Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 6888

Jika Tidak Minta Maaf, Anak Ahok Ancam Gugat Balik Thata Anma

0

Bogordaily.net – Anak Basuki Thahaja Purnama (Ahok), Nicholas Sean dilaporkan terkait dugaan kasus penganiayaan oleh selebgram Ayu Thalia atau nama panggungnya, Thata Anma.

Melalui kuasa hukumnya, Ahmad Ramzy, Nicholas Sean akan melaporkan balik Ayu Thalia ke polisi.

“Yang jelas kalau dipanggil pihak kepolisian kita datang. Kita akan melakukan langkah-langkah hukum terkait pemberitaan ini, kita akan lapor balik rencananya,” ujar Ahmad Ramzy di Polda Metro Jaya, Selasa 31 Agustus 2021.

Melalui Ahmad Ramzy, Sean meminta Ayu Thalia memohon maaf. Sean merasa difitnah dengan adanya tuduhan Ayu Thalia terhadapnya.

“Sean menyampaikan bahwa meminta pihak Ayu untuk meminta maaf. Saya bacakan ya pernyataan Sean terkait berita yang beredar, mengenai saya saat ini hal tersebut adalah fitnah yang sangat keji terhadap nama baik saya dan keluarga,” kata Ahmad Ramzy.

Sean membantah pernah melakukan penganiayaan terhadap Ayu Thalia. Sean bahkan punya bukti kalau ia tidak melakukan penganiayaan terhadap Ayu Thalia.

Oleh karena itu, Sean meminta agar Ayu Thalia memohon maaf karena telah memfitnahnya melakukan kekerasan. “Saya tidak melakukan penganiayaan sama sekali dan saya mempunyai bukti untuk mendukung pernyataan saya ini. Saya meminta kepada sodari AT untuk meminta maaf karena sudah melakukan fitnah kepada saya dan keluarga,” ujar Ahmad Ramzy.

Jika dalam waktu 24 jam Ayu Thalia tak memohon maaf, maka Sean tak segan-segan melapor balik. “Jika dalam waktu 24 jam tidak ada itikad baik untuk meminta maaf maka saya dan kuasa hukum saya akan membawa hal ini ke ranah hukum. Yang jelas itu yang disampaikan Sean. Ke depannya kita tunggu 1×24 jam. Kalau tidak ada permintaan maaf kita akan laporkan balik,” tutur Ahmad Ramzy.***

 

Besok Kabupaten Bogor akan Mulai Sekolah Tatap Muka, Apa Saja Syaratnya?

Bogordaily.net – Pemkab Bogor akan mulai membuka sekolah tatap muka di sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun, ada syarat tertentu pada pembelajaran tatap muka kali ini.

Dasar pemerintah Kabupaten Bogor menggelar sekolah tatap muka di Bogor itu disebabkan melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, dalam pelaksanaanya setiap sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat, sesuai anjuran pemerintah.

Dengan menyediakan tempat cuci tangan, mensterilkan ruangan kelas, menyediakan handsanitizer untuk para siswa. “Ini menjadi syarat wajib,” tegasnya kepada wartawan, menyadur dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Selasa (31/8/2021).

Ade Yasin mengungkapkan, kalau PTM ini terbatas untuk tingkat TK, Paud, SD, SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Bogor. Sesuai dengan peraturan, bahwa siswa yang boleh belajar tatap muka hanya 50 persen.

Selain itu, guru-guru harus sudah divaksin dan siswanya juga, sebagai syarat untuk melaksanakan PTM terbatas dimasa PPKM level 3 di Kabupaten Bogor.

“PTM kan kemarin sudah dirapatkan. Jadi tetap bahwa seperti uji coba yang kemarin, bahwa protokol kesehatan ketat dan kapasitas 50 persen. Lalu juga guru-guru dipastikan sudah tervaksin semua dan murid-murid (vaksin) sedang berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa PTM ini akan berjalan dengan percepatan vaksinasi kepada pelajar. Hal ini telah sesuai aturan karena Kabupaten Bogor masuk dalam Level 3 perpanjangan PPKM.

“Sambil mereka (siswa) melaksanakan PTM, sambil kita terus menggencarkan vaksinasi, untuk mencapai target dan agar bisa melaksanakan PTM. Kalau sekarang kita sambil jalan, tapi dengan protokol kesehatan ketat. Lalu sambil divaksin juga. Karena aturannya kan sudah membolehkan, kita merespon juga keinginan para orang tua yang ingin anaknya sekolah,” pungkasnya.

 

Warga Ciawi Antusias Ikut Vaksin, Peserta Tertua Berusia 87 Tahun

Bogordaily.net – Sebanyak 1.500 orang sangat antusias mengikuti vaksinasi yang digelar Satuan Marinir di kawasan Ciawi, Bogor. Dalam pelaksanaan serbuan vaksinasi ini terlihat warga yang berusia 87 tahun menjadi peserta vaksin Sinovac, Selasa 31 Agustus 2021.

Salah satu peserta Rohani berusia 87 tahun. Ia ditemani anaknya mengikuti Screning sebelum dilaksanakan suntik vaksin yang di pandu pasukan Marinir.

Peserta lainnya yang berusia 12 tahun setelah di suntik vaksin langsung menyanyikan lagu selamat ulang tahun oleh tim Nakes.

Komandan Pasmar 1, Brigjen TNI (Marinir) Hermanto mengatakan, para peserta vaksin Sinovac terlebih dahulu harus mengikuti Screning tim Nakes untuk pengecekan kesehatan.

Program serbuan vaksin ini demi terwujudnya kekebalan komunitas atau herd immunity di kalangan masyarakat.

“Serbuan vaksinasi bahwa Pemerintah sudah memperpanjang PPKM di level 3 untuk pelonggaran aktifitas terhadap masyarakat,” katanya.

Sementara itu, serbuan vaksin di level 3 setelah Pemerintah memperpanjang, apalagi kawasan wisata sendiri sudah mulai di buka kembali.

“Walaupun masih ada pembatasan sebanyak 50 persen bagi para pengunjung yang akan berwisata,” tandasnya.***

11 Tahun Menikah, Diam-diam Aldi Bragi Gugat Cerai Ririn Dwi Ariyanti

0

Bogordaily.net – Setelah 11 tahun menikah, Aldi Bragi diam-diam melayangkan gugatan cerai kepada Ririn Dwi Ariyanti. Gugatan cerai Aldi Bragi terhadap Ririn Dwi Ariyanti dibenarkan oleh humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Hj Taslimah.

Taslimah menyampaikan kalau Aldi mengajukan permohonan talak ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan secara ecourt, dan sudah diterima petugas dengam diberikan nomor perkara 2971/Pdt.G/2021/PA JS.

Lantas, apa alasan Aldi Bragi melayangkan permohonan talak ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan untuk menceraikan Ririn Dwi Ariyanti.

“Tentu ada alasannya. Apa itu masalahnya kita tunggu nanti. Karena berkas baru masuk dan belum berjalan prosesnya, saya tidak bisa sampaikan,” kata Taslimah ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa 31 Agustus 2021.

Meski enggan membocorkan alasannya, Taslimah menyebutkan Aldi melayangkan dua permohonan dalam gugatan cerai talaknya terhadap Ririn Dwi Ariyanti.

“Dalam gugatan selain cerai talak, pemohon (Aldi Bragi) mengajukan gugatan hak asuh anak agar berada dibawah pengasuhan pemohon,” ucapnya.

Taslimah menyebut sidang perdana cerai talak Aldi Bragi dan Ririn Dwi Ariyanti akan digelar 16 September 2021.

“Sidang perdana agenda perdamaian atau mediasi,” ujar Taslimah.

Diberitakan sebelumnya, Ririn Dwi Ariyanti dinikahi Aldi Bragi 11 Juli 2010.

Selama 11 tahun menikah, mereka sudah dikaruniai tiga orang.

Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi memiliki tiga orang anak bernama Siti Alana Kalyani, Siti Alecia Kaira, dan Ramy Alfie Utomo.

Namun, selama setahun belakangan ini, kabar keretakan rumah tangga Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi sudah terendus oleh awak media.

Namun, Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi sulit ditemui untuk dimintai keterangan terkait kabar keretakan rumah tangga mereka.***

 

 

Waduh, Sidang Perceraian Jonathan Frizzy dan Ririn Dwi Aryanti Digelar di Tanggal yang Sama

0

Bogordaily.net – Usai dilaporkan atas dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), artis Jonathan Frizzy digugat cerai oleh istrinya, Dhena Devanka. Gugatan cerai terdaftar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 30 Agustus 2021.

“Dhena Aldhalia Devanka sebagai penggugat memberi surat kuasa kepada Ibnu Ali dan kawan-kawan melawan Jonathan Frizzy Arcklauss Simanjuntak, mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor 2995/Pdt.g/2021/PA.JS,” kata Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa 31 Agustus 2021.

Di waktu yang sama Aldi Bragi juga mendaftarkan permohonan cerai talak kepada Ririn Dwi Ariyanti. Bahkan jadwal sidang perdana perceraian Jonathan Frizzy-Dhena Devangka dengan Aldi Bragi-Ririn Dwi Ariyanti digelar di tanggal yang sama, yakni 16 September 2021

“Gugatan atas nama tersebut sudah terdaftar tanggal 30 Agustus 2021 dan sidang perdananya akan digelar 16 September 2021,” ujar Taslimah.

Sebelumnya, Taslimah juga buka suara soal permohonan cerai talak Aldi Bragi

“Kemarin 30 Agustus 2021 telah masuk di kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Reinaldi Hutomo sebagai pemohon yang beralamat di gedung office 86, secara e-court melawan Ririn Dwi Ariyanti sebagai termohon. Agenda persidangan pertama adalah nanti tanggal 16 September 2021,” kata Taslimah.

Kabar keretakan rumah tangga Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka memang sudah lama terendus. Ririn Dwi Ariyanti disebut-sebut jadi orang ketiga di pernikahan mereka.

Dhena Devanka juga sempat berkomentar sinis atas kedekatan Jonathan Frizzy dengan Ririn Dwi Ariyanti di lokasi syuting.

“Aku nggak tahu, kan (Ririn) udah bersuami kan? Punya anak juga, bener nggak?” kata Dhena.***

 

 

Real Madrid Diminta Tumbalkan Eden Hazard, untuk Boyong Kylian Mbappe dari PSG

0

Bogordaily.net – Paris Saint-Germain (PSG) memberikan dua opsi untuk Real Madrid terkait proses transfer Kylian Mbappe yang masih terus berjalan hingga sekarang.

Saga transfer Mbappe kian memanas. Real Madri masih terus berupaya untuk membajak bintang Prancis itu dari PSG sebelum bursa transfer musim panas ini ditutup.

Negosiasi yang tadinya alot sekarang telah mulai melunak. PSG dikabarkan siap mendiskusikan nominal transfer Mbappe dengan Real Madrid.

Laporan dari Deportes Cuatro menyebutkan jika negosiasi yang sempat mengalami jalan buntu mulai menemukan titik terang.

PSG dikabarkan siap memberikan dua opsi untuk Real Madrid yang ngebet mendatangkan Kylian Mbappe di bursa transfer musim panas ini.

Raksasa Ligue 1 itu kabarnya akan memberikan kemudahan bagi Real Madrid yang kesulitan memenuhi sematan banderol Mbappe senilai 200 juta euro.

PSG kabarnya akan menerima mahar senilai 180 juta euro dari Real Madrid asalkan Los Blancos juga turut menyertakan satu nama pemain top dalam proposal transfer mereka.

Kemudahan yang diberikan oleh PSG untuk Real Madrid itu bisa jadi membuat kepindahan Mbappe di bursa transfer musim panas ini benar-benar menjadi kenyataan.

Dari sekian banyak pilihan yang dipunyai oleh Real Madrid, mereka bisa saja menumbalkan Eden Hazard demi kepastian datangnya Kylian Mbappe dari PSG.

Hazard termasuk ke dalam rombongan daftar bintang gagal Real Madrid. Bintang Belgia itu tampil di bawah harapan.***

Indonesia Akan Masuki Fase Endemi, Apa Bedanya dengan Pandemi?

0

Bogordaily.net – Juru bicara penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan ada kemungkinan virus Corona akan hidup cukup lama bersama masyarakat dan menjadi fase endemi.

Disebutkan bahwa penanganan kasus COVID-19 di Indonesia berperan penting dalam usaha mengubah pandemi Corona menjadi endemi.

“Kita berharap pandemi ini bisa mengecil skalanya sehingga berubah menjadi endemi,” kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa 31 Agustus 2021.

Endemi adalah kondisi penyebaran virus terbatas pada daerah tertentu dalam jumlah dan frekuensi yang rendah, sehingga mereka yang tertular akan mendapatkan penanganan yang maksimal.

Hanya saja meski statusnya berubah menjadi endemi, tidak berarti penyakitnya akan hilang.

Wiku mengatakan strategi mengubah pandemi menjadi endemi yakni pemerintah akan fokus pada pencegahan COVID-19 dengan peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan, akselerasi vaksinasi dalam skala besar, dan peningkatan upaya 3T (testing, tracing, treatment).

“Yang harus digarisbawahi adalah ketiga strategi tersebut harus dijalankan bersama dan perlu partisipasi aktif dari seluruh masyarakat,” pungkasnya.***

 

Beli Member KHS Wash Berlaku Seumur Hidup? Serius?

0

Bogordaily.net – Beli member berlaku seumur hidup dan bisa digunakan di banyak tempat? Member card KHS Wash jawabannya.

Dengan mengusung jasa home cleaning, KHS tidak kehabisan ide untuk memanjakan para pelangannya.

Jika bekerjasama dengan banyak pilihan merchant, KHS menyediakan bermacam pilihan layanan yang bisa dipilih.

Mulai dari hotel, klinik kecantikan, salon, coffee shop, barbershop, resto, dll.

Merchant yang bekerja sama untuk member card KHS pun tersebar di berbagai kota, diantaranya Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Semarang, dan Yogyakarta.

Jumlah merchant yang saat ini sudah ada pun akan selalu bertambah dengan adanya program partnership yang semakin berkembang.

Benefit yang didapatkan pun beragam, seperti discount 10% hingga 30%, apabila melakukan transaksi di merchant yang terdaftar di member card KHS.

Sebagai contohnya, beberapa merchant KHS yang tersebar adalah Rizen Hotel Group, IPB Convention Hotel, Albero Hotel, RA Clinic Bogor, Nina Beauty Salon, Aras Bumi, Ruto Coffee, Kawan Baru, Sisi Kiri, dll.

Selain itu, pemilik card KHS pun akan mendapatkan discount tetap minimal 20% setiap menggunakan jasa treatment di KHS.

Discount 20% tersebut juga dapat bertambah dengan adanya promo setiap bulan yang diberikan oleh KHS.

Bagaimana cara mendapatkannya? Bisa melakukan pembelian melalui DM Instagram @khswash maupun melalui linktr.ee yang terdapat di Instagram @khswash.

Hanya dengan Rp 150 ribu, sudah bisa mendapatkan sangat banyak benefit atau keuntungan dari member card KHS Wash.

Yuk, segera hubungi melalui Instagram @khswash atau bisa juga melalui 0251-857-7588 ataupun 0857-9979-2523. Adv

Warga Baduy Antusias Mengikuti Kegiatan Jebol Adminduk

0

Bogordaily.net – Warga Baduy, Banten berbondong-bondong mengikuti kegiatan jemput bola atau Jebol Adminduk melayani berbagai dokumen kependudukan.

Seperti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kegiatan Jebol yang digelar Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) tersebut mencetak 1.168 dokumen kependudukan bagi masyarakat adat Baduy Dalam dan Baduy Luar selama tiga hari pelayanan adminduk.

Namun mengingat antusiasme warga Baduy dalam kegiatana tersebut, maka layanan ini pun diperpanjang 1 bulan di Kantor Desa.

Mengutip Obsession News, Selasa (31Agustus 2021), penerbitan dokumen tersebut dilakukan melalui skema jemput bola atau jebol berkolaborasi dengan Ditjen Dukcapil, Dinas Dukcapil Provinsi Banten, Dinas Dukcapil Kabupaten Lebak, dan dibantu relawan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI).

“Kami melakukan perekaman KTP-el bagi 338 orang, menerbitkan Akta Kelahiran bagi 226 anak, KIA bagi 194 anak, dan KK bagi 410 keluarga,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Minggu (29 Agustus 2021).

Pelayanan jemput bola tersebut dilakukan selama tiga hari, mulai tanggal 27 sampai dengan 29 Agustus 2021.

Meski antusias, masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar mengikuti pelayanan dengan sangat tertib, dimana protokol kesehatan juga tetap diberlakukan secara ketat.

“Saya berterima kasih kepada Puun Yasih, Jaro Alim, dan Jaro Saija selaku pimpinan masyarakat adat Baduy Dalam dan Baduy Luar,” ujar Dirjen Dukcapil.

Zudan mengakui bahwa pelayanan yang dilakukan bukan tanpa kendala. Masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar tidak merasa perlu untuk melaporkan adanya penduduk yang meninggal.

“Masyarakat Baduy juga kerap berganti nama. Ada yang berganti nama karena sakit, ada pula yang berganti nama karena memiliki anak baru. Misalnya, ketika lahir anak pertama, ia bernama Ayah Mursid. Kemudian lahir anak kedua bernama Saidi sehingga ia berganti nama menjadi Ayah Saidi,” tambahnya.

Meski demikian, lanjutnya, hal itu bukan menjadi masalah yang rumit. Pihaknya dapat menghadirkan solusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat disana

“Sejalan dengan arahan Mendagri Bapak Tito Karnavian, kami juga akan melakukan pelayanan lanjutan selama satu bulan di balai desa yang dekat dengan suku baduy, yakni di Desa Ciboleger. Kami akan buka sampai malam karena kami tahu banyak warga baduy yang di siang hari sibuk bekerja di ladang,” pungkasnya.***

Selain Varian Delta, Indonesia Waspadai Varian Lambda (C.37)

0

Bogordaily.net – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyinggung lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia disebabkan munculnya varian Delta. Kenaikan drastis juga dialami oleh banyak negara lain di dunia di mana varian tersebut mulai mendominasi. Varian lain yang juga diwaspadai keberadaannya adalah varian Lambda (C.37).

Varian Delta atau B.1617.2 termasuk yang diwaspadai karena dianggap memiliki kemampuan penularan yang lebih cepat. Penyebaran B.1617.2 juga sudah hampir terdeteksi di seluruh dunia.

“Ini yang sulit ditebak. Karena semakin lama dunia menunda vaksinasi, varian baru itu timbul karena adanya penularan,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers PPKM Senin 30 Agustus 2021.

Varian lain yang juga diwaspadai keberadaannya adalah varian Lambda (C.37), yang diklasifikasikan sebagai variant of interest oleh WHO. Varian ini pertama kali terdeteksi di Peru dan terkonsentrasi di Amerika Selatan.

“Sampai sekarang ada beberapa varian baru yang juga under investigation seperti Lambda tapi kita lihat itu masih terkonsentrasi di Amerika Selatan,” tutur dia.

Menkes juga menjabarkan kondisi dunia terkait penyebaran varian Corona. Terlihat bahwa B.1617.2 mendominasi di ASEAN.

Indonesia: Varian Delta (B.16.17.2)
Malaysia: Varian Delta (B.16.17.2)
Singapura: Varian Delta (B.16.17.2)
Thailand: Varian Delta (B.16.17.2)
Jepang: Varian Alpha (B.117) dan Varian Delta (B.16.17.2)
Amerika Serikat: Varian Delta (B.16.17.2)
Israel: Varian Delta (AY.12)
Venezuela: Varian Under Investigation (B.1621) dan Varian Delta (B.16.17.2)
Kolombia: Varian Under Investigation (B.1621)
Brasil: Varian Gamma (P.1)
Chili: Varian Gamma (P.1)
Peru: Varian Lambda (C.37)

Oleh WHO, varian Lambda disebut memiliki potensi meningkatkan penularan. Varian ini juga diduga telah meningkatkan resistensi terhadap antibodi. Seperti varian Delta, Lambda sangat menular dan dianggap lebih tahan terhadap vaksin.

Saat ini, varian Lambda telah menyebar terutama di Amerika Selatan. Sekitar, 28 negara telah mengidentifikasi varian Lambda dalam kasus COVID-19.