Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 6857

Danramil Tanah Sareal 06-06 Kodim 0606 Kota Bogor Hadiri MTQ ke 40 di At Taufiq

0

Bogordaily.net – Komandan Rayon Militer (Danramil) Tanah Sareal 0606, Kapten Inf Heru, menghadiri pembukaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 40 tingkat Kecamatan Tanah Sareal.

Kegiatan tersebut digelar di Islamic At-Taufiq, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis 9 September 2021 .

Kegiatan MTQ ini diikuti kurang lebih 150 peserta dari wilayah Kecamatan Tanah Sareal, dari berbagai tingkatan usia.

Mulai dari usia anak-anak yang dibatasi sampai usia 11 tahun, remaja usia 24 tahun, hingga dewasa usia 40 tahun.

Selain itu ada 4 cabang akan dilombakan dalam kegiatan MTQ ke 40 kali ini, yang pertama cabang tartil/murotal, cabang kedua qiroat sab-ah, cabang ketiga Qiroat murotal dan cabang keempat Tahfidz 1, 10, 20, 30 juzz.

Danramil berharap dengan adanya kegiatan MTQ ke 40 ini semoga peserta tingkat Kecamatan Tanah Sareal Bisa mewakili ke tingkat Kota Bogor.

“Dengan di selenggarakannya MTQ ini semoga peserta dari Kecamatan bisa mewakili atau berlanjut ke tingkat Kota, Provinsi, bahkan Nasional dan dengan kegiatan ini anak-anak dapat mencintai al-quran sehingga berahlak mulia bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.*

Berangkat dari Penonton Bayaran, Komar Preman Pensiun Menjelma Jadi Aktor

0

Bogordaily.net – Sosok Kang Komar sudah tidak asing lagi bagi pecinta sinetron. Pemilik nama asli Mat Drajat ini dikenal lewat perannya di sinetron ‘Preman Pensiun’.

Di balik kesuksesannya sekarang di dunia akting, butuh perjuangan dan kerja keras yang dijalani Mat Drajat. Sebelum sukses menjadi aktor, dia mengawali kariernya sebagai penonton bayaran. Cerita itu disampaikan Mat Drajat saat menjadi bintang tamu di acara ‘Lapor Pak’.

Makin Dikenal
Nama Kang Komar makin dikenal setelah menjadi pemeran di sinetron ‘Pemeran Pensiun’. Dari situ pula honornya mulai naik.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada preman pensiun. Saya banyak terangkat disana. Sementara perjuangan saya 14 tahun di dunia film itu tidak sebentar. Jadi saya berangkat progresif pelan-pelan. Mulai dari bayar 30 naik 50 lama tuh naik 100 dipotong bunda 20, 80 terima sampai 120, sampai 250 dan akhirnya ada kontrak, alhamdulillah,” ucap Mat Drajat.

Mat Drajat mendapat penghargaan karena kiprahnya di dunia peran. Dia mendapatkan penghargaan sebagai pemeran utama pria terpuji.

Jadi Penonton Bayaran
Mat Drajat mengungkapkan, jika dirinya mengawali karier sebagai penonton bayaran. Setelah itu dia sempat menjadi figuran.

“Dulu pertama kiprah itu ada reka ulang ‘Lacak’. Saya berperan sebagai antagonis. Jadi ketika lacak itu memang bisa dikatakan diperankan oleh model gitu. Membunuh apa, segala macem, saat itu masih pake alat-alat yang asli,” ucap Mat Drajat.

Mat Drajat sempat menceritakan pengalaman tak terlupakan saat terlibat di program ‘Lacak’.

“Sampai saat itu saya pernah punya pengalaman. Jadi kejadian aslinya itu dibunuhnya cuma satu tetesan darah gitu. Dipegang lehernya di atas langsung ditancep ternyata celuritnya lepas. Itu yang sampai sekarang keinget terus, jadi celuritnya di samping kepala lepas dari itu tapi engga kena cuma lepas aja. Cuma kalau sekarang udah pake alat bantu ya kalau dulu engga, bener bener pake itu,” sambung dia.

Sumber: merdeka.com

Edan! IQ Melebihi Einstein, Baru 10 Tahun Bocah Ini Sudah Kuliah di Dua Jurusan

0

Bogordaily.net – Bocah berusia 10 tahun asal Meksiko mengejutkan dunia dengan kecerdasannya. Bahkan IQ anak perempuan ini sudah melebihi Einstein dan Stephen Hawking.

Gadis diketahui bernama Adhara Pérez Sánchez itu kini kuliah di jurusan teknik. Di usia yang masih belia, ia bercita-cita untuk bergabung dengan NASA.

Banyak anak seusia Adhara yang mulai mengenali sistem tata surya. Namun Adhara sudah bercita-cita dan mempelajari bagaimana caranya untuk bisa mengeksplornya.

Gadis cilik dengan nilai IQ 162 tersebut bahkan punya rencana untuk menjadi astronot hingga menjajah planet Mars.

Adhara memang sudah terlihat berbeda sejak kecil. Dilansir Dailystar, di usia tiga tahun Adhara sudah belajar membaca, menyusun 100 potongan puzzle, dan belajar aljabar. Untuk mengisi waktu luang, dikatakan jika ia senang mempelajari tabel periodik.

Tak heran jika kini ia sudah masuk kuliah. Anak itu bahkan mengambil dua jurusan sekaligus yakni teknik sistem dan teknik industri yang berfokus pada matematika.

Sayangnya karena terlalu pintar, Adhara sempat mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari teman-temannya. Di sekolah, ia dilihat sebagai anak yang aneh dan dijauhi. Sang ibu Nallely Sanchez kemudian memutuskan untuk mencari pendidikan yang lebih tepat untuknya saat Adhara mengatakan tak mau lagi sekolah. Ketika itu, baru diketahui bahwa IQ-nya mencapai 162.

Setelahnya, pendidikan Adhara dipercepat hingga ia bisa lulus SMA di usia delapan tahun. Ia kemudian belajar di Universidad CNCI dan baru-baru ini mewakili kampusnya untuk bicara tentara black hole. Kini Adhara bercita-cita untuk melanjutkan kuliah di Universitas Arizona dan berharap bisa bergabung dengan NASA.(dtk)

Bima Arya Sambangi Sekolah At Taufiq, Ada Apa?

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya membuka kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 40 tingkat Kecamatan Tanah Sareal 2021. Kegiatan diikuti 150 peserta ini diselenggarakan di sekolah At Taufiq, Jalan Cimanggu Permai, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Yayasan At Taufiq yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Tanah Sareal.

Pada kesempatan itu Bima Arya mengingatkan bahwa tujuan kegiatan MTQ ini harus bisa membaca, menghafal, dan mengamalkanya di kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan MTQ ini kita laksanakan dalam situasi pandemi saya mengharapkan tetap menjaga prokes dengan tidak mengurangi semangat dalam kegiatan MTQ ini. Saya berterima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam kegiatan ini,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, Kamis 9 September 2021.

Saat mengakhiri sambutannya, Bima Arya mengajak kepada masyarakat ayo vaksin, karena vaksin aman bagi semua dan bermanfaat bagi semua orang.

Ditempat yang sama, Camat Tanah Sareal, Sahib Khan mengatakan terima kasih kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya yang telah hadir dalam kegiatan MTQ tingkat kecamatan tanah Sareal.

“Kegiatan ini untuk membentuk para santri menjadi santri yang lebih baik untuk memperkuat Bogor sebagai Kota yang religius tanpa harus menghilangkan kearifan budaya lokal,” ungkapnya.

Selain walikota Bogor, turut hadir Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan, Irwan, Kabag Kesra, Asep Kartiwa, Camat Tanah Sareal, Sahib Khan, Danramil Tanah Sareal, Kapten Inf Heru, Wakapolsek Tanah Sareal, AKP Epriondi, Para Lurah se-Kecamatan Tanah Sareal dan para tokoh agama.*

Gara-Gara Ingin Hidup Abadi, Elon Musk Sindir Jeff Bezos

0

Bogordaily.net – Elon Musk mendadak melayangkan sindirian kepada rival bisnisnya Jeff Bezos. Hal itu gara-gara pemilik bisnis Amazon itu dikabarkan tengah berinvestasi sampai jutaan dolar pada startup bernama Altos Labs untuk memperpanjang usia dan hidup abadi.

Startup ini mengerjakan teknologi untuk meremajakan sel-sel manusia dan memperpanjang usia. Terobosannya disebut sebagai teknologi reprogramming yang berpotensi merevitalisasi sel apapun. Teknologi ini mungkin dapat memperbaiki penglihatan rabun, cedera tulang belakang, cedera otak dan persoalan lain akibat penuaan tubuh.

“Dan jika hal ini tidak berhasil, dia akan menggugat kematian!” tulis Elon di Twitter pribadinya, seperti dikutip dari Futurism.

Musk belakangan gencar menyindir Bezos yang tengah melancarkan gugatan hukum atas NASA lantaran memenangkan SpaceX sebagai produsen sistem pendaratan di Bulan. Akibat gugatan ini, SpaceX harus menunda proyek tersebut dan rencana NASA mengirim astronaut ke Bulan pada 2024 terancam mundur.

Di pihak lain, Amazon pekan ini melayangkan pula protes kepada Federal Communications Commissions (FCC) untuk membatalkan rencana SpaceX menerbangkan lebih banyak satelit untuk layanan internet satelit Starlink. Itu yang membuat Elon Musk semakin sebal kepadanya.

“Ternyata Besos (sic) pensiun untuk melakukan pekerjaan penuh waktu melayangkan gugatan hukum terhadap SpaceX…,” kata Musk dalam cuitannya belum lama ini.

Tidak seperti Jeff Bezos, Musk belum diketahui apakah juga berusaha untuk memperpanjang umurnya, untuk menikmati kekayaan atau mengejar ambisi-ambisinya. Tapi sempat ada kabar dia melakukan cangkok rambut agar bisa tampil lebih muda. Jika melihat foto-fotonya di zaman dulu, Elon Musk pernah mengalami kebotakan parah tapi sekarang seolah sudah tidak ada jejaknya.(dtk)

MenKopUKM Tegaskan Provinsi Lampung Punya Potensi untuk Jadi Penyangga Kebutuhan Pangan Nasional

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi penyangga kebutuhan pangan nasional. Pasalnya, Provinsi Lampung dikatakan memiliki beberapa komoditas unggulan seperti gula, kopi, nanas, udang, beras, pisang, coklat, jagung dan masih banyak lainnya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, komoditas pangan unggulan yang dihasilkan dari Provinsi Lampung harus dioptimalkan untuk dikelola dengan baik melalui wadah koperasi. Dia yakin, di tangan koperasi Lampung, potensi daerah ini dapat dikelola menjadi produk turunan yang mampu menciptakan nilai tambah.

“Pak Presiden telah memerintahkan kami (para menteri) untuk perkuat sektor pangan. Nah, Lampung jadi salah satu Provinsi yang punya potensi sangat besar untuk jadi lumbung pangan nasional. Maka pemerintah fokus membangun infrastruktur juga di Lampung karena kita ingin Lampung jadi pusat pangan nasional. Apalagi Gubernur Lampung ini orang pertanian, jadi cocok dan momentum yang sangat baik,” ungkapnya dalam acara Pengarahan Model Bisnis Pengembangan Koperasi Sektor Pangan di Hotel Novotel, Bandarlampung, Rabu 8 September 2021.

Teten menjelaskan bahwa Badan Pangan Dunia Food and Agriculture Organization (FAO) telah memberikan peringatan bahwa dunia akan menghadapi ancaman krisis pangan di tahun mendatang. Hal ini menjadikan upaya percepatan pembangunan sektor pangan harus segera dilakukan agar Indonesia tidak masuk dalam fase krisis pangan tersebut. Dia berharap koperasi yang ada di Lampung dapat bergandengan tangan untuk mewujudkan misi pemerintah tersebut.

Menurut Teten, masalah utama yang dihadapi  koperasi di Lampung khususnya yang bergerak di sektor pertanian adalah skala usaha yang masih kecil. Akibatnya jumlah produksi yang dihasilkan tidak mampu mencapai skala industri. Oleh karena itu, dia meminta agar koperasi-koperasi yang bergerak di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan di wilayah Lampung dapat menyatu atau merger. Dengan cara ini maka hasil produksi akan terjamin baik dari sisi kuantitas, kualitas dan aspek keberlanjutan.

“Karena itu ini momentum untuk kerjasama membangun koperasi pangan yang besar di Lampung ini. Maka konsep korporatisasi petani melalui koperasi adalah jawaban bagaimana petani perorangan yang punya lahan sempit itu dikonsolidasi melalui koperasi agar produknya bisa masuk skala ekonomi,” ujar Teten.

Teten mencontohkan keberhasilan pengelolaan koperasi peternakan sapi terbesar di Selandia Baru bernama Fonterra yang memiliki sekitar 15 juta ekor sapi. Peternak yang merupakan anggota koperasi hanya fokus mengurus sapi dan menjaga produksi susu. Sedangkan tugas koperasi yang mengurus pengolahan produk dan pemasarannya atau sebagai offtaker. Cara kerja seperti ini harus bisa diterapkan pada koperasi – koperasi di Indonesia agar bisa mewujudkan ketahanan pangan.

“Saat ini di banyak negara seperti di Belanda, Eropa dan Amerika yang mengelola sektor pangan bukan lagi korporasi tapi koperasi, jadi saya berharap di Lampung ini bisa lahir koperasi modern seperti itu,” tuturnya.

Teten menambahkan, pemerintah juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan koperasi pangan melalui pembiayaan yang murah. Menurutnya, saat ini sudah tersedia Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM dengan pagu yang dinaikkan dan tingkat suku bunga rendah.

Dia menegaskan, pemerintah telah menaikkan plafon KUR tanpa jaminan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta. Selain itu juga dilakukan perpanjangan subsidi bunga 3% sampai Desember 2021. Untuk pagu anggaran KUR 2021 adalah sebesar Rp253 triliun. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan plafon yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp220 triliun. Hal ini membuktikan bahwa pemerintah komitmen untuk memajukan sektor UMKM.

“Penyaluran kredit oleh bank bagi UMKM Kita masih 20%, dan kami ditargetkan untuk bisa menaikkan minimal menjadi 30% pada 2024 mendatang, oleh karena itu pagi KUR kita selalu naikkan dan ini akan terus naik sampai porsinya 30%,” tegas Teten.

Dia menambahkan, saat ini terdapat beberapa lembaga yang dapat membantu koperasi seperti Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB – KUMKM) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) ini dibentuk untuk mendukung pembiayaan bagi koperasi di Indonesia.

Menurutnya, jika koperasi mau memanfaatkan pembiayaan dari Satuan Kerja (Satker) di bawah Kemenkop UKM ini, mereka akan mendapatkan banyak benefit seperti rendahnya suku bunga pinjaman yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan suku bunga bank konvensional.

“Pembiayaan untuk koperasi selain dari Bank saat ini juga ada LPDB karena sekarang ini sudah tidak ada hibah tapi adanya dukungan pembiayaan murah. Maka koperasi diperkuat dengan dukungan pembiayaannya lewat LPDB,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Bandarlampung Arinal Djunaidi mengapresiasi komitmen pemerintah pusat untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai wilayah yang konsisten menjaga produktifitas sektor pangan. Menurutnya kerja sama yang dilakukan selama ini antara pemerintah pusat dan daerah membuahkan hasil dimana tingkat pertumbuhan ekonomi di Bandarlampung menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera. Pertumbuhan ekonomi di Bandarlampung terbesar dikontribusikan oleh sektor industri makanan dan minuman yang mencapai 35,88%.

Arinal menegaskan, pihaknya siap untuk mengelola produk-produk pertanian melalui koperasi asalkan ada jaminan harga yang kompetitif oleh pemerintah pusat. Dia akan mengoptimalkan peranan koperasi di wilayah kerjanya untk dapat memproses produk-produk pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan untuk dilakukan hilirisasi sehingga dapat menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi.

“Produk-produk kita banyak yang berasal dari hulu seperti jagung, kopi, coklat, udang tapi mengapa kita tidak proses semua itu. Saya yakin, kerja sama yang erat kedepan saya siap laksanakan perintah Pak Menteri untuk diolah, saya akan minta koperasi yang berkelas untuk bekerja,” kata Arinal.

Perlu diketahui, saat ini jumlah koperasi di Bandarlampung mencapai 5.653 unit. Dari jumlah itu koperasi yang aktif sebanyak 2.087 unit dengan jumlah anggota 2,2 juta orang. Total volume usaha yang dijalankan oleh koperasi mencapai Rp4,41 triliun. Untuk memaksimalkan potensi koperasi tersebut, Pemprov Bandarlampung akan mengupayakan untuk memetakan jenis usaha koperasi yang sama model bisnisnya untuk disatukan.

“Kita akan lakukan dalam kerangka kebijakan yang strategis untuk membangun sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur dulu. Jadi nantinya para petani tidak lagi kesulitan mengangkut hasil produksinya ketika infrastruktur sudah baik,” pungkasnya.

Turut hadir Gubernur Bandarlampung Arinal Djunaidi, Kepala Bank Indonesia Bandarlampung Budiyanto, Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah dan Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM Ahmad Zabadi.

Ini yang Disampaikan Warga ke Devie Prihatin Sultani Saat Reses

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor Komisi IV dari Fraksi Partai Nasdem, Devie Prihatin Sultani saat melakukan reses di wilayah RT01/RW08, Kelurahan Menteng dan wilayah RT06/RW03, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu 8 September 2021.

Devie Prihatin Sultani mengatakan, dirinya menerima banyak aspirasi warga salah satunya warga ingin memiliki sarana olahraga bulutangkis serta penerangan jalan umum.

“Warga meminta peralatan berupa raket badminton dan net. Kemudian penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih di perlukan oleh warga,” kata Anggota DPRD Kota Bogor Komisi IV dari Fraksi Partai Nasdem, Devie Prihatin Sultani.

Selanjutnya DPS melakukan monitoring kegiatan vaksin di Kelurahan Menteng. Ia mengapresiasi warga Kecamatan Bogor Barat khususnya Kelurahan Menteng yang sangat antusias mengikuti vaksin massal yang di selenggarakan Pemkot Bogor.

“Artinya sudah tinggi kesadaran warga Kota Bogor akan penting nya vaksin untuk menjaga tubuh kita akan terserang virus Covid-19 ini,” ucapnya.

Kemudian DPS melanjutkan resesnya ke wilayah Pasirkuda RT06/RW03, di sana ia menerima beragam keluhan warga, terkait RTLH yang sudah bertahun-tahun, yang hingga saat ini belum terwujud, masalah KIP, bansos BNPT dan lainya.

“Ada juga keluhan kader Posyandu yang sampai saat ini mereka bekerja masih secara suka rela, mereka meminta menagih janji kampanye pak Wali Kota terkait BOP Kader, agar juga mereka bekerja bisa maksimal dengan hasil yang optimal,” jelasnya.

DPS menyampaikan, di samping tugas mereka yang tidak ringan dan tidak mudah, apa lagi dimasa pandemi, mereka bekerja door to door ke warga untuk mendata, menimbang kemudian membuat laporan dan lain-lain.

“Hal ini juga kita akan terus perjuangkan di komisi lV, yang juga merupakan janji kampanye pak Wali Kota, banyak saya temui di wilayah kesulitan akan pengkaderan regenerasi kepengurusan PosYand. Sehingga di beberapa tempat masih ada pengurus kader yg berusia sudah lanjut dan itu saya rasa kurang sehat dan kurang baik. Maka saya meminta juga agar pak Wali Kota merealisasikan janji kampanye kepada para kader,” terangnya.

DPS juga mengingatkan warga untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Jangan lengah karena Covid-19 masih ada, ayo kita vaksin untuk menjaga diri kita juga keluarga tercinta,” pungkasnya.*

Ini Wilayah Terdampak Perbaiki Kebocoran Pipa AC 8″ Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan perbaikan kebocoran pipa AC 8″ di Jalan Pahlawan (Depan Sinar Abadi).

Dikutip lama instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, lamanya perbaikan kebocoran Pipa AC 8″ dari pukul 21:00 WIB hingga pukul 03:00 WIB, Rabu 8 September 2021.

Wilayah yang terdampak dari perbaikan kebocoran pipa AC 8″ yaitu, Jalan Pahlawan dan sekitarnya.

Kepada pelanggan agar tetap menampung air untuk mengantisipasi gangguan pasokan selama terganggunya perbaikan kebocoran AC 8″ kembali normal.

Silahkan hubungi nomer Call Center 0251-8324111 atau datang langsung ke customer servis Jalan Siliwangi 121 untuk informas

KemenkopUKM Koordinasikan Penuntasan Penyaluran BPUM 2021 dengan Pemerintah Daerah

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM  (KemenkopUKM) melakukan koordinasi sekaligus evaluasi penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 dengan pemerintah daerah, yang penyerapannya diharapkan bisa dituntaskan 100 persen pada akhir September 2021.

“Kegiatan ini menjadi salah satu wujud upaya dari pemerintah pusat untuk berkoordinasi secara masif dengan pemerintah di daerah terkait penyelenggaraan Program BPUM 2021,” kata Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM (SeskemenkopUKM) Arif R Hakim, usai membuka Monitoring dan Evaluasi serta Koordinasi Program BPUM tahun 2021 di Semarang, Rabu 8 September 2021.

Arif R Hakim menegaskan,Usaha Mikro merupakan populasi usaha terbesar
di Indonesia yang proporsinya mencapai 99,62% dari total 64.166.606 usaha yang ada di Indonesia dengan kontribusi UMKM kepada PDB sebesar 60,5%, UMKM tidak diragukan lagi memiliki kekuatan yang cukup besar dalam mempengaruhi perekonomian Negara Indonesia.

“Adanya Pandemi Covid-19 yang telah mempengaruhi perekonomian UMKM sejak 2020, juga turut memberikan dampak dalam penurunan pertumbuhan perekonomian Indonesia pada tahun 2020,” terang Arif R Hakim.

Arif memaparkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh OECD, beberapa negara berkembang menerapkan berbagai program untuk meminimalisir dampak Covid-19 di negaranya, seperti pemberian subsidi upah, penangguhan pajak penghasilan, usaha pinjaman langsung terhadap UMKM dan inovasi.

“Pemerintah Indonesia sendiri, telah meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejak Juni 2020 untuk menangani krisis ekonomi akibat pandemi ini,” ungkapnya.

Menurutnya, usaha mikro sebagai salah satu pilar
perekonomian di Indonesia tidak luput dari sasaran pemberian program. Melalui BPUM yang diberikan sejak tahun 2020 dan dilanjutkan pada tahun 2021, pemerintah berharap usaha mikro dapat tetap bertahan menghadapi krisis ini.

“Tentunya, dengan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, harapannya program ini dapat dengan baik dan tepat sasaran memenuhi tujuannya,”ujarnya.

Lebih lanjut Arif menjelaskan, sebagai salah satu stimulus untuk usaha mikro dapat tetap menjalankan usahanya seperti yang diketahui bersama, bahwa sebelumnya pada tahun 2020, alokasi BPUM ditujukan untuk 12 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp 28,8 triliyun dan masing- masing pelaku usaha mikro mendapatkan Rp 2,4 juta.

SeskemenkopUKM menyatakan pada tahun 2021 ini, alokasi program BPUM adalah sebesar Rp 15,36 triliyun yang ditujukan untuk 12,8 juta pelaku usaha yang pelaksanaannya terbagi
menjadi 2 Tahap.

“Hingga September 2021, telah terealisasi sebesar Rp 15,24 triliyun dan diberikan kepada 12,7 juta pelaku usaha mikro yang artinya bahwa program BPUM 2021 ini telah terealisasi sebesar 99,2 persen,” katanya.

Dikatakan Arif, pemerintah menyadari bahwa penyaluran bantuan,apapun bentuknya hendaklah selalu mengutamakan asas tepat sasaran dan asas manfaat yang tetap memperhatikan akuntabilitas dan transparansi penyalurannya.

“Karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama para kepala dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah yang sudah membantu tersalurkannya BPUM dari tahun 2020 hingga tahun 2021 ini,” kata Arif.

“Kami berharap dalam proses akhir penyaluran BPUM ini, dapat mengakomodir seluruh lapisan pelaku usaha mikro termasuk binaan dari berbagai instansi baik dari eksekutif maupun legislatif serta lembaga-lembaga lainnya.
Karena itu kami sangat mengharapkan kerjasama dan bantuan kepala dinas provinsi untuk dapat kiranya berkoordinasi dengan kepala dinas tingkat kabupaten/kota yang akan sangat berdampak terhadap kinerja Kementerian Koperasi dan UKM dalam penyaluran BPUM,” harapnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2021 Kementerian Koperasi dan UKM telah menggulirkan DAK nonfisik PK2UKM yang diarahkan untuk pelatihan dan pendampingan kapasitas usaha.

“Untuk itu kiranya kepada provinsi/kab/kota yang telah memperoleh alokasi tersebut, untuk dapat memprioritaskan pelaku usaha mikro yang telah mendapatkan BPUM untuk difasilitasi pendidikan dan pelatihan serta pendampingan usaha sehingga mendukung transformasi informal ke formal,
salah satunya untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang hingga saat ini masih sekitar 2,6 juta pelaku usaha mikro yang telah memiliki NIB,” ungkapnya.

Disamping itu lanjutnya, kegiatan strategis Kementerian Koperasi dan UKM yang diarahkan ke daerah provinsi/kab/kota dalam pelaksanaannya dapat disenergikan dengan pelaku usaha mikro penerima BPUM sehingga usahanya dapat terus berkelanjutan dan menopang economy recovery kebijakan pemerintah dimasa pendemi.

SeskemenkopUKM  mengajak kepada semua yang hadir untuk menyukseskan acara ini,
dengan dengan mengoptimalkan waktu untuk menyampaikan evaluasi dan saran yang membangun dalam pelaksanaan program BPUM ini.

“Harapan kedepan, UMKM dapat naik kelas setelah dapat keluar dari krisis di masa pandemi,” pungkasnya.

Sudah Tersalur Rp 15,24 triliun

Sementara itu Deputi Usaha Mikro KemenkopUKM Eddy Satriya mengatakan,  penyaluran BPUM  tahun 2021  per September telah mencapai Rp15,24 triliun kepada 12,7 juta dari sasaran 12,8  pelaku usaha mikro. Itu artinya realisasinya telah mencapai 99,2 persen.  Sehingga, hanya tinggal 100 ribu saja pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan BPUM 2021, yang ditargetkan tersalur 100 persen pada akhir September 2021.

Eddy Satriya menyampaikan BPUM tahun 2021 terbagi menjadi dua tahap, tahap pertama telah terealisasi 100 persen pada Juli 2021 kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan total anggaran sebesar Rp11,76 triliun; dan tahap kedua hingga September 2021 telah terealisasi sebesar Rp3,4 triliun untuk 2,9 juta pelaku usaha mikro yang telah di SK-kan hingga SK ke-23.

“Sehingga, total realisasi BPUM 2021 per September ini berjumlah Rp15,24 triliun yang diberikan kepada 12,7 juta pelaku usaha mikro. Proses penyaluran ditargetkan selesai pada akhir September 2021,” kata Eddy.

Eddy mengatakan terdapat perbedaan antara penyaluran BPUM pada tahun 2020 dengan tahun 2021, terutama mengenai lembaga pengusulnya. Pada 2020, terdapat lima lembaga pengusul BPUM sedangkan pada 2021, data usulan penerima BPUM hanya berasal dari dinas yang membidangi Koperasi dan UKM. Usulannya dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota  kemudian dikirim ke dinas yang membidangi koperasi dan UKM di tingkat provinsi untuk ditelaah dan selanjutnya dikirim ke Kementerian Koperasi dan UKM untuk diverifikasi.

Eddy juga menyampaikan apreasiasi atas peran dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah yang menjadi salah satu pendorong suksesnya Program BPUM.  Eddy meminta koordinasi bisa terus berlanjut sehingga program ini dapat dijalankan secara akuntabel dan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui tangguh dan bertahannya usaha mikro yang merupakan populasi usaha terbesar di Indonesia.

BPUM Energi Baru di Daerah

Beberapa Kadinas Koperasi dan UKM Provinsi menyatakan, betapa  BPUM sangat bermanfaat dan membantu pelaku usaha mikro  dalam mempertahankan kelangsungan usahanya yang terdampak akibat pandemi.

“Ketika pandemi salah satu harapan dan diharapkan pelaku usaha mikro  adalah bantuan modal,  sehingga mereka  lega, bisa terus produksi.
Ibaratnya BPUM adalah semangat dan energi baru bagi mereka untuk kelangsungan usahanya.
Nah dari situ akhirnya produknya kita ikut pasarkan. Mereka merasa  saat mereka kesulitan dalam  produksi dan pemasaran, pemerintah hadir,” kata Kadinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Purnomo Hadi.

Purnomo Hadi menjelaskan, pihaknya tidak menargetkan jumlah penerima BPUM karena semua itu berdasarkan usulan Kabupaten/Kota. ” Kalau di total penerima  BPUM 2020 dan 2021 di Jatim ada 2,56 juta  dengan total bantuan senilai Rp 4,6 triliun. Untuk BPUM 2021 penyerapannya sudah di atas 80 persen dan ditargetkan bisa 100 persen pada akhir September,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Kadinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati, yang mengakui, BPUM sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro di Jawa Tengah.  “Yang gulung tikar akibat pandemi bisa kembali memulai usaha, yang usahanya kembang kempis bisa kuat lagi karena ada tambahan modal. kita juga dampingi mereka dalam hal pemasaran” ungkapnya.

Ema Rachmawati melanjutkan, jumlah penerima BPUM 2021 di Jateng mencapai 1,5 juta  orang dengan dana sebesar 1,9 juta triliun. Penyalurannya sudah sekitar 90 persen dan rencananya selesai 100 persen pada akhir September, dari BRI juga udah konfirmasi September bisa 100 persen, tinggal menyelesaikan masalah pendataan seperti kesesuaian nama dengan NIK,” jelas Ema.

Ia menambahkan, BPUM telah memberikan energi positif bagi pemulihan ekonomi di Jawa Tengah.  ” Terhadap yang tidak menerima kami juga mencoba mengatasinya dengan bantuan sosial provinsi meski tidak banyak,  hanya  26 ribu pelaku usaha mikro dengan nilai bantuan Rp 500 ribu,  lumayan lah. Selebihnya kami juga salurkan ke Bansos Dinas Sosial, juga kadang bantuan BUMN,” tambahnya.***

Bupati Bogor Hadiri Serah Terima PP KEK Pariwisata MNC Lido City

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin hadiri kegiatan serah terima Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2021 tentang Penetapan MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang telah ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 16 Juni 2021 lalu kepada PT MNC Land Tbk (KPIG), di kawasan KEK Lido City Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Rabu 8 September 2021.

PP KEK MNC Lido City pada hari ini diserahkan oleh Deputi VI Kemenko Perekonomian Bidang Wilayah dan Tata Ruang, Wahyu Utama yang mewakil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Executive Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama KPIG, Hary Tanoesoedibjo.

Momen penting ini juga dirangkai dengan acara peletakan batu pertama untuk pembangunan Lido World Garden, dengan taglineBeyond A Family Edutainment Paradise‘, Lido World Garden merupakan taman bunga seluas 17 Ha yang dihiasi berbagai koleksi spesimen flora langka.

Executive Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama KPIG, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, melalui aturan tersebut, kawasan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersebut resmi menjadi KEK.

Ground breaking beberapa kawasan pun sudah dilakukan dan targetnya selesai tahun depan.

“Saat ini termasuk ground breaking (kawasan Lido) mudah-mudahan tahun depan sudah bisa diselesaikan,” kata Hary Tanoesoedibjo dalam Peresmian Ground Breaking Lido World Garden, Rabu 8 September 2021.

Lanjut Hary menuturkan, investor dan pelaku usaha dapat insentif, pembangunan kawasan dirancang menjadi kawasan entertainment dan hospitality.

Proyek Lido World Garden yang mulai ground breaking hari ini mengacu pada konsep Magical Garden di Dubai.

Dalam kawasan MNC Lido City, pembangunan juga meliputi lapangan golf seluas 80 hektar, kawasan music and art center, kawasan movie land, dan theme park. Seluruh proyek tersebut ditargetkan selesai pada 2022.

“Kawasan yang cukup besar tidak jauh dari tempat ini akan dihibahkan tempat untuk padepokan dan masjid sehingga kawasan ini bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar untuk beribadah. Pak Gubernur nanti secara khusus meresmikan padepokan tersebut yang cukup strategis tempatnya,” tutur Hary.

Ditempat yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan, PP Nomor 69 Tahun 2021 yang telah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo diberikan kepada MNC Lido City.

Seperti presiden perintahkan kepada semua menteri bahwa semua fasilitas, dukungan dan support bagi mereka yang mau berakselerasi membantu perekonomian kehidupan masyarakat harus difasilitasi dengan maksimal.

Selain ground breaking Lido World Garden juga dilakukan penandatangan kerjasama antara Kementerian Pertanian RI dengan MNC Lido City, terkait dengan edu agri culture yang dikembangkan berbasis teknologi.

“Kehadarian saya mengawal itu dan tadi bersama pa Menko berharap edu agri cultur tentu dapat menjadi pusat edukasi pertanian, semuanya bisa akses untuk melihat seperti apa pertanian. Di masa pandemi ini pertumbuhan sektor pertanian mencapai 16,4% di tahun 2020 sementara sector lain turun. Alhamdulilah sudah 2 tahun ini Presiden RI tidak impor beras, selama ini kita selalu impor beras, kita ada stok 10 juta ton, terlebih dengan adanya edu agri culture berbasis teknologi ini,” paparnya.

Selanjutnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, menyatakan sangat menyambut baik pembangunan Lido City, kemudian dirinya sangat bangga karena KEK Lido City merupakan Kawasan Ekonomi Khusus pertama di Jawa Barat, sehingga akan jadi model lompatan-lompatan ekonomi.

“Kami akan tunjukan bahwa Jabar sangat ramah terhadap investasi, infrastruktur sangat baik, lintas manusianya juga sangat tinggi. Dengan adanya Lido City ini kawasan Jawa Barat ke selatan yang selama ini tertinggal itu akan naik kelas dan jadi setara, sebab Jawa Barat ini yang maju rata-rata Jabar tengah ke utara. Jawa Barat tengah ke selatan masih kurang maju, dengan adanya kawasan Lido City perbatasan Bogor-Sukabumi, kami akan melihat 1-20 tahun ke depan Jawa Barat Selatan yang selama ini tertinggal akan terangkat,” ungkapnya.

Bahkan katanya, bisa menyerap lapangan pekerjaan sebanya 30-60 ribu pekerja dan ia titipkan ke wilayah daerah tersebut.

Ia juga akan akselerasi dengan pariwisatanya, karena sebelum Covid-19 kunjungan wisatawan bisa mencapai 50 jutaan, artinya ada 50 trilyun perhari dari sektor restoran, hotel maupun pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Apalagi ini di kelas dunia maka akan banyak wisatawan asing datang ke sini. Secara akses juga sangat memadai kami dukung dan akan kami kawal proses KEK-nya, mudah-mudahan tahun depan setelah ground breaking ini berbagai tahap bisa kita nikmati,” tandas Ridwan Kamil.

Acara ini juga disaksikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin.***