Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7048

Sekda Paparkan Pancakarsa dengan Kuliah Singkat di Pelatihan Dasar CPNS

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin, memaparkan Pancakarsa dalam kuliah singkat di Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Bogor secara virtual, bertempat di Ruang Rapat III, Setda Kabupaten Bogor, Selasa 2 Agustus 2021.

Sekda menjelaskan terkait Karsa Bogor Cerdas yaitu untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebutuhan prasarana pendidikan, meningkatkan kualitas tenaga dan kesiapan tenaga pendidikan.

Berikutnya memberikan bantuan beasiswa terhadap putra-putri berprestasi tahun ini sebanyak 1.000 beasiswa, bagi yang berprestasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

“Selanjutnya pelayanan PKBM pesantren Salafiyah, meningkatkan moral peserta didik dengan menambah 4 jam pendidikan agama dan pendidikan keagaman. Jadi sekolah-sekolah itu meminta diadakannya mulok di hari-hari tertentu mereka harus mengaji baik di SD maupun SMP untuk yang bergama Islam, untuk selain yang beragama Islam ada program lain seusai dengan agamanya tersendiri yang penting pengembangan sekolah inklusif tentang keagamaan,” katanya.

Selain itu Karsa Bogor Sehat yang ingin Pemerintah Kabupaten Bogor capai adalah peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD dan Puskesmas, Pemerintah Kabupaten Bogor punya 4 RSUD yaitu RSUD Cibinong, RSUD Lewiliang, RSUD Ciawi, RSUD Cileungsi dan 101 Puskesmas se-Kabupaten Bogor.

Ditambah rumah sakit swasta dan 2 rumah sakit negeri di ATS di bawah TNI Angkatan Udara dan rumah sakit khusus paru-paru, dibawah Kementerian Kesehatan di Cisarua jadi totalnya ada 29.

Kuliah singkat
Peserta kuliah singkat di Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Bogor secara virtual, bertempat di Ruang Rapat III, Setda Kabupaten Bogor, Selasa 2 Agustus 2021. (istimewa/Bogordaily.net)

“Pembangunan RSUD di Bogor Utara insyaallah akan dibangun untuk masyarakat yang berada di daerah Ciseeng, Parung, Kemang, Gunung Sindur bisa berobatnya di RSUD Bogor Utara, lokasinya di ujung perbatasan dengan wilayah Kecamatan Ciseeng. Mudah-mudahan di tahun 2021 ini bisa di mulai pembangunannya dan tahun 2022 sudah bisa dipakai rumah sakitnya. Berikutnya Bogor Siaga, kami sudah menyiapkan seluruh desa diberikan mobil siaga,” katanya.

Terkait Karsa Bogor Maju, Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan reformasi dan tata kelola pemerintahan, termasuk bekas UPT Pendidikan per kecamatan itu sudah dialihkan menjadi Kasi Pendidikan, juga akan di bentuk 40 UPT Disdukcapil yang sekarang baru dibentuk 7 UPT.

Selanjutnya kata Burhanudin, optimaliasi teknologi banyak yang hal sudah dilakukan salah satunya adalah teras milenial, seperti dibangunnya beberapa titik wifi di setiap Kecamatan, smart city dan smart village, peningkatan kompetisi dan daya saing, membangun lembaga sertifikasi ketenagakerjaan seperti career center untuk para pelamar kerja.

“Kaitan dengan Bogor Maju, pelayanan kepada masyarakat bagi pencari kerja, bisa datang ke Graha Pancakarsa, bila membutuhkan administrasi atau sebagainya akan dibantu, berikutnya pemberian bantuan UMKM untuk masyarakat di setiap kecamatan, peningkatan kualitas Pemerintahan Desa, kami akan mendorong dan mendukung Bumdes yang ada di setiap desa,” imbuhnya.

Kemudian Karsa Bogor Membangun, pembangunan desa dengan pemantapan jalan desa serta mempercepat pembangunan infrastruktur, dengan Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang merupakan program dari Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Oleh sebab itu mudah-mudahan ini menjadi program unggulan.

“Ada 152 jembatan rawayan yang harus dibangun se Kabupaten Bogor. Tahun kemarin kita bangun
6 jembatan, di perubahan anggaran tahun ini Pemerintah Kabupaten Bogor akan membangun 32 jembatan rawayan,” tambahnya.

Kemudian Karsa Bogor Berkeadaban dilakukan dengan cara meningkatkan kesalehan sosial, dengan penambahan jam pendidikan agama dan kegiatan keagaman, yang biasa disebut program Bogor Ngaos.

Kemudian bantuan legalitas Pontren, Progran Nobat, Jumat Keliling dan juga membangun Islamic Center. ***

4 Kebijakan Pemkab Bogor tentang Diperpanjangnya PPKM level 4

0

Bogordaily.net – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 resmi diperpanjang sampai 9 Agustus 2021.

Berikut adalah 4 kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkait perpanjangan PPKM Level 4:

1. Mencermati Kebijakan Pemerintah pusat yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 selama 7 hari, terhitung sejak 3 Agustus 2021 sampai dengan 9 Agustus 2021.

Aturan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi yang disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang disiarkan langsung di Youtube Sekretariat Presiden RI, Senin 2 Agustus 2021.

2. Sebagaimana Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/385/Kpts/Per-UU/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif Melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 di Kabupaten Bogor, bahwa pemberlakuan PPKM Level 4 berakhir pada tanggal 2 Agustus 2021.

3. Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat, dan akan memperpanjang PPKM Level 4 terhitung mulai tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2021.

4. Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Bogor akan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Bogor mengenai perpanjangan PPKM Level 4 ini.***

Duh! JoMan Sarankan Dana Baliho Puan Maharani di Kasih Warga

Bogordaily.net – Kader PDIP di parlemen dan daerah ramai-ramai memasang baliho Ketua DPR RI Puan Maharani mendapatkan sorotan dari Kelompok relawan Jokowi, Jokowi Mania atau JoMan Imanuel Ebenezer.

Pria yang akrab dipanggil Noel menyarankan, agar biaya pemasangan baliho Puan tersebut disumbangkan ke warga.

“Elite PDIP akhirnya menyambut tantang JoMan, tapi persoalannya dalam kondisi pandemi ini etiskah seorang Ketua DPR dan elite-elite di PDIP melakukan hal semacam itu dan ini benar-benar kontra produktif dengan situasi sekarang,” katanya, Senin 2 Agustus 2021.

Noel menilai pemasangan baliho Puan memakan biaya tinggi. Oleh sebab itu, Noel menyarankan kepada kader PDIP biaya pemasangan baliho itu disumbangkan untuk warga yang menjalan isolasi mandiri atau isoman.

“Karena kita lihat satu baliho atau pasang reklame di jalan-jalan itu pasti akan makan biaya tinggi dan saran kami lebih baik elite-elite di PDIP patungan gajinya buat mereka yang isoman yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang tidak memadai, saran kita sumbangkan saja uang mereka buat rakyat yang sedang kesusahan dari pada pasang-pasang baliho,” ujarnya.

Noel ingin Puan dan kader PDIP memberikan perhatian kepada warga yang terdampak pandemi dibandingkan memasang baliho. Biaya baliho menurut Noel bisa dijadikan pula untuk paket sembako dan obat.

“Seharusnya sekelas Ketua DPR RI bisa menghadirkan keberpihakannya bukan menghadirkan baliho-baliho di tengah pandemi, lebih baik uang pasang balihonya dijadikan paket sembako atau beli obat buat rakyat yang sedang kesusahan,” imbuhnya.***

 

Dua Bocah di Nanggung Bogor Tersambar Petir Usai Main Kincir Angin

0

Bogordaily.net – Sungguh nahas nasib dua bocah di Kampung Sidempok, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Keduanya tewas setelah tersambar petir pada Senin 2 Agustus 2021 sore.

Seorang warga sekitar Makmur mengatakan, kejadian itu berawal saat AW (6) AD (12) dan FA (13) sedang bermain kincir angin di Kampung Pasir Peundeui, Desa Bantar karet. Lokasi itu sering dijadikan sebagai tempat bermain kincir angin atau bermain layangan.

Makmur menceritakan, sekitar pukul 15.30 Wib hujan cukup deras. Disekitar lokasi ditemukannya AD dan FA, banyak tumbuh pohon kelapa dan pohon Kecapi.

“Ketiga bocah itu berteduh di bawah pohon,” terang Makmur.

Tiba-tiba, kata Makmur, terdengar suara petir menggelegar.

Berdasarkan informasi yang didapat Makmur dari AW, tempat ke tiga anak itu dismbar petier. Petir membuat AD dan FA terpental tak sadarkan diri.

Beruntung AW terhindar dari sambaran petir, melihat kedua temannya terkapar. AW bergegas pulang untuk meminta pertolongan.

AW (6) mendatangi temannya IQ, kepada IQ  AW memberitahukan jika AD (12) terkapar tidak sadarkan diri akibat sambaran petir.

“Setelah mendapat kabar, saya bersama warga mencari ke AD kondisinya masih hujan lebat. Mereka ditemukan di semak-semak. Ternyata di lokasi itu bukan hanya AD saja yang terkapar tetapi FA juga terkapar,” beber Makmur.

Melihat ada dua anak yang terkapar. Makmur bersama sejumlah orang warga setempat, berusaha mengevakuasi AD dan FA. Diduga keduanya tersambar petir saat sedang berteduh di bawah pohon.

“Kita bawa ke klinik di kampung Bongas, dan dinyatakan oleh dokter disana bahwa kedua korban itu dinyatakan meninggal dalam perjalanan.” pungkasnya.***

Rhoma Irama Berduka, Personel Soneta Grup Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Rhoma Irama tengah berduka. Hal ini lantaran salah satu personel Soneta Grup, Abdul Hadi, pemain suling formasi pertama meninggal dunia.

Kabar ini dibagikan lewat postingan di akun Instagram pribadinya @rhoma_official, pada Minggu (1 Agustus 2021).

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya atas nama Keluarga besar #SONETA Group menyatakan sangat berduka cita atas wafatnya Haji Abdul Hadi yang merupakan pemain suling #SONETA formasi pertama,” tulis Rhoma Irama di keterangan caption.

Oleh karena itu, Rhoma Irama dan keluarga besar Soneta meminta doa dan maaf mewakili almarhum.

“Teriring do’a semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah beliau, dan mengampuni segala dosa beliau, serta mendapatkan tempat yang terbaik dan mulia disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin Allahumma Aamiin. Allahummaghfirlahuu Warhamhuu Wa’afiihi Wa’fuanhuu,” ungkap Rhoma Irama.***

Arab Saudi Batasi Jamaah Umrah Hanya 20 Ribu Orang 

0

Bogordaily.netOtoritas Saudi akan membatasi jumlah jamaah yang melaksanakan umrah hanya 20 ribu orang pada gelombang pertama.

Jumlah itu sudah termasuk jamaah internasional, mengingat Kerajaan Saudi sedang bersiap memulai kembali umroh pada 10 Agustus.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Hisham Saeed mengatakan, ada beberapa batasan mengenai jamaah umrah dari luar Saudi yang diizinkan melaksanakan ibadah ini.

Salah satunya, mereka berasal dari negara yang masuk daftar hijau Covid-19 yang dibuat kerajaan.

Dilansir di Mehr News, Kementerian Kesehatan dan Otoritas Penerbangan Sipil Umum juga disebut akan membuat peraturan lainnya untuk negara-negara di luar daftar hijau.

Jumlah jamaah haji ini disebut akan ditingkatkan secara bertahap pada periode berikutnya.

Jemaah asing kini memiliki akses ke lebih dari 6.000 agen umrah eksternal dan sekitar 30 situs web maupun platform untuk membantu mereka membuat reservasi perjalanan ibadah umrah.

Mengutip dari Republika, selama pelaksanaan musim haji 2021, pihak berwenang membatasi hanya dilakukan oleh 60 ribu penduduk dan warga Saudi.

Mereka yang ingin menunaikan ibadah haji juga harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk sudah menerima dua dosis vaksinasi, bebas dari penyakit kronis dan berusia antara 18-65 tahun.

Pihak berwenang mengatakan, tidak ada kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di antara para peziarah selama pelaksanaan haji tahun ini.***

Kemenag Proses Pencairan Dana BOS Madrasah Tahap II

0

Bogordaily.net – Pencairan dana Biaya Operasional (BOP) Raudlatul Athfal (RA) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I sudah selesai dilakukan.

Total ada Rp3,62 triliun dana yang sudah disalurkan Ditjen Pendidikan Islam untuk sekitar 48 ribu madrasah swasta.

Ini belum termasuk anggaran BOP RA yang dicairkan Kanwil Kemenag Provinsi dan BOS Madrasah Negeri yang anggarannya sudah ada di satker masing-masing.

Kini, Kemenag bersiap untuk pencairan dana BOS Madrasah swasta Tahap II tahun 2021.

“Ditjen Pendidikan Islam tengah memproses pencairan BOS Madrasah swasta tahap II. Anggaran yang akan disalurkan mencapai Rp3,668 triliun,” terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Senin (2 Agustus 2021).

Menurut Menag, tahun ini Kementerian Agama mengalokasikan anggaran BOP RA dan BOS Madrasah hingga Rp10,077 triliun. Jumlah ini terdiri atas Rp7,319 triliun untuk madrasah swasta yang dicairkan oleh Ditjen Pendidikan Islam.

Sementara itu, Rp1,958 triliun untuk madrasah negeri dan anggarannya sudah ada di masing-masing satker madrasah negeri, serta Rp800,670 miliar untuk RA yang anggarannya dicairkan oleh Kanwil Kemenag Provinsi atau Kakankemenag Kab/Kota.

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani merinci anggaran BOS madrasah swasta tahun 2021. Menurutnya, sebanyak Rp3,079 triliun dialokasikan untuk 3.422.021 siswa Madrasah Ibtidaiyah atau MI (42%).

Sebanyak Rp2,746 triliun untuk 2.496.647 siswa Madrasah Tsanawiyah atau MTs (38%). Sementara untuk 995.274 siswa Madrasah Aliyah (MA), dialokasikan Rp1,492 triliun (20%).

“BOP RA dan BOS Madrasah diberikan per tahun. Besaran BOP RA, 600 ribu per siswa, BOS MI, Rp900ribu per siswa, BOS MTs Rp1,1 juta per siswa, dan BOS MA, Rp1,5 juta per siswa,” jelas pria yang akrab disapa Dhani ini.

“Proses pencairan dimungkinkan sudah bisa dilakukan pada bulan Agustus ini. Saya harap dana BOP RA dan BOS Madrasah ini bisa dioptimalkan juga untuk mendukung penguatan digitalisasi madrasah,” pesannya.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi meminta RA dan madrasah untuk segera memproses pencairan BOP dan BOS tahap II.

Ada sejumlah mekanisme yang harus diselesaikan dan itu sudah dituangkan dalam pedoman, mulai upload berkas administrasi, verifikasi, hingga teknis pencairan di bank.

Dijelaskan Isom, untuk memudahkan RA dan madrasah, pihaknya sudah menyiapkan layanan berbasis digital melalui Portal https://bos.kemenag.go.id. Jika ada permasalahan atau kesulitan, RA dan madrasah juga dapat menghubungi Madrasah Digital Care melalui Whatsapp 081147402020.

“Gunakan dana bos sesuai aturan yang berlaku dan untuk mempercepat peningkatan capaian pembelajaran,” pesan Isom.

“Gunakan dana bos secara efektif dan efisien, tepat sasaran, tepat waktu dan tepat laporannya,” tandasnya.***

Indosement Bagikan Susu dan Vitamin untuk Pewarta

0

Bogordaily.net – PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, menunjukan kepeduliannya kepada para pewarta di Kota dan Kabupaten Bogor yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dengan mengirimkan paket bantuan berupa susu cair dan vitamin, 2 Agustus 2021.

“Bantuan susu cair dalam kemasan serta vitamin, tujuannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas para pewarta Bogor Raya, baik dari PWI Kota/Kabupaten Bogor maupun IJTI, agar tidak terpapar Covid -19 varian Delta,” kata Perwakilan Tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indocemen Suyono, usai penyerahan bantuan di Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Kesehatan Nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Suyono mengungkapkan, gagasan berupa bantuan susu dan vitamin kepada insan pewarta itu, datang dari Direktur and Corporate Secretary Indocement Antonius Marcos, yang kemudian disampaikan kepada tim corporate communication.

“Pesan dari jajaran direksi yang dititipkan melalui corporate communicatioan, di masa pandemi Covid -19 ini, agar semua pewarta khususnya di Bogor yang tergabung di PWI serta IJTI tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat meliput berita,” ujarnya.

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti, didampingi jajaran pengurus dan anggota mengapreasiasi paket bantuan susu cair kemasan dan vitamin dari Indocement.

“Selama masa pandemi ini, Indocement banyak memberikan perhatian kepada PWI. Bantuan vitamin dan susu cair ini sangat bermanfaat bagi kami (pewarta-red) dalam menjaga imunitas tubuh agar tidak terpapar Covid -19,” tegasnya.

Arihta berharap, kerja sama Indocement dengan organisasi wartawan di Bogor, tak hanya PWI terus terjalin.

“Sebagai ketua PWI dan atas nama seluruh anggota kami hanya bisa mengucapkan terima kasih atas kepedulian Indocement selama ini, terlebih di masa pandemi,” katanya menutupi. (*)

Mangkir Latihan, Sinyal Herry Kane Bakal Hengkang?

0

Bogordaily.net– Harry Kane tak muncul di latihan pramusim Tottenham Hotspur. Hal ini membuat rumor kepindahannya pun kian berhembus kencang.
Diberitakan Sky Sports, Senin 2 Juli 2021, Kane seharusnya dijadwalkan datang pagi ini waktu setempat ke markas latihan Tottenham di Hotspur Way, Enfield untuk memulai persiapan jelang kompetisi. Diketahui, ia baru saja berlibur usai tampil membela Inggris di Euro 2020.

Namun rupanya Kane tak menunjukkan batang hidungnya. Jurnalis The Guardian, Fabrizio Romano juga menyebut absennya Kane disebabkan keinginannya sendiri, bukan karena hal lain.

Sontak hal ini menimbulkan tanda tanya, apakah ini sinyal Kane kepada manajemen Tottenham untuk menjual dirinya ke klub lain? Diketahui, ia sudah menyatakan keinginan pindah pada Mei lalu, namun Tottenham masih ingin mempertahankan pria 28 tahun itu.

Manchester City sudah mengajukan penawaran 100 juta Pound untuk mendapatkan tanda tangan Kane pada Juni lalu, namun ditolak. Mengingat kontrak Kane masih tersisa sampai 2024, Tottenham jelas punya posisi yang kuat dalam bernegosiasi, dan tentunya akan meminta harga lebih.

Keinginan Kane untuk pindah diyakini karena Tottenham tak kunjung berhasil meraih trofi. Selama berseragam The Lilywhites, capaian terbaik Kane hanya runner-up Liga Champions 2019 dan dua kali runner-up Piala Liga Inggris (2015 dan 2021).

Padahal, secara individu, Kane mampu tampil baik. Selama tujuh musim terakhir, catatan golnya per musim tak pernah kurang dari 24 gol. Bisa jadi, Kane merasa tak dibekali dengan skuad yang mumpuni untuk bisa bersaing merebut gelar.

Apalagi, Tottenham finis di luar zona Liga Champions selama dua musim terakhir. Tentu Kane ingin kembali bertanding di Liga Champions, bersaing dengan para pemain dari klub-klub terbaik seantero Eropa.***

Kasus Tertinggi Covid-19 di Kaltim Masih di Kota Balikpapan

0

Bogordaily.net – Kota Balikpapan masih menjadi penyumbang kasus tertinggi harian Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur dengan tambahan 391 kasus terkonfirmasi positif pada Minggu (1 Agustus 2021), bersumber dari Antara.

Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan bahwa tambahan kasus terkonfirmasi positif di Kaltim sebanyak 1.716 kasus.

Tambahan kasus terkonfirmasi positif lainnya terjadi di Berau 149 kasus, Kutai Barat 243 kasus, Kutai Kartanegara 287 kasus, Kutai Timur 169 kasus, Mahakam Ulu 81 kasus, Paser 131 kasus,Penajam Paser Utara 67 kasus, Bontang 90 kasus dan Samarinda 108 kasus.

Andi menambahkan, untuk kasus kesembuhan juga mengalami penambahan sebanyak 1.727 kasus dan Kutai Kartanegara menjadi penyumbang kasus sembuh terbanyak dengan tambahan 650 kasus.

“Tambahan kasus sembuh lainnya terjadi di Berau 126 kasus, Kutai Barat 29 kasus, Kutai Timur 120 kasus, Paser 72 kasus, Penajam Paser Utara 56 kasus, Balikpapan 357 kasus, Bontang 109 kasus dan Samarinda 208 kasus,” kata Andi.

Akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim sebanyak 119.223 kasus dan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 92.619 kasus.

Andi melanjutkan untuk kasus meninggal dunia juga mengalami penambahan sebanyak 78 kasus dengan rincian di Berau 6 kasus, Kutai Barat 3 kasus, Kutai Kartanegara 6 kasus.

Lalu ada Kutai Timur 17 kasus, Paser 1 kasus, Penajam Paser Utara 2 kasus, Balikpapan 27 kasus, Bontang 5 kasus dan Samarinda 11 kasus.

“Jumlah keseluruhan pasien Covid-19 meninggal dunia di Kaltim sebanyak 3.423 kasus,” imbuh Andi.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim per 1 Juli 2021 menyebutkan pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan baik di Rumah Sakit maupun Isolasi Mandiri sebanyak 23.181 orang.

Pasien tersebut tersebar di Balikpapan sebanyak 7.551 orang, Kutai Kartanegara 3.430 orang, Kutai Timur 2.302 orang, Bontang 2.274 orang dan Kutai Barat 2.186 orang.

Selanjutnya, Samarinda 1.802 orang, Berau 1.452 orang, Panajam Paser Utara 835 orang, Paser 815 orang dan Mahakam Ulu 491 orang.***