Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 7483

Gagal Lolos Champions, Legenda Juventus Tacchinardi Minta Ronaldo Minta Maaf

0

Bogordaily.net – Legenda Juventus Alessio Tacchinardi menuntut permintaan maaf dari Cristiano Ronaldo yang gagal membantu tim di Liga Champions. Raksasa Serie A itu disingkirkan FC Porto pada babak 16 besar Liga setelah kalah gol tandang.

Ronaldo menuai banyak dikritik karena aksinya membalikkan badan ketika menjadi ‘pagar hidup’ dari tendangan bebas Sergio Oliveira yang kemudian berbuah gol.

Tacchinardi yakin Ronaldo melalaikan tanggung jawabnya setelah pertandingan dengan gagal melakukan wawancara dengan pers. Menurut Tacchinardi, fans Juventus pantas mendapatkan jawaban dari bintang Portugal itu.

“Dia (Ronaldo) diistirahatkan pada pertandingan akhir pekan lalu melawan Lazio, jadi apa yang dia lakukan melawan Porto?” Kata Tacchinardi.

“Federico Chiesa sudah berbicara (meminta maaf) di TV, tetapi saya mengharapkan Ronaldo melakukannya. Dia harus meminta maaf kepada para pendukung.”

Terlepas dari kecaman Ronaldo, Tacchinardi juga mengecam tim Juventus secara umum. Menurutnya Juventus kehilangan kesempatan emas untuk melaju jauh di kompetisi musim ini.

“Untuk ujian yang penting ini mereka harus mempersiapkan dengan cara yang berbeda. Saya tidak mengerti mengapa mereka melakukan pendekatan seperti yang mereka lakukan setelah kalah pada leg pertama.”

“Mereka memiliki kesempatan untuk menyerang Porto sejak awal tetapi tidak melakukan hal seperti itu. Mereka benar-benar melewatkan kesempatan itu.”

Masa depan Ronaldo sekarang tampaknya tidak jelas, dengan beberapa spekulasi dia bisa meninggalkan Juventus pada akhir musim.

Ada desas-desus bahwa dia bisa kembali ke Real Madrid yang sensasional, sementara kepindahan uang besar ke Tiongkok atau Amerika Serikat juga disebut-sebut.

Keluarga Kerajaan Inggris Keluarkan Penyataan Terkait Rasisme Pangeran Harry

0

Bogordaily.net– Keluarga Kerajaan Inggris mengatakan bahwa tuduhan rasisme yang dibuat awal pekan ini oleh Pangeran Harry dan Meghan Markle akan ditangani secara pribadi oleh Keluarga Kerajaan Inggris.

Wawancara Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle terus menghebohkan dunia, setelah pasangan itu menyampaikan kritik terbuka terhadap keluarga kerajaan Inggris, termasuk dugaan sikap rasialis.

Meghan, yang berdarah campuran kulit hitam, mengungkap bahwa ada anggota keluaga kerajaan yang khawatir tentang warna kulit anaknya saat putranya Archie masih dalam kandungan, dan pernyataan itu dibenarkan oleh Harry dalam wawancara dengan Oprah Winfrey.

Dalam pernyataannya Selasa (9/3/2021) waktu setempat, pihak kerajaan mengatakan “daya ingat seseorang bisa berbeda-beda” tetapi akan menangani masalah tersebut secara tertutup.

“Seluruh anggota keluarga merasa sedih setelah menyadari sepenuhnya betapa berat tahun-tahun yang dihadapi Harry dan Meghan belakangan ini,” bunyi pernyataan tersebut.

“Masalah yang diungkit, khususnya terkait ras, sangat memprihatinkan. Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang amat dicintai.”

Pernyataan itu dirilis setelah pertemuan yang melibatkan para anggota senior kerajaan. Meghan adalah anggota keluarga kerajaan pertama yang berdarah campuran. Wawancara selama dua jam lebih itu tayang di Amerika Serikat pada Minggu, dan kemudian ditayangkan ulang di Inggris hari berikutnya.

Tampaknya pihak istana menunggu sampai rakyat Inggris menyaksikan sendiri wawancara itu sebelum membuat tanggapan.

50 Juta Orang Simak Wawancara Rasial, Pangeran Harry Kini Menjadi Miliader

BOGOR – Lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia telah menyaksikan wawancara mengejutkan Oprah Winfrey dengan Pangeran Harry dari Inggris dan istrinya, Meghan terkait rasial melalui televisi atau streaming.
Dengan penonton dengan jumlah puluhan juta itu, menjadikan Harry dan Meghan menjadi miliader baru dengan royalty yang didapat dari siaran wawancara tersebut.

Data tersebut diungkap jaringan Amerika Serikat (AS) CBS dan merupakan sejarah dalam pertelevisian dengan progra, talk show.

Di wawancara, pasangan Pangeran Harry dan Meghan membuat tuduhan rasisme, penelantaran dan perseteruan di dalam keluarga kerajaan Inggris.

Wawancara yang dipandu Oprah Winfrey itu ditayangkan di CBS pada Minggu 7 Maret dan di ITV Inggris pada Senin 8 Maret. Wawancara juga masih tersedia di platform streaming.

CBS, salah satu unit dari ViacomCBS Inc, menyatakan bahwa penonton masih terus bertambah dan akan menyiarkan ulang wawancara tersebut di Amerika Serikat pada Jumat 12 Maret 2021.

“Penonton televisi AS menyumbang 17,8 juta dari total, menjadikannya hiburan spesial dengan rating tertinggi sejak upacara Oscar Februari 2020,” kata CBS.

Kritik Pangeran Harry dan Meghan Dijawab Pihak Kerajaan Inggris: Sangat Prihatin dan Mereka Bagian Dari Istana

Penyintas Covid-19, Bima Arya Ingin Donor Darah Plasma Viral

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Bima Arya yang juga penyintas Covid-19 mengakui peminat donor plasma konvalesen di Kota Bogor masih agak kurang karena banyak warga belum paham. Sehingga aksi donor plasma ini harus di viralkan.

Sebab, kata Bima Arya, dari satu pendonor plasma kovanlesen ada 100 pasien Covid-19 yang menunggu.

“Kita buat kampanye (Donor Plasma Konvalesen), sosialisasi harus lebih gencar,” kata Bima Arya dalam keterangan persnya Sabtu (13/3/2021).

Menurutnya, peminat donor plasma masih agak kurang karena banyak warga belum paham. Tak ayal, aksi donor plasma ini harus disampaikan dan harus di viralkan. Sebab, dari satu pendonor ada 100 pasien yang menunggu.

“Kita buat kampanye, sosialisasi harus lebih gencar. Saya minta Dinkes dan Diskominfo untuk menginformasikan ini agar sampai ke masyarakat supaya para penyintas Covid-19 mau mendonorkan plasmanya untuk menyembuhkan pasien positif Covid-19 di ICU, nanti di screening dulu kalau layak bisa donor plasma, ikhtiar ini agar yang sembuh semakin banyak,” kata wali kota.

Inisiator Temanco, Ara Wiraswara menyebutkan, pada aksi donor plasma bersama PMI Cibinong batch pertama pihaknya mendapatkan 9 pendonor dari 50 pendaftaran yang plasmanya bisa diambil, di batch kedua ada 18 pendonor plasma dari 62 pendaftaran, di batch ketiga ini ada 26 penyintas yang mendaftar daring.

“Mudah-mudahan banyak penyintas yang datang on the spot, karena setiap hari selalu ada permintaan plasma darah dan setiap pasien membutuhkan plasma darah berbeda-beda. Ada pasien yang butuh satu kantong ada juga yang sampai empat kantong plasma. Setelah batch ketiga kami rencananya akan lanjut di Tanah Sareal mau ajak Ketua Dewan yang juga penyintas Covid-19 sebagai tuan rumah,” kata Ara.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Bogor, dr. Dini Susanti Hasan Toto mengatakan, donor plasma seleksinya sangat ketat karena waktunya sangat singkat tergantung titer antibodi yang ada di dalam plasma. Plasma darah ini nantinya akan diberikan kepada pasien positif Covid-19 di ICU untuk meningkatkan antibodi sehingga bisa melawan virus Covid-19.

“Dari Desember sampai awal Maret kami sudah mendapatkan 388 kantong plasma konvalesen dari pendonor Kota/Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur dan Depok. 388 kantor plasma ini bisa melayani RS di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Cianjur,” jelasnya.

Dia menerangkan, di awal Pandemi Covid-19 banyak yang membutuhkan plasma tapi pendonor plasma sangat terbatas, sekarang sejak kasusnya sudah menurun dan sudah banyak yang sadar untuk donor plasma, jumlah waiting list juga mulai menurun, sebelumnya bisa mencapai 100 waiting list.***

Keluarga Korban Pembunuhan Berantai Tuntut Rian dengan Hukuman Mati

Bogordaily.net– Keluar korban pembunuhan berantai DP (17) meminta agar pelaku Rian yang telah menghabisi anaknya dan membuang dengan dibungkus plastik dan ditemukan di Jalan Cilebut, Kota Bogor dihukum mati.

Hal itu dikatakan, perwakilan keluarga sekaligus pengacara keluarga Banggua Tambunan, Sabtu (13/3/2021). Kata dia, meski saat ini proses hukum masih dalam tahapan penyidikan, pihak keluarga sudah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparat kepolisian.

”Kami bersyukur karena ini memang hasil kerja keras penyidik, teman-teman dari Polri. Sehingga tersangka sudah tertangkap,” kata Banggua.
Dengan tertangkapnya pembunuh berantai ini, Banggua mengungkapkan keinginan keluarga korban yaitu hukum ditegakkan seadil-adilnya.

”Kami berharap hukuman diberikan seberat mungkin. Jadi disampaikan bahwa seberat mungkin, hukuman mati,” jelasnya.

Lebih lanjut, Banggua sendiri mengaku akan mengawal terus proses hukum yang akan dijalani MR demi nama keadilan bagi keluarga korban dan korban itu sendiri.

Terkait perangai korban DP yang diduga menjadi korban prostitusi, Bangua belum bisa berkomentar banyak. Lantaran, keluarga berkesimpulan bahwa DP merupakan anak yang baik, di lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.

“Saya rasa itu dalam proses penyelidikan ya. Tentunya, kami keluarga membantah hal tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Rian diamankan di Depok pada Rabu (10/3/2021) malam. Rian diduga telah melakukan pembunuhan berantai terhadap DP dan korban lainnya EL (23) yang jenazahnya dibuang di area perkebunan Gunung Geulis, Megamendung, Kabupaten Bogor dan ditemukan pada Selasa (9/3/2021).

Polisi Intensif Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuh Berantai Rian

Bogordaily.net – Polisi terus melakukan pemeriksaan kejiwaaan pelaku pembunuhan M Rian (21) yang membunuh keji dua perempuan dalam dua pekan terakhir. Tes kejiwaan guna mengetahui latar belakang motif pelaku.

Tiga hari pascapenangkapan polisi secara maraton terus memeriksa pelaku pembunuhan berantai asal Bogor Rian.

Dengan mengenakan pakaian tahanan, Rian didudukan di hadapan dua penyidik, Sabtu (13/2/2021). Di hadapan penyidik, nampak ada raus wajah gusar, sedih, atau takut dalam Rian.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro di Mapolresta Bogor menuturkan, pemeriksan hari ini lebih kepada kejiwaan pelaku. Hal itu untuk memastikan, latar belakang pelaku dalam mengungkap motif.

“Sehingga jelas mengapa setelah kejadian pembunuhan yang pertama berlanjut sampai dengan kejadian yang kedua,” ujar Susatyo.

Susatyo menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memfokuskan penyelidikan pada motif pelaku untuk mengambil harta benda dari korban. Tetapi tidak menutup kemungkinan apabila pihaknya akan mengembangkannya untuk motif-motif lainnya.

“Tentunya secara saintifikkita akan kembangkan hal tersebut. Intinya kita akan gali keterangan dari tersangka dari berbagai sudut pandang,” akunya.

Masih kata dia, terkait dengan masa lalu tersangka, pihaknya juga berusaha untuk mekonstruksi bagaimana masa lalu daripada tersangka ini.

“Seperti hubungan pertemanan, hubungan tersangka dengan teman-teman wanitanya, hubungan dengan keluarganya. Sehingga bisa menampilkan profil yang agresif dari tersangka untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap korban pertama dan korban kedua,” sebutnya.

Sambung dia, sempat ada beberapa keterangan bahwa tersangka ini awalnya panik, takut, tetapi setelah satu minggu timbul keberanian lagi dari tersangka untuk melakukan aksi pembunuhan lagi.

“Tersangka mengaku setelah satu minggu melakukan pembunuhan yang pertama, dirinya sudah berani untuk melakukan pembunuhan lagi,” sebutnya.***

Benarkah Tren Kasus Covid-19 Kota Bogor Diklaim Turun? Berikut Faktanya

Bogordaily.net– Dalam beberapa waktu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menklaim angka kasus Covid-19 turun, benarkah demikian? Berikut angka dan faktanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota bogor, Sri Nowo Retno melaporkan data perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bogor pada pekan pertama bulan Maret 2021.

Dilihat trennya dalam dua pekan terakhir, terlihat adanya penurunan kasus.
Kata dia, kasus aktif sudah menurun dari jumlah 1.162 pasien pada 1 Maret dan pada 12 Maret berjumlah 881 atau berkurang 281 orang atau 10,4 persen.

Dari pada perioede yang sama, berjumlah 10.769 orang menjadi 11.776 atau bertambah 1.007 atau 17,9 persen, angka kematian saat ini berjumlah 210 orang atau 1,6 persen, masih jauh dibawah angka nasional yang berada di angka 2,7 persen.

“Untuk positivity rate masih di atas 10,8 persen, bed occupancy rate (BOR) rumah sakit cenderung mulai menurun. Bahkan di hari kemarin sebesar 39,38 persen. Dari 846 tempat tidur yang terisi hanya 339 tempat tidur,” paparnya.

Pada Januari tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi tinggi sekali yakni 21 orang dan Februari turun jadi 10 orang. Retno menyebut, yang menarik adalah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi pada minggu pertama Maret 2021, nol kasus.

Untuk ICU juga kata Retno mengalami penurunan menjadi 50 persen yakni dari 50 hanya 25 yang terisi. Sementara di Rumah Sakit Lapangan hanya 29,7 persen yakni dari 64 tempat tidur hanya 19 yang terisi.

Untuk pusat isolasi, sesuai kesepakatan dengan BPKP pekan depan sudah mulai dialihkan ke Pusdiklat BPKP di Ciawi dengan fasilitas 128 tempat tidur.
Terkait perkembangan klaster ada penurunan, total dalam sepekan kemarin ada penambahan 122 orang dari yang terpapar 323 orang. Jika dibandingkan dengan pekan lalu, ada penurunan klaster keluarga.

Sementara, perkembangan vaksinasi untuk tahap kedua bagi pelayanan publik dan lanjut usia (lansia) dalam sepekan sudah mencapai 25.000 orang yang sudah di vaksin. Ada dua titik yakni Puri Begawan dan ICC Botani dengan masing-masing kapasitas sebanyak 3.000 orang per hari.***

FPIK IPB Bedah Film Pulau Pari : Nelayan vs Republik Investor

0

Bogordaily.net – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor, telah meggelar Bedah Film pada Minggu, 7 Maret 2021.

Acara tersebut diadakan oleh, Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM FPIK IPB dan Kementerian Kebijakan Agrikompleks BEM KM IPB.

Selaku Kepala Departemen Kastrat BEM FPIK Sandy W Prasetyo, bedah film bertajuk Trilogi Pulau Pari : Nelayan vs Republik Investor.

Acara tersebut dilaksanakan secara online, melalui zoom meeting dari pukul 12.45 sampai dengan selesai.

Kepala Departemen Kastrat BEM FPIK Sandy W Prasetyo menyatakan, acara tersebut langsung mendengar tentang permasalahan di Pulau Pari, yang masuk ke dalam program 10 Bali baru oleh Presiden Jokowi.

“Jadi Pulau Pari yang sudah di kelola secara mandiri oleh masyarakat sejak 2010, tiba-tiba di rampas oleh investor. Bahkan sampai terjadi somasi kepada masyarakat oleh pengembang tersebut,” ucap Sandy.

Ia menambahkan, masyarakat melakukan pergerakan untuk melawan penindasan.

“Makanya masyarakat melakukan pergerakan Ekonomi Tanding (seperti yang diperlihatkan pada film dokumenter Watchdoc, untuk melawan penindasan tersebut,” tambahnya.

Tujuan bedah film ini memberi tahukan keaadaan masyarakat Pulau Pari, dalam menghadapi investor yang ingin menguasai Pulau Pari sepenuhnya.

Acara tersebut diramaikan oleh Perwakilan Ketua RT Pulau Pari Edi Mulyono, Penelitian Agraria Pesisir & Pulau-pulau Kecil-Pusat Studi Agraria IPB.

Serta, Reporter Watchdoc Geril Dewira, Kabri Internal BEM FPIK Vierda Anggraini sebagai MC, dan Kadept Kastrat BEM FPIK Sandy W Prasetyo dalam Moderator.

Adapun keuntungan yangdi dapatkan oleh peserta dari bedah film tersebut, yaitu Elektronik Sertifikat, dan ilmu yang bermanfaat. Cc

BEM KM IPB Minta Ketua DPRD Kota Bogor Terusterang Soal Interpelasi

0

Bogordaily.net – BEM KM Institut Pertanian Bogor (IPB) undang Ketua DPRD Kota Bogor, untuk berdiskusi menganai wacana interpelasi yang sempat dilontarkan.

Wacana interpelasi tersebut bergulir dari pansus perwakilan DPRD Kota Bogor, terhadap Pemerintah Kota Bogor  dan menuai banyak respon dari berbagai kalangan.

“Kalau kebijakan dengan angka yang sudah turun tidak mempunyai dampak, buat kebijkan lain! Jangan sampai Kebijakan yang tidak mempunyai dampak, diteruskan” dikutip dari wawancara Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor di Instagram @dprd.kotabogor.

Beberapa temuan yang juga ditemukan oleh pansus, seperti kebutuhan masyarakat yang belum tercover di tahun 2021, salah satunya Wifi untuk penunjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Bansos untuk keluarga Covid-19 di Kota Bogor, menjadi dasar yang menguatkan digulirkannya interpelasi tersebut.

Menteri Kebijakan Daerah BEM KM IPB Maula Achmad Haidar mengatakan, jangan sampai wacana interpelasi tersebut terjadi.

“Ketika memang interpelasi sudah diwacanakan, berarti sudah ada hal fundamental yang menjadi acuan, maka jangan sampai menjadi sebuah wacana dan wacana kembali seperti yang sudah-sudah,” kata Maula pada Jumat, 12 Maret 2021.

Ia menambahkan, BEM KM IPB berkomitmen untuk melakukan audit dana dari pemerintah kota.

“Kadang keluar beberapa alasan yang membuat interpelasi itu tidak jadi terwujud, dan dalam hal ini juga BEM KM IPB juga berkomitmen untuk mendesak teman-teman berwenang, untuk melakukan audit dana yang telah terkucurkan terhadap kebijakan yang diambil oleh pemkot, agar dana yang keluar pun kita tau. Sejauh mana itu sudah terserap agar juga menjadi perhatian masyarakat kemana uang mereka berlabuh” ucapnya.

BEM KM IPB berencana mengadakan diskusi ini via live instagram @bemkmipb , dan masih mencari waktu yang tepat juga dengan ketua DPRD.

Dalam beberapa wawancaranya juga, Atang menyinggung sejumlah kebijakan pemkot yang menjadi catatan DPRD,

“Seperti ganjil genap, yang mungkin mendapat banyak laporan ketika kita lewat, suka tidak ada penjaganya, dan sebagainya, ini juga yang menjadi catatan kita di dewan,” ungkapnya.

Kebijakan ganjil genap telah diterapkan dari mulai pekan pertama di bulan februari, terdapat 11 titik cek poin di Kota Bogor.

Seperti,  Simpang Bubulak, Simpang Ciawi, Simpang BORR, Simpang Pomad, Simpang Yasmin, Simpang Terminal Baranangsiang, Simpag Batutulis, Simpang Air Mancur, Simpang Empang, Simpang Gunung Batu, Simpang RSUD.

Kini, BEM KM IPB masih menunggu konfirmasi waktu dari Ketua DPRD Kota bogor, untuk diskusi terbuka yang akan dilaksanakan melalui Live Instagram @bemkmipb. Cc

3 Daerah di Bali Siap Jadi Kawasan Wisata Bebas Covid-19

Bogordaily.net Pemerintah Daerah Provinsi Bali tengah bersiap mengembangkan Zona Hijau Bebas Covid-19 yang akan dijadikan Free Corridor Covid-19.

Daerah wisata yang masuk ke dalam zona ini, nantinya boleh dikunjungi oleh wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan ada 3 daerah yang telah diusulkan menjadi Zona Hijau Bebas Covid-19.

Yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua di Kabupaten Badung dan Sanur di Kota Denpasar.

Adapun penetapan tiga wilayah tersebut sebagai zona hijau tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Desa/Kelurahan.

Sebagai langkah awal, untuk memastikan kedua wilayah tersebut 100 persen aman maka akan dilakukan vaksinasi massal COVID-19 bagi orang yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

Penanggung jawab diserahkan kepada Wali Kota/Bupati daerah masing-masing.

Kemudian berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, secara keseluruhan vaksinasi akan diberikan kepada 151.603 ribu orang.

Dengan dua kali penyuntikan maka butuh sekitar 303.206 ribu dosis vaksin Covid-19.

“Populasi yang akan diberikan vaksin di 3 zona itu warga yang berdomisili di daerah zona, pekerja yang berasal dari daerah zona, dan pekerja dari luar daerah zona.” Kata Gubernur Bali I Wayan Koster dalam pertemuannya dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wali Kota/Bupati se-Bali di Jaya Sabha, Kota Denpasar pada Jumat 12 Maret 2021.

Selain data vaksinasi, persiapan lain yang telah dilakukan oleh Pemda adalah menerbitkan ketentuan pelaksanaan protokol kesehatan yang mencakup mobilitas orang, transportasi, serta infrastruktur kesehatan.

Aturan ini wajib diberlakukan bagi daerah yang menerapkan Zona Hijau Bebas Covid-19.

“Jadi semua orang yang akan beraktivitas di sana (kawasan zona hijau) harus mengikuti ketentuan ini, tetapi kalau hanya lewat saja maka diperbolehkan,” ucapnya.

Aspek lainnya seperti Sumber Daya Manusia Kesehatan, logistik maupun sarana dan prasarana pun telah disiapkan.

Pada kesempatan yang sama, Menkes menyatakan siap mendukung upaya Bali untuk menerapkan Zona Hijau Bebas Covid-19.

Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk membangkitkan kembali industri pariwisata Bali di dunia internasional, sehingga Bali bisa menjadi sebagai contoh destinasi wisata yang aman dan sehat.

“Ini menjadi contoh destinasi wisata dunia, jadi orang datang merasa aman, tidak takut apapun karena demikian disiplinnya kita menjaga kesehatan,” tuturnya.

Untuk meyakinkan dunia bahwa Bali merupakan kawasan wisata yang aman dan sehat.

Menkes menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai lembaga internasional. Upaya ini tentunya harus didukung oleh penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Agar ini tidak hanya menjadi destinasi wisata lokal tapi harus menjadi destinasi wisata dunia. Untuk itu, ajak berbagai lembaga internasional untuk membantu dan mengawal ini. Kita buktikan bahwa kita bisa, sehingga dunia yakin bahwa Bali siap menjadi lokasi wisata yang aman. Saya yakin kita bisa kok,” kata Menkes.

Dia menekankan untuk mewujudkan Zona Hijau Bebas Covid-19, maka daerah yang terpilih harus 100 persen aman dan sehat.

Menkes mendorong agar pelaksanaan vaksinasi di dua kawasan itu dilakukan sesegera mungkin supaya pemulihan ekonomi juga bisa dipercepat.

“Saya setuju semua disuntik vaksin di dua daerah itu, kalau bisa suntikan pertamanya kita mulai segera. Saya pingin Maret bisa harus sudah mulai,” katanya.

Selain vaksinasi, pihaknya juga menekankan pergerakan masyarakat maupun trasnportasi yang keluar masuk kawasan benar-benar dipantau, penerapan 3T dilakukan secara masif sesuai standar WHO serta penyediaan infrastruktur seperti RS maupun lab PCR yang bagus.

“Harus ada Lab PCR di sekitar Kawasan Wisata Ubud agar efisien, kalau bisa diatas 500 spesimen per hari. Dan itu ngak boleh lama, selesainya paling lama 24 jam. Oleh karenanya butuh infrastruktur yang prima untuk memastikan seluruh daerah itu aman dan bersih,” terangnya.

Untuk mewujudkan zona ini, Menkes menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral termasuk melibatkan sektor swasta.

Karena dengan kolaborasi yang apik antara pemerintah dan swasta, harapannya bukan hanya mewujudkan wisata Bali yang sehat namun juga sophisticated.

Merespon apa yang disampaikan oleh Menkes, Gubernur Bali berharap rencana penerapan Zona Hijau Bebas COVID-19 bisa tercapai, dan industri pariwisata di Bali bisa segera normal kembali. Untuk itu, Wayan berkomitmen penuh terlibat langsung di seluruh prosesnya.

“Saya akan pimpin langsung ini, untuk memastikan berhasil. Kalau sudah berhasil kita lanjutkan di lokasi lain,” ungkapnya.***

Awas HOAKS! BPJS Kesehatan Beri Bantuan Rp3,5 Juta Untuk Pekerja

Bogordaily.netHumas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma’aruf memastikan kalau klaim BPJS Kesehatan memberikan bantuan Rp 3,5 juta bagi yang bekerja dari tahun 2020 sampai 2021 adalah hoaks.

Informasi BPJS Kesehatan memberikan bantuan sebesar Rp 3.550.000 beredar di media sosia.

“Dapat kami pastikan itu hoaks. BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan bantuan-bantuan finansial seperti itu. Murni hoaks,” katanya pada Kamis 28 Januari 2021.

Disebutkan yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021 berhak menerima bantuan sosial tersebut. Mereka yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021 berhak menerima bantuan sosial finansial sebesar Rp 3.550.000.

Menurut Iqbal Anas Ma’aruf, penyebar hoaks itu mencatut foto dan logo yang diambi dari website BPJS Kesehatan.

Selain itu, untuk informasi lengkap terkait BPJS bisa diakses melalui website resmi BPJS Kesehatan.

“Semua informasi terkait BPJS Kesehatan bisa diakses melalui care center 1500 400 atau ke akun medsos resmi BPJS Kesehatan dan website resmi bpjs kesehatan bpjs-kesehatan.go.id” ucapnya.

Jadi klaim BPJS Kesehatan memberikan bantuan Rp 3,5 juta bagi yang bekerja dari tahun 2020 sampai 2021 adalah hoaks. BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan bantuan-bantuan finansial seperti itu.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.***