Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 6884

Resmi! Leeds United Segera Rampungkan Transfer Daniel James

0

Bogordaily.net – CEO Leeds United, Victor Orta dikatakan tengah berusaha untuk menutup kesepakatan permanen dengan penyerang sayap Manchester United (MU), Daniel James pada hari-hari terakhir jendela transfer musim panas 2021.

Leeds dalam beberapa pekan terakhir terus dikaitkan dengan kepindahan James, seperti dilansir dari Republika.

Bahkan, ketertarikan the Peacocks dengan sang pemain sudah lama terjadi pada dua tahun lalu.

Pakar transfer Italia Fabrizio Romando dilansir Tribal Football, Selasa (31 Agustus 2021) menurunkan kabar, Daniel James sedang melakukan pembicaraan akhir dengan kubu Leeds.

Tim yang bermarkas di Elland Road disebut ingin mengontrak pemain sayap dengan kesepakatan permanen daripada membawanya dengan status pinjaman.

Jauh sebelum mercato kali ini Leeds sudah tertarik dengan pesepak bola berusia 23 tahun. Mereka bahkan sempat menyelesaikan kepindahan sang pemain dari Swansea City pada Januari 2019.

Sayang karena beberapa detail kecil sang pemain tidak jadi bergabung dengan the Whites dan justru enam bulan kemudian James merapat ke klub raksasa Liga Primer Inggris Manchester United (MU).

Bergabung dengan MU membuat James diklaim sebagai suksesor Ryan Giggs yang sama-sama berasal dari Wales. Tetapi, performa keduanya berbanding jauh.***

PTM Terbatas, Pemerintah Minimalisir Dampak Learning Loss Akibat Pandemi

Bogordaily.net – Pemerintah terus mempercepat proses vaksinasi Covid-19 dan mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat saat Pembelajaran Tatap Muka – PTM Terbatas.

Sejumlah daerah di wilayah PPKM Level 1-3 telah melaksanakan uji coba Sekolah Tatap Muka.

Sebagaimana diketahui, PTM terbatas itu penting untuk dilakukan dalam upaya menekan risiko learning loss.

Demi menjaga kualitas pembelajaran anak Indonesia, pemerintah mendukung pelaksanaan PTM terbatas dengan menggencarkan program vaksinasi bagi seluruh komponen dalam dunia pendidikan.

Merangkum dari laman Instagram resmi Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku @satgasperubahanperilaku, Rabu (1 Agustus 2021).

Learning loss bisa memberikan dampak buruk bagi para siswa. Adapun risiko yang ditimbulkan dari learning loss adalah:

1. Terjadi lantaran peserta didik tidak memperoleh pembelajaran yang optimal

2. Dapat berakibat mengalami kemunduran akademis dan non akademis

3. Pemulihannya bisa memakan waktu hingga 9 tahun

Dengan berbagai risiko tersebut, maka pemerintah berupaya mengambil langkah dengan melakukan persiapapn PTM terbatas yang di dorong pada wilayah PPKM level 1-3.

Adapun persiapan yang dilakukan adalah:

1. Tetap memprioritaskan keselamatan insan pendidikan

2. Pelaksanaannya mengedepankan kehati-hatian dan protokol kesehatan yang ketat

3. Sekolah harus memenuhi syarat SKB

4 Menteri tentang Pembelajaran di Tengah Pandemi.***

RSUD Kota Bogor Terima Pemeriksaan MCU untuk Calon ASN

0

Bogordaily.net – Bagi para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melakukan pemeriksaan Medical Check Up (MCU), sekarang bisa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor loh!

Dalam keterangan tertulisnya, dengan harga Rp 800 ribu aja, kamu bisa langsung melakukan pemeriksaan.

Harga tersbeut sudah termasuk pemeriksaan umum, MMPI, pemeriksaan lab, test narkoba dan pemeriksaan radiologi.

Persyaratannya gampang banget, bisa langsung datang ke MCU RSUD Kota Bogor, setiap Senin sampai Sabtu pukul 08.00 WIB dan membawa fotocopy identitas diri atau KTP.

Info lebih lanjut bisa langsung ke no WA center RSUD Kota Bogor 0821-8388-3851 atau Telpon ke (0251) 8312-292. Adv

Banyak PR! Dalam Pengembangan Kawasan Situ Gede Bogor

Bogordaily.net- Proyek pengembangan destinasi pariwisata di kawasan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, terus berlanjut.

Walaupun demikian, masih ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah (PR) dalam pengembangan kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim setelah meninjau pembangunan Situ Gede.

Dedie mengatakan, dari denah yang disampaikan oleh kontraktor, di lokasi tersebut perlu dibangun jalan inspeksi. Tepatnya di samping Kelurahan Situ Gede.

“Ternyata kita perlu membangun jalan inspeksi. Jadi dari sisi samping kelurahan, sampai dengan posisi di pemancingan. Karena itu area yang belum disentuh pihak PSDA Provinsi Jawa Barat,” kata Dedie, seperti dilansir dari Republika, Selasa (31 Agustus 2021).

Selain itu, lanjutnya, pedagang-pedagang yang belum tertata dengan baik juga menjadi PR Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Termasuk juga rumah-rumah warga yang menjorok ke arah jogging track yang saat ini tengah dibangun.

Di samping itu, Dedie menegaskan, revitalisasi dari kawasan wisata Situ Gede juga bertujuan untuk mengatasi sedimentasi di danau yang selama ini tidak tertangani dengan baik.

“Itu menjadi paket pekerjaan untuk pengerukan. Termasuk selain sedimentasi dan faktor persampahannya,” jelasnya.

Tak hanya itu, tembok penahan tanah (TPT) di Situ Gede juga akan diperbaiki. Begitu juga dengan saluran air masuk dan keluar.

Dedie mengatakan, volume sampah yang masuk ke dalam Situ Gede sedang diupayakan untuk dikurangi.

Misalnya, kata dia, dibuat kolam pengendali atau kolam monitoring sampah.

“Terutama dari sungai yang berasal di samping dari Kelurahan Balumbang dan Balumbang Jaya. Itu kan banyak sekali volume sampah yang masih ada di situ. Itu yang akan menjadi PR berikutnya,” ujarnya.

Dedie menambahkan, pengembangan kawasan wisata Situ Gede akan selesai pada akhir 2021. Hanya saja, belum mencakup pada keseluruhan kawasan.

“Jadi ini ada beberapa PR, misalnya penghijauannya kembali, beautification, penanaman pohon-pohon taman, itukan belum semuanya tercakup di dalam pengadaan yang sekarang. Itu PR-PR nya,” ujarnya.***

Berjuang Penyintas Covid-19, Kisah Inspiratif Dalam Buku “Spiritual Journey”

0

Bogordaily.net – Penyintas Covid-19 perlu mendapat dukungan dari orang-orang terdekatnya untuk bisa mengelola stres secara baik dalam dirinya, agar mampu dan lebih cepat sembuh dari penyakit yang diderita.

Hal ini, membuat Dompet Dhuafa menggelar bedah buku secara virtual melalui siaran DDTV Youtube berjudul “Spiritual Journey” Antara Kenangan Menegangkan dan Pengalaman Mencerahkan Sebulan Lebih Terpapar Covid – 19 karya Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, Selasa 31 Agustus 2021.

“Saya meyakini bahwa yang terjadi pada Prof Amin Suma merupakan sebuah keajiban dan proses pembelajaran bagi siapapun. Prof Amin Suma telah melakukan perjuangan yang sangat luar biasa yang layak kita dengarkan. Bukan karena fisik yg dipaparkan tetapi story behind dan spirit behind untuk semua yang mengambil hikmahnya. Hadiah bagi para senior Dompet Dhuafa yang diberikan kesembuhan dari covid 19. Proses ini adalah perubahan peradaban yang menurut versi manusia perubahan cepat tapi di mata allah tidak ada yg cepat dan lambat. Perubahan peradaban ini menuntut kita untuk berubah jika kita tidak cepat berubah kita akan di gulung oleh perubahan itu sendiri. Saya melihat perjuangan prof amin suma tentu tidak sekedar proses perobatan yg bentuknya material namun kita harus kita liat spiritualnya.” Ucap Nasyith Majidi selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa.

Pada buku “Spiritual Journey”, Prof. Dr. Muhammad Amin Suma Buku tersebut merupakan cerita perjalanan spiritual diri penulisnya selama menjalani masa isolasi mandiri (isoman) karena Covid-19. Penulis menggambarkan secara jelas sikap mental positif dalam memberikan pengaruh yang baik saat mengalami masa-masa kritis selama isoman.

Ada juga beberapa tokoh yang hadir pada acara virtual Bedah Buku. Antara lain Nasyith Majidi (Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika) ,Drg. Rima Febrianti MARS., CPHF, FISQua (Direktur Pelayanan Medis RST), KH Wahfiudin Sakam SE MBA (Mentor Spiritual, Wk Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Pusat), Jamil Azzaini (Inspirator Sukses Mulia) , Medya Putri (BOD DD Hong Kong Association Ltd) , Mohamad Taufik Ismail (Konsultan Keuangan) , dan Mimi Jamilah (Influencer, penyintas covid 19).

Mentor Spiritual, Wk Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Pusat, KH Wahfiudin Sakam SE MBA mengapresiasi terselenggaranya bedah buku ini. Buku karya Muhammad Amin Suma (MAS), di antaranya sangat menjunjung tinggi integrasi ilmu. Isi buku juga dapat menginspirasi dan mengajarkan keikhlasan dimasa sulit selama pandemi Covid-19.

“Belajar menulis buku biar ilmu itu bermanfaat. Insan itu sudah ada sejak dulu tapi belum menjadi yang terkenal karena insan yang terbentuk adalah insan dalam bentuk ruh. Pada buku ini mengajarkan kita bahwa insan didunia ini tidak ada daya dan upaya dalam menghadapi kekuasaannya. Jadi kita harus kembalikan semuanya kepada sang pencipta.” ucapnya.

Profesor Amin Suma, dalam bukunya memaparkan bahwa isi buku tersebut merupakan kenyataan empiris dan ungkapan hati yang dijeritkan melalui munajat dari rumah sakit karena terpapar Covid-19. Setelah hari ketiga penulis benar-benar menjalani rutinitas di rumah sakit hingga merasakan puncak sakitnya, terutama saat berada di ruang ICU selama 20 hari masa karantina pada 27 Maret-15 April 2021.

“Saya merasa dibesarkan oleh Dompet Dhuafa setelah bergabung didalamnya selam 27 tahun. Mudah mudahan pemicu dan pemacu untuk terus mencintai dompet dhuafa. Terimaksih juga kepada dd yg peduli termasuk saya dirawat di rumah sakit. Merasa hidup dari kecil bergelimang dengan spiritual tetapi lebih banyak berteori sebelum mengalami. Sehingga mudah dicerna oleh akal pikiran,baik secara ilmiah akademik maupun melalui yang lain tapi belum dirasakan di dalam kehidupan yang nyata. Syukur kepada Allah saya diberi dalam ujian covid 19 tetapi Allah juga yang menyembuhkan saya. Pada buku ini terdapat unsur subjektifnya karena saya hanya manusia biasa misalnya dari sisi ketabahan namun di lain itu juga saya merasa takut juga kalau tidak berbuat sesuatu. Mudah mudahan corona yang saya tulis ini dibalik subjektifitas insyaah Allah lebih banyak objektifitasnya.” Ucap Prof. Dr. Muhammad Amin Suma selaku Ketua Dewan Pegawas Syariah Dompet Dhuafa.

Sementara menurut , Dr. Rima Febrianti MARS., CPHF, FISQua selaku Direktur Pelayanan Medis Rumah Sakit Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. “Melalui buku ini kami wawasan kami sangat terbuka mengenai perlindungan diri nakes.Terimaksih prof kami nakes harus melakukan ikhtiar doubel. Yang pertama ikhtiar sehat, selamat,aman untuk diri sendiri dan keluarga. Yang kedua sehat, selamat aman untuk pasien. Pada halaman 130, prof mempertegas bahwa sana persoalan covid 19 ini, adalah masalah bersama anak bangsa lintas wilayah, lintas negara,lintas suku, lintas agama dan lintas profesi. Bersama kita bisa melewati masa covid 19”

Adapun menurut Jamil Azzaini selaku Inspirator Sukses Mulia, buku tersebut dapat menjadi obat dan vitamin dalam bentuk tulisan. Satu kata kunci dari buku itu bagi kami berdua bersama istri yg sejalan dengan kami pelajari yaitu bahasa agamanya adalah ridho. Betapa Prof Amin Suma begitu ridho dengan penyakit itu. Mengahadapi penyakit itu adalah kunci ketenangan jiwa. Orang yg ridho, akan mendapatkan ketenangan jiwa. Kalau kita lihat dari proses pembentukan nasib seseorang itu dimulai dari perasaan mempengaruhi pikiran, pikiran itu mempengaruhi tindakan, tindakan itu mempengaruhi kebiasaan, kebiasaan akan menjadi karakter, karakter akan mempengaruhi nasib. Melalui membaca ini, selama 39 hari terpapar covid 19, Prof Amin suma dengan keadaan yang kritis akhirnya bisa sembuh karena dengan perasaan itu cepet. Buku ini kekinian, saya sangat yakin bahwa dengan keridhoan akan bisa menyembuhkan covid 19. Terimakasih Prof atas keteladanannya bahwa pada masa ini kami perlu keteladanan bagi kami.

Kereen! PAN Dorong Julkifli Hasan Nyapres 2024

Bogordaily.net – Pilpres masih tiga tahun lagi, tetapi sejumlah partai sudah mendorong ketua umumnya masing-masing untuk ikut berkontestasi di hajatan politik lima tahunan itu.

Kali ini Partai Amanat Nasional yang mendorong ketua umumnya Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk manju di Pilres 2024.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyebut ada sejumlah alasan kader PAN mendorong Zulhas maju di Pilpres 2024.

“Memang benar bahwa di rakernas sebagian besar Ketua DPW seluruh Indonesia mengusulkan Bang Zul maju dalam pencalonan di Pilpres 2024,” kata Viva Yoga Mauladi, kepada wartawan, Rabu 1 Agustus 2022.

Viva mengatakan Zulhas memiliki integritas dan pengalaman di eksekutif yang tidak diragukan. Karena itu, menurutnya, Zulhas cocok dan dinilai memenuhi persyaratan untuk maju di Pilpres 2024.

“Tetapi kemudian rakernas memutuskan untuk memberikan kewenangan penuh kepada Ketua Umum DPP PAN memutuskan langkah-langkah strategis salam penentuan pasangan calon presiden/calon wakil presiden di Pemilu 2024,” ujar Jubir PAN ini.

Meski begitu, PAN menyadari bahwa waktu Pilpres 2024 masih relatif lama. Saat ini PAN akan berkonsentrasi dalam penataan organisasi dan program kemanusiaan buat rakyat.

“Sesuatu yang wajar jika seluruh partai politik akan berjuang untuk memajukan kader terbaiknya di pilpres. Namun hal itu tentu akan dilihat perkembangan dan dinamika politiknya. Situasi masih cair, longgar, dan banyak kemungkinan yang akan terjadi,” tutur Viva.***

2.041 Warga Lakukan Vaksinasi Dosis Kedua di Braja Mustika

0

Bogordaily.net – Kegiatan vaksin yang berlokasi di gedung Braja Mustika, RT 01/RW 10, Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, mentargetkan 2.041 orang untuk divaksin kepada masyarakat dari 2 Kecamatan.

PIC sentra vaksinasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor di gedung Braja Mustika Nia Nurkania M.kes memberikan penjelasan, kegiatan vaksinasi dosis 2 untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Bogor Barat.

Pelayanan vaksin dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, sampai saaat ini pukul 14.00 kurang lebih 1.600 orang sudah tervaksin dari target 2.041 orang untuk hari ini.

“Alhamdullilah antusias masyarakat besar ya, karena ini dosis kedua,” Kata Nia Nurkania kepada Bogordaily.net, Rabu 1 September 2021.

Nia Nurkania menjelaskan, secara keseluruhan kegiatan vaksinasi di Brajamustika berjalan dengan lancar dan tertib, masyarakat sudah sadar pentingnya prokes, mereka antri diluar dengan menjaga jarak.

Selain itu Rina warga Gg. Makam Cilendek Kota Bogor memberikan tanggapan terkait kegiatan vaksinasi yang digelar di Braja Mustika.

Menurutnya kegiatan vaksinasi dosis ke 2 sekarang lebih tenang tidak seperti dosis pertama.

“Waktu dosis pertama saya kaya tegang gitu, soalnya baru pertama kali divaksin, tapi yang kedua kali ini lebih tenang aja,” kata Rina.

Rina menceritakan pelayanan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor juga cukup sigap dan memuaskan.

“Pelayanannya ok, jadi kita di arahkan dan di kasih tau apa saja yang belum kita paham mengenai kegiatan vaksinasi ini, mulai dari tempat tunggu sampai tempat penyuntikan” pungkasnya.***

Penghulu Ini Sering Berikan Nasehat untuk Pengantin Saat Ijab Kabul

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini ada seorang penghulu viral di media sosial. Pesan yang disampaikan kepada para pengantin yang dinikahkan mencuri perhatian publik.

Tak hanya satu, ada beberapa cuplikan video yang dibagian di media sosial. Diketahui bahwa penghulu yang viral tersebut merupakan Kepala KUA Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa timur, Ustadz Anaz Fauzi.

Videonya saat ini sudah viral di media sosial, terutama pada aplikasi TikTok dan Instagram. Anas mengaku, video yang viral itu dilakukan saat pra atau pasca ijab Kabul.

Karena dalam proses ijab Kabul memang harus serius sesuai dengan aturan. Video yang viral tersebut merupakan sebuah potongan-potongan video sebelum ataupun sesudah proses ijab Kabul.

Diketahui bahwa Ustadz Anas Fauzi memiliki ciri khas dengan gaya nasihatnya. Anas mengaku, kerap kali menyisipkan ilmu menikah saat memimpin ijab kabul pengantin.

Alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor ini juga sering kali mendapati pihak yang menikah tidak tahu betul beberapa hal yang harus disiapkan sebelum perkawinan.

Padahal, hal tersebut sangat penting diketahui agar tidak terjadi hal-hal buruk di kemudian hari.

Biasanya, pemahaman tentang ini disampaikan Ustadz Anas pada momen tersebut, sesaat sebelum melangsungkan akad nikah.

Di antara persiapan yang harus dilakukan menurut Ustadz Anas ialah memperkaya ilmu nikah, menuntut ilmu, dekat dengan ulama dan kerja. Selain itu, juga menyiapkan maskawin yang disukai calon istri.

Salah satu potongan video yang viral yakni Ustadz Anas, memberikan nasihat dan bimbingan bagi pasangan pengantin wanita.

Ia awalnya menanyakan soal tugas istri keapda si pengantin wanita yang duduk di hadapannya.

“Apa yang kau lakukan untuk Nyenegno (membahagiakan) suamimu?,” tanya sang penghulu pada pengantin wanita. Dengan suara lirih dan terdengar agak ragu, pengantin wanitu pun menjawab pertanyaan pak penghulu.

“Aa.. Melayani..,” jawab pengantin wanita dengan ragu.

“Melayani?? Lapo?? Melayani opo??,” tanya pak penghulu lagi.

Dijawab dengan nada sedikit ragu, pengantin pria dan penghulu pun langsung tertawa. Pertanyaan yang diberikan oleh sang penghulu rupanya belum berakhir.

Ustadz Anas masih melanjutkannya untuk mengetahui jawaban apa yang akan diberikan pengantin wanita tentang layanan seperti apa yang diberikan istri kepada suaminya.

“Semuanya pak..,” jawab pengantin wanita.

Sembarangkalir (semuanya),” tambahnya.

Sembarangkalir??,” tanya penghulu.

Mbenahno genteng bocor barang’on.. (membetulkan genteng bocor juga),” ucap penghulu lagi.

Ustadz Anas lantas memberikan nasihatnya kembali. Ia mengatakan jika tugas istri salihah untuk suaminya adalah taat.

Ustadz Anas pun menanyakan kesanggupan pengantin wanita untuk taat pada suaminya. Pengantin wanita langsung menjawabnya bahwa ia sanggup.***

Berikut Fungsi Satgas Prokes 3M di Fasilitas Publik yang Mulai Bertugas

0

Bogordaily.net – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memastikan Satgas Protokol Kesehatan (Prokes) 3M akan mulai bertugas di fasilitas publik, Rabu (1 September 2021).

Hal ini sejalan dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Optimalisasi Satuan Tugas Protokol Kesehatan Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci tangan Fasilitas Publik Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai 1 September 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan.

“Satgas Prokes 3M Fasilitas Publik ini dibentuk untuk menunjang pencapaian masyarakat produktif aman Covid-19. Kita tahu bahwa peluang penularan Covid-19 dapat terjadi di mana saja: di dalam rumah, saat di perjalanan, maupun saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Selasa (31 Agustus 2021).

“Oleh karena itu, diharapkan kegiatan di fasilitas publik yang ada pun mampu memberi andil juga pada upaya mengurangi peluang penularan Covid-19 di masyarakat,” imbuhnya.

Wiku menyebutkan, Satgas Prokes 3M Faspub (fasilitas publik) diharapkan dibentuk pada sebelas kelompok aktivitas masyarakat yaitu aktivitas ekonomi dan belanja, aktivitas hiburan dan olahraga.

Aktivitas penyediaan akomodasi, aktivitas pelayanan kesehatan, aktivitas transportasi, aktivitas kerja, aktivitas pendidikan, aktivitas sosial, aktivitas penegakan hukum, aktivitas energi dan lingkungan, dan aktivitas keagamaan.

Untuk menunjang pelaksanaannya, kata Wiku, Satgas Prokes 3M Fasilitas Publik melibatkan pengelola/petugas pada fasilitas publik, asosiasi atau ikatan pengelola fasilitas publik.

Serta Satgas Covid-19 Daerah (Duta Perubahan Perilaku atau Relawan) sebagai unsur pelaksana dan menjalankan tiga fungsi, yakni pencegahan, pembinaan, dan pendukung.

Sementara itu, fungi pencegahan Satgas Prokes 3M Fasilitas Publik menurut Wiku dilakukan melalui sosialisasi 3M secara berkala dan penerapan prokes 3M.

Seperti penetapan titik masuk dan keluar yang berbeda, penyemprotan desinfektan secara berkala, dan skrining kesehatan di pintu masuk fasilitas seperti pengecekan suhu, mencuci tangan dan pemindaian barcode aplikasi PeduliLindungi.

Fungsi pembinaan Satgas Prokes 3M Fasilitas Publik dilaksanakan melalui upaya pemantauan penerapan protokol kesehatan setiap unsur fasilitas publik (petugas/pengelola/pekerja/pedagang/pengunjung) dan peneguran.

Pemberian sanksi juga ditetapkan Pemerintah Daerah dan asosiasi atau ikatan pengelola fasilitas publik kepada pelanggar protokol kesehatan di fasilitas publik dengan penerapan prinsip sanksi berjenjang atau peningkatan sanksi apabila unsur fasilitas publik mengulangi pelanggaran protokol kesehatan.

Pemantauan dan evaluasi Satgas Prokes 3M Fasilitas Publik secara kinerja dilakukan oleh Satgas Covid-19 Daerah (Kabupaten/Kota, Kecamatan, atau Desa/Kelurahan) dan pembinaan dilakukan oleh Kodim dan Polrestabes/Polresta/Polres, Koramil, Polsek atau Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Dalam hal ini Satgas memperhatikan tingkat wilayah administrasi pemantauan dan evaluasi kinerja Satgas Protokol Kesehatan 3M Fasilitas Publik yang sudah sepatutnya menyesuaikan dengan kondisi dan karakteristik daerah dan fasilitas publik bersangkutan,” ujar Wiku.

Dalam menjalankan ketiga fungsi, Satgas Prokes 3M Fasilitas Publik mengikuti Panduan Teknis Pembentukan dan Operasional Satuan Tugas Protokol Kesehatan 3M Fasilitas Publik.

Pendanaan untuk kegiatan ini nantinya akan berasal dari swadaya, hibah, maupun bantuan resmi dari Pemerintah Daerah setempat atau Pemerintah Pusat.***

Konfercab PWI Kota Bogor Akan di Perketat Protokol Kesehatan

0

Bogordaily.net – Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Kota Bogor terus mematangkan agenda pemelihan ketua baru PWI Kota Bogor, yang akan berlangsung di Aula Mapolresta Bogor Kota pada 2 Oktober 2021.

Sejumlah persiapan disampaikan dalam rapat kerja panitia yang digelar di Kantor PWI Kota Bogor, selasa malam 31 Agustus 2021, termasuk diantaranya membahas mengenai penerapan protokol kesehatan yang akan dilakukan secara ketat bagi peserta dan tamu undangan.

Ketua Pelaksana Konfercab PWI Kota Bogor, Suhairil Anwar, mengatakan rapat kali ini panitia mulai membahas sejumlah persiapan awal bagaimana menyelesaikan konferensi Cabang PWI Kota Bogor periode 2021-2024, sesuai Peraturan Dasar (PD), Peraturan Rumah Tangga (PRT), hingga pembahasan memgenai penerapan Prokes di lokasi kegiatan.

“Dalam konfercab nanti kita akan terapkan juga protokol kesehatan serta bagaimana tata cara atau tatib yang kita terapkan mengadopsi dari konferensi PWI Jawa barat kemarin,” katanya.

Konfercab PWI Kota Bogor

Anwar juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memastikan tempat Konferensi PWI Kota Bogor berlangsung di Aula Polresta Bogor Kota. Penyelenggara juga akan mengutakaman penerapan protokol kesehatan.

“Setiap peserta baik dari peserta hak pilih maupun peninjau kita batasi. Artinya paling banyak disitu kita sepakati dengan Kapolresta Bogor Kota paling banyak tuh 50 peserta yang bisa masuk. Baik dia peninjau maupun peserta yang punya hak pilih. Nah Protokol Kesehatan yang kita terapkan nanti utama adalah swab antigen, cek suhu dan menggunakan id yang sudah di keluarkan oleh panitia,” ucapnya.

Anwar juga menjelaskan untuk swab antigen nanti pihaknya akan menyiapkan kurang lebih 50.

“Saya berharap konferensi PWI kota Bogor pada tahun 2021-2024 ini yang saya sendiri di percaya Sebagai ketua panitia konferensi berharap berjalan jalan dan sukses demi suksesnya organisasi yang kita naungi ini yaitu PWI kota Bogor,” pungkasnya.***