Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 7176

Seksinya Wulan Guritno Pake Daster, Netizen: Tente Pemersatu Bangsa

0

Bogordaily.net – Wulan Guritno tampil menggoda saat di rumah saja. Dia unggah foto pakai daster, seksi banget deh!

Wulan pakai daster tipis sambil pamer punggung. Netizen mana yang tak tergoda melihat gayanya ini loh.

Meski di rumah saja, dia mengajak siapapun untuk berpikir positif. Wulan juga menuliskan caption bijak.

“Always have something to look foward to #staypositive (Selalu tatap masa depan untuk #staypositive).”

“Just imagine, like stepping into a, fairy tale under a, curtain of stars #staypositive (Cobalah membayangkan, seperti melangkah ke negeri dongeng dengan dengan jutaan bintang yang bersinar),” tambahnya.

Netizen terpukau melihat penampilan Wulan saat di rumah. Tentu saja mereka memuji tampilan artis 40 tahun ini.

“Tante pemersatu bangsa,” tulis a.***.
“Si sayang akuhhhh ❤️❤️❤️,” tambah jen***.

“Hot momy♥️♥️♥️♥️,” ujar kup***.

Perpanjangan PPKM Darurat Ditentukan Senin Pekan Depan

0

Bogordaily.net – Pemerintah akan menentukan perpanjangan permberlakukan pembatasan moblitas masyarakat atau PPKM Darurat pada Senin pekan depan. Saat ini, pemerintah terus memantau perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia terutama pada wilayah dengan laju penyebaran yang tinggi.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan bahwa rapat evaluasi terkait dengan perpanjangan PPKM Darurat akan terus dibahas dalam beberapa hari ini menuju tanggal 20 Juli 2021. Rencananya, pada Senin 19 Juli 2021 pekan depan, pemerintah akan melaksanakan rapat untuk memutuskan perpanjangan PPKM Darurat di sejumlah daerah.

“Jadi menjelang 20 Juli akan kita evaluasi betul, kira-kira perpanjangannya sampai berapa lama, nanti akan kita putuskan bersama-sama di hari Senin,” ujar Susiwijono pada diskusi virtual Cobisnis – Mikro Forum 2021 Penguatan UMKM Sebagai Pengungkit Kebangkitan Ekonomi, Jumat 16 Juli 2021.

Menurutnya, menjelang akhir pemberlakukan PPKM Darurat pada 20 Juli mendatang, pemerintah pusat akan melakukan serangkaian rapat bersama dengan Gubernur dan Bupati/Wali Kota, serta berbagai stakeholder lainnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat memberikan sinyal terkait dengan potensi perpanjangan periode PPKM Darurat. Hal tersebut disampaikannya dalam bahan paparan saat Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin 12 Juli 2021.

Menurut Sri, PPKM Darurat akan diperpanjang hingga enam pekan untuk menurunkan angka kasus Covid-19 yang belakangan ini kerap mencetak rekor penambahan harian. Kemarin, penambahan kasus Covid-19 harian di Indonesia mencetak rekor sebesar 56.757 kasus baru, Kamis 15 Juli 2021.

“PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus Covid-19. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan,” ujarnya secara virtual kepada Banggar DPR RI, Senin 12 Juli 2021.

Adapun, PPKM Darurat telah diterapkan di seluruh Jawa dan Bali dari 3 sampai 20 Juli 2021. Sementara,15 kabupaten/kota lainnya di luar Jawa dan Bali ikut melaksanakan PPKM Darurat dimulai pada awal pekan ini, Senin 12 Jili 2021.

Pada sejumlah daerah tersebut, pemerintah menutup sementara seluruh pusat perbelanjaan dan mal, lalu menerapkan kerja dari rumah (work from home/WFH) 75 persen, serta beberapa pembatasan lainnya.

Pemerintah juga meminta kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah tes Covid-19 sesuai dengan standar WHO, dan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan khusus untuk penanganan Covid-19 dari 20 persen menjadi 40 persen.

Kapolri Minta Jajarannya Segera Percepat Penyaluran Bansos

Bogordaily.net – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan ke Posko PPKM Mikro di Kantor Kelurahan Turangga, Lengkong, Bandung, Jawa Barat, Jumat 16 Juli 2021. Pada kesempatan tersebut, mereka juga melihat langsung permukiman warga yang berada di Slum Area atau areal kumuh.

Setelah melihat hal tersebut, Sigit segera menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk segera melakukan percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat, yang perekonomiannya terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini, bantu masyarakat dengan sungguh-sungguh. Lakukan pendataan dan segera distribusikan bantuan. Berikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” kata Sigit.

Menurut Sigit, instruksi ini berlaku untuk seluruh jajaran TNI-Polri di wilayah. Pasalnya, dengan adanya bantuan tersebut akan meringankan beban masyarakat di tengah Pandemi virus corona seperti saat ini.

Sigit juga berharap dengan terdistribusinya bantuan dari Pemerintah melalui personel TNI-Polri dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga, masyarakat tidak perlu keluar rumah di saat PPKM Darurat.

“Ada bantuan dari Pemerintah yang diantar TNI dan Polri. Berkenan diterima, semoga bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Kami imbau, jangan kemana-mana selama PPKM Darurat,” ucap Sigit.

Selain memberikan bantuan kepada masyarakat, Panglima dan Kapolri juga melakukan peninjauan vaksinasi massal di Youth Center Arcamanik, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan itu menargetkan 4.500 orang bakal disuntik vaksin.

“TNI-Polri koordinasi dengan Pemda untuk menetukan sasaran vaksinasi untuk wilayah merah. Perintah pak Presiden untuk cek terkait dengan daerah-daerah yang belum terjangkau vaksinasi,” tutup Sigit.

1 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia, Pemerintah Kejar Target 2 Juta Suntikan per Hari

0

Bogordaily.net – Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin tahap ke-26, kali ini berjumlah 1.041.400 dosis vaksin dari AstraZeneca.

Dengan kedatangan vaksin di setiap tahapnya, Pemerintah Indonesia kejar cakupan vaksinasi hingga 2 juta per hari.

Sekjen Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi mengatakan, total vaksin yang telah diterima pemerintah Indonesia hingga pagi ini adalah 141.315.880 vaksin.

“Vaksin yang pagi ini kita terima merupakan bagian dari perjanjian bilateral antara AstraZeneca dan Pemerintah Indonesia, dalam pengiriman 50 juta dosis vaksin langsung ke Indonesia,” kata Sekjen Kementerian Kesehatan drg. Oscar.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak AstraZeneca yang telah membantu masyarakat Indonesia untuk memperoleh vaksin, serta kepada seluruh pihak yang telah membantu memperlancar kedatangan dan pendistribusian vaksin-vaksin ke seluruh pelosok provinsi di Indonesia.

“Tentu saja kita patut bersyukur dengan kehadiran vaksin ini, kita dapat terus mempercepat dan memperluas program vaksinasi agar dapat memperoleh target 2 juta vaksin per hari,” jelasnya.

Menurutnya, percepatan vaksinasi penting dalam rangka menurunkan laju penyebaran virus yang saat ini tengah meningkat.

Oscar mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya vaksinasi. Setelah divaksinasi lengkap 2 dosis, tubuh akan terlindungi dengan baik meskipun telah terpapar Covid-19, tapi gejalanya akan ringan dan risiko kefatalan akan bisa diminimalisasi.

Diharapkan pandemi Covid-19 ini dapat segera dikendalikan dan vaksinasi dapat terus ditingkatkan.

“Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang sudah ada, tentunya mari segera lakukan vaksinasi untuk percepatan menuju kekebalan kelompok,” pungkasnya.***

Melonjak, Perharinya 900 Lebih Warga Kabupaten Bogor Terpapar Covid-19

Bogordaily.net – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai 900 orang setiap harinnya dalam tiga hari terakhir ini.

Laporan terakhir dalam sehari pada 15 Juli 2021 tercatat penambahan kasus positif baru mencapai 946 orang.

“Jumlah ini didapat dari laporan tes PCR sejumlah rumah sakit dan fasyankes di sekitar Jabodetabek berdasarkan input KTP dengan alamat Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Jumat 16 Juli 2021.

Tercatat, saat ini kasus positif aktif atau pasien Covid-19 yang masih dirawat intensif naik menjadi 5.867 orang.

Lonjakan kasus positif ini tampak masih sulit diimbangi jumlah sembuh yang kini berkisar antara 100 – 200 orang setiap hari.

“Update 15 Juli, tambahan 256 kasus sembuh,” katanya.

Penambahan kasus pasien Covid-19 meninggal juga masih tinggi setiap harinya yang mana pada 15 Juli saja tercatat sebanyak 10 orang pasien konfirmasi Covid-19 wafat.

Berikut data monitoring harian Covid-19 Kabupaten Bogor per 15 Juli 2021.

Suspek = 453 Orang, Probable = 11 Orang, Tital Kasus Positif Covid-19 = 27.401 Kasus, Sembuh = 21.258 Orang, Meninggal = 270 Orang, Konfirmasi Aktif = 5.867 Orang, Probable Meninggal = 311 Orang, Pindah Alamat ke Luar Bogor = 6 Orang

 

 

ATR/BPN Perbarui Aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan Secara Berkala

0

Bogordaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin) melakukan sosialisasi pembaruan aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP), kepada jajaran kantor wilayah dan kantor pertanahan di seluruh Indonesia.

Kegiatan Komputerisasi Kegiatan Pertanahan dalam rangka meningkatkan layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), digelar secara daring pada Senin 12 Juli 2021.

Kepala Pusdatin, Virgo Eresta Jaya mengungkapkan bahwa pembaruan sistem pada aplikasi KKP dilakukan secara berkala dan disosialisasikan dalam pertemuan daring setiap dua pekan sekali.

Modul-modul yang diperbaharui mengikuti kemajuan teknologi yang ada dan tantangan dari transformasi digital. Pada kesempatan kali ini, Pusdatin menyajikan beberapa pembaruan, yakni pada fitur Ganti Desa, Tunggakan berbasis Petugas, serta Quality Control Validasi.

“Fitur persetujuan dari atasan terhadap berkas ganti desa, dengan input passphrase atasan di kantor pertanahan dapat mengetahui dan menyetujui permohonan tersebut yang difasilitasi dengan produk Berita Acara generate by system KKP yang dibubuhi Tanda Tangan Elektronik. Kemudian, modul untuk monitoring berkas di mana kantor pertanahan dapat melakukan pengaturan durasi preventif, di masing-masing petugas pada simpul perjalanan berkas sebagai upaya menghindari terjadinya tunggakan penerimaan di muka,” terang Virgo Eresta Jaya.

Selain itu, Pusdatin juga menyosialisasikan loket Online Pertanahan agar masyarakat dapat mengakses layanan pertanahan dari mana saja.

Layanan yang diberi nama Loketku ini dilakukan pengaturan oleh admin dari masing-masing Kantah, dengan jumlah dan jenis layanan fleksibel serta dapat dikonfigurasi.

“Pengguna Sentuh Tanahku yang sudah terverifikasi yang bisa mengakses layanan Loketku. Monitoring berkas dan pengelolaan/rekap sertipikatnya dilakukan melalui aplikasi Sentuh Tanahku,” ujar Kepala Pusdatin. Adv

Bamsoet Mengutuk Keras Tindakan Distributor Menimbun Obat Covid-19

Bogordaily.net – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras tindakan distributor yang menimbun obat-obatan penunjang penyembuhan Covid-19. Sekaligus mengapresiasi langkah kepolisian membongkar gudang obat milik distributor PT ASA di Kompleks Pergudangan Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin 12 Juli 2021, yang diindikasikan menimbun Azithromycin, paracetamol hingga Dexamesthason, yang digunakan sebagai terapi penyembuhan pasien Covid-19.

“Siapapun yang menimbun obat, tabung oksigen, maupun berbagai sarana dan prasarana penunjang penyembuhan pasien Covid-19, patut dipertanyakan rasa kemanusiaannya. Tindakan tersebut sangat keji, mencari keuntungan ditengah penderitaan dan bahkan nyawa orang lain. Akibat ulah mereka, banyak nyawa tidak bisa segera tertolong. Rakyat yang sudah menderita akibat Covid-19, juga harus menderita karena kelangkaan obat dan sarana penunjang lainnya,” tegas Bamsoet di Jakarta, Jumat 16 Juli 2021.

Ketua DPR RI ke-20 ini juga mendorong pihak kepolisian bekerjasama dengan marketplace seperti Shoppe, Tokopedia, Bukalapak, hingga Lazada, menindak para pejual online yang menjual oxymeter maupun sarana dan prasarana penunjang penyembuhan pasien Covid-19 dengan harga sangat tinggi, melebihi batas harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Selain patroli lapangan, kepolisian juga harus mulai melakukan patroli siber ke berbagai marketplace. Jangan berikan ruang bagi siapapun memanfaatkan penderitaan rakyat hanya demi mencari keuntungan materi,” jelas Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menerangkan, Kementerian Kesehatan telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) 11 obat terapi penyembuhan pasien Covid-19.

Antara lain, Favipiravir 200 mg tablet Rp 22.500, Remdesivir 100 mg injeksi Rp 510.000, Oseltamivir 75 mg kapsul Rp 26.500, Intravenous immunoglobulin 5 persen 50 ml infus Rp 3.262.300, Intravenous immunoglobulin 10 persen 25 ml infus Rp 3.965.000, Intravenous immunoglobulin 10 persen 50 ml infus Rp 6.174.900, Ivermectin 12 mg tablet Rp 7.500, Tocilizumab 400 mg/20 ml infus Rp 5.710.600, Tocilizumab 80 mg/4 ml infus Rp 1.162.200, Azithromycin 500 mg tablet Rp 1.700 serta Azithromycin 500 mg infus Rp 95.400.

“Harga jual tersebut berlaku di seluruh Indonesia. Dari mulai di apotek, instalasi farmasi, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya. Termasuk juga yang dijual di berbagai marketplace,” pungkas politisi Golkar itu.***

Terima Suap Rp25,7 Miliar, Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun

0

Bogordaily.net – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Edhy juga dijatuhkan hukuman untuk membayar denda Rp400 juta subsidair enam bulan kurungan.

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ipi Maryati Kuding menyatakan bahwa pihaknya menghormati putusan majelis hakim tersebut. Sebab, putusan hakim tak jauh berbeda dengan tuntutan yang diajukan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK.

“Kami menghormati dan mengapresiasi putusan majelis hakim terhadap para terdakwa. Secara umum telah memenuhi seluruh isi analisis yuridis dalam tuntutan Tim JPU,” kata Ipi saat dikonfirmasi, Jumat 16 Juli 2021.

Kendati demikian, kata Ipi, tim JPU masih menyatakan pikir-pikir apakah menerima putusan tersebut, atau mengajukan upaya hukum lainnya. KPK akan menyatakan sikap setelah menerima salinan putusan lengkap dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Lebih lanjut, kami akan menunggu salinan putusan lengkap dan tim JPU akan mempelajari pertimbangan majelis hakim untuk kemudian membuat analisis dan rekomendasi kepada pimpinan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Edhy Prabowo juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp9.687.447.219 (Rp9,6 miliar) dan 77.000 dollar AS oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus. Uang pengganti yang harus dibayarkan nantinya, dipotong dengan yang sudah dikembalikan oleh Edhy Prabowo.

Apabila Edhy Prabowo tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutup uang pengganti tersebut. Jika harta benda Edhy Prabowo tidak mencukupi untuk bayar uang pengganti itu, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun.

Diketahui, vonis tersebut sesuai dengan tuntutan yang diajukan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di mana sebelumnya, Jaksa juga menuntut Edhy Prabowo dengan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp400 juta subsidair enam bulan kurungan.

Dalam perkara ini, Edhy Prabowo dinyatakan terbukti bersalah menerima suap sekira Rp25,7 miliar dari sejumlah eksportir Benih Bening Lobster (BBL). Salah satunya, uang suap itu berasal dari Pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP) Suharjito.

Edhy Prabowo menerima suap sejumlah 77.000 dolar AS atau setara Rp1,1 miliar dari Suharjito. Uang suap Rp1,1 miliar dari Suharjito itu diterima Edhy melalui Sekretaris Pribadinya, Amiril Mukminin dan Staf Khususnya, Safri.

Kemudian, Edhy juga diduga menerima uang sejumlah Rp24,6 miliar dari Suharjito dan eksportir lainnya. Uang itu diterima melalui berbagai perantaraan yakni, Amiril Mukminin; Staf Pribadi Iis Rosita Dewi, Ainul Faqih; Stafsus Edhy Prabowo, Andreau Misanta Pribadi; serta Pemilik PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadhi Pranoto Loe.

Sehingga, nilai total keseluruhan uang suap yang diterima Edhy Prabowo dari sejumlah eksportir melalui perantaraan berkisar Rp25,7 miliar.

Atas perbuatannya, Edhy Prabowo dinyatakan bersalah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.***

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Melesat, Banyak Nakes yang Menyerah

0

Bogordaily.net– Beban tenaga kesehatan (nakes) di masa pandemi corona ini begitu berat. Apalagi belakangan ini kasus harian melesat tajam.

Selain beban berat, jumlah mereka dengan pasien tak seimbang. Hal itu yang disampaikan oleh Ketua Dokter Indonesia Bersatu, dr Eva Sri Diana Chaniago.

“Jumlah pasien yang jauh meningkat malah diimbangi dengan jumlah nakes yang jauh berkurang tentunya membuat pelayanan tidak bisa maksimal sesuai yang seharusnya,” kata Eva, Jumat 16 Juli 2021.

Ia menambahkan, belum lagi pasien yang datang ke RS kebanyakan gejalanya sudah berat akibat isolasi di rumah terlebih dulu. Sehingga penanganan terlambat.

“Pasien dengan gejala berat apalagi kritis butuh layanan ekstra daripada pasien biasa. Untuk pasien kritis idealnya ditangani oleh satu perawat,” ungkapnya.

Hal ini kemudian menjadi ironi bagi nakes. Eva pun mengungkap, sudah mulai ada nakes-nakes yang mengundurkan diri dari profesinya.

“Jadi adalah sulit mengharapkan idealis jika jumlah pasiennya sudah 50-an, jika nakesnya saja misal hanya 6-8 orang. (Mereka) Resign karena merasa risiko kerja tidak sebanding yang fee yang dihasilkan,” paparnya.

“Ketakutan jadi korban atau karena tidak sanggup lagi sudah terlalu lelah, dilarang keluarga, ada juga yang beralasan ingin melanjutkan studi,” sambung dia.

Yang krusial berikutnya adalah masih adanya keterlambatan insentif seperti yang dijanjikan. Hal ini membuat nakes yang mengundurkan diri tersebut tak punya pilihan.

“Keterlambatan insentif, juga bahkan gaji yang kecil bagi pegawai tetap/PNS RS. Ini juga menjadi sebab utama nakes sehingga terpaksa resign,” jelas Eva.

“Terutama biasanya relawan, karena mereka hanya mengharapkan insentif, tanpa gaji, tunjangan, apalagi THR,” tutup dia.***

Alhamdulillah, 327 WNI di Arab Saudi Ikut Ibadah Haji 2021

Bogordaily.net – Tahun ini merupakan kali kedua pelaksanaan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Pemerintah Arab Saudi menggelar ibadah haji secara terbatas.

Kuota jemaah dibatasi hanya ada 60 ribu, termasuk warga Saudi dan ekspatriat yang telah menetap di Saudi, termasuk WNI yang telah lama tinggal di sana.

Mereka dipilih dari lebih 500 ribu calon jemaah yang mendaftar. Dari 60 ribu jemaah haji, sebagian adalah warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Saudi.

Pelaksanaan Ibadah Haji 2021 untuk umat muslim seluruh dunia akhirnya menemui titik terang.

Pemerintah Arab Saudi memutuskan bahwa Haji 2021 hanya dibuka untuk domestik Arab Saudi saja.

Konsul Haji, KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan setidaknya ada 327 WNI yang terdaftar sebagai jemaah haji tahun ini.

Mereka adalah WNI yang selama ini sudah menetap di Arab Saudi dan ikut mendaftar sebagai calon jemaah sesuai prosedur yang diberlakukan Saudi

“Saat ini sudah terdata 327 WNI yang menjadi jemaah haji tahun ini,” kata Endang dalam keterangannya, Jumat (16 Juli 2021).

Jemaah haji yang sudah terdata ini terdiri atas unsur diplomat (KBRI dan KJRI), Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta mahasiswa Indonesia dan sejumlah WNI lainnya yang sudah lama menetap di Saudi.

Proses pendataan saat ini masih terus dilakukan sehingga masih ada kemungkinan penambahan data.

“Data kita akan terus berkembang. Mungkin baru final saat wukuf di Arafah atau juga menginap di Mina. Jadi  kemungkinan untuk terus bertambah,” ucapnya.***