Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7027

Tangani Pandemi di Jabodetabek, Perlu Koordinasi dan Kolaborasi Antar Gubernur

0

Bogordaily.net – Sebagai wilayah aglomerasi, mobilitas penduduk di Jabodetabek Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tidak dapat dihindarkan. Hal ini kemudian sangat berpotensi menjadi rantai penyebaran Covid-19 antar daerah.

Oleh karena itu, dalam penanganannya diperlukan koordinasi dan kolaborasi yang baik antar gubernur, baik dari pengelolaan data terpadu maupun program yang terintegrasi.

Hal itu dukemukakan oleh Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin saat memberikan pengarahan kepada seluruh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Senin 2 Agustus 2021.

“Penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek tidak dapat didasarkan pada wilayah administratif semata-mata, baik secara program maupun data itu harus dilakukan secara terintergrasi dan terpadu melalui koordinasi yang baik antar Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Banten,” tegasnya.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, selain koordinasi yang baik, diperlukan juga penekanan penanganan secara terpadu dari hulu ke hilir. Sebab Wapres menilai, apabila penanganan di hulu dapat dilakukan dengan baik maka di hilir akan mengikuti.

“Yang lebih penting juga ingin mendorong terwujudnya kerja sama yang baik antara Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten dalam kaitan ini adalah penangan pandemi secara terpadu dari hulu ke hilir,” ungkap Wapres.

“Penanganan pandemi dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek harus memiliki dan menggunakan standar dan kualitas setara, baik dalam pelaksanaan protokol kesehatannya maupun dalam rangka penanganan 3T nya Testing, Tracing dan Treatment,” tambahnya.

Khususnya, lanjut Wapres, dengan ditemukannya varian-varian baru Covid-19 seperti varian Delta dan varian Kappa, yang memiliki kemampuan penularan yang lebih tinggi dibandingkan varian awal yang terdeteksi, maka penanganan dari hulu menjadi semakin penting untuk diterapkan.

“Kita harus terus waspada dengan memperkuat upaya penangangan di hulu, 3M 3T terus menerus ditingkatkan sehubungan dengan adanya kasus-kasus baru yang terus berkembang, varian baru, Delta dan Kappa misalnya sekarang diketahui. Ini juga memiliki kemampuan penularan yang lebih tinggi, karena itu juga harus kita waspadai,” imbau Wapres.

Menutup arahannya, Wapres pun berpesan kepada Menteri Dalam Negeri serta seluruh jajaran pimpinan di wilayah aglomerasi Jabodetabek, agar dapat melakukan koordinasi lebih lanjut tentang penanganan pandemi Covid-19 di wilayah ini, agar dalam pelaksanaan di lapangan tidak terjadi ego kewilayahan.

“Dan perlunya ada koordinasi nanti Menteri Dalam Negeri dan Satgas, koordinasi dari wilayah-wilayah ini jangan sampai ada semacam, kalau istilah Pak Jaksa Agung, ego kewilayahan. Sebab ini menjadi suatu daerah yang aglomerasi, mungkin perlu dicari modelnya seperti apa,” pungkas Wapres.***

Buntut Aksi Berbikini Ditrotoar, Dinar Candy Ditangkap Polisi

0

Bogordaily.net – Disk jockey (DJ) Dinar Candy menuai kontroversi karena aksi berbikini di pinggir jalan menolak PPKM level 4 diperpanjang. Polisi kemudian menangkap Dinar Candy.

“Sedang diperiksa,” ujar Kapolres Metro Jaksel Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Kamis 5 Agustus 2021.

Informasi yang dihimpun, Dinar Candy diamankan Polres Jaksel pada Rabu 4 Agustus 2021 malam. Dia dijemput polisi lalu dimintai keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Dinar Candy saat ini masih dimintai keterangan di Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Dinar Candy melakukan aksi berbikini di pinggir jalan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu 4 Agustus 2021 siang. Dinar Candy menyebut aksi berbikini itu sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah memperpanjang PPKM level.

“Saya stres karena PPKM diperpanjang,” bunyi protes Dinar Candy di papan yang dibawa.

Dalam aksinya itu, Dinar Candy hanya mengenakan bikini warna merah dan berkacamata serta masker. Belakangan diketahui, postingan tersebut telah dihapus dari Instagram Dinar Candy.

Aksi berbikini Dinar Candy ini menuai protes dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). PB SEMMI berencana melaporkan Dinar Candy ke Polda Metro Jaya hari ini atas aksi tersebut karena diduga bermuatan pornografi dan pornoaksi.

“Karena perbuatannya telah melanggar hukum, PB SEMMI akan melaporkan Dinar Candy ke Polda Metro Jaya. Selain melaporkan ke Polda Metro Jaya, kami meminta Dinar Candy meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia atas perbuatan tidak bermoral dan asusila yang dia lakukan,” kata Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra dalam keterangannya, Rabu 4 Agustus 2021.

Bintang Wahyu menilai Dinar Candy hanya mencari sensasi. Menurutnya, Dinar Candy seharusnya melakukan aksi yang lebih bermanfaat ketimbang mengumbar aurat di depan umum.***

 

Kabar Yusril Kritik Pemerintahan Jokowi, Rizal Ramli Girang

0

Bogordaily.net – Pakar ekonom senior Indonesia, Rizal Ramli kegirangan saat Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengkritik kebijakan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan RR sapaan akrabnya, pada aku media sosial (medsos) resminya Twitter.

“Wow. Assesmen Yusril ini serius,” tulisnya dalam akun Twitternya, Senin 2 Agustus 2021.

Sambungnya, “Sudah lama ngilang begitu nongol, Yusril langsung mau nendang penalti,” ungkap RR.

Diketahui sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra memberikan pandangannya terkait tingkat penularan Covid-19 di Tanah Air.

Karena hal itu, ia menilai salah satu faktor penularan tinggi yakni karena kebijakan yang berubah-ubah.

Seperti yang diketahui, kebijakan Presiden Jokowi yang beberapa kali mengalami pergantian, seperti PSBB, PPKM Darurat, hingga PPKM level 3-4.

“Saya berpendapat, ya, agak terlambat karena sudah lebih 1,5 tahun menyatakan darurat kesehatan berganti-ganti kebijakan,” ujarnya dalam webinar yang digelar IDI pada Sabtu, 31 Juli 20210 dikutip dari Law Justice.

“Orang dan rumusan-rumusan hukum juga tidak selalu jelas, dan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan menimbulkan pertanyaan, apakah pure pelanggaran atau ada unsur politik,” tambahnya.

Yusri berpandangan bahwa kebijakan dan masalah di atas memberikan citra yang kurang positif kepada pemerintah.

“Karena ada anggapan orang tertentu yang kena, tebang pilih,” ungkapnya.

Yusril menilai bahwa pemerintahan harus menemukan rumusan yang tepat dalam penanganan Covid-19, termasuk soal landasan hukum.

Ia mengingatkan bahwa jika Pemerintah salah langkah, maka korban Covid-19 bisa terus berjatuhan.

“Enggak ada yang menjamin kesehatan kita sekarang. Salah kebijakan bisa mati massal, dan kalau mati massal itu bisa genocide (genosida -red) juga karena pembunuhan bersifat massal,” jelasnya.

Lanjutnya, Yusril mengatakan bahwa landasan hukum Pemerintah dalam penanganan Covid-19 masih bermasalah.

Ia mencontohkan PPKM level 3-4 yang hanya diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Begitu pula terlibatnya Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam penanganan Covid-19 yang dinilai tak sesuai tugas.

“Kalau legitimasi dipertanyakan, orang memberi instruksi juga gimana, ya, tarik ulur, mundur maju mundur maju,” kata Yusril.

Oleh karenanya, Yusril menilai bahwa pemerintah perlu merapikan instrumen hukum dalam menangani pandemi, termasuk melibatkan dokter-dokter ketika mengambil kebijakan.

“Dokter orang yang profesional tidak bisa diabaikan. Suara mereka ini harus menjadi pertimbangan utama dalam menangani urusan pandemi,” tandasnya. Adv

Kententuan Penggunaan Masker di Kala Pandemi Covid-19

0

Bogordaily.net – Semua orang wajib memakai masker agar terhindar dari penularan Covid-19. Tapi kapan sih sebenarnya penggunaan masker yang tepat?

Berikut adalah ketentuan penggunaan masker saat Pandemi oleh Perumda Tirta Pakuan Bogor:

1. Mengalami Gejala Covid-19

Kenakan masker dengan benar saat kita sedang mengalami gejala serupa Covid-19, terutama bila sudah curiga namun belum melakukan tes.

2. Memiliki Penyakit Bawaan

Kalau kita termasuk kelompok berisiko tinggi, seperti lansia atau memiliki komorbid (penyakit penyerta), baiknya juga mengenakan masker saat beraktivitas bersama orang lain atau di luar rumah.

3. Saat Berinteraksi dengan Orang Lain

Saat beraktivitas dan berinteraksi dengan orang lain yang kita tidak ketahui status kesehatannya terkait Covid-19, pilih menggunakan masker agar lebih aman, terutama jika kita tidak bisa menjaga jarak.

4. Saat Isolasi Mandiri

Pakai masker walau sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah, agar tidak menularkan pada orang serumah.

5. Berada di Ruangan Tertutup

Jika berada di ruang tertutup, ramai, dan tidak berventilasi bagus, baiknya tetap kenakan masker.

Jangan lupa disiplin 5M seperti menggunakan masker, mejaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Lakukan juga vaksinasi Covid-19 demi kesehatan tubuh, dan mendukung program pemerintah, serta menjadi ikhtiar kita bersama. Adv

Penggunaan Indikator WHO pada Perpanjangan PPKM Level 4

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menyoroti perpanjangan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021 oleh pemerintah. Menurutnya, evaluasi PPKM Darurat berbasis level harus menggunakan indikator dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mufida, sapaan akrabnya menyebut beberapa indikator yang bisa digunakan adalah tingkat positive rate di bawah 5 persen, angka Bed Occupancy Rate (BOR) di bawah 60 persen, standar test 1:1000 per pekan untuk positive rate 5 persen dan harus meningkat angka test jika positive rate jauh di atas 5 persen.

“Per 1 Agustus 2021 positive rate kita masih 27,28 persen. Masih pada kisaran yang sama pada saat pemberlakukan PPKM Darurat. Dengan angka positive rate masih tinggi, target testing juga harus naik menjadi 20:1000 per pekan. Semua indikator ini bisa jadi bahan evaluasi PPKM berbasis level,” kata Mufida dikutip dari Parlementaria, Rabu 4 Agustus 2021.

Selain evaluasi berbasis data kesehatan dari WHO, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap, pemerataan vaksinasi menjadi perhatian serius pemerintah.

Saat ini jumlah penduduk yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua sebanyak 20.534.823 orang atau 9,86 persen, dari target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720. Ia mengingatkan target tercapainya minimal 70 persen vaksinasi pada akhir 2021.

“Sekarang sudah masuk bulan Agustus. Kendala terbesar kita masih soal ketersediaan. Pemerintah harus menggenjot berbagai skema pengadaan vaksin jika ingin tercapai target kekebalan kelompok sampai akhir tahun. Lalu apa kabar vaksin Merah Putih? Komisi IX sudah bulat berikan dukungan apapun yang dibutuhkan untuk vaksin Merah Putih guna membantu percepatan target vaksinasi nasional,” papar Mufida.

Akibat keterbatasan, saat ini masih banyak daerah terutama di luar Jawa yang belum banyak menerima vaksin.

Menurut laporan WHO dalam situation report 28 Juli 2021, masih banyak tenaga kesehatan di luar Jawa seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi Tengah yang sama sekali belum mendapatkan vaksin.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per hari ini, masih ada 20 persen tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Di Maluku, angkanya sekitar 15 persen. Padahal, papar dia, angka kenaikan kasus di luar Jawa cukup tinggi dalam dua pekan terakhir.

“Kenaikan kasus di luar Jawa dari 1-26 Juli mencapai 216 persen. Ini sudah menjadi peringatan. Segera genjot pengadaan vaksin dan lakukan pemerataan vaksinasi secara nasional,” ungkapnya.

Mufida juga meminta agar bantuan sosial kepada masyarakat yang sudah mulai cair, dikawal agar masyarakat lebih tenang jika ada kebijakan perpanjangan mobilitas warga di daerahnya.

“Bantuan sosial ini penting dan harus dikawal agar tidak terulang penyelewengan yang terjadi pada waktu lalu, rakyat butuh dukungan bantuan sosial jika misalnya masih akan diperpanjang larangan mobilitas,” pungkasnya.***

Pemkab Bogor Tetapkan 1.200 Penerima Beasiswa Pancakarsa

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menghadiri Rapat Pleno Usulan Calon Penerima Beasiswa Pancakarsa Tahun 2021 yang menetapkan 1.200 putra/putri terbaik Kabupaten Bogor yang menerima beasiswa.

Penetapan 1.200 tersebut merupakan hasil seleksi yang sangat ketat dari panitia pelaksana, pada rapat pleno bertempat di Ruang Rapat Sebaguna 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu 4 Agustus 2021.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan bahwa, Program Beasiswa Pancakarsa dalam rangka implementasi Karsa Bogor Cerdas merupakan salah satu kegiatan yang menjabarkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD terkait, instansi vertikal dan tim ahli yang bersama-sama memformulasikan program ini.

Penerima
Rapat Pleno Usulan Calon Penerima Beasiswa Pancakarsa Tahun 2021 yang menetapkan 1.200 putra/putri terbaik Kabupaten Bogor yang menerima beasiswa di Ruang Rapat Sebaguna 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu 4 Agustus 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Saya minta kepada seluruh yang berperan dalam Program Beasiswa Pancakarsa untuk dapat menjalankan dengan sungguh-sungguh program ini, jangan sampai ada kesalahan saat perjalanannya nanti,” ungkapnya.

Selanjutnya Sekda juga yakin dengan Program Beasiswa Pancakarsa dapat mencetak generasi Kabupaten Bogor yang cerdas di masa depan.

“Saya minta kepada penerima beasiswa agar terus fokus dan tekun menempuh pendidikan demi terwujudnya Bogor Smart Generation,” pintanya.

Sekda juga berpesan kepada panitia seleksi beasiswa Pancakarsa, bagi pendaftar yang lolos sekitar 2000an yang mengerucut menjadi 1.200 agar jangan dihilangkan dokumennya.

Dalam kesempatan yang lain Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Trian Turangga melaporkan bahwa, sebanyak 9.461 peserta mendaftarkan diri dalam Program Beasiswa Pancakarsa, pada seleksi pertama yang lolos hanya 1.946 orang.

“Para peserta gagal karena panitia melihat ketidaklengkapan berkas yang sudah diupload seperti tidak melampirkan ijazah, KTP, surat penerimaan, maupun persyaratan IPK 3,5 untuk yang masih aktif, ketika satu saja tidak lengkap maka kami nyatakan tidak lulus,” katanya.

“Setelah menetapkan 1.200 penerima beasiswa, peserta akan diminta untuk mengirimkan salinan dari berkas yang sudah mereka upload untuk kami lakukan validasi ulang, jika hasil validasi ulang ada peserta yang tidak melengkapi berkas tersebut, maka akan kami ganti dengan urutan yang berada dibawahnya,” tutupnya.***

Bupati Bogor dan Wakasal Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Tahap II di Cariu

0

Bogordaily.net – Markas Besar Angkatan Laut melalui Diskomlekal bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, melaksanakan Vaksinasi Tahan ke-2 kepada warga Kecamatan Cariu, di Stasiun Radio TNI Angkatan Laut, Kecamatan Cariu, Rabu 4 Agustus 2021.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI, Ahmadi Heri Purwono didampingi oleh Bupati Bogor, Ade Yasin memantau langsung jalannya kegiatan vaksin yang mendapatkan animo besar dari warga Kecamatan Cariu.

Selepas memantau jalanya vaksinasi, Wakasal Ahmadi Heri Purwono mengatakan, sebagian besar sumber daya manusia Angkatan Laut sedang difokuskan, untuk menyukseskan program pemerintah dalam hal ini herd immunity.

“Sebagian besar SDM kita sedang difokuskan untuk mensukseskan program pemerintah dalam hal mempercepat herd immunity. Kenapa kita laksanakan di Cariu, karena kita memang punya kantor disini, ini adalah Kantor Stasiun Radio Angkatan Laut. Alhamdulillah kita bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, yang hari ini Bupatinya juga langsung hadir mendampingi saya. Kegiatan ini merupakan yang kedua, seminggu yang lalu kita juga laksanakan. Kalau kita lihat tadi antusias masyarakat Cariu sangat besar terhadap kegiatan vaksinasi ini, itu yang menjadikan motivasi bagi kita, artinya bahwa kita semua sadar bahwa kita butuh herd immunity disaat seperti ini,” kata Heri Purwono.

Lebih lanjut, Heri juga mengingatkan kepada masyarakat yang sudah di vaksin, untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

Cariu
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI, Ahmadi Heri Purwono sedang melihat proses vaksinasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Tentunya saya juga ingatkan kepada masyarakat walaupun sudah divaksin harus tetap menjaga protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga tubuh, mengurangi mobilitas atau yang sekarang kita kenal dengan 6 M. Saya yakin kalau kita semua mempunyai kesadaran yang sama untuk menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar, mudah-mudahan masalah Covid-19 di Indonesia akan cepat selesai,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin menginginkan kolaborasi percepatan vaksin ini terus bergulir.

“Hari ini saya mendampingi Bapak Wakil Kepala Staf Angkatan Laut untuk meninjau langsung kegiatan vaksinasi, saya tidak menyangka di daerah yang jangkauannya jauh ini tetapi masyarakatnya sudah mulai sadar untuk ikut divaksin. Mudah-mudahan penyelenggaraan ini terus bergulir, kami dari Pemerintah Daerah, TNI dan juga Polri harus terus berkolaborasi untuk mempercepat vaksinasi,” kata Ade Yasin.

Ade juga menyampaikan vaksinasi di Kabupaten Bogor rutin dilaksanakan di 40 Kecamatan.

“Kita punya cukup banyak vaksinator di Kabupaten Bogor, vaksinator yang terlatih sudah ada 1.070 orang ditambah dengan tenaga-tenaga relawan. Kami juga Pemkab Bogor menyediakan vaksinasi setiap hari Senin dan Rabu di 40 Kecamatan, satu kecamatan targetnya 2.000, jadi dalam satu hari itu bisa 80.000 dikali dua 160.000, itu diluar dari hari Kamis yang kita laksanakan di Stadion Pakansari. Jadi kita kebut terus, mudah-mudaham target 20 persen untuk bulan Agustus itu 1,2 juta bisa tercapai dengan kolaborasi seperti ini,” ujarnya. Adv

Dirut BSI Pastikan Integrasi Rekening dan Cabang Rampung pada November 2021

0

Bogordaily.net – Direktur Utama (Dirut) PT Bank Syariah Indonesia atau BSI memastikan, proses integrasi operasional perbankan sampai dengan saat ini masih berjalan dengan baik.

Hery Gunardi menargetkan, pada 1 November 2021 seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia dapat terintegrasi dengan single sistem atau one system.

“Harapannya pada 1 November 2021, integrasi BSI sudah berjalan dengan one system, dan ini sekarang sedang kita selesaikan,” ucap Hery dalam diskusi secara virtual, Selasa 3 Agustus 2021.

Hery kembali menceritakan, integrasi rekening sudah dilakukan sejak April, yang sebelumnya pihak BSI membuat tiga pilot project di cabang Jakarta.

Kemudian setelah dilakukan pilot project, melakukan integrasi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Pada Juni lalu, BSI menyelesaikannya di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatera bagian selatan.

Sementara, untuk integrasi operasional bank tahap terakhir, akan dilakukan pada wilayah Jakarta, Jawa Timur dan Kalimantan.

“Awalnya kita mulai dari pilot project dulu, itu ada 3 cabang di Jakarta untuk mempelajari dalam melakukan integrasi,” ujar Hery.

“Kita punya fase terakhir, sekarang akan kita roll out di Jakarta kemudian di Jawa Timur dan terakhir Banjarmasin. Harapannya, di Agustus semua nasabah BNI Syariah dan BRI Syariah itu sudah terintegrasi dengan sistemnya BSI, dan semua cabang terintegrasi dalam sistem BSI,” pungkas Hery Gunardi.

Proses integrasi yang dimaksud terdiri dari migrasi rekening nasabah, layanan kartu ATM, hingga layanan perbankan digital.

Sebagai informasi, dalam proses merger BSI, rekening BNI Syariah dan BRI Syariah harus diintegrasikan ke rekening Bank Syariah Mandiri, yang menjadi sistem survival dari merger tersebut.

Sejak legal merger diteken, semua cabang Bank Syariah Mandiri sudah otomatis terintegrasi ke BSI.

Kemudian selanjutnya dilakukan migrasi dua bank lainnya. Adv

11 Manfaat Buah Mangga untuk Kesehatan Tubuh

0

Bogordaily.net – Buah mangga merupakan buah dengan banyak manfaat untuk tubuh dan kaya serat ini memang tak pernah diacuhkan oleh orang-orang.

Kesegaran buahnya yang menggoda kerap kali membuat orang berbondong-bondong untuk mengonsumsinya.

Terlebih saat ini sedang musim mangga, hampir semua tokoh buah menghiasi raknya dengan tumpukan buah mangga. Selain memiliki rasa yang enak, buah mangga memang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Dikutip dari Health Impact News, seorang Nutrisionis dan Fisiolog Mae Chan menjelaskan, alasan perlunya mengonsumsi buah mangga setiap hari, yakni:

1. Membersihkan Kulit Wajah

Buah mangga dapat membantu mengecilkan pori-pori dan membuat wajah lebih segar. Selain dengan cara dikonsumsi secara rutin, gunakan juga untuk perawatan di luar.

Caranya mudah saja, irislah buah mangga tipis-tipis kemudian tempelkan pada wajah selama 10 sampai 15 menit. Akhiri dengan mencuci wajah hingga bersih.

2. Menurunkan Berat Badan

Mangga kaya akan serat, vitamin dan nutrisi lain yang dapat membantu perut mudah kenyang. Mae Chan menambahkan buah ini memiliki peran dalam mempercepat proses pembakaran kalori dalam tubuh, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

3. Memiliki Sfat Alkali

Alkali memliki peran yang vital dalam menjaga kelancaran proses pencernaan dan mengeluarkan racun dalam tubuh. Nah, Mae Chan mengatakan mangga mengandung asam tartarat, asam malat dan asam sitrat yang memiliki peran dan fungsi layaknya alkali tubuh.

4. Mengontrol Gula Darah

Mangga memiliki kadar glikemik yang rendah, yaitu sekitar 41 sampai 60, sehingga tak akan meningkatkan kadar gula darah secara berlebihan. Namun begitu, kamu perlu memeriksa kadar gula darah agar konsumsi mangga tetap aman bagi tubuh. Begitu kata Mae Chan.

5. Meningkatkan Gairah Seksual

Kabar gembira bagi para pria nih. Pasalnya, buah mangga dapat meningkatkan gairah seksual khususnya pada pria.

Mangga memiliki kandungan vitamin E yang cukup melimpah. Vitamin ini dapat membantu mengontrol hormon seksual, baik pada pria maupun wanita.

6. Menyehatkan Mata

Yang satu ini juga tidak kalah penting untuk diketahui. Mae Chan mengungkapkan buah mangga kaya sumber vitamin A. Dalam satu cangkirnya, buah ini dapat menyumbangkan kebutuhan vitamin A harian hingga 25 persen. Vitamin A memiliki peran yang amat penting untuk menjaga kesehatan mata.

7. Melancarkan Pencernaan

Selain serat, mangga mengandung enzim yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan. Lebih jauh, Mae Chan menambahkan serat alami yang terkandung dalam mangga dapat berperan sebagai probiotik, sehingga dapat menjaga kesehatan organ pencernaan.

8. Mengatasi Dehidrasi

Sifat buah mangga yang kaya air, membuat buah ini cocok dihidangkan saat cuaca panas. Buatlah jus mangga segar, tambahkan sedikit gula atau madu serta air secukupnya. Hidangkan selagi dingin, agar dehidrasi pada tubuh dapat berangsur-angsur membaik.

9. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Alasan lain perlunya mengonsumsi mangga, yaitu karena kaya vitamin C dan 25 jenis karotenoid. Menurut Mae Chan, sumber nutrisi ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tak mudah mengalami sakit.

10. Menjadi Scrub Wajah

Bagi kamu yang ingin memiliki wajah mulus bebas jerawat, manfaatkan mangga ini untuk menggosok wajah secara rutin.

Mae Chan memberikan resep komplitnya dengan mencampurkan tumbukan mangga, madu dan susu. Setelah seminggu, rasakan perbedaannya.

11. Pilihan Camilan Sehat

Daripada makan menghabiskan waktu luang dengan ngemil snack yang tak jelas gizinya, mending memakan mangga yang sudah jelas nutrisi dan manfaatnya.

Kamu dapat langsung memakan buah ini atau membuatnya menjadi jus buah yang menyehatkan.***

Cek Lokasi Terkini Sim Keliling Hari Kamis 5 Agustus 2021

0

Bogordaily.net – Bagi yang ingin memperlanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) A maupun C, Polres Bogor Kota telah memperbarui lokasi terkini SIM keliling di Kota Bogor.

Dilansir dari akun Twitter @PolresBogorKota, lokasi terkini SIM Keliling Polres Bogor hari ini, Kamis 5 Agustus 2021, berada di Yogya Dramaga.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Polres Kota Bogor melayani pelayanan SIM keliling Bogor yang bisa merapat ke lokasi yang sudah di tentukan diantaranya, layanan SIM keliling khusus untuk perpanjang dan melayani SIM online.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Layanan SIM Keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C, yang dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru.

Layanan SIM keliling Kota Bogor berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80 ribu untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75 ribu untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku,
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli,
3. Bukti Cek Kesehatan.

Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M).***