Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 7152

Implementasikan PPKM, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 25 Juli

0

Bogordaily.net – Sebagai bentuk Implementasi Pemberlakuan Prmbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, maka Kebun Raya Bogor ditutup hingga 25 Juli 2021.

Hal ini diinfokan oleh resmi Twitter @kebunraya_id pada Rabu, 21 Juli 2021.

“Selama ditutup, Kebun Raya senantiasa tetap menjalankan perawatan untuk koleksi tumbuhan, maupun menjaga kebersihan area Kebun Raya,” dari keterangan tertulisnya.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Kebun Raya Bogor melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh fasilitas publik sekitar Kebun Raya, agar tetap nyaman saat dikunjungi kembali.

Pada PPKM sebelumnya juga, Kebun Raya menutup sementara empat Kebun Raya yang dikelola LIPI, yakni Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya Bali.

Kebun Raya juga memberikan info bagi yang sudah membeli tiket dengan kunjungan tanggal saat penutupan, tidak usah khawatir karena tiket masih bisa digunakan hingga 90 hari setelah pemesanan.***

Belum Dapat Bansos, Kapolri Minta Masyarakat Tetap Tenang

0

Bogordaily.net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar masyarakat tetap tenang, apabila kehabisan atau belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) akibat adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurut dia, TNI dan Polri sudah mendata agar warga terdampak pandemi Covid-19 dapat bantuan sosial dari pemerintah.

“Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir. Apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri atau Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut,” kata Sigit, Rabu, 21 Juli 2021.

Ia mengatakan, pemerintah telah menyalurkan beragam bantuan sosial selama masa PPKM darurat bagi warga yang terdampak, sehingga proses pendistribusian harus dilakukan secara baik dan cepat.

“Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi, baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat atau PPKM Mikro,” ujarnya.

Lantaran itu, kata Sigit, jajaran TNI-Polri telah melakukan mapping penyaluran bantuan sosial dengan baik. Sehingga, ia tak ingin mendapat laporan terhambatnya penyaluran bantuan sosial lagi saat ini.

“Dalam hal ini, koordinasi telah dilakukan kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila stok bansos habis,” ujarnya.

Sigit meminta supaya masyarakat patuh dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19.

Periode 3 hingga 19 Juli 2021, Sigit mencatat pihaknya telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 kilogram beras, kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak pandemi.

Sepanjang tahun 2020, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras, 790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

Sampai tanggal 2 Juli 2021, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.***

Waduh, Demi Jadi Zona Hijau, Banyak Daerah Sengaja Kurangi Tes Covid

0

Bogordaily.net – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menduga ada beberapa daerah yang sengaja memperkecil jumlah tes Covid-19 harian, agar temuan kasus di wilayahnya sedikit sehingga masuk ke zona hijau atau daerah risiko rendah Covid-19.

“Karena mengejar (zona) hijau, kuning, merah. Pengennya hijau, testingnya disedikitin,” kata Menkes Budi dalam siaran pers.

Menkes mewanti-wanti aksi itu bisa membuat kasus virus ini malah jadi meledak, terlebih dengan ditemukannya varian baru Covid-19 yang sudah terdeteksi di sejumlah daerah.

“Ini kaya intel, kalau intelnya kita lengah, kelihatannya bagus, tahu-tahu teroris masuk bomnya meledak,” tambahnya.

Trik memperkecil tes ini tentu akan memperburuk kondisi pandemi. Pemeriksaan yang sedikit akan membuat banyak sekali kasus tidak terdeteksi dan menyebabkan penularan yang masif.

Menkes juga menegaskan agar pemerintah daerah tidak perlu khawatir jika kasus Covid-19 di wilayahnya menjadi banyak.

Lanjutnya, bahkan temuan kasus yang banyak dibarengi dengan penelusuran kontak yang masif, justru membuat sebaran virus di daerah terpantau dengan baik.***

Menkumham Janji, Mulai 21 Juli TKA Tak Bisa Masuk RI

0

Bogordaily.net – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly resmi memperluas pembatasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia.

Perluasan ini tertuang dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia, dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat).

Dalam peraturan yang resmi berlaku sejak 21 Juli 2021 ini, pekerja asing yang sebelumnya datang ke Indonesia sebagai bagian dari proyek strategis nasional tak lagi bisa masuk ke Tanah Air.

“Dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021, orang asing yang boleh memasuki wilayah Indonesia hanya pemegang visa diplomatik dan visa dinas, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan, serta awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya,” kata Yasonna dalam keterangan pers, pada Rabu 21 Juli 2021.

Dengan begitu, lanjutnya TKA yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga, kini tak bisa lagi masuk ke Indonesia sebagaimana diatur dalam peraturan ini.

Perluasan pembatasan orang asing yang masuk ke Indonesia ini dilakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Adapun Permenkumham ini sekaligus menggantikan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020, tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Di sisi lain, Yasonna menyebutkan orang asing yang tergolong pengecualian dalam Permenkumham tersebut, juga membutuhkan rekomendasi kementerian atau lembaga terkait untuk bisa masuk ke Indonesia.

“Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 ini tak lepas dari koordinasi yang baik antara saya bersama Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi. Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tak lepas dari kesepakatan dengan Kemenlu dan perubahannya dari Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 juga melibatkan staf Kemenlu dan Kemenhub,” kata Yasonna.

Harus adanya koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait, juga dilakukan soal orang asing yang masih boleh masuk ke Indonesia sesuai aturan yang baru.

“Koordinasi dengan Kemenlu bila ada diplomat yang hendak masuk ke Indonesia dalam rangka tugas. Adapun orang asing yang masuk dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan sebagaimana dimaksud dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 juga harus lebih dulu mendapatkan rekomendasi dari kementerian atau lembaga, yang menyelenggarakan fungsi penanganan Covid-19,” pungkasnya.***

Dengan Tekanan, Anthony Ginting Siap Raih Medali Olimpiade Tokyo 2020

0

Bogordaily.net – Hadapi tekanan, atlet bulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting siap untuk meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.

Pada Olimpiade tahun ini, Ginting menjadi unggulan kelima dan menempati Grup J bersama Sergey Sirant dari Rusia dan Gergely Krausz dari Hungaria.

Berstatus unggulan, membuat Ginting diharapkan bisa membawa pulang medali, terutama emas, dari Olimpiade Tokyo.

Meski dirinya harus bertanggung jawab meraih medali, namun Ginting mencoba percaya diri. Bagi Ginting, medali Olimpiade adalah hal yang sangat diinginkan rakyat Indonesia.

“Saya juga terbiasa dengan tekanan karena pengalaman saya bermain di turnamen lain, di mana negara menginginkan saya untuk menang,” kata Anthony Ginting dikutip dari situs resmi Olimpiade.

“Saya sudah merasakan tekanan itu sebelumnya, dan saya sudah terbiasa,” ucap ginting menambahkan.

Ginting menilai dirinya sama dengan atlet-atlet bulutangkis lain, termasuk dari cabang olahraga lain yang akan sangat bangga apabila bisa membawa pulang medali Olimpiade.

“Saya pikir, jika saya berhasil memenangkan medali Olimpiade, terutama emas, pasti akan sangat berarti,” tutur Ginting.

Hasrat memenangkan medali Olimpiade, bagi Ginting, bukan saja karena rakyat Indonesia, melainkan target lain dari kariernya di badminton selama ini.

“Badminton sangat banyak mengubah hidup saya, karena mungkin kalau saya tidak jadi di badminton, saya tidak tahu sekarang ini akan jadi apa,” pungkasnya.***

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Cerah Berawan

0

Bogordaily.net – Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca Jabodetabek akan cerah berawan pada Kamis 22 Juli 2021.

Dikutip dari Bmkg.go.id pada pagi hari, Jakarta, Bogor, Tanggerang, akan cerah berawan, dan di wilayah Depok serta Bekasi berawan.

Lalu pada malam di wilayah DKI Jakarta, Jakarta Barat akan cerah berawan, dan Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utata, dan Kepulauan Seribu hanya berawan.

Untuk Depok, Bekasi, Tanggerang kemungkinan cerah berawan, dan Bogor diperkirakan berawan.

Dini hari, semua wilayah DKI Jakarta akan cerah berawan, dan Depok, Bekasi, Tanggerang akan berawan kecuali Bogor yang diperkirakan kemungkinan akan diguyur hujan ringan.

BMKG juga memberikan peringatan dini, agar masyarakat waspada dengan terjadinya hujan yang dapat disertai angin kencang, kilat/petir pada waktu malam menjelang dini hari.

Kemungkinan itu akan terjadi di wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, kab dan Kota Bekasi, Kab Cianjur, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Karawang dan kab Purwakarta.***

Waduh! Kasus Kematian Covid-19 Capai 574 di Bulan Juli 2021

Bogordaily.net–Sekda Kabupaten Bogor Burhannudin mengatakan kasus kematian akibat covid 19 pada bulan Juli 2021 ini menjadi kasus kematian tertinggi dari bulan bulan sebelumnya.

Saat memantau kegiatan vaksinasi massal di Desa Ciamanggis, Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor, Kamis pagi (21 Juli 2021).

Ia mengatakan untuk Juli 2021 ini kasus kematian akibat covid 19 baik yang dirawat di Rumah Sakit atau maupun yang sedang melakukan isolasi mandiri mencapai 574 kasus kematian.

“Bulan Juli 2021 laporan dari Gugus Tugas itu hampir 574 yang meninggal karena covid 19 baik yang di RS maupun yang sedang Isoman,”kata Sekda, kepada wartawan.

Ia pun menegaskan selain gencar vaksinasi massal yang terus dilakukan Pemkab Bogor baik secara massal maupun secara door to door, peran serta masyarakat untuk disiplin Prokes itu sangat penting.

“Kita tak bosan bosannya mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena saat ini varian baru covid mudah menyebar dan menular,”katanya.

Lebih lanjut ia meminta peran serta gugus kecamatan dan desa sesuai instruksi Bupati Bogor Ade Yasin jangan sampai menelantarkan pasien covid 19 yang sedang melakukan isolasi mandiri.

“Kita pun dari Pemkab Bogor kerjasama dengan Polres dan Kodim saat ini telah menyalurkan bantuan sembako obat dan vitamin dan juga kita juga ada tim gercep yang bisa diakses melalui nomor yang telah disebar oleh pemerintah desa,”pungkasnya.***

Nah, Ini Identitas Pria yang Ceburkan Diri di Jembatan Merah Cisadane

Bogordaily.net – Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian terhadap pria yang menceburkan diri dari Jembatan Merah UNIS Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Rabu (21 Juli 2021) siang.

Pria itu, bernama Muhammad Dinata (59 tahun) menceburkan diri ke sungai Cisadane sekitar pukul 07.00 WIB, yang berasal dari Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut, kemudian langsung menurunkan personel tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

“Kita kerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan serta peralatan SAR air lengkap, semoga korban bisa kita temukan secepatnya,” ujarnya, seperti dikutip dari Tangerang news.

Pencarian akan dibagi menjadi tiga area, di mana melakukan penyisiran dari lokasi kejadian sejauh dua Km menggunakan Rubber Boat.

“Lalu, kedua melakukan pencarian visual Jalur darat sejauh 1 Km dari lokasi kejadian. Kemudian SRU ketiga melakukan penyelaman, bila memungkinkan dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Diketahui korban sengaja melompat ke Sungai Cidadane. Sebelum melompat, pria tersebut diketahui datang ke lokasi dengan menunggangi sepeda motor bernopol B-6657-CZI yang kini terparkir di Jembatan Merah UNIS.***

Kamukah Salah Satunya, Dari Lima Sifat Agung Wanita Shalehah

Bogordaily.netPerempuan adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang mulia. Dalam Islam, kedudukan wanita dinilai agung karena Islam sangat menjaga harkat serta martabat seorang wanita.

Kemuliaan wanita ini bahkan disebutkan oleh Rasulullah SAW, yang artinya: ”Dunia seluruhnya adalah perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalehah.”

Kategori shalehah pada wanita tentu ada standar dan ketentuannya. Keshalehan dari seorang wanita akan dinilai sempurna bila memenuhi sifat agung maupun ciri berikut ini.

Pendakwah Habib Jamal bin Thoha Ba’agil menyampaikan empat sifat Agung dari wanita shalehah.

Pertama, yakni menjaga shalat lima waktu. Ciri wanita shalehah yang pertama tentunya dapat dilihat dari seberapa dekat ia dengan Allah SWT.

Wanita yang shalehah tentu akan senantiasa mendirikan shalat lima waktu dengan khusyu’ tanda dirinya beriman kepada Allah Yang Menciptakan dirinya.

Tidak ada sesuatu yang mampu membuatnya lalai dari beribadah kepada Allah SWT.

Poin pertama ini tak mudah ditemukan, kita banyak melihat wanita Muslimah namun hanya sebagian yang shalehah.

Wanita yang setiap bulannya akan mengalami fase haid ini yang terkadang membuatnya terlena akan waktu untuk tak segera mensucikan diri lalu mendirikan shalat.

“Penyakitnya wanita, shalatnya malas, haid sudah selesai tetapi masih tidak shalat. Berasalan seolah masih haid padahal dia tau dia suci,” kata Habib Jamal bin Thoha Ba’agil.

Kedua, taat kepada suaminya. Seorang wanita Muslimah selalu menjaga ketaatannya kepada suaminya.

ketiga adalah yang mampu menjaga lisannya. Sebagaimana yang kita tahu, wanita jauh lebih banyak berbicara dibandingkan dengan pria.

Tidak sedikit yang tak bisa menjaga lisannya dengan membicarakan orang lain atau mengadu domba.

Hal ini sangat ditentang oleh Allah SWT karena merupakan perilaku yang tercela.

Dikatakan bahwasanya banyak wanita yang banyak terpeleset masuk ke neraka hanya perkara lisannya yang tak bisa ia jaga.

Keempat, yang tidak suka bergelimang harta. Harta merupakan salah satu kenikmatan dunia yang didambakan oleh setiap orang.

Memiliki banyak uang tak hanya menjamin kehidupan yang akan selalu terpenuhi kebutuhannya, namun juga dapatg mewujudkan apapun yang diinginkan.

Wanita yang shalehah yang pastinya tidak semata-mata menomorsatukan perihal harta. Wanita yang sholehah akan selalu bersikap zuhud.

Yakni yang menjadikan hidupnya di dunia sebagai modal untuk memperkaya dirinya nanti ketika di akhirat.

Kelima yakni bersabar. Wanita memang dianugerahi perasaan yang lembut karena itu wanita lebih mudah untuk mengekspresikan perasaan.

Ia mudah memperlihatkan emosionalnya yang tak sedikit mengarah pada kurangnya rasa sabar dalam menghadapi suatu hal, seperti misalnya tertimpa musibah.

Berapa banyak wanita yang menangis sampai berteriak histeris saat diberikan ujian atau kehilangan sesuatu.

Hal ini tentunya kurang baik karena ciri wanita shalehah adalah yang mampu bersikap sabar dan tabah menghadapi segala ujian hidup.***

‘Dosa’ yang Menghambat Wajah Jadi Glowing

Bogordaily.net – Semua orang terutama wanita pasti mendambakan wajah yang cerah atau glowing. Segala cara bahkan dilakukan agar wajah tidak terlihat kusam.

Namun, tahukah Anda ada empat ‘dosa’ yang bisa menghambat wajah kita menjadi glowing.

Untuk memiliki wajah yang glowing, membersihkan wajah hukumnya harus alias ‘wajib’. Apalagi jika Anda memiliki aktivitas padat di luar rumah.

Sinar matahari, debu dan kotoran bisa menjadi penyebab wajah kusam dan berminyak. Bersihkanlah wajah secara rutin, misalnya dengan berwudhu. Tidak terkecuali bagi wanita haidh, tetap harus rajin cuci muka ya!

Selain dilarang dalam Islam, alkohol juga menjadi ‘dosa’ penghambat wajah menjadi glowing. Selain itu, meminum kopi terlalu banyak bisa membuat wajah kering.

Dikutip dari halodoc, kopi memberikan efek dehidrasi, salah satunya adalah hasrat ingin berkemih terus-menerus.

Ini juga berdampak pada kulit kering dan kusam karena sifat kopi yang “menguras” cairan di dalam tubuh.

Ada banyak opini yang mengatakan dampak lain terlalu banyak konsumsi kopi bisa menimbulkan jerawat.

Makanan manis memang enak. Tapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menimbulkan sejumlah penyakit seperti diabetes.

Efek mengonsumsi gula juga bisa membuat kulit kusam dan berkerut. Gula disebut-sebut dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, dan ini adalah salah satu cara utama merusak kulit.

Mengganti sarung bantal memang hal sepele. Namun, jika Anda malas mengganti sarung bantal, tentu banyak debu dan kotoran yang menempel.

Sehingga hal demikian dapat menimbulkan masalah kulit wajah, karena bagian wajah kita menempel di atasnya saat tidur.***