Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7112

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Warung Kopi

Bogordaily.net – Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan seorang wanita yang tewas di warung kopi di Jalan Abdullah bin Nuh, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 23 Juli 2021 lalu.

“Pelaku pembunuhan sudah disebut oleh saksi dan sedang dikejar,” kata Wakil Kepala Polresta Bogor Kota AKBP Ferdi Irawan, Senin 26 Juli 2021.

Menurut Ferdi, saksi sekaligus yang menjadi korban kekerasan mengenal pelaku yang menghabisi nyawa wanita bernama Nur Aliah.

“Iya mengenal. Saksi sekaligus korban menyatakan ada kekerasan,” ujar Ferdi.

Nuraliah tewas setelah dihantam dengan benda tumpul oleh seorang pria pada Jumat sekitar pukul 05.30 WIB. Selain korban tewas penyerangan itu membuat Disa Fitriyani (20), anak dari Nuraliah, mengalami luka.

“Korban meninggal dipukul pakai bambu atau kayu. (Anaknya) alami luka,” kata Ferdi.

Diberitakan sebelumnya, Nur Aliayah, seorang pemilik warung kopi di Jalan Abdullah Bin Nuh Bogor Barat, Kota Bogor, tewas akibat sejumlah luka di tubuhnya. Sementara anak gadisnya bernama Disa, masih dalam perawatan di rumah sakit dengan luka serupa.

“Benar kejadian itu, ada satu korban yang meninggal dunia atasnama Nur Aliayah dan yang satu mengalami luka atasnama Disa,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro, Jum’at 23 Juli 2021.

Peristiwa tersebut, pertama kali diketahui sekitar pukul 05:30 WIB oleh dua petugas kebersihan Kota Bogor, yakni Suhendar dan Zaenudin, yang sedang membersihkan sampah di sepanjang Jalan Raya Abdullah Bin Nuh.***

THE 1O1 Bogor Suryakancana Hadirkan Menu Baru, Djoeragan Croffle

Bogordaily.net – Viral di media sosial (medsos), kini pastry hits Croffle ada di Bogor loh, yakni hadir Djoeragan Croffle ala THE 1O1 Bogor Suryakancana.

Saking ramainya, THE 1O1 Bogor Suryakancana tidak ingin ketinggalan untuk menu barunya dengan jajanan yang sedang trend saat ini yaitu Djoeragan Croffle.

Cocok dimakan saat sarapan atau dengan ice cream, Djoeragan Croffle ini bisa didapatkan dengan harga Rp 50 ribu per porsi.

Marketing Communication Manager THE 1O1 Hotel Bogor Suryakancana, Restiana Pradestiawati menurutkan dengan harga yang terjangkau, pengunjung bisa menikmati Croffle dengan beberapa saus.

Djoeragan croffle
Djoeragan Croffle, dengan 3 pilihan saus mapple, cheese dan chocolate. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Crofflenya sendiri berisi 4 pcs dalam 1 kotaknya dengan tiga pilihan saus pilihan yakni mapple, cheese dan chocolate sauce,” ucap Restiana, Senin 26 Juli 2021.

Croffle adalah salah satu makanan pastry, yang sedang hits dan memiliki konsep gabungan antara croissant dan waffle.

Kemudian, Croffle dibuat dengan cara memasukan adonan croissant ke dalam cetakan waffle.

Teksturnya tidak terlalu kering seperti croissant, tetapi lebih padat daripada croissant pada umumnya. Cemilan ini pun bisa dimodifikasikan sesuai dengan selera.

Mau cobain pastry hits ini? Yuk pesan melalui nomor 0251-756-5101 atau dapat langsung Direct Message (DM) ke Instagram hotel @the1o1bogorsk. Adv

Teten Masduki Apresiasi Transformasi Digital pada UMKM

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memuji kerja sama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek dengan Grab Indonesia, untuk mendigitalisasi usaha mikro kecil dan menengah. Menurutnya kerjasama itu dapat membantu akselerasi transformasi digital para pelaku UMKM dalam mencapai target Presiden Joko Widodo sebesar 30 juta UMKM.

“Saya melihat kerja sama ini menyelaraskan, dan mengombinasi ekonomi digital Grab dengan grup Emtek. Saya yakin dapat membantu akselerasi transformasi digital para pelaku UMKM sesuai target Presiden 30 juta UMKM akan hadir ekosistem digital di 2024,” ujar Teten dalam Peresmian Kerja Sama Strategis Grab dan Emtek Berdayakan UMKM di Ekosistem Digital secara virtual, Senin 26 Juli 2021.

Teten menambahkan, transformasi digital pada UMKM tidak hanya mendatangkan para pelaku platorm digital. Akan tetapi, transformasi itu harus bisa meningkatkan literasi digital para UMKM.

Selain itu, terangnya, transformasi ini juga bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, hingga akses pasar yang luas.

“Saya melihat poin-poin tersebut sudah jadi perhatian Grab dan Emtek melalui kolaborasi ini, untuk itu melalui momen bahagia ini, kerja sama ini bisa melahirkan ide-ide maupun inovasi pilihan baik dalam bentuk aktivasi yang berdampak langsung serta jadi lokomotif yang mendorong UMKM kita ke rantai pasok,” ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director, Emtek Group) Sutanto Hartono mengatakan, untuk melakukan tranformasi digital untuk UMKM, perseroan bersama Grab menghadirkan Festival Kota Mapan.

Adapun, Festival Kota Mapan (Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan) ini adalah program akselerator untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM di kota-kota sampai ke kota kecil di tingkat kabupaten.

Festival ini akan digelar pertama kali di Solo pada September 2021 mendatang.Selain Solo, Festival Kota Mapan juga akan digelar di berbagai daerah lainnya.

“Kami berharap dengan Festival Kota Mapan dan berbagai inisiatif lainnya, bekerja sama juga dengan berbagai instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat maupun partner korporasi lainnya, kami akan melakukan upaya yang konkrit untuk membawa sebanyak mungkin pelaku UMKM untuk berpartisipasi ke ekonomi digital,” imbuhnya.***

 

Bikin Ngakak! Meme Makan di Warteg dengan Durasi 20 Menit PPKM Level 4

Bogordaily.net – Pemerintah resmi memperpanjang PPKM Level 4 di beberapa wilayah di Jawa dan Bali hingga 2 Agustus mendatang guna menekan laju penularan Covid-19.

Dalam aturan yang baru, kini masyarakat boleh makan di restoran, warung makan dan pedagang kaki lima.

Dalam PPKM Darurat dan PPKM Level 4 sebelumnya, restoran, warung makan hingga PKL tidak diperkenankan melayani pengunjung makan di tempat.

Mereka hanya menjual makanan untuk dibawa pulang atau biasa disebut take away.

“Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka, diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimum waktu makan setiap pengunjung 20 menit,” tutur Presiden Jokowi lewat konferensi pers, Minggu (25 Juli 2021)

Merespon aturan baru itu, netizen pun membuat meme, mengilustrasikan bagaimana jika makan di warteg hanya dalam waktu 20 menit.

Meme-meme yang beredar seperti pun banyak yang bikin ngakak bagi yang lihat. Apa saja sih? Yuk kita lihat..

1. Supaya hemat waktu, jangan terlalu lama pilih-pilih makanan.

Level

2.Waktu mepet sampe lupa minum.

Level

3. Makan di Warteg kayak ikutan lomba.

Level

4. Ngga bakalan sempet posting foto makanan.

Level

5. Harus fokus milih menu biar waktunya pas.

Level

Lucu juga ya, pastinya kocak jadi bikin ngakak.***

Mobil Canggih Wuling Mini EV Resmi Mendarat di Indonesia

0

Bogordaily.net – Mobil listrik Wuling Mini EV resmi mendarat di Indonesia. Beberapa unit sudah terlihat berada di Indonesia dan sedang antre untuk dibawa menggunakan truk.

Hak itu dikutio dari YouTube @lukman avengers, Senin 26 Juli 2021. Tipenya bukan hanya yang standar, ada juga Macaron yang menjadi versi paling mewah.

Sayangnya, semua unit dibekali dengan setir di posisi kiri. Dan masih belum diketahui, apakah mobil tersebut untuk dijual atau sekadar dipamerkan saja.

Kendaraan berukuran mungil itu telah laku sebanyak 29 ribuan unit, sementara Model 3 hanya 16 ribuan unit.

Pabrik Wuling yang ada di Negeri Tirai Bambu, mampu memproduksi Wuling Mini EV sebanyak 50 ribu unit per bulan. Model ini ditawarkan dengan harga mulai dari 28.800 Yuan, atau setara Rp 64 jutaan.

Wuling Mini EV yang dihadirkan perdana pada 2020, memiliki dimensi panjang 2,9 meter, lebar 1,49 meter dan tinggi 1,6 meter.

Bobotnya dalam kondisi kosong kurang dari 700 kilogram, dan hanya bisa diisi dua orang saja.

Wuling mini
Interior dalam mobil Wuling Mini EV. (istimewa/Bogordaily.net)

Mobil ini dibekali motor listrik yang bisa menghasilkan tenaga 17,4 daya kuda serta torsi 85 Newton meter.

Ada dua pilihan baterai, 9,2 kilo Watt hours dengan jarak tempuh 120 kilometer dan 13,8 kWh yang menyimpan daya listrik untuk penggunaan sejauh 170 km.***

Mendagri: Selama PPKM Level 4, Makan di Warteg Maksimal 20 Menit!

BOGORDAILY- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan soal aturan dine-in atau makan di tempat di warung makan. Tito mengatakan waktu 20 menit makan ditempat untuk mencegah penularan.

“Jadi makan tanpa banyak bicara, dan kemudian 20 menit cukup, setelah itu berikan giliran pada anggota masyarakat lain. Ini para pelaku usaha tolong bisa memahami itu, kenapa waktunya pendek untuk berikan waktu yang lain supaya tidak terjadi pengumpulan di rumah makan itu, kalau banyak ngobrol tertawa, kemudian sambil berbincang itu rawan penularan,” ujar Tito dalam keterangan persnya, Senin (26/7/2021).

Tito menjelaskan agar aturan PPKM level 4 dengan penyesuaian ini efektif, perlu dukungan dari pemilik usaha. Termasuk pengawasan dari Pemda dan kepolisian-TNI.

“Jadi memang ada tiga pihak yang penting untuk bisa efektifnya berlaku aturan ini,” kata Tito.

Eks Kapolri itu menerangkan secara prinsip durasi makan di tempat 20 menit dinilai cukup. Hal itu juga tercantum dalam Inmendagri perpanjangan PPKM level 4 dengan sejumlah penyesuaian.

“Tidak membuat kegiatan yang membuat terjadinya droplet bertebaran seperti ngobrol keras, ketawa keras, mungkin kedengarannya lucu tapi di luar negeri beberapa negara lain sudah lama dilakukan itu,” jelasnya.

Tito juga minta pemilik usaha warung melakukan pengawasan. Harapannya Satpol PP dan personel TNI-Polri bisa memastikan aturan PPKM level 4 berjalan dengan baik.

“Ssatpol PP dibantu Polri-TNI memastikan aturan ini bisa berjalan mulai dari yang persuasif, pencegahan, sosialisasi sampai ke langkah-langkah koersif tentunya dengan cara-cara yang santun dan tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan,” kata Tito. (dtk)

Demo Penolakan PPKM Ricuh, Sejumlah Orang Ditangkap

0

Bogordaily.net – Polisi membubarkan sejumlah massa yang hendak melakukan demo menolak pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di depan Pendopo Bupati Lebak, Banten Senin 26 Juli 2021. Pembubaran oleh polisi itu ricuh. Sejumlah orang ditangkap dan dimasukkan ke truk polisi.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardy, menjelaskan pembubaran dilakukan karena aksi tersebut melanggar aturan.

“Selain melanggar aturan PPKM, aksi unjuk rasa tidak memiliki izin,” kata Edy.

Massa sempat membagikan selebaran yang berisi tentang pernyataan sikap menolak PPKM. Dalam selebaran itu, mereka menyatakan penerapan PPKM Darurat oleh pemerintah memberatkan masyarakat kecil, terutama yang mendapatkan penghasilan harian.

Massa yang menamakan Social Justice itu juga menuntut transparansi dana penanganan covid-19. Mereka juga meminta petugas gabungan Satgas Covid-19 diminta tidak represif saat bertugas.

Kabupaten Lebak masuk ke dalam level 3 penerapan PPKM Darurat. Semua kegiatan yang memicu kerumunan dilarang selama PPKM level 3.

Kata Edy, pembubaran juga dilakukan untuk mencegah terjadi penularan covid-19. Menurut Edy, demonstrasi berpotensi menyebabkan klaster dan menambah kasus positif corona.

“Langkah tegas dilakukan demi keselamatan rakyat dan mencegah penyebaran covid-19 di Banten. Biarkansaja proses berjalan, kalau dibiarkan akan banyak masyarakat yang terkonfirmasi covid-19,” terangnya.

Menurut Edy, sudah banyak yang dilakukan pemerintah semenjak awal pandemi covid-19 hingga saat ini, seperti pembagian sembako, pemberian bantuan sosial (bansos) hingga dilakukannya vaksinasi massal.

Dia mengaku, semua dilakukan pemerintah untuk melindungi warga Indonesia dari paparan covid-19 maupun keselamatan warganya. Sehingga masyarakat diminta mengikuti semua aturan yang sudah dibuat pemerintah.

“Banyak anggaran negara yang sudah dikeluarkan untuk atasi pandemi yang menjalar ke seluruh dunia. Antara lain membuat aturan hukum untuk dilaksanakan agar masyarakat tidak terpapar covid-19,” ujarnya.

 

Luar Biasa! Korem 061/SK Sudah Dapat Lampaui Target Vaksinasi

Bogordaily.net –  Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M, meninjau kegiatan serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Korem 061/Suryakancana.

Vaksinasi tersebut bertempat di Aula Jamin Purba Yonif 315/Grd Jalan Mayjen Ishak Djuarsa, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (25 Juli 2021)

Pelaksanaan kegiatan tersebut bekerjasama dengan Vihara Dhanagun Bogor dan FMP (Festival Merah Putih) dengan pelaksana Vaksinator adalah Tim Denkesyah III/I dan dari RS.Salak Bogor.

Hari ini vaksinasi diberikan kepada 1500 Orang. Mereka yang akan divaksin tersebut telah mendaftar melalui 3 jalur, yakni melalui jalur Babinsa Dim 0621 sebanyak 300 orang, melalui Kodim 0606 sebanyak 100 orang serta melalui Jalur On The Spot 400 orang.

Ada juga yang melalui Jalur Undangan FMP sebanyak 500 orang. Jadi untuk jumlah yang mengikuti vaksinasi, keseluruhan ada 1500 orang.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Brigjen TNI Achmad Fauzi, yaitu Kol Kav Mahesa (Kasrem 061/SK), Kol Inf Sigit (Kasiops Rem 061/SK), Mayor Inf Jasmungin (Pasiter Dim 0606/Kt Bgt), Wadandenkesyah serta Bapak Anwar dari Bobat/FMP.

Kondisi bangsa masih diselimuti pandemi covid-19. Namun, berbagai cara dan upaya untuk menekan penyebaran virus tersebut terus dilakukan.

Termasuk pelaksanaan Vaksinasi diwilayah Korem 061/Suryakancana dengan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi tersebut dan sampai dengan hari kemarin, Korem 061 sudah melaksanakan serbuan vaksinasi tahap pertama kepada seratus dua ribu (102.000) orang.

Sedangkan lebih dari 2500 orang yang sudah melakukan suntik vaksinasi tahap kedua. Artinya ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa. Hal tersebut disampaikan oleh Danrem.

Danrem juga mengatakan bahwa untuk kota Bogor, pelaksanaan Vaksinasi sudah mencapai sekitar 30% sedangkan kabupaten masih cukup rendah yaitu hanya 11%, Cianjur 10% , kota dan kabupaten Sukabumi juga baru 10%.

Jadi artinya saat ini diwilayah Korem 061/SK yang paling banyak vaksinasi adalah wilayah kota Bogor.

“Kemudian saya sampaikan bahwa vaksinasi yang kita laksanakan adalah gratis, tidak dipungut bayaran apapun. Jika ingin mendapatkan bantuan vaksin, bisa memilih salah satu jalur diantara tiga jalur yang disediakan, yaitu bisa melalui Babinsa/Koramil, bisa lewat aplikasi dari Festival Merah Putih maupun daftar langsung ditempat panitia vaksin,” ujar Danrem.

Artinya diupayakan segala cara untuk masyarakat. Tentunya akan diberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat terutama di kota Bogor.

“Perlu kami sampaikan juga, informasinya kemarin ada lagi yang meninggal, jumlahnya 28 orang dan dari hasil pendataan bahwa dapat dipastikan 11 orang yang meninggal tersebut adalah orang yang sedang menjalani Isolasi Mandiri. Ternyata mereka itu belum satupun divaksin. Termasuk yang sisanya itu 99% belum divaksin. Kita bisa mendapatkan kenyataan bahwa rata-rata mereka yang tidak divaksin akan lebih rentan,” ucapnya.

“Oleh karena itu kita harus optimis dan semangat untuk hidup sehat dan hidup lebih baik lagi. Mari kita saling menjaga dan melindungi. Mohon taati aturan yang ada, kita harus antri.” Tambahnya.

Perlu diketahui bahwa gelaran vaksinasi ini dibantu oleh para relawan dari berbagai unsur. Diantaranya FMP, Pramuka, paskibra, para nakes dan lain sebagainya.

“Mereka semuanya melakukan kegiatan membantu Pelayananan Vaksinasi secara sukarela karena serbuan vaksinasi ini adalah vaksinasi belanegara atau vaksinasi gotong royong dan dilaksanakan bersama-sama tanpa dibayar,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada semuanya yang telah melakukan vaksinasi dan bagi siapapun yang sudah divaksin. Tentunya tubuh akan lebih sehat dan imun tubuh akan lebih meningkat dibandingkan dengan yang belum divaksin.

Namun, Danrem mengingatkan bahwa bagaimanapun harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.

“Saya berharap semoga terkait vaksinasi ini, bapak ibu sekalian mau menyampaikan kepada keluarga, kerabat ataupun saudara agar segera melakukan vaksinasi nasional. Dan Kami berharap target yang sudah ditentukan akan tercapai minimal 80%, sehingga tercipta herd immunity dan Herd comunity . Semakin banyak yg divaksin maka semakin banyak yang sehat, artinya akan terbentuk kekebalan komunitas di kelompok. Seperti yang kita lihat, diluar negeri saat ini penyakit Corona sudah dianggap seperti flu biasa, karena saat ini penyakit tersebut tingkat kesembuhannya jadi lebih cepat, dan daya tahan tubuhnya pun lebih kuat,” pungkasnya.***

THE 1O1 Flash Sale! Pay 1 Night, Get 1 Night Free

0

Bogordaily.net – Hotel THE 1O1 Bogor Suryakancana menghadirkan promo THE 1O1 Flash Sale! Pay 1 Night, Get 1 Night Free dengan penawaran terbatas Rp 750 ribu nett.

Promo ini berlangsung pada 15 Juli-15 Agustus 2021 dan berlaku pada kamar Deluxe Balcony, dengan sarapan di hari pertama untuk 2 orang.

Ini dibuat untuk pengunjung yang bosan berada di rumah selama masa PPKM berlangsung dan bagi yang ingin menghindari anggota keluarga, yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pada kamar Deluxe Balcony, pengunjung dapat menikmati pemandangan pool view dan indahnya suasana Kota Bogor yang sejuk.

Flash
Deluxe Balcony, dengan sarapan di hari pertama untuk 2 orang. (Istimewa/Bogordaily.net)

Selain itu juga dapat menikmati berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan, seperti Wifi gratis di seluruh kamar, kolam renang yang di buka mulai jam 7 pagi-5 sore hingga palayanan dan keamanan 24 jam.

“Pelayanan yang oke dan staff ramah-ramah buat saya betah menginap disini. Kapan lagi saya membayar Rp 750 ribu nett untuk 2 malam di kamar balcony pula. Biasanya untuk kamar balcony tidak segitu. Dengan prokes yang ketat, membuat saya nyaman. Pokoknya good services banget disini. ” tutur Putri selaku pengunjung.

Hotel THE 1O1 Bogor Suryakancana merupakan hotel Art Deco yang indah yang memiliki tempat Instagramable di setiap sudutnya, terletak tepat di Jalan Suryakancana yang memiliki lorong sejarah panjang zaman kolonial.

Flashh
Promo THE 1O1 Flash Sale! Pay 1 Night, Get 1 Night Free cocok untuk staycation di saat PPKM. (Istimewa/Bogordaily.net)

Terletak 60 km sebelah selatan ibu kota Jakarta membuat warga Jakarta dan sekitarnya sering berkunjung ke Kota Bogor, baik untuk keperluan liburan maupun bisnis.

Salah satu keunikan di Jalan Suryakancana adalah di depan gerbang utama Kebun Raya Bogor dan terkenal sebagai pusat kuliner baik kuliner Cina maupun lokal.

Selain kuliner yang lezat di sekitar THE 1O1 Bogor Suryakancana, juga dekat dengan tempat wisata bersejarah seperti kebun raya, istana presiden, dan candi terkenal The Dhanagun, THE 1O1 Bogor Suryakancana adalah pilihan yang tepat untuk para weekender.

Untuk pemesanan dapat melalui website di phm-hotels.com/hotel/1O1BSK. Adv

Sertifikat Vaksin akan Jadi Syarat Masuk Mal, Pengusaha: Pasar Juga Dong!

BOGORDAILY- Sertifikat vaksin akan menjadi syarat masyarakat untuk memasuki pasar sampai pusat perbelanjaan atau mal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi.id akan diperkuat untuk screening agar testing, tracing dan treatment bisa menekan angka penularan COVID-19.

“Akan di-upgrade (PeduliLindungi) untuk diintegrasikan untuk melakukan screening di mal atau pun di merchant karena ini akan dihubungkan dengan sistem di Kementerian Kesehatan dan di Kementerian Komunikasi dan Informasi sehingga menggunakan QR code bisa menscreening mereka yang sudah divaksinasi dan juga yang juga sudah di-tes PCR,” jelas dia dalam konferensi pers, Minggu (25/7/2021).

Sebelumnya, PeduliLindungi.id menjadi aplikasi untuk memeriksa sertifikat vaksin yang menjadi salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh warga yang ingin bepergian di masa PPKM Darurat, selain hasil negatif swab PCR bagi pelaku moda transportasi udara dan antigen bagi transportasi lainnya.

Apabila sudah melakukan vaksinasi dosis pertama atau kedua, sertifikat vaksin secara otomatis akan tersedia di Pedulilindungi.id. Cara mengecek sertifikat vaksin, bisa langsung melalui aplikasi atau situs di laman resmi Pedulilindungi.id.

Persiapan dari sistem screening ini juga merupakan usulan dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Pada Minggu (25/7/2021) Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menjelaskan, sudah lama mengusulkan agar pengunjung mal harus menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 saat penerapan PPKM masih berlanjut.

“Harapannya ritel-ritel itu, kalau mal-mal, kalau bisa sudah vaksinasi pekerja di dalam mal itu semua, dan kalau yang hadir bisa menunjukkan bahwa sudah divaksinasi, harapannya tetap dibuka supaya ritelnya pun tetap berjalan,” jelas dia dalam konferensi pers Minggu (25/7/2021).

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah buka suara mengenai adanya rencana dari syarat kartu vaksin yang akan digunakan sebagai syarat masuk mal. Ia menjelaskan, program vaksinasi untuk karyawan dan pegawai di mal sudah dilakukan.

“Kalau soal syarat pengunjung juga harus divaksin sebagai syarat saya enggak tahu belum ada bahasan rinciannya gimana. Kami dukung program vaksinasi, bahkan Hippindo pada 17 Agustus itu sudah buat program diskon ya semoga enggak akan ganggu [jumlah pengunjung yang datang],” jelas dia seperti dilansir Tirto, Senin (26/7/2021).

Ia pun meminta, jika pengunjung mal dan tempat belanja wajib memiliki kartu vaksin sebagai syarat masuk hal yang sama juga harus berlaku untuk masuk pasar tradisional.

“Yang pasar juga diwajibkan dong,” kata dia.

Kekhawatiran pengusaha terkait sertifikat vaksin digunakan sebagai syarat masuk mal pun ditanggapi pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah. Ia menjelaskan, sebaiknya pemerintah lebih jeli lagi melakukan pengetatan di beberapa sektor. Mal merupakan tempat yang sudah menerapkan protokol kesehatan ketat, kasus penularan COVID-19 di mal pun belum pernah ramai dibahas.

“Kan pemerintah ini sudah ada data, penularan tuh tingginya dimana sih. Kenapa ini melakukan pengetatan di tempat yang bahkan kasus penularannya enggak rame. Perlu dikaji lagi ini kebijakannya, jangan larang ini itu tapi enggak dikasih insentif. Ini kan ganggu pergerakan ekonomi,” jelas dia kepada Tirto, Senin (26/7/2021).

Trubus meminta pemerintah untuk fokus merawat pasien COVID-19 agar angka kematian tidak mencetak rekor terus. Selain itu, memperkuat fasilitas kesehatan dan terus memberikan pengetatan ke sektor yang sudah terbukti memberikan kontribusi tinggi ke jumlah kasus penularan COVID-19.

“Kan pabrik itu sudah ramai kan sebagai salah satu sektor yang sumbang jumlah pasien COVID-19, fokusnya ke tempat yang tinggi angka penularan aja. Pun gini kalau andalkan kartu COVID-19 vaksinasi kita terbanyak pakai apa Sinovac ya yang efikasinya 50%, nah ini gimana? Intinya kan prokes,” jelas dia. (*)

 

Sumber: tirto.id