Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 6923

Bumil Baru Boleh Vaksin Covid-19 di Usia 13 Minggu, Peranan Bidan Dibutuhkan

0

Bogordaily.net – Selama pandemi ini, semua tenaga kesehatan memang dikerahkan untuk membantu para pasien Covid-19.

Bukan hanya dokter, para perawat hingga bidan pun saling membantu merawat para pasien.

Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (Ketum IBI) Emi Nurjasmi, Survey riskesdas menunjukkan bahwa hampir 85% ibu hamil di Indonesia, periksa nya ke bidan.

“Bidan itu tingkat trust nya dari masyarakat tinggi. Maka saya mendorong peran bidan untuk lebih diberdayakan”, ujarnya melalui dialog bertema ‘Suara Nakes Untuk Indonesia’ yang diselenggarakan secara daring oleh Radio MNC Trijaya Networks pada Sabtu (21 Agustus 2021).

Emi kemudian menyoroti persoalan Covid-19 yang terjadi pada ibu hamil atau bumil.

Menurutnya, ibu hamil yang terpapar virus Covid-19 justru memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan pasien lainnya.

“Resiko ibu hamil untuk tertular itu tidak besar. Namun ketika ia tertular, resiko untuk mendapatkan gejala atau efek yang lebih berat itu jauh lebih besar”, ujar Emi.

Bidan lulusan Universitas Indonesia tersebut mengungkapkan fakta bahwa di Jawa Barat, 40% kematian ibu hamil yang terjadi saat persalinan terjadi karena Covid.

Sehingga melalui organisasi profesi kebidanan yang ia pimpin, Emi menjadi salah seorang inisiator untuk pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil.

Bersama dengan pemerintah, IBI telah menyelenggarakan vaksin bagi ibu hamil per bulan Agustus ini dan sudah mulai berjalan di beberapa daerah.

Ibu hamil memang bisa divaksin, tapi setelah masa kehamilan 13 minggu ke atas dan tetap memperhatikan beberapa ketentuan lainnya semisal memastikan kondisi kesehatan bumil yang bersangkutan.

Tak lupa, Emi juga meminta pemerintah untuk tak henti-hentinya menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terhadap setiap upaya dalam program penanggulangan pandemi di Indonesia.

“Yang namanya kesehatan itu mulai dari masyarakat. Enggak akan selesai kalau kita bicara di hilir”, ucapnya

“Edukasi itu tidak bisa sekilas-sekilas. Itu harus berulang-ulang, dan kita harus ada di tengah-tengah masyarakat langsung”, pungkas Emi.***

Lima Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Dalam Bentuk Jadi Tiba di Tanah Air

0

Bogordaily.net – Telah tiba di Tanah Air melalui Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, sebanyak lima juta dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac dalam bentuk jadi, Senin 23 Agustus 2021.

“Kedatangan lima juta dosis vaksin jadi produksi Sinovac ini membuat total telah lebih dari 200 juta vaksin diterima Indonesia, baik vaksin jadi maupun dalam bentuk bulk bahan baku,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Sesjen Kemenkeu) Heru Pambudi.

Di tengah kelangkaan vaksin di dunia saat ini memastikan ketersediaan stok vaksin bukanlah tugas yang mudah.

Oleh karena itu, ujar Heru, Indonesia patut bersyukur karena termasuk negara yang berhasil mengamankan stok untuk kebutuhan perlindungan warganya.

“Untuk itu, sebagai salah satu wujud rasa syukur adalah melalui pengoptimalan vaksin yang sudah tersedia, juga percepatan program vaksinasi agar herd immunity bisa lebih cepat terbangun,” ujarnya.

Heru menekankan bahwa semua pihak harus bekerja bersama dan berkolaborasi untuk melaksanakan percepatan dan perluasan program vaksinasi tersebut.

Untuk pelaksanaan program vaksinasi ini, pada tahun 2021 Kemenkeu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 57,75 triliun.

Dengan dukungan seluruh pihak, Heru meyakini target harian dua juta dosis vaksinasi yang ditetapkan Presiden dapat tercapai pada akhir bulan ini.

“Di atas itu semua, yang paling penting dan utama adalah dukungan partisipasi masyarakat, karenanya kami mengimbau kepada masyarakat untuk sesegera mungkin mengikuti vaksinasi. Tua, muda, anak-anak semuanya, ikuti vaksinasi untuk melindungi diri kita, keluarga kita, dan bangsa kita,” imbuhnya.

Seperti diungkapkan Heru, hingga saat ini terdapat 57 juta penduduk Indonesia yang telah divaksinasi dan 31 juta orang, diantaranya telah menerima dua dosis vaksin atau vaksinasi lengkap.

“Dari target 208 juta orang untuk membangun herd immunity, artinya kita masih mempunyai PR sebesar 150 juta orang yang mesti harus divaksinasi,” imbuhnya.

Selain mendukung vaksinasi, Heru juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Selain vaksinasi, yang tidak boleh juga dilupakan adalah disiplin pada protokol kesehatan dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam seluruh kegiatan atau aktivitas kita, terutama memakai masker dan mematuhi aturan pembatasan mobilitas yang ditetapkan oleh pemerintah,” tuturnya.

Heru juga menekankan bahwa tingkat penularan dan juga tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR, yang saat ini sudah mengalami penurunan harus tetap dijaga dan dipertahankan.

“Kita tidak boleh lengah. Momentum ini tetap perlu kita jaga, kita perlu pertahankan, dan kita tingkatkan disiplin kita semua bersama-sama. Saya meyakini bahwa semua ini bisa kita lakukan dan saya juga meyakini bahwa jika segenap bangsa Indonesia bersatu, berusaha, dan berjuang bersama-sama, bergotong-royong menangani pandemi ini insyaallah ada jalan untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya.***

Hakim Agung Dapat Honor Rp72 Juta Per Perkara, di Luar gaji

0

Bogordaily.net – Para hakim agung bersyukur karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82/2021. Di PP itu, hakim agung dapat honor mengadili yang dihitung per perkara yang diputusnya, di luar gaji puluhan juta rupiah yang diterima per bulannya.

“Alhamdulillah honor per perkara dikabulkan. Presiden sudah undangkan PP tentang itu. Semoga berkah,” kata juru bicara Mahkamah Agung (MA), hakim agung Andi Saman Nganro, mewakili ucapan koleganya, Senin 23 Agustus 2021.

Saat ini Ketua MA-Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat penghasilan Rp 121 juta. Sedangkan wakilnya Rp 82 juta. Sedangkan Ketua Muda MA mendapat gaji Rp 78 juta. Sementara hakim agung/hakim konstitusi Rp 72 juta per bulan.

“Alhamdulillah. Honor penanganan perkara di Mahkamah Agung dikabulkan. MA memang sudah lama berharap dan menunggu turunnya PP perubahan dari PP Nomor 55/2014, apalagi sudah empat kali mengalami perubahan baru terkabul harapan kami,” ucap Andi yang juga Wakil Ketua MA bidang Yudisial itu.

Tambahan honor itu tertuang dalam PP Nomor 82 Tahun 2021 tentang Peraturan Pemerintah tentang perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2014 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Agung dan Hakim Konstitusi.

“Penanganan perkara di MA beberapa tahun terakhir ini meningkat,” ujar Andi.

Lalu berapa jumlah volume perkara yang diadili para hakim agung? Berdasarkan Laporan Tahunan MA 2020, pada tahun 2020 lalu MA mengadili sebanyak 20.562 perkara yang telah diputus dari total perkara yang ada yaitu 20.761 perkara.

“Mudah-mudahan berlakunya PP Nomor 82/2021 tersebut penyelesaian perkara di MA lebih meningkat lagi,” pungkas Andi.

Mulai Eksis Main Sinetron, Chintya Ramlan: Melalui Perjalanan Panjang

0

Bogordaily.net – Namanya belum seterkenal Amanda Manopo di Sinetron Ikatan Cinta, tetapi Chintya Ramlan, balakangan namanya mulai melejit, setelah membintangi FTV Suara Hati Istri yang tayang di salah satu stasiun televisi.

Sebagai pendatang baru, yang mengaku mencapai posisinya saat ini melalui perjalanan panjang.

Chintya menceritakan kariernya dimulai usai mengikuti salah satu ajang model di tahun lalu. Di situ, ia berhasil menjadi perempuan paling fotogenik.

Setelah itu, Chintya Ramlan menjajal berakting. Akhirnya banting tulangnya membuahkan hasil karena telah membintangi tiga sinetron, salah satunya Ikatan Cinta yang tengah booming.

“Ya perjalanannya pasti panjang, banyak pahitnya, dan tantangannya untuk mencapai semua itu butuh proses kerja keras dan kesabaran,” ujar Chintya saat dihubungi.

Chintya Ramlan mengaku memang belum seterkenal bintang utama pemain sinetron Ikatan Cinta yakni Arya Saloka dan Amanda Manopo. Meski begitu, ia tetap bersyukur kini sudah dikenali beberapa orang.

“Untuk jadi terkenal memang saya nggak seterkenal mereka bintang utamanya, tapi saya tetap bersyukur dikenali orang hingga sering banget yang minta foto ketika di mal atau di luar,” tutur Chintya.

Chintya Ramlan berterima kasih kepada sutradara dan produser yang telah mempercayakannya sebuah peran. Meski hingga kini, ia masih pilih-pilih untuk tawaran main di layar lebar.

“Kalau FTV saya main di MKF Indosiar. Sedangkan sinertron ada Ikatan Cinta, Putri Untuk Pangeran RCTI. Saya juga main di Samudra Cinta,” kata Chintya.

“Sejauh ini saya belum pernah main di layar lebar. Pernah sih dapat tawaran, tapi memang perannya nggak cocok dengan saya, makanya saya sempat tolak ajakan itu,” lanjutnya.

Chintya Ramlan pun telah merasakan hasil kerja kerasnya dalam bekerja di dunia akting. Ia punya tempat tinggal dan barang-barang bermerek.

Selain itu, Chintya Ramlan juga tak lupa memberikan rezekinya untuk orang tuanya yang berada di Pinang, Sumatera Utara. Ia mengatakan telah membelikan mereka mobil dan berencana menghadiahkan rumah.

“Sewaktu mama saya ulang tahun, saya belikan mobil. Ya hasil kerja keras saya buat keluarga saya sih saya utamain. Jadi bulan depan mama saya ulang tahun, jadi uang saya lagi saya tabung buat belikan dia rumah lagi. Itu sih hasil kerja saya selama setahun ini,” pungkasnya.***

Reisa : Tunggu Anak Usia 12 Tahun untuk Vaksinasi Covid-19

0

Bogordaily.net – Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyarankan vaksinasi Covid-19 untuk anak tunggu usia genap 12 tahun.

Reisa mengatakan bahwa kebijakan ini mengacu hasil data uji klinis vaksinasi anak yakni usia 12-17 tahun.

“Alasan utama kenapa sebaiknya tunggu usia 12 tahun ialah karena data uji klinis rekomendasi ahli dan persetujuan Badan POM mengindikasikan pada vaksin akan efektif pada remaja usia 12-17 tahun,” kata Reisa pada konferensi pers secara virtual, Jumat (20 Agustus 2021).

Karena itu, Reisa berharap vaksinasi kepada anak sesuai usia minimal uji klinis yakni tidak kurang dari 12 tahun. Reisa mengatakan demikian, karena tidak sedikit pertanyaan orang tua yang hendak memvaksinasi anaknya, tetapi belum genap 12 tahun.

“Jadi tindakan vaksinasi harus berdasarkan science dan pendapat para ahli, ya kita ikuti ya,” ujar Reisa.

Selain itu, menurut penelitian, kata Reisa, gejala Covid-19 pada anak remaja dan anak muda yang terinfeksi, kebanyakan ringan atau bahkan banyak yang tidak bergejala sama sekali. Karena itu, pemberian vaksin Covid-19 pada anak-anak tidak perlu terburu-buru.

Sebab, pemberian vaksin diutamakan kepada orang lanjut (lansia), terutama dengan komorbid (penyakit penyerta). “Karena mereka risiko tinggi sekali kalau sampai terinfeksi virus Covid bisa fatal dan jangan khawatir stok vaksin di Indonesia ini cukup, sudah lebih dari 190 juta dosis vaksin kita terima,” katanya.

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Pemerintah juga sudah memastikan komitmen berbagai produsen termasuk program hibah untuk memenuhi semua kebutuhan vaksin Indonesia, termasuk untuk remaja.

“Per 20 Agustus 2021 Indonesia telah memiliki stok vaksin lebih dari 192 juta dosis baik vaksin dalam bentuk jadi, dan bahan baku dari lima produsen Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca Moderna dan Pfizer,” katanya.***

Kenali Sebab-Sebab Infertilitas Bersama RSIA Nuraida Bogor

0

Bogordaily.net – Memiliki buah hati adalah impian dari setiap pasangan menikah. Bagi pasangan yang ingin memiliki anak, kesuburan (fertility) adalah hal terpenting yang menjadi alat ukur harus diperhatikan dalam mencapai kehamilan.

1 dari 10 pasangan usia subur memiliki masalah dalam kesuburan atau infertilitas. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesuburan bagi wanita ataupun pria yakni:

1. 35% Masalah pada Panggul dan Tuba

Tuba falopi yang tersumbat menyebabkan sperma tidak dapat bertemu dengan sel telur di dalam rahim, sehingga proses pembuahan tidak dapat terjadi. Hal ini juga menjadi penyebab infertilitas wanita.

Kerusakan atau penyumbatan pada tuba falopi dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti penyakit radang panggul, penyakit seksual menular, riwayat operasi pada organ di dalam rongga perut atau panggul, seperti tuba falopi dan rahim, serta kehamilan etopik.

2. 35% Masalah pada Pria

Infertilitas pria bisa terjadi ketika pria tidak bisa menghasilkan sperma dalam jumlah yang cukup, sperma berkualitas baik, atau tidak bisa menghasilkan sperma sama sekali (azoospermia).

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti gangguan tiroid misalnya karena kelebihan hormon tiroid (hipertiroidisme) atau kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme), seorang pria bisa mengalami infertilitas.

Lalu, Hiperprolaktinemia yang diperkirakan sekitar 10–40% kasus infertilitas pria disebabkan oleh hiperprolaktinemia, atau kondisi ketika kadar hormon prolaktin dalam darah meningkat drastis hingga melebihi batas normalnya.

Kadar prolaktin yang terlalu tinggi dapat memengaruhi produksi sperma, hasrat untuk berhubungan seksual atau libido, hingga impotensi.

Kemudian, kelainan genetik juga turut menjadi salah satu penyebab infertilitas pria. Kelainan ini bisa membuat organ reproduksi pria tidak bisa bekerja dengan baik atau terdapat masalah pada hormon seks pria (testosteron), sehingga berpengaruh pada produksi, pergerakan, dan kualitas sperma.

3. 15% Disfungi Ovulasi

Masa subur wanita ditentukan dari periode ovulasinya. Oleh karena itu, saat proses ovulasi terganggu, wanita akan sulit menentukan masa suburnya atau bahkan tidak dapat melepaskan sel telur yang siap dibuahi untuk menciptakan kehamilan.

Gangguan ovulasi bisa terjadi karena beberapa penyebab, antara lain gangguan hormon tiroid, termasuk hipertiroid dan hipotiroid, sindrom ovarium polikistik (PCOS), kegagalan ovarium prematur, yaitu ketika indung telur berhenti menghasilkan dan melepaskan sel telur sebelum wanita menginjak usia 40 tahun.

4. 15% Masalah yang Belum Bisa Dijelaskan atau Tidak Biasa

Oleh karena itu kenali sebab-sebab masalah kesuburan (infertilitas) dan hal ini dapat diketahui melalui pemeriksaan kesuburan.

Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuraida Bogor melayani pemeriksaan kesuburan, yang pastinya harus melibatkan pasangan.

Melalui pemeriksaan tersebut dokter dapat menemukan apa yang menjadi penyebab sulitnya kamu dan pasangan mencapai kehamilan.

Bagi kamu pasangan yang sudah menikah dan berencana untuk segera memiliki keturunan, dapatkan solusi klinis dengan segera konsultasi ke dokter kandungan di RSIA Nuraida.

Untuk info lebih lanjut hubungi call center RSIA Nuraida 0251-836-8866 WA KIPPA 0811-1105-824, dan customer care 0811-1105-825, IGD 24 jam 0251-836-8107. Adv

Kembali, Mural Karya Seniman Anak Negeri Disikapi dengan Penghapusan

0

Bogordaily.net – Mural bertuliskan kata ‘Dibungkam’ yang berada di bawah jembatan Kewek, Yogyakarta, dihapus oleh aparat dalam waktu kurang dari 24 jam. Karya yang dibuat oleh sekelompok seniman Yogya Street Art itu menyentil isu kesenian yang marak terjadi belakangan ini.

Anagard, salah satu seniman yang membuat mural mengatakan kata ‘Dibungkam’ merespons dan menyentil segala peristiwa yang terjadi belakangan ini.

“Tapi konteksnya adalah kesenian hari ini, gimana kesenian kita hari ini dibungkam total. Kawan-kawan di daerah berkarya itu tujuan keseniannya untuk mengekspresikan kegelisahan tapi mereka tetap dibungkam,” kata Anagard, Senin 23 Agustus 2021.

Para seniman jalanan yang kerap menyuarakan dan berekspresi di ruang publik bukan ruang pamer sangat menyayangkan dengan maraknya penghapusan mural di Indonesia.

“Dengan alasan kebersihan, tak berizin, saya kira tak masuk akal. Karena alasan itu kami membuat tulisan dibungkam yang satir. Kita nggak sakit dengan penghapusan mural, pemerintahan kita masih oke tapi suara kita mengapa ‘disikat’,” tegas Anagard.

Mural yang berada di bawah Jembatan Kewek, Yogyakarta itu bertuliskan kata ‘Dibungkam’ dengan huruf kapital. Karya yang berada dekat dengan Jalan Malioboro itu merupakan akses jalan strategis bagi masyarakat Yogyakarta.

Di bawah kata ‘dibungkam’ terdapat tulisan ‘setop represi’ dan ‘mentalmu semangatmu’.

Karya itu dibuat oleh sekumpulan seniman yang tergabung dalam forum Yogya Street Art. Mereka adalah UR-GALAXI, Hi_hava, Juange Culture, Anagard, Kinky20, Hello Pelangi, dan Bumi Aku.

Kini mural di bawah kolong jembatan itu sudah dihapus aparat dan berganti dengan cat warna putih. Tembok itu sudah bersih dari goresan mural karya para seniman.

Ini bukan pertama kalinya mural karya anak bangsa dihapus. Sebelumnya ada mural bertuliskan Tuhan Aku Lapar yang berada di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Mural ‘Wabah Sesungguhnya Adalah Kelaparan’ di Ciledug, Tangerang, Banten, juga dihapus aparat. Mural ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ dengan tulisan cerah di sudut Jalan Diponegoro, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur juga mengalami hal yang sama.

Karya teranyar adalah mural bergambar sosok wajah pria mirip Jokowi yang bagian mata ditutup oleh tulisan 404: Not Found di Batuceper, kota Tangerang, juga dihapus dan senimannya diburu oleh aparat.***

 

Bima Arya Minta Pemerintah Pusat Izinkan Mall di Kota Bogor Beroperasi

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, saat ini Covid-19 di Kota Bogor mulai terkendali atau kembali ke titik membaik. Karena itu Bima Arya meminta agar pemerintah pusat izinkan mall di Bogor dibuka.

Bima Arya mengungkapkan, hal tersebut dilakukan demi memastikan kesiapan mall di Bogor dan pusat perbelanjaan untuk kembali beroperasi, jika Kota Bogor diberikan kelonggaran pemerintah pusat pada perpanjangan PPKM Level 4 nantinya.

Bima Arya Sugiarto menjelaskan, setidaknya ada dua mall di Kota Bogor yang disambanginya bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro pada akhir pekan kemarin. Yakni Mall BTM dan Botani Square.

Dalam kunjungan itu, Bima Arya menilai secara umum mall-mall di Kota Bogor sudah siap untuk membuka kembali operasionalnya.

Pemerintah Kota Bogor bersama pengelola mal sudah siapkan mekanisme protokol kesehatan yang diperlukan.

Termasuk menyosialisasikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi yang wajib digunakan sebagai skrining untuk pengunjung yang akan masuk.

“Apalagi pada 23 Agustus 2021 ini hari terakhir pemberlakuan PPKM Level 4 oleh pemerintah pusat. Jadi sambil menunggu kebijakan pemerintah pusat soal perpanjangan PPKM Level 4, kami juga memastikan kesiapan mall dan pusat perbelanjaan. Agar pada saat nantinya sudah boleh buka kembali, mall dan pusat perbelanjaan bisa langsung beroperasi,” katanya, menyadur dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Senin 23 Agustus 2021.

Bima Arya menilai, relaksasi-relaksasi untuk menggairahkan ekonomi lewat pelonggaran operasional sektor perekonomian sangat dibutuhkan. Terlebih jika melihat data dan angka perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bogor sudah cukup membaik.

Bima juga menilai, dalam pelonggaran sektor perekonomian seharusnya pemerintah daerah diberikan wewenang khusus. Mengingat pemerintah daerah lebih mengetahui kondisi masyarakat dan ekonomi di lapangan.

“Menurut hemat saya daerah diberikan kewenangan sendiri untuk mengurus hal-hal ini. Tidak mungkin pemerintah daerah gegabah membuka, sementara angkanya tidak landai. Saya berharap betul ada perubahan level dan zona sehingga sesegera mungkin mall bisa buka kembali,” harapnya.

Sembari menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat, Bima meminta para pengelola pusat perbelanjaan untuk menyiapkan apa saja yang menjadi persyaratan.

“Saya kira kita semaksimal mungkin persiapkan. Kalau ada kabar baik 23 Agustus buka, kita sudah siap. Kami bisa sampaikan ke pusat. Bogor indikasinya baik, seluruh angka-angka perkembangan Covid-nya sudah landai, dan mall pun siap,” tukasnya.

Seperti masyarakat sebelumnya, Chief Marketing Communication (Marcomm) Mal BTM Chatarina Intan mengaku sedikit kecewa atas hal ini. Di mana mall dan pusat perbelanjaan lainnya di wilayah aglomerasi diperkenankan untuk kembali beroperasi, sedang mall di Kota Bogor belum diperbolehkan untuk kembali beroperasi lantaran dinilai belum memenuhi syarat oleh pemerintah pusat.

“Kalau dibilang kecewa pasti kecewa. Karena di wilayah lain sudah boleh beroperasi, sedangkan kami di Kota Bogor belum boleh beroperasi. Tapi mau bagaimana lagi, ini kan kebijakan pemerintah kami harus ikuti,” katanya.

Dirinya berharap, pada perpanjangan PPKM Level 4 23 Agustus 2021 ini, Kota Bogor diperbolehkan untuk membuka mall dan pusat perbelanjaan.

“Karena dalam satu bulan terakhir masa PPKM manajemen BTM terpuruk lantaran anjloknya pengunjung ke mal. Hal itu, juga berpengaruh kepada seribu lebih tenant lantaran tidak bisa maksimal beroperasi. Jadi semoga saja pada perpanjangan PPKM Level 4 nanti mall dan pusat perbelanjaan bisa kembali beroperasi,” harapnya.

Meski belum mengetahui secara pasti mengenai kapan beroperasinya mall dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor. Pihaknya saat ini tengah sibuk mempersiapkan sejumlah prasyarat dan fasilitas bagi pengunjung.

“Jadi pada saat mall dan pusat perbelanjaan bisa kembali beroperasi, dari segi prasyarat, fasilitas dan protokol kesehatan untuk pengunjung semuanya sudah siap,” tutupnya

Sandiaga Ajak Milenial Jadikan Indonesia Pusat Ekowisata Dunia

Bogordaily.net – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak generasi muda Tanah Air untuk mempromosikan Indonesia menjadi pusat ekowisata dunia.

Selain melakukan promosi, ujarnya di Jakarta, Minggu, generasi muda dapat menjaga, merawat, dan melestarikan keindahan tanah air dengan penerapan konsep ekowisata mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

“Kita ketahui ekowisata memiliki prospek ke depan, di mana destinasi dan atraksi wisata akan mengarah kepada konsep Nature, Eco, Wellness, dan Adventure (NEWA),” kata Menparekraf saat mengikuti peluncuran program Bersama Generasi Kini (Berani) secara virtual, dikutip dalam keterangan pers.

Lebih lanjut, dia mengajak generasi muda untuk menginformasikan tentang Wonderful Indonesia melalui berbagai kanal komunikasi dengan tujuan menjadikan Indonesia dikenal sebagai pusat ekowisata dunia.

Generasi muda juga diminta harus memahami bahwa lingkungan yang terjaga akan menjadi aset terbaik bagi pariwisata Indonesia.

Apalagi, ungkapnya, pandemi Covid-19 bakal mempercepat tujuan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sandiaga memaparkan bahwa pengembangan ekowisata memiliki rumus 3P, yakni mempertimbangkan planet (alam), people (manusia), dan prosperity (kesejahteraan).

Artinya setiap manusia perlu merawat keindahan alam dan budaya disamping nilai ekonomis yang akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Kemenparekraf dikatakan sedang melakukan persiapan pemulihan secara maksimal dan menyeluruh atau 360 derajat.

Karena perlu memperbaiki berbagai aspek sehingga dapat menghadirkan pengalaman yang berkualitas dan berkelanjutan bagi wisatawan.

“Kita harapkan pasca pandemi nanti, keterlibatan wisatawan akan banyak berkegiatan di alam terbuka (outdoor), agar menumbuhkan kepedulian dan kesadaran akan kelestarian lingkungan saat berwisata,” tuturnya.***

Mau Digusur Pemkot Bogor, PKL Blok B Pasar Kebon Kembang Demo

0

Bogordaily.net – Pedagang Kakil Lima (PKL) Blok B Pasar Kebon Kembang melakukan aksi protes di Balaikota Bogor, Senin 23 Agustus 2021.

Aksi protes yang dilaksanakan puluhan pedagang itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

Sebelum melakukan aksi para pedagang menyemprotkan desinfektan dan sanitizer ke perlengkapan aksi.

Tak hanya itu para pedagang juga mengenakan masker dan menjaga jarak.

Saat melakukan aksi seorang ibu menangis ketika pedagang lainnya melakukan orasi

Dengan menggunakan pengeras suara para pedagang itu meneriakan bahwa kondisi pembeli sepi namun Pemkot Bogor mau melakukan penggusuran.

Tak hanyan itu seorang pedagang lainnya berteriak agar pengelola pasar tidak hanya pencitraan.

“Di facebook distatus, bikin video bagi-bagi sembako, cuma pencitraan, kenapa yang di luar yang diurus tapi pengelolaan pasar saja belum baik,” teriak pedagang.

Usai melakukan orasi perwakilan pedagang diminta untuk ke dalam walaikota dan melakukan mediasi.

Hingga pukul 15.10 WIB tadi pada pedagang masih melakukan mediasi.