Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 7175

Sah…Jokowi Batalkan Vaksin Berbayar

Bogordaily.net– Wacana Pemerintah yang akan mengelurkan vaksin berbayar, akhirnya dimentahkan kembali oleh Presiden Jokowi Widodo.

Jokowi memutuskan untuk membatalkan vaksin Covid-19 berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

“Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut,” kata Pramono di Istana Negara, Jakarta, Jumat 16 Juli 2021.

Dengan demikian, seluruh vaksinasi akan tetap menggunakan mekanisme seperti yang telah berjalan saat ini. Vaksin tetap gratis bagi seluruh masyarakat.

“Semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sebelumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan Vaksinasi Gotong Royong, mekanismenya tetap dilakukan melalui perusahaan di mana perusahaan yang akan menanggung seluruh biaya vaksinasi bagi karyawannya.

“Sehingga dengan demikian mekanisme untuk seluruh vaksin, baik itu yang gotong royong maupun yang sekarang mekanisme sudah berjalan digratiskan oleh pemerintah,” ungkap Pramono.***

Kostrad Sediakan 20 Ribu Dosis Vaksin

Bogordaily.net – Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jendral TNI Dudung Abdurahman , menghadiri acara vaksinai masal di Mako Pangkostrad jalan Merdeka timur No 3 Jakarta Pusat, Jumat 16 Juli 2021.

Dalam kegiatan yang digelar secara serentak di 5 titik yang ada di wilayah Kostrad yakni, Ajen Kostrad Tanah Kusir, Zeni Kostrad Lenteng Agung, Divif Kostrad Cilodong-Depok, Brigif PR 17/1 Kostrad Cijantung, Yon Arhanud 1/1 Kostrad-Serpong sebagai langkah mendukung pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi.

Dalam kesempatan ini Kostrad menyediakan 20.000 (Dua Pulu Ribu) dosis vaksin untuk disuntikan pada masyarakat umum yang berada di sekitar Kostrad dan sekitarnya.

“Sebagai penyemangat agar masyarakat mau divaksin, Kostrad juga membagikan paket sembilan bahan pokok untuk warga,” ungkap Pangkostrad Letjen Dudung Abdurahman.

Dirinya menambahkan, Vaksin diberikan kepada seluruh masyarakat agar memiliki herd imon , mengingat kondisi pandemi dan PPKM masih berlangsung.

“Ada sekitar dua puluh ribu vaksin yang disebar dibeberapa divisi dan bataliyon Kostrad , kami sebar untuk masyarakat yang membutuhkan vaksin,” ujarnya.

Terpisah, salah satu warga penerima vaksin Ririn Rosidah (30) berharap, Program vaksinasi dapat mempercepat upaya pemerintah untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity)

“Harapan Kostrad agar seluruh masyarakat dapat divaksin, sehingga Indonesia terbebas dari covid 19 . Dan kembali bebas,” harapnya.***

Astaga..Pengadilan Uni Eropa Izinkan Perusahaan Larang Karyawannya Pakai Jilbab

0

Bogordaily.net – Pengadilan Uni Eropa mengizinkan perusahaan-perusahaan melarang karyawan mengenakan jilbab. Aturan ini bisa diberlakukan dalam kondisi tertentu yaitu ketika perusahaan perlu menunjukkan netralitas kepada pelanggan.

Pengadilan Uni Eropa (CJEU) yang berbasis di Luksemburg memutuskan kasus yang diajukan oleh dua wanita Muslim di Jerman. Sebelumnya kedua wanita ini diskors dari pekerjaan mereka karena mengenakan jilbab.

Jilbab telah membuat Eropa terpecah selama bertahun-tahun. Kasus diajukan oleh seorang penjaga berkebutuhan khusus di sebuah pusat penitipan anak di Hamburg dan seorang kasir di toko obat Mueller. Semula keduanya tak mengenakan jilbab saat bekerja. Namun setelah kembali dari cuti, mereka memutuskan berjilbab.

Perusahaan telah memberi tahu mereka bahwa tidak diperkenankan menggunakan jilbab. Keduanya telah diskors dan diminta memilih, tetap bekerja tanpa jilbab atau mencari pekerjaan baru.

Pengadilan harus memutuskan apakah pelarangan jilbab di tempat kerja merupakan pelanggaran terhadap kebebasan beragama, atau kebebasan berbisnis dan menampilkan citra netralitas kepada pelanggan.

Namun pengadilan Uni Eropa memutuskan bahwa larangan berjilbab dibenarkan berdasarkan kebutuhan perusahaan untuk menampilkan citra netral.

“Larangan mengenakan segala bentuk ekspresi keyakinan politik, filosofis atau agama di tempat kerja dapat dibenarkan untuk menghadirkan citra netral terhadap pelanggan atau mencegah perselisihan sosial,” kata pengadilan.

Selain jilbab, pegawai di pusat perawatan juga dilarang menggunakan simbol agama lain. Perusahaan pernah meminta karyawan mencopot tanda salib.***

TNI AU Gelar Vaksinasi, Peminat Membludak hingga 11.237 Orang

0

Bogordaily.net – Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan TNI AU mendapat respon baik. Hal itu terlihat dari membludaknya warga yang datang. Sejak dibuka pada 12 Juli 2021 hingga hari ini, warga datang berbondong-bondong.

Hingga hari kelima, menurut data yang dihimpun oleh panitia, jumlah keseluruhannya ada sebanyak 11.237 orang warga masyarakat berhasil tervaksinasi, Jumat 16 Juli 2021.

Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Fachrizet, S.Sos mewakili Pangkoopsau 1 Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M mengatakan, sangat bangga atas terlaksananya serbuan vaksinasi ini, terlihat dari semangat dan antusiasme masyarakat terus meningkat dengan jumlah total yang tervaksinasi.

“Kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sangat tinggi, terlebih melampaui jauh dari yang ditargetkan, yaitu 10 ribu orang. Vaksinasi ini juga sebagai komitmen TNI AU untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19,” ucap Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Fachrizet, S.Sos.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan juga tenaga kesehatan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh panitia penyelenggara dan tenaga kesehatan serta dukungan dari semua pihak atas kerja kerasnya selama ini, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan sukses, tertib, aman dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut Danlanud Ats berpesan kepada para nakes juga warga yang sudah di vaksin untuk tetap menjaga kesehatan, dihimbau juga untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.***

Kenapa Kapolri Hingga Minta Maaf ? Ini Alasannya

Bogordaily.net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf ke warga karena selama penerapan kebijakan PPKM Darurat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Mohon maaf kepada seluruh masyarakat yang terganggu aturan PPKM Darurat. Tapi, ini dilakukan untuk jaga kesehatan masyarakat,” kata Sigit di Posko PPKM Darurat di Kelurahan Turangga, Lengkong, Bandung, Jawa Barat, Jumat 16 Juli 2021.
Karena itu, Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung ke masyarakat untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan selama PPKM Darurat.

“Kami cek langsung untuk mapping (petakan) dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Sudah dicek beberapa tempat dan memang ini sangat berdampak terhadap perekonomian,” ujar Sigit.

Ia kemudian menginstruksikan agar jajarannya bergerak cepat mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) pemerintah kepada masyarakat.

Selain itu, Sigit meminta masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker. Terbatasnya mobilitas dan aktivitas akibat dampak PPKM Darurat, kata Kapolri, adalah upaya pemerintah menjaga keselamatan rakyat dari paparan virus corona atau Covid-19.

“Tolong jaga kesehatan, pakai masker karena itu penting, sebagai kunci pencegahan penularan,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan paket obat dan vitamin bagi masyarakat yang melalukan isolasi mandiri tepat sasaran.
“Apakah penyimpanan di gudang sesuai standar sesuai pencatatan, penyimpanan dan keluar masuk obat/vitamin terdistribusi dengan baik,” ujar Panglima.***

Cek 60 Titik Penyekatan di Tol Jabodetabek & Jawa saat PPKM Darurat

0

Bogordaily.net – Terjadinya penyekatan sebanyak 60 titik di jalan tol Jabodetabek dan Jawa-Bali, dilakukan pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penyekatan 60 titik ini telah dikoordinasi oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk mendukung pelaksanaan pembatasan tersebut, dengan melakukan pengaturan lalulintas di beberapa titik lokasi di jalan tol Jasa Marga Group.

Berikut adalah 60 titik pengendalian mobilitas di jalan Tol Jabodetabek & Jawa selama PPKM Darurat.

WILAYAH JABODETABEK
1. Jalan Tol Dalam Kota
Arah Cawang:
1.1 Off Ramp Slipi
1.2 Off Ramp Senayan
1.3 Off Ramp Semanggi
1.4 Off Ramp Tebet
1.5 Off Ramp Cawang
Arah Tomang:
1.6 Off Ramp Slipi
1.7 Off Ramp Semanggi
1.8 Off Ramp Kuningan
1.9 Off Ramp Tebet

2. Jalan Tol Jagorawi
2.1 Off Ramp Bogor (GT Ciawi 2)
2.2 Exit GT Bogor 1
2.3 Exit GT Sentul 1
2.4 GT Ciawi 1
2.5 GT Sentul 4
2.6 GT Sentul Selatan 2

WILAYAH JAWA BARAT
4. Jalan Tol Jakarta -Cikampek
4.1 Akses GT Tambun
4.2 GT Cibatu
4.3 GT Cikarang Timur
4.4 GT Karawang Barat
4.5 GT Karawang Timur
4.6 GT Cikarang Barat 4
4.7 GT Bekasi Timur 2
4.8 GT Cikampek
4.9 GT Bekasi Barat 1

5. Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi
5.1 GT Pasteur
5.2 GT Pasir Koja (Akses Keluar Pasir Koja)
5.3 GT Kopo (Akses Keluar Kopo)
5.4 GT M. Toha (Akses Keluar M. Toha)
5.5 GT Buah Batu (Akses Keluar Buah Batu)
5.6 Entrance GT Padalarang Timur
5.7 GT Sadang

6. Jalan Tol Palimanan-Kanci
6.1 GT Plumbon 1
6.2 GT Plumbon 2

WILAYAH JAWA TENGAH
7. Jalan Tol Semarang-Batang
7.1 GT Kandeman
7.2 GT Weleri
7.3 GT Kaliwungu

8. Jalan Tol Semarang ABC
Arah Semarang Kota:
8.1 Exit Gayamsari
8.2 Exit Tembalang
8.3 Exit Jatingaleh 1
8.4 Exit Jatingaleh 2
8.5 Exit Krapyak
8.6 Exit Srondol
8.7 Exit Johar/Kaligawe

9. Jalan Tol Semarang – Solo
9.1 Exit Tirto Agung (Arah Tembalang)
9.2 Exit GT Ungaran
9.3 Exit GT Bawen

10. Jalan Tol Solo-Ngawi
10.1 GT Sragen Timur

WILAYAH JAWA TIMUR
10. Jalan Tol Solo-Ngawi
10.2 GT Ngawi

11. Jalan Tol Ngawi-Kertosono
11.1 GT Nganjuk

12. Jalan Tol Surabaya-Mojekerto
12.1 GT Penompo

13. Jalan Tol Surabaya-Gempol
13.1 Exit GT Sidoarjo 1

14. Jalan Tol Gempol-Pandaan
14.1 GT Pandaan

15. Jalan Tol Gempol-Pasuruan
15.1 GT Bangil
15.2 GT Rembang

16. Jalan Tol Pandaan-Malang
16.1 Exit GT Purwodadi
16.2 Exit GT Lawang
16.3 Exit GT Singosari
16.4 Exit GT Pakis
16.5 Exit GT Malang

WILAYAH BALI
17. Jalan Tol Bali Mandara
17.1 Traffic Light Akses Keluar Nusa Dua.

Pada penyekatan di jalan tol ini akan dilakukan pemeriksaan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, serta kapasitas kendaraan yang hanya memuat 50 persen penumpang.

Pelaku perjalanan di jalan tol juga akan diperiksa dokumen persyaratan perjalanan seperti Sertifikat Vaksin, Surat Tes Covid-19 (PCR/Antigen) dengan hasil negatif serta Surat Tugas/Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Jasa Marga dalam keterangan tertulisnya menjelaskan di lokasi penyekatan dilakukan juga pemeriksaan terhadap perjalanan pengguna jalan, beberapa kriteria kendaraan yang diperbolehkan melintas selama masa PPKM berlangsung yaitu kendaraan angkutan logistik, kendaraan dari sektor esensial dan kendaraan dari sektor kritikal, termasuk kendaraan TNI, Nakes serta emergency.

Selain jenis-jenis kendaraan tersebut serta apabila tidak memenuhi persyaratan seperti penerapan prokes dan dokumen yang tidak lengkap, akan diputar arahkan oleh petugas Kepolisian dan TNI kembali ke daerah asal.***

Presiden Ketok Palu, PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli

0

Bogordaily.net – Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali, akan diperpanjang hingga akhir Juli mendatang.

“Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan bapak Presiden (PPKM Darurat) dilanjutkan sampai akhir Juli. PPKM Darurat diperpanjang hingga akhir Juli,” kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, Sleman, Jumat 16 Juli 2021.

Muhadjir mengatakan dengan adanya perpanjangan PPKM Darurat ini, Jokowi menyampaikan ada beberapa risiko. Di antaranya yang dia sebut yakni terkait bantuan sosial atau bansos.

“Perpanjangan ini memang banyak risiko. Termasuk bagaimana supaya seimbang, bersama-sama antara tadi itu meningkatkan disiplin warga untuk mematuhi protokol kesehatan dan standar PPKM dan bantuan sosial,” katanya.

Khusus untuk bansos, Muhadjir menyebut pemerintah tidak bisa memikulnya sendiri. Dia meminta semua pihak saling gotong royong. Termasuk pihak universitas juga diminta untuk membantu.

“Karena itu bansos itu tidak mungkin ditanggung negara sendiri oleh pemerintah. Gotong royong masyarakat,” katanya.

“Termasuk civitas akademika UGM di bawah Pak Rektor saya mohon gerakan untuk membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat PPKM ini,” ujarnya.

Muhadjir ingin agar masyarakat bisa memupuk kesadaran untuk saling jaga dan membantu sesama.

“Saling bantu saling bergandeng tangan mengulurkan tangan termasuk sedekah masker. Karena bagaimanapun masyarakat di bawah, masker barang yang mahal, tidak mungkin kita meminta kesadaran tanpa upaya kita membantu mereka,” pungkasnya.***

Pemerintah Siapkan Nakes dan Suplai Oksigen untuk Kendalikan Pandemi Covid-19

0

Bogordaily.net – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyebutkan, bahwa pemerintah sedang berupaya keras untuk kendalikan pandemi Covid-19 yang kini sedang melanda, Kamis 15 Juli 2021.

Dirinya menyebutkan bahwa, tenaga kesehatan dari mahasiswa kedokteran dan keperawatan akan dialokasikan menjadi tenaga bantuan, setelah sebelumnya diberikan pelatihan, vaksinasi lengkap serta tes kesehatan.

“Ini (mahasiswa kedokteran dan keperawatan) akan diperbantukan untuk memenuhi gap tenaga kesehatan yang ada, kami rekrut lebih dari 2000 yang baru lulus,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan.

Kemudian, lanjutnya, Presiden Joko Widodo akan meluncurkan 300 ribu paket obat pada hari ini. Secara detil, Menko Luhut menyebutkan bahwa paket obat tersebut dialokasikan 10 persen untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) , 60 persen gejala demam dan anosmia, 30 persen gejala ringan demam dan batuk.

“Target penerima paket obat ini adalah masyarakat yang kurang mampu dan sulit mengakses obat-obatan,” katanya.

Untuk memperkuat upaya kendalikan pandemi di dalam negeri, dia menyatakan bahwa pemerintah juga memperoleh tawaran dukungan kerjasama internasional dalam bentuk barang, baik dari segi obat-obatan maupun peralatan kesehatan.

Lebih jauh, untuk mengatasi kekurangan pasokan oksigen, pemerintah telah memaksimalkan cadangan oksigen untuk didistribusikan secara merata ke seluruh Indonesia.

Untuk ini, telah ada 90 hingga 100 persen realokasi oksigen industri guna memenuhi kebutuhan yang ada. Iso tank juga telah dimobilisasikan dari industri untuk menampung kebutuhan oksigen cair.

Tak hanya itu, Menko Luhut menyampaikan bahwa pemerintah telah membeli oksigen konsentrator, dan generator untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang ada.

“Sumbangan medis dari perusahaan swasta juga turut membantu kebutuhan medis kita,” imbuhnya.

Dalam memenuhi kesejahteraan masyarakat, di samping bantuan sosial, Presiden juga akan memberikan bantuan beras bagi masyarakat.

Tenaga TNI dan POLRI akan dikerahkan untuk membantu mendistribusikan sampai ke kantong-kantong terkecil masyarakat.

“Jangan sampai ada rakyat yang tidak makan, ini perintah langsung dari Presiden,” terangnya.

Lebih jauh, Luhut menegaskan, bahwa peningkatan kasus harian didominasi oleh varian delta, yang tidak hanya dialami oleh masyarakat Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

“Kita harus meningkatkan pengawasan lebih terkait ini, edukasi terkait gejala ini juga harus ditingkatkan, kita bisa hadapi ini bersama,” tegasnya.

Menurutnya, masa inkubasi 14-21 hari begitu kritikal sehingga perlu pemantauan bersama.

“Kita semua harus prihatin dan jangan sampai lengah, kurangi perkumpulan yang tidak perlu akan menciptakan efektivitas juga. Mari kita bergotong royong demi pulihnya negeri ini dari pandemi yang tengah melanda,” ungkapnya.***

Waduh, Petugas Wisma Kemendagri Ditusuk dengan Gunting oleh Pasien Isolasi Covid-19

0

Bogordaily.net – Petugas keamanan di tempat isolasi pasien Covid-19 wisma Kemendagri, Kemang, Kabupaten Bogor harus menjalani perawatan dan operasi lantaran alami luka tusuk benda tajam.

Korban yang mengalami luka serius itu pun dibenarkan oleh Pihak Rumah Sehat Terpadu RST Duafa Jampang.

“Pasien bernama Sudarto, masuk rumah sakit pada Kamis malam, menurut keterangan dari tim medis pasien tersebut kena luka sajam di area kepala,” kata Humas RST Duafa, Afdal saat dikonfirmasi, Jumat 16 Juli 2021.

Lanjutnya, korban akan dioperasi oleh tim dokter bedah RST pada Jumat hari ini.

“Korban akan dilakukan operasi siang ini oleh tim dokter bedah,”jelasnya.

Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Bahri, yang ikut mengevakuasi korban ke rumah sakit mengatakan, korban ditusuk menggunakan gunting oleh pelaku yang merupakan pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri di wisma Kemendagri.

Bahri menceritakan kronologi kejadian menurut keterangan dari saksi ada suara teriakan minta tolong dari Gedung Melati, setelah dicari ternyata korban Sudarto sudah berlari di samping gedung dengan berlumuran darah luka cukup serius di kepala.

“Selanjutnya korban dibawa dengan ambulans menuju IGD RS Dompet Dhuafa Jampang,”katanya.

Sementara itu kata Bahri, saat kejadian pelaku masih berada di dalam gedung yang sudah di kunci oleh satpam.

Selang 30 menit pelaku berusaha keluar gedung dengan menabrakan diri lewat jendela kaca kamar tidur, sehingga pelaku akhirnya dapat diamankan.

“Setelah diamankan dan diintrogasi ternyata pelaku sudah 2 minggu di isolasi tetapi tidak ada perhatian dan tidak mendapat info tentang kondisinya, sehingga stres dan melakukan penganiayaan dengan menusukkan gunting ke kepala dan bagian badan korban,”katanya.

Anggota Pol PP Kecamatan Kemang mengatakan pelaku sebelumnya pernah menjadi pasien di RS Marjuki Mahdi, dan saat ini kembali dibawa untuk menjalani perawatan di RSUD Marjuki Mahdi Kota Bogor.***

Naas Nasib Ferry Irawan, Sedang Sakit Keras, Malah Gugat Cerai Sang Istri

0

Bogordaily.net – Sudah Jatuh tertimpa tangga, itulah yang dialami artis tampan Ferry Irawan. Di tengah perjuangan melawan sakit, Ferry digugat cerai sang istri, Anggi Novita di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

“Awal Juli kemarin lah,” ujar kuasa hukum Anggi Novita, Yogi Widodo, Jumat 16 Juli 2021.

Belum diketahui secara pasti alasan Anggi Novita menggugat cerai Ferry Irawan. Diduga, keputusan Ferry meninggalkan rumah sejak seminggu sebelum perayaan Idul Fitri jadi salah satu pemicunya.

“Kata Mbak Anggi, Mas Ferry main pergi saja. Padahal Mbak Anggi kan dalam keadaan sakit ya. Mungkin itu yang memicu kemarahan Mbak Anggi,” terang Yogi Widodo.

Namun yang pasti, tekad Anggi Novita menceraikan Ferry Irawan sudah tidak bisa diganggu gugat. “Mediasi mungkin sudah mereka lakukan, tapi kalau saat ini sudah siap bercerai,” tegas Yogi Widodo.

Sebagaimana diketahui, Ferry Irawan saat ini sedang berjuang melawan penyakit pecah pembuluh darah kepala. Menurut cerita Ferry, penyakit lamanya kambuh lagi akibat menanggung beban pikiran terlalu keras.

“Ya karena ada pikiran, stres berlebih,” kisah sang pesinetron.

Pun halnya Anggi Novita, yang bersangkutan juga masih dalam proses penyembuhan usai terkena stroke ringan.***