Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 6853

Hari Ini Polda Jabar Berlakukan Ganjil Ganap di Puncak Bogor

0

Bogordaily.net – Polda Jawa Barat (Jabar) resmi menerapkan aturan ganjil genap Puncak Bogor dan Sentul pada Jumat 10 September 2021. Penerapan ganjil genap sendiri bertujuan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada akhir pekan di Puncak Bogor.

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Eddy Sumitro menyampaikan keputusan ganjil genap di Puncak Bogor dan Sentul seusai rapat koordinasi bersama Kapolres Bogor AKBP Harun, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, dan Kapolresta Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin di Mapolresta Bogor Kota, Kamis.

Eddy Sumitro mengatakan, Polda Jawa Barat mengoordinasikan lima polres dan polresta di Bogor Raya untuk bersinergi melaksanakan kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor secara terpadu agar hasilnya optimal dan efektif.

Eddy Sumitro menjelaskan bahwa pelaksanaan kebijakan ganjil genap kendaraan bermoitor ini hasilnya dievaluasi untuk diperbaiki pada akhir pekan berikutnya.

“Targetnya adalah penurunan angka kasus penularan COVID-19. Saat ini di seluruh Jawa Barat berada pada PPKM Level 3, kita harapkan secepatnya turun menjadi Level 2,” katanya.

Sementara itu, Kepolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menambahkan bahwa pelaksanaan kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor secara terpadu di kawasan Puncak Bogor menyiapkan 14 lokasi penyekatan.

Lokasi penyekatan tersebut meliputi delapan titik di Kabupaten Bogor, dua titik di Kota Bogor, satu titik di Kabupaten Cianjur, dua titik di Kota Sukabumi, dan satu titik di Kabupaten Sukabumi.

Susatyo menjelaskan bahwa penerapan ganjil genap terpadu di kawasan Puncak Bogor akan melihat pada volume kendaraan yang melintas, baik roda empat maupun roda dua.

Dalam mengurangi mobilitas kendaraan, kata dia, akan dilakukan dengan beberapa tahap, pertama, pembatasan ganjil genap pelat nomor kendaraan bermotor.

Jika masih tinggi, diberlakukan sistem satu arah. Bila volume kendaraan masih tinggi juga, langkah-langkah berikutnya adalah menutup total kendaraan masuk wilayah Puncak Bogor.

Ia berharap kejadian 2 minggu terakhir, yakni padatnya volume kendaraan di kawasan Puncak Bogor, yang menjadi viral di media sosial, bisa dikurangi, dan masyarakat bisa makin mengerti.

“Saat ini masih pandemi COVID-19 dengan status PPKM Level 3, masyarakat belum sepenuhnya bisa bebas,” katanya mengingatkan. (antara/suara.com)

Bikin Ngakak, Pacar 5 Langkah Dari Rumah Ada di Real Life

0

Bogordaily.net – Beredar video seorang pemuda yang mamerkan rumah pacarnya yang berjarak sangat dekat, bikin ngakak netizen.

Pria itu tak perlu repot-repot untuk menempuh jarak yang jauh saat akan menghampiri pacarnya.

Pasalnya, keduanya merupakan tetangga yang memiliki kedekatan rumah. Rumah pemuda tersebut tepat berada di sebelah rumah pacarnya.

Momen tersebut dibagikan oleh akun Tiktok shelterxx.

“Pacarku memang dekat 5 langkah dari rumah,” tulisnya dalam unggahan itu.

Dalam video tersebut, pemuda itu tampak iseng memanggil seorang wanita. Rupanya, wanita tersebut kekasih dan tetangganya. Wanita tersebut keluar mengenakan gaun bermotif dan kerudung hitam.

Dia tampak tersipu malu ketika dipanggil oleh pacarnya. Sementara itu, pemuda tersebut merekam momen dirinya memanggil nama pacarnya.

Pemuda tersebut berdiri di teras rumahnya. Jarak keduanya sangat dekat. Momen tersebut membuat warganet ngakak dan yang menjalin hubungan jarak jauh merasa iri sekaligus sedih.

“Kalau pengen minta buat kopi nggak perlu nikah dulu tinggal panggil bae etdah,” ujar warganet.

“Ngakak, Ini kalau nikah tendanya jadi satu,” timpal warganet.

“Bisa-bisanya tinggal keluar, yang LDR menangis melihat ini,” komentar warganet.

“Ini kalau besanan, kepleset juga nyampe,” balas warganet.

“Kalau nikah tetangganya bingung amplopnya dobel soalnya kenal dua-duanya,” imbuh warganet lain.***

 

FNC Entertainment Umumkan Seluruh Member N.Flying Positif Covid-19

0

Bogordaily.net – Setelah sebelumnya 4 member dari band N.Flying diumumkan positif Covid-19, kini agensi FNC Entertainment kembali merilis kabar yang mengejutkan kepada penggemar.

Melalui fancafe resmi N.Flying di situs Daum, FNC Entertainment merilis pernyataan mengenai hal tersebut.

“Halo, ini FNC Entertainment. Artis kami Cha Hun N.Flying telah dikonfirmasi positif Covid-19 pada 9 September. Dia awalnya menerima tes negatif pada 4 September melalui tes PCR, dan menurut otoritas kesehatan, diklasifikasikan sebagai kontak dekat dan dikarantina.

Saat memeriksa kesehatannya, dia merasa ada yang tidak beres dan melakukan tes PCR, yang hasilnya positif. Akibatnya, kelima anggota N.Flying mengambil tindakan sesuai dengan pedoman karantina dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Kami meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran bagi para penggemar. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mematuhi otoritas kesehatan dan kembali dengan cara yang sehat,” paparnya.

Melalui pernyataan tersebut membuat seluruh N.Flying, Lee Seunghyub, Yoo Hwesung, Seo Dongsung, Kim Jaehyun dan Cha Hun diumumkan positif Covid-19 dan langsung menjalankan karantina sesuai pedoman otoritas kesehatan Korea Selatan.***

Vicky Prasetyo Harus Dipenjara Lagi, Kalina Menangis Pilu

0

Bogordaily.net – Kalina Oktarani menangis sambil memeluk sang suami, Vicky Prasetyo usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 9 September 2021.

Vicky divonis empat bulan penjara dalam sidang pencemaran nama baik yang diperkarakan mantan istrinya, Angel Lelga.

Majelis hakim memutuskan suami Kalina Oktarani itu terbukti melakukan perbuatan tidak menyenangkan dalam penggerebekan kala itu.

Usai vonis Vicky Prasetyo dijatuhkan, sang istri, Kalina Oktarani langsung menangis dan memeluk sang suami.

Begitupun dengan keluarga Vicky yang turut hadir dalam persidangan, mereka juga tampak kaget dan tak kuasa menahan air matanya saat mengetahui vonis hakim.

Vonis untuk Vicky Prasetyo ini lebih ringan empat bulan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut lelaki 37 tahun ini dengan tuntutan delapan bulan penjara.

Untuk diketahui, sidang pencemaran nama baik dengan pelapor Angel Lelga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ink berawal ketika Vicky Prasetyo melakukan penggerebekan, di rumah Angel yang saat itu masih menjadi istrinya pada 2018 silam.***

Gelar ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota BPK, Komisi XI Soroti Permasalahan WTP BPK

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari menyoroti kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) saat Komisi XI DPR RI menggelar Fit and Proper Test (Uji Kelayakan dan Kepatutan) kepada calon Anggota BPK.

Hatari menanyakan solusi prioritas yang akan dilakukan calon Anggota BPK dalam membenahi penilaian audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) saat ini.

Menurutnya, penilaian WTP yang diberikan pada lembaga atau instansi membuat pemasalahan baru dalam keuangan negara.

“Jadi, jangan dipikir Wajar Tanpa Pengecualian kemudian di dalam itu tidak ada ‘ulat’. Bahkan lebih banyak ‘ulat’ yang Wajar Tanpa Pengecualian itu Pak,” kata Hatari kepada salah satu calon Anggota BPK RI, Nelson Humiras Halomoan, dalam rangkaian Fit and Proper Test Komisi XI DPR RI kepada calon Anggota BPK RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis 9 September 2021.

Hatari pun menanyakan apakah pemaparan Nelson di hadapan Komisi XI DPR RI sudah merujuk pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004, tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Menurutnya, WTP yang selama ini terjadi seperti hanya fokus di permukaan saja, yang ketika sudah terpenuhi dalam pengungkapan data, maka selesai. Sehingga menimbulkan kekecewaan.

Meskipun mendapat opini WTP, masih banyaknya utang maupun buruknya tata kelola keuangan tak jarang dijumpai di instansi atau lembaga yang sudah berpredikat WTP.

“Bahwa WTP ini sudah menjadi komoditas dari badan yang bernama Badan Pemeriksa Keuangan. senang kami hari ini bisa menemuka anak muda yang sangat memahami,” pungkas politisi Partai NasDem itu.

Menanggapi hal tersebut, Nelson Humiras Halomoan yang memaparkan tentang kinerja pemeriksaan BPK RI dan pandangannya berkenaan dengan UU Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Menurutnya selama ini BPK hanya fokus pada kesesuaian terhadap standar efektivitas SPI tapi lupa dengan kepatuhan ataupun pengungkapan. Sehingga, kepatuhan pada UU seharusnya menjadi bahan suatu entitas dapat dinyatakan opininya WTP atau tidak.

Sebelumnya, Nelson pernah meraih beberapa prestasi seperti Satyalancana Karya Satya 30 Tahun atas kiprahnya dalam mengabdi sebagai pemeriksa keuangan negara, audit keuangan, kinerja maupun DTT investigasi yang diperoleh pada tahun 2020 lalu dari Presiden RI.

Selain itu, dirinya juga berprestasi atas temuan pemeriksaan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 144 triliun pada tahun 2001, sehingga mendapatkan penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden RI.***

Menteri ATR/Kepala BPN Mengunjungi Kantah Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Rahmat menyambut kunjungan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, Rabu 8 September 2021.

Kemudian di dampingi oleh Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Bidang Pengembangan Teknologi Informasi, Della R. Abdullah dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Yulia Jaya Nirmawati hadir di Kantor Pertanahan Kota Bogor.

Dalam kunjungan ini, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor menjelaskan beberapa inovasi yang ada di Kantor Pertanahan Kota Bogor, mulai dari Loket Online, Data Center, Mesin Antrian, Pertanahan Online Servis (POS BPN).

Lalu, Sistem Pengaduan Pertanahan (SIMPANAH), Informasi Layanan, serta kesiapan digitalisasi layanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Bogor.

Kunjungan tersebut merupakan salah satu dukungan serta komitmen dari seluruh jajaran selaku pelaksana jajaran di daerah.

“Kementerian ATR/BPN kini sudah lebih baik, tapi belum sepenuhnya baik. Oleh sebab itu kita akan terus perbaiki, dengan melakukan berbagai upaya yang merupakan best practice untuk perbaikan di segala lini. Di kota-kota besar memang layanannya banyak sekali, jadi wajar kalau kemudian terdapat komplain. Namun kita berkomitmen akan terus melakukan perbaikan,” ujar Sofyan A. Djalil.

Perbaikan yang sangat menonjol dilihat dari transformasi digital yang terus dikembangkan di seluruh satuan kerja.

Terbukti, dengan dilakukan digitalisasi pada empat layanan seperti Hak Tanggungan Elektronik (HT-el), Informasi Zona Nilai Tanah (ZNT), Pembuatan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), serta Pengecekan Sertipikat Tanah dapat mengurangi antrean pada Kantor Pertanahan sebanyak 40%.

KEPALA BPN
Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Djalil Saat Melihat Sentuh Tanahku di Kantah Kota Bogor, Rabu 8 September 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Selain itu, Kementerian ATR/BPN menargetkan dapat mendaftarkan seluruh bidang tanah di Indonesia dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Untuk itu, perbaikan dari segi sarana dan prasarana pendukung seperti alat ukur juga diperlukan. Maka dari itu, Menteri ATR/Kepala BPN mendorong ide-ide kreatif dari seluruh jajaran untuk menciptakan hal baru, berupa teknologi dalam mendukung percepatan pendaftaran tanah.

Staf Khusus Menteri ATR/KBPN Bidang Pengembangan Teknologi Informasi, Della R. Abdullah yang turut mendampingi pada peninjauan ke beberapa Kantor Pertanahan mengatakan, telah melihat kesiapan dari masing-masing satuan kerja dalam mendukung implementasi layanan digital.

“Jadi persiapan semua mereka sudah lakukan, mulai dari digitalisasi warkah dan lainnya yang mendukung hal itu sudah berproses. Bahkan untuk penerapan layanan Loketku juga sudah siap dilaksanakan dan ini merupakan tuntutan pelayanan dalam meningkatkan layanan supaya lebih baik lagi,” ucapnya.

“Layanan berbasis digital ini bagus untuk meningkatkan pelayanan kita kepada masyarakat, sehingga waktu pelayanan lebih baik, akurasi informasi juga lebih baik. Kemudian yang perlu dilakukan adalah mengedukasi masyarakat supaya masyarakat terbiasa dengan sistem yang berbasis digital,” pungkas Staf Khusus Menteri ATR/KBPN Bidang Pengembangan Teknologi Informasi. Adv

KPN Korea Selatan Bahas Pembebasan Wajib Militer pada BTS

0

Bogordaily.net – Komisi Pertahanan Nasional (KPN) Korea Selatan akan mulai meninjau kemungkinan pembebasan wajib militer untuk Idol Group BTS mulai hari ini.

Undang-undang juga akan berlaku untuk artis budaya lainnya di bawah “BTS Military Service Exemption Act.”

Proposal amandemen Undang-Undang Dinas Militer dibuat oleh anggota Majelis Nasional Yoon Sang Hyun pada Juni 2021.

Mereka akan membahas apakah akan memasukkan seniman budaya populer untuk dibebaskan dari wajib militer.

Sebelumnya Majelis Nasional telah memutuskan untuk mengubah Undang-Undang Dinas Militer untuk memungkinkan individu yang diakui, terutama yang berkontribusi untuk meningkatkan status dan martabat nasional, untuk menunda pendaftaran militer mereka.

Namun proposal terbaru mengajukan pembebasan mereka dari tugas wajib militer.

Terlepas dari proposal ini, para member BTS menyatakan kesediaan mereka untuk bergabung dengan militer seperti pria Korea lainnya yang sehat secara fisik dan mental.

RM dan kawan-kawan mengatakan bahwa wajib militer adalah kewajiban alami.***

Posko Logistik PPKM Dapat Bantuan Dari PT Kino Indonesia, Dana Kemanusiaan Kompas dan Danone

0

Bogordaily.net – Posko Logistik PPKM yang berada di Jalan Jend. Sudirman, Kota Bogor, kembali menerima bantuan dari PT Kino Indonesia, Dana Kemanusiaan Kompas dan Danone.

Bantuan di terima langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya yang didampingi oleh Koordinator Posko Logistik PPKM, Muzakkir, Kamis 9 September 2021.

Bima Arya mengatakan, meski saat ini kondisi Kota Bogor sudah mulai melandai dan kebutuhan logistik tidak sebanyak awal penerapan PPKM, tetapi masih ada kebutuhan dari warga yang masih terdampak.

“Alhamdulillah situasi yang ada sudah lebih baik, tapi masih ada kebutuhan warga, bantuan yang diterima kita akan salurkan ke wilayah, dikoordinasi dengan wilayah dan akan kita akselerasikan dengan vaksinasi yang sekarang sedang diakselerasikan hingga satu bulan ke depan,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Selanjutnya, Bima Arya menyampaikan apresiasi khusus karena Kompas memenuhi janjinya. Bantuan yang diberikan merupakan bantuan kedua yang diterima Kota Bogor.

“Bantuan berupa air mineral sebanyak 800 box dari Danone Indonesia,” terangnya.

Kemudian Corporate Communication Danone Indonesia, Michael Liemena mengatakan, bantuan ini wujud konsistensi Danone Indonesia untuk membantu Pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Dari 800 box air mineral yang diterima Kota Bogor kata dia, merupakan bagian dari total 5.850 box air mineral 600 ml yang diserahkan juga untuk daerah lain di Indonesia,” katanya.

Tak hanya itu, Ketua Dana Kemanusiaan Kompas, A. Tomy Trinugroho menyebut, 300 paket bantuan bahan kebutuhan yang diberikan Dana Kemanusiaan Kompas berasal dari donasi pembaca Kompas dan pihak lain, yang mempercayakan donasinya untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Walaupun kondisi yang ada mulai menurun, tapi dari sisi ekonomi masih ada warga yang terdampak,” ujar Ketua Dana Kemanusiaan Kompas, A. Tomy Trinugroho.

Sementara itu, perwakilan PT Kino Indonesia, Area Sales Manager Bogor, Husni Hasan menyampaikan, 580 karton bantuan yang diserahkan terdiri dari minuman dan hand sanitizer.

Penyaluran bantuan dilatarbelakangi rasa kepedulian dan apresiasi Kota-kota di Indonesia dalam rangka mendorong cakupan target vaksinasi.

Dirinya menjelaskan, PT Kino Indonesia menyerahkan bantuan serupa di 16 kota se-Indonesia, di antaranya Pekanbaru, Medan, Jakarta, Malang, Semarang, Gorontalo hingga Makasar.

“Dengan dukungan yang kami berikan, semoga warga tertarik dan terdorong datang untuk divaksin,” tandasnya.***

Koramil 06-02 Bogor Selatan/Kodim 0606 Kota Serahkan 100 Kg Beras ke Ponpes

0

Bogordaily.net – Koramil 06-02 Bogor Selatan/Kodim 0606 Kota Bogor silaturahmi ke Pondok Pesantren Riadhul Sholawat yang RT02/RW08, Kampung Patas, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa beras.

Danramil Bogor Selatan, Letda Inf Tugino mengatakan, penyaluran beras ke Pondok Pesantren adalah salah satu sasaran bansos dan wujud perhatian TNI kepada para santri-santri Pondok Pesantren.

“Penyerahan dan penyaluran bantuan beras 100 Kg kepimpinan pondok pesantren Ustad Iwan,” kata Danramil Bogor Selatan, Letda Inf Tugino, Kamis 9 September 2021.

Koramil

Letda Inf Tugino berharap, dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban pengasuhan para santri di pondok pesantren.

Pada kegiatan tersebut hadir juga Danramil Bogor Selatan, Letda Inf Tugino, Lurah Ranggamekar, Ahmad Jailani, Babinsa Ranggamekar, Serka Eko Tri Ristanto, Seklur Ranggamekar, Iwan, Ketua RW08, Edi dan Satgas Covid-19 Kelurahan, Opik serta Iskandar.***

Mantul, Pemerintah Tuntaskan Pembangunan 17 Bendungan di Tahun 2021

0

Bogordaily.net – Pemerintah tengah giat membangun infrastruktur sebanyak 17 bendungan di berbagai daerah di tanah air, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa, pada tahun 2021 ini pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan 17 bendungan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan pada peresmian Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng, di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis 9 September 2021 siang.

“Tahun ini akan dan sudah diselesaikan sampai Desember nanti 17 bendungan. Kita harapkan dengan bendungan, bendungan, bendungan yang ada ini, sekali lagi, ketahanan pangan kita akan bisa kita perkuat dan kita tingkatkan,” ujarnya.

Bendungan Paselloreng ini merupakan bendungan ke-8 yang telah diselesaikan pemerintah dan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2021.

Pasalnya, bendungan ini memiliki kapasitas tampung yang sangat besar, yaitu 138 juta meter kubik dan mampu mengairi sawah seluas 8.500 hektare.

Sebelumnya, pada 14 Februari Kepala Negara meresmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim).

Infrastruktur bendungan pertama yang diresmikan oleh Presiden di tahun 2021 ini memiliki kapasitas mencapai 8,68 juta meter kubik dan dapat mengairi irigasi lahan pertanian seluas 600 hektare.

Selanjutnya, selang beberapa hari, pada 18 Februari 2021, Presiden meresmikan Bendungan Tapin yang terletak di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Infrastruktur ini memiliki kapasitas 56,77 juta meter kubik serta mampu menyediakan irigasi untuk 5.472 hektare lahan.

Masih di bulan yang sama, tepatnya 23 Februari 2021, Kepala Negara meresmikan Bendungan Napun Gete, di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bendungan yang terletak di Kabupaten Sikka ini mempunyai kapasitas tampung 11,22 juta meter kubik dan mampu menyuplai irigasi untuk 300 hektare sawah di sekitar.

Kemudian pada bulan Maret 2021, Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Sindangheula yang berlokasi di Kabupaten Serang, Banten.

Bendungan yang diresmikan pada tanggal 4 Maret tersebut memiliki kapasitas mencapai 9,30 juta meter kubik dan ditargetkan dapat memberikan manfaat irigasi terhadap 1.289 hektare sawah yang ada di Banten.

Selanjutnya, di penghujung bulan kemerdekaan RI, tepatnya tanggal 31 Agustus, Kepala Negara meresmikan Bendungan Kuningan yang terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar).

Bendungan yang memiliki kapasitas tampung sebesar 25,90 juta meter kubik ini akan menyuplai air irigasi secara kontinu bagi 3.000 hektare areal sawah masyarakat, yang berada di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon di Jabar hingga Kabupaten Brebes di Jawa Tengah (Jateng).

Infrastruktur ke-6 adalah Bendungan Way Sekampung, yang berlokasi di salah satu provinsi lumbung pangan nasional, tepatnya di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Bendungan yang diresmikan pada tanggal 2 September ini memiliki kapasitas tampung sebesar 68 juta meter kubik dan dapat mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi, yang ada saat ini ditambah dengan 17.500 hektare areal pertanian baru.

Selanjutnya, bendungan ke-7 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di tahun ini adalah Bendungan Bendo yang berlokasi di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Infrastruktur yang diresmikan pada 7 September 2021 ini memiliki kapasitas sebesar 43 juta meter kubik dan akan menyuplai air irigasi untuk 7.800 hektare areal pertanian.

Ditambah dengan Bendungan Paselloreng yang diresmikan pada hari ini, maka total terdapat delapan infrastruktur bendungan yang telah diresmikan oleh Presiden, menyisakan sembilan bendungan lainnya.

Adapun sembilan bendungan yang akan diresmikan tersebut, berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), adalah Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulsel ada Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat serta Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara yang direncanakan akan diresmikan pada bulan Oktober.

Selanjutnya Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, di Kabupaten Bogor, Jabar serta Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, Jatim yang akan diresmikan pada November 2021.

Kemudian Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro, Jatim yakni Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Jateng dan Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur, Lampung yang ditargetkan akan diresmikan pada penghujung tahun 2021.***