Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 6924

Polisi Beri Izin, Liga 1 2021 Digelar 27 Agustus 2021

0

Bogordaily.net – Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengumumkan bahwa polisi telah memberikan izin bergulirnya kompetisi Liga 1 2021.

Listyo Sigit memberikan keterangan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, di kantornya Jalan Trunojoyo, Senin 23 Agustus 2021.

Restu ini diberikan H-4 menjelang kickoff Liga 1 2021. PT Liga Indonesia Baru menetapkan Liga 1 2021 akan kickoff, Jumat 27 Agustus 2021.

“Kita sadar suasananya masih pandemi. Tapi, situasi pandemi itu tak bileh membuat kita berhenti berkegiatan. Kemudian aspirasi dari masyarakat agar kegiatan sepakbola segera digulirkan. Mereka yang di rumah juga butuh tontonan,” kata Amali kepada pewarta.

Hal itu direspons oleh Listyo Sigit. Dia juga memberikan catatan.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa sampai saat ini kita masih melakukan pengendalian terhadap laju petumumbuhan COVID-19, pemerintah terus melakukan evaluasi terkait PPKM level 1-4,” kata Listyo.

“Beberapa waktu lalu berdasatkan hasil assesment, terkait laju pertambahan COVID, dan situasi BOR, dan penurunan di beberapa wilayah diberikan kelonggaran berdasarkan asessment yang dilakukan Kementerian Kesehatan. Slaah satunya adalah melonggarkan kegiatan olahraga dengan berbagai macam pembatasan.”

“Oleh karena itu mendasari dengan assesment dan evaluasi kegiatan PPKM, maka kami sepakat untuk memberikan persetujuan dilaksanakan Liga 1 maupun Liga 2. Namun tentunya harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat,” kata dia menambahkan.

PT LIB masih belum merilis jadwal Liga 1 2021. Mereka masih melakukan penyesuaian terkait protokol kesehatan, kaitannya dengan aplikasi PeduliLindungi.

Erick: Fasilitas Isolasi Terpusat Bukti Kehadiran Pemerintah

Bogordaily.net – Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan  penyediaan fasilitas isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19 tanpa gejala seperti di Kapal Pelni di Belawan dan Makasar merupakan wujud kehadiran negara atau pemerintah.

Erick juga mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat agar maksimal di tengah pandemi Covid-19.

“Fasilitas isoter menunjukkan negara hadir untuk mengatasi pandemi Covid-19,” ujarnya di Medan, seperti dilansir dari Republika, Sabtu (21 Agustus 2021).

Erick Thohir bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ke Sumut untuk melihat isoter di KM Bukit Raya milik Pelni yang sandar di Pelabuhan Belawan.

Penyediaan KM Bukit Raya sebagai lokasi isoter merupakan wujud kerja sama antara Pemkot Medan, Kementerian Perhubungan, Pelni dan Pelindo satu.

Erick Thohir menegaskan, gotong royong antara pemerintah pusat, daerah maupun BUMN untuk menangani Covid-19 merupakan langkah yang tepat.

Alasannya, karena kunci dalam menangani Covid-19 ini adalah kebersamaan, memastikan negara hadir.

Memastikan pejabat publik tidak lelah melayani dan rakyat turut mendukung program pemerintah agar Covid-19 bisa teratasi dengan baik.

Erick Thohir menjelaskan bahwa Presiden ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal di tengah Covid-19.

“Salah satunya dengan penyediaan fasilitas isoter di Kapal Pelni itu,” ujarnya.

Erick berharap, pasien isolasi mandiri dapat menggunakan isoter di Kapal Pelni itu karena sudah dilengkapi dengan fasiltas dari pemerintah, berupa pendampingan, layanan tenaga kesehatan dan obat-obatan.

“Saya berharap warga tidak ragu memanfaatkan fasilitas isoter,” katanya.

KM Bukit Raya tiba di Pelabuhan Belawan, pada 16 Agustus 2021.Kapal itu berkapasitas 463 tempat tidur dengan peruntukkan sebanyak 450 untuk pasien dan 13 untuk tenaga kesehatan.***

Ini Curhatan Anak Yatim ke Rifki Alaydrus

Bogordaily.net – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Achmad Rifki Alaydrus berkesempatan mendengarkan curhatan anak yatim saat menghelat kegiatan Semarak Muharram 1443 H,

Pada kesempatan itu Rifki Alaydrus memberikan santunan kepada tidak kurang dari  100 anak yatim, didua kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Barat.

“Menyantuni anak yatim pada bulan Muharram ini, adalah kegiatan yang paling baik dilakukan. Membahagiakan mereka merupakan kewajiban kita semua,” papar Rifki, Senin 23 Agustus 2021.

Disampaikan Rifki, para anak yatim sangat berharap mereka bisa kembali sekolah dengan metode pembelajaran tatap muka. Menurut mereka, belajar online dianggap kurang maksimal.

“Mereka mengaku belajar daring dirasa kurang maksimal,” ucak Rifki, mengutip keinginan para anak yatim.

Pada kesempatan itu, Rifki, mengajak para anak yatim supaya mau untuk divaksin. Gayung bersambut, menurut Rifki, anak-anak yatim tersebut sangat antusias untuk divaksin.

Selaku anggota legislatif, Rifki mendorong Dinkes dan Disdik Kota Bogor supaya segera berkolaborasi untuk dapat melaksanakan vaksinasi pelajar di Kota Bogor.

Saat bertemu dengan anak-anak yatim, Rifki didampingin para pengurus PAN Kota Bogor, yang kebetulan tengah merayakan hari jadinya yang ke 23 tahun.(ADV)

Horee! Sarana Olahraga di Kabupaten Bogor Mulai Dibuka

Bogordaily.net – Masyarakat Kabupaten Bogor kini bisa bernafas lega, hal ini karena pemerintah sudah memperbolehkan sarana olahraga kembali dibuka secara bertahap.

Pembukaan ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3 dan 2 di Wilayah Jawa dan Bali.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara bertahap membuka fasilitas publik seperti sarana olahraga bagi masyarakat namun ada ketentuannya.

Kepala UPT Sarana dan Prasarana Stadion Pakansari Herdi Sukriadi mengatakan, bagi sarana olahraga yang bersifat outdoor, tetap ada sejumlah ketentuan yang mesti diperhatikan, seperti menutup sementara fasilitas kantin di lingkungan sarana olahraga, hingga meniadakan sementara fasilitas penyimpanan barang.

“Kalau di Pakansari yang olahraga umum biasanya di jalan lingkar luarnya, dan itu ga masuk ke pengelolaan Dinas Pemuda dan Olahraga. Kalo di area dalam sementara paling kita buka untuk atlet yang persiapan pekan olahraga provinsi (Porprov),”ungkapnya kepada Bogordaily.net, Senin 23 Agustus 2021.

Ia mengungkapkan, kalau kegiatan olahraga di ruangan tertutup, baik olahraga biasa atau pertandingan yang dilakukan secara berkelompok belum diperbolehkan. Sementara yagn diperbolehkan olahraga di ruangan terbuka.

“Semoga dengan dibukanya sarana publik ini dapat meningkatkan imun masyarakat melalui olahraga” pungkasnya.***

Atasi dengan Cara Ini Jika Pakai Masker Bikin Jerawatan

0

Bogordaily.net – Memakai masker di tempat umum adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan saat pandemi Covid-19.

Pasalnya, memakai masker dapat melindungi kita dari virus yang tidak diinginkan.

Tapi, ada masalah lain jika terlalu sering memakai masker yakni jerawat. Acne atau jerawat memang masalah kulit yang paling banyak terjadi karena memakai masker ini.

Mascne sendiri terjadi karena kulit wajah menjadi lebih lembap dari biasanya karena kulit tertutup masker pada durasi yang panjang.

Saat kulit wajah tertutup masker, perkembangan bakteri yang terjadi karena pori-pori tertutupi kelembapan menjadi semakin masif. Alhasil jerawat pun muncul.

Nah, untuk meminimalisir risiko jerawatan karena menggunakan masker, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan.

Diterangkan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr Sonia Hanifati, Sp.DV, ada lima solusi yang bisa Anda lakukan.

Ini pun harus diperhatikan oleh masyarakat yang aktif di luar rumah saat pandemi. Skincare yang terlalu tebal pun tidak baik, karena ujung-ujungnya hanya akan menutup pori-pori dan meningkatkan risiko masalah kulit.

“Jadi, pakai skincare tidak masalah, tapi tidak terlalu banyak layering, ya. Anda cukup pakai skincare yang efektif saja, ya, minimal moisturizer dan sunscreen,” tuturnya.

Kalau Anda sudah terlanjur mengalami masalah kulit jerawat yang parah, dr Sonia sangat merekomendasikan untuk datang ke dokter kulit profesional supaya mendapat tindakan yang tepat dalam menyelesaikan masalah kulit Anda.

<• Makeup tipis

Bagi yang tetap harus beraktivitas di luar rumah dan dituntut untuk tetap merias wajah, merekomendasikan supaya pakai makeup jangan terlalu tebal. Ini menjadi penting supaya kulit tidak bermasalah.

“Makeup yang light (tipis) itu memastikan pori-pori tidak tersumbat sehingga kulit terjaga kesehatannya. Untuk pilihan makeup, buat Anda yang biasa pakai foundation, untuk sekarang cukup pakai baby cream, atau kosmetik lainnya yang tidak terlalu bold,” terang dr Sonia.

Saat membersihkan wajah pun usahakan untuk menerapkan double cleansing supaya wajah benar-benar bersih dari kotoran maupun makeup yang menempel di wajah.

<• Ganti masker per 4 jam

Seperti informasi yang sudah banyak diketahui masyarakat, satu masker itu hanya efektif melindungi selama 4 jam. Nah, ini pun berkaitan dengan kebersihan kulit wajah.

Semakin lama Anda menggunakan masker yang sama, maka semakin tinggi risiko bakteri berkembang biak di balik masker.

Bagaimana pun, masker terpapar kotoran, termasuk kuman, dan jika dibiarkan lama menempel di kulit wajah, akan berdampak pada masalah mascne.

<• Pilih masker berbahan katun atau sutera

Masker berbahan katun atau sutera direkomendasikan untuk menjamin Anda bebas dari paparan droplet di luar ruangan ataupun menjaga kebersihan kulit wajah.

Dua bahan ini pun memastikan kulit Anda masih bisa ‘bernapas’ meski tetap harus ganti setiap 4 jam sekali, ya.

<• Cuci masker jangan pakai pelembut atau pengharum pakaian

Ini menjadi bumerang untuk Anda. Sebab, memang tujuannya supaya Anda nyaman menggunakan masker, tetapi ada risiko bagi mereka yang kulit wajahnya sensitif.

Karena itu, cukup cuci masker kain Anda dengan deterjen. Jangan juga menambahkan antibakteri atau disinfektan saat mencuci masker.***

BukuWarung Dampingi 5.000 UMKM Kota Bogor untuk Go Digital

0

Bogordaily.net – Terdapat 81,2 persen dari 27.377 UMKM di Kota Bogor, mengalami penurunan pendapatan, akibat terdampak Covid-19. Hasil penelitian

MORE bersama Bapeda Kota Bogor tersebut juga menyebut bahwa jumlah pelaku UMKM pun menurun. Hanya 85 persen yang mampu melanjutkan bisnisnya, sedangkan 8,7 persen harus tutup dan 5,8 persen harus beralih bidang usaha.

Sementara, studi lain dari ABDSI dan LPM UI memperlihatkan bahwa 40 persen UMKM di Kota Bogor, masih belum memanfaatkan teknologi untuk memasarkan usahanya.
Padahal perubahan platform transaksi dari cara tradisional (offline) menjadi online perlu segera diimplementasikan. Terlebih pada masa sulit pandemi COVID-19 seperti sekarang.

Melanjutkan komitmennya menguatkan kapabilitas UMKM Indonesia, BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia, bersama Pemerintah Kota Bogor dan Paguyuban UMKM di Kota Bogor menggagas webinar Kelas Juragan Bisnis bertema, “Bogor Bangkit, Pemulihan Ekonomi Nasional dan Peningkatan Kesejahteraan melalui Digitalisasi UMKM” pada 17 Agustus 2021 lalu, sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-76.

Webinar Kelas Juragan Bisnis ini menghadirkan narasumber Samson Purba Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor, H. Muaz Anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Bogor, R. Medi Sandora Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor, Almer Faiq Rusydi Ketua Kadin Kota Bogor, Kushermayanti mewakili Paguyuban UMKM Kota Bogor, dan Ika Paramita, Head of Marketing BukuWarung, serta melibatkan sekitar 50 perwakilan UMKM se-Kota Bogor.

Webinar akan ditindaklanjuti dengan selebrasi virtual Hari UMKM Nasional ke-6 yang akan digelar pada 29 Agustus 2021 mendatang.

“Percepatan digitalisasi perlu segera direalisasikan guna membantu UMKM di Indonesia untuk bertahan dan tumbuh. Sebagai perusahaan teknologi, BukuWarung berupaya menghadirkan solusi berupa ekosistem digital untuk membantu para pelaku UMKM di Indonesia dalam mengelola dan mengembangkan bisnis mereka secara efisien. Lewat aplikasi BukuWarung yang didesain praktis, mudah dan gratis, UMKM tidak perlu repot dan terbebani untuk mampu go digital, mulai dari pencatatan keuangan, pembuatan etalase online hingga transaksi pembayaran,” papar Ika Paramita selaku Head of Marketing BukuWarung. Berdiri sejak 2019, BukuWarung telah berhasil menggaet 6,5 juta UMKM pengguna dari seluruh Indonesia.

Menanggapi inisiatif BukuWarung, Samson Purba Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor menyampaikan, “Sekarang saatnya UMKM untuk bertransformasi go digital. Kami mengapresiasi upaya BukuWarung melalui Komunitas Juraga Bisnis untuk berperan serta dalam meningkatkan kapabilitas para pelaku UMKM di Kota Bogor. UMKM di Kota Bogor merupakan potensi besar yang perlu didorong bersama-sama. Terlebih untuk bisa melewati pandemi COVID-19.”

Selain penyediaan teknologi yang terus diperbarui, dukungan BukuWarung untuk membawa UMKM go digital juga diperkuat dengan program Komunitas Juragan Bisnis, berupa rangkaian pelatihan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Dimulai sejak April 2020, inisiatif ini berhasil mendampingi lebih dari 4.000 UMKM di seluruh Indonesia, dan akan diperluas hingga menjangkau 10.000 UMKM sepanjang 2021. Khusus di Kota Bogor, BukuWarung berencana menjalankan program Komunitas Juragan Bisnis secara berkelanjutan dengan target melibatkan 5.000 UMKM dan menumbuhkan profit bisnis mereka hingga 15 persen.

 

Kenali Saraf Terjepit, Risiko Nyeri yang Rentan Dihadapi saat WFH

0

Bogordaily.net – Saraf terjepit bisa dialami siapa saja, baik muda maupun tua. Nyeri akibat saraf terjepit dapat mengganggu aktivitas harian penderitanya.

Saraf terjepit atau Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan suatu kondisi yang diakibatkan menonjolnya bantalan tulang belakang sehingga menjepit saraf tulang belakang.

HNP dapat terjadi pada semua ruas tulang belakang, tetapi yang paling sering terjadi yaitu pada segmen lumbal atau pinggang.

Pada usia muda umumnya disebabkan oleh cedera dan beban berat pada tulang belakang sehingga menyebabkan penonjolan bantalan tulang atau diskus intervertebrali.

Sedangkan pada usia tua disebabkan proses degenerasi, dan hilangnya elastisitas batalan tulang.

Saraf terjepit bisa disebabkan karena berbagai faktor. Seperti usia, cedera (baik jatuh akibat kecelakaan atau olahraga), aktivitas dan pekerjaan (duduk lama, mengangkat ataupun menarik beban yang berat.

Tak hanya itu, Anda yang sering memutar punggung ataupun membungkuk, latihan fisik terlalu berat dan berlebihan, terpapar getaran yang konstan, olahraga berat, merokok, berat badan berlebihan, dan batuk dalam waktu yang lama.

Gejala saraf terjepit cukup beragam. Anda bisa kesemutan, kebas, baal yang terasa di tangan atau kaki. Kemudian anggota gerak melemah. Sampai pada akhirnya terjadi gangguan buang air kecil dan buang air besar.

Jika nyeri sudah berlangsung lama, penderitanya mulai mencari solusi untuk mengatasi nyerinya. Tak perlu khawatir operasi, saraf terjepit sudah dapat ditangani tanpa perlu rawat inap dan proses pemulihannya cepat.

“Kini dunia medis sudah berkembang semakin maju dengan adanya Interventional Pain Management (IPM) yang menerapkan teknik-teknik intervensi untuk menangani nyeri,” papar Dr dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP dilansir dari Klinik Nyeri DR. Indrajana.

Teknologi ini, jelas dr Wawan, berupa injeksi kortikosteroid, radiofrekuensi ablasi, laser, kateter RACZ, endoskopi tulang belakang.

Terapi ini akan membantu menangani nyeri tulang belakang yang menjadi salah satu keluhan utama penderitanya.

Ditambahkan Spesialis Bedah Saraf dr. Danu Rolian, SpBS, salah satu dari turunan IPM, ada terapi DiscFX. Terapi ini dapat mengatasi jepitan saraf tulang belakang sehingga nyeri bisa tuntas.

Tindakan ini hanya memerlukan sayatan kecil sehingga biusnya cukup lokal saja dan tanpa rawat inap.

Proses tindakan juga cepat dan dapat dilakukan pada beberapa bantalan tulang yang menonjol sekaligus.

“Terapi ini juga memberikan perbaikan kualitas hidup penderita saraf terjepit lebih baik karena dapat terbebas dari siksaan nyeri akibat saraf terjepit,” tutupnya.***

Kesatuan Pro-Oligarki Tak Akan Membela Rakyat, Melawan Mural Melawan Moral

0

Bogordaily.net – Di negara yang demokrasinya waras & civilized, mural diapresiasi. Di negeri bekas penjajah, seperti Belanda, sajak “Aku”, Chairil Anwar dimuralkan di Leiden, bersama 110 sajak penyair dunia yang ditulis dalam berbagai bahasa.

Manusia primitif mengenal mural yang disebut rock art sebagai ekspresi identifikasi mereka terhadap benda-benda dan hewan, yang ditorehkan di dinding-dinding gua.

Affandi maestro pelukis Indonesia juga terkenal dengan muralnya “Boeng, Ajo Boeng”, yang dibikin tahun ‘45, untuk menyemangati pemuda melawan penjajah.

Tan Malaka meminta seniman membuat mural & graffiti berbahasa Inggris untuk menarik perhatian pers dunia waktu Belanda, 1946, mau balik lagi, dan Van Mook bikin propaganda internasional Indonesia belum merdeka.

Mengkritik dengan  graffiti adalah hal biasa dalam alam demokrasi. Apalagi kata Sukarno orang Indonesia artistenvolk (berjiwa artis) & gevoels-mens (manusia seni) yang pintar mengekspresikan rasa.

Tapi hari ini mural dimusuhi, dianggap momok menakutkan oleh rezim, sehingga terkesan tiada yang lebih gawat untuk diurus selain menghapus dan menangkapi para seniman pembuat graffiti.

Bagaimana nasib demokrasi dan kebebasan berpendapat?

“Dalam negara demokrasi, gagasan dan suara kegelisahan itu seharusnya disalurkan lewat DPR. Tapi DPR-nya sudah bersatu-padu dengan eksekutif dalam kesatuan pro-oligarki, tidak akan membela rakyat. Maraknya mural adalah sebagai pengganti DPR yang lumpuh,” tulis tokoh nasional Dr Rizal Ramli di akun twitter-nya.

Pernyataan Rizal Ramli ini paralel dengan ucapan Sukarno yang pernah memperingatkan perjuangan bangsa ini kelak akan lebih sulit ketika yang dihadapi adalah bangsa sendiri. Yang hari ini dalam istilah Rizal Ramli telah mengkristal menjadi “kesatuan pro-oligarki”.

“Melawan mural sama dengan melawan moral internasional. Merusak mural bisa disebut vandalisme. Merusak nilai seni,” tandas penyair dan mantan wartawan, Adhie Massardi.

Dalam pandangannya mural merupakan salah satu aliran dari cabang senirupa yang sudah menjadi konvensi internasional. Bahkan, katanya, kalau diapresiasi secara tertata dan beradab, bisa menjadi destinasi pariwisata lokal.

Artikel ini ditulis oleh Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah.

Video Krisdayanti Juarai Asia Bagus 1992 Viral, Netizen: Mirip Banget Sama Aurel

0

Bogordaily.net – Video saat Krisdayanti menjuarai program Asia Bagus tahun 1992 jadi viral.Video yang kembali beredar kini memperlihatkan momen dimana Krisdayanti mendapatkan skor tertinggi yakni 96 mengalahkan Dewi Yuliarti Ningsih atau kini dikenal dengan Dewi Gita dengan skor (93).

“I’am very happy because i think finally have a good song, have a good result (Saya sangat senang karena saya pikir akhirnya memiliki lagu yang bagus, hasil yang bagus,” ujar Krisdayanti usai dinyatakan sebagai pemenang dikutip dari video yang diunggah Agussetyoutomo27 di Tiktok, 18 Agustus 2021.

Dari video tersebut, penampilan Krisdayanti pun mendapat banyak pujian dari netizen. Tak hanya itu, penampilan Krisdayanti muda pun disebut-sebut mirip dengan Aurel Hermansyah.

“Liat Mimi dari dulu udah berbakat dari muda, bikin bangga ya,” tulis netizen.

“Disini mbak KD sangat mirip banget sama Loli (Aurel),” tulis komentar netizen.

“Emang pantes banget sih jadi diva Indonesia,” tulis netizen.

Perlu diketahui, Program Asia Bagus sudah tak asing lagi bagi para penikmat program televisi tahun 90-an. Krisdayanti diketahui pernah menang juara 1 di program Asia Bagus tahun 1992.

Sebelumnya, acara Asia Bagus ini diketahui merupakan festival menyanyi untuk penyanyi junior Internasional tingkat Asia yang ditayangkan di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Indonesia dan Jepang.

Seperti diketahui, pada saat itu Krisdayanti yang berumur 16 tahun dikala itu sudah memenangkan Weekly Champion yang diselenggarakan di Singapura.

Setelahnya dia menyusul menjadi juara bulanan hingga mendapatkan tiket grand final yang berlangsung di Tokyo, Jepang, dimana Krisdayanti berhasil memenangkan juara umum (pertama) di tahun 1992.***

 

Ular King Kobra Sepanjang 3 Meter Keluyuran di Pemukiman Warga

Bogordaily.net – Ular jenis King Kobra ditemukan hendak menyelinap masuk ke rumah warga di Kampung Salabentar, RT 10 RW 3, Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian ini menghebohkan warga setempat.

Seorang warga, Supriatna mengatakan, ular ditemukan pada Minggu 22 Agustus 2021 malam, sekira pukul 21.00 WIB. Ular yang tengah menyeberangi jalan ditemukan pengendara motor yang melintas.

“Ada motor yang melintas. Nah dia lihat ularnya itu lagi nyeberang jalan ke rumah warga,” kata Supriatna dikonfirmasi wartawan, Senin 23 Agustus 2021.

Pengendara motor itu lalu memutar arah dan memberitahukan kepada warga sekitar. Tak lama, warga mencari keberadaan ular tersebut.

“Untung enggak sampai masuk ke rumah. Cuma di luarnya aja. Saya telepon pemadam katanya lagi evakuasi mobil terperosok gitu di Ciampea. Akhirnya ada warga yang biasa nangkep ular kita panggil,” ucapnya.

Tak lama, ular yang diketahui jenis king kobra dengan panjang sekitar 3 meter itu berhasil ditangkap. Diduga, ular berasal dari area hutan bambu yang berubah menjadi perumahan di sekitar lokasi.

“Ularnya ngumpet di dekat pager yang lagi dibongkar. Sudah kita serahkan ke Damkar. Mungkin habitatnya terganggu jadi ke pemukiman,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Komandan Pemadam Kebakaran Sektor Parung Napi’i membenarkan adanya penyerahan ular king kobra dari warga itu. Saat ini, ular disimpan sementara di rumah salah satu anggotanya. Ular itu rencananya dibawa ke Mako Damkar Cibinong.

“Kita simpan dulu di rumah warga. Karena ngeri kalau di sini gak ada tempat juga dekat rumah warga. Kemungkinan dari ukuran ya king kobra,” ucap Napi’i.