Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 6942

Dosen Terintegrasi, Sistem Layanan yang Diluncurkan Kemendikbudristek

0

Bogordaily.net – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) meluncurkan layanan yang diperuntukkan bagi dosen yang terintegrasi.

“Peluncuran Laman penilaian angka kredit (PAK), Selancar PAK Mobile, SISTER BKD, dan API Portofolio SISTER merupakan langkah awal dalam manajemen transformasi sumber daya manusia di jenjang pendidikan tinggi,” ujar Direktur Sumber Daya Ditjen Diktiristek, Dr Mohammad Sofwan Effendi, dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (19 Agustus 2021).

Dia menambahkan, layanan terintegrasi tersebut berorientasi pada dua poros perubahan, yakni substansi dengan mengintegrasikan karier dan kompetensi dosen, dan tata kelola SDM melalui inovasi layanan.

Layanan terintegrasi tersebut, lanjut dia, dipercaya dapat mengurangi beban administrasi dosen. Dengan demikian para dosen dapat lebih fokus pada Tridharma perguruan tinggi.

Ditjen Diktiristek meluncurkan Laman PAK yang telah dirancang ulang dan lebih interaktif, seperti dilansir dari okezone.

Berikutnya yakni Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) Beban Kerja Dosen (BKD) yang merupakan aplikasi mobile.

Mengintegrasikan konten dengan SK Lektor Kepala dan Guru Besar, sehingga dosen dengan mudah memantau perkembangan usulan jabatan fungsional dari tahapan PAK ke SK secara terintegratif.

Selanjutnya, Selancar PAK Mobile yang merupakan aplikasi mobile dari Laman PAK. Terakhir, API Portofolio SISTER yang menghubungkan aplikasi berbeda dalam platform yang sama maupun yang berbeda.

“Terutama bagi perguruan tinggi yang menggunakan aplikasi yang berbeda,” kata dia.

Plt. Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam mengatakan peluncuran tersebut merupakan wujud komitmen Diktiristek dalam memberikan layanan terbaik bagi insan pendidikan tinggi.

“Hal ini penting, karena kita selalu berbicara mengenai daya saing bangsa, kemajuan inovasi, SDM unggul. Itu semua kuncinya pada produktivitas dari setiap individu untuk bisa melakukan yang terbaik dalam lingkup kerja kita,” kata Nizam.

Dia menambahkan terkadang beban administrasi dosen cukup ribet, untuk itu pihaknya membangun sistem yang lebih efektif, efisien dan mengurangi pengulangan yang tidak perlu.

Dengan demikian, diharapkan upaya Tridharma insan perguruan tinggi lebih optimal.***

Ngebet Datangkan Jules Kounde, Chelsea Siap Bernego dengan Sevilla

0

Bogordaily.net – Saga transfer Jules Kounde kembali berlanjut. Chelsea dilaporkan kini memulai kembali proses negosiasi transfer bek Sevilla tersebut.

Chelsea memang diketahui tengah mencari bek tengah baru. Thomas Tuchel butuh tambahan tenaga di lini pertahanannya pada musim 2021/22.

Chelsea diketahui sempat menjalin komunikasi dengan Sevilla terkait transfer Jules Kounde. Namun proses negosiasi ini terhenti karena Chelsea merasa harganya terlalu mahal.

Dilansir AS, ada kabar baik bagi Chelsea. Sevilla dilaporkan bersedia menurunkan harga jual Kounde di musim panas ini.

Menurut laporan tersebut, pada awalnya Sevilla membanderol Kounde di harga yang sangat tinggi.

Sang bek hanya diperbolehkan cabut dengan mahar 80 juta Euro. Karena klausul rilis sang bek memang berada di angka itu.

Itulah mengapa Chelsea sempat mundur perlahan karena mereka tidak sanggup keluar dana sebanyak itu untuk merekrut Kounde.

Menurut laporan yang sama, saat ini Sevilla berubah pikiran dan siap menurunkan harga jual Kounde di musim panas ini.

Namun potongan yang diberikan tidak terlalu besar. Mereka hanya mengorting mahar sang bek sebesar 10 juta Euro menjadi 70 juta Euro.

Chelsea dilaporkan tertarik namun mereka masih akan mencoba menego Sevilla agar harga ini bisa turun lagi.

Chelsea pekan lalu membuat sebuah transfer besar di bursa transfer. Mereka berhasil mengamankan jasa Romelu Luaku dari Inter Milan dengan mahar sebesar 115 juta Euro.***

Divonis Tiga Tahun, Aktivis Antimasker Serang Hakim

0

Bogordaily.net – Terdakwa M Yunus Wahyudi, aktivis antimasker, menyerang hakim usai ketok palu pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Kabupaten Banyuwangi, Kamis 19 Agustustus 2021.

Menyadur suaraindonesia.co.id, aktivis anti masker Banyuwangi yang semula duduk di kursi langsung beranjak dan melompat ke meja majelis hakim, sembari berteriak, hendak melakukan pemukulan kepada ketua majelis hakim, beberapa detik usai ketok palu sidang.

Aksi itu diduga terdakwa tak terima dengan keputusan hakim yang memvonis tiga tahun penjara.

Beruntung beberapa polisi yang mengawal persidangan sigap mengamankan terdakwa. Sehingga serangan Yunus tidak sampai melukai sang hakim.

Sementara, Humas PN Banyuwangi, I Komang Dediek Prayoga menjelaskan, bahwa memang keributan yang dilakukan terdakwa kasus hoaks atau informasi bohong terkait Covid-19, M Yunus Wahyudi.

“Jadi, tadi ketika terdakwa ingin mendekati, polisi secepat kilat menangkap terdakwa. Sehingga terdakwa tidak bisa mencederai hakim itu sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya memang telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan jalannya sidang dan mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan.

Bahkan, sejumlah aparat berjaga mulai halaman Pengadilan Negeri Banyuwangi hingga di ruangan sidang.

“Dari pengadilan, dalam perkara terdakwa Yunus sudah mengantisipasi yakni bekerjasama dengan kepolisian, kami berkirim surat dan meminta 100 orang pengamanan dari kepolisian,” sambungnya.

menurutnya, dari awal persidangan terdakwa Yunus ini baru pertama kali membuat kericuhan.

“Mulai awal persidangan Yunus, tidak ada insiden seperti ini, hanya kali ini yang sampai menyerang,” imbuhnya.

Disinggung apakah ada langkah hukum, pihaknya masih akan berkoordinasi lagi.

“Jadi kami masih meminta petunjuk terkait insiden ini kepada pimpinan kami yang ada di Surabaya,” tandasnya.

 

Dishub Kota Bogor Lakukan Perawatan APJ di Dua Kecamatan

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melalui Seksi Teknik Prasarana dan Alat Penerangan Jalan (APJ), yang di pimpin oleh Burhan Balman melaksanakan perbaikan dan perawatan APJ yang tidak berfungsi, Kamis 19 Agustus 2021.

Dishub Kota Bogor memperbaiki prasarana APJ seperti memperbaiki konek ulang, ganti fitting dan ganti lampu led di jumlah titik di wilayah Kota Bogor.

Burhan Balman mengatakan, perbaikan APJ dilakukan di 6 titik diantaranya, perbaikan jaringan yang putus di Taman Malabar, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah. Lalu perbaikan jaringan (konek ulang) di Jalan Merdeka depan indomaret Kecamatan Bogor Tengah.

Lanjut Burhan, perbaikan jaringan yang terbakar (konek ulang) di RT01/RW09, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

Selanjutnya perbaikan Panel (ganti kontaktor) di Jalan Baru Kayumanis, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sereal. Kemudian perbaikan Panel (ganti timer) di Taman Cimanggu Jalan Flamboyan, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal.

“Hal ini sebagai upaya mendukung transportasi yang berkeselamatan dan keamanan bagi pengguna jalan,” pungkasnya.***

Pemerintah Harus Bersiap Jika Covid-19 Jadi Endemi

0

Bogordaily.net – Menghadapi kemungkinan Covid-19 menjadi endemi, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta Pemerintah selain meningkatkan jumlah vaksinasi, juga harus mendorong percepatan riset, pengujian dan produksi vaksin merah putih.

“Endemi adalah penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu. Misalnya penyakit malaria di Papua. Contoh penyakit lainnya di Indonesia yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini akan selalu ada di daerah tersebut, namun dengan frekuensi atau jumlah kasus yang rendah,” jelas Mulyanto dikutip dari Parlementaria, Kamis 19 Agustus 2021.

Mulyanto melihat, besar kemungkinan Covid-19 menjadi endemi di beberapa tempat. Hal tersebut terjadi karena penanggulangannya di tanah air tidak tuntas.

Virus asal Wuhan, China, itu sudah terlanjur menyebar ke seluruh pelosok tanah air. Oleh karena itu menurutnya vaksinasi harus optimal. Cakupannya harus diusahakan lebih dari 70 persen penduduk.

Politisi Fraksi PKS ini memperkirakan penanganan Covid-19 ini membutuhkan waktu yang panjang. Sehingga perlu ada pengulangan vaksin bagi masyarakat. Sementara bagi tenaga kesehatan perlu segera diberikan booster vaksin ketiga.

“Melihat kondisi ini maka pengadaan vaksin domestik yaitu vaksin merah putih sangat diperlukan. Kita harapkan September 2022 sudah dapat didistribusikan dan tidak boleh meleset. Bio Farma bersama LBM Eijkman sangat diharapkan dapat menuntaskan vaksin ini. Termasuk obat-obatan  yang selama ini terbukti efektif dapat terus diadakan termasuk distribusinya ke daerah,” jelasnya.

Ditambahkan Mulyanto, menghadapi kemungkinan endemi itu, masyarakat juga harus menyiapkan mental. Ia mengibaratkan pandemi seperti orang berlari kencang, sedangkan endemi seperti orang lari marathon. Artinya penanggulangan endemi butuh waktu dan nafas yang panjang.

“Dengan begitu, prokes tidak bisa dihilangkan. Selain itu, peralatan testing PCR dan lab bio safety level-2 harus ada di semua provinsi, sehingga waktu pengujiannya cepat,” pungkas Politisi dapil Banten III ini.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan Covid-19 akan berubah menjadi endemi. Artinya Indonesia akan menghadapi persebaran Covid-19 dalam jangka waktu lama.

Karena itu pemerintah berupaya menyusun anggaran yang disesuaikan dengan upaya penanggulangan endemi tersebut.***

Waduh! Olivia Jensen Dikecam Warganet. Ini Penyebabnya

0

Bogordaily.net – Pasca dikecam warganet lantaran melempar bendara Merah Putih Indonesia ke tanah, Artis cantik Olivia Jensen minta maaf.

“Untuk teman-teman semuanya aku minta maaf sekali atas kesalahan yang terjadi. Tidak ada maksud atau tujuan untuk hal yang kurang berkenan. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya,” ucap Olivia Jensen dalam video yang diunggah ke Instagram Stories, Kamis 19 Agustus 2021.

Kejadian ini bermula ketika Olivia Jensen membuat video bersama anaknya dan diunggah ke fitur Reels di Instagram. Dalam video yang kini telah dihapus tersebut, mereka terlihat memakai bendera Merah Putih untuk menutupi tubuh.

Mereka kemudian melemparkan bendera Merah Putih tersebut untuk transisi dan menampilkan kebaya bernuansa merah putih.

Netizen menilai aksi tersebut menunjukkan bahwa Olivia Jensen tidak menghormati bendera Merah Putih. Beberapa dari mereka mengingatkan upaya para pahlawan untuk bisa mengibarkan bendera Indonesia 76 tahun yang lalu.

“Dikira kain-kainan doang kali ya,” tulis warganet.

“Kalau anak Paskibra dihukum berapa seri nih,” komentar netizen yang lain.

“Lihat video Olivia Jensen sengaja menjatuhkan bendera Merah Putih tuh sakitbanget. Dulu waktu Paskib kelihatan mendung sedikit saja sudah was-was. Ini malah kayak enteng banget kena kaki sama tanah,” tulis warganet.

Meski telah dihapus, video tersebut telah diunggah ulang oleh banyak netizen di media sosial. Tak hanya itu, Olivia Jensen juga menutup kolom komentarnya di Instagram.***

Malaysia Berlakukan Lockdown, 20 Ribu Pekerja Migran Indonesia Menunggu Dipulangkan

Bogordaily.net – Sebanyak 20 ribu pekerja migran Indonesia saat ini menunggu dipulangkan dari Malaysia.

Mereka tertahan di negeri Jiran setelah pemerintahan Malaysia memutuskan untuk kembali melanjutkan kebijakan karantina wilayah (lockdown).

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Sumut, Tuahman Purba saat meninjau kepulangan 152 orang pekerja migran Indonesia dari Malaysia di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, dilansir dari okezone Kamis (19 Agustus 2021).

Tuahman didampingi Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otband) Wilayah II Medan Agustono, Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara international Kualanamu Heriyanto Wibowo serta Danramil 23/Beringin Mayor Inf Abdul Haris Pane.

“Iya ada sekitar 20 ribu lagi yang belum dipulangkan,” katanya.

Saat ini kata Tuahman, Pemerintah Indonesia terus berusaha untuk memulangkan para pekerja migran tersebut.

Pemerintah pun akan memasok logistik untuk pekerja migran yang tertahan di Malaysia.

“Kementerian Luar Negeri sudah memberikan pasokan logistik kepada mereka sembari terus berupaya melakukan proses pemulangan,” tandasnya.***

2.997 Ibu Hamil Kota Bogor Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar vaksinasi Covid-19 dengan 2.997 target sasaran ibu hamil. Vaksinasi tahap awal ini dilakukan serentak di 25 Puskesmas hingga sampai 21 Agustus 2021.

“Sebenarnya Kota Bogor ada 19.238 target ibu hamil yang akan disuntik. Tapi, di bulan ini baru 2.997 ibu hamil hingga 21 Agustus 2021,” kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Siti Robiah Mubarokah, dilansir dari okezone Kamis (19 Agustus 2021).

Usia kehamilan yang diperbolehkan vaksinasi yakni usia 14-33 minggu kandungan. Bagi yang tidak memiliki komorbid bisa mengikuti vaksin.

“Tidak perlu rujukan kalau yang sehat, tidak ada komorbit atau penyakit jantung, diabetes atau perlu dikonsultasikan boleh divaksin. Bisa langsung datang, karena sudah didata kader di wilayah,” ucap Siti.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya sempat memantau prosesn vaksinasi bagi para ibu hamil di Puskesmas Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal.

Di momen itu, dirinya juga sempat membagikan sembako kepada ibu hamil yang sudah divaksinasi.

“Pagi ini saya dampingi rombongan ibu hamil di Puskesmas Kedung Badak untuk vaksin dosis pertama. Ada yang datang sendiri, ada yang diantar oleh suami, anak, sampai mertuanya,” ucap Bima.

Menurutnya, ibu hamil harus divaksinasi untuk mengurangi risiko terpapar. Karena bisa berisiko tinggi dan berpotensi mengalami gejala berat.

“Alhamdulillah saat ini capaian vaksinasi di Kota Bogor sudah 50 persen. Insya Allah ini kita terus bergerak untuk menjangkau semua target,” tuturnya.***

Taliban Masuk, Perempuan Afghanistan Berburu Burka

0

Bogordaily.net – Adanya Taliban yang telah menguasai Afghanistan, membuat perempuan di negara itu ramai memburu toko burka.

Burka adalah pakaian yang menutupi tubuh perempuan dari ujung kepala hingga ujung kaki.Busana ini dulu wajib dipakai perempuan Afghanistan saat Taliban berkuasa pada 1996-2001.

Aisha Khurram (22) mahasiswi di Universitas Kabul bercerita kepada Ruth Pollard di Bloomberg pada Minggu (15/8/2021), bahwa toko-toko burka di berbagai provinsi kini ramai diserbu pembeli meski belum diwajibkan untuk semua perempuan.

Harga burka pun naik, tetapi ia tidak menyebutkan berapa. Ia juga bercerita, dosennya mengucapkan salam perpisahan ketika Taliban memasuki ibu kota Afghanistan, Kabul, Minggu 15 Agustus 2021.

“Kita mungkin tidak akan bertemu lagi,” ucap Khurram meniru perkataan dosennya.

Mahasiswi semester akhir di jurusan Hubungan Internasional itu juga merasa, dirinya mungkin tidak akan pernah lulus walau masa studinya tinggal tersisa dua bulan lagi. “Sistem pendidikan sedang jatuh,” ungkap Khurram, seraya menerangkan di Herat kota terbesar ketiga Afghanistan, mahasiswi yang menuju kampus dilarang masuk.

Meski begitu, Khurram turut menuturkan, banyak perempuan generasi muda Afghanistan berani bersuara dan tidak akan begitu saja menuruti kehendak Taliban.

“Saya melihat banyak wanita yang tidak mengalami periode Taliban sebelumnya berkata, ‘Kami tidak akan mengadopsi pakaian ini’,” kata Khurram, yang merupakan Perwakilan Anak Muda Afghanistan untuk PBB pada 2019. “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada generasi muda perempuan Afghanistan. Mereka sedang membuat kode. Mereka sangat brilian.”

“Sekarang mereka semua duduk di rumah bertanya-tanya apa yang akan terjadi. Generasi ini membentuk Afghanistan modern,” sambungnya.

Taliban janji hormati hak perempuan Kelompok Taliban mengutarakan sederet janji mulai dari menghormati hak perempuan hingga takkan jadi sarang teroris, dalam konferensi pers perdana sejak menguasai Afghanistan akhir pekan lalu.
Juru bicara Zabihullah Mujahid menerangkan, mereka tidak ingin konflik berlarut-larut sehingga pimpinan sudah memaafkan orang-orang yang sudah melawan mereka.

Awak media kemudian menanyakan, apa perbedaan Taliban saat ini dengan ketika mereka berkuasa 1996-2001.

Mujahid menjelaskan, mereka tidak akan berubah jika menyangkut tentang kepercayaan maupun ideologi yang mereka anut. Salah satu bentuk perubahan itu adalah janji Taliban yang akan menghormati hak-hak perempuan sesuai dengan syariah (hukum Islam).

“Mereka akan bekerja bahu membahu bersama kami. Kami ingin memastikan kepada komunitas internasional tidak akan ada diskriminasi,” ujar dia.***

 

 

Paranormal di Bogor Edarkan Uang Palsu Senilai 1,5 Miliar

Bogordaily.net – Jajaran Unit Reskrim Polsek Cileungsi yang dibantu Satreskrim Polres Bogor. Berhasil mengungkap sindikat peredaran uang palsu dengan pecahan seratus ribu rupiah dan beberapa lembar mata uang asing palsu. Salah seorang pelakunya berprofesi paranormal.

Dalam video amatir dari petugas unit Reskrim Cileungsi yang dibantu Satreskrim Polres Bogor. Berhasil menggerebek salah satu rumah pelaku sindikat peredaran uang palsu di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Harun Mengatakan, dari tangan pelaku yang berinisial S-D alias Mbah Jambrong yang berprofesi sebagai paranormal. Petugas berhasil mengamankan barang bukti sebesar 1,5 Miliar uang palsu.

Kasus ini terungkap lantaran pelaku lainnya berinisial A-R yang mendapat uang palsu dari Mbah Jambrong membelanjakan uang tersebut di warung kelontong.

“Korban yang curiga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Setelah dilakukan pengembangan, akhirnya petugas berhasil mengamankan 5 orang tersangka yang berinisial AR, AG, EH, DR dan SD alias Mbah Jambrong,” kata Kapolres Bogor, AKBP Harun, Kamis 19 Agustus 2021.

AKBP Harun menjelaskan, modus yang dilakukan para pelaku ini dengan sistem satu banding tiga.

“Dimana uang palsu sebesar 10 juta rupiah ditukarkan dengan uang asli sebesar 3 juta rupiah,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 244 KUHP tentang pemalsuan mata uang dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.

Sementara itu, pihak kepolisian juga masih memburu satu pelaku lainnya yang diduga sebagai otak dari peredaran uang palsu tersebut.***