Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7280

Presiden Dorong Langkah Nyata Atasi Kesenjangan Vaksin

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali mendorong langkah nyata untuk mengatasi kesenjangan vaksin Covid-19.

Dirinya menegaskan bahwa pandemi Covid-19 hanya dapat ditangani secara global, apabila seluruh negara dapat pulih sepenuhnya dari penyebaran pandemi.

Kendati demikian, negara-negara dunia masih harus menghadapi tantangan terhadap akses vaksin yang adil dan merata bagi semua negara.

Oleh karena itu, Presiden mengajak para pemimpin negara dunia untuk melakukan langkah nyata.

“Saya harus kembali mengingatkan kita semua bahwa kita hanya akan betul-betul pulih dan aman dari Covid-19 jika semua negara juga telah pulih. No one is safe until everyone is,” ujar saat berpidato secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kesehatan Global, Jumat 21 Mei 2021 malam.

Jokowi mengungkapkan bahwa, di saat beberapa Negara mulai melakukan vaksinasi bagi kelompok berisiko rendah, yakni anak-anak dan usia belia, hanya sebanyak 0,3 persen pasokan vaksin global yang tersedia bagi negara berpenghasilan rendah.

Kesenjangan tampak menjadi semakin nyata saat 83 persen pasokan vaksin global telah diterima negara-negara kaya.

Sementara 17 persen sisanya diterima negara-negara berkembang, di mana terdapat di dalamnya 47 persen populasi dunia.

“Untuk itu kita harus melakukan langkah nyata yaitu, dalam jangka pendek, kita harus mendorong lebih kuat lagi doses-sharing melalui skema COVAX Facility,” katanya.

“Ini merupakan bentuk solidaritas yang harus didorong dan dilipatgandakan khususnya dalam mengatasi masalah rintangan suplai,” tambahnya.

Adapun dalam jangka panjang, masyarakat global harus dapat melipatgandakan produksi vaksin untuk memenuhi kebutuhan global, dan membangun ketahanan kesehatan.

Hal tersebut tentunya memerlukan peningkatan kapasitas produksi secara kolektif, melalui alih teknologi dan investasi.

“Jika isu kapasitas produksi dan distribusi vaksin tidak segera ditangani saya khawatir akan semakin lama kita dapat menyelesaikan pandemi ini,” ucapnya.

Kepala Negara menyebut bahwa, negara-negara anggota G20 harus memberikan dukungan bagi peningkatan produksi dan kesetaraan atau kesenjangan akses vaksin bagi semua negara.

Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia mendukung penuh proposal TRIPS Waiver yang mengusulkan untuk sementara waktu, melepaskan kewajiban dalam melindungi hak kekayaan intelektual terkait pencegahan, penanganan, atau pengobatan Covid-19.

Indonesia telah memutuskan untuk menjadi salah satu negara co-sponsor proposal tersebut.

Indonesia juga berharap agar negara-negara anggota G20 lainnya dapat memberikan dukungan yang sama.

“Sebagai produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara, Indonesia siap untuk menjadi hub bagi peningkatan produksi vaksin di kawasan,” imbuhnya.

Selain itu, negara-negara G20 juga harus ambil bagian untuk membangun arsitektur ketahanan kesehatan global yang kokoh, untuk dapat menghadapi ancaman serupa di masa mendatang dengan lebih baik.

Oleh karenanya, kerja sama global menjadi sebuah keniscayaan.

“Prinsip-prinsip dalam Deklarasi Roma sangat penting untuk ketahanan kesehatan global. Namun, prinsip tersebut tidak akan berarti jika tidak diterapkan secara konkret,” paparnya.

“Implementasi adalah kunci dan dunia hanya bisa pulih serta menjadi lebih kuat jika kita melakukannya bersama. Recover together, recover stronger,” pungkasnya.***

Yuk Waspadai Penyebab Keguguran Saat Hamil bersama Rs Azra

0

Bogordaily.net – Sebenarnya mengapa seorang ibu bisa keguguran ? Yu kenali penyebab keguguran saat hamil bersama Rumah Sakit (RS) Azra Bogor.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang berpraktik di Rs Azra Bogor Dr. Elsina K Pietersz Sp.OG akan menjelaskannya.

“Keguguran adalah terhentinya proses kehamilan dibawah 20 minggu usia kehamilan, angka kejadian keguguran +- 8-20% dari total kehamilan dan 80% keguguran terjadi pada usia kehamilan dibawah 12 minggu,” ucap Dr. Elsina K Pietersz Sp.OG.

Adapun penyebab yang dapat melatarbelakangi terjadinya keguguran, sehingga sulit mengatakan secara pasti penyebab keguguran.

“Beberapa penelitian menyebutkan penyebab terjadinya keguguran seperti, kelainan kromosom ditemukan pada hampir 40% kasus keguguran,
kondisi diabetes yang tidak terkontrol, masalah struktur di saluran reproduksi seperti mioma, pulip,” ujarnya.

Lalu, penggunaan obat-obat tertentu saat hamil, infeksi yang terjadi pada awal kehamilan, dan penyakit autoimun.

“Beberapa faktor risiko keguguran yang meningkatkan risiko terjadinya keguguran yaitu, usia ibu diatas 35 tahun, merokok, alcohol, demam, riwayat keguguran pada kehamilan sebelumnya, dan trauma atau benturan pada perut,” jelasnya.

Kenali gejala dan tanda keguguran yang paling sering dikeluhkan adalah perdarahan pervagina dan nyeri perut di awal kehamilan, walaupun kedua gejala tersebut sering juga terjadi pada kehamilan normal.

Jenis keguguran berdasarkan keluhan, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan USG dibedakan menjadi, keguguran yang mengancam.

Ibu mengeluhkan perdarahan pervagina, biasanya tanpa nyeri perut pada pemeriksaan mulut Rahim masih tertutup dan pada pemeriksaan USG didapatkan kantung kehamilan dan mudigah masih baik.

Pada kondisi ini biasanya kehamilan masih dapat dipertahankan jika tidak berkelanjutan, bahkan keguguran yang tidak dapat dihindarkan.

“Jika Ibu mengeluh perdarahan banyak dan nyeri perut, pada pemeriksaan mulut rahim sudah terbuka. Pada kondisi ini, kehamilan sulit dipertahankan,” paparnya.

Dan keguguran incomplete, pada kondisi ini sebagian jaringan sudah keluar dari rahim, tetapi masih belum sempurna, biasanya plasenta masih tertinggal dalam rahim.

Adapun keguguran complete yang merupakan diagnosis keguguran ditegakkan dari keluhan pasien, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan USG.

Pemeriksaan USG akan memperlihatkan kondisi janin, denyut jantung janin, gerakan janin, dan ukuran janin apakah sesuai dengan usia kehamilan atau tidak.

Ada tiga pilihan penanganan keguguran tergantung jenis keguguran, yakni observasi biasa pada kasus keguguran complete tidak memerlukan terapi/obat apapun asalkan tanda vital baik dan tidak ada tanda infeksi.

Dilanjutkan dengan pemberian obat, pada kasus keguguran yang incomplete, bisa di coba pemberian obat untuk menstimulasi kontraksi rahim agar dapat mengeluarkan sisa jaringan.

Pilihan kuretase dilakukan pada kondisi emergency (perdarahan banyak, ada tanda infeksi, dan pada kondisi ibu tidak stabil), atau pada kondisi ibu memilih untuk tidak mau menunggu ekspulsi spontan.

“Pasca keguguran, sebaiknya ibu menunda hubungan seksual selama +- 2 minggu, dan direkomendasikan untuk menunda hamil +- 3 bulan setelah keguguran untuk mengevaluasi adakah kondisi ibu yang perlu diperbaiki / dikoreksi untuk mencegah terjadinya keguguran berulang,” ungkap Dr. Elsina K Pietersz Sp.OG.

Pemulihan mental ibu perlu diperhatikan untuk menghindari kondisi depresi yang berkelanjutan, dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan kehamilan sejak dini secara teratur difasilitas kesehatan sangat penting dilakukan.

Karena dapat mengetahui perkembangan janin dan kesehatan ibu serta mendeteksi adanya tanda bahaya sehingga dapat segara ditangani.Adv

Pemuda Mabuk Curi Barang dan Rusak Masjid di Cianjur

0

Bogordaily.net– Masjid Nurul Iman yang berada di Kampung Gekbrong Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur menjadi sasaran perusakan dan pencurian oleh seorang pemuda yang mabuk.

Pemuda berinisial AS (24) itu diduga mabuk obat-obatan, dan bermula ketika pemuda tersebut datang lalu berpura-pura sholat Isya di Masjid Nurul Iman Cianjur.

Warga saat itu tidak menaruh curiga karena menganggap pelaku ikut sholat Isya, tidak lama tiba-tiba pelaku mulai memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan, dengan merusak barang-barang masjid.

Usai sholat Isya, warga langsung menangkap pelaku yang hendak kabur dengan membawa sejumlah barang masjid, kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Warung kondang.

Kapolsek Warung kondang Kompol Surachman, membenarkan adanya seorang pemuda berinisial AS melakukan aksi perusakan dan pencurian barang-barang masjid, dalam keadaan pengaruh obat-obatan.

“Pelaku sudah ditahan di Mapolsek Warung kondang, namun belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam keadaan mabuk,” ujar Kapolsek pada wartawan, Selasa 18 Mei 2021 seperti dikutip umma dari Suaracom.

Mengenai motif aksi pelaku yang merusak dan mencuri barang-barang di masjid, Kapolsek mengaku hingga saat ini belum bisa menyimpulkan.

“Kami saat ini tengah memeriksa sejumlah saksi dalam rangka penyelidikan dan penyidikan, semoga secepatnya terungkap motifnya,” tutupnya.***

Polri Meluncurkan Program Layanan Polisi 110 Terhadap Masyarakat

0

Bogordaily.net – Polri meluncurkan Program Layanan Polisi 110 yang telah diresmikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, di Mapolda Jabar, pada Kamis 20 Mei 2021.

Dalam meluncurkan program tersebut, Kapolri didampingi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Adapun pejabat yang hadir dalam acara tersebut, diantaranya adalah Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas, Aparatur dan Pengawasan Kemenpan.

Lalu, Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Gubernur Jabar beserta Forkopimda.

Para Kapolda, Pangdam, dan Gubernur juga mengikuti acara tersebut secara virtual, serta para Direktur atau General Manager penyedia jasa telekomunikasi.

Layanan Polisi 110 merupakan salah satu implementasi dari Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi, dalam mewujudkan salah satu program Presisi.

“Saya berharap program ini bisa terwujud dan dirasakan masyarakat. Harapannya, pengaduan masyarakat bisa dilayani polisi secara cepat. Kami harapkan masukan dan koreksi agar layanan semakin baik,” kata Kapolri.***

Camat Bogor Utara Mendalami Kasus Potongan Dana Bansos

0

Bogordaily.net – Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra saat ini tengah melakukan pendalaman terkait kasus potongan dana bansos, di Kelurahan Ciluar oleh pengurus wilayah.

Dalam penjelasannya bahwa, apapun bentuk bantuan dari pemerintah tidak boleh ada pemotongan dana, walaupun dalam kasus tersebut melibatkan oknum ASN atau pun tidak.

“Kalau ada yang memotong mengatasnamakan pemerintah segera laporkan dan bakal kami sampaikan ke pimpinan untuk disanksi,” kata Marse, Jumat 21 Mei 2021.

Marse menegaskan, apabila pemotongan dilakukan oleh oknum warga maka kecamatan akan melaporkannya kepada polisi, lantaran hal tersebut sudah masuk ke dalam ranah pidana.

Pihaknya belum menerima aduan tertulis dari warga perihal kejadian tersebut, sampai saat ini.

“Yang pasti saat ini kami sedang lakukan pendalaman, mudah-mudahan dapat terkuak fakta dan didapatkan bukti-bukti. Apakah pemotongan itu benar-benar ada,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta kepada warga yang dirugikan untuk melaporkan ke polisi.

“Nggak boleh potong-potong bansos. Masih aja berani main-main. Warga bikin laporan ke Polresta saja,” tegasnya.***

Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Jumat Bersih di Pasar Induk Kemang

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) resmi menjadi pengelola Pasar Induk Kemang, melakukan kegiatan Jumat bersih di Pasar Induk Kemang, Jumat 21 Mei 2021.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir mengatakan, setiap hari Jumat di Pasar Induk Kemang akan dilakukan Jumat bersih.

“Jika Pasar Induk Kemang bersih, tidak hanya pedagang yang senang, pengunjungpun akan senang, dan kami akan sangat fokus dengan kebersihan di Pasar Induk Kemang, karena kebersihan salah satu yang akan Perumda PPJ kelola,” ujar Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir.

Muzakkir menambahkan, Perumda PPJ akan mengelola Kebersihan, Keamanan, Parkir, MCK dan Bongkar Muat.

Jumat bersih
Suasana Jumat Bersih di Pasar Induk Kemang oleh Direksi dan Jajaran Perumda Pasar Pakuan Jaya.(Dok.PPJ/Bogordaily.net)

Sementara itu, Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin mengatakan, kegiatan ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor, DLH, Perumkim, Perumda Pasar Pakuan Jaya dan para petugas kebersihan eksisting di Pasar Induk Kemang.

Giat ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan peningkatan layanan kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Induk Kemang,” katanya.

Jenal Abidin berharap, kebersihan itu sebagian dari iman, semoga dengan kegiatan ini, Pasar Induk Kemang lebih bersih, pedagang dan pengunjung pasar lebih nyaman berkunjung ke pasar.Adv

MUI Galang Dana untuk Pembangunan Rumah Sakit RSIH

0

Bogordaily.net – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggalang dana untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron (RSIH), dan mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan, perencanaan pembanguan rumah sakit ini akan menggandeng berbagai kalangan dan juga organisasi.

“Kami berharap agar seluruh rakyat dan umat Muslim Indonesia dapat berpartisipasi dalam pembangunan rumah sakit ini,” katanya.

MUI sebagai penggagas pembangunan RS Indonesia di Hebron yang diperkirakan akan menelan biaya Rp100 miliar, dan Sudarnoto berharap pembangunan RS ini akan selesai tidak lebih dari lima tahun.

Melalui akun Twitter @MUIPusat, MUI mengajak Rakyat Indonesia berpartisipasi dalam gerakan Gerakan Aliansi Amal Kemanusiaan Untuk RSIH Palestina.

“Kebutuhan sarana kesehatan dan perawatan warga Plestina akibat kekejaman Israel sudah mendesak. MUI mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi membangun RSIH (Rumah Sakit Indonesia Hebron),” tulis keterangan pada gambar yang diunggah.***

Arif Seorang Pemuda yang Berduel dengan Pencuri di Rumahnya

0

Bogordaily.net – Seorang pemuda bernama Arif Ramadan, harus menerima 55 jahitan karena terluka akibat bacokan clurit, usai berduel dengan pencuri.

Pencuri tersebut telah masuk ke rumahnya di Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis 20 Mei 2021 dini hari.

Arif yang mengalami luka bacokan clurit di bahu dan telapak tangannya, berhasil melukai pencuri yang sempat berduel dengannya dan dengan bantuan warga pencuri berhasil ditangkap.

Tiga orang pencuri yang menerobos masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 01.30 WIB, dua pelaku menunggu di luar rumah, sementara satu orang nekat menyelinap ke dalam rumah melalui kaca jendela.

Arif yang sedang tidur tiba-tiba saja terbangun dan menyadari ada orang asing di rumahnya.

“Saya lagi tidur, kemudian saya lihat ada bayangan hitam. Saya kira ayah saya, ternyata beda,” ujar Arif.

Arif yang mengetahui ada pencuri segera menyergap pelaku tanpa mengetahui orang asing itu sedang membawa senjata tajam.

“Terus, saya bangun. Refleks, saya tangkap dia. Ternyata dia bawa clurit dan langsung bacok,” jelas Arif.

Arif yang terus saja melawan pencuri dengan tidak memperdulikan luka-luka yang didapatkan dari duel tersebut.

“Saya rebut celuritnya, terus terkena ini. Terus rebut-rebutan, terus dia keluar lari,” ucap Arif sambil menunjukan luka sabetan clurit di telapak tangan dan bahu kirinya.

Pelaku sudah sempat mengambil ponsel dan menyerang Arif akhirnya berhasil ditangkap.

Sementara itu, dua tersangka yang menunggu di luar rumah juga berhasil diamankan petugas ronda.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo mengatakan, ketiga pelaku telah diamankan pihak kepolisian.

Mereka berasal dari Depok dan sebagai barang bukti kejahatan, polisi menyita satu unit sepeda motor, handphone, clurit dan beberapa barang bukti lainnya.

“Tiga orang pelaku berhasil diamankan. Satu pelaku itu juga karena perlawanan dari si korban, dan dua ditangkap warga,” jelas Susatyo.

Adapun dua orang pelaku yang masih mengalami luka masih dirawat di rumah sakit, dan satu pelaku langsung diperiksa pihak kepolisian.

Susatyo juga menjelaskan, pemeriksaan harus dilakukan secara bertahap karena ternyata ketiga pelaku masih di bawah umur, yakni berusia 16 tahun.

Susatyo sangat mengapresiasi kegiatan Siskamling yang berjalan dengan baik, sehingga para pelaku bisa ditangkap warga dan diserahkan ke kepolisian.***

Bogor Diguyur Hujan Deras, Tebing Milik PT. KAI Longsor

0

 

Bogordaily.net – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor Selatan, tebing milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) setinggi 10 meter didera longsor.

Lokasi longsor milik PT. KAI, berada di Kampung Parung Jambu, RT02/RW10, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat 21 Mei 2021.

Sekertaris Camat (Sekcam) Bogor Selatan, Dimas Tiko bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor langsung meninjau lokasi kejadian dan langsung melakukan asistensi verifikasi lokasi kejadian.

“Alhamdulillah ini reaksi cepat juga dari teman teman BPBD Kota Bogor. Kita kontek dan langsung meluncur kelokasi untuk melakukan asistensi varifikasi termasuk juga melakukan upaya tanggap darurat atau penanganan sementara,” ujar Sekertaris Camat (Sekcam) Bogor Selatan, Dimas Tiko.

Dimas menambahkan, pihaknya dan BPBD Kota Bogor memberikan bantuan berupa alas tidur, selimut dan juga akan mengirimkan peralatan untuk bayi.

“Insyaallah secara bertahap akan mengirimkan lagi karena dari warga terdampak itu terdapat balita juga kita akan memberikan bantuan alat untuk baby dan mungkin peralatan makan karena juga kita lihat kerusakan didapur mereka juga cukup parah ada yang tertimbun dan segala macam,” katanya.

Dengan adanya longsor dari tanah proyek double trek milik PT. KAI yang menimpa kontrakan salah satu warga Kampung Parung Jambu, akan melakukan langkah akselerasi dan sinkronisasi terkait terjadinya longsor tersebut.

“Pastinya secara kita akan cek termasuk juga tadi ada informasi terkait limpasan air dari atas, kita juga akan carikan solusinya, nanti akan coba berkoordinasi, disini juga kita lihat bersebrangan dengan pelaksanaan pengerjaan proyek double trek,” ucapnya.

“Kita coba berkomunikasi bagaimana caranya supaya saluran air, lintasan air ini tidak turun kebawah dan alhamdulillah dari pihak pelaksana juga akan memikirkan bagaimana, apa akan membuat sodetan dan segala macem,” tambahnya.

Artinya sinkronisasi koordinasi dari berbagai stakeholder dan pihak terkait berjalan dengan baik.

“Mudah mudahan warga yang terdampak diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan yang pasti masih diberikan perlindungan oleh Allah SWT,” pungkasnya.***

Warga Pendatang Diwajibkan Urus Identitas Kependudukan Sesuai Prosedur

Bogordaily.net – Pasca libur Idulfitri 1442 Hijriah/2021, bagi warga yang pindah domisili diwajibkan mengurus identitas kependudukan, berupa e-KTP dan Kartu Keluarga.

Kepala Seksi Pindah Datang dan Pendataan Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor, Adie Kurniawan mengatakan, Hal tersebut guna tertib administrasi kependudukan. Kamis 20 Mei 2021.

Adie Kurniawan menerangkan, untuk membuat e-KTP, syaratnya terlah mencapai usia 17 tahun, selanjutnya dilakukan perubahan Kartu Keluarga. Cara kepengurusannya membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) untuk melakukan perekaman e-KTP.

“Jika dari daerah lain, membawa Surat keterangan pindah dari kota asal, yakni Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI),” katanya.

Jika Dari luar Negeri membawa surat keterangan pindah dari luar Negeri, dan surat ini harus diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri karena pindah.

Kemudian, kata Adie, di Kantor Kecamatan atau di Kantor Dinas Dukcapil akan dilakukan perekaman dan sidik jari.

Selanjutnya, membutuhkan proses penunggalan di Dirjen Dukcapil, sedangkan untuk pencetakan e-KTP menunggu penunggalan.

“Bisa tanya ke bagian identitas mengenai berapa lama menunggu e-KTP dicetak setelah penunggalan. Pada dasarnya, setiap Anda datang untuk membuat e-KTP atau dokumen lainnya akan mendapatkan arahan dari petugas di sana,” imbuhnya.

Terkait warga yang berasal dari daerah lain, Warga yang pindah alamat dari daerah lain ke Kabupaten Bogor diwajibkan mengurus identitas kependudukan sesuai Perpres 96 Tahun 2018.

Persyaratan untuk mengurus identitas kependudukan berupa e-KTP dan Kartu Keluarga yakni membawa SKPWNI dari daerah asal.

“Jika, yang bersangkutan tidak bisa kembali ke daerah asal karena sesuatu hal, bisa kita mohonkan dispensasi pindah,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, harus melengkapi surat permohonan dan pernyataan dilengkapi e-KTP dan KK serra foto yang bersangkutan untuk memperoleh dispensasi pindah tersebut.

“Nanti kita buatkan surat ke daerah asal untuk dimohonkan SKPWNI. Ini sesuai Perpres No 96 Tahun 2018 tentang persayratan dan tata cara penduduk, pada pasal 17, untuk penerbitan e-KTP bagi warga yang pindah,” ucapnya.

Ia menambahkan, yang bersangkutan tidak perlu meminta surat pengantar dari RT dan RW maupun Desa dan Kecamatan.

“Karena SKPWNI kuncinya untuk bisa pindah kedaerah tujuan,” ungkapnya.***