Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7201

Kasus Penyerobotan Tanah Negara di Bogor Harus Dibuka Kembali

0

Bogordaily.net – Menyikapi dugaan penyerobotan Barang Milik Negara (BMN) berupa aset tanah di Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor, Fatholloh Fawait meminta Pemerintah dan penegak hukum untuk menyelidiki dan membuka kembali kasus tersebut.

Hal tersebut disampaikan Fatholloh Fawait usai rapat pengurus Mapancas via zoom kamis, 8 Juli 2021.

Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor, Fatholloh Fawait mengatakan, serangkaian kajian, aksi dan advokasi terkait aset Negara sejak akhir tahun lalu telah menunjukkan titik terang, bahwa semakin kuat indikator penyelewengan dan penyerobotan tanah negara yang berpotensi hilangnya aset negara, pada BLU RSJ Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor sebagai kepanjangan Kementerian Kesehatan.

Dirinya menyampaikan bahwa, ada dua poin substansial dalam kasus tersebut, pertama pemanfaatan aset negara harus ada persetujuan kementerian keuangan.

Faktanya RSMM belum memiliki persetujuan dalam bentuk SK Menteri Keuangan, kemudian yang kedua, tanah negara dimanfaatkan oleh orang yang membalik-namakan tanah negara menjadi milik pribadi dengan melawan hukum.

Faktanya sampai saat ini pihak tersebut masih memanfaatkan tanah negara tanpa dasar hukum.

“Kami minta pemerintah khsusus nya pemerintah kota Bogor dan juga penegak hukum baik dari unsur kejaksaan dan Polri untuk menyelidiki dan membuka kembali kasus kelam penyerobotan lahan tanah negara tersebut,” Kata Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor, Fatholloh Fawait.

Menurut nya, kasus yang di SP3 oleh kejaksaan Agung RI 2012 lalu itu harus dibuka kembali karena sampai saat ini, fakta dilapangan masih berdiri bangunan gedung diatas tanah negara tersebut.

Sehingga menurutnya, itu dapat dijadikan bukti baru (Novum) untuk membuka kembali kasus tersebut.

“Fakta dilapangan harusnya dapat menjadi Novum bagi kejaksaan untuk menyelidiki kembali kasus tersebut,” ujarnya.

“Sebagaimana kita saksikan, masih berdiri gedung-gedung disana,” Sambung Ketua
Mapancas Kota Bogor.

Tidak cukup disitu, sebagai bentuk komitmen mapancas pihak nya akan terus melakukan aksi dan advokasi untuk mengawal dan mengamankan aset negara di kota Bogor.

“Ini upaya mapancas mendukung langkah pemerintah dalam menumpaskan mafia tanah,” pungkasnya.***

ESIR Dinas Kesehatan Kota Bogor Dicek Komisi 4

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor Komisi 4, mengecek unit ESIR (Elektronik Sistem Informasi Rujukan) di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

Diruang ESIR ini ada tiga operator mengatur pasien yang akan dirujuk antar rumah sakit. Perawat dan Unit ambulan juga standby di kantor Dinkes yang siap menjemput pasien jika diperlukan.

Komisi 4

Perlu diketahui masyarakat bahwa ketika pasien masuk ke rumah sakit. Kemudian karena alasan ketersediaan tempat atau alat yang mengharuskan pasien tersebut dirujuk. Rumah sakit harus melaporkan ke operator ESIR.

“Rumah sakit wajib melaporkan ke ESIR untuk selanjutnya operator ESIR yang akan berkomunikasi dengan seluruh RS di Kota Bogor atau luar Kota Bogor, begitu ada jawaban dari RS rujukan barulah operator ESIR menginformasikan kepada RS asal untuk mengirim pasien ke RS rujukan,” ungkap Said Muhammad Mohan, Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bogor ketika memimpin pengecekan ESIR.

Komisi 4

Banyak ditemui rumah sakit merujuk lepas tanpa berkoordinasi dengan ESIR, ini yang harus dibenahi.

“Banyak akhirnya pasien kesana kemari mencari RS yang akhirnya tutup usia dijalan,” ucap Mohan.

Komisi 4 mengapresiasi sistem ESIR, walaupun masih ada kendala dalam pelaksanaannya.

“Sistem ini kami apresiasi bagus, namun pada saat pelaksanaanya masih ditemui beberapa kendala. Salah satunya respon yang kurang cepat dari RS yang dituju. Perlu ada komitmen antar RS untuk bersinergi gerak cepat dalam menangani pasien gawat darurat,” ujar Mohan.

Komisi 4 akan review Perda No 11 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan dan akan diperkuat.

Dalam situasi padatnya rumah sakit saat ini, terakhir terpantau sudah ada 136 pasien yang menunggu jawaban dari RS rujukan utk masuk.

“Masyarakat bisa menghubungi call center ESIR di no telp 119,” pungkas Mohan.***

Pemerintah Revisi Aturan PPKM Darurat, Tempat Ibadah Tidak Ditutup

0

Bogordaily.net – Pemerintah merevisi lagi aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Diaturan baru, tempat ibadah tidak lagi ditutup dan resepsi sepenuhnya ditiadakan.

Perubahan itu tertuang dalam instruksi Mendagri Tito Karnavian Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Dalam rangka tertib pelaksanaan PPKM Darurat COVID-19 di Jawa dan Bali, maka perlu dilakukan perubahan khususnya pada Diktum ketiga huruf g dan huruf k instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021 tentang perubahan kedua instruksi Mendagri Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat COVID-19,” bunyi revisi instruksi Mendagri 19/2021.

Adapun aturan yang dirubah huruf g dan huruf k adalah tentang penutupan tempat ibadah dan pelaksanaan resepsi pernikahan. Bunyi huruf g dan k pada instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 semula seperti ini:

g. Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara;

k. resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 (tiga puluh) orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak menerapkan makan ditempat resepsi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang

Kemudian direvisi menjadi seperti ini:

I. Huruf g, tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/ keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Darurat dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah

II. Huruf k, pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Darurat.

Dalam instruksi Mendagri 19/2021 itu tertulis aturan baru ini berlaku mulai 10 Juli sampai 20 Juli 2021. Instruksi baru ini sudah diteken oleh Mendagri Tito Karnavian.

Juru bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi membenarkan instruksi Mendagri itu. Jodi meminta warga tetap mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

“Tetap mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah. Karena imbauan ini untuk kebaikan kita sendiri, keluarga dan masyarakat secara luas,” kata Jodi saat dikonfirmasi, Sabtu 10 Juli 2021.

Malam Ini Menteri Agama Pimpin Sidang Isbat

0

Bogordaily.net – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan untuk menentikan awal Zulhijjah 1442 Hijriah sekaligus penentuan Hari Raya Iduladha 2021 pada Sabtu 10 Juli 2021, malam ini.

Berbeda dengan sidang-sidang isbat sebelumnya, kali ini Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas rencananya akan memimpin sidang secara daring dari kediamannya, di Rumah Dinas Menteri Agama, Komplek Menteri Widya Chandra, Jakarta.

“Karena masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, maka sidang nanti sore, seluruhnya akan dilakukan secara daring. Bapak Menteri Agama akan memimpin dari kediamannya di Widya Chandra,” tutur Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim, di Jakarta, Sabtu 10 Juli 2021.

Dikatakan Agus, seperti biasa, sidang isbat tetap melibatkan sejumlah unsur masyarakat. Mulai dari Duta Besar Negara Sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan ormas Islam, dan sebagainya.

“Mereka semua telah diundang, dan mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan,” ungkap Agus.

“Selain via Zoom, bisa juga disaksikan pada channel Youtube Kemenag RI dan BimasIslam TV. Kami juga bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang awal Zulhijah bisa berkoordinasi dengan TVRI,” tambahnya.

Agus menjelaskan, pelaksanaan sidang isbat akan terbagi dalam tiga tahap. Sesi pertama dimulai pukul 17.00 WIB, berupa pemaparan posisi hilal awal Zulhijah 1442 H oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( LAPAN) Thomas Djamaluddin.

Sesi kedua, dimulai setelah Magrib dan dipimpin oleh Menag secara daring dengan peserta terbatas atau tidak untuk umum. Sidang diawali dengan penyampaian laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari sejumlah titik di Indonesia,” katanya.

“Sesi ketiga, Menteri Agama mengumumkan hasil sidang isbat 1 Zulhijah sekaligus Idul Adha 1442 H secara telekonferensi pers yang disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,” pungkasnya.

Sumber: JawaPos.Com

Astaga..Sebelum Gugat Rezky Aditya, Wenny Ariani Sempat Dipenjara dan Titipkan Anaknya ke Ibu Kost

0

Bogordaily.net – Setelah mengaku punya anak di luar nikah dengan artis Rezky Adhitya, Wenny Ariani blak-blakan soal kehidupan pribadi masa lalunya yang kelam.

Pada tayangan kanal Youtube Denny Darko, Wenny Ariani mengaku pernah dipenjara pada tahun 2015

Ya diakui Wenny Ariani, dirinya pernah tersangkut kasus hukum hingga harus dipenjara. Ia mengaku dipenjara karena kasus penipuan.

Untuk diketahui, Wenny Ariani adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang iklan dan jasa.

Merintis bisnis dari nol, Wenny Ariani menjelma jadi sosok yang kaya raya.

Bahkan di tahun 2012 saat mengenal Rezky Adhitya, Wenny Ariani sudah punya lima rumah berkat kerja kerasnya di bidang bisnis iklan.

Namun sayang, masa-masa kejayaan Wenny Ariani harus jatuh.

Sebab di tahun 2015, Wenny Ariani tersangkut kasus penipuan yang dilaporkan oleh rekan bisnisnya.

Gugatan tersebut dilayangkan rekannya lantaran Wenny Ariani tidak membayar pinjamannya sebesar Rp 750 juta.

“Saya gagal bayar. Dalam bisnis kan ada untung rugi, enggak selalu untung toh. Saya Akui itu kesalahan saya. Saya minta maaf dan saya juga menjalankan hukuman (penjara),” akui Wenny Ariani dikutip Bogordaily.net pada Sabtu 10 Juli 2021.

Bisnisnya hancur hingga dirinya masuk penjara, Wenny Ariani mengungkap penyebabnya.

Wenny Ariani mengaku terpuruk karena kecanduan sebuah permainan di gadget hingga menghabiskan puluhan miliar.

Bukan cuma hartanya yang habis, Wenny Ariani juga ditinggalkan rekan bisnisnya.

“Habis semua, habis harta oke semua ya, tapi habis kepercayaan ini yang saya susah,” ujar Wenny Ariani.

Bercerita lebih lanjut, Wenny Ariani tampak pilu kala mengenang saat-saat di penjara.

Sebab kala itu, Wenny Ariani terpaksa harus meninggalkan anaknya, termasuk anak dari Rezky Adhitya, Keke.

“Mba pernah menjalani hukuman penjara ?” tanya Denny Darko.

“Iya,” akui Wenny Ariani.

Rupanya selama Wenny Ariani di penjara, anaknya tinggal di kos-kosan.

Masih kecil, anak-anak Wenny Ariani pun dititipkan ke ibu kos.

“Waktu itu terjadi Keke gimana ?” tanya Denny Darko lagi.

“Saya diambil dari apartemen Gandaria dibawa ke Polda Metro. Anak saya diamanin sama sahabat, dipindahin ke kos-kosan,” ungkap Wenny Ariani.

“Dua orang ? Dari anak yang pernikahan pertama ?” tanya Denny Darko.

“Iya, dan Keke,” pungkas Wenny Ariani.

“Itu tinggal sama siapa ?” tanya Denny Darko.

“Enggak ada yang urus, sama sekali enggak ada yang ngurus. Jadi saya cuma titipin sama yang punya kosan,” akuinya.

Ditimpa masalah bertubi-tubi, Wenny Ariani menghadapinya seorang diri.

Sebab kala itu, orangtua, keluarga, bahkan sahabatnya saja tidak ada yang mau menjenguk Wenny Ariani di penjara.

Pun dengan Rezky Adhitya yang diakui Wenny justru acuh.

Padahal saat itu diakui Wenny Ariani, Rezky Adhitya tahu anaknya tinggal di kos-kosan.

“Akhirnya saya berhadapan-hadapan sama Tuhan. Enggak ada daya dan upaya. Anak saya dua pada saat saya di penjara ya saya hanya bisa pasrah. Pada saat itu tidak ada yang jenguk, saudara yang datang, benar-benar sendirian,” ungkapnya.

“Anak saya di kosan loh, Keke di kosan, dan Rezky tahu kok kondisinya,” sambungnya.

Mengenang kondisi pilu itu, Wenny Ariani akhirnya menjawab nyinyiran publik.

Yang mengatakan bahwa pengakuan Wenny Ariani soal punya anak dari Rezky Adhitya hanya untuk mengincar uang Rezky saja.

Diakui Wenny, jika ia memang mengincar harta, dirinya akan sejak dulu mengejar-ngejar Rezky Adhitya.

“Itu lah makanya saya bilang, kalau ada yang bilang saya menuntut nafkah (dari Rezky Adhitya) atau duit, kenapa baru sekarang. Kalau mau duit kenapa yang pas saya susah itu saya ke luar ?” imbuh Wenny Ariani.***

Ada Apa? Pengendara di Bogor Dipaksa Tundukkan Kepala Selama 60 Detik …

BOGORDAILY Suasana hening terasa saat pengendara dan petugas menundukan kepala di Jalan Pajajaran, Simpang Baranangsiang, Kota Bogor, Sabtu 10 Juli 2021. Hening Cipta selama 60 detik itu rupanya untuk mendoakan orang yang meninggal dunia karena pandemi Covid-19.

Pantauan di lokasi pukul 10.07 WIB arus lalu lintas di sekitar mendadak dihentikan sejenak. Petugas menggunakan pengeras suara meminta kepada para pengendara berhenti dan turun dari kendaraannya untuk bersama mengheningkan cipta.

“Terima kasih Bapak Ibu yang ada di sekitar Baranangsiang, dua menit ke depan akan diadakan mengehingkan cipta 60 detik. Mohon untuk khidmat acara ini yang di motor silakan untuk berdiri,” ujar petugas di lokasi.

Saat mengheningkan cipta dimulai terlihat para pengendara motor berdiri di samping kendaraannya menundukkan kepala sejenak bersama petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang tengah melakukan penyekatan.

Suasana khidmat pun sangat terasa di lokasi. Ditambah, keheningan arus lalu lintas yang dihentikan sementara menambah momen ini sangat spesial. Usai mengheningkan cipta, arus lalu lintas dibuka kembali dan petugas melanjutkan penyekatan di Simpang Baranangsiang.

Suasana khidmat juga telihat di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Pengendara dihentikan sementara untuk mengheningkan cipta sejenak dan mendoakan korban yang meninggal dunia karena pandemi Covid-19.

Tampak tiga polisi berdiri di tiap-tiap simpang lampu lalu lintas memberhentikan seluruh pengendara dari arah Jalan Menteng Raya, Jalan M.I Ridwan Rais dan Jalan Kebon Sirih.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan mereka yang meninggal dunia karena pandemi Covid-19. Ajakan tersebut dikemas dalam Gerakan Hening Cipta Indonesia yang akan digelar serentak pada hari ini pada pukul 10.07 WIB selama 60 detik. (inews)

Sehari 622 Kasus Positif Covid-19, Kota Bogor Pecahkan Rekor Selama Pandemi

Bogordaily.net – Meski sudah diberlakukan perberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM darurat), angka kasus Covid-19 di Kota Bogor terus naik. Satgas Covid-19 melaporkan 622 kasus dan 2 meninggal pada Jumat 9 Juli 2021. Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi kasus positif Covid-19 dalam sehari selama pandemi.

Jumlah itu terbanyak atau rekor semasa pandemi, sebelumnya pernah 562 kasus dan 2 meninggal pada Senin 5 Juli 2021. Sepekan sebelumnya Senin 28 Juni 2021 dengan 447 kasus positif baru dan 5 meninggal dunia.

Satgas Covid-19 Kota Bogor pada Jumat malam melaporkan terdapat 622 kasus positif baru, 240 pasien dinyatakan sembuh, dan 2 angka kasus pasien positif meninggal.

Penambahan kasus itu, jumlah akumulatif kasus di Kota Bogor mencapai 24.728 kasus dengan rincian, 17.514 orang telah dinyatakan sembuh, 6.919 orang masih dalam perawatan, dan 295 pasien meninggal dunia.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, saat ini Kota Bogor tidak dalam keadaan baik. Kata dia, data Covid-19 di Kota Bogor menunjukkan warga harus lebih siaga dan waspada.

Bima Arya menerangkan, saat ini keterisian tempat tidur sudah di atas 80%, rumah sakit penuh, dan Kota Bogor kekurangan tenaga medis, serta oksigen.

Menanggapi hal itu, pihaknya berupaya bertindak cepat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyiapkan beberapa langkah.

“Pertama, akan menambah tempat tidur dan ruang isolasi di seluruh rumah sakit di Kota bogor minimal di angka 40%,” tutur Bima Arya.

Kedua, lanjut dia, Pemkot Bogor akan menambah fasilitas isolasi bagi warga yang tanpa gejala (OTG) menggunakan gedung pemerintah atau lembaga dan tempat tidur di kelurahan yang bisa diakses oleh warga membutuhkan.***

 

Tentukan Awal Dzulhijjah, Menag Pimpin Sidang Isbat dari Rudin

Bogordaily.net – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Dzulhijjah 1442 H, Sabtu (10 Juli 2021).

Berbeda dengan sidang-sidang isbat sebelumnya. Kali ini Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, rencananya akan memimpin sidang isbat tersebut dari kediamannya.

Menag akan memimpin dari Rumah Dinas (Rudin) Menteri Agama, Komplek Menteri Widya Chandra, Jakarta.

“Karena masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, maka sidang isbat nanti sore, seluruhnya akan dilakukan secara daring. Dan Bapak Menteri Agama akan memimpin dari kediamannya di Widya Chandra,” tutur Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim, di Jakarta.

Dikatakan Agus, seperti biasa, sidang isbat tetap melibatkan sejumlah unsur masyarakat.

Mulai dari Duta Besar Negara Sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan ormas Islam, dan sebagainya.

“Mereka semua telah diundang, dan akan untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan,” ungkap Agus.

Selain via Zoom, bisa juga disaksikan pada channel Youtube Kemenag RI dan Bimas Islam TV.

“Kami juga bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool serta Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Dzulhijah bisa berkoordinasi dengan TVRI,” paparnya.

Agus menjelaskan, jadwal pelaksanaan sidang isbat akan terbagi dalam tiga tahap. Sesi pertama, dimulai pukul 17.00 WIB.

Berupa pemaparan posisi hilal awal Dzulhijah 1442 H oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin.

“Sesi kedua, sidang Isbat yang dimulai setelah Magrib dan dipimpin oleh Menag secara daring. Sidang diawali dengan penyampaian laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari sejumlah titik di Indonesia,” ungkapnya.

“Dan sesi ketiga, Menteri Agama akan mengumumkan hasil sidang isbat 1 Dzulhijah 1442 H, (sekaligus penentuan Idul Adha 1442 H) secara telekonferensi pers dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,” pungkasnya.***

Ahok Buka bukaan: Pertamina Kerap Lakukan Kebiasaan Buruk, Tunda Pembayaran ke UMKM

Bogordaiily.net – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkap bahwa perusahaan yang dipimpinnya memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan yang dimaksud adalah seringnya menunda pembayaran proyek kepada mitra atau pihak ketiga (vendor) yang diajak kerja sama, khususnya UMKM.

Lebih lanjut, Ahok mengatakan, sejak dirinya masuk dalam susunan direksi perusahaan pelat merah itu banyak sekali keluhan dari vendor yang soal kontrak kerja sama belum dibayarkan.

Karena itu, Ahok lantas mengubah sistem lelang controlling tender perusahaan lebih transparan. Tujuannya agar pembayarannya bisa dipercepat.

“Kalau di Pertamina banyak sekali pengaduan termasuk pengadaan pembayaran yang dipersulit jadi Pertamina punya satu kebiasaan tidak mau bayar (vendor).

Padahal pencairan APBN kita itu penginnya cepat ada, ahirnya apa yang terjadi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setengah mati dia pinjam bank, keuntungannya menipis daya beli turun,” katanya dalam diskusi virtual, dilansir dari Bergelora.com.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai bahwa keadaan seperti itu acap kali dimanfaatkan oleh mafia-mafia yang menawarkan jasa pencairan pembayaran proyek. Hal ini pun diduga melibatkan petinggi-petinggi perusahaan yang tidak jujur.
“Ada pihak ketiga yang menawarkan jasa bisa mengurus, mempermudah dan bisa bantuin (pembayaran proyek),” jelasnya.

Jika masih terjadi keadaan tersebut di kemudian hari, kata Ahok, para vendor dapat mengadukannya secara pribadi kepadanya. Selain itu, bisa juga membuka suara kepada media agar kejadian itu tidak terulang.
Lebih lanjut, Ahok juga menjamin akan membersihkan Pertamina dari citra-citra buruk yang selama ini melekat.

Seperti misalnya banyaknya risiko suap dan korupsi. Kata dia, upaya ini juga dilakukan untuk menyelamatkan uang negara dari tindakan korupsi.

“Kalau menyangkut Pertamina lapor ke saya. Pasti saya kerjain nanti kalau macam-macam, itu saja jaminan saya,” ujarnya.

Sinar Mas Land Selenggarakan Festival Hijau BSD Ke-18

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk menyelenggarakan Festival Hijau BSD ke-18. Perusahaan telah melangsungkan sejumlah rangkaian acara Festival Hijau BSD ke-18 secara virtual sejak 8 Juni lalu dan puncak acara tersebut berlangsung pada Kamis 8 Juli 2021. Pada festival yang berlangsung sekitar satu bulan ini, perusahaan mengusung tema “Ayo Bangun Lingkungan yang Bersih, Sehat, dan Berdaya di Masa Pandemi”.

Tema tersebut diangkat untuk mengajak masyarakat agar mau dan mampu beradaptasi di saat pandemi Covid-19 dengan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya.

Puncak acara Festival Hijau BSD ke-18 yang berlangsung secara virtual ini turut dihadiri oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DHL) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik, Kepala DHL Tangsel Toto Sudarto, serta CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land Christopher Siswanto dan Kepala Divisi Corporate Affairs BSD – Sinar Mas Land Dony Martadisata.

Acara puncak Festival Hijau BSD dihadiri oleh pimpinan daerah administratif BSD City, yakni Benyamin Davnie (Wali Kota Tangerang Selatan) dan Ahmed Zaki Iskandar (Bupati Tangerang).​

Selain itu sejumlah narasumber CSR Bidang Lingkungan turut mengisi acara tersebut yaitu Dr. Sri Wahyono, S.Si., M.Si. dan Ir. Firman L. Sahwan, M.Si. dari Tim Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, Supendi Akbar, S.Pd. dari Komunitas Penggiat Lingkungan, Ir. Setya Sandi, SE., MM. sebagai mentor bidang lingkungan dan ekonomi, serta Luhur Irfan, SP. dari Tim Nursery BSD City – Sinar Mas Land.

Kegiatan itu dikemas dalam bentuk edukasi dan hiburan sehingga mendorong masyarakat berkontribusi langsung terhadap pemeliharaan lingkungan hidup.

“Dengan demikian, kami berharap terjadi perubahan perilaku masyarakat yang sadar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Selain itu, masyarakat mampu mengelola alam secara bijak untuk memperoleh hasil yang bermanfaat bagi kehidupan kita,” papar Christopher Siswanto Adisaputro, CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land dalam sambutannya pada puncak acara Festival Hijau BSD ke-18 ini.

Berbagai acara menarik berlangsung dalam rangkaian acara Festival Hijau BSD ke-18. Terdapat webinar nasional “Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat”, Edutainment Cerdas Cermat Kelompok Tani, Lomba Aksi Lingkungan yang terdiri dari lomba budi daya sayur dan buah serta lomba estetika lingkungan, dan pemberdayaan lingkungan sekolah.

CSR Lingkungan Sinar Mas Land pun memberikan bantuan berupa edukasi lingkungan, berbagai bibit sayuran dan buah, pupuk, peralatan pertanian, rumah pengelolaan pupuk, serta perbaikan toilet/ruang sanitasi untuk sekolah-sekolah. Bantuan itu diberikan kepada masyarakat umum, khususnya warga di sekitar BSD City yang tergabung dalam program Kampung Mantul.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang hadir secara virtual pada puncak acara Festival Hijau BSD ke-18 mengapresiasi langkah perusahaan dalam pelaksanaan acara ini.

Acara puncak Festival Hijau BSD dihadiri oleh pimpinan daerah administratif BSD City, yakni Benyamin Davnie (Wali Kota Tangerang Selatan) dan Ahmed Zaki Iskandar (Bupati Tangerang).​

“Bukan saja sebagai upaya untuk berperan dalam melawan kondisi pandemi, tetapi acara ini terutama juga membangun kembali kesadaran masyarakat lebih peduli dan berperan aktif sebagai agen perubahan (agent of change) dalam melakukan kebiasaan positif dan pola hidup bersih demi meningkatkan kualitas terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie turut menyampaikan apresiasi kepada BSD City yang selama ini telah menunjukkan kepedulian terhadap pengelolaan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya.

“Festival Hijau yang diprakarsai PT BSD merupakan suatu kegiatan yang sangat baik dan perlu didukung oleh semua pihak. Kepedulian, kerja sama, dan partisipasi dari pihak ketiga seperti ini sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan pembangunan lingkungan dan kawasan kota yang lebih baik,” ujarnya. Ia berharap semakin banyak pihak maupun stakeholders peduli terhadap pembangunan lingkungan di Kota Tangerang Selatan.***