Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 6852

Penikmat Kopi, Jarang Tahu Manfaat yang Terkandung di Dalamnya

0

Bogordaily.net – Kopi merupakan minuman yang disukai oleh banyak orang baik tua maupun muda. Maka tak heran jika di era milenial ini banyak kafe kopi yang bermunculan sebab banyak anak muda yang senang menikmati kopi.

Selain aroma dan rasanya yang menggugah selera, kopi juga memiliki banyak manfaat, apa saja?

Penikmat

<• Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Ternyata minum kopi juga dapat menurunkan risiko penyakit lho. Salah satunya adalah diabetes tipe 2. Hal ini berdasarkan studi yang mengamati bahwa peminum kopi paling banyak memiliki risiko 23-50 persen lebih rendah terkena penyakit ini.

Berdasarkan studi besar dari 18 studi, dalam total 457.922 orang, setiap cangkir kopi tiap hari dikaitkan dengan penurunan tujuh persen risiko diabetes tipe dua.

<• Meningkatkan kinerja

Kopi mengandung kafein yang dapat memberikan manfaat bagi produktivitas Anda. Kandungan kafein ini, merangsang sistem saraf Anda, memberi sinyal pada sel-sel lemak untuk memecah lemak tubuh, serta meningkatkan kadar epinefrin (adrenalin) dalam darah Anda.

Makanya, tidak heran apabila efek-efek tersebut dapat meningkatkan kinerja orang hingga 11-12 persen.

<• Menurunkan risiko kanker

Selain penyakit diabetes tipe dua, penyakit tak menular yang dapat diturunkan risikonya akibat minum kopi adalah kanker. Kopi disebutkan dalam studi dapat melindungi terhadap dua jenis kanker, yaitu kanker hati dan kanker kolorektal.

Studi menunjukkan, peminum kopi memiliki risiko kena kanker hati hingga 40 persen lebih rendah. Kemudian minum empat hingga lima cangkir kopi per hari, memiliki risiko 15 persen lebih rendah terkena kanker kolorektal.

 

 

Korem 061/Sk Raih Peringkat Pertama Kinerja Terbaik Pelaksanaan Anggaran 

0

Bogordaily.net – Danrem 061 SK Brigjen TNI Ahmad Fauzi S.l.P,.M.M. pada hari ini menerima kunjungan dari Kepala KPPN Kota Bogor Judika Sirait, kemudian Bapak Hendra Gunawan Kasi MSKI, lalu staf seksi MSKI Dede Rusmiati, serta Bapak Priyono pembina perbendaharaan.

Kunjungan kerja mereka ke Korem 061/ Suryakancana adalah untuk menyerahkan piagam penghargaan kinerja terbaik, atas pelaksanaan anggaran Satker lingkup Kanwil Ditjen perbendaharaan Provinsi Jabar.

Komandan Resor Militer 061/Suryakancana meraih peringkat pertama nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran satuan kerja, di lingkup Kanwil Ditjen perbendaharaan Provinsi Jawa Barat dengan capaian nilai kategori pengelola Pagu lebih dari 200 miliar periode semester 2021.

 Kinerja
Piagam Kinerja Terbaik Pelaksanaan Anggaran Lingkup Ditjen Perbendaharaan Prov – Jabar. (Istimewa/Bogordaily.net)

Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., selaku Komandan Korem 061/Sk mengucapkan terimakasih kepada Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat dan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bogor.

Karena selama ini telah bersinergi dengan Korem 061/Suryakancana dan berpartisipasi aktif, mendukung penilaian zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani.

 Kinerja

Dan menurutnya lagi, bahwa capaian ini tentunya adalah hasil sinergitas di lingkup Korem 061, yang mana ia bertekad untuk selalu bersinergi dan berpartisipasi aktif, mendukung visi dan misi Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.***

Populer! Kuliner Khas Indonesia yang Sering Disantap Wisatawan

0

Bogordaily.net – Indonesia adalah surga kuliner dengan berbagai aneka rasa. Banyak restoran hingga warung sederhana berjejer di pinggir jalan menawarkan beragam makanan lezat.

Banyak di antaranya menggunakan bumbu dan rempah-rempah untuk meningkatkan rasa. Hidangan yang menggiurkan akan membuat Anda ketagihan.

Kuliner-kuliner khas nusantara yang populer seperti rendang, bakso dan sate sering menjadi santapan warga termasuk wisatawan atau traveler yang menikmati keindahan alam serta keunikan budaya Tanah Air.

Melansir dari Indonesia.Travel, ini 5 kuliner nusantara yang sangat populer dan wajib dicoba saat berwisata di Indonesia :

Kuliner

<• Pempek di Palembang

Pempek merupakan hidangan khas Palembang yang terbuat dari daging ikan giling dan tapioka. Memiliki lapisan luar yang garing dan tekstur kenyal yang lembut.

Masakan lezat ini disajikan dengan kuah asam manis yang disebut kuah cuko. Menu pendamping pempek yang biasa adalah irisan ketimun dan mie.

Kuliner

<• Rendang di Padang

Rendang kuliner asal Sumatera Barat dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia. Daging sapinya yang empuk dimasak dengan sempurna dengan bumbu dan rempah yang beraroma.

Karena teksturnya yang kenyal dan keseimbangan rempah yang sempurna, rendang menjadi favorit para wisatawan.

Legenda mengatakan bahwa orang Minangkabau membawa hidangan ini dalam perjalanan jauh.

Mereka membutuhkan makanan yang bisa diawetkan secara tradisional, tidak kehilangan rasa dan kesegarannya.

Masyarakat Minangkabau biasa memasak daging sapi dengan bumbu tradisional dan santan selama sekitar tujuh sampai delapan jam.

Cara konvensional mengawetkan daging dengan tetap menjaga rasa gurihnya tetap utuh.

Kuliner

<• Gudeg di Yogyakarta

Gudeg adalah sajian manis ikonik Yogyakarta . Terbuat dari nangka mentah atau gori yang dipadukan dengan santan kental dan gula aren.

Untuk mendapatkan cita rasa gudeg yang autentik orang sering juga memasaknya dalam panci tanah liat di atas api kayu atau arang.

Camilan lezat ini sering disajikan dengan bumbu seperti ayam, telur rebus, tempe, tahu dan sambal krecek atau kulit sapi renyah dengan sambal.

Gudeg biasanya dijual di jalanan Yogyakarta, tetapi tempat paling terkenal untuk membeli gudeg adalah Wijilan dan Barek.

Kuliner

<• Lumpia di Semarang

Semarang terkenal dengan makanannya yang lezat, termasuk hidangan khasnya yang disebut lumpia.

Hidangan pembuka ini terinspirasi dari lumpia Cina tetapi dimodifikasi dengan rasa otentik dari Semarang.

Lumpia menawarkan cita rasa Indonesia dalam isinya dengan bahan-bahan seperti rebung, ayam cincang, telur dadar, ebi atau udang kering yang dimasak dengan bumbu yang sempurna.

Lumpia memiliki lapisan luar yang tipis dan renyah dengan isian sayur yang manis gurih di dalamnya. Disajikan dengan saus khusus, bumbu yang sempurna untuk menyertainya.

Kuliner

<• Ketoprak di Jakarta

Populer dijual di jalanan Jakarta , ketoprak dianggap sebagai rujak tahu. Terdiri dari tahu goreng, telur rebus, ketupat atau lontong, bihun, tauge, kol dan mentimun.

Ditaburi dengan saus kacang yang gurih dan kecap manis serta taburan bawang merah goreng dan kerupuk.

Rasa manis pedas dari kuah dan sedikit garam dari tahu gorengnya melengkapi hidangan ini. Ini harus dicoba ketika Anda mengunjungi Jakarta.

Konon hidangan ini muncul ketika seorang pria yang hanya makan kue beras dan tauge untuk dimakan, memutuskan untuk menikmati apa yang dimilikinya.

Jadi dia menumbuk beberapa kacang tanah, bawang putih dan cabai serta menambahkan air untuk membuat saus yang kental.

Dia menambahkan bumbu kacang ini ke bahan sederhana dan menciptakan ketoprak , makanan jalanan terkenal di Indonesia.

Setiap gigitan makanan Indonesia penuh dengan cita rasa Indonesia yang eksotis.

Ini menggabungkan bahan-bahan terbaik dari alam dengan cerita-cerita komunitas lokal dan menawarkan pengalaman kuliner yang sempurna.***

 

 

Update! Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Perbaiki Kebocoran Pipa AC 4″

0

Bogordaily.net – Terkini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan perbaikan kebocoran pipa AC 4″ di Jalan Kebon Pedes 1.

Dikutip laman instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, lamanya perbaikan kebocoran Pipa AC 4″ dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, Jumat 10 September 2021.

Wilayah yang terdampak dari perbaikan kebocoran pipa AC 4″ yaitu, Kebon Pedes dan sekitarnya.

Kepada pelanggan agar tetap menampung air untuk mengantisipasi gangguan pasokan selama terganggunya perbaikan kebocoran AC 4″ kembali normal.

Silahkan hubungi nomer call center 0251-832-4111 atau datang langsung ke customer service di Jalan Siliwangi 121 untuk informasi lebih lanjut. Adv

MenKopUKM Terus Bangun Model Bisnis untuk Pengembangan Perhutanan Sosial

0

Bogordaily.net – Dengan kepemilikan lahan sempit, petani tidak mungkin mampu membangun ketahanan pangan yang menjadi program unggulan pemerintahan Presiden Jokowi.

Selain berlahan sempit, petani juga tidak terhubung dengan market. Kondisi tersebut yang akhirnya akan menyuburkan tumbuhnya tengkulak.

Hal itu dipaparkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara diskusi bertema Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Jawa Barat secara Berkelanjutan, yang diselenggarakan Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat 10 September 2021.

Untuk itu, Teten mendorong para petani berlahan sempit untuk mendirikan atau bergabung, ke dalam koperasi agar bisa masuk skala ekonomi.

“Saya melihat koperasi bisa menjadi konsolidator para petani berlahan sempit agar masuk skala ekonomi,” kata MenKopUKM.

Teten memberi gambaran, untuk komoditas padi, minimal harus memiliki lahan minimal 1.000 hektar. Sedangkan untuk buah-buahan, minimal lahan seluas 400 hektar.

“Model bisnis seperti ini yang akan terus kita bangun,” tandas MenKopUKM.

Lanjut Teten, kalau hanya program subsidi untuk bibit, pupuk, dan sebagainya, tetapi tidak membangun model bisnisnya, takkan bisa membangun Korporatisasi Petani.

“Menciptakan Corporate Farming harus dengan Korporatisasi Petani, yang pas untuk melakukan itu, ya koperasi,” imbuh Teten.

Dengan berkoperasi, kata Teten, koperasi yang akan membeli tunai dari petani. Sehingga, tidak ada istilah harga jatuh di saat panen raya.

“Sebagai offtaker, koperasi yang berhubungan dengan pabrikan. Bagi petani, bisnis model seperti ini menciptakan kepastian harga dan pasar,” ulas MenKopUKM.

Teten menambahkan, pihaknya sudah membangun bisnis model di tambak udang Muara Gembong (Bekasi) dan petani pisang di Lampung.

Di Muara Gembong bekerja sama dengan BUMN, membangun Korporatisasi Nelayan di atas lahan seluas 100 hektar.

“Sudah ada offtaker dan lembaga pembiayaannya,” ungkap Teten.

Sementara di Lampung, terkumpul lahan seluas 400 hektar untuk ditanami pisang. Ada sekitar 1.000 petani menjadi anggota Koperasi Tani Hijau Makmur dan juga sudah ada offtaker-nya.

Bahkan, produk pisangnya sudah masuk pasar ekspor, yakni pasar Eropa.

Teten juga mencontohkan koperasi susu di Selandia Baru bernama Fonterra. Di sana, peternak sapi hanya mengurusi produksi susu, sedangkan pemasaran susu menjadi urusan koperasi.

Model bisnis

“Bahkan, koperasi memiliki industri pengolahan susu,” kata MenKopUKM.

Bisnis model seperti ini yang akan direplikasi untuk diterapkan di daerah.

“Jadi, Bisnis Model itu memang harus diciptakan,” tegas Teten.

Oleh karena itu, MenKopUKM akan memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu menciptakan model bisnis yang saling menguntungkan bersama para petani yang menjadi anggotanya.

“LPDB-KUMKM telah kita beri tugas khusus bagi pembiayaan 100% untuk koperasi,” tukas Teten.

Bila sudah tercipta bisnis model, Teten meyakini pihak perbankan dan lembaga pembiayaan lainnya tidak akan ragu lagi untuk mengucurkan dana kreditnya. Selama ini, sektor pertanian masih dianggap high risk.

Begitu juga dengan Perhutanan Sosial, di mana dengan kepemilikan perorangan sekitar 2 hektar saja, tidak akan masuk skala ekonomi.

“Pabrikan besar tidak bisa kontrak dengan petani perorangan. Kalau mereka bayar mundur 3 bulan, petani bisa mati,” ucap Teten.

Program Perhutanan Sosial digulirkan agar masyarakat memiliki akses ke kepemilikan lahan.

Saat ini, yang disiapkan pemerintah untuk Perhutanan Sosial sebesar 12,7 juta hektar.

“Kalau lahan seluas itu dipinjamkan ke masyarakat selama 35 tahun, itu bisa memberi akses lahan bagi petani,” ujar MenKopUKM.

Teten mengakui, kepemilikan lahan di Indonesia sudah sangat timpang. Banyak lahan produksi, termasuk hutan lindung, sudah dikuasai ‘orang kota’.

“Namun, profesi masyarakat pedesaan tetap sebagai petani tak berlahan. Kalau pun punya lahan, kecil-kecil” ungkap Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Produksi Mitra Perhutanan Sosial Lodra Mandiri, Acu Sujana, mengatakan bahwa pihaknya banyak melakukan pendampingan bagi para anggotanya yang merupakan petani kopi.

Dengan total lahan seluas 320 hektar yang dikelola sekitar 600 orang anggota, koperasi sudah mampu membangun aneka unit usaha milik anggota. Salah satunya, mendirikan kedai kopi.

“Saat ini, dengan lahan pemberian pemerintah itu, kita juga menanam buah alpukat dan kaweni, selain kopi. Ke depan, kami membutuhkan perkuatan permodalan dari LPDB-KUMKM,” pungkas Acu.***

Simak Yuk, Syarat Penyintas Covid-19 yang Boleh Donor Darah

0

Bogordaily.net – Pandemi Covid-19 membuat kebutuhan akan darah semakin sulit, sebab tidak sembarangan orang yang bisa mendonorkan darahnya.

Hanya orang yang sehat dan telah terbebas dari Covid-19 yang bisa mendonorkan atau memberikan darahnya.

Namun belum lama ini, beredar kabar bahwa menggunakan darah orang yang telah divaksinasi berbahaya bagi kesehatan.

Merangkum dari laman Instagram resmi Satgas Perubahan Perilaku @satgasperubahanperilaku, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, darah dari donor yang sudah menerima vaksin Covid-19 tidak berbahaya.

Donor darah

Meski demikian, ada beberapa syarat yang memang harus dipatuhi oleh pendonor sebelum mendonorkan darahnya.

Unggahan tersebut menjelaskan syarat seseorang yang pernah terinfeksi dan telah divaksinasi bisa mendonorkan darahnya.

1. Seseorang yang telah disuntik vaksin Covid-19 dapat melakukan donor darah minimal setelah 14 hari usai vaksinasi.

2. Donor darah dari orang yang menerima vaksin seperti terapi plasma konvalensen.

3. Pemberian waktu selama 14 hari dilakukan untuk memberikan jeda agar tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

4. Jeda waktu donor darah setelah divaksin tergantung jenis vaksin yang diterima.

5. Penyintas Covid-19 juga dapat melakukan donor darah sebulan setelah dinyatakan sembuh.***

Pemkot Bogor Raih Penghargaan Peringkat lll BKN Award 2021

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih penghargaan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Award 2021 Peringkat III Tingkat Nasional Kota Tipe A dalam penilaian indeks NSPK (Norma, Standar, Perilaku dan Kriteria) Manajemen ASN Kategori pengawasan dan pengendalian.

Piagam penghargaan secara langsung diberikan Kepala Kantor Regional III BKN, Tauchid Djatmiko kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Jumat 10 September 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, beberapa hal yang selalu diikhtiarkan Pemkot Bogor terkait kepegawaian, pembinaan dan penguatan kelembagaan.

Bima Arya menegaskan, melesatnya pegawai hingga ke ‘puncak’ bukan didasari faktor-faktor non teknis atau kedekatan, tetapi betul-betul karena sistem yang telah dibangun.

“Hal yang lebih menantang adalah membangun pengertian yang sama dengan semua. Karenanya dibutuhkan kebijaksanaan yang pas ketika ingin melakukan penyesuaian-penyesuaian. Salah satunya dengan bertukar pikiran dengan jajaran internal, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekda dan kepala perangkat daerah lainnya,” katanya.

Dia menjelaskan, mengenai pembinaan pegawai terkait peningkatan kapasitas teknis, pembangunan karakter, melayani dengan hati, mendorong untuk berkreasi dan pembinaan dilakukan secara out of the box.

Sehingga tidak hanya terpaku bimbingan teknis (bimtek), kursus atau apapun yang bersifat formil, tetapi tetap dilakukan secara sistematis dan terkonsep.

Hal-hal tersebut diakui Bima Arya telah dilakukannya sejak 7 tahun yang lalu, sehingga diharapkan di internal memiliki gairah untuk melayani masyarakat semakin tinggi.

Sedangkan untuk penguatan kelembagaan, Bima Arya menjelaskan terkait aturan, reward dan punishment, termasuk semua perangkat aturan atau payung hukum yang menjadi landasan dalam melakukan pembinaan, baik promosi, mutasi maupun rotasi.

“Saya ingin meninggalkan legacy (warisan) dalam bentuk sistem yang kuat,” ungkapnya.***

Jumat Berkah, RSUD Kota Bogor Santuni Anak Yatim dan Bagikan Sembako

0

Bogordaily.net – RSUD Kota Bogor kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah melalui kegiatan berbagi terhadap Anak Yatim dalam bentuk pembagian sembako yang di selenggarakan di SDN 1 Semeru Kota Bogor.

Kepala Bidang SDM dan Diklat, Humas RSUD Kota Bogor yang di terima oleh Kepala Sekolah SDN 1 Semeru.

Bantuan berupa sembako yang disalurkan untuk anak yatim piatu yang terkena dampak wabah virus Corona.

Maman Suherman selaku Kepala Bidang SDM yang ikut serta dalam membantu kegiatan RSUD berbagi, kepada anak yatim piatu yang berada di lingkungan SDN 1 Semeru.

“Kami dari Rombongan RSUD Kota Bogor ingin berbagi kebaikan dari kegiatan kerohanian seperti RSUD mengaji, Kajian Al-Qura’an dan jum’at berkah yang salah satunya membagikan sembako kepada anak yatim piatu di SDN 1 Semeru, sebagai bagian dari lingkungan RSUD Kota Bogor dan mudah-mudahan bisa meringankan beban disaat disaat kondisi Covid 19,” ujar Maman.

Lebih lanjut, Maman menjelaskan bahwa RSUD Kota Bogor ingin berbagi kebaikan bersama anak yatim SDN 1 Semeru, dengan membagikan sembako serta telah melakukan berbagai kegiatan di bidang sosial kemasyarakatan. terangnya.

 Yatim
Kepala Bidang SDM, Maman Suherman. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Alhamdullilah, terima kasih kepada pihak RSUD Kota Bogor yang telah memberikan santunan kepada anak – anak yatim SDN 1 Semeru, sangat bermanfaat di tengah pandemi saat ini, semoga berkah selalu ya,” ujar Cucu Kepala Sekolah SDN Semeru 1 Bogor.***

Mas Pardi, Bapak Pelayaran Indonesia

0

Bogordaily.net – Laksamana Muda TNI (Purn) Mas Pardi (1 Oktober 1901 – 13 Agustus 1968) adalah pendiri dan sekaligus pemimpin dari BKR Laut pusat, seperti bersumber dari Wikipedia.

BKR Laut pusat merupakan cikal bakal dari TNI Angkatan Laut. Mas Pardi juga terkenal sebagai “Bapak Pelayaran Indonesia” dengan banyak mendirikan sekolah maritim pada saat itu.

Pada tanggal 10 September 1945 BKR laut diubah namanya menjadi TKR Laut. Pada saat itu jabatan Mas Pardi masih bernama Kepala Staf Umum TKR Laut.

Atas usulan Mas Pardi, Badan Diklat Perhubungan Republik Indonesia mendirikan Akademi Ilmu Pelayaran yang menyelenggarakan Program Diploma III (setara dengan BSc) dengan 2 jurusan antara lain: Nautika dan Teknika (sertifikat kompetensi Klas III) dengan lama pendidikan 3-4 tahun.

Mas Pardi

Pada 27 Februari 1957, AIP diresmikan oleh Bung Karno. Saat itu juga menjadi Akademi Pelayaran Pertama di Indonesia dengan lokasi kampus yang berada di Jl. Gunung Sahari, Mangga Dua Ancol, Jakarta Utara.

Mas Pardi pun ditunjuk sebagai juga sebagai pengajar di AIP. Sementara kepala AIP pertama ialah HP Kalangi, seorang Indo Belanda yang aktif juga dalam dunia kepelautan.

Tugas lembaga pendidikan ini hanya satu yaitu menyiapkan SDM Pelaut Indonesia yang andal dan terampil, sebagaimana isi pidato Bung Karno pada saat meresmikan IAL.

Beliau wafat di Poliklinik SPM Semarang, Jawa Tengah karena sakit dalam usia 66 tahun, hari Selasa tanggal 13 Agustus 1968 jam 18.45 WIB.

Makam beliau dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2012.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya namanya diabadikan menjadi salah satu gedung yang berada di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang  dan Akademi Angkatan Laut, TNI Angkatan Laut.***

 

 

Dishub Kota Bogor Lakukan Perbaikan APJ dan Jaringan di Beberapa Titik Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melalui Seksi Teknik Prasarana dan Alat Penerangan Jalan (APJ), yang di pimpin oleh Burhan Balman, petugas melaksanakan perbaikan dan perawatan APJ yang tidak berfungsi, Jumat 10 September 2021.

Dishub Kota Bogor memperbaiki prasarana APJ seperti memperbaiki konek ulang, ganti fitting dan ganti lampu led di jumlah titik di wilayah Kota Bogor.

Burhan Balman mengatakan, perbaikan APJ dilakukan di 4 titik diantaranya, perbaikan APJ (ganti ignitor) di Jalan Dadali arah masuk Jalan puter, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal. Lalu perbaikan jaringan (konek ulang) di Jalan Otista, Kecamatan Bogor Tengah.

Lanjut Burhan, perbaikan jaringan (konek ulang) di RW07, Jalan Gardu Tinggi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.

Kemudian perbaikan Panel (ganti kontraktor) di RT01/RW07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sereal.

Untuk menyampaikan keluhan, pengaduan warga setempat mengenai kelistrikan di APJ dapat melalui Whatshapp 0858-8585-8587.

“Hal ini sebagai upaya mendukung transportasi yang berkeselamatan dan keamanan bagi pengguna jalan,” pungkasnya.***