Iti mengucapkan terima kasih.

“Saya mengucapkan terima kasih atas soliditas, komitmen yang hari ditunjukkan oleh saudara-saudara semua, keluarga besar Partai Demokrat. Saya yakin kita punya slogan yang sama untuk membangun demokrasi yang lebih baik, terutama memajukan, memberikan kejayaan, membangun kejayaan Partai Demokrat di Provinsi Banten,” pungkasnya.

 

Hari Ini Pengguna KRL Wajib Menunjukan Setifikat Vaksin

0

Bogordaily.net – Mulai hari ini para pengguna KRL wajib menunjukan setifikat vaksin sebelum masuk stasiun. Sebelumnya pengguna KRL wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai syarat keberangkatan.

Sebelumnya PT KAI Commuter telah melakukan sosialisasi pemberlakuan wajib vaksinasi bagi pengguna KRL. VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan sertifikat vaksin ini ditunjukkan dengan melakukan scan kode QR melalui aplikasi PeduliLindungi.

“Hari Jumat (10/9) ini merupakan hari terakhir sosialisasi pemberlakuan wajib vaksin bagi pengguna KRL. Mulai besok seluruh pengguna KRL diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama atau dengan melakukan scan kode QR di aplikasi PeduliLindungi saat akan naik KRL,” kata Anne kepada wartawan, Jumat 10 September 2021.

Anne mengatakan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, ataupun dokumen lainnya sudah tidak berlaku lagi. Untuk itu diharapkan para pengguna KRL sudah menyiapkan sertifikat vaksinasi dan kartu identitas saat hendak masuk ke stasiun.

Selain menggunakan aplikasi PeduliLindungi, sertifikat vaksin juga bisa ditunjukkan dalam bentuk cetak ataupun digital.

“Sertifikat vaksin yang ditunjukkan bisa dalam bentuk cetak, digital, maupun melalui scan kode QR dengan aplikasi PeduliLindungi,” jelasnya.

Syarat terbaru untuk naik KRL ini sesuai dengan Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 6 September 2021.

“Sertifikat vaksin yang ditunjukkan bisa dalam bentuk cetak, digital, maupun melalui scan kode QR dengan aplikasi PeduliLindungi,” jelasnya.

Syarat terbaru untuk naik KRL ini sesuai dengan Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 6 September 2021.

Protokol kesehatan secara ketat juga masih berjalan di stasiun. Penumpang KRL juga harus melalui pengukuran suhu tubuh saat memasuki stasiun. Para pengguna juga wajib menggunakan masker ganda, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL serta menjaga jarak aman antar pengguna.

“KAI Commuter kembali mengingatkan kepada para pengguna bahwa aturan mengenai pembatasan jumlah pengguna yang dapat naik KRL masih berlaku. Petugas akan melakukan penyekatan dan antrean di stasiun guna mencegah kepadatan di dalam KRL,” kata Anne.

Selain itu, Anne menyarankan agar pengguna KRL berpergian di luar jam sibuk. Para pengguna KRL juga diminta membuka aplikasi KRL Access untuk melihat informasi kepadatan di stasiun ataupun posisi kereta terkini.

 

Sumber: detikcom