Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 6859

Digugat Cerai Istri, Jonathan Frizzy Bantah Isu Perselingkuhan

0

Bogordaily.net – Aktor Jonathan Frizzy akhirnya menjawab isu perselingkuhannya dengan lawan mainnya di sinetron, Ririn Dwi Ariyanti.

Isu tersebut mencuat usai Jonathan Frizzy digugat cerai sang istri, Dhena Devanka.

Seperti diberitakan, gonjang-ganjing rumah tangga Jonathan Frizzy dengan Dhena Devanka menyeret nama Ririn Dwi Ariyanti.

Gosip miring itu semakin kencang berhembus saat Jonathan Frizzy dan Ririn Dwi Ariyanti sama-sama digugat cerai pasangannya masing-masing.

Dhena Devanka melayangkan gugatan cerai terhadap sang suami, Jonathan Frizzy yang didaftarkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan secara ecourt, pada 27 Agustus 2021.

Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan Taslimah menyampaikan bahwa Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy akan menjalani sidang cerai dua pekan lagi.

“Sidang perdana agenda mediasi akan digelar 16 September 2021,” ucapnya.

Rupanya pada tanggal tersebut juga bertepatan dengan sidang cerai perdana pasangan Ririn Dwi Ariyanti dengan Aldi Bragi.

Aldi Bragi dan Ririn dijadwalkan akan melalui proses sidang cerai pada 16 September.

Adapun gugatan cerai Aldi Bragi kepada Ririn Dwi Ariyanti itu dilayangkan pada 30 Agustus 2021.

Mengenai hal tersebut, Jonathan Frizzy pun akhirnya angkat bicara.

Dilansir dari tayangan cumi cumi indigo, Jonathan Frizzy mengungkap konflik rumah tangganya dengan sang istri.

Diakui Ijonk, panggilan karib Jonathan Frizzy, dirinya tidak tahu soal gugatan cerai sang istri, Dhena Devanka.

“Soal gugatan cerai kan yang gugat dari pihak sana, Aku enggak tahu apa-apa. Walaupun tahu Aku enggak akan cerita, ini kan privasi,” ujar Jonathan Frizzy dilansir pada Selasa 7 September 2021.

Lebih lanjut, Ijonk pun mengurai fakta soal isu miring hubungannya dengan Ririn Dwi Ariyanti.

Seperti diketahui, nama artis peran Ririn Dwi Ariyanti sempat terseret dalam prahara rumah tangga Ijonk dan Dhena.

Bahkan Ririn disebut-sebut menjadi orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Disinggung mengenal hal itu, Ijonk memastikan Ririn tak ada sangkut pautnya.

“Kabar orang ketiga itu tidak benar sama sekali,” ujar Ijonk.

Dengan nada tegas, Ijonk membantah dirinya dan Ririn punya hubungan spesial.

“Tidak benar sama sekali,” ujar Jonathan Frizzy.

“Kami justru bingung kenapa ada tuduhan orang ketiga. Kalau memang tuduhan itu bisa dibuktikan ya silahkan saja,” kata Yohan Kristianto, pengacara Ijonk.

Bahkan diakui Ijonk, ia dan Ririn hanya berhubungan sebatas teman kerja saja.

Ijonk pun menyebut ia tidak dekat dengan Ririn.

“Enggak ada dekat apa-apa. Kita profesional teman kerja. Enggak ada ngaruh apa-apa,” tegas Jonathan Frizzy.

Selain itu, Ijonk juga membantah isu perselingkuhan serta nikah siri antara dia dan Ririn.

Mengingat gugatan perceraian rumah tangga dia dan Ririn terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Tidak ada perselingkuhan (dengan Ririn) apalagi nikah siri, tidak,” ucap Jonathan Frizzy.

Mengenai alasan mengapa ia dan Ririn sama-sama digugat cerai, Ijonk enggan berkomentar banyak.

Menurut Ijonk, hal tersebut adalah urusan rumah tangga Ririn.

“Kenapa sama, tanya yang sana aja, Aku enggak ada urusannya. Yang soal Ririn, itu kan soal urusan rumah tangga orang,” kata Jonathan Frizzy.

Seperti diketahui, Jonathan dan Ririn sering terlibat dalam FTV dan sinetron yang sama.

Jadi tak heran membuat keduanya dekat bak sahabat. Namun, belakangan ini beredar gosip bahwa Ririn dan Jonathan atau yang karib disapa Ijonk terlibat cinta lokasi.

Gosip miring itu berawal karena Ririn kerap mengunggah kedekatannya dengan Ijonk di lokasi syuting sinetron terbaru mereka.

Isu kedekatan Ijonk dan Ririn juga dikaitkan dengan kabar keretakan rumah tangga Ririn dan Aldi Bragi karena keduanya jarang mengumbar kemesraan di laman media sosial.

Kedekatan antara suaminya dengan Ririn juga sempat disentil pedas oleh Dhena.

Ketika ditanya soal Ririn, Dhena justru menyinggung mengenai martabat.

Apalagi Ririn sudah bersuami dan punya anak.

Dirinya mengatakan, sebagai seorang perempuan yang sudah memiliki anak harus saling menjaga perasaan.

“Seharusnya normalnya, sudah punya suami dan punya anak itu harusnya tahu diri dan bisa menjaga martabatnya dong, kita sesama perempuan dan sesama punya anak juga, seharusnya bisa saling jaga perasaan saya,” kata Dhena Devanka.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kenali Adab Ketika Berdoa Bagian 3 Bersama Hasmi di Kalam

0

Bogordaily.net – Jika manusia berdoa, Allah SWT berjanji pasti akan mengabulkan doa setiap hambanya, kita sebagai manusia tentu harus mawas diri dengan mengedepankan adab di hadapan Allah.

Sebab, ketika kita meminta tetapi tidak dengan etika, jelas tidak dibenarkan.

Jadi harus ada adab dan ketentuaan saat kita berdoa kepada yang maha kuasa.

Bagaimana caranya? Mari simak penjelasan lengkapnya dalam streaming Kajian Malam (Kalam) bersama Himpunan Ahlussunnah untuk Masyarakat Islam (Hasmi).

Kalam akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 7 September 2021 pukul 20.00 sampai dengan 21.00 WIB.

“Kajian Malam (kalam) hari ini akan diberikan oleh Ustadz Arifin, S.H.I. yang akan membahas Adab Berdo’a Bagian 3,” ucap Ustadz Jami Furqon, Ketua Dewan Harian HASMI.

Acara yang akan disiarkan langsung dari HASMI TV Melaui Fans Page https://www.facebook.com/hasmipusat/live atau Youtube https://youtube.com/c/HASMIMediaPusat.

Bagi penonton yang memiliki pertanyaan saat acara diselenggarakan, bisa mengirimnya ke nomor 0812-1567-9779.

Bagikan informasi ini ke yang lain juga, pastikan jangan sampai terlewat ya! Adv

Optimalkan Gage Kawasan Puncak, Bupati Bogor Gelar Rapat Secara Virtual Dengan Kemenhub RI

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin ikuti Rapat dengan Kemenhub RI dalam rangka Sosialisasi Kebijakan dan Pengaturan Lalu Lintas Ruas Jalan Nasional Ciawi-Puncak secara virtual, di Aula Bawah Pendopo Bupati, Cibinong, Senin 6 September 2021.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, jika dalam dua minggu hasil uji coba penerapan kebijakan ganjil genap belum signifikan, berpengaruh terhadap pengurai kemacetan dan penurunan volume kendaraan.

Mungkin uji coba seterusnya akan diganti pola, jika setuju dengan pola perminggu berdasarkan pertemuan beberapa waktu lalu bahwa, Kementrian menerangkan prosesnya juga panjang.

“Dan ini juga untuk bekal saya pertemuan dengan tokoh masyarakat, Ormas dan perwakilan masyarakat yang ada di kawasan Puncak yakni Cisarua, Megamendung, dan Ciawi untuk berkonsultasi dengan kami tentang penerapan ganjil genap. Pertemuan akan dilaksanakan hari Rabu, 8 September jam 9 pagi. Pertama apakah ganjil genap ini menggantikan buka tutup yang sudah berjalan atau akan berjalan dua-duanya, ganjil genap jalan, buka tutup jalan, mereka perlu ketegasan dari kami,” terang Ade Yasin.

Menurutnya, tujuan mengundang masyarakat wilayah kawasan Puncak untuk memberikan penjelasan, dan meminta masukan kepada masyarakat yang kemudian akan ia sampaikan ke kementerian sebagai bahan kajian.

Karena penerapan ganjil genap ini tidak boleh terburu-buru dan sembarangan dilakukan tetapi harus melalui kajian yang komprehensif karena disana ada pelaku ekonomi, pelaku wisata, dan tentunya ini juga menyangkut produk yang ada di wilayah tersebut. Jangan sampai banyak kebijakan akhirnya mematikan usaha mereka itu berbahaya juga.

Lebih lanjut Ade Yasin menyatakan, ada beberapa organisasi yang dinamakan Puncak Ngahiji mengeluh, mereka belum tersosialisasikan dengan baik, mereka merasa Puncak lagi, Puncak lagi, padahal Puncak adalah jalan nasional.

“Kami hanya melakukan uji coba sebetulnya untuk keperluan masyarakat, tapi ini mudharat atau manfaatnya kita lihat dari hasil kajian dan hasil diskusi dengan masyarakat. Kita akan melihat situasi uji coba dua minggu, sehingga kami belum bisa memutuskan apakah akan diperpanjang. Nanti keputusannya ada di kementerian,” terangnya.

Bupati Bogor menegaskan, sebetulnya ganjil genap ini tidak langsung menurunkan volume kendaraan, karena diliihat dari pantauan kondisinya masih macet.

“Karena Puncak banyak jalan tikus atau jalan kecil yang bisa orang ke Puncak tanpa melalui Gadog atau Ciawi. Saya kira ini penurunannya belum signifikan makanya harus dikaji bagaimana penanganan Puncak ini supaya bisa lancar jalannya, tetapi masyarakat juga tidak dirugikan,” tegasnya.

Secara virtual, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Budi Setiyadi mengungkapkan, saat ini dirinya akan segera menyiapkan regulasinya karena itu merupakan jalan nasional yang kewenangannya ada di pihak Kemenhub.

“Sejak seminggu lalu kami diminta pak menteri untuk merancang terhadap langkah peraturan hari ini, dari tol kemudian Gadog sampai dengan ke Puncak Pass, berikutnya memang kita rencananya itu sampai dengan Cianjur. Regulasi akan kami sesuaikan sesuai opsi yang dipilih Satlantas Polres Bogor dan Polantas Polri,” tambah Budi.

Katanya mengungkapkan, bahwa kemampuan kapasitas jalan dengan volume kendaraan ini harus diimbangkan kembali.

Melihat dengan VC ratio dirinya menilai sudah tidak ideal lagi. Disinilah fungsi pemerintahan untuk mengedukasi, mengajak dan menyadarkan masyarakat, dan menampung aspirasi masyarakat sebagai bahan laporan ke Menteri Perhubungan, untuk melengkapi apa yang disampaikan daerah, terutama Kabupaten Bogor.

Pasalnya ia sempat membaca di media sosial dampak dari pembatasan ganjil genap di Puncak itu, banyak masyarakat yang mengalihkan wisata ke Kota Bogor.

“Nyatanya memang kebijakan ini tidak hanya di Kabupaten, tetapi juga tetangganya di Kota Bogor, sampai dengan Cianjur, atau bahkan yang sudah dipantau sampai dengan Sukabumi, mungkin bisa diatur sampai sana. Kami akan menyiapkan satu forum dengan beberapa media, dan akan melakukan kampanye lebih masif. Minimal pencegahan masyarakat untuk tidak menggunakan plat palsu dan juga tindakan kepolisian yang bertugas di Polres Bogor,” tukasnya.***

Ini Lokasi Perkemahan yang Bisa Bikin Kamu Meleleh

0

Bogordaily.net – Berkemah dengan suasana pegunungan memang mengasyikan. Menikmati alam di lokasi perkemahan menjadi salah satu favorit wisata di Indonesia. Camping ground merupakan salah satu program kegiatan Nine Zero Management Serve Bogor yang berhome-base di Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan camp ground menjadi pilihan sejumlah sekolah sebagai program rutin tahunan seperti LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) serta bagi perusahaan yang melakukan program training atau pelatihan diluar ruang tersaji secara sistematis di Villa Biru Pancawati.

Memiliki lokasi yang luas seerta dilengkapi fasilitas lainnya seperti aula, toilet, juga wahana flying fox untuk menguji adrenalin kita.

Terletak di kaki Gunung Gede-Pangrango dengan panorama alam perbukitan yang mempesona, udaranya sejuk menyegarkan, menjadi pesona tersendiri di area camp ground Villa Biru.

“Agar bisa kembali maksimal beraktivitas dalam pekerjaan, Nine Zero Management Serve Bogor menawarkan program kegiatan luar ruangan yang sistematis. Salah satunya, mengajak wisatawan merasakan langsung sentuhan alam dengan berkemah di sini,” ujar Manager Operasional Nine Zero Management Serve, Ahmad Fauzi.

Selain lebih menantang para wisatawan, salah satu program Nine Zero itu juga dikemas secara natural dan dirancang agar terkesan lebih menarik.

“Sejumlah kegiatan fun-game, team building untuk menguatkan ikatan komunitas dan charity untuk membangkitkan rasa empati terhadap sesama. Rangkaian kegiatan itu, bisa membuat siapapun yang mengikuti program ini mendapat point penting ketika kembali menghadapi rutinitasnya sehari-hari,” jelas Jhon Ozi, sapaan akrabnya.

Dipilihnya Desa Pancawati, menurutnya dilatarbelakangi suasana perbukitan yang punya nilai jual tinggi.

Untuk reservasi, dapat mengirimkan data dan nomor kontak ke layanan online di 081999989090 atau berkirim pesan ke [email protected]

Gegara Pungli di Jalan Tol, Oknum Polisi PJR Diperiksa Propam

0

Bogordaily.net – Sebuah video memperlihatkan oknum anggota PJR Polda Metro Jaya diduga melakukan pungli ke pengemudi di jalan tol, viral di media sosial.
Pengemudi tersebut diminta uang sebesar Rp 50 ribu. Dalam video yang beredar terlihat pengemudi mengendarai kendaraan di lajur kiri. Tiba-tiba sopir itu diberhentikan oleh dua anggota polisi.

Lalu kendaraan itu akhirnya menepi ke bahu jalan. Usai berhenti terdengar percakapan bahwa sopir itu dimintai uang Rp 50 ribu.

“Iya Pak? Gocap?,” seperti suara dalam video yang beredar.

“Iya gocap, 50 Pak,” sahut oknum tersebut.

“Ini Pak 50 Pak,” jawab pengemudi.

Usai memberikan uang, pengemudi langsung diperbolehkan untuk meneruskan perjalannya. Dalam video yang beredar, pengendara itu meminta agar petugas yang melakukan pungli untuk ditindak.

“Bpk Jokowi tlg tindak tegas msh ada pungli polisi PJR minta paksa gk tau malu sm pangkat dn jabatan,” tulis dalam video itu.

Dikonfirmasi terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut kedua anggota itu telah ditindak. Keduanya telah diperiksa Propam.

“Dua anggota tersebut sudah diperiksa Propam,” kata Sambodo kepada wartawan, Selasa 7 September 2021.

“Hasil pemeriksaan akan dilanjutkan dengan tindakan hukum kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Sambodo menyebut aksi pungli 2 anggota PJR itu terjadi di Tol Jagorawi Km 1.200 arah utara. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 4 September 2021, sekitar pukul 09.00 WIB.***

Edan, Minuman Racikan Rizky Febian Dilelang Rp 400 juta!

0

Bogordaily.net – Penyanyi Rizky Febian melakukan lelang minuman yang ia racik sendiri, saat membuat konten YouTube bersama keluarganya.

Awalnya, Rizky mengaku berniat memberikan minuman racikannya sendiri pada para pengikutnya dengan dua syarat.

“Caranya , komen aja : 1. Alasan kamu mau coba kenapa? 2. Harga yang sesuai untuk minuman kaya gini berapa? | atau.. kalo ada yang jual minuman kaya gini, kamu mau beli di harga berapa?” tulis Rizky Febian dikutip dari Instagram @rizkyfbian, Selasa 7 September 2021.

Namun, nyatanya banyak sultan menawarkan harga tinggi untuk minuman yang diracik putra komedian Sule itu.

Rizky sendiri tak menyangka banyak sultan yang berminat membeli minumannya dengan nominal hingga puluhan juta rupiah.

Karena tingginya minat warganet dan para sultan, Rizky Febian memutuskan akan menjual minuman tersebut dengan tawaran harga paling tinggi.

Pelantun lagu “Cukup Tau” itu berniat akan mendonasikan uang hasil lelang minuman racikannya.

“GAK NYANGKA awalnya iseng-iseng nanya harga, taunya ada yang mau bayarin sampe 20juta!,” kata dia.

“Kalau ada yang berani ngebidding lebih tinggi lagi, aku bakal donasiin seluruhnya ke yayasan yang membutuhkan!,” tutur dia.

Selama berjam-jam lelang berlangsung, Rizky Febian akhirnya menjual minuman tersebut pada Doni Salmanan yang menawarkan harga Rp 400 juta.

Febian
Doni Salmanan Saat Bid Minuman Iki. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Ini sebuah keisengan yang sangat gak di duga duga buat minuman banyak banget yang naro harga tinggi dari sultan – sultan sampe harga tertinggi di 400.000.000 sama @donisalmanan,” kata Rizky Febian.

Rizky Febian bahkan mengaku gemetar dan terharu dengan tingginya minat masyarakat dan para sultan, terhadap lelang minuman yang ia lakukan.

Penyanyi yang akrab disapa Iki itu mengaku padahal awalnya ia hanya iseng menawarkan minuman pada warganet di Instagram.

“Hatur nuhun pisan kang @donisalmanan, insyallah uang ini akan sampai di tangan yang tepat untuk membantu banyak orang. bismillah,” kata Rizky Febian.***

Liga Trofeo di Lapangan Poktua Desa Pabuaran Diwarnai Ricuh dan Adu Jotos

0

Bogordaily.net – Liga trofeo yang dilaksanakan di Lapangan Poktua Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor pada Minggu 5 September 2021, diwarnai keributan antara penonton sepakbola bahkan antara penonton saling adu jotos.

Menurut Warga Sekitar yang juga pembina Bola Usia Muda di Kampung itu Hadi (40) mengatakan, bahwa keributan itu terjadi bukan antara pemain, melainkan penonton yang belum diketahui permasalahannya.

“Jadi kejadian sebenernya saat itu tiba tiba penonton warga sini adu mulut dengan penonton dari Perancis (tim dari kampung Cisuuk) gak lama langsung ribut dan saling hajar tapi itu bukan karena pertandingan,”kata Hadi kepada wartawan, Senin 6 September 2021.

Hadi mengatakan saat itu juga pertandingan langsung dihentikan, kejadian ini baru terjadi kali ini, pasalnya liga trofeo merupakan pertandingan antara kampung panitia penyelenggara dari luar Desa Pabuaran.

“Panitia dari luar kalau di sini tempatnya saya yang di sewa, saat itu juga pertandingan semifinal antara tim dari Desa Tegal dan Tim dari Cisuuk langsung langsung dihentikan,”kata Hadi.

Sementara, menurut Ketua RT 03 Kampung Poktua Bower mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pabuaran, untuk menghentikan segala aktivitas pertandingan sepakbola di Lapangan Poktua itu sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Sangat disayangkan atas kejadian itu, warga sini jadi kena dampak gak bisa ngadain kegiatan sepakbola,”katanya

Camat Kemang Edi Suwito mengatakan, kegiatan sepakbola memang tidak ada laporan ke Gugus Tugas Kecamatan Kemang.

“Tidak ada laporan tentu kami sudah tegur pihak desa juga agar sementara dihentikan,”katanya.

Kapolsek Kemang Kompol Ilot Djuanda mengatakan dirinya belum mendapatkan laporan dari anggota Reskrim, namun demikian pihaknya akan segera memanggil panitia dan penonton yang terlibat dalam keributan tersebut.

“Akan saya tanyakan dulu, dan tentu akan kita proses namun dilakukan penyelidikan dulu apa yang sebenarnya terjadi saat itu,”pungkasnya.***

Kunker ke Jawa Timur, Presiden Akan Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa 7 September 2021.

Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Kepala Negara beserta rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Presiden langsung menuju SMK PGRI 2 Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, untuk meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar.

Setelahnya, Presiden juga akan meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren K.H. Syamsuddin, Kabupaten Ponorogo, yang diperuntukkan bagi para pelajar dan santri.

Di sana, Presiden akan turut menyapa para peserta vaksinasi dari sejumlah rumah ibadah di seluruh Indonesia.

Selain meninjau kegiatan vaksinasi, Presiden Jokowi juga diagendakan untuk melakukan peninjauan sekaligus meresmikan Bendungan Bendo yang ada di Dusun Bendo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

Pada siang harinya, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Blitar dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Setibanya di Kota Blitar, Presiden akan langsung menuju lokasi Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) guna meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Setelahnya, Kepala Negara bersama rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.***

Tinggalkan Surat Untuk Keluarga, Seorang Pria Loncat Bunuh Diri dari Jembatan

0

Bogordaily.net – Seorang pria berinisial W (53) asal Kecamatan Kamal, Kabupaten Kendal diduga telah melakukan bunuh diri.

Dalam aksinya tersebut dikabarkan, korban loncat ke laut dari jembatan Suramadu pada Senin, 6 September 2021 malam.

Kejadian ini tampak membuat kepanikan sejumlah pengendara yang melintas di jalan sepeda motor setempat.

 Bunuh
Motor yang di temukan di Jembatan Suramadu. (Mintulgemintul/Bogordaily.net)

Karena ditemukan sepeda motor bernopol L-5265-FE tanpa pengemudi dan terdapat surat yang diduga sebagai riwayatnya, sebelum melakukan kejadian bunuh diri tersebut.

Dikutip dari Beritabangsa, tampak sejumlah pengendara yang berhenti dan panik setelah menemukan sepeda dengan sejumlah barang-barangnya.

Seperti yang dikatakan salah seorang dalam video tersebut, menyampaikan bahwa telah terjadi bunuh diri dengan loncat ke laut.

“Infonanah bunuh diri aloncak ka tasek (informasinya terjadi bunuh diri dengan meloncat ke laut), kareh sepatu bik sapedanah (barang yang ditinggal hanya sepatu dan sepeda motornya). Orengah lah aloncak, cobak tegguh pellat nomerrah mik pola bedeh se kennal (orangnya sudah loncat, coba dilihat nopolnya, siapa tahu ada yang mengenalnya),” tutur seorang dalam percakapan video yang dimaksud.

 Bunuh
Barang-barang yang ditinggalkan korban. (Mintulgemintul/Bogordaily.net)

Karena cukup membuat kepanikan, dari kejadian tersebut tampak dalam video yang beredar menyebabkan kemacetan.

Sehingga berdasarkan dari informasi yang diterima bahwa barang bukti dari kejadian tersebut telah diamankan oleh petugas kepolisian.

 Bunuh
Surat wasiat. (Mintulgemintul/Bogordaily.net)

Setelah diamankan, korban diketahui meninggalkan sejumlah barang-barang berharga.

Namun salah satunya barang yang memperkuat alasan korban melakukan bunuh diri tersebut, ditemukan selembar surat yang mengisahkan alasan korban loncat dari jembatan.***

Camat Cigudeg Minta Warga Mengungsi dan Menjauhi Sungai Cidurian

0

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor bagian barat membuat aliran sungai Cidurian meluap sehingga terjadi bajir bandang.

Beruntung banjir tidak masuk kepemukiman warga, namun karena derasnya bajir membuat beberapa infrastruktur jembatan yang ada di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Sukajaya rusak diterjang bajir bandang. Senin 6 September 2021.

Camat Cigudeg Pardi, saat dilokasi mengatakan saat ini aliran sungai sudah sedikit surut, namun akibat bajir bandang yang terjadi pada pukul 17.30 WIB itu merusak 2 Jembatan yang ada di Desa Sukaraksa dan Sukamaju.

“Pada pukul 17.30 karena akibat hujan deras, debit air sungai Cidurian meluap. Hingga mengakibatkan 2 Jembatan rusak yang pertama jembatan di Kampung, juga Desa Sukaraksa dan yang kedua Jembatan Cigowong Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg hanyut terbawa derasnya air,”kata Camat Cigudeg Pardi.

Pardi mengatakan, sampai saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun dirinya mengimbau masyarakat yang masih ada dibantaran sungai Cidurian untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Warga untuk mengungsi dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, meskipun debit air sudah mulai surut,”katanya.

Meksipun dilaporkan saat ini tidak ada korban jiwa dari informasi yang didapat infrastruktur jembatan yang rusak tidak hanya di wilayah Cigudeg, namun di wilayah Sukajaya yakni Jembatan Desa Urug kampung adat yang menghubungkan ke Nanggung rusak akibat diterjang banjir.

Sementara di wilayah Kecamatan Nanggung akibat hujan deras, jalan yang ada di wilayah Antam terputus, dan di Jasinga Kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah, ada 1 jembatan penghubung rusak dan 2 rumah warga juga rusak diterjang banjir.***