Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7207

Soal PPKM Luhut B Panjaitan Bikin Bingung Deddy Corbuzier

Bogordaily.net – Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan mengungkapkan alasan pemerintah memilih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dibanding lockdown.

Luhut menjelaskan bahwa penerapan lockdown akan membuat rakyat kecil kesulitan karena mematikan aktivitas ekonomi.

Hal itu disampaikan Luhut dalam podcast Youtube Deddy Corbuzier yang diunggah pada awal pekan ini.

“Lockdown, tidak segampang itu juga. Mati semua rakyat kalau lockdown. Jadi kita pikir-pikir bagaimana kita menyeimbangkan yang masih bisa,” ujarnya, dilansir bergelora.com.

Untuk itu, lanjut Luhut, pemerintah membuat strategi yang seimbang agar masyarakat tetap bisa bernapas di tengah pengendalian pandemi.

“Nah, apa masih bisa kita lockdown? Kan belum tentu juga bisa. Makanya proses pengambilan keputusan tidak sesederhana itu. Banyak pertimbangan lain sebelum go,” sambungnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan perbedaan sejumlah kebijakan yang diterapkan pemerintah dalam menekan penularan Covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro maupun Darurat.

“PSBB itu kan lahirnya dari bawah, di satu provinsi pingin dia bikin, diajukan ke pemerintah, disetujui oleh Kemenkes,” jelas Luhut.

“Kalau PPKM ini kan dari pusat, bisa langsung berbagi provinsi atau secara nasional. Jadi dua hal yang berbeda,” sambungnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Luhut B Panjaitan menjawab kebingungan Deddy mengapa pemerintah selalu mengubah nama kebijakan dari PSBB, PPKM Mikro, hingga PPKM Darurat dan enggan menggunakan istilah lockdown melihat implementasinya yang menurut Deddy hampir sama.

Seperti kita ketahui, pandemi Covid-19 di Indonesia belum kunjung usai. Bahkan akhir-akhir ini Indonesiadihadapkan pada situasi yang makin mengkhawatirkan.

Saat ini lebih dari 2 juta masyarakat Indonesia terpapar Covid-19. Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, banyak pihak yang menyuarakan agar pemerintah segera menerapkan lockdown atau penguncian wilayah. ***

Tidak Ada Solat Jumat, Masjid Raya Bogor Digembok!

BOGORDAILY- Imbas kebijakan PPKM Darurat, Masjid Raya Bogor digembok hari ini. DKM Masjid Raya Bogor memutuskan tidak menggelar pelaksanaan Salat Jumat pada hari ini, (09/7/2021).

Pantauan di lokasi, masjid yang terletak di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor ini terlihat sepi. Pintu pagar besi yang biasanya terbuka lebar kini digembok. Tidak ada aktivitas di dalam masjid maupun di luar masjid. Kendaraan roda dua maupun roda empat yang biasanya memenuhi tempat parkir tidak terlihat. Hanya beberapa penjaga dan petugas kebersihan yang terlihat mondar-mandir di lokasi masjid.

Ketua DKM Masjid Raya Bogor, Ahmad Fathoni mengatakan, memperhatikan perkembangan wabah Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, pihaknya memutuskan tidak menggelar pelaksaan salat Jumat di lingkungan Masjid Raya Bogor.

 

Penulis: bdn

Editor: bogordaily

Ini Rincian Lonjakan Kasus Meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Bogor

BOGORDAILY – Tingkat kematian akibat penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor, menunjukkan peningkatan di awal Juli 2021. Berdasarkan data rilis resmi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor pada Kamis 8 Juli 2021, total kasus baru Covid-19 telah mencapai 22.670 orang.

Rincian dari jumlah tersebut, kasus konfirmasi aktif atau masih sakit sebanyak 2.341 pasien. Sedangkan untuk angka kasus sembuh sebanyak 20.137 orang.

Kemudian, kasus meninggal sebanyak 186 orang, termasuk di dalamnya ada tenaga kesehatan. Tercatat ada penambahan 23 kasus konfirmasi meninggal dunia dalam 24 jam terakhir ini. Penambahan kasus yang meninggal sebelumnya juga terjadi, yaitu sebanyak 16 kasus, 19 kasus, 14 kasus, dan 1 kasus di awal bulan Juli.

Dengan demikian, total jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam lima hari terakhir sebanyak 73 orang.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, jumlah 23 kasus kematian pasien Covid-19 itu menjadi rekor tertinggi dalam lima hari terakhir. “Data monitoring harian Covid-19 tercatat hari ini tambahan 23 kasus konfirmasi meninggal dunia, selain itu juga ada tambahan 320 konfirmasi positif,” kata Ade melalui keterangan tertulisnya, Kamis 9 Juli 2021.

Ade menjelaskan, tahun kedua pandemi Covid-19 merupakan tahun yang cukup tinggi terjadi peningkatan kasus.

 

Penulis: tmp

Editor: bogordaily

Usep Himbau Gerakan Prokes Ketat Jalani Aktifitas PPKM Darurat

Bogordaily.net – Pelaksanaan PPKM Darurat Kabupaten Bogor. Akan berlangsung hingga 20 Juli mendatang. Menyikapi tersebut. Usep Supratman, Ketua Komisi I DPRD menyerukan. Agar menjalankan Prokes secara ketat bagi warga yang hendak keluar rumah, untuk menjalankan rutinitas harian.

” Prokes harus jadi komitmen bersama untuk saling menjaga dan melindungi,” imbuh Kang Usep panggilan akrabnya.

Namun demikian Kang Usep melanjutkan. Pelaksanaan PPKM jangan sampai menghambat sektor yang bersentuhan dengan masyarakat. Seperti aktivitas usaha kecil dan jasa perdagangan. Terutama untuk akomodasi distribusi Sembako.

” Aktivitas jenis ini harus tetap jalan agar dampak covid tidak membuat masalah baru,” bebernya kepada Bogordaily.net.

Apalagi pandemi covid yang sudah berlangsung cukup lama ini. Belum juga ada kepastian kapan akan berakhirnya. Sehingga dalam upaya mencari solusi harus ada klausul kusus penanganan yang menyentuh masyarakat menengah ke bawah.

” Bantuan langsung untuk masyarakat dalam menghadapi pandemi jangan sampai terhambat, ‘ pungkas Kang Usep, yang juga wakil ketua komisi I DPRD kabupaten Bogor.***

Ini Standar WHO untuk Mobil Ambulance

Bogordaily.net – Sejak menggilanya wabah Covid-19 pada dua pekan terakhir ini di wilayah Bogor, intensitas kehadiran mobil Ambulance di jalan raya meningkat tajam.

Raungan suara serine dari moncong speker mobil Ambulance, menjadi tanda bagi semua pengendara di depannya supaya menyingkir, memberi jalan agar kendaraan medis yang tengah diburu waktu bisa melaju cepat.

Lalu apakah kendaraan Ambulance yang saat ini menjadi transportasi vital dalam menangani pasien Covid-19 sudah sesuai standar yang ditetapka WHO? Sepertinya hal itu butuh penelusuran lebih jauh.

Meski begitu yo kita telisik apa saja yang harus tersedia dalam mobil Ambulance sesuai dengan ketentuan WHO? Berikut penjabarannya:

  • Kabin terpisah dengan kabin pengemudi, harus ada sekat
  • Pintu keluar hanya satu dan dari belakang, bisa dibuka ke atas atau ke samping
  • Jendela kedap udara dan dilapisi film yang berwarna gelap
  • Sistem sirkulasi udara berbeda, menggunakan Heating, ventilation, and air conditioning (HVAC)
  • Ada filtrasi udara (hemafilter)
  • Ada sinar ultraviolet
  • Ada tekanan negatif untuk kasus kasus yang benar-benar sudah kritis
  • Ada interkom untuk komunikasi antara pengemudi dengan kabin. ***

 

Cara Fajari Aria Sugiarto Jaga Kebugaran Selama PPKM Darurat

Bogordaily.net – Jaga kebugaran tubuh, Fajari Aria Sugiarto melakukan cara-cara khusus dalam keseharian nya, salah satunya adalah dengan lari pagi.

Dalam menghadapi masa PPKM Darurat yang memang banyak mewajibkan kita untuk tidak beraktivitas berlebih diluar rumah, Fajari Aria Sugiarto melakukan lari pagi demi menjaga kebugaran tubuhnya.

“Ya, lari pagi ini hampir setiap hari dilakukan oleh saya bersama istri dan anak-anak. Tujuannya tentu untuk membuat kita segar, sehat dan bersiap untuk menghadapi masa PPKM Darurat.” Ungkap Fajari.

Pria yang merupakan alumni SMA Negeri 3 Bogor itu tampak bersemangat ketika melakukan lari pagi disekitaran tempat tinggalnya. Walau tidak terlalu lama dan tidak menempuh jarak yang jauh, lari pagi ini efektif sekali bila dilakukan secara rutin.

Secara pribadi, saya pun mengingatkan semua masyarakat Kota Bogor, cara terbaik menjaga kebugaran agar daya imunitas kita naik dengan berolahraga, agar kita tidak mudah terpapar Covid 19.

“Ayo jaga semangat untuk hidup sehat, setelah berolahraga, jangan lupa makan makanan yang bergizi. Demi meningkatkan imunitas kita. Sehat-sehat terus ya kawan.” Pungkas Fajari dengan semangat.****

Sinar Mas Land Kembali Salurkan Bantuan 1000 Paket Bahan Pangan

0

Bogordaily.net – Masyarakat di Jawa dan Bali kini tengah mengikuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli untuk membendung penyebaran Covid-19.

Dalam pembatasan kegiatan tersebut, Sinar Mas Land kembali menyalurkan bantuan bahan pangan kepada warga Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya para penderita Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Bantuan bahan pangan ini diharapkan menjadi wujud nyata dukungan perusahaan, kepada Pemerintah Kota Tangsel dalam melayani rakyat.

Bantuan berupa 1000 paket bahan pangan ini diberikan oleh Kepala Divisi Corporate Affairs BSD City Sinar Mas Land, Dony Martadisata kepada Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie yang didampingi Kepala Dinas Sosial Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman di The Breeze BSD City, Rabu 7 Juli 2021.

Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada warga Kota Tangsel melalui Dinas Sosial setempat. Tiap paket bahan pangan itu terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg tepung terigu, 5 bungkus mi instan, dan 1 kg gula pasir.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyambut gembira atas perhatian yang diberikan Sinar Mas Land kepada warganya.

1000 paket
Penyerahan bantuan berupa 1.000 paket bahan pangan ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala Divisi Corporate Affairs BSD City Sinar Mas Land Dony Martadisata, kepada Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie yang didampingi Kepala Dinas Sosial Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman, Rabu 7 Juli 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Bantuan 1000 paket ini merupakan dukungan bagi Pemkot Tangsel untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi, baik imbas ekonomi maupun kesehatannya. Sinar Mas Land selalu tanggap atas keadaan sekitar dengan menyalurkan bantuan-bantuannya. Saya mewakili masyarakat Tangerang Selatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Sinar Mas Land ini,” ujar Benyamin.

Kepala Divisi Corporate Affairs BSD City Sinar Mas Land Dony Martadisata menyatakan bahwa, perusahaan berupaya untuk selalu hadir dalam meringankan beban kehidupan masyarakat, khususnya selama pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun ini.

“Sinar Mas Land terus berupaya untuk selalu bergandeng tangan dan tolong menolong dengan sesama. Dengan bantuan ini, kami berharap hubungan perusahaan dengan masyarakat maupun antar warga menjadi semakin dekat, sehingga memudahkan langkah kita bersama dalam menghadapi kondisi pandemi,” tutur Dony.

Benyamin Davnie dan Dony Martadisata turut mengimbau masyarakat, untuk mematuhi aturan pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Masyarakat diharapkan untuk sementara waktu beraktivitas di rumah dan melakukan protokol kesehatan yaitu memakai masker hingga dua lapis, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjauhi kerumunan.

Keduanya yakin pelaksanaan protokol kesehatan tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.***

Jumlah Nakes Tak Sebanding dengan Kasus Covid-19

0

Bogordaily.net – Kondisi darurat Covid-19 saat ini membuat Kota Bogor masih membutuhkan jumlah tenaga kesehatan (nakes) lebih banyak.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau aktivasi dua tempat isolasi pasien di Asrama 5A IPB University Dramaga dan Rumah Sakit (RS) Perluasan di GOR Pajajaran, Senin 5 Juli 2021.

“Jadi saat ini yang kita hadapi bukan hanya masalah oksigen, tapi juga masalah jumlah nakes. Ini tantangan kita bagaimana kita bisa mendapat nakes,” kata Dedie.

Dedie menegaskan, saat ini kelengkapan peralatan nakes sudah memadai. Hanya saja tadi, justru SDM nakesnya yang belum tercukupi. Menurut Dedie, para nakes yang ada saat ini terbagi-bagi tugas.

“Sekarang SDM-nya langka karena kebutuhan-kebutuhannya dimana-mana. Antara lain ada yang menjadi swaber, vaksinator, ditambah kebutuhan-kebutuhan rumah sakit tidak hanya di Bogor tapi seluruh RS di Indonesia,” sambungnya.

Menurut Dedie, saat ini Kota Bogor membutuhkan lebih dari 200 orang nakes. Hingga saat ini, mungkin yang baru tercapai hanya sekitar 20 orang saja. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diakui Dedie terus mencari sumber-sumber nakes yang kompeten.

“Kalau 200 itu yang untuk kebutuhan isolasi, sementara kebutuhan di RSUD juga tinggi. Semua sama masalahnya, SDM-nya. Aktivasi RSUD dua (RS Perluasan) saja mungkin butuh berapa puluh lagi, itu juga belum terpenuhi,” sambung Dedie.

Ikut mendampingi Dedie, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir menambahkan, nakes yang ada saat ini diyakininya masih memiliki moril yang tinggi.

Ilham juga menyatakan para nakes masih siap berjuang untuk pelayanan Covid-19.

“Hanya memang ini jumlah kecepatan kapasitas penambahan pasien dibandingkan dengan penambahan SDM dan ruangan tidak sebanding. Jadi masih banyak yang positif baru, terutama dari isoman,” jelas Ilham.

Kondisi ini, kata dia memang belum ideal. Seharusnya, satu perawat menangani enam pasien. Apalagi, penanganan pasien Covid-19 lebih berat karena harus menggunakan baju hazmat. Saat ini, satu perawat melakukan penanganan untuk 15 pasien. Adv

Lonjakan Tinggi, Ambulance Gratis Khusus Covid 19 Disiapkan Achmad Rifki Alaydrus

Bogordaily.net – Angka lonjakan tinggi warga yang terpapar Covid 19 terus terjadi sampai dengan saat ini. Hal tersebut mendorong Achmad Rifki Alaydrus, Anggota DPRD Kota Bogor dari Partai Amanat Nasional menyiapkan secara cepat pelayanan kepada warga dengan Ambulance Gratis bagi mereka yang terpapar Covid 19.

Hal itu disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa Rifki tersebut. Menurut Rifki, dirinya konsen menyiapkan tim relawan yang diberi nama Relawan Kesehatan Juara.

“Ya, kita berikan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan Ambulance Gratis untuk warga yang terpapar Covid 19.” Ungkap Rifki.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor itu memberikan penjelasan, kata dia Ambulance ini diperuntukkan untuk mengantar pasien Covid 19 yang sedang perawatan rumah sakit maupun membawa jenazah pasien Covid 19 untuk dimakamkan.

“Semoga dapat meringankan warga dengan kebutuhan Ambulance pada masa PPKM Darurat ini yang super sulit keberadaannya.” Jelas Rifki.

Relawan Kesehatan Juara sebenarnya sudah dibentuk sedari dulu, awalnya menangani permasalah ditengah-tengah warga bagi yang membutuhkan layanan Ambulance secara gratis.

“Untuk warga di Bogor yang membutuhkan layanan Ambulance Relawan Kesehatan Juara, kalian bisa langsung DM Instagram J.U.A.R.A atau bisa menghubungi Tim Relawan Kesehatan Juara, Irwansyah atau iwank di nomor +62813-1014-8428.” Papar Rifki.

Untuk unit Ambulance Gratis Relawan Kesehatan Juara bersama Ambulance Relawan Kang Eddy Soeparno saat ini diperbantukan untuk RSUD Kota Bogor dan dilibatkan dalam pemulasaran dari tim Satgas Covid 19 Kota Bogor.***

 

PT Antam Luncurkan Produk Baru, Semua Orang Bisa Investasi Emas

Bogordaily.net – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau disebut Antam meluncurkan dua produk emas yakni EmasKITA dan Kencana bersama entitas anak PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata).

EmasKITA diklaim sebagai logam mulia mikro 99,99 persen yang memiliki pecahan 0,1 gram dan 0,25 gram. Hal ini dibuat untuk dapat dijangkau seluruh kalangan masyarakat Indonesia yang ingin melakukan investasi.

“Kerja sama ini tentunya semakin membuka kesempatan investasi logam mulia bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya investasi emas hanya bisa dijangkau oleh masyarakat menengah atas saja, sekarang seluruh lapisan masyarakat dapat berinvestasi EmasKITA yang produknya aman, berkualitas, dan harganya terjangkau,” kata Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis ANTAM, Risono, dilansir Liputan6.com belum lama ini.

Kolaborasi ini juga menghadirkan Kencana, sebuah terobosan dalam bentuk perhiasan emas murni yang bisa mendukung penampilan dan sekaligus sebagai instrumen investasi jangka panjang karena memiliki kadar emas 99,99 persen.

“Kencana adalah koleksi perhiasan yang terbuat dari emas 24 karat. ANTAM memilih Hartadinata sebagai mitra kerja dengan melihat pengalamannya yang ekstensif dalam memimpin segmen perhiasan emas di pasar domestik. Melalui produk Kencana, untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia bisa mengenakan perhiasan emas murni 99,99 persen atau setara logam mulia,” tuturnya.

Antam merupakan satu-satunya perusahaan pengolahan dan pemurnian logam mulia di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Dalam sinergi ini, ANTAM bertindak sebagai pemasok bahan baku emas murni (999,9) yang berasal dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM).

Bahan baku emas ini kemudian diolah menjadi logam mulia mikro dan perhiasan emas di Pabrik Hartadinata yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Proses produksi diawasi langsung oleh PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI).

”Hologram dan QR Code disertakan dalam setiap produk EmasKITA dan Kencana di pasaran, sehingga masyarakat dapat melakukan verifikasi keasliannya dalam website www.emaskita.id,” ujar Direktur Utama AJSI, Bambang Wijanarko.

Produk EmasKITA dan Kencana dapat diperoleh di toko emas jaringan resmi Hartadinata, official store Hartadinata di toko online, serta toko emas rekanan Hartadinata yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Masyarakat juga dapat menukar 1 gram EmasKITA (akumulasi pecahan 0,1 gram dan atau 0,25 gram) dengan 1 gram emas batangan ANTAM di Butik Emas Logam Mulia TB Simatupang, toko emas jaringan Hartadinata, serta secara online,” tutur Direktur Utama Hartadinata, Sandra Sunanto. ***