Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7202

Waduh! Buntut Video Viral Terdengar Karokean, Dewan Sidak Puskesmas Situ Udik

Bogordaily.net – Buntut Video viral Puskemas Situ Udik. Anggota komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana mendatangi Puskesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Sabtu (10 Juli 2021).

Video yang viral Jumat (9 juli 2021) lalu seorang ibu hamil dan pasien positif yang hendak berobat ke Puskesmas Situ Udik.

Bahkan, dalam video yang viral itu terdengar suasana karaokean di dalam Puskemas

“Terkait di internal puskesmas tadi, ada yang nyanyi-nyanyi, kedua terkait dengan persoalan yang pasien covid-19 itu yang menjadi dua hal yang berbeda, makanya saya coba menyikapi itu,” ungkap Ruhiyat Sujana kepada wartawan usai kunjungananya ke Puskesmas Situ Udik pada, Sabtu (10 Juli 2021).

Dirinya juga mempertanyakan, kenapa pasien Positif Covid-19 itu berkeliaran. Lalu mempertanyakan, Puskesmas Situ Udik sudah mentracking atau belum dan lain sebagainya.

“Lalu terkait soal etika tadi saya juga mempertegas berbicara masih jam kerja lalu misalnya ada nyanyi-nyanyi itu harus menjadi catatan bagi pihak puskesmas untuk mengevaluasi, saya pun sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Kabupaten Bogor,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Puskesmas Situ Udik drg. Lenny Asyita mengaku bahwa dirinya telah menegur terhadap Pegawai Puskesmas Situ Udik yang ada dalam video viral itu.

Ia juga mengatakan, yang di lakukan pegawainya itu hanya untuk hiburan sambil mengerjakan tugas.

“Ini sebenernya sedang dibersihkan karena kelihatan nya pasiennya udah sepi, mumpung pasien sepi mereka bersih-bersih sekalian di dalam cuma nyanyi-nyanyi biasa karena melihat ada mic di depan situ,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf karena menurutnya bahwa yang dilakukan pagawainya.

Pegawai yang ada dalam video viral itu tidak sadar kalau suara Mic terdengar keras karena Mic yang biasa dipakai untuk memanggil pasien.

“Ini sangsi saya akan tindak keras kepada pelaku saya sudah beri peringatan dari kemarin. Kemudian nanti saya akan pelajari lagi nanti kira-kira untuk sangsinya seperti apa karena kan baru kemarin kejadian nya jadi saya harus pelajari dulu seperti apa sebenarnya sangsinya,” ucapnya.

Saat kejadian, drg. Lenny Asyita mengatakan, sebelum ada pasien. Di dalam Puskesmas itu ada tiga orang pegawai.

Kemudian satu orang membuka pintu. Cuma, kata dia, yang menyanyi saat itu ada dua orang.

“Saat itu pasien yang datang ada dua orang, pasien ibu hamil itu hanya datang ingin tahu aja kartu BPJS nya masih bisa dipakai gak di Puskesmas lain, seperti itu karena memang dia kan faskesnya faskes sini dan kita jawab tidak bisa dan dia langsung pulang si pasien ibu hamil itu dan yang positif itu yang memvideokan,” pungkasnya.***

Ayo, Lawan Covid-19 dengan Humor

0

Bogordaily.net – Banyak cara yang dapat dilakukan orang untuk meningkatkan kekebalan tubuh (Imunitas). Sudah diketahui ilmu kedokteran mengungkap rasa gembira dapat menimbulkan imunitas tubuh. Menyadari hal itu seorang pasien positif Corona (COVID-19) di RSDC Wisma Atlet Sigit Suryanto, mengisi hari-hari isolasinya dengan membuat konten humor.

“Saya bikin postingan untuk menghibur diri sendiri, untuk meningkatkan imun. Gimana biar mengisi waktu luang selama masa pemulihan. Biar naikin imun, saya buat video lucu,” kata Sigit dalam perbincangan, Sabtu 10 Juli 2021.

Sigit telah menjalani hari ke-8 isolasi di RSDC Wisma Atlet. Pria asal Jakarta Timur ini menjalani isolasi seorang diri di RSDC Wisma Atlet.

Dia mengaku video lucu itu awalnya dibuat saat dirinya masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Disaat menunggu puskesmas merujuknya ke RSDC Wisma Atlet, dia membuat video humor.

“Di Wisma Atlet berlanjut. Di hari ketiga, saat badan dirasa sudah mulai fit, coba bikin lagi. Biasanya bikin setelah berjemur di pagi hari,” katanya.

Dia mengatakan, sebagai orang Betawi, dia suka dengan humor yang dibuat komedian @madunoseng alias Enyakopsah. Dilihat di akun Instagram Sigit, @sigituaje_nih, terlihat ada tiga video yang dibuatnya ala Enyakopsah.

“Saya orang Betawi, suka seniman Betawi. Saya mengikuti @madunoseng, Enyakopsah. Akhirnya saya duetin,” katanya.***

Indonesia Dibanjiri Vaksin Impor, Besok Tiga Juta Dosis Vaksin Moderna Didatangkan dari AS

Bogordaily.net – Indonesia kembali dibanjiri vaksin impor, setelah sebelumnya mengimpor vaksin AtraZeneca dari Jepang dan Sinovac dari China, kali ini yang diimpor adalah vaksin Moderna. Rencananya Minggu besok 11 Juli 2021 akan datang tiga juta dosis asal Amerika Serikat itu.

“Kita akan mendapat kiriman tiga juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat (AS) yang dikirim melalui fasilitas Covax,” kata Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi dalam keterangannya seperti dilansir dari Antara, Sabtu, 10 Juli 2021.

Sebelumnya pemerintah Indonesia juga sudah menerima vaksin AstraZeneca dari pemerintah Jepang. Dedy mengingatkan masyarakat untuk bisa mengatur mobilitas selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Masyarakat diminta tidak keluar rumah, kecuali untuk kebutuhan mendesak seperti pergi ke sentra vaksinasi. Hingga Kamis, 8 Juli 2021 tercatat hampir 50 juta dosis vaksin telah diberikan dengan rincian 35 juta suntikan dosis pertama dan 15 juta sisanya suntikan dosis kedua.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan vaksin Moderna akan disuntikkan sebagai vaksin dosis ketiga bagi tenaga kesehatan. “Mengenai program ini, vaksin ketiga kepada tenaga kesehatan akan diberikan menggunakan Vaksin Moderna,” katanya.

Budi mengatakan pemberian vaksin ketiga itu sebagai upaya menjaga tenaga kesehatan agar bisa konsentrasi bekerja. Ia juga berharap pemberian vaksin ketiga itu dapat memberikan kekebalan yang maksimal terhadap variasi-variasi mutasi virus yang ada.

“Vaksin Moderna ini rencananya akan datang di hari Minggu 11 Juli 2021 ini, diharapkan mulai minggu depan sudah bisa dimulai,” harapnya.

“Kita berterima kasih pada teman-teman Amerika Serikat yang sudah memberikan Vaksin Moderna, 4 juta akan datang bertahap dan tahap pertama akan datang minggu ini,” kata Budi lagi.

Budi juga mengatakan, semakin banyak dosis vaksin yang tiba di Indonesia maka penyuntikan vaksin pun akan semakin cepat. Ia mengatakan, sebanyak 45 juta dosis vaksin akan diterima pada bulan Agustus 2021 dan 85 juta dosis vaksin akan tiba pada Oktober.

“Kalau kita lihat secara akumulasi sampai akhir tahun ini kita bisa menerima 441 juta dosis,” ujarnya.

Budi mengatakan, dosis ketiga vaksin Covid-19 sudah disetujui untuk dilaksanakan dalam program vaksinasi, namun hanya untuk para tenaga kesehatan.

Ia menuturkan, jenis vaksin yang akan digunakan adalah Vaksin Moderna, sesuai rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).***

 

 

Indonesia Terima Bantuan Ventilator dan Tabung Oksigen dari Singapura

Bogordaily.net – Indonesia menerima bantuan dan dukungan dari Pemerintah Singapura untuk mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan kasus yang tinggi.

Bantuan berupa 200 ventilator, 256 tabung oksigen kosong ukuran 40 liter serta 30 unit oxygen concentrator dari total 10.000 unit pembelian mandiri dari Pemerintah Indonesia.

Semua akan dibawa menggunakan dua pesawat Singapore Air Force C130 telah tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Jumat 9 Juli 2021.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menuturkan, untuk selanjutnya dilakukan serah terima perwakilan dari Pemerintah Singapura kepada Pemerintah Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi untuk kerja sama dan solidaritas dari Pemerintah dan seluruh warga Singapura, atas konsistensinya untuk membantu melawan Covid-19 di Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi.

Hal tersebut, kata Oscar, sekaligus sebagai bukti hubungan kedua negara berjalan dengan sangat baik.

Setibanya di Indonesia, seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan dikalibrasi dan dilakukan pengecekan fungsi di pusat fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Serta Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) untuk memastikan keselamatan dan keamanan alat-alat kesehatan.

Selain Singapura, Australia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) juga telah menyampaikan, kesiapannya untuk membantu dan mendukung Indonesia dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Pemerintah Australia menyatakan, akan memberikan sumbangan berupa 1000 ventilator CPAP BAST yang rencananya tiba di Indonesia malam ini.

Pemerintah RRT juga akan mengirimkan sejumlah peralatan medis yang dibutuhkan seperti 1.000 unit oxygen concentrator 5 liter, 500 unit oxygen concentrator 10 liter.

Bantuan tersebut siap dikirim dari Shanghai ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

Oscar Primadi pun mengapresiasi dukungan kerja sama yang diberikan oleh sejumlah negara sahabat terhadap Indonesia.

Oscar menilai sangatlah penting untuk membangun solidaritas global dalam mempercepat penanggulangan pandemi di dunia.***

Catat! Perda Terkait PPKM Darurat Tidak Boleh Ada Pidana

0

Bogordaily.net – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyarankan, kepala daerah supaya membuat aturan untuk membuat masyarakat lebih tertib dalam menjalankan PPKM Darurat. Namun, ia menekankan, dalam peraturan daerah (Perda) tidak boleh ada aturan mengenai pidana.

“Peraturan ini sifatnya enggak boleh pidana, sanksi sosial. Misal kerja sosial, kemudian sanksi administrasi, itu bisa dikenakan,” jelasnya.

Dia mengatakan, kepala daerah yang tidak menjalani aturan PPKM Darurat dapat dikenakan sanksi, mulai dari teguran, administratif, hingga pemberhentian sementara.

“Karena memang ada kewenangan dari pusat, baik Presiden dan Mendagri untuk bisa keluarkan aturan atau instruksi . Ini ada sanksi mulai teguran sampai administratif, sampai dengan pemberhentian sementara tiga bulan,” ujarnya.

Menurut Tito, penindakan pelanggaran PPKM Darurat bisa merujuk Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan KUHP.

“Artinya diproses kepolisian, diserahkan ke jaksa dan diajukan ke pengadilan,” kata Tito dalam konferensi pers virtual, Jumat 9 Juli 2021.

Di samping itu dapat juga dilaksanakan acara pemeriksaan singkat untuk tindak pidana ringan seperti pelanggaran pemakaian masker yang diatur dalam peraturan daerah.

Pelanggaran ini, penegakannya dilakukan Satpol PP dengan pendampingan dari kepolisian yang didukung kejaksaan dan pengadilan serta dikemas dalam operasi yustisi.

“Ini memang sangat situasional di lapangan. Upaya koersif adalah upaya terakhir. Namun perlu ada ketegasan memang,” tegas Tito.

Tito menjelaskan, penerapan tiga UU itu bisa dikenakan jika ada pelanggaran seperti kerumunan massa besar yang pada praktiknya menolak dibubarkan petugas, atau pihak yang membuat kerumunan itu sengaja mengabaikan aturan.

Pada level pelanggaran yang relatif rendah, Tito merujuk pada peraturan daerah yang sudah disepakati antara pemerintah daerah dan DPRD setempat.

Tito menyarankan kepala daerah membuat aturan tersebut untuk membuat masyarakat lebih tertib dalam menjalankan PPKM Darurat.Namun, ia menekankan, dalam perda tidak boleh ada aturan mengenai pidana.***

Tren Kenaikan Terjadi Selama Seminggu, Hari ini Harga Emas Antam Tembus Rp. 950.000

Bogordaily.net – Harga emas Antam terus mengalami kenaikan. Tren kenaikan terus terjadi selama seminggu ini. Bahkan hari ini harganya temus Rp 950.000 per gram naik Rp 3.000.

Demikian dikutip dari situs logam mulia laman perdagangan Antam butik Pulo Gadung, Sabtu 10 Juli 2021.

Selain itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini juga naik Rp 3.000 ke level Rp 845.000 per gram.

Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga emas tersebut.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

Emas batangan 1 gram Rp 950.000
Emas batangan 5 gram Rp 4.525.000
Emas batangan 10 gram Rp 8.995.000
Emas batangan 25 gram Rp 22.362.000
Emas batangan 50 gram Rp 44.645.000
Emas batangan 100 gram Rp 89.212.000
Emas batangan 250 gram Rp 222.765.000
Emas batangan 500 gram Rp 445.320.000
Emas batangan 1.000 gram Rp 890.600.000

 

Magnitudo 5,6 SR Gempa Gunung Sitoli Nias Utara

Bogordaily.net – Gempa hari ini mengguncang Gunung Sitoli Nias Utara dan sekitarnya pada pukul 09:41 WIB, Sabtu, 10 Juli 2021.

Dari Instagram BMKG mengumumkan gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 5.6 SR.

Nias

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa Gunung Sitoli hari ini berada pada titik koordinat 1.94 LU 96.91 BT.

Menurut BMKG pusat gempa berada di laut 75 km barat laut Nias Utara. Adapun kedalaman pusat gempa atau hiposentrum tersebut adalah 10 Km.

Walaupun tidak berpotensi tsunami, BMKG juga mengingatkan agar masyarakat di Gunung Sitoli mewaspadai potensi gempa susulan.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, guncangan akibat gempa Gunung Sitoli hari ini dirasakan pada sejumlah tempat yakni, Gunung Sitoli dan Kabanjahe.***

Gerbang Ciawi 2 Tol Jagorawi Diblokir Lur!

BOGORDAILY- Tol Jagorawi Simpang Ciawi KM 41 (Gerbang Tol Ciawi 2 masuk) arah Kota Bogor diblokir pada hari ini, Sabtu (10/7/2021). PT Jasa Marga menginformasikan pemblokiran ini terkait PPKM Darurat.

Tak hanya itu, sejak Jumat (9/7/2021), Jalan Pangeran Antasari dan Jalan Fatmawati di wilayah Jakarat Selatan juga ditutup untuk membatasi mobilitas warga Ibu Kota selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Dikutip dari akun Instagram Polda Metro Jaya @tmcpoldametro, bahwa penutupan Jalan Pangeran Antasari dan Jalan Fatmawati mulai berlaku hari ini pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Di kedua jalan itu, hanya tenaga kesehatan, dan dokter yang diperbolehkan melintas. Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan mengevaluasi titik penyekatan di Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat karena selama masa PPPKM Darurat masih ada warga berkategori tidak esensial dan kritikal yang berusaha memasuki Ibu Kota.

“Masih ada warga masyarakat yang berusaha memasuki Jakarta, padahal dia tidak esensial dan kritikal. Oleh sebab itu, ada beberapa lokasi yang rencananya mulai Sabtu (10/7/2021) akan kami tambah untuk penutupan dan pengalihannya,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (9/7/2021).

Dijelaskan, dua titik penyekatan di sana, terdiri dari titik penyekatan Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat dan Kecamatan Batuceper, Tangerang kerap masih dapat dilalui oleh pengendara yang berusaha memasuki Jakarta dari Kota Tangerang.

“Daan Mogot sebetulnya cukup bagus, tinggal nanti siapa tahu, kami akan kaji lagi nanti apakah perlu ditambah di Daan Mogot-nya,” ujar Sambodo. Semua penyekatan ini, kata dia, untuk mempertegas bahwa Jakarta saat ini masih dalam masa PPKM Darurat. (*)

 

Cinta Laura Dirikan Sekolah di Pedalaman Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Cinta Laura termasuk satu dari beberapa selebritas yang menorehkan prestasi membanggakan. Tidak hanya dalam kariernya sebagai aktris, namun juga bidang akademik. Berhasil lulus dari kampus ternama dunia, Cinta Laura pun memiliki ketertarikan di dunia pendidikan. Ia berssama keluarga mendirikan sekolah di Kabupaten Bogor.

Ia juga punya jiwa sosial yang tinggi. Cinta pun bergabung dengan yayasan keluarganya, Yayasan Soekarseno dan mendirikan sejumlah sekolah. Salah satunya adalah SD dan SMP Pangerasan yang lokasinya bisa dibilang di pedalaman, yaitu di kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor.

Menurut cerita ibunya, Herdiana Soekarseno Kiehl dalan unggahan di kanal Youtube ‘Cinta Laura Kiehl’ pada 6 Juli 2021, lokasi sekolah ini tadinya belum ada aliran listrik.

Anak-anak yang lulus SD kala itu sulit meneruskan ke jenjang SMP karena jarak sekolah yang cukup jauh.

Selain itu, bangunan sekolah pada awalnya mengalami banyak kerusakan dan tak layak pakai.

Sekarang sekolah ini sudah lebih bagus karena sudah ada aliran listrik serta punya banyak fasilitas seperti ruang menjahit dan perpustakaan.

Herdiana menambahkan, keluarganya dan Cinta mendirikan sekolah di daerah Bogor karena mereka pernah tinggal di kawasan Rancamaya.

“Dulu kita pernah tinggal di perumahan yang bagus dan mewah, tapi ternyata lingkungan sekitarnya sangat memprihatinkan, terutama sekolahnya. Bangunannya banyak yang rusak, ini saya masih simpan foto-fotonya. Makanya kita memutuskan untuk membuat yayasan dan membangun sekolah di daerah ini,” terang Herdiana.

Kini, sudah ada sekitar 11 sekolah yang didirikan Cinta Laura bersama yayasan keluarganya.

Cinta dan Herdiana baru-baru ini menyempatkan berkunjung ke SD dam SMP Pangerasan.

Perjalanannya tidak mudah. Cinta dan ibunya terlihat harus berjalan kaki sejauh satu kilometer untuk mencapainya.

“Kita awalnya cuma membuat SD saja, tapi kemudian bikin SMP juga karena di sini jarak SMP yang lain jauh banget jadi banyak yang putus sekolah. Jadi kita bangun SMP juga dan banyak yang masuk, terutama anak perempuan karena biasanya mereka yang sudah lulus SD sudah harus menikah, tapi sekarang bisa sekolah setidaknya sampai SMP,” ungkap Herdiana.

Di sana, Cinta sempat berbincang dengan kepala sekolah, guru, beberapa murid dan bahkan alumni sekolah miliknya.

Menurut Cinta, di tengah kondisi pandemi yang menghambat proses tatap muka, anak-anak di kaki gunung itu harus menghadapi bahwa solusi pemerintah tentang program sekolah online (dari rumah) ternyata tidak terlalu efektif.

“Di sini susah dapat sinyal, jangankan sinyal untuk beberapa keluarga bahkan begitu sulit untuk memiliki gadget atau device tertentu untuk mereka dapat mengikuti program sekolah online seperti anak-anak yang lebih beruntung di perkotaan,” terang wanita berusia 27 tahun tersebut.

Di sekolah tersebut, kegiatan belajar diatur waktunya antar daring dan tatap muka. Cinta juga sempat memperlihatkan gedung sekolahnya yang di cat warna biru-putih.

Ia juga masuk ke ruang kelas di SMP Pangerasan, ada meja-kursi belajar, serta papan tulis seperti biasa.

Dinding di ruang kelas berwarna hijau dan dihias dengan cantik.

Paduan gambar dengan warna-warna segar membuat ruangan kelas terasa menarik dan tidak monoton.

Sekolah ini pun punya perpustakaannya, dan tampak banyak buku tersusun rapi di rak.

Selanjutnya, ada ruangan berisi sejumlah mesin jahit. Para murid sedang belajar menjahit pouch dan masker kain.

Sekolah ini juga punya lapangan luas, serta disediakan tempat cuci tangan, toilet, dan kamar mandi.

Di satu dinding rupanya ada mural yang ternyata adalah sosok Cinta Laura yang digambarkan memakai seragam sekolah, berhijab putih dan memiliki sayap.

“Ini yang menggambar namanya Pak Heri, beliau pernah jadi kepala sekolah di SMP Pangerasan dan sekarang jadi kepala sekolah SMK di daerah sini juga. Aku suka lihat gambar muralnya, aku pakai seragam sekolah dan punya sayap seperti angel,” ujar Cinta Laura.***

Innalilahi, Terpapar Covid-19 Ibunda Kartika Putri Akhirnya Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Setelah berjuang malawan Covid-19, akhirnya Ibunda Kartika Putri, Masayu Puspita Diana Putri, meninggal dunia di RSPP Simprug.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh Kartika di laman Instagram prdibadinya.

Rasa kehilangan istri Habib Usman bin Yahya itu juga diungkapkan dirinya.

Terlihat dia memposting tulisan yang mengabarkan ibunya telah meninggal dunia.

“Innalilahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ibu kami tercinta Masayu Puspita Diana Putri binti Masagus Machmoed Bahaoedin,” tulis Kartika Putri, Sabtu 10 Juli 2021.

Sang ibu meninggal pada dini hari tadi, Sabtu 10 Juli 2021, pukul 02.30 WIB.

“Mohon dimaafkan jika ada salah yang disengaja maupun tidak disengaja

Semoga berkenan untuk mendoakan ibu kami. Al Fatihah,” sambung Kartika Putri.

“InsyaAllah mama husnul khotimah dan surga. Amin. Selamat jalan mama,” tulisnya.

Netizen pun langsung merespon postingan tersebut. Mereka mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya sang ibu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Ibunda Kartika Putri mengalami serangan jantung akibat terpapar virus korona.

Akbiat kejadian tersebut ibunya dilarikan ke RSPP Simprug sejak 4 Juli 2021 dan langsung ditangani di ICU.

Kartika Putri juga menceritakan kini kondisi sang ibu tidak sadarkan diri.

Kartika Putri menceritakan kronologi awal sang ibu mengalami serangan jantung melalui jumpa pers virtual pada Kamis, 8 Juni 2021.

“Mungkin mama panik sampai dadanya mengalami sesak,” ungkapnya.

Saat dibawa ke rumah sakit, dokter menyebut ibunya itu mengalami serangan jantung dan pengentalan darah.***