Bogordaily.net – Saat menjalani Vaksinasi Covid-19, guru di Garut sempat lemas dan lumpuh usai di suntik vaksin Covid-19.
Direktur RSUD, dr Slamet Garut, Husodo Dewo Adi mengatakan, EK merupakan salah satu pasien yang selama ini melakukan pengobatan kepadanya.
Sebelum divaksinasi, dokter mendiagnosis penyakit yang menyebabkan lemahnya anggota gerak EK.
Dokter memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan vaksin Covid-19, karena yang dialami oleh guru berinisial EK itu karena riwayat penyakit yang sempat dideritanya sejak beberapa tahun lalu.
“(EK) pasien saya yang saya diagnosis ada saraf kejepit sehingga menyebabkan adanya kelemahan gerak di bagian badan atas dan bawahnya,” ujar Direktur RSUD, dr Slamet Garut, Husodo Dewo Adi, Minggu 21 Maret 2021.
Kemudian, Husodo menjelaskan, vaksin Covid-19 tidak menyebabkan lemahnya anggota gerak seseorang yang menerima vaksinasi.
“Jadi vaksin Covid-19 tidak menyebabkan pengaruh kepada bagian saraf maupun otot atau menyebabkan kelemahan, jadi ini bukan gara-gara vaksin, tapi karena ada penyakit yang lain, yaitu saraf kejepit itu,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0611 Garut, Letkol CZi Deni Iskandar selaku Wakil Ketua Penanganan Covid-19, Kabupaten Garut menuturkan, sudah meninjau langsung guru yang dikabarkan lumpuh usai di suntik Vaksinasi.
“Bu guru ke saya menyebut bahwa dirinya memang memiliki riwayat penyakit saraf kejepit, Blbu guru juga memastikan bahwa apa yang dialami bukan karena vaksin, tapi karena penyakitnya,” ujar Komandan Komando Distrik Militer 0611 Garut, Letkol CZi Deni Iskandar.
Deni Iskandar mengimbau agar masyarakat tidak takut divaksinasi Covid-19, karena vaksinasi adalah salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Tidak usah takut divaksinasi Covid-19. Vaksin Covid-19 aman dan halal. Mari kita laksanakan vaksinasi sebaik-baiknya,” ungkapnya.***
Bogordaily.net – Minibus yang terjun ke jurang sedalam 50 meter saat membawa 12 penumpang di Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Minggu 21 Maret 2021 memiliki sebab rem blong.
Minibus itu Isuzu ELF dengan nomor polisi BL 7554 FL. Dengan membawa penumpangnya, minibus itu terjun bebas kawasan perkebunan kopi di obyek wisata Pantan Terong, Aceh Tengah.
Diduga lepas kendali saat jalanan menurun.
Akibat dari kecelakaan tersebut 2 orang tewas dan belasan lainnya luka – luka.
Para korban rata – rata berumur diatas 50 tahun, dan supir berusia 38 tahun serta adapula seorang balita.
12 penumpang dalam bus hampir keseluruhan adalah waga Kota Langsa, hanya satu orang yang berasal dari Bener Meriah.
Tak kuasa bertahan hidup di tengah luka bersama bodi minibus, dua orang penumpang menjadi korban meninggal dunia.
Penumpang itu bernama Erna, berusia 60 tahun dan seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kampung Lengkong Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Serta Erni berusia 51 tahun, penduduk asal Karang Anyar, Langsa Baro.
Sopir minibus, Anto serta sembilan penumpang lainnya yang mengalami luka – luka adalah warga Kecamatan Langsa Baro, Kecamatan Langsa Barat dan Karang Baru, Kota Langsa.
Minibus ini lepas kendali karena rem kendaraannya blong di kawasan obyek wisata ini merupakan daerah yang rawan kecelakaan khususnya saat menurun usai dari puncak.
Melihat adanya kecelakaan tersebut aparat kepolisian, petugas kemanusiaan dan masyarakat segera melakukan pertolongan kepada korban.
Korban kecelakaan baik yang luka-lukan maupun meninggal dunia pun telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Tekengon, Aceh Tengah.
Klinik Program Punya Anak (KIPPA) merupakan layanan unggulan RSIA Nuraida yang menyediakan berbagai layanan pemeriksaan penunjang, seputar kesuburan dan kesehatan reproduksi pria, salah satunya Analisa Sperma.
Marketing RSIA Nuraida Debbie Luciani mengatakan, Analisa ini bertujuan untuk memeriksa kesehatan.
“Analisa Sperma merupakan prosedur yang bertujuan untuk, memeriksa kondisi kesehatan dan ketahanan hidup sperma,” kata Debbie Luciani.
Debbie menyatakan, dengan tarif pemeriksaan sebesar Rp 250 ribu rupiah sudah bisa melakukan analisa secara manual dan otomatis dengan sistem komputer.
Selain itu, terdapat pemeriksan lain yang bisa dilayani oleh RSIA Nuraida Bogor.
Untuk harga berbeda-beda seperti Analisa Sperma SQA Rp 700 ribu, USG Testis Rp 735 ribu, Konsultasi Fertilitas Rp 300 ribu, dan Konsultasi Sp Urologi Rp 175 ribu.
Jadwal pemeriksaan dimulai dari hari Senin sampai Jumat pukul 08.00-15.00 WIB, dan Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB.
Sebelumnya, Rumah Sakit Ibu dan Anak Nuraida yang berada di Jalan Achmad Sobana No 105, Tegal Gundil, Bogor Utara, menghadirkan Klinik Ingin Program Punya Anak (KIPPA) pada bulan Januari, yang merupakan solusi terpadu pengobatan kesuburan pasangan asuhan dr. Lukman Hakim Muchsin, SpOG-KFER.
KIPPA merupakan sebuah ikhtiar RSIA Nuraida dalam melayani dengan cara medis, kesuburan yang tepat sasaran untuk pasangan yang sedang menunggu hadirnya sang buah hati dambaan setiap suami dan istri. Adv
Bogordaily.net – Penulis, psikiater dan seorang feminis Mesir terkenal, Nawal El-Saadawi meninggal di rumah sakit Kairo karena penyakit lamanya pada Minggu, 21 Maret 2021.
Nawal El-Saadawi meninggal di usia senja pada 89 tahun.
selama hidupnya ia selalu membela hak – hak perempuan Mesir dan dunia Arab, buku – buku karyanya berisikan tentang fenimisme.
Lalu kekerasan rumah tangga yang dialami perempuan dan ekstremisme agama.
Kabar duka ini telah sampai kepada publik, warganet pun ramai naikkan tagar #RestInPower dan menuliskan ungkapan duka cita kepada Nawal El-Saadawi dan telah menjadi trending dengan 22,7 ribu unggahan.
“Rest in power, @NawalElSaadawi1 Kami tidak akan pernah melupakan Anda dan kami akan terus menghormati kebijaksanaan, keberanian, dan kerja keras Anda. Anda menginspirasi begitu banyak dari kami dan beberapa dari kami mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Anda,” ucap seorang warganet.
“Dia kuat, dia galak! Terima kasih @NawalElSaadawi1 karena mengajari kita bahwa feminisme bersifat lintas bagian dan tidak dapat dipisahkan dari penindasan patriarkal, agama, dan kelas. Rest in Power ” ucap seorang warganet.
“Innah lillahi wa Innah ilaihi Rajiun…May Allah grant her Jannah al firdaus. Rest in power Nawal El Saadawi, forever in our hearts,” tulis seorang warganet.
El Saadawi lahir di desa Kafir Tahla pada tahun 1931, sepanjang hidupnya ia sudah menuliskan lebih dari 55 buku. Salah satu buku yang membuatnya menjadi terkenal ialah ‘Women and Sex’ pada tahun 1972 dan Women at Point Zero pada tahun 1975.
El Saadawi sangan blak – blakan saat berbicara soal fenimisme, ia lantang membela hak – hak perempuan Mesir dan dunia Arab.
Buku – buku nya di tulis dalam bahasa Arab lalu diterjemahkan dengan berbagai bahasa di dunia. ***
Bogordaily.net – Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan dilakukan hari ini Senin 22 Maret 2021 di laman LTMPT pada pukul 15.00 WIB, kata ‘SNMPTN’ trending di twitter.
Kata SNMPTN menjadi trending di Twitter mencapai 26,3 ribu cuitan dari warganet yang menuliskan doa untuk kelulusannya pada seleksi yang akan di umumkan pada siang ini pukul 15.00 WIB.
“2 bulan lalu, mama nangis krn aku masuk kuota snmptn. Besok, aku ingin buat mama nangis lg krn aku keterima snmptn. Doain aku yaa, semoga besok kita lolos snmptn bareng,” tulis salah seorang warganet di base Twitter.
“Aku minta doanya semoga aku lolos SNMPTN, degdegan bgt asli. Katanya kalo di aamiinin sama 40 orang doanya insyaallah terkabul,” ucap seorang warganet.
“Pagi guys boleh minta tolong doanya gk buat hari ini aja. Minta doanya semoga gw bisa lulus snmptn hari ini, aamiin Katanya klo 40 org yg doain insyaallah kekabul Bener-bener deg degan bgt gw,” ucap warganet lain.
“Hari ini!!! Pengumuman SNMPTN susah di depan mata, perbanyak do’a. Hanya Tuhan yang tau segalanya. Jika gagal, berarti Tuhan pengen lihat kamu berjuang dijalur yg lain. Ingat! Tuhan nggk suka sama umat yg cengeng. Semangat,” ucap seorang warganet.
Selain itu ada juga warganet yang memberikan semangat kepada para peserta yang sedang menunggu hasil SNMPTN.
“buat yang besok pengumuman SNMPTN, smg dapet hasil yang baik ya & dapet ijo, aamiin! buat yang UTS, uprak, dll juga semangat! <3,” tulis seorang warganet.
“selamat hari senin semoga hari kalian berjalan baik! buat kalian yg kelas 12 lagi nunggu hasil seleksi snmptn semoga apapun hasilnya itu adalah yg terbaik buat kamu <3 dan buat kalian yg masi pts semangat yaa,” tulis warganet lainnya.
“Buat kakak² yg nunggu pengumuman SNMPTN semangat yaaa! Semoga dapet hasil yang terbaik, moga dapet ijo! Aamiin,’ ucap warganet.
Hasil seleksi SNMPTN yang di umumkan hari ini dapat diakses di https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id/
Tak hanya dilaman SNMPTN hasil pun dapat diakses di laman mirror laman sejumlah universitas yang menampilkan hasil sama seperti laman LTMPT, yang merupakan sub domain dari situs PTN.
Peserta yang dinyatakan lulus SNMPTN diharuskan untuk melakukan pendaftaran ulang yang bida dilihat dalam laman PTN penerima.
Untuk peserta yang tidak lulus, jangan berkecil hati sebab LTMPT memberikan kesempatan bagi pendaftar yang tidak lulus SNMPT dapat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 yang dapat di lakukan setelah pengumuman SNMPTN.
Namun peserta yang tidak lulus SNMPTN jika ingin melakukan pendaftaran SBMPTN harus dilakukan setelah adanya pengumuman dan keterangan bahwa tidak lulus SNPTN.
Jika dinyatakan lulus maka pendaftaran SBMPTN tidak akan diproses dan biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali. ***
Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Rachmawati mengatakan pendataan keluarga diperlukan untuk, memperoleh data aktual keluarga berdasarkan identitas dan alamatnya secara akurat.
“Sehingga nantinya diharapkan bisa diperoleh satu data keluarga Indonesia,” katanya.
Menurutnya, data seperti ini diperlukan untuk dipergunakan dalam penetapan sasaran, intervensi dan optimalisasi operasional Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana).
Hal ini juga penting untuk menjadi dasar penetapan kebijakan, perencanaan, pengendalian dan pemantauan oleh pengelola dan pelaksana program.
Pemerintah Kota (Pemkot) akan melaksanakan Pendataan Keluarga 2021, dimulai dari tanggal 1 April – 31 Mei 2021. (Istimewa/Bogordailynet)
Agenda nasional ini secara serentak di Indonesia akan dilaksanakan mulai 1 April sampai dengan 31 Mei 2021, begitupun di Kota Bogor.
“Kami berharap masyarakat dapat membantu mensukseskan pendataan ini, dengan memberikan data keluarga masing-masing dengan benar dan lengkap, kepada petugas pendataan,” harapnya.
Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Pergerakan DPPKB Kota Bogor Mauludin Hidayat, yang didata adalah keluarga yang telah menetap di Kota Bogor minimal selama 6 bulan.
“Jadi termasuk mereka yang berdasarkan KTP-nya berasal dari daerah lain, tetapi selama ini telah dan masih akan menetap dan tinggal di Kota Bogor,” jelasnya.
Ia menambahkan, yang didata juga termasuk keluarga khusus seperti seseorang atau beberapa orang yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan satu keluarga, tetapi tidak atau belum membentuk keluarga sendiri.
Termasuk di dalam kategori ini misalnya adalah, kakak atau adik yang sudah tidak memiliki orang tua, tetapi menetap di keluarga yang didata.
Begitupun seorang kakek, nenek atau cucu yang telah hidup seorang diri, di dalam satu rumah tempat tinggal.
Pendataan Keluarga 2021 di Kota Bogor. (Istimewa/Bogordailynet)
Kegiatan Pendataan Keluarga ini merupakan agenda rutin nasional, seperti halnya sensus penduduk atau sensus ekonomi nasional, yang dilakukan setiap 5 tahun sekali dan terakhir berlangsung tahun 2015.
karena adanya pandemi Covid-19 yang melanda maka Pendataan keluarga ini dialihkan pada tahun 2021.
Yang didata pada kegiatan ini adalah keberadaan dan kondisi keluarga dengan beberapa indikator yang diperlukan.
Data yang diminta kesetiap keluarga pada dasarnya adalah informasi yang tergolong sebagai indikator kependudukan, indikator, keluarga berencana dan indikator pembangunan keluarga termasuk tentang stunting di dalamnya.
“Keberadaan anak dengan kondisi stunting dan potensi risiko stunting pada anak-anak balita, menjadi salah satu informasi yang akan didata pada pendataan kali ini,” tambah Mauludin.
Data ini diperlukan karena stunting pada anak balita, tengah menjadi isu Nasional yang sedang ditangani pemerintah.
Stunting adalah kondisi fisik anak yang kurang baik pertumbuhannya, sehingga tubuh anak relative lebih pendek dari tinggi badan seharusnya.
Kondisi ini merupakan salah satu akibat dari anak kekurangan gizi dan akan mengganggu proses tumbuh kembang anak.
Informasi lain yang diperlukan pada pendataan ini termasuk hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan program Keluarga Berencana.
Pendataan Keluarga 2021 di Kota Bogor. (Istimewa/Bogordailynet)
Misalnya indikator tingkat kelahiran dalam satu keluarga, penggunaan alat kontrasepsi, anggota keluarga yang belum ber-KB, serta jumlah wanita melahirkan dalam rentang usia 15 sampai 49 tahun.
Termasuk informasi tentang kasus kekerasan dalam rumah tangga.
“Jika hal itu memang ada di dalam satu keluarga, perlu didata sebagai informasi penting pada proses pembangunan ketahanan keluarga,” jelas Mauludin.
Di Kota Bogor pendataan akan dilaksanakan dengan melibatkan 1.680 petugas pendata para kader Bangga Kencana, kader Pos KB, Kader PKK dan kader Posyandu.
Mereka selama ini telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan di lingkungan sekitarnya, sehingga diharapkan mereka telah mengenal dan memahami dengan baik keberadaan keluarga di wilayahnya masing-masing.
Mereka akan bekerjasama dengan tim yang terdiri dari manajer Pengelolaan PK tingkat Kecamatan, Manajer Data Tingkat Kecamatan dan Suvervisor tingkat Desa atau kelurahan.
Jumlah keluarga di Kota Bogor yang disasar pada pendataan ini diperkirakan mencapai 260.828 Kepala Keluarga.
Data ini diperoleh dari hasil pemetaan di wilayah, yang diperbaharui setiap tahun.
Data itulah yang perlu diverifikasi melalui pendataan keluarga tahun 2021.
Pemutakhiran data keluarga sangat diperlukan untuk mendukung proses pembangunan masyarakat dan keluarga agar tetap sesuai, tepat sasaran dan efektif.
Kegiatan ini adalah untuk kepentingan kita semua baik pemerintah daerah maupun masyarakat secara bersama-sama. Oleh karena itu, ayo dukung proses pendataan keluarga 2021. Adv
Bogordaily.net – Pakar Ekonom Senior Indonesia Rizal Ramli mengatakan korupsi belakangan ini di elit Birokrasi hingga DPR/DPRD semakin menjadi-jadi, dan pemerintah tidak memperhatikan gaji pekerja negeri sipil yang jujur.
“Belakangan, korupsi di elit birokrasi, partai, Pemda, DPR/DPRD semakin jadi, tapi gaji PNS, TNI dan pensiunan yg jujur diabaikan,” kata Rizal Ramli dikutip dari akun Twitter @RamliRizal, pada Sabtu 20 Maret 2021.
Rizal Ramli memperlihatkan perkembangan kenaikan gaji bagi PNS, TNI, dan pensiunan dari kepemimpinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sampai Joko Widodo (Jokowi). (Rizalramli/Bogordaily.net)
Rizal memperlihatkan peningkatan gaji pekerja negeri sipil PNS pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), naik sampai 250 persen.
Bogordaily.net – Usai melewati proses perizinan yang cukup panjang, akhirnya Relawan Muda Indonesia (RMI) dapat izin menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RMI yang ke-4 pada Minggu, 21 Maret 2021.
Diklat diselenggarakan dengan tujuan untuk mempersiapkan sumber daya relawan, yang akan disebar di berbagai daerah di Indonesia.
Komandan Lapangan Diklat Achmad mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.
“Mengingat kegiatan ini diselenggarakan di masa pandemi, tentu protokol kesehatan menjadi perhatian utama bagi kami,” ujar Achmad pada Minggu 21 Maret 2021.
Suasana Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Relawan Muda Indonesia (RMI) yang ke-4 pada Minggu, 21 Maret 2021. (Achmad/Bogordailynet)
Achmad melanjutkan, semua yang terlibat pada kegiatan ini disyaratkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan.
“Ini kami lakukan demi memastikan penyebaran virus corona, tidak terjadi pada kegiatan ini,” kata Achmad.
Meskipun seluruh peserta Diklat mengikuti kegiatan dengan protokol kesehatan ketat, bukan berarti kegiatan dapat bebas dilakukan tanpa mematuhi protokol 3M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.
Bogordaily.net – Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan dilakukan hari ini Senin 22 Maret 2021 di laman LTMPT pada pukul 15.00 WIB. Cek hasil SNMPTN di https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id/
Tak hanya dilaman SNMPTN, Cek Hasil SNMPTN dapat juga diakses di laman mirror laman sejumlah universitas yang menampilkan hasil sama seperti laman LTMPT, yang merupakan sub domain dari situs PTN.
Peserta yang dinyatakan lulus SNMPTN diharuskan untuk melakukan pendaftaran ulang yang bida dilihat dalam laman PTN penerima.
Untuk peserta yang tidak lulus, jangan berkecil hati sebab LTMPT memberikan kesempatan bagi pendaftar yang tidak lulus SNMPT dapat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 yang dapat di lakukan setelah pengumuman SNMPTN.
Namun peserta yang tidak lulus SNMPTN jika ingin melakukan pendaftaran SBMPTN harus dilakukan setelah adanya pengumuman dan keterangan bahwa tidak lulus SNPTN.
Jika dinyatakan lulus maka pendaftaran SBMPTN tidak akan diproses dan biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali.
Cara untuk mengecek penumuman SNPTN 2021 sebagai berikut :
1. Buka situs LTMPT, https://portal.ltmpt.ac.id/ lalu Login dengan memasukan nomor pendaftaran dan tanggal lahir yang ada di kartu perserta yang sudah di cetak.
2. Peserta pun dapat mengecek langsung dengan mengakses melalui laman https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id/.
3. Untuk perserta yang dinyatakan lulus, maka ada sejumlah proses yang harus dilakukan, seperti daftar ulang.
4. Jika akan melakukan pendaftaran ulan, peserta memerlukan sejumlah dokumen dan syarat, yang mana hal ini menjadi kebijakan masing-masing perguruan tinggi negeri (PTN).
Berikut laman mirror yang dapat diakses untuk melihat pengumuman :
http://snmptn.ui.ac.id
http://snmptn.ugm.ac.id
http://snmptn.undip.ac.id
http://snmptn.unair.ac.id
http://snmptn.unsri.ac.id
http://snmptn.untan.ac.id
http://snmptn.itb.ac.id
http://snmptn.its.ac.id
http://snmptn.ipb.ac.id
http://snmptn.unand.ac.id
http://snmptn.unhas.ac.id
http://snmptn.unsyiah.ac.id.***
Bogordaily.net – Dua petugas polisi terluka parah dan setidaknya dua kendaraan polisi dibakar di kota Bristol di Inggris barat daya selama adegan kekerasan setelah protes damai.
Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di pusat kota, mengabaikan pembatasan COVID-19, untuk memprotes RUU pemerintah membatasi aksi demo.
Pasukan lokal, Polisi Avon dan Somerset, mengatakan demonstrasi dimulai dengan damai tetapi kemudian berubah menjadi gangguan kekerasan oleh minoritas kecil.
Menteri Dalam Negeri Priti Patel, menteri dalam negeri, mengatakan di Twitter bahwa pemandangan di Bristol tidak dapat diterima.
“Premanisme dan kekacauan oleh minoritas tidak akan pernah bisa ditoleransi,” katanya.
“Petugas polisi kita membahayakan diri mereka sendiri untuk melindungi kita semua. Pikiranku malam ini tertuju pada para petugas polisi yang terluka. ”
Dua petugas dibawa ke rumah sakit, satu dengan lengan patah dan satu lagi dengan tulang rusuk yang patah.
Sementara yang lain mengalami kekerasan dan pelecehan verbal. Bagian luar kantor polisi di pusat kota dirusak.
Polisi Avon dan Somerset mengatakan telah meminta bantuan dari pasukan tetangga untuk mengendalikan situasi.
“Semua yang terlibat dalam perilaku kriminal ini akan diidentifikasi dan diadili. Akan ada konsekuensi yang signifikan untuk perilaku seperti ini, “kata pengawas kepala Avon dan Somerset, Will White, dalam sebuah pernyataan.
Ada Seorang fotografer Reuters di tempat kejadian melihat beberapa demonstran meluncurkan kembang api ke arah petugas polisi.
Mencoba menjatuhkan mobil polisi, memanjat dinding luar kantor polisi dan menyemprotkan grafiti di atasnya.
Dia juga melihat polisi, beberapa dengan perlengkapan anti huru hara, menggunakan tongkat dan perisai untuk mencoba mengusir pengunjuk rasa.
Beberapa demonstran membawa plakat dengan slogan seperti ‘Bunuh RUU’, ‘Hari Demokrasi Menjadi Kediktatoran’ dan ‘Kami Tidak Bisa Dibungkam Semudah Itu’.
RUU Polisi, Kejahatan, Hukuman, dan Pengadilan pemerintah akan memberi polisi kewenangan baru untuk menerapkan batasan waktu dan kebisingan pada protes jalanan.
Hal itu membuat marah para aktivis, terutama sejak tanggapan polisi yang kasar terhadap aksi kekerasan di London untuk korban pembunuhan Sarah Everard pada 13 Maret menyebabkan kemarahan dan kecaman yang meluas terhadap polisi.
Seorang petugas polisi yang bertugas telah didakwa atas penculikan dan pembunuhan Everard.
Kasus tersebut telah menimbulkan curahan kesedihan dan kemarahan atas masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan.
RUU pemerintah mendahului kasus Everard dan mencakup berbagai bidang kebijakan serta pengawasan protes.
Namun, keduanya menjadi terhubung di benak banyak orang karena, secara kebetulan, RUU itu diperdebatkan di parlemen dua hari setelah malam di London.