Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 7318

Bupati Bogor Ade Yasin Termasuk dari 18 Perempuan Terpegah di Indonesia

0

Bogordaily.net -Bupati Bogor Ade Yasin masuk 18 Perempuan terpegah di Indonesia. Itu hasil riset bertajuk ‘Perempuan Dalam Berita’ terkait Peringatan Hari Kartini pada Rabu 21 April 2021.

Diskusi dalam rangka Peringatan Hari Kartini secara virtual,yang dilakukan dengan beberapa pemimpin perempuan Indonesia.

Kemudian Rustika mengatakan, porsi pemberitaan figur kaum perempuan di media massa relatif masih minim.

Dikutip dari Antara, dari 14.792.951 berita yang di sajikan 5.964 media daring sepanjang 1 tahun terakhir, yakni dari tanggal 19 April 2020 – 19 April 2021, terdapat 18 Tokoh perempuan megah (Top Person) yang mendominasi pemberitaan 5.964 media daring lokal, maupun Nasional di Indonesia.

“Dari rincian 100 nama top person dan top influencer yang dianalisis 12, hanya terdapat 18 nama perempuan dalam top person dan 17 nama perempuan dalam top influencer,” katanya.

Rustika menjelaskan, top person diartikan sebagai objek pemberitaan dan top influencer sebagai subjek pemberitaan.

“Artinya hanya 17-18 persen porsi figur perempuan dalam pemberitaan, bahwa jumlah tokoklh perempuan tervokal lebih sedikit di bandingkan top person,” jelasnya.

Ini 18 perempuan terpegah di media massa, diantaranya :

1. Menkeu Sri Mulyani Indrawati, 80.149 berita.
2. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, 53.417 berita.
3. Mensos Tri Risma, 51.436 berita.
4. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, 37.856 berita.
5. Nagita Slavina, 35.758 berita.
6. Aurel Hermansyah, 35.291 berita.
7. Ida Fauziyah, 34.374 berita.
8. Ketua DPR-RI Puan Maharani, 31.952 berita.
9. Gisella Anastasia, 28.829 berita.
10. Ashanty, 28.435 berita.
11. Nikita Mirzani, 25.104 berita.
12. Menlu Retno Marsudi, 23.630 berita.
13. Amanda Manopo, 21.973 berita.
14. Ayu Ting-Ting, 18.039 berita.
15. Krisdayanti, 16.347 berita.
16. Luna Maya, 15.780 berita.
17. Maia Estianty, 15.352 berita.
18. Ade Yasin, 14.884 berita. Adv

Jaksa Vonis Hukuman Mati Kepada 6 Teroris Penyerang Mako Brimob

0
Bogordaily.net –  Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur memvonis hukuman mati, kepada enam terdakwa teroris penyerangan Mako Brimob.
Vonis hukuman mati oleh hakim dijatuhkan pada Rabu, 21 April 2021 dan keenam terdakwa menerima putusan hakim tersebut.

Dilansir dari Kompasid seorang Humas pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur yang meminta namanya tak ingin disebut mengatakan bahwa, vonis hakim atas para terdakwa tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penutut umum (JPU).

”Betul (vonis hukuman mati keenam terdakwa). Tadi siang sampai menjelang sore (kemarin), hakim membacakan putusan terhadap keenam orang tersebut,” kata seorang staf Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur tersebut.

Keenam terdakwa teroris penyerangan Mako brimob ialah Anang Rachman, Suparman alias Maher, Syawaludin Pakpahan, Handoko alias Abu Bukhori, Suyanto alias Abu Izza, dan Wawan Kurniawan.

Para terdakwa menerima hukuman mati tersebut dan tidak mengajukan pleidoi, atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa.

Sebelumnya diketahui, kerusuhan dan penyerangan Mako Brimob Depok terjadi pada Mei 2018.

Peristiwa tersebut terjadi selama 36 jam dan dalam inseden itu lima polisi gugur.

Lima polisi yang gugur dalam tugasnya di Mako Brimob Depok adalah Briptu Luar Biasa Anumerta Fandy Nugroho, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji.

Kemudian, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Kejadian awal mula pada Selasa sore 8 Mei 2018 seorang napi ribut soal makanan, yang diawali oleh napi teroris bernama Wawan.

Lalu diketahui para napi teroris tersebut ingin bertemu pimpinan JAD Aman Abdurrahman alias Oman, yang belakangan dihukum mati setelah menjadi otak teror Thamrin dkk. ***

Kronologi Hilangnya Kontak Kapal Selam KRI Nanggala

0

Bogordaily.net – Kapal selam KRI Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut hilang kontak di perairan Bali, saat melakukan latihan pada Rabu 21 April 2021.

Nanggala adalah kapal selam buatan Jerman tahun 1979, yang merupakan satu dari lima kapal selam TNI AL yang sedang menjalani uji coba latihan, dan ini menjadi kapal selam pertama di Indonesia yang hilang.

Berdasarkan keterangan TNI AL, dalam kapal selam tersebut terdapat 53 awak yang terdiri atas 49 anak buah kapal, 1 komandan satuan, 3 personel arsenal. Letkol Laut (P) Geri Octavian yang mengoperasikan kapal tersebut.

Menurut laporan, kapal tersebut mulai menyelam pada Rabu 21 April 2021 dini hari, setelah kehilangan kontak TNI AL segera melakukan pencarian dengan menggunakan sonar aktif, di perairan bali disekitr lokasi penyelaman.

Pencarian dilakukan dengan KRI Gusti Ngurah Rai (GNR-332) dan KRI Diponegoro (DPN-365), mengunakan metode Cordon 2000 Yard dan hasilnya nihil.

Setalah itu dilakukan pantauan udara dengan helikopter pada pukul 07.00 WIB dan dari sana terlihat tumpahan minyak, di sekitar lokasi penyelaman KRI Nanggala.

Tumpahan minyak tersebut diduga karena adanya kerusakan di tangki BBM kapal Nanggala, akibat adanya tekanan air taut atau untuk pemberian sinyal posisi KRI buatan Jerman itu.

Saat ini diduga kapal selam ada di kedalaman 600-700 meter yang mana melebihi kemampuan kapal, yang maksimal kedalaman penyelamannya 500 meter.

Kapal pun diduga mengalami black out saat melakukan penyelaman statis, sehingga menyababkan hilang kendali dan akhirnya hilang kontak.

Diketahui bahwa Kapal Selam Nanggala-402 sudah banyak lakukan berbagai penugasan, yakni terlibat pada latihan bersama dengan US Navy, dan mendapat nama sandi Coorperation Afloat Readiness and Training/CARAT-8/02 yang dilaksanakan 27 Mei-3 Juni 2002 lalu di perairan Laut Jawa, dan Selat Bali.

Kapal selam buatan Jerman ini pun pernah terlibat dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia pada 8 April hingga 2 Mei 2004.

KRI Nanggala-402 berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan Torpedo SUT. ***

Gokil, Ada Paket Ngabuburit ala Padjadjaran Suites Bogor

0

Bogordaily.net – Bingung untuk menunggu waktu buka puasa? Yuk coba paket ngabuburit ala di Padjadjaran Suites Resort & Convention Bogor.

Bulan suci Ramadhan sudah berjalan seninggu, yu rasakan sensasi ngabuburif di bulan puasa hanya di Padjadjaran Suites Resort & Convention Bogor.

Dengan paket Ngabuburit, pengunjung dapat menginap di bulan puasa, dengan mendapatkan free memancing dan main atv di J-Bound.

Public Relations Hotel Padjadjaran Suites Resort & Convention, Rana Saputra mengatakan, ada dua paket ngabuburit.

“Paket ngabuburit ada yang paket memancing dengan sahur, dan satu room,” ucap Rana Saputra.

Ia mengatakan, dengan harga Rp 560 ribu pengunjung dapat merasakan menginap, plus ngabuburit dengan memancing selama 1 jam.

“Untuk yang mancing, ikannya bisa di bawa pulang maksimal hanya 1 kilo,” ujarnya.

Tetapi jika pengunjung ingin menginap, sahur, dan bermain atv, bisa membayar seharga Rp 630 ribu.

“Kalo paket ngabuburit atv ada rutenya, pengunjung akan melewati pasar bunga jungle fest dan berkeliling,” ungkapnya.

Promo ini berlaku sampai H-1 Lebaran loh! Jadi jangan sampai ketinggalan ya.

Selain itu, ada juga paket ramadhan festival jika pengunjung hanya ingin berbuka puasa tanpa menginap di hotel.

Dengan membayar Rp 100 ribu early bird atau Rp 125 ribu harga normal, pengunjung bisa buka puasa all you can eat dengan buffet, yang memiliki berbagai ragam makanan nusantara maupun makanan luar dari @Hegarmanahresto.

“Menu buffetnya nusantara, bahkan makanan luar juga ada, tidak lupa pastinya ada takjil serta buah-buahan,” ungkap Rana.

Selama pandemi, Padjajaran Suites tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan adanya pengecekan suhu tubuh, adanya handsanitizer, tempat cuci tangan di luar lobby, dan tidak lupa jaga jarak serta menggunakan masker.

Jangan khawatir untuk buka puasa atau staycation disini, karena kami telah mendapatkan sertifikat Clean, Health, Safety & Environment (CHSE),” tegasnya.

Siap ngabuburit asik atau buka puasa all you can eat? Yu ajak keluarga, teman, sahabat, dan orang tersayang untuk datang ke Padjadjaran Suites Resort & Convention Bogor.

Untuk info dan pemesanan dapat menghubungi WA 0878-8756-9000 atau cek di @padjadjaransuitesresort. Adv

Bincang Dakwah Haluan Dasar bersama DPP Hasmi

0

Bogordaily.net Himpunan ahlussunnah untuk Masyarakat Islam (Hasmi) akan menggelar Bincang Dakwah pada hari Minggu, 25 April 2021 pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

“Ketika kita tidak saling kenal, mana bisa kita menyayangi, ketika kita saling kenal baru bisa memunculkan rasa sayang, ketika rasa sayang itu muncul barulah kita bisa mengetahui sepenuhnya kebenaran yang ada, kenali hasmi di bincang dakwah,” ucap Ketua Dewan Harian Hasmi, Ustadz Jami Furqon.

Ustadz Jami Furqon jugu mengungkapkan, materi dakwah kali ini akan ditemani oleh satu narasumber.

“Materi Bincang Dakwah pada hari Minggu akan diberikan oleh Ustadz Dr. M. Sarbini, M.H.I, dan Ustadz M. Fatih Haidaril Iltizam, M.Pd.I sebagai moderator,” ungkapnya.

Pada Bincang Dawah, hasmi akan membahas Haluan Dasar HASMI Bersama DPP HASMI.

Saksikan dan Tonton secara Live Streaming di Youtube dan Fanspage HASMI TV https://www.facebook.com/hasmipusat/live atau di
https://www.youtube.com/HASMIMediaPusat

Bagi penonton yang memiliki pertanyaan saat acara diselenggarakan, bisa mengirimnya ke nomor 0812-1563-9779.

“Mari kita ikuti dan saksikan bersama Bincang Dakwah Hasmi tentang Haluan Dasar HASMI Bersama DPP HASMI, Pastikan jangan sampai terlewat!,” ajaknya.

Sebelumnya, Himpunan ahlussunnah untuk Masyarakat Islam (Hasmi), telah melaksanakan acara Kajian dengan tema Karpet Merah Ghozwul Fikri pada hari Sabtu, 5 Februari 2021. Adv

Memperingati Hari Kartini, Bogor Woman Club (BWC) Perjuangkan Suara Perempuan

0

Bogordaily.net- Bogor Woman Club (BWC) bekerja sama dengan Bigland Hotel Bogor dalam memperingati Hari Kartini mengadakan acara dengan topik “Kartini Masa Kini” di Bigland Hotel Bogor, Rabu 21 April 2021.

Seperti yang kita ketahui, pada tanggal 21 April merupakan Hari Kartini dimana hari tersebut untuk memperingati perjuangan seorang Kartini dalam membela hak seorang perempuan.

Pada kegiatan hari ini BWC mengadakan acara dengan topik “Kartini Masa Kini” bertujuan untuk memperjuangkan suara dan pendapat seorang perempuan saat ini lebih di dengar.

“Mungkin saat di era Kartini pada waktu itu sebatas perempuan bisa sekolah, untuk saat ini kami memperjuangkan agar suara dan pendapat perempuan di dengar” ujar Ketua Bogor Woman Club, Sari Bramastra.

Bogor Women Club (BWC) sendiri merupakan sebuah organisasi perempuan yang fokus di edukasi dan sosial.

Ketua Bogor Woman Club, Sari Bramastra mengungkapkan, saat ini anggota BWC yang ada sekitar 150 orang yang tersebar tidak hanya di Bogor tetapi ada yang diluar Kota juga.

“Anggota nya sih ada 150 orang dan gak hanya di Bogor karena ada beberapa yang pindah ikut suami nya ke luar Bogor” ucapnya.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan BWC pun berhubungan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, training, dan kegiatan sosial. BWC sendiri pun turut bekerja sama dengan beberapa Institusi dan juga beberapa organisasi dalam pelaksanaan kegiatan yang dilakukan untuk membantu orang lain.

Harapan ke depannya untuk seluruh anggota BWC dan semua perempuan di Kota Bogor maupun di Indonesia bisa lebih percaya diri dan mampu mengikuti kemajuan yang ada namun tetap pada kodratnya.

“Harapan saya ke depannya wanita di Bogor maupun Indonesia bisa lebih percaya diri dan mengikuti perkembangan, namun tetap di jalur kodratnya yang sesuai di Agama maupun secara kultur atau budaya” tutur Ketua Bogor Women Club, Sari Bramastra. Adv

Wakil Ketua MPR, Arsul Sani  Heran, KH Hasyim Asy’ari dan Gus Dur  Hilang dalam Kamus Sejarah, yang Muncul malah Abu Bakar Ba’asyir 

Bogordaily.net – Wakil Ketua MPR, Arsul Sani merasa heran, melihat peristiwa yang terjadi di lingkungan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Arsul, nama KH Hasyim Asy’ari hilang dari draf Kamus Sejarah yang dibuat Kemendikbud. Justru muncul nama Abu Bakar Ba’asyir, dalam deretan tokoh sejarah itu.

“Nama Gus Dur juga tidak ditempatkan sebagai tokoh sentral yang dimuat tersendiri dalam peristiwa sejarah. Juga nama Jenderal Sumitro dan Sumitro Djojohadikusumo, ayah kandung Prabowo Subianto, juga tokoh Islam serta anggota PPKI, Abdul Kahar Muzakir. tidak ada,” ujar Wakil Ketua MPR dari Fraksi PPP, Arsul Sani, kepada wartawan di Jakarta, Rabu 21 April 2021.

Akan tetapi Malah nama mantan narapidana kasus terorisme yang menolak membuat pernyataan setia pada ideologi Pancasila ini justru muncul sebagai tokoh pada buku atau kamus yang diterbitkan oleh Direktorat Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Oleh karena itu, Arsul Sani menyampaikan keteledoran Kemendikbud semakin menambah beban pemerintah di tengah berbagai kecurigaan yang sudah muncul.

“Jajaran Kemendikbud alih-alih mengurangi beban dan kecurigaan politik yang selama ini masih dihembuskan kepada Presiden Jokowi oleh kalangan tertentu, tapi malah menambahnya,” katanya.

Kemudian Arsul Mengungkapkan ada 3 peristiwa dalam waktu dekat terkait Kemendikbud.

“Pertama, hilang atau tidak ada-nya frase agama dalam draf atau rancangan peta jalan pendidikan nasional (PJPN). Kedua, tidak tercantumnya Pancasila dan Bahasa Indonesia dalam peraturan pemerintah yang diprakarsai yang kemudian menjadi PP No. 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan,” ucapnya.

“Ketiga, soal hilangnya pendiri NU dan pahlawan nasional K.H. Hasyim Asy’ari dr buku atau kamus sejarah online yg diterbitkan dan dikelola oleh Direktorat Sejarah, Ditjen Kebudayaan-Kemendikbud,” sambungnya.

Menurut Arsul, sejumlah kalangan Nahdhiyin, khususnya yang tergabung dalam Lingkaran Profesional Nahdhiyin (NU Circle), bahwa ternyata bukan hanya nama K.H. Hasyim Asy’ari saja yang tidak muncul dalam kamus sejarah online Kemendikbud.

“Ada sejumlah nama tokoh sentral lainnya yang tidak dimuat dalam kamus tersebut,” terangnya.

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, terkait Gus Dur, namanya dalam Kamus Sejarah tidak dimasukkan ke jajaran tokoh yang ada.

“Namanya hanya dimunculkan untuk melengkapi sejarah beberapa tokoh seperti ketika Kamus tersebut menerangkan tokoh Ali Alatas yang ditunjuk sebagai Penasehat Menteri Luar Negeri pada masa pemerintahan Gus Dur,” ungkapnya.

Dinsos Kota Bogor: Beras 2 Kate Tidak Memiliki Izin Edar

Bogordaily.net – Kabid Dinas Sosial, Perlindungan Sosial Keluarga dan Penanganan Fakir Miskin, Sumartini memastikan bahwa label beras 2 Kate, tidak memiliki izin edar.

“Dan ternyata hasil pengecekan pada di Bulan Februari 2021, beras ayam 2 Kate PT. Bova Nova Niaga tidak lolos. Beras yang tidak memenuhi ketentuan,” ujar Sumartini, saat ditemui Bogordaily, Rabu 21 April 2021.

Beras 2 Kate

Dari hasil rapat, lanjut Sumartini, PT. Bova Nova Niaga tidak boleh menyalurkan beras pada pelaksanaan kegiatan program Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Bogor.

Sumartini juga menyatakan, surat ijin edar itu untuk membuktikan atau menjamin bahwa beras memang kualitas Premium.

“Makanya kita cek dengan uji semple dan punya surat ijin edar untuk membuktikan itu beras premium,” ujarnya.

Beras 2 Kate

Diberitakan sebelumnya Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Bogor, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 14 RW di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Sabtu 10 April 2021, dari penyalur Besas PT. Bova Nova Niaga, didunga menyalahi aturan.

Beras 2 Kate
Kabid Dinas Sosial, Perlindungan Sosial Keluarga dan Penanganan Fakir Miskin, Sumartini

Mengutip laman Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Jawa Barat, Nomer Kementan RI PD. 32.12-A.I.00-01-00505-12/20. ijin edar tersebut harusnya tercantum untuk jenis beras medium lebel Sinar Mas Tani.***

Cegah Perilaku Penyimpangan Seksual, Raperda LGBT Segera Disahkan

0

Bogordaily.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor melanjutkan pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) Pencegahan dan Penanggulan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S), di ruang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Rabu 21 April 2021.

Dalam rapat Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual dihadiri Kabag Hukum Sekdakot Bogor, Alma Wiranta, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin, Perwakilan Dinas Kesehatan dan perwakilan Dinas Pendidikan

Ketua Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual DPRD Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani mengatakan, Pansus membahas dua sampai tiga BAB di Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual.

“Mudah-mudahan pertengahan Bulan Mei nanti, Raperda ini sudah bisa di sah-kan sehingga pencegahan atau penanggulangan perilaku seksual di Kota Bogor bisa dengan cepat teralisasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani.

Selain itu Devie menjelaskan, hal ini meresahkan sehingga dinas terkait harus berupaya menekan bahkan mencegah supaya tidak banyak korban dari penyimpangan seksual di Kota Bogor.

“Saat ini banyak kasus HIV/Aids disebabkan oleh penyimpangan perilaku seksual atau LGBT,” jelasnya.

“Makanya kita rancang Perda soal penyimpangan seksual ini untuk upaya pencegahan dan menekan komunitas komunitas penyimpangan perilaku seksual di Kota Bogor,” sambungnya.

Kemudian Pansus meminta masukan soal sanksi untuk pelanggar dan mengusulkan ada sanksi administratif serta ada pula mengusulkan sanksi sosial.

“Untuk final pembahasan setiap bab, kita akomodir masukan-masukan dari dinas terkait, agar memberikan masukan yang betul-betul memiliki manfaat untuk warga Bogor,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu yang dibahas yakni mengenai sanksi yang akan dimasukan dalam pelanggaran Raperda P4S.

“Jadi apa yang mau kita rumuskan. Sanksi apakah yang akan kita berikan. Kemudian bagaimana lebih kepada pencegahannya seperti apa. Jangan hanya sekedar menanggulangi atau mengobati, tapi kita harus mau bagaimana kita melakukan pencegahan itu dari sejak dini,” ujar politisi Nasdem itu.

Disisi lain, Devie menyampaikan salah satu akibat dari penyakit masyarakat ini juga menimbulkan keresahan dan kesehatan, yang bisa juga membahayakan masyarakat.

“Penyimpangan seksual ini juga kan melanggar norma beragama juga norma kemanusian. Sudah pasti itu kita larang untuk bisa tumbuh di Kota Bogor, komunitas apapun itu yang berbau LGBT (Lesbian Gay Biseksual Transgender),” ungkapnya.***

Pemkot Bogor Siapkan Rp450 Juta untuk Cagar Budaya Batutulis

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah melakukan peninjauan ke kawasan Cagar Budaya Batutulis, Rabu 21 April 2021.

Dalam kunjungannya, Syarifah didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman dan Camat Bogor Selatan, Hidayatullah.

Di lokasi, Sekda meninjau kondisi situs-situs sejarah berupa arca dan makam, termasuk gedung eks SDN Batutulis yang ke depan rencananya akan dibangun sebagai pusat budaya Bogor.

Peninjauan tersebut menurut Syarifah, tidak terlepas dari penunjukan Kota Bogor sebagai tuan rumah dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir 2021.

“Saat menjadi tuan rumah tentu saja ada potensi-potensi yang bisa dilihat kaitan kepusakaan, selain Istana dan yang lainnya. Batutulis diketahui memiliki nilai sejarah yang juga aset nasional,” katanya.

Saat ini kapasitas di kawasan tersebut kata Sekda, tidak dapat menampung peserta JKPI jika datang ke lokasi.

Untuk itu, tahun 2021 rencananya Disparbud Kota Bogor akan melaksanakan pembenahan-pembenahan, khususnya di lokasi gedung eks SDN Batutulis yang akan dibangun lahan parkir dan kawasan yang lebih representatif.

Hal ini bertujuan untuk mendukung keberadaan pusaka-pusaka yang kondisi dan keadaannya memerlukan sentuhan-sentuhan yang bisa memberi penjelasan bagi para pengunjung sebelum pelaksanaan Kongres JKPI.

Total anggaran yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kurang lebih sebesar Rp 450 Juta.

“Mudah-mudahan waktunya bisa dan cukup, mengingat pelaksanaannya sekitar Oktober 2021,” ujar Syarifah.

Syarifah menyebut, saat ini kewenangan situs pusaka Batutulis ada di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten.

Untuk itu, Pemkot Bogor akan mengundang dan berkomunikasi untuk menata kawasan situs Batutulis, karena tujuannya adalah untuk merawat kepusakaan situs cagar budaya Batutulis yang sudah menjadi aset nasional.

Sementara itu, Kepala Disparbud Kota Bogor, Atep Budiman mengaku anggaran yang ada tidak cukup, namun demikian pihaknya tetap akan berusaha maksimal mewujudkan pembenahan yang mendukung situs Cagar Budaya Batutulis.
Selain mengunjungi situs Batutulis, Sekda juga meninjau situs arca Puragalih, Makam Embah Dalem Batutulis dan situs Ranggapati.***