Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 7552

Debit Air Ciliwung di Bendung Katulampa Naik, Jakarta Diintai Banjir

Bogordaily.netTinggi muka air (TMA) Ciliwung di Bendung Katulampa Kota Bogor kembali naik menjadi 140 cm berstatus siaga 3 banjir Jakarta pada Minggu, 7 Februari 2021 malam, setelah pada siang hari sempat turun ke siaga 4 di 70 cm.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada sore hingga petang menyebabkan TMA Ciliwung kembali naik.

Menurut data Pokso Pengawas Ciliwung Bendung Katulampa, pada Minggu pukul 06.00 WIB TMA Ciliwung memang sempat Siaga 3 dengan 130 cm.

Padahal, Minggu siang turun menjadi 70 sentimeter atau berada di level Siaga 4.

“Ia sempat turun siang tadi, dan Minggu petang kembali naik ke Siaga 3 banjir Jakarta,” kata Kepala Pengawas Bendung Andi Sudirman, Minggu, 7 Februari 2021.

Andi mengungkapkan ada kemungkinan TMA Ciliwung masih naik jika sumber air di Kawasan Puncak masih diguyur hujan.

“Curah hujan masih tinggi, masyarakat di bantaran sungai waspada. Luapan air akan tiba di hilir dalam 10 hingga 12 jam ke depan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya pada pukul 16.00 WIB,  ketinggian muka air Ciliwung di Bendung Katulampa yang mencapai siaga 3 di 130 cm pada Minggu, 7 Februari 2021 , namun semptat turun ke siaga 4 pada ketinggian 70 cm sejak pukul 12.00 WIB.

Dari data Pos jaga Bendung Katulampa tinggi muka air turun ke siaga 4 dipengaruhi intensitas hujan yang juga menurun. Hujan yang begitu deras sejak pagi hari, pada pukul 12.00 WIB hanya gerimis.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi Goefisika memang sudah memberikan peringatan dini cuaca Bopunjur, Minggu, 7 Februari 2021.***

 

***

Mark Tuan Unggah Momen Perpisahan dengan Member Got7

0

Bogordaily.net Mark Tuan memutuskan kembali ke negara asalnya, Los Angles California setelah putus kontrak dengan JYP pekan lalu. Ia pun membagikan momen perpisahan bersama member GOT7 dalam Channel Youtube miliknya.

Dalam kanal Youtube resminya Mark Tuan membagikan momen perpisahan dalam video berjudul ‘a new begining…’ dimana video tersebut berisikan persiapan ia berkemas untuk bersiap meninggalkan Korea Selatan.

Sebelum pergi Mark pun sempat bertemu dengan teman satu grupnya JB,Yugyeom  dan Jackson untuk berpamitan. Ia pun sempat melakukan panggilan video dengan Jinyoung GOT7.

“Yo, hati – hati saat kau kembali,” ucap Jinyoung kepada Mark dalam panggilan video tersebut.

Usai panggilan video selesai terlihat Mark bersalaman dan memberikan pelukan kepada para member GOT7. Para memberpun memberikan salam perpisahan kepada Mark.

“Berhati – hati lah dengan Covid,” ucap JB.
“Sampai bertemu tahun depan, kawan” ujar Yugyeom.
“Ini sungguh sedih,” ungkap Jackson.

setelah itu Mark pun memasuki kendaraannya untuk menuju ke bandara, para memberpun memberikan lambaian tangan sebagai tanda perpisahan.

Ketika Mark berada di bandara menunggu untuk penerbangannya, ia pun sempat melakukan panggilan video dengan Bambam GOT7.
“Yoo Bam,” sapa Mark.
“Yo, aku akan mengunjungin LA kapan pun, oke?,” ucap Bambam.

video unggahan Mark Tuan pada 6 Februari 2021 ini telah ditonton lebih dari 2.9 Juta kali. Fans yang telah menunggu dokumentasi moment ini merasa terharu melihat perpisahan Mark dengan member GOT7.

Namun para Ahgase atau fans dari GOT7 memberikan dukungan untuk karier Mark yang baru.***

BEM KM IPB Undangan Diskusi Bima Arya Kebijakan Ganjil Genap

Bogordaily.net Kebijakan ganjil genap bagi kendaraan roda dua maupun empat guna menekan trafik mobilitas warga mulai diterapkan di Kota Bogor pada Sabtu, 6 Februari 2021. Hal ini diberitahukan melalui akun media sosial pribadi milik Wali Kota Bogor Bima Arya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan ganjil genap sebagai respon kasus Covid-19 di Kota Bogor yang sedang sangat tinggi.

“Covid-19 di Kota Bogor sedang sangat tinggi. Kemarin rekor 168 orang positif dalam satu hari! Pemerintah Kota Bogor bersama Forkopimda terus berikhtiar menekan laju pandemi”, tulis Bima di akun Instagram @bimaaryasugiarto, Kamis, 4 Februari 2021.

Respon dari kebijakan tersebut BEM KM IPB, mengundang Wali Kota Bogor Bima Arya untuk diskusi bersama sebagai wadah aspirasi mahasiswa dan masyarakat terkait kebijakan tersebut.

Berbagai respon masyarakat telah disampaikan melalui kolom komentar pada akun sosial pribadi Wali Kota Bogor terkait kebijakan tersebut.

Terdapat berbagai pandangan dan juga pertanyaan apakah kebijakan ganjil genap akan efektif?, tetapi tidak adanya respon terhadap pandangan masyarakat dari pihak Pemerintah Kota Bogor.

“Pak, bapak lucu kendaraan pribadi lebih aman dari transportasi umum pak, ngapain harus ada peraturan ganjil genap? Harusnya kendaraan luar Bogor yang dibatasi pak, yang harusnya aman diperjalanan dipaksa naik transportasi umum yang lebih rentan covid, haduuh,” dikutip dari akun Instagram @ccpsryn, Kamis, 4 Februari 2021.

Kementerian Kebijakan Daerah BEM KM IPB 2021 telah menghubungi Wali Kota Bogor Bima Arya melalui jalur pribadi pada hari Jumat, 5 Februari 2021 dan telah mengirimkan surat secara resmi pada hsri Sabtu, 6 Februari 2021.

Diskusi melalui Live Instagram terkait kebijakan tersebut masih menunggu waktu pasti dari pihak Wali Kota Bogor.

“Terkait kebijakan ini BEM KM IPB berkomitmen untuk membuka seluas-luasnya wadah aspirasi dari mahasiswa dan masyarakat, yang mana kita ketahui bahwa kebijakan ini berimbas pada semua pihak dan mahasiswa akan tetap di garda terdepan dalam mengawal segala kebijakan pemerintahan,” Ungkap Menteri Kebijakan Daerah BEM KM IPB, Maula Achmad Haidar, pada hari Jumat, 5 Februari 2021.

Kebijakan ganjil genap telah diterapkan mulai hari ini, di 11 titik cek poin di Kota Bogor yaitu, Simpang Bubulak, Simpang Ciawi, Simpang BORR, Simpang Pomad, Simpang Yasmin, Simpang Terminal Baranangsiang, Simpag Batutulis, Simpang Air Mancur, Simpang Empang, Simpang Gunung Batu, Simpang RSUD.

BEM KM IPB masih menunggu konfirmasi waktu dari Pemerintah Kota Bogor untuk diskusi terbuka terkait kebijakan ganjil genap yang akan dilaksanakan melalui Live Instagram @bemkmipb.(Adv)

Institut Pertanian Bogor (IPB), Minggu, 7 Februari 2021. (Ipb/bogordaily.net)

BEM KM IPB Berikan Undangan Diskusi kepada Bima Arya terkait Kebijakan Ganjil Genap

Bogordaily.net – Kebijakan ganjil genap bagi kendaraan roda dua maupun empat guna menekan trafik mobilitas warga mulai diterapkan di Kota Bogor pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Hal ini diberitahukan melalui akun media sosial pribadi milik Wali Kota Bogor Bima Arya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan ganjil genap sebagai respon kasus Covid-19 di Kota Bogor yang sedang sangat tinggi.

“Covid-19 di Kota Bogor sedang sangat tinggi. Kemarin rekor 168 orang positif dalam satu hari! Pemerintah Kota Bogor bersama Forkopimda terus berikhtiar menekan laju pandemi”, tulis Bima di akun Instagram @bimaaryasugiarto, Kamis (4/2/2021).

Respon dari kebijakan tersebut BEM KM IPB, mengundang Wali Kota Bogor Bima Arya untuk diskusi bersama sebagai wadah aspirasi mahasiswa dan masyarakat terkait kebijakan ganjil genap.

Berbagai respon masyarakat telah disampaikan melalui kolom komentar pada akun sosial pribadi Wali Kota Bogor terkait kebijakan tersebut.

Terdapat berbagai pandangan dan juga pertanyaan apakah kebijakan ganjil genap akan efektif?, tetapi tidak adanya respon terhadap pandangan masyarakat dari pihak Pemerintah Kota Bogor.

“Pak, bapak lucu kendaraan pribadi lebih aman dari transportasi umum pak, ngapain harus ada peraturan ganjil genap? Harusnya kendaraan luar Bogor yang dibatasi pak, yang harusnya aman diperjalanan dipaksa naik transportasi umum yang lebih rentan covid, haduuh,” dikutip dari akun Instagram @ccpsryn, Kamis (4/2/2021).

Kementerian Kebijakan Daerah BEM KM IPB 2021 telah menghubungi Wali Kota Bogor Bima Arya melalui jalur pribadi pada hari Jumat, 5 Februari 2021 dan telah mengirimkan surat secara resmi pada hsri Sabtu, 6 Februari 2021.

Diskusi melalui Live Instagram terkait kebijakan ganjil genap masih menunggu waktu pasti dari pihak Wali Kota Bogor.

“Terkait kebijakan ini BEM KM IPB berkomitmen untuk membuka seluas-luasnya wadah aspirasi dari mahasiswa dan masyarakat, yang mana kita ketahui bahwa kebijakan ini berimbas pada semua pihak dan mahasiswa akan tetap di garda terdepan dalam mengawal segala kebijakan pemerintahan,” Ungkap Menteri Kebijakan Daerah BEM KM IPB, Maula Achmad Haidar, pada hari Jumat, 5 Februari 2021.

Kebijakan ganjil genap telah diterapkan mulai hari ini, di 11 titik cek poin di Kota Bogor yaitu, Simpang Bubulak, Simpang Ciawi, Simpang BORR, Simpang Pomad, Simpang Yasmin, Simpang Terminal Baranangsiang, Simpag Batutulis, Simpang Air Mancur, Simpang Empang, Simpang Gunung Batu, Simpang RSUD.

BEM KM IPB masih menunggu konfirmasi waktu dari Pemerintah Kota Bogor untuk diskusi terbuka terkait kebijakan ganjil genap yang akan dilaksanakan melalui Live Instagram @bemkmipb.Adv

Devie P Sultani Do’akan Ketua DPRD Kota Bogor Segera Pulih

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi NasDem, Devie P Sultani ucapkan do’a untuk Ketua DPRD yang terkonfirmasi Covid-19 pada 05 Februari 2021 lalu.

“Sebelumnya saya ucapkan kepada Ketua DPRD Kota Bogor, agar segera sehat seperti sedia kala dan bisa beraktivitas kembali dalam menjalankan tugas nya,” ungkap Devie, dalam pesan whattsap yang diterima bogordaily.net, Minggu 7 Februari 2021.

Ia menyampaikan bahwa covid-19 tidak mengenal siapapun, oleh karenanya masyarakat Kota Bogor mesti berhati-hati dan menjaga protokol kesehatan.

“Covid-19 di Kota Bogor memang terus meningkat, kesadaran masyarakat agar menjalankan prokes harus terus diingatkan tanpa rasa lelah, baik di perkantoran, di pasar juga di lingkungan keluarga,” jelasnya.

Selain itu, Devie P Sultan menambahkan, upaya demi upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai dari PSBB, PPKM hingga pemberlakuan ganjil-genap Hal tersebut tidak lain untuk menekan tingginya angka covid-19 yang masih tinggi.

“saat ini pemerintah kota Bogor terus melalukan kebijakan-kebijakan dalam menangani mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien covid 19, salah satunya dengan diberlakukannya ganjil genap bagi kendaraan yang melintas dengan ketentuan-ketentuan yang telah disosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap dalam tingginya angka pandemi di Kota Bogor, Masyarakat saling bahu-membahu menyadarkan diri sendiri dan saudara-saudara dekatnya agar tidak terpapar covid-19 dengan selalu menjaga kesehatan dan protokol kesehatan.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto terkonfirmasi positif Covid-19. Atang terkonfirmasi positif setelah melaksanakan swab test di Rumah Sakit (RS) Ummi Kota Bogor pada Kamis 4 Februaei 2021.

“Qadarullah. Positif. Mohon doanya ya, semoga segera sehat kembali,” kata Atang ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (5/2).

Atang, mengaku tengah mengalami gejala sakit. Agenda terakhir yang diikuti Atang sendiri yakni rapat kordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor di Balai Kota Bogor pada 31 Januari 2021. Kemudian, pada 3 Februari, Atang mengakui kalau ia tengah sakit sehingga membutuhkan istirahat di rumah.

Selanjutnya Atang menjalani tes swab pada Kamis 4 Februari 2021 dan dinyatakan positif sehingga harus menjalani perawatan di RS Ummi.

Lebih lanjut, Atang pun mengatakan akan melakukan isolasi di RS Ummi, hingga nanti dinyatakan sembuh dari Covid-19. “Sekarang menuju RS Ummi untuk isloasi mandiri di rumah sakit,” sambungnya.***

Air Setinggi Leher, Warganet: di Semarang Disebut Genangan, di Jakarta Baru Banjir

0

Bogordaily.net – Curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah titik di kota Semarang. Polda Jateng dalam akun resmi twitter nya @Poldajateng _ menghimbau masyarakat agar waspada dan tetap utamakan keselamatan.

“Untuk Warga Kota Semarang dan sekitarnya agar waspada ya, beberapa titik ada genangan air. Saat ini masih terjadi hujan. Tetap utamakan keselamatan #JatengDiRumahSaja,” isi postingan akun twitter Polda Jateng @poldajateng_.

Selain itu dalam unggahan tersebut terdapat pula video seorang polisi bernama Adi dari Kantibmas Polsek Ngaliyan mengabarkan kondisi terkini salah satu titik di kota Semarang, polisi itu berdiri di tengah dihenang air setinggi leher.

“Lapor Komandan kita berada di RT 11 RW 12, di dekat rumah Pak RT kondisi air masih menggenang kisaran 1,5 Meter. Untuk situasi saat ini kondisi masih hujan, saya bersama Babinsa dari Kelurahan Wonosari, Ngalian. Terima Kasih. untuk sementara kita laporkan seperti itu komandan,” ujarnya.

Video yang diunggah ini menjadi sorotan warganet, karena laporan polisi tersebut yang mana menyebut banjir dengan istilah genangan air.

Warganet ramai memberikan komentar sindiran serta menyandingkan banjir di Ibu Kota Jakarta dengan tumpahan air yang ada di Semarang.

Warganet mengkritik akun Polda Jateng yang tidak bisa membedakan banjir dengan genangan ang mana
ketingian air di Jakarta setinggi 30-60 cm di sebut banjir sedangkan ketinggian air di Semarang di sebut genangan.

Bahkan kata ‘genangan’ menjadi trending di twitter Minggu,7 Februari 2021.

“Jadi Sorotan Netizen.. Kalau di Semarang air sampe leher dibilang GENANGAN, Kalau di DKI air 15-20 cm disebut BANJIR” ucap @maspiyuaja
“Istilah baru kalau disemarang namanya genangan. Kalau dijakarta namanya banjir. Jadi Istilah apapun dinegara ini tergantung kadar kebenciannya,” ujar @UmarHasibuan_75

Komentar kritik dan sindiran warganet untuk Polda Jateng pun masih terus mengalir di Twitter.***

Hah, Pandemi Covid-19 di Indonesia Diprediksi 10 tahun lagi?

0

Bogordaily.netKapan pandemi ini akan berakhir? Pertanyaan itu telah banyak dilontarkan oleh sebagian besar masayarakat dari tahun sebelumnya. Menurut Bloomberg, John Hopkins University di instagram @straits_times, yang mengunggah data pandemi di dunia secara global diprediksi akan berakhir sekitar 7 tahun lagi pada hari Sabtu, 6 Februari 2021.

“Data Covid-19 untuk sementara waktu. Saran para ahli, 70 persen hingga 85 persen populasi dunia harus divaksinasi terhadap virus corona agar semuanya kembali normal,” tulisnya di akun @straits_times.

Sedangkan, pandemi Covid-19 di Indonesia diprediksi akan berakhir 10 tahun lagi. Hal tersebut sudah diperkirakan oleh perhitungan berdasarkan kalkulator vaksinasi yang kini sedang dilakukan di Indonesia.

Perhitungan kalkulator vaksinasi itu dirilis oleh Bloomberg dengan memperhitungkan jumlah total vaksinasi yang telah diberikan keseluruh dunia sebanyak 119 juta dosis termasuk Indonesia.

Adapun negara negara yang telah diprediksi seperti, Israel diurutan pertama, United arab Emirates, United Kingdom, United States, France, Brazil, China, India, Russia, dan Indonesia diurutan ke 10.

Dengan total kasus 1,134,854 Indonesia berada di urutan ke 10. Berdasarkan hitungan yang dilakukan Bloomberg pada hari Jumat, 5 Februari 2021. Selama per hari Indonesia melakukan vaksinasi sebanyak 60.433 dosis vaksin yang disuntikan.

Pada kasus ini, dibutuhkan lebih dari 10 tahun untuk mencakup herd immunity sebanyak 75 persen populasi dengan vaksin dua dosis.

Data Blomberg memperlihatkan bahwa Indonesia akan keluar dari pandemi ini selama 10 tahun kedepan bersama India dan Rusia.

Diurutan bertama dan kedua ada Israel dan United Arab States yang diperkirakan keluar dari pandemi selama 2 bulan kedepan. United Kingdom 6 bulan, United States 11 bulan, France 3,8 tahun, Brazil 3,9 tahun, China 5,5 tahun, India, Russia, dan Indonesia selama 10 tahun.***

Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Kembali Siaga 4

Bogordaily.net Ketinggian muka air Ciliwung di Bendung Katulampa yang sempat mencapai siaga 3 di 130 cm pada Minggu, 7 Februari 2021 pukul 6.00 WIB, kini mulai turun ke siaga 4 di 70 cm sejak pukul 12.00 WIB.

Dari data Pos jaga Bendung Katulampa tinggi muka air turun ke siaga 4 dipengaruhi intensitas hujan yang juga menurun.

Hujan yang begitu deras sejak pagi hari, pada pukul 12.00 WIB hanya gerimis.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi Goefisika memang sudah memberikan peringatan dini cuaca Bopunjur, Minggu, 7 Februari 2021.

Pada pukul 10.45 WI berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir.

Sementara, angin kencang pada pukul 11.15 WIB di wilayah Ciawi, Megamendung dan sekitarnya.

Kondisi tersebut dapat meluas ke wilayah Cisarua, Cipans dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13.15 WIB.

Menggapi kondisi tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Priyatnasyah menyampaikan kini kondisi tinggi air telah kembali aman.

“Iya betul tadi sampe 120 ketinggiannya, namun saat ini sudah aman di angka 90,” kata Priyatnasyah saat dihubungi Bogordaily.net di Bogor, Minggu, 7 Februari 2021

Namun walaupun terbilang aman, kata dia, pihaknya tengah siap siaga jika sewaktu-waktu air Ciliwung meluap kembali diluar perkiraan.

“Walaupun terbilang masih aman, namun kita tengah stand by jika sewaktu-waktu meluap lagi dari perkiraan,” singkat Priyatnasyamsah.

Selain itu pihaknya mengingatkan kepada masyarakat yang berada di pinggir sungai agar selalu waspada.

“Permukaan air di Bendungan Katulampa Bogor siaga 3. Kita ingatkan kepada masyarakat yang berada di pinggir sungai agar tetap waspada,” ujarnya.***

Gencar PPKM, Hadapi Zona Merah Satgas Covid-19 Bagikan Multivitamin ke Petugas


Bogordaily.net
Kepala satuan Polisi pamong praja Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah menyampaikan menghadapi zona merah, Satgas ovid-19 membagikan multivitamin kepada petugas PPKM di Pos Gagod, Puncak, Minggu 7 Februari 2021.

Puluhan petugas PPKM yang terdiri dari anggota Satpol PP Kabupaten Bogor, Polres Bogor, dan Kodim 0621 diberikan Multivitamin untuk kesehatan dalam menjalankan tugas.

Selain petugas, pihak satgas Covid-19 ini pun membagikan Multivitamin bermerek Vinetron kepada masyarakat yang melintas ke Puncak.

“kita dari satgas covid-19 membagikan vitamin untuk anggota, masyarakat untuk menjaga imun. Karena petugas kan ini harus dijaga kesehatannya, jangan sampai petugas setiap hari, pagi siang malam vitaminnya diperhatikan, kesehatanya pun diperhatikan,” kata Agus Ridhallah.

Sementara itu, Agus Ridho menyebut, justru pengunjung Puncak mengalami penurunan dibandingkan dengan hari Sabtu, 6 Februari 2021.

“Hari ini juga, ada penurunan pengunjung ke Puncak dibandingkan hari kemarin,” jelasnya.

Namun, ia meneruskan, pengendara luar Bogor masih saja banyak yang belum paham peraturan pemberlakuan Surat Rapid Antigen untuk pengunjung luar daerah..

“Hari ini ada penurunan. Jadi setiap yang tidak membawa surat antigen kita balikan. Masih banyak masyarakat luar Bogor yang masih belum mengetahui peraturan ini sehingga tadi sekitar 70% kita putar balik kembali,” tuturnya.

Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bogor beserta Polisi Pamong Praja menggelar pemeriksaan surat pemeriksaan Antigen  kepada masyarakat yang  memasuki kawasan Puncak sebagai syarat akses, pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Pemeriksaan pun dilakukan di Simpang Gadog Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, seiring dengan pemberlakuan aturan ganjil genap di Kota Bogor.

Sayangnya, Satlantas Polres Bogor, mendapati banyak pengendara berplat genap masuk dengan tidak membawa surat Antigen.

Padahal, syarat tersebut sudah diumumkan melaui 3 intruksi Bupati Bogor terkait penanganan penyebaran corona virus disease (Covid) 19 yang berstatus zona merah di daerah tersebut.

***

Kebijakan di Kota Bogor, Tapi Kendaraan Plat Ganjil Dominasi Arah Puncak


Bogordaily.net
Kebijakan ganjil genap Kota Bogor berimbas pada dominasi kendaraan yang memasuki kawasan Puncak, Minggu, 7 Februari 2021. Kondisi tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kabupaten Bogor Agus Riho, saat meninjau penyekatan kendaraan di Simpang Gadog, Minggu, 7 Februari 2021 pagi.

Agus Ridho mengatakan, meskipun kawasan Puncak didominasi plat ganjil akibat kebijakan ganjil genap Kota Bogor, jumlah kendaraan terpantau landai.

“Kalau kita lihat mungkin, masyarakat Jakarta, ganjil genap itu kan bukan di Kabupaten Bogor, di kota, sehingga yang naik ke sini ganjil justru, tadinya stay di rumah, taunya masuk ke Bogor ini ganjil, banyak yang naik ya,” ungkap Agus.

Selain itu, kata dia, didapati justru 70 persen pengendara yang memasuki arah Puncak tidak mengindahkan syarat Pemerintah Kabupaten Bogor yang mengharuskan membawa surat Antigen.

“Jumlahnya hampir 70 persen lah, tadi petugas minta putar balik kendaraan,” kata Agus.

Ia menjelaskan, kebijakan surat Rapid Antigen bertujuan mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Melalui penyekatan di Simpang Gadong itu, diharapkan wisatawan bisa lebih tertib, agar penyebaran corona virus disease (Covid)-19 bisa menurun.

“Karena kita memang sedang memberlakukan PPKM, pengetatan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bogor menggelar pemeriksaan surat pemeriksaan Antigen  kepada masyarakat yang  memasuki kawasan Puncak sebagai syarat akses, pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Pemeriksaan pun dilakukan di Simpang Gadog Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, seiring dengan pemberlakuan aturan ganjil genap di Kota Bogor.

Sayangnya, Satlantas Polres Bogor, mendapati banyak pengendara berplat genap masuk dengan tidak membawa surat Antigen.

Padahal, syarat tersebut sudah diumumkan melaui 3 intruksi Bupati Bogor terkait penanganan penyebaran corona virus disease (Covid) 19 yang berstatus zona merah di daerah tersebut.***

Minggu Pagi, Puluhan Kendaraan Plat B Arah Puncak Bogor Diputar Balik


Bogordaily.net
Puluhan kendaraan yang didominasi Plat B terpaksa diputar balik petugas gabungan Covid-19, lantaran tidak membawa surat Antigen sebagai persyaratan protokol kesehatan, Minggu, 7 Februari 2021.

Pantauan Bogordaily.net di lapangan, kendaraan roda empat lebih banyak diberhentikan petugas meskipun mengaku tidak tahu aturan surat Antigen.

Lalu lintas yang ramai lancar di cuaca yang dingin, sejak sekitar pukul 8.00-9.00 WIB tidak membuat petugas berhenti memburu masyarakat yang tidak disiplin terhadap protokol keehatan.

“Silakan putar balik di depan ya pak,” kata salah satu petugas gabungan protokol kesehatan Kabupaten Bogor dari TNI kepada salah satu pengendara roda empat.

Begitupun, Satlantas Polres Bogor yang membawa papan imbauan di tengah jalan untuk mngingatkan pengendara.

Sebagian lainnya berjaga di pinggir jalan untuk memantau arus lalu lintas.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin telah memberikan 3 intruksi yang salah satunya mengenai protokol kesehatan wisatawan yang sebegian besar kendaraan plat b ke daerahnya.

Hal ini dilakukan menyusul status Kabupaten Bogor yang berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

“Sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan
ditetapkannya Level Kewaspadaan Kabupaten Bogor sebagai Zona Merah serta
Dalam rangka memutus rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), saya mengintruksikan kepada Camat, kades dan lurah untuk menjalankan dengan sebaik-baiknya 3 poin ini,” kata Ade Yasin dalam surat Instruksi yang diterima Bogordaily.net, Jumat 5 Februari 2021 sore ini.

Di dalam surat Instruksi nomor 3, Ade Yasin menyampaikan bahwa untuk wisatawan luar daerah, diwajibkan membawa surat antigen.

“Meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan dan melakukan pengetatan, mewajibkan menunjukan hasil rapid anti gen bagi pengunjung guna mencegah penyebaran COVID-19 dan wisata dari luar daerah,” kata Ade Yasin dalam surat Instruksi. ***