Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 7177

CSR Sinar Mas Land Selenggarakan Acara Pelepasan Peserta Pendidikan Anak Usia Dini secara Virtual

0

Bogordaily.net – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu tingkat pendidikan yang menjadi perhatian Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land khususnya di BSD City. Kegiatan belajar mengajar di tingkat ini terus digiatkan walaupun di masa pandemi, melalui pertemuan secara virtual.

Peserta didik PAUD angkatan VI yang dibina CSR Sinar Mas Land menjalani acara pelepasan secara virtual, Selasa 14 Juli 2021. Tahun ini adalah yang keenam kalinya CSR Sinar Mas Land meluluskan siswa setingkat PAUD.

Total murid yang telah mendapatkan pelayanan pendidikan sejak tahun 2015-2021 mencapai 300 anak. Tema yang diangkat dalam acara perpisahan tahun ini yaitu “Anak Sehat dan Ceria: Menjaga Imunitas, dan Menaati Protokol Kesehatan”.

Dengan tema itu, Sinar Mas Land ingin menumbuhkan kesadaran serta mengingatkan orang tua dan murid tentang pentingnya menjaga daya tahan tubuh serta menaati protokol kesehatan di masa pandemi. Acara perpisahan berlangsung untuk memberikan penguatan dan pengingat nilai-nilai kebaikan yang dibangun bersama selama bergabung di PAUD binaan CSR Sinar Mas Land.

Secara Virtual

Dalam kegiatan itu, Kepala CSR BSD Sinar Mas Land, Maria Chatarina Octaviana SP mengingatkan kepada 60 peserta didik di angkatan VI bahwa masih banyak hal yang perlu dicapai dan dipelajari meskipun telah menyelesaikan PAUD yang memiliki keterbatasan bertemu secara langsung.

“CSR Sinar Mas Land tetap berkomitmen melalui berbagai kegiatan untuk mengajak peserta didik dan para orang tua murid agar tetap menjaga kesehatan fisik, mental dan semangat untuk memberikan yang terbaik di masa pandemi serta menanamkan karakter-karakter kebaikan kepada anak-anak agar menjadi kreatif, berdaya, berkarya, belajar, adaptif, dan mandiri,” ujar Maria.

Pada acara tersebut, CSR Sinar Mas Land didukung oleh Satuan PAUD Sejenis (SPS) Alishan, sebuah lembaga penyelenggara PAUD yang mengutamakan pengembangan karakter anak. Salah satu pendidik SPS Alishan, Catur Kurniawan, menyampaikan dongeng bertema “Menjaga Kesehatanku”.

Di akhir acara, ada sesi khusus bagi orang tua murid untuk memberikan pesan dan kesan serta
menerima simbolis bingkisan kenang-kenangan berupa alat olahraga, peralatan belajar, dan camilan sehat.

Secara virtual
Kegiatan belajar mengajar di tingkat ini terus digiatkan walaupun di masa pandemi melalui pertemuan dalam jaringan (daring/online). ​

Pendidikan anak setingkat PAUD merupakan bagian CSR Sinar Mas Land di bidang pendidikan
khususnya dalam program Pengembangan Budaya Literasi.

Kegiatan belajar mengajar di tingkat ini juga mendukung tujuan CSR Sinar Mas Land dalam meningkatkan kepedulian sosial dalam mengembangkan sumber daya manusia di masyarakat sekitar, khususnya anak-anak.

Dengan demikian, anak-anak diharapkan dapat tumbuh dan berkembang bersama dengan mengedepankan nilai-nilai karakter yang positif.

Upaya itu diharapkan dapat mengembangkan kemampuan anak untuk berbahasa, motorik, dan kognitif secara seimbang.

Kegiatan belajar mengajar di tingkat PAUD selama masa pandemi ini dilaksanakan secara daring dengan materi telah dipersiapkan terlebih dahulu melalui video tutorial atau Google Classroom, serta pendampingan melalui grup WhatsApp, dan Instagram live sessions.

Semua materi tersebut kemudian ditayangkan melalui Youtube CSR Sinar Mas Land sehingga dapat diakses masyarakat umum. (Advetorial)

Unggah Foto Tak Berbusana, Adik Vaneesa Angel Dihujat Netizen

Bogordaily.net– Mayang Sary, adik sekaligus mantan asisten Vanessa Angel, tengah menjadi sorotan. Sebab, Mayang mengunggah foto dirinya yang tanpa busana ke Instagram.

Dalam unggahannya itu, tampak Mayang topless dan hanya menutup sebagian dirinya yang telanjang dengan menggunakan gorden tipis berwarna putih.

Ada beberapa foto yang memperlihatkan bagian tubuh Mayang yang tanpa busana. Ia pun menambahkan keterangan untuk foto tersebut.
“Born to make history,” tulis Mayang dalam kolom keterangan foto, Jumat 16 Juli 2021.

Sontak postingan Mayang ini langsung banjir komentar netizen. Tak sedikit yang menghujat Mayang bahkan sampai menuding dirinya sedang Open BO.

“Bener bibbli dan Fuji blg klo dia open BO,” tulis seorang netizen.
“Kenapa sis?? Depresi ??” tulis netizen lain.
“Biar laku ya mba,” tulis netizen.
“Dl ikut vanessa ga gini dan aq suka liat km shay ,knp km jd begini skrg ” kata netizen lain.

Mayang Sary diketahui saat ini memang sudah tak lagi ikut dengan Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah. Hal ini terungkap saat Bibi membuat postingan soal Mayang di bulan Maret lalu.

Dalam postingan tersebut, Bibi sempat mengatakan bahwa Mayang pergi dari rumah dan lalai dalam pekerjaannya, hingga beberapa orderan orang-orang menjadi terbengkalai.
“Maklum adminnya @_mayangsaryy mungkin merasa dirinya sudah hebat, sudah centang biru & bisa dapet uang dengan mudah sekarang jadi nggak perlu lagi kerja sama kami,” tulis Bibi.

BST Belum Juga Cair, Warga Pangkas Biaya Kebutuhan Sehari-hari

Bogordaily.net – Bantuan sosial tunai (BST) atau bansos tunai tahap lima dan enam untuk periode Mei-Juni 2021 belum juga dicairkan.

Bantuan sebesar Rp 300.000 per kepala keluarga per bulan ini rencananya baru akan dicairkan pada minggu ketiga Juli 2021. Sejumlah warga pun mengeluhkan keterlambatan pencairan dana bantuan tersebut.

Seperti yang dirasakan Nur Anggraini (27), misalnya. Warga Pondok Rangon, Jakarta Timur, ini mengaku sangat kesulitan mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Setelah lepas dari pekerjaannya akibat pandemi Covid-19 akhir tahun lalu, Nur mengandalkan penghasilan suami dan bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Lumayan ngerasa kesulitan karena sekarang yang kerja cuma suami aja kan. Aku dirumahkan karena pandemi, otomatis pemasukan berkurang tapi pengeluaran enggak berkurang, malah lebih. Jadi bantuan yang telat turunnya udah pasti berasa sulitnya,” kata Nur Jumat 16 Juli 2021.

Untuk menyiasatinya, Nur harus memangkas biaya kebutuhan kekuarga dalam satu bulan. “Dengan cara mangkas biaya kebutuhan sih, kayak uang makan tiap minggu dijatah enggak lebih dari Rp 400.000, terserah deh mau makan cuma pake tahu tempe doang kek, pokoknya uang makan segitu,” ujar Nur. “Terus kalau beli kebutuhan pokok bener-bener difilter, cuma yang memang diperluin aja,” lanjutnya.***

 

Elon Musk : Cybertruck Kemungkinan Jadi Produk Gagal

0

Bogordaily.net – Cybertruck ketika diperkenalkan beberapa waktu lalu membetot perhatian dunia, lantaran mobil listrik Tesla ini tak biasa wujudnya, mirip kendaraan masa depan. Dalam tweet terbaru, bos Tesla Elon Musk membicarakan kemungkinan gagalnya cybertruck di pasar.

Elon mengaku tidak akan mengubah bentuk Cybertruck begitu nanti dipasarkan, sama seperti waktu diperkenalkan. Walau ada kemungkinan jadi produk gagal lantaran desainnnya yang tidak biasa itu, ia tidak mempedulikannya.

“Jujur saja, akan selalu ada peluang bahwa Cybertruck akan gagal, karena bentuknya tidak seperti yang lain. Aku tak peduli. Aku sangat menyukainya bahkan jika orang lain tidak,” cuitnya seperti Bogordaily.net dari CNBC.

“Truk yang lain seperti tiruan dari sesuatu yang sama, namun Cybertruck terlihat seperti dibuat oleh alien dari masa depan,” tambah Elon yang juga bos SpaceX ini.

Cybertruck diperkenalkan Elon pada tahun 2019 dan menjadi pusat perhatian karena selain wujudnya, kacanya diklaim tahan peluru. Meski belum jelas kapan dipasarkan, peminatnya cukup membludak.

Peminat bisa memesan dengan tanda jadi cukup USD 100. Dalam seminggu pertama, Elon Musk mengklaim ada 250 ribu pesanan Cybertruck.

Bahkan dalam perkembangan terbaru, Elon menyebut Tesla sudah tidak bisa menghitung lagi seberapa banyak pesanan Cybertruck yang masuk karena peminatnya terus berdatangan.

“Pesanannya raksasa. Well, lebih dari setengah juta order. Kupikir mungkin enam ratus ribu pesanan yang adalah banyak. Kami sudah berhenti menghitungnya,” ucap Elon Musk.

“Kami menjaga desain produksinya hampir sama persis dengan mobil yang diperkenalkan. Hanya ada beberapa perbaikan kecil di sana sini untuk membuatnya lebih baik,” katanya dalam kesempatan lain.***

Sempat Tutup Dua Hari Karena Krisis Oksigen, IGD RSUD Kota Bogor Dibuka Lagi

Bogordaily.net – Setelah menutup sementara selama dua hari karena ketersediaan oksigen bagi pasien tak tersedia. Kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor kembali buka pusat pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Alhamdulillah, hari ini mulai buka. Kemarin oksigen habis kritis,” kata Direktur RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir, Jum’at 16 Juli 2021.

Setelah mempertimbangkan beberapa hal, karena banyak pasien yang membutuhkan di tengah kondisi lonjakan kasus Covid-19 yang meningkat. Kendati demikian, dr Ilham mengaku ketersediaan tabung gas masih kritis.

“Masih kritis, tapi harus buka, karena banyak pasien yang butuh, doain kita semoga Allah kasih kekuatan,” ujarnya.

Ketersediaan tabung oksigen kian berkurang seiring dengan meningkatnya lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor.

Karena hal itu, sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) mengurangi kapasitas pelayanan. RSUD Kota memutuskan untuk sementara menutup pusat pelayanan IGD. Keputusan ini diambil menyusul ketersediaan oksigen bagi pasien mulai menipis saat ini.

Sementara itu, Kasi Medik Rawat Jalan RSUD Kota Bogor, dr Yuyung saat dikonfirmasi menuturkan bahwa penutupan pelayanan IGD RSUD Kota Bogor ditutup sejak Rabu 14 Juli 2021 siang.

“Mulai kemarin (Rabu) siang, tapi untuk ibu hamil dengan Covid-19 dan non Covid-19 masih kita layani,” kata dr. Yuyung.

Menurutnya, untuk mengantisipasi persoalan ini berkepanjangan. Pihaknya saat ini tengah mengupayakan untuk membuat IGD oksigen central. “Tapi perlu waktu untuk membangun sarana pipa ini. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi saat ini,” ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menuturkan, persoalan stok oksigen ini harus segera diatasi. Karena ketersediaan oksigen berpengaruh pada angka kematian, dan juga mengurangi ketersediaan tempat tidur atau BOR.

“Jadi sekarang IGD kosong padahal tempat tidurnya ada, karena tidak ada oksigennya, jadi oksigen ini penting sekali ya,” jelasnya.

“Kita sudah betul-betul minta bantuan ke Pemerintah Pusat agar tempat pengisian oksigen ditambah pasokannya,” pungkasnya.***

Keren! Ambulans Darurat Padodi Omesh Mulai Beroperasi

Bogordaily.net -Ambulans darurat atau Mobil Darurat yang dibuat oleh artis Andanda Omesh mulai beroperasi. Mobil ini diperuntukan untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan

Dalam mobil darurat ini sudah tersedia tempat tidur pasien, tabung oksigen, kursi roda, beserta semua perlengkapan kesehatan lainnya.

Lewat postingan Instagramnya, Omesh meminta doa agar semuanya bisa berjalan lancar sesuai rencana.

“Minta doanya ya semuanya kita mau mulai menjalankan mobil darurat ini,” ucapnya.

“Kita akan menjemput pasien di daerah Duren Sawit. Insyaallah bisa membantu teman-teman. Doakan ya semuanya per hari ini mobil darurat ini mulai beroperasi, doakan teman-teman kita, relawan-relawan. Minta doanya ya buat teman-teman bismillah kita mau jemput pasien pertama kita di Duren Sawit,” katanya lagi.

Adapun mobil yang diberi nama Padodi ini memiliki singkatan dari harapan, doa, dan dedikasi.

Saat ini Mobil Darurat Padodi hanya beroperasi di area Jakarta dan sekitarnya saja.

Omesh lalu memberitahu bagaimana jika orang-orang ingin menggunakan mobil darurat itu.

“Untuk teman-teman yang butuh mobil darurat kami hanya bisa mengantarkan pasien dalam keadaan sadar bukan dalam keadaan kritis. Karena ini bukan ambulans, ini mobil darurat, teman-teman harus punya rumah sakit rujukan di mana. Nanti mungkin kita bisa kasih tau teman-teman untuk persyaratannya gimana,” terangnya.

Untuk menggunakan Mobil Darurat Padodi bisa langsung menghubungi nomor +6281230009215 dan melalui akun Instagram @mobildaruratpadodi.

“MOBIL DARURAT PADODI saat ini khusus mengantarkan pasien covid-19 dengan persyaratan tertentu, karena mobil ini dioperasikan relawan non nakes,”

“Beroperasi di area Jakarta dan sekitarnya, silakan menghubungi kami dengan cara WA. Kita saling mendoakan dalam kebaikan!,” lanjutnya.

Sementara itu, ada SOP tersendiri terkait mobil darurat dalam mengantar pasien COVID-19. Apa saja? Pasien harus dalam kondisi sadar dan tidak kritis.

Selanjutnya, pasien menunjukkan hasil swab PCR positif, lalu ia harus sudah memastikan rumah sakit atau lokasi tujuan sebelum diantarkan.

Pasien membawa kebutuhan medis personal, serta wajib didampingi keluarga atau wali pasien.***

OMG! di Tenjolaya Biaya PTSL Ditentukan Kepala Desa, Harganya Mencapai Jutaan

Bogordaily.net –  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Bogor dilanda sejumlah persoalan. Musababnya, masyarakat yang hendak mengajukan permohonan PTSL harus merogoh kocek cukup dalam untuk biaya PTSL. Padahal program tersebut dicover langsung pemerintah.

Desa Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, misalnya warga yangt membuat PTSL harus merogoh kocek hingga Rp500 ribu, agar dapat memiliki setifikat tanah. Padahal, biaya pembuatan PTSL hanya sebesar Rp150 ribu.

Kenyataannya masyarakat di Kecamatan Tenjolaya, harus membayar mulai dariRp.300 ribu hingga Rp350 ribu, bahkan bisa lebih. Jika ditambah dengan biaya resmi, pemohon harus merogoh kocek lebih dalam lagi hingga mencapai Rp450 ribu hingga Rp.500.000. Jumlah itu dirasa memberatkan.

Saat ditemui Ketua RT 18/RW03 Bonet, membenarkan bahwa banyak warga Desa Cinangneng, Kecamatan Tenjolaya, merasa keberatan atas mahalnya biaya pembuatan PTSL.

“Tambahnya, sudah ada kegiatan pembuatan PTSL dari warga dan saya pun memberikan uang warga ke desa Rp.300.000,- untuk pembuatan segel sebagai alas hak,” Pungkasnya.

Saat di konfirmasi di kantor desa, Suhandi selaku kepala Desa Cinangneng mengatakan bahwa, biaya resmi PTSL sebesar Rp150 ribu, namun warga yang memohon bisa dikenakan lebih mahal tergantung kebijakan kepala desa.

“Mau warga bayar biaya segel Rp.300 ribu, satu juta atau dua juta itu kewenangan kepala desa dan untuk desa kecuali yang rp.150 ribu, itu ke BPN,” kata Suhandi.***

Heboh! Doni Salmanan YouTuber Bandung, Bagi-bagi Duit di Jalan

Bogordaily.net – Seorang Youtuber asal Bandung bernama Doni Salamanan melakukan aksi bagi-bagi uang di jalan.

Uang pecahan Rp100 ribu itu ia berikan pada orang-orang yang ia temui sambil menyebut bantuan PPKM.

Youtuber

Aksi Youtuber itu direkam dalam video yang kemudian menyebar dan jadi viral di media sosial.

Salah satu aksinya itu diketahui dilakukan di perempatan Jalan Cihampelas-Pasteur.

“Bismillah Semoga Berkah dan semoga saya bisa memberikan contoh yang baik 🙏,” tulis akun instagram @donisalmanan Kamis, (15 Juli 2021).

Youtuber

Dari video itu terlihat, pria yang mengendarai motor besar berwarna kuning keemasan itu berhenti kemudian dia turun dan membuka tas selempang yang dibawanya.

Tangan pria itu mengambil segepok uang pecahan Rp100.000. Lalu, pria dermawan ini mendatangi satu persatu pengendara motor.

“Kang bantuan PPKM, bantuan PPKM. Yang belum siapa?” katanya sambil membagikan uang pada semua pengendara motor.

Bahkan terlihat ia memberikan uang pada orang yang dibonceng atau pengendara motor mahal sekalipun tanpa pandang bulu.

Aksinya kerennya ini pun disambut baik. Mereka mengucapkan terima kasih.

“Makasih. Nuhun, Kang,” ujar seorang pengendara motor yang menerima lembaran uang Rp100 ribu.

Ada juga rekaman saat ia membagikan uang di jalan pada para tukang ojek online, tukang parkir dan sopir angkot.

Terlihat warga yang melihat aksi ini mendekati untuk mendapatkan bantuan dari Doni.

Aksi baiknya itu menuai banyak komentar dan pujian dari para netizen. Salah satunya akun minumsegar01.

“Bang gue doain lu jadi orang terkaya dunia dan akhirat, sehat selalu bg, moga gue bisa juga ngikutin jejak lo,” tulis pemilik akun tersebut.***

Heboh Indonesia Menuju Tsunami PHK Gelombang II

0

BOGORDAILY- Kalangan pengusaha memberi sinyal soal ancaman gelombang II PHK yang terjadi akibat ledakan kasus Covid-19 di pertengahan 2021 ini. Bahkan fenomena pemangkasan gaji sudah tak terhindarkan dialami oleh para pekerja.

“Bagi pengusaha ini sudah masuk kategori darurat juga, karena cashflow semakin sekarat sedangkan peluang mendapatkan omzet dan profit tidak pasti. Psikologi pengusaha pasti sangat resah, gelisah memikirkan bagaimana nasib usahanya ke depan jika pandemi semakin berkepanjangan,” kata Ketua Umum DPD HIPPI Jakarta Sarman Simanjorang seperti dilansir CNBC, Jumat (16/7/21).

Jika PPKM Darurat ini benar benar diperpanjang, akan menjadi dilematis bagi pengusaha khususnya UMKM. Ada yang mampu bertahan dengan pendapatan yang sudah sangat menipis, tapi ada kemungkinan melakukan rasionalisasi dengan PHK dan merumahkan karyawan bahkan paling ekstrem menutup usahanya. Namun, semua akan kembali ke daya tahan masing sektor usaha.

Sementara Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut bahwa pemotongan gaji sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Kondisi makin parah setelah adanya penerapan PPKM darurat. Menurutnya, ada beberapa kategori pekerja yang kena dampak.

Pertama, adalah pekerja di industri padat modal seperti pertambangan, otomotif, elektronik, hingga pabrik baja yang mendapat gaji pokok secara penuh, namun tunjangan tidak tetapnya yang dipotong seperti tunjangan, transportasi, kehadiran dan lainnya.

“Kedua, padat karya itu upahnya dipotong bervariasi 25%, ada yang 50%, contoh di tekstil, garmen, sepatu, makanan dan minuman, komponen elektronik, keramik percetakan. Kemudian terakhir yang nggak dibayar sama sekali itu perusahaan ritel, logistik, transportasi, hotel. Seperti hotel Melati dipanggil kalo ada tamu, itu dibayar, makanya harian,” kata Iqbal.

Ketiga, kategori yang tidak ada bayaran sama sekali umumnya berasal dari sektor yang sangat terdampak dan habis-habisan akibat terbatasnya mobilitas. Selain tidak dibayar, pekerja pun tidak terkena PHK. Pasalnya, perusahaan tidak mampu membayar pesangon.

Berdasarkan survei Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) para pekerja khususnya yang berpenghasilan rendah banyak mengalami pemotongan gaji.

Research Manager IBCM Nizma Fadila mengatakan sebanyak 57% karyawan dengan pendapatan rendah, yaitu di bawah Rp 5 juta per bulan, mengalaminya.

Angka ini lebih besar bila dibandingkan dengan karyawan berpenghasilan di atas Rp 10 juta per bulan. Di mana mereka yang mengalami pemotongan gaji sebesar 47%.

Data ini diperoleh melalui survei mengenai dampak Covid-19 terhadap karyawan swasta di Indonesia. Survei ini dilakukan pada dua gelombang yaitu Mei dan Desember 2020. (*)

Danrem Suryakencana Santuni Puluhan Penggali Kubur

Bogordaily.net – Puluhan petugas yang sehari-harinya memakamkan jenazah penderita Covid-19 dari sejumlah pemakaman di Kota Bogor terima Bantuan sembako dan santunan Danrem
061 Suryakencana.

Usai melaksanakan peninjauan kegiatan vaksinasi massal Door to Door,
Danrem 061 Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi mengunjungi langsung para penggali kubur khusus pasien Covid-19 di TPU Kayumanis Tanah Sareal Kota Bogor dan TPU Situ Udik Bogor Barat Kota Bogor.

“Selain kehadiran kami ke TPU Kayumanis ataupun TPU Situ Udik untuk menjalin silaturahmi, tujuan kami ke sini pun untuk mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada para penggali kubur khusus penderita Covid-19 di Kota Bogor yang telah melaksanakan tugasnya,” ucapnya di hadapan para tamu undangan, Camat, Lurah, Danramil, Bhabinmas, Babinsa dan juga para penggali kubur.

Ia mengungkapkan, sampaikan dengan kemarin sudah 470 warga Kota Bogor yang meninggal dunia akibat wabah Corona virus dan semua dimakamkan sesuai dengan protokol Covid 19, baik di TPU Situ Gede maupun di Kayu Manis.

“itu artinya bapak-bapak selaku penggali kubur tentunya telah banyak membantu kami. Oleh karena itulah maka kami ingin memberikan sedikit perhatian kepada para penggali kubur ini,” ungkapnya.

Namun sebelumnya,dia menghimbau kepada para penggali kubur agar tetap semangat dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

“Karena tugas kalian juga berat, untuk memakamkan saudara-saudara kita yang meninggal dunia akibat Covid-19 ini, tidak mengenal waktu, baik itu pagi maupun malam hari. Jadi saya harap bapak-bapak juga harus peduli pada kesehatan diri sendiri ” pungkasnya.

Usai memberikan arahan, Danrem pun menyerahkan bantuan sembako, vitamin, masker, hand sanitizer dan santunan.

Kemudian Danrem melanjutkan dengan meninjau makam warga akibat Covid-19.***