Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 7227

Aktor Senior Edy Oglek Meninggal Dunia

Bogordaily.net – Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Edy Suwandi atau yang lebih dikenal dengan nama Edy Oglek meninggal dunia, Senin (28 Juni 2021).

Edy Oglek merupakan salah satu aktor senior yang memulai kariernya dengan menjadi seniman lenong dan pemain theater pada tahun 1984.

“Saya Femy anak dari ayah Edy, iya benar beliau meninggal pada hari ini,” kata Femy anak kandung Edy Oglek, seperti dikutip dari suaracom, Senin (28 Juni 2021).

Bintang sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu mengembuskan napas terakhirnya pada 15.30 WIB.

“Saya dapet info meninggalnya jam 15.50,” ujarnya.

Femy belum bisa menjelaskan secara detail terkait meninggalnya laki-laki kelahiran 14 Juli 1966 itu.

Sementara itu, dikutip dari msncom, Edy meninggal di RSUD Bekasi.

“Penyebabnya, pada beberapa hari lalu dia meriang. Kemudian dia test swab, ternyata positif. Dirawat dari tadi siang, karena kemarin-kemarin di isolasi mandiri. Nah dari tadi siang dirawat kemudian tadi sore dia langsung mendadak,” ungkap Jas, asisten Edy Oglek saat dihubungi media.

Edy Oglek aktor senior yang sudah membintangi banyak sinetron terkenal di antaranya Samson Betawi, Jinny Oh Jinny, dan Tukang Bubur Naik Haji.***

Pemuda Nasionalis Minta Pemkab Bogor, Tutup Restauran Berbau Cabul

Bogordaily.net – Menyikapi viralnya video Belly Dancer disalah satu restauran yang ada di kabupaten Tegar Beriman tepatnya.

Fairouz Restaurant yang berlokasi di Jalan Raya Puncak – Gadog, K m. 85, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Nasionalis Kabupaten Bogor, Fatholloh Fawait meminta pemkab untuk menutup restauran tersebut.

Fatholloh Fawait mengatakan, bahwa tarian tersebut sudah jauh dari cita-cita Pancakarsa yang selama ini digaungkan oleh Bupati Bogor. Khususnya cita-cita bogor berkeadaban.

“Sangat jauh dari cita-cita pancakarsa khususnya Bogor berkeadaban,” ujar Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Nasionalis Kabupaten Bogor, Fatholloh Fawait kepada Bogordaily.net, Selasa 28 Juni 2021.

Menurut pemuda yang akrab di panggil Sihol ini, tarian semacam itu juga menciderai nilai-nilai agama dan budaya masyarakat Kabupaten Bogor.

“Cabul dan tak etis budaya seperti itu. Menciderai nilai agama dan budaya disini,” katanya

Apalagi menurutnya ditengah Pemerintah memerangi pandemi Covid-19 dengan prokes ketat. Pihak restauran justru seakan acuh dengan menyediakan Belly Dancer di restauran tersebut.

“Sudah melanggar nilai agama dan budaya ini juga melanggar prokes,” ucapnya.

Tidak sampai disitu pihaknya pun meminta Pemkab Bogor untuk menutup tempat tersebut.

“Jadi sudah seharusnya pemkab tegas untuk menutup restauran tersebut,” pungkasnya.***

Hati-Hati, Air Jahe Sangat Berbahaya Jika Dikonsumsi

Bogordaily.netPandemi virus corona masih melanda, air rebusan jahe dipercaya menjadi salah satu obat herbal untuk menangkalnya.

Sejak tahun lalu, jahe mendadak banyak diburu karena dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh untuk menangkal virus corona masuk.

Banyak yang berbondong-bondong membeli jahe untuk persediaan di rumah. Sifat jahe yang menghangatkan tubuh membuat orang suka minum air rebusan jahe.

Air rebusan jahe memang sudah terkenal sejak dulu sebagai obat herbal yang kaya manfaat.

Namun banyak orang yang belum tahu, air rebusan jahe ternyata sangat bahaya jika dikonsumsi oleh orang kondisi seperti ini:

1. Orang dengan gangguan darah

Minum air rebusan jahe mencegah pembekuan darah, ini berarti meningkatkan sirkulasi dan aliran darah.

Hal ini meningkatkan risiko pendarahan, terutama pada orang dengan kelainan darah atau mereka yang sedang menjalani pengobatan yang memperlambat pembekuan darah.

2. Orang dengan batu empedu

Minum air rebusan jahe merangsang produksi empedu sehingga tidak dianjurkan untuk orang yang menderita batu empedu.

3. Orang dengan Ulkus atau IB

Jahe segar telah dikaitkan dengan penyumbatan usus. Sehingga orang yang menderita ulkus, penyakit radang usus atau usus yang tersumbat sangat disarankan untuk menghindarinya.

4. Orang yang akan melakukan operasi

Sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa minum air rebusan jahe sebelum operasi juga meningkatkan risiko pendarahan internal.

Para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari air rebusan jahe dua minggu sebelum operasi.

5. Ibu hamil

Sejumlah penelitian menghubungkan jahe untuk menurunkan penyerapan zat besi dan vitamin yang larut dalam lemak pada ibu hamil.

Jahe juga dapat menyebabkan kontraksi uterus. Jika sedang hamil, konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum meminum air jahe.

Selain itu, hindari minum teh jahe terutama di trimester terakhir karena ada peningkatan risiko pendarahan.

6. Orang-orang yang mengonsumsi obat tertentu

Jahe berinteraksi dengan obat-obatan tertentu termasuk antikoagulan, barbiturat, beta-blocker, obat insulin atau terapi anti-platelet.

Layanan medis dari National Institutes on Health mengungkapkan bahwa jahe juga mengganggu efek dari beberapa obat lain termasuk antasida karena merangsang produksi asam di lambung.

Orang yang memakai obat untuk jantung, antihistamin, perawatan kanker dan obat penurun berat badan juga harus menghindari rempah ini.

7. Orang dengan diabetes dan hipertensi

Jahe mungkin menurunkan gula darah dan tekanan darah, sehingga orang yang mengonsumsi obat untuk diabetes atau hipertensi harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsi jahe dalam bentuk apa pun.

8. Jahe menekan nafsu makan

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Metabolism: Clinical and Experimental” tahun 2012, jahe mengurangi nafsu makan dengan memberikan rasa kenyang.

Para peneliti menjelaskan bahwa jahe memengaruhi kadar serotonin dalam darah, maka terjadilah efek pengekangan pada nafsu makan.Ini berarti minum air rebusan jahe harus dihindari oleh orang yang mencoba menambah berat badan.

9. Jahe berinteraksi dengan beberapa herbal

Kecuali untuk obat-obatan, jahe juga mengganggu herbal yang merangsang aliran darah dan memperlambat pembekuan darah.

Ini termasuk cengkeh, bawang putih dan juga gingko biloba.

Minum air rebusan jahe dengan rempah-rempah tersebut menempatkan pada risiko perdarahan yang lebih tinggi.***

Fenomena Ngidam, Wajibkah Suami Menurutinya?

Bogordaily.net – Fenomena Ngidam menjadi satu hal lumrah yang ada di masyarakat. Ketika seorang perempuan hamil sering kali ada keinginan yang disebut ngidam.

Hal ini dikaitkan dengan permintaan istri yang tidak wajar disaat hamil. Lantas adakah kewajiban bagi suami untuk menuruti permintaannya?

Apabila diartikan, ngidam adalah fenomena psikologis yang terjadi pada perempuan yang sedang mengandung. Bagi ibu hamil, ngidam adalah sesuatu yang luar biasa.

Keinginan itu terkadang tidak rasional dan terkadang terkesan mengada-ada. Menurut sebagian orang keinginan seorang istri yang sedang ngidam merupakan suatu ujian bagi suaminya.

Memenuhi permintaan perempuan ngidam berarti menunjukkan rasa kasih dan sayang kepadanya.

Bahkan jika keinginannya tidak dipenuhi, sebagian masyarakat percaya hal itu berdampak pada calon bayi yang ada dalam kandungan.

Oleh karena itulah bagi seorang suami diharuskan bisa memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam.

Bahkan keharusan memenuhinya selama tidak membahayakan dan tidak melanggar norma syariah.

Terlebih ketika yang diidamkan merupakan sebagian dari kewajiban suami seperti nafkah sehari-hari.

Namun dalam pandangan syariat, memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam itu bukanlah suatu kewajiban hanya sebatas anjuran.

Syekh Sulaiman Al-Jamal mengutip pendapat imam ar-Ramli demikian:

“Sebaiknya suami menuruti kebiasaan istri, misalkan istri penyuka kopi. Begitu juga sebaiknya menuruti selera istri ketika mengalami sesuatu yang dikenal dengan istilah ngidam. Seperti halnya ketika istri menginginkan yang asam-asam sebagaimana yang menjadi adat kebiasaan.”

Memang tidak ada dalil yang mewajibkan seorang suami memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam sebagaimana tidak adanya pelarangan untuk memenuhinya.

Akan tetapi mempertimbangkan kepayahan perempuan yang hamil, tentunya memenuhi keinginannya itu bisa menjadi dukungan moral tersendiri bagi istri yang sedang hamil.***

Viral Postingan BEM UI, Aliansi BEM Se-Bogor Beri Pernyataan Solidaritas

0

Bogordaily.net – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menjadi sorotan akhir-akhir ini lantaran postingan instagramnya yang mengkritik Presiden Jokowi. Menanggapi hal tersebut, BEM se-Bogor memberikan rasa solidaritasnya sesama mahasiswa.

Kritikan yang diungkapkan dari kalangan mahasiswa seakan menjadi hal haram untuk dilakukan. Hal ini terjadi percis pada Sabtu, 26 Juni 2021 terkait posingan instagram BEM UI yang berjudul Jokowi: The King of Lip Service.

Dalam postingan tersebut, BEM dari Universitas Indonesia mengkritik Presiden Joko Widodo yang kerap kali mengobral janji. Namun justru hal tersebut membuat BEM UI dipanggil oleh pihak rektorat kampus.

Hal tersebut membuat Aliansi BEM se-Bogor tergerak untuk menyatakan bahwa, akan terus memberikan solidaritas kepada BEM UI atas pemanggilan dari pihak Rektorat UI.

BEM se-Bogor pun menganggap hal tersebut sebagai intervensi dari kebebasan menyampaikan pendapat.

Terlebih lagi, terkait hal menyampaikan pendapat sebenarnya dilindungi konstitusi dan mengecam keras pihak-pihak, yang berupaya melemahkan gerakan dan kritik mahasiswa untuk penguasa.

Aliansi BEM se-Bogor pun mengutarakan bahwa kebebasan itu bukan hadiah dari negara, tetapi hak yang setiap hari harus diperjuangkan secara bersama-sama.

Menurut Aliansi BEM se-Bogor, postingan dari BEM UI ialah salah satu bentuk respons memberikan kritik, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kinerjanya selama menjadi Presiden.

Terlebih lagi Presiden Jokowi sendiri pernah mengungkapkan satu hal yang menyebut dirinya kangen didemo.

“Saya kangen sebenarnya didemo. Karena apa? Apapun, apapun, pemerintah itu perlu dikontrol. Pemerintah itu perlu ada yang peringatin kalo keliru. Jadi kalau enggak ada demo itu keliru. Jadi, sekarang saya sering ngomong di mana-mana ‘tolong saya didemo’. Pasti saya suruh masuk,” kata Jokowi, Selasa 8 November 2021 dikutip dari Jawa Pos.

Namun, pada kenyataannya hal tersebut tidaklah sama. BEM se-Bogor menyebutkan masih ada tindakan represif dari pihak aparat, ketika mahasiswa ingin menyampaikan aspirasinya. Apalagi ketika turun langsung ke jalan.

Tak hanya itu, pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun saat ini masih terus terjadi.

“Tertanda Aliansi BEM se-Bogor. Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!,” tutup BEM se-Bogor dalam pernyataan solidaritasnya.***

Mulai Besok, Pemkot Bogor Terapkan Kebijakan WFH Total Bagi ASN

0

Bogordaily.net – Tingginya lonjakan kasus yang bertambah di Kota Bogor bahkan hingga mencapai 1.833 orang dinyatakan positif Covid-19 dalam sepekan, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil langkah cepat yakni WFH total.

Akhir-akhir ini, dari lingkungan perkantoran menjadi potensi penyebaran Covid-19, setelah kantor Balai Kota yang harus tutup sementara, Pemkot Bogor resmi memberlakukan kebijakan 100 persen Work From Home (WFH) total kepada aparatur sipil negara (ASN) hingga sepekan.

Kebijakan tersebut diambil mengingat tingginya penyebaran Covid-19 di kantor instansi Pemkot Bogor.

Wali Kota Bima Arya mengungkapkan, langkah ini diambil untuk menekan penyebaran Covid-19, dimulai dari Selasa, 29 Juni 2021 hingga Selasa, 6 Juli 2021.

“Pemberlakuan WFH 100 persen akan diberlakukan mulai besok Selasa, 29 Juni sampai masuk lagi hari Selasa 6 Juli 2021, sambil melihat perkembangan yang ada,” ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Senin 26 Juni 2021.

Kebijakan 100 persen WFH ini, hanya diberlakukan bagi ASN di dinas-dinas yang tidak berhubungan langsung dengan pelayanan publik.

“Semua bekerja dari rumah, kecuali dinas-dinas yang langsung melayani pelayanan mendasar sehari-hari. Pelayanan sampah tidak mungkin berhenti, bencana darurat pun harus selalu standby. Kemudian juga untuk petugas Dinas Kesehatan, Dishub yang di lapangan, nah ini harus selalu ada. Tetapi untuk yang lainnya, semuanya di rumah,” tutur Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, alasan pemberlakuan yakni, pertama untuk menghindari penularan di lingkaran ASN sebagai garda terdepan dalam pelayanan warga.

“Karena Kalau ASN rontok, nanti siapa yang melayani warga. Kedua, mengurangi mobilitas di Kota Bogor. Artinya, kalau Balai Kota tidak ada aktivitas, kemudian kantor-kantor tidak ada aktivitas, mobilitas warga diharapkan juga akan berkurang,” ujar Bima Arya.

Lanjut, ia menjelaskan, ketiga, dengan begini akhirnya akan memberikan contoh, mulai dari Balai Kota, mulai dari Pemkot, dan untuk kewenangan yang bisa kita lakukan, menahan diri dan bekerja dari rumah saja. Hal ini juga disebabkan grafik penambahan kasus yang semakin tajam.

Bima Arya pun menegaskan bahwa, pemberlakuan 100 persen WFH ini bukan berarti pekerjaan libur. ASN yang tidak datang ke kantor tetap berkoordinasi serta dilarang keluar rumah kecuali urusan mendesak.

“Ini bukan liburan. Maka yang di rumah tidak boleh keluar kecuali ada hal-hal yang mendesak dan semua harus laporan. Semua kantor dinas menunjuk piket. Jadi ada piket yang terus memonitor koordinasi, karena koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, harus terus berjalan,” ujar Bima Arya.

Dengan begitu, pemberlakuan WFH 100 persen ini diharapkan mampu menekan potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor pemerintahan. Sebab saat ini, sudah ada 42 ASN Kota Bogor yang terkonfirmasi positif Covid-19.***

Kisah Rizal Ramli & Keteladanan Rektor Institut Teknologi Bandung

0

Bogordaily.net – Tengah malam sekitar Februari tahun 78 rumah rektor Institut Teknologi Bandung, Profesor Iskandar Alisjahbana diberondong peluru oleh orang tidak dikenal.

Rektor yang selamat, esoknya protes kepada Pangdam Himawan Sutanto. Pimpinan Kodam Siliwangi ini mengaku tak tahu menahu mengenai insiden tersebut, dan tidak ada perintah penembakan darinya.

Belakangan terungkap, teror ternyata dilakukan oleh anak buah Benny Moerdani, perwira tinggi intel Kopkamtib yang jengkel lantaran Iskandar dan Himawan bersikap terlalu demokratis dalam menangani aksi demonstrasi mahasiswa ITB, yang menolak otoritarianisme dan dicalonkannya kembali Soeharto untuk ketiga kalinya menjadi presiden.

Ini adalah sekelumit kisah independen akademisi yang menjadi catatan penting sejarah kebebasan perguruan tinggi sebagai wahana intelektual, yang antara lain berfungsi berani meluruskan dan mempertahankan kebenaran.

Tokoh nasional Dr Rizal Ramli bukan saja menjadi sosok yang mengetahui kejadian ini, ia tokoh penting sekaligus penggerak aksi penolakan Soeharto tersebut.

Sebagai mahasiswa Rizal Ramli juga menunjukkan kwalitas intelektualnya dengan menyusun Buku Putih Perlawanan Mahasiswa ITB 1978.

Di lingkungan civitas academika, rektor itu bagaikan seorang ayah yang seharusnya bersikap moderat, bukan menjadi “abdi dalem” bagi kekuasaan sebuah rezim.

Seperti yang kini dilakukan oleh Rektor UI Ari Kuncoro yang ternyata sebelumnya adalah Komut BNI dan kini Wakil Komut BRI.

Sebuah jatah kekuasaan pemberian rezim yang rupa-rupanya menggetarkan prinsip-prinsip akademisi yang mestinya dipegang kuat oleh hati nuraninya.

Sikap “abdi dalem” sang rektor ini nampak dari pemanggilan pihak rektorat kepada BEM UI yang beberapa hari lalu menobatkan Jokowi sebagai The King Of Lip Service dengan mahkota di kepala disertai cap bibir sebagai background.

Sebelumnya rektorat juga pernah mengeluarkan surat edaran, agar mahasiswa UI tidak terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi.

Lain zaman tampaknya lain pula langgam sang rektor. Di masa Rizal Ramli masih menjadi mahasiswa hubungan rektor dan mahasiswa terjalin akrab, dengan tetap menjaga prinsip independensi akademik.

Rektor ITB Profesor Soedjana Sapi’ie adalah tokoh yang menjalin persahabatan dengan Rizal Ramli. Meskipun Rizal Ramli mahasiswa bandel yang karena keberaniannya menentang Soeharto, sampai-sampai dipenjarakan di Sukamiskin selama sekitar satu setengah tahun, Soedjana Sapi’ie tetap respek kepada murid bengalnya ini.

Sang rektor bangga meski berani melawan Soeharto Rizal Ramli juga mahasiswa cerdas dengan kemampuan otak di atas rata-rata.

Itulah sebabnya ia tidak alergi dan mendukung penuh Rizal Ramli ketika berhasil mendapatkan bea siswa S2 untuk melanjutkan studi ekonomi di Amerika.

Soedjana Sapi’ie bukan cuma membantunya membuatkan rekomendasi agar Rizal Ramli mendapatkan bea siswa, ia juga menyuarakan agar aparat hukum saat itu menegakkan keadilan secara fair kepada para mahasiswa, yang ditangkap dan dijebloskan ke dalam bui. Karena banyak di antaranya yang ditahan tanpa diadili.

Persahabatan Rizal Ramli dengan rektornya ini benar-benar unik. Saat akan terbang ke Amerika untuk meneruskan studi, Soedjana Sapi’ie memberikan jas yang dipakainya untuk Rizal Ramli. Rupanya sang rektor menaruh perhatian.

Sebagai anak muda yang rada urakan dan bergaya seperti Einstein Rizal Ramli waktu itu memang agak kurang peduli dalam urusan pakaian.

Ramli Ramli sendiri mengaku itulah jas pertama yang ia miliki, yang ternyata sangat bermanfaat untuk cuaca di Amerika.

Persahabatan keduanya tak putus hanya sampai di situ. Tahun 2014 saat Rizal Ramli ikut dalam “Konvensi Capres Rakyat” yang diselenggarakan oleh Forum Rektor, Soedjana Sapi’ie dalam usia yang sudah cukup uzur memerlukan datang untuk menemui murid bengalnya ini. Menempuh perjalanan yang cukup melelahkan untuk ukuran pria seusianya, dari Bandung ke Jakarta.***

Setda Kabupaten Bogor Adakan Rapid Test bagi 400 ASN, 14 Orang Reaktif

0

Bogordaily.net – Klaster perkantoran menjadi tempat yang berpotensi dalam penyebaran Covid-19. Maka dari itu, demi menekan tingginya penyebaran Covid-19 di area perkantoran, Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bogor melaksanakan rapid tes antigen bagi 400 ASN.

“Hari ini kami merapid test antigen 400 ASN, sebelumnya ada 18 orang pegawai Setda Kabupaten Bogor terpapar wabah Covid 19,” ujar Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin pada Senin, 28 Juni 2021.

Dalam momen tersebut, Burhanudin tak henti-hentinya mengingatkan untuk masyarakat Kabupaten Bogor agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 sedang meningkat.

“Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor saya minta untuk tetap waspada terkait virus ini. Karena virus ini bukan sembarang virus. Terlebih lagi kasus yang semakin meningkat sehingga tingkat Bed Occupanty Red (BOR) di rumah sakit pun menjadi sekitar 80-90 persen,” ucap Burhanudin.

Ia menambahkan, masyarakat juga harus waspada dan ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) di masa Covid-19.

Prokes itu meliputi, dengan lima aksi perlindungan yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menjaga mobilitas.

“Selain itu, tak lupa juga meningkatkan daya tahun tubuh dengan aktivitas olahraga, istirahat yang cukup dan memakan makanan yang bergizi seimbang,” kata Burhanudin.

Sementara itu, Kabag Rumah Tangga Setda Kabupaten Bogor Endah Nurmayanti menjelaskan hasil dari rapid test antigen yang dilakukan pada hari ini, Senin 29 Juni 2021.

“Dari hasil rapid tes yang dilakukan, ada 14 orang pegawai Setda Kabupaten Bogor yang dinyatakan reaktif Covid-19,” jelas Endah pada Senin, 29 Juni 2021.

Kemudian, Mantan Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itupun menambahkan bahwa, melihat banyaknya pegawai yang terpapar hingga lebih dari 10 orang, ada kemungkinan Setda Kabupaten Bogor di semi lockdown.

“Kebijakan semi lockdown itu ada di tangan Asisten Administrasi. Harus dipastikan lagi dan tergantung banyaknya pegawai Setda Kabupaten Bogor yang terpapar atau positif Covid-19,” pungkas Endah.

Dengan begitu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin menegaskan bahwa dalam mencegah atau menekan angka penyebaran Covid-19, para stafnya akan melaksanakan work from home (WFH) sebesar 75 persen yang sudah mulai dari Senin, 29 Juni 2021.

Selain itu, ia menambahkan, juga dilakukannya yakni memasifkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan target semakin banyak yang ikut vaksinasi. Serta dalam pelaksanaannya dibantu oleh Kodim 0621 Kabupaten Bogor dan Polres Bogor.***

Program Berantas Buta Al-Qur’an Tahun Ketiga Kembali Digelar Yayasan Muslim Sinar Mas Land

0

Bogordaily.net – Seorang muslim diwajibkan untuk dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Namun pada kenyataannya, masih banyak umat muslim yang belum mengenal huruf hijaiyah sehingga tidak bisa membaca Al-Qur’an.

Untuk membantu mereka mampu membaca Al-Qur’an, Yayasan Muslim Sinar Mas Land bekerja sama dengan Yayasan Mama Papa menggelar training of trainers (ToT) secara virtual, kepada 50 ustaz/ustazah dan guru mengaji dari masjid di sekitar kawasan Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur, dan Grand Wisata Bekasi.

Dalam ToT tersebut, para peserta mempelajari Metode Mama Papa sebagai cara membaca Al-Qur’an dengan cepat.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) Virtual 2021 yang menargetkan 150 ustad ustazah dan guru mengaji serta 300 anak usia 7-12 tahun dari 50 masjid sekitar kawasan tersebut.

Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas Land yang merangkap sebagai Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas Dhony Rahajoe menjelaskan bahwa, metode Mama Papa dapat membantu seseorang membaca Al-Qur’an dengan mudah. Waktu yang dibutuhkan juga tak lama, asalkan didukung komitmen kuat.

“Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Ustaz Muhammad Taslim yang juga sebagai pencipta metode Mama Papa. Kami berharap melalui Program BBQ dapat membantu mengurangi jumlah buta aksara Al-Qur’an umat Islam di Indonesia.”

Lebih detail, Dhony menjelaskan program BBQ Virtual 2021 memberikan pelatihan atau training of trainer (ToT) kepada ustaz/ustazah dan guru mengaji sebanyak tiga kali sejak dari Mei-Juli.

Dalam tiap pertemuan, para ustaz dan guru mengaji mendapatkan pelatihan intensif selama 3 jam menggunakan metode pengajaran Mama Papa.

Sinar
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) Virtual 2021 yang menargetkan 150 ustad/ustazah dan guru mengaji serta 300 anak usia 7-12 tahun dari 50 masjid sekitar kawasan tersebut. Sabtu 26 Juni 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Selama pelatihan, para peserta juga dibekali buku panduan dan alat peraga dalam bentuk salinan digital, agar mudah memahami metode tersebut.

Selanjutnya, ustaz atau guru mengaji tersebut diwajibkan menerapkan metode tersebut dalam mengajarkan membaca Al-Qur’an kepada jemaah dan murid mereka.

Metode Mama Papa yaitu cara cepat membaca Al-Qur’an yang menggunakan pendekatan cerita. Cara bacanya pun hampir mirip dengan membaca Arab Melayu.

Menariknya, huruf-huruf hijaiyah yang berjumlah 29 dikenalkan dengan bahasa sehari-hari, sehingga mudah dimengerti bagi mereka yang belajar membaca Al-Qur’an.

Program BBQ Virtual dimulai sejak 2 Mei 2021 dan akan ditutup bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam yang jatuh pada Agustus 2021.

Pada acara tersebut akan diselenggarakan lomba baca Al-Qur’an secara virtual antar anak didik dari 50 masjid, yang telah mengikuti program BBQ Virtual 2021 kategori usia 7-12 tahun dengan total hadiah sebesar Rp42 juta.

Pada puncak acara BBQ tahun 2018 dan 2019, lomba baca Al-Qur’an dengan metode Mama Papa diikuti oleh ratusan murid taman pendidikan Al-Qur’an (TPA), yang terdiri dari kelompok usia 4-12 tahun di sekitar kawasan BSD City.

Program BBQ dilaksanakan sebagai bentuk kegiatan sosial keagamaan bagi masyarakat di sekitar lingkungan proyek Sinar Mas Land.***

Timkes TNI Cianjur Sigap Siaga Beri Pelayanan Hingga Ke Rumah Warga

0

Bogordaily.net – Tim Kesehatan Satuan Tugas yang tergabung dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 0608/Cianjur tak kenal lelah untuk selalu sigap dan siaga, mengatasi permasalahan rakyat apalagi di masa pandemi Covid-19.

Mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, dengan tidak mengenal waktu dan lelah, siang maupun malam, Timkes TMMD ke-111, Kodim 0608/Cianjur sigap memberikan layanan kesehatan yang prima, kepada masyarakat yang sudah dimulai pada Minggu, 26 Juni 2021.

Kegiatan tersebut akan dilakukan baik secara kunjungan rumah ke rumah warga, maupun yang datang ke pos kesehatan TMMD.

“Anjangsana ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dengan mengunjungi rumah ke rumah, siang dan malam untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga masyarakat di Desa Ciandam,” ujar Sersan Kepala TNI, Ikbal.

Diketahui, kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan TMMD ke-111 di tahun 2021. Kegiatan tersebut meliputi program penyuluhan dan layanan kesehatan untuk warga.

“Pengobatan gratis dari pintu ke pintu akan dilaksanakan setiap harinya untuk membantu masyarakat yang sakit. Bagi warga yang mau berobat ke dokter terkendala jauhnya Poliklinik dan transportasi, disilahkan datang ke Pos Kesehatan di Posko TMMD di Balai Desa Ciandam,” kata Dansatgas TMMD ke-111, Letkol Kav Ricky Arinuryadi.

Kemudian, Dansatgas TMMD ke-111, Letkol Kav Ricky Arinuryadi juga mengatakan bahwa, tujuan dilaksanakannya anjangsana oleh Tim Kesehatan TMMD ini untuk melakukan pemeriksaaan dan pengobatan kepada warga. Terutama warga yang sakit akan langsung diberikan pengobatan ke rumah warga tersebut.

“Ini salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat, dimana warga yang sakit tidak bisa datang ke Pos Kesehatan di Posko TMMD, maka warga tersebut akan dikunjungi,” pungkas Letkol Kav Ricky Arinuryadi.***