Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7565

Jenazah Kapten Afwan Akan Dijemput Langsung Keluarga

Bogordaily.net – Jenazah Kapten Afwan, Pilot Pesawat Sriwijaya Air SJ182/SJY182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu 09 Januari 2021 telah teridentifikasi oleh Disaster Victim Identification (DVI) pada Sabtu siang 29 Januari 2021 akan dijemput keluarga.

Hal tersebut disampaikan oleh pihak keluarga Kapten Afwan.

Kakak ke 3 Kapten Afwan, Agustina menyampaikan bahwa pihak keluarga akan menjemput langsung jenazah Kapten Afwan di Rumah Sakit Polri.

“Alhamdulillah tadi siang DVI nelpon keluarga bahwa Kapten Affan sudah teridentifikasi dan Insya Allah besok pihak keluarga akan menjemput ke rumah sakit Polri dan akan diserahkan ke keluarga untuk dibawa ke rumah,” paparnya.

Pihak keluarga Kapten Afwan pun menyampaikan, Jenazah kapten Afwan akan dikebumikan di Pemakaman Taman Makam Pahlawan, Pondok Rajeg, Cibinong, yang tak jauh dari lokasi kediaman Kapten Afwan, yakni Perumahan Bukit Cibinong Endah (BCE), Kabupaten Bogor.

Selain itu, ia meneruskan, prosesi penyolatan hingga pemakaman Kapten Afwan akan dihadiri segenap keluarga besar dan teman-teman dekat Kapten Afwan.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Setelah genap 20 Hari dari kejadian hilangnya kontak Pesawat Sriwijaya Air SJ182/SJY182 rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu 09 Januari 2021, Kapten Afwan berhasil teridentifikasi pada Jumat 29 Januari 2021.

Kabar tersebut disampaikan oleh keluarga Kapten Afwan yang diterima langsung Bupati Bogor, Ade Yasin bahwa Kapten Afwan telah teridentifikasi pada siang Jumat tadi.

“Tadi siang saya dapat kabar dari keluarga, jenazahnya sudah berhasil diidentifikasi. Maka kami sedang siapkan makamnya,” kata Ade Yasin.

Ade Yasin menyediakan makam di Taman Makam Pahlawan, Pondok Rajeg, Cibinong, yang tak jauh dari lokasi kediaman Kapten Afwan, yakni Perumahan Bukit Cibinong Endah (BCE), Kabupaten Bogor.

Selain itu, ia menerangkan bahwa keluarga akan menjemput jenazah ke ruang forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta pada Sabtu pagi. Kemudian disholatkan di Masjid Komplek BCE, dan dimakamkan pada siang harinya.

Sebelumnya, Ade Yasin juga sempat mendatangi kediaman Kapten Afwan pada Minggu 11 Januari 2021. Kedatangannya ke rumah kapten Afwan yang lokasinya tak jauh dari pendopo bupati itu demi memberikan dukungan moral kepada keluarga.

“Sebagai Bupati Bogor dan tetangga, ini deket dengan rumah saya, pagi ini datang memberi semangat dan motivasi kepada keluarga karena sampai saat ini belum jelas bagaimana nasibnya (Captain Afwan),” kata Ade Yasin.

Ia mencatat hanya Kapten Afwan satu-satunya warga Kabupaten Bogor yang ada di dalam pesawat SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu sore itu.***

Yuk, Saksikan Ngamen Online Chapter 5 di Hancock

Bogordaily.net – Masih bingung weekend mau kemana? Mending nonton Ngamen Online yang akan diselenggarakan di Hancock pada hari Sabtu, 30 Januari 2021.

Kegiatan Ngamen Online ini merupakan terobosan dari Nikolas Pattiwael dan Reza yang mengajak Angel Bollemeyer seorang penyanyi serta Donny Chamberlin pianis terkenal asal Bogor, untuk menyiapkan wadah bagi para penyanyi penyanyi muda yang bertalenta.

“Acara besok akan ada aku dan juga Donny Chamberlin sebagai host. Dan besok merupakan acara ke 5 yang sebelumnya kita laksanakan di Kafe Lo Aja pada tanggal 27 Desember 2020 dengan tema Xmas song,” ucap Angel Bollemeyer penyelenggara ngamen online.

Pada chapter 5 ini, Ngamen Online mengusung tema Pop Classic Legend yang akan dinyanyikan oleh Nikolas Pattiwael, Gladys,Tanta Sitanggang, Reza, Venesia Simanjuntak, Vicky, dan Igor cristof yang merupakan jebolan dari lomba-lomba menyanyi Se-Jabodetabek.

“Asal anak-anak ini dari berbagai daerah ga cuma dari Bogor, ada yang dari Jakarta, Depok, Cibubur macem macem deh,” jelasnya.

Yu jangan sampai ketinggalan untuk nonton Ngamen Online Chapter 5 secara live streaming di instagram @angelbollemeyer @bogordailynews dan Facebook Donny Chamberlin Triwanda.

“Semoga acara besok lancar, dengan adanya ngamen online bisa jadi wadah untuk anak anak muda yang rindu berkesenian dan tambah banyak lagi yg ikutan,” harapnya.

Bagi yang ingin memberikan donasi atau sawer bisa melalui nomor rekening BCA 4060 666 241 atas nama Muhamad Reza Ghozali.

“Hasil dari donasi atau sawer ngamen online untuk sementara akan dikumpulkan terlebih dahulu, dan nantinya akan diberikan kepada yang lebih membutuhkan,” tutupnya.***

Acara ini disupport oleh Bogordaily.net , Diwali Coffee & Tea, Hancock, dan Ipami.

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Tembus 8039 Orang

Bogordaily.netDinas Kesehatan Kota Bogor mendata kasus positif Covid-19 di Kota Bogor sudah mencapai 8039 orang, paling banyak penyebaran di Kecamatan Bogor Barat , update tanggal terakhir 28 Januari 2021 yang terkonfirmasi  362 orang.

Dinas Kesehatan Kota Bogor mengupdate data rekap kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yang kontak erat, suspek, probable dan konfirmasi yang di unggah di instragam Dinkes Kota Bogor.

Penyebaran virus Covid-19 di 6 Kecamatan Kota Bogor dengan jumlah kasus kontak erat mencapai 6302 orang, lalu kasus suspek mencapai 4178 orang, kasus kemungkinan mencapai 98 orang dan kasus konfirmasi mencapai total 8039 orang.

Kemudian data positif Covid-19 di Kecamatan Bogor Selatan yang terkonfirmasi perhari nya ada 176 orang, lalu di Kecamatan Bogor Tengah yang terkonfirmasi ada 210 orang.

Lanjut nya di Kecamatan Bogor Timur yang terkonfirmasi ada 101 orang, lalu di Kecamatan Bogor Utara terkonfirmasi ada 300 orang dan di Kecamatan Tanah Sareal terkonfirmasi ada 272 orang.

Dan yang paling banyak penyebaran Covid-19 di Kota Bogor di lihat dari data rekap yang terkonfirmasi di Kecamatan Bogor Barat ada 362 orang.

Selanjutnya dari grafik konfirmasi positif dari awal tahun sampai update terakhir Tanggal 28 Januari 2021 kasus konfirmasi positif mencapai 8039 orang, konfirmasi yang sembuh/selesai isolasi ada 6465 orang, kemudian yang masih sakit ada 1421 orang dan yang meninggal ada 153 orang.

Data rekap Dinas Kesehatan Kota Bogor akan berubah setiap hari nya.

Kepada masyarakat Kota Bogor harus tetap mematuhi aturan PPKM dan laksanakan protokol kesehatan 5 M (memakai masker, menunjukkan tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas). ***

Lexis Hibiscus, Menginap di Malaysia, Rasa Maldives

0

Bogordaily.net – Ada ratusan ribu hotel di seluruh dunia. Dari kelas melati sampai yang berbintang 7 ( kategori bintang 6 dan 7 sendiri masih diperdebatkan kalangan perhotelan).

Dari sekian banyak hotel, ada segelintir yang layak  untuk dicoba. Bukan karena kemewahannya yang seperti istana, tapi karena keunikannya bisa menjadi pengalaman tak terlupakan.

Lexis Hibiscus Port Dickson Malaysia adalah salah satunya.

Bila dilihat dari ketinggian, resort tepi pantai ini menyerupai setangkai bunga Hibiscus, atau lebih dikenal dengan nama kembang Sepatu. Orang Malaysia sendiri menyebutnya sebagai bunga Raya. Hibiscus ini adalah bunga nasional Kerajaan Malaysia sejak tahun 1960.

Tahun 2016, Guinness World Records menganugrahi hotel resort ini 2 penghargaan. Pertama sebagai resort  dengan villa atas laut terbanyak di dunia. Dan kedua sebagai pemegang rekor kolam renang terbanyak dalam satu resort.

Ada lebih dari 640 kolam renang di resort bintang 5 ini. 522 di setiap villa terapung yang membentuk bunga sepatu, dan 117 lagi di tiap tiap kamar pinggir pantai di atas lobby hotel. Lalu ditambah 2 kolam renang besar dekat pantai untuk tamu hotel.

Januari 2020, saya dan keluarga beruntung sempat merasakan menginap di sana, sebelum ditutup sementara karena pandemi. Dan betul, memang jadi pengalaman yang tak terlupakan. Bukan karena itu satu satunya hotel yang kami huni selama tahun 2020, tapi memang karena keunikan dan kenyamanannya.

Kami memilih villa atas air, karena memang itu tujuannya, merasakan sensasi seperti di Maldives.

Setelah check in, kami diantar mobil golf ke villa yang cukup jauh. Ada banyak mobil golf mondar mandir mengantar tamu yang datang dan pergi.

Villanya besar, 81 meter persegi. Ada 2 tempat tidur ukuran ‘king size’ di dalamnya , leluasa untuk berempat.

Kamar mandi, toilet, wastafel dan lemari baju ada di ruangan terpisah. Untuk ke sana, harus melewati lantai kaca. Kita bisa melihat laut di bawahnya dari kaca itu.

Favorit kami sekeluarga adalah balkon luas yang dilengkapi kolam renang dan kamar sauna. Sayang sekali view villa kami terhalang villa lain, bukan yang menghadap ke lautan luas. Tapi masih ok lah, untuk harga 300 an Ringgit, setara 1 jutaan Rupiah.

Waktu seperti berputar lebih cepat di sini. Menginap 2 hari 1 malam rasanya kurang. Kami berganti ganti berenang di kolam balkon, kolam besar dan juga pantai, sambil menyewa kano. Rasanya ingin berlama lama di sini. Sampai saat saat terakhir sebelum waktu check out, anak kami baru mau keluar dari kolam renang.

Bila kebetulan berwisata ke Malaysia (nanti setelah pandemi usai), menginap di Lexis Hibiscus pantas untuk dicoba. Berlokasi di Port Dickson, hanya 1 jam perjalanan dari bandara internasional KLIA.

Cara paling mudah ke sana, dengan naik taxi. Setelah keluar dari imigrasi dan mengambil bagasi, carilah counter taxi resmi sebelum pintu keluar kedatangan.
Sebutkan nama hotel dan daerahnya, bayar lalu petugas counter akan memberikan voucher taxi.

Jalan sedikit, ikuti petunjuk ke terminal taxi. Masuk ke antrian dan tunggu sebentar. Tunjukkan voucher pada supir taxi, mereka akan mengantar sesuai tujuan yang tertera di voucher. Petualangan menuju Port Dickson akan dimulai dengan berkendara melalui lebuh raya( jalan tol).

Buat mereka yang baru pertama kali memasuki jalan tol di Malaysia, akan dibuat tercengang oleh motor motor yang menyalip dari kanan dan kiri dengan kencang. Seru…! Seperti menonton balap motor Grandprix secara live.***

DPRD Kabupaten Bogor Minta Menara BTS Kantongi IMB

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Adi Suwardi meminta menara menara BTS (Base Transceiver Station) di Kabupaten Bogor memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dalam Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Bogor dengan Dinas terkait pada Kamis 28 Januari 2021 membahas tentang Menara di Kabupaten Bogor baik dari segi kemanfaatan untuk masyarakat Kabupaten Bogor, pun dalam sisi izin dari menara-menara tersebut.

“Pertama kita ingin tahu sejauh mana kondisi awal tahun 2021 ini menara seluruh Kabupaten Bogor,” kata Adi Swardi kepada Bogordaily.net.

Selain itu, ia memaparkan bahwa pembangunan menara di Kabupaten Bogor harus mengantongi IMB untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

“Intinya ingin tahu sejauh mana kondisi saat ini untuk memaksimalkan pendapatan daerah melalui retribusi yang didapatkan dari pendirian menara di Kabupaten Bogor. Terlebih kepada menara yang belum ber IMB,” jelasnya.

Dalam hal ini, ia menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor harus berani mengambil sikap terhadap bangunan yang tidak ber-IMB khususnya menara-menara.

“Ketika ada menara yang belum kantongi IMB, Pemerintah Kabupaten Bogor harus berani ambil sikap. Dalam hal ini Satpol-PP harus berani ambil langkah tegas untuk berjalan dengan baik dan tertib aturan,” tutup Adi Suwardi.***

Malam Sabtuan, Yuk Nyanyi Bareng Tembang Koes plus bersama Aluspat di Mocca Cafe

0

Bogordaily.net – Bagi kamu yang mau menghabiskan waktu weekend malam sabtuan, ayo datang dan nyanyi bareng Tembang Koes Plus bersama Aluspat di Mocca Cafe., hari Jumat pukul 18.30 s/d 21.00 di Jl. Letjen Ibrahim Adjie Bendungan No.6a Sindangbarang, Kec. Bogor Barat.

Live Music malam ini dimeriahkan oleh Aluspat yang menyanyikan lagu lagu hits dari Koes Plus. Cafe yang bertemakan homey dan cozy ini dijamin bikin kamu nyaman dan ga mau pulang.

Mocca cafe juga punya menu baru yang harus kamu cobain, ada sate taichan, batagor dan mentai. Ada juga menu best seller dari Mocca Cafe yaitu kopi all single origin coffee Aceh gayo, Toraja, Mandailing. Bali kintamani, Kota hujan dan untuk makanan nya ada Soto iga dan soto ayam.

“Kami selalu mematuhi dan menaati protokol kesehatan, Pengurangan kapasitas pengunjung sebanyak 50%, di depan juga ada pengecekan suhu sebelum masuk, disediakannya juga handsanitizer dibeberapa titik, dan tempat cuci tangan,”ucap Firman Marketing Communication Mocca Cafe.

Tunggu apalagi? Yu datang Mocca Cafe malam ini! dan jangan lupa pakai masker ya!

OPINI : Susi Susanti Love All The Movie, Menguak Sisi Gelap Tionghoa Indonesia

2

Bogordaily – Setelah nonton film Susi Susanti Love All, barulah saya memahami beberapa informasi yang dulu belum saya ketahui, karena usia saya masih relatif remaja.

Jadi berikut ini beberapa point yang saya peroleh sekaligus saya review.

1. Pelatih awal yang membuat Lin Dan (pemain terbaik bulutangkis dari RRC) jadi juara dunia berkali-kali adalah eks pemain bulutangkis Indonesia yang karena masalah politik Indonesia-Cina harus pergi ke RRC. Nama beliau Tong Sinfu. Ia pernah dipanggil Menpora saat itu untuk datang ke Indonesia saat Orde Baru dan melatih pemain Indonesia. Pak Tong ini yang juga melatih Alan Budikusuma, Ardi B. Wiranata, Hendrawan, dkk berjaya di Olimpiade 1992. Beliau akhirnya hengkang ke RRC lagi karena keinginannya untuk mengubah status kewarganegaraan menjadi WNI selalu ditolak.

2. Pelatih Susi Susanti pun eks pemain Indonesia yang harus pergi ke RRC ketika usia 15 tahun. Ia dipanggil pulang ke Indonesia dengan harapan dapat melatih tim puteri Indonesia. Terbukti Susi jadi juara dunia berkat Ci Xia (Liang Chiu Xia). Status kewargenegaraan pun tidak jelas, pengajuan selalu ditolak padahal ibunya tinggal di Indonesia.

3. Ketika Susi dan Alan meraih emas di Olimpiade Barcelona 1992 pun ternyata belum jadi WNI. Saya dulu pikir hanya kasus masalah WNI di kalangan pebulutangkis hanya si Hendrawan saja, ternyata seniornya juga begitu. Sewaktu konferensi pers untuk persiapan Olimpiade di Atlanta 1996 baru Susi membuka di depan publik bila statusnya dan calon suaminya masih bukan WNI dan entah kapan dapat disetujui. Pengajuan sudah berkali-kali bahkan pengurusan rencana pernikahan saja harus terjegal karena urusan SBKRI. Setelah melakukan protes barulah urusan mereka mulus jadi WNI.

Urusan SBKRI ini memang sudah jadi rahasia umum jadi ladang panen untuk mengeruk uang sebanyak mungkin dari ras Tionghoa yang ingin segera membuat surat WNI. Bagi yang idealis, tentu akan perlu waktu puluhan tahun untuk jadi WNI sampai malas mengurusnya.

4. Puncaknya adalah saat kerusuhan 1998. Saat Susi dkk bertanding Thomas dan Uber Cup di Hong Kong. Tim Indonesia dicerca penonton negara lain karena perusuh yang melakukan pelanggaran HAM terhadap etnis Tionghoa. Namun ironisnya, Susi dkk adalah etnis Tionghoa Indonesia yang mengalami kekerasan dan rundungan itu sendiri di Indonesia. Keluarga mereka di Indonesia tak luput dari korban jarahan dan pengrusakan. Walaupun hidup mereka bagai komedi, tapi mereka bertanding dengan profesional bahkan meraih juara utama Thomas Cup di tengah rundungan dari negara lain dan negara sendiri!!

Nonton film Susi memang tak bisa menyangkal isu kewarganegaraan, isu profesionalitas dalam olahraga, pembinaan masa depan atlet setelah pensiun, dan nasib bulutangkis di Indonesia saat ini. Angkatan Susi Susanti banyak yang pergi dari Indonesia dan menjadi pelatih di negara lain. Sejarah kembali mengulang kejayaan Pak Tong Sinfu yang akhirnya melahirkan juara dunia Cina, Lin Dan, maka pemain eks Indonesia era Susi Susanti yang sudah jadi pelatih di luar negeri pun banyak mencetak juara-juara dunia baru di negara tempat mereka melatih. Sebut saja Ardi B. Wiranata, Rexy Mainaki, Mia Audina, dan banyak lainnya yang meneruskan karier sebagai pelatih bulutangkis di negara luar. Kadang lucu melihat pemain Indonesia melawan pemain Malaysia yang ternyata pelatihnya adalah mantan atlet Indonesia.

Dalam film ini juga menampilkan lengsernya Presiden Soeharto yang sebenarnya tidak terlalu ada urusannya dengan masalah atlet.

Tapi sepertinya tim produser (salah satunya Daniel Mananta) ingin menampilkan isu minoritas yang kental di era Orde Baru. Di kala itu etnis Tionghoa dilarang menunjukkan ke-Tionghoa-annya sehingga harus segera mengurus surat ganti nama, SBKRI.

Tapi mengurus surat pun tak mudah. Di era Orde Baru ini juga saya tafsirkan (setelah nonton ini dan kenapa harus ada Pak Soeharto di sini, termasuk pembicaraan pribadi Pak Soeharto dengan Susi melalui telepon ketika persiapan Susi ke Olimpiade 1992) : Tionghoa dipersilakan tinggal di Indonesia asal meninggalkan identitas etnisnya, dan harus mau digunakan sebagai ALAT untuk Indonesia dalam aspek ekonomi, olahraga, pendidikan, dan teknologi. Persyaratan yang sebenarnya sudah dipenuhi etnis Tionghoa dengan profesional.

Terbukti kenyataannya etnis Tionghoa Indonesia terkenal di Asia sebagai penduduk yang mampu berbahasa nasional dengan baik, berasimilasi dengan bahasa daerah yang sangat fasih, termasuk asimilasi kebudayaan, pendidikan dan nasionalisme yang tinggi.

Jarang ada ras Tionghoa yang senasionalis etnis Tionghoa Indonesia di negara lain. Namun tetap status WNI dibuat tak jelas dan jadi kambing hitam masalah kesenjangan ekonomi sosial.

Nonton film Susi di era digital ini memang membawa memori tahun 80-an yang divisualisasi dengan baik.

Tujuan film ini sejatinya memberikan inspirasi untuk atlet masa kini, tapi entah apakah kita mampu menemukan pengganti Susi. Isu pelatihan dan perekrutan tetap jadi masalah di Indonesia. Masalahnya apa? Kebetulan tidak dibahas di film ini tapi semua tahu kalau urusan begini tidak terlepas dari korupsi.

Kembali lagi kepada isu nasionalisme dan prinsip olahraga bulutangkis yang ditampilkan di film ini : Siapa yang ingin prestasi olahraga Indonesia menjadi nomor satu? Siapa yang mampu membawa Indonesia menjadi harum di kancah olahraga dunia? Dialah yang justru punya semangat nasionalisme terlepas dari apapun etnisnya.

Dunia olahraga bulutangkis mengawali pertandingan dengan istilah Love All (posisi 0-0) yang mengingatkan semua perjuangan pertandingan berawal dari semangat kasih. Kasih terhadap tim, kasih terhadap musuh atau lawan tanding, dan tentu saja kasih terhadap negara dan dunia.

Kesimpulan : Film ini recommended banget. Susi Susanti itu bukan hanya legend Indonesia, karena duniapun mengakuinya.

Sifat keuletan dan law of attraction yang diterapkan dalam visi meraih medali terlihat jelas dan patut dicontoh.

Oleh: Femi Khirana.
Brand and Content Strategist for Socmed, Web and BTL di Mimiland Club. Tinggal di Surabaya***

Kepincut Keindahan Gunung Salak saat Survey, Konsumen Cluster Villa Sharia Langsung Booking

0
BOGORDAILY.NET – Cluster Villa Sharia yang berada di Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor banyak peminat.
Ini terlihat dari jumlah calon konsumen yang tertarik survey langsung ke lokasi perumahan garapan Fajar Terbit Land, Selasa 26 Januari 2021.
Marketing Cluster Villa Sharia Bogor.
 Narta mengatakan, dari hasil survey bnyak yang langsung memberikan booking fee.
Akad rumah tanpa riba Unit Cluster Villa Sharia Bogor type 40/120, Selasa (26/01/2021). Foto: Narta/bogordaily.net
“Yang datang nggak hanya survey. Tapi, ada yang sampai  membayar booking fee. Karena melihat indahnya perumahan  ini yang langsung menghadap Gunung Salak,” ucap Narta Marketing Cluster Villa Sharia Bogor.
Pembangunan Unit Cluster Villa Sharia Bogor, Selasa (26/01/2021). Foto: Narta/bogordaily.net
Ada delapan pembeli yang sudah mendapatkan surat pemesanan rumah (SPR) dengan total 8 unit yang terjual. 6 unit type 40/120 dengan pembayaran 3 cash dan 3 lagi cash secara bertaha, serta 2 type 40/60 pembayaran secara cash.
“Hampir 80% yang membeli unit type 40/120 karena melihat halaman yang luas, jadi mereka tertarik,”ungkap Narta.
Contoh unit di Cluster Villa Sharia Bogor, Selasa (26/01/2021). Foto: Narta/bogordaily.net
Pembangunan pembelian unit cash sudah dimulai dengan type 40/60 digabungkan juga dengan pembangunan unit contoh 40/84 yang diperkirakan akan selesai pada  Maret nanti.
“Dengan pembayaran cash, pembeli bisa mendapatkan harga yang lebih murah, banyak promo dan bonus yang didapatkan, dan serah terima juga lebih cepat,”lanjutnya
Akad rumah Cash Unit Cluster Villa Sharia Bogor type 40/120, Selasa (26/01/2021). Foto: Narta/bogordaily.net
Promo cash unit type 40/120 dari 579 juta menjadi 539 juta sudah free toren, free pagar, free gazebo, free kanopi, dan juga free biaya legalitas sampai dengan Sertifikat hak guna bangunan (SHGB).
Adapun promo untuk unit type 40/60 hanya 299 juta. Sudah free juga untuk toren, wallpaper, minibar, dan free biaya legalitas sampai Sertifikat hak guna bangunan (SHGB).
“Jangan khawatir, banyak unit yang masih kosong, masih ada peluang mendapatkan rumah dengan harga murah + promo,” Ucap Narta Marketing Cluster Villa Sharia Bogor.
Yang menarik, bagi minat membeli unit secara cash dibulan Januari, akan mendapatkan bonus. Mau tau apa bonus nya? Langsung saja datang dan survey ke Cluster Villa Sharia Bogor, atau langsung hubungi ke CP : 081382860123 Narta Marketing atau bisa check instagram @fajarterbitlandofficial.***

Satpol PP : Langgar PPKM Tak Bermasker Bayar Rp50-Rp250 Ribu

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor bersama tim pemburu PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) melaksanakan operasi protokol kesehatan penegakan disiplin penggunaan masker pada Jumat 29 Januari 2021. Masyarakat yang langgar PPKM dengan cara tak bermasker harus bayar Rp50-Rp250 Ribu.

Kepala Operasional Satpol PP Kota Bogor, Surya mengatakan operasi PPKM dilaksanakan jam 09:00 sampai 11:00 di jalur R3 tepatnya di Jl. Pandu Raya.

Ia meneruskan anggota Satpol PP dan tim gabungan TNI, Polri yang melakukan operasi langgar PPKM sekitar 30 personil dengan membawa 2 kendaraan mobil patroli , 1 mobil penindakan dan 4 motor patroli ada.

“Kami menjaring 19 pelanggar yang tidak menggunakan masker, 2 pelanggar sanksi administrasi dan 17 pelanggar sanksi sosial,” ujar Surya.

Pelanggar sosial akan di suruh memakai kalung bertulisan (pelanggar PPKM) atau bebersih lingkungan dan sanksi denda akan di suruh bayar Rp50.000 sampai Rp250.000 ribu.

Kebanyakan yang terjaring operasi PPKM adalah mereka yang melintas di jalan Pandu Raya dan tidak memakai masker.

“Untuk kesadaran masing-masing masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan masih kurang, kami tidak bosan terus menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (memakai masker),” kata Surya saat di temui oleh bogordaily.net.

Operasi PPKM ini akan terus dilakukan sampai tahap dua selesai pada 8 Februari 2021, baru di evaluasi lagi tingginya penyebaran virus Covid-19.

“Nanti kami liat datanya dari gugus tugas dari mana penyebaran virus covid bisa jadi di klaster keluarga, perkantoran dan lain sebagainya, ” pungkasnya. ***

Berbahaya, Sunat dengan Teknik Electrical Cauter Tidak Dianjurkan

0

Bogordaily.net- Sunat bagi sebagian masyarakat tidak sekedar menjalankan ajaran agama, tapi ada manfaat kesehatan bagi tubuh. Tujuan dilakukannya khitan adalah untuk menjaga ujung kemaluan agar tidak terkumpul kotoran, dan leluasa untuk buang air kecil.

Karenanya, dengan disunat diyakini dapat menurunkan risiko infeksi saluran kemih dan kanker penis, serta membersihkan alat kelamin. Terlebih disunat juga tidak akan mengurangi kenikmatan saat berhubungan suami isteri, yang ada malah menambah kenikmatan.

Sunat adalah operasi pengangkatan atau pelepasan kulup — kulit yang menutupi ujung penis. Ada berbagai metode sunat yang ditawarkan kepada masyarakat. Namun sebelum sunat dilakukan, ada baiknya orangtua mencari tahu lebih dalam mengenai teknik sunat dan tenaga medis yang tepat.

Orangtua jangan sampai keliru memilih teknik sunat. Salah satu teknik sunat yang dipilih orangtua adalah electrical cauter? Orang menyebutnya dengan sinar laser, padahal sejatinya tidak menggunakan sinar laser. Dan, pemahaman yang salah ini harus diluruskan.

Banyak orang mengira sunat laser berarti menggunakan sinar laser, tapi faktanya tidak. Istilah sunat laser ini sebenarnya keliru, tidak menggunakan sinar laser melainkan alat yang dinamakan electric cauter.

Electric cauter ini berupa lempengan logam yang dipanaskan. Jika dialiri dengan listrik, ujung logam akan menjadi panas dan berwarna merah, sehingga dapat digunakan untuk memotong kulup. Namun, berhubung metode sunat laser ini lempengan logam yang dipanaskan, jika salah penggunaannya, maka dapat berisiko menimbulkan luka bakar.

Ingat kisah bocah Pekalongan yang kepala kelaminnya ikut terpotong setelah disunat dengan menggunakan teknik itu? Peristiwa yang terjadi pada September 2018 itu sungguh memilukan. Bukan bahagia, yang ada malah derita. Nah, inilah salah satu resiko yang tentu saja akan mempengaruhi kondisi psikologis dan fisik korban kelak ketika dia dewasa.
Ada juga laporan kasus yang dipublikasikan dalam British Medical Journal pada Januari 2013. Kasus ini jauh lebih mengerikan. Karena menggunakan teknik electric cauter, seorang bocah 7 tahun penisnya akhirnya harus diamputasi karena efek menggunakan teknik tersebut.

Anak itu dilarikan ke pusat oksigen hiperbarik karena sianosis pada kelenjar penisnya. Ia menjalani pengobatan yang dilakukan dengan cara memberikan oksigen murni di dalam ruangan khusus bertekanan udara tinggi.

Dia dilaporkan telah disunat pada hari yang sama dengan menggunakan perangkat elektrokauter monopolar. Sayangnya, elektrokauter menyebabkan luka bakar yang parah pada kelenjar penis si anak.

Pada pemeriksaan, ia mengalami nekrosis atau kondisi cedera pada sel yang mengakibatkan kematian dini sel-sel dan jaringan hidup pada kelenjar dan batang penis. Meski terlihat aman, namun nyatanya penggunaan elektro kauter monopolar, mengakibatkan kecelakaan yang dramatis pada pasien tersebut. Memang, ketika elektroda monopolar digunakan, arus listrik yang dibawa hanya menyebabkan sedikit luka bakar pada penis.

Namun, ternyata luka yang diakibatkan teknik itu memburuk dan mengakibatkan hilangnya jaringan yang signifikan yang melibatkan seluruh kelenjar dan bagian distal batang penis. Alat kelamin anak tersebut akhirnya harus diamputasi.
Pemilik Rumah Sunat dr Mahdian, dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, sangat tidak menyarankan sunat dengan teknik electrical cauter. Menurutnya, teknik ini sangat berbahaya bagi yang disunat. Fatal bisa saja penis terpotong atau amputasi seperti kasus tadi.

“Teknik electrical cauter ini adalah metode yang paling berbahaya. Jadi teknik yang digunakan electrical cauter itu memang alat yang digunakan untuk sunat yang paling berisiko terjadinya amputasi,” ujar dr Mahdian Nur Nasution yang spesialis bedah syaraf ini.

Mengapa berbahaya karena logam yang panas ini bisa menyebabkan luka bakar pada bagian kelamin. Sebenarnya, electric cauter adalah alat bedah yang digunakan untuk memotong kulit atau pembuluh darah sehingga pendarahan yang muncul akan minimal.

Hanya saja, alat ini sudah banyak yang dimodifikasikan sedemikian rupa. Ada yang berbentuk lempengan logam yang dipanaskan seperti pemanas air. Karena dimodifikasi itulah teknik ini tidak direkomendasikan.

Karenanya, meski teknik ini lebih cepat, namun tetap disarankan untuk tidak memilih teknik ini. Kalaupun tetap ingin menggunakan teknik ini harus dipastikan bahwa petugas yang melakukan adalah tenaga medis yang tepat, yang ahlinya, yaitu dokter spesialis bedah.

Namun, umumnya sunat dengan teknik ini sangat jarang dilakukan oleh dokter, melainkan orang yang tidak tepat. Karena itu, masyarakat diminta untuk berhati-hati jika tidak ingin menyesal di kemudian hari.

“Kalau tepat menggunakannya sangat bermanfaat karena sunat jadi cepat, menjahit jadi lebih mudah dan risiko infeksi lebih mudah. Tapi kalau penggunaan salah bisa timbulkan luka bakar. Bukan manfaat yang di dapat. Bukan cepat sembuh. Jadi lebih lama dan merusak jaringan kulit pada penis,” tegasnya.

Intinya, ia tidak merekomendasikan metode sunat laser seperti ini dengan alasan resiko kepala penis terpotong, resiko luka bakar karena elemen cauter, hahitan atau bentuk bisa miring, dan resiko pendarahan. Resiko-resiko ini dapat menyebabkan hasil kurang estetis, sehingga kemungkinan besar akan membuat malu anak seumur hidup.

Dokter Mahdian paling merekomendasikan metode modern, yaitu Mahdian Klem yang lebih sedikit risiko dan hanya membutuhkan waktu singkat. Pada metode operasi ini, waktu yang dibutuhkan hanya lima menit dan pasien bisa kembali beraktivitas dalam waktu satu hari.

Mahdian Klem adalah satu-satunya klem produksi anak bangsa negeri sendiri. Hebatnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah merekomendasi metode ini. Alasannya, karena memperkecil risiko terjadinya infeksi silang yaitu infeksi karena pemakaian alat yang sama pada satu pasien ke pasien lain, mengingat teknik ini hanya sekali pakai.

“Teknik ini aman untuk segala usia, apalagi untuk bayi yang suka mengompol. Tak ada larangan untuk tak boleh kena air setelah itu,” tambahnya.

Menggunakan Mahdian Klem juga lebih mudah bagi operator (dokter, perawat), tidak memerlukan rotasi saat pemasangan tabung dan penjepit klem sehingga posisi penis tidak miring setelah pelepasan tabung, secara kosmetik lebih baik.***

Informasi Lebih Lanjut Hubungi :
Marketing Communication Mahdian Group
Tien Winarko – 081584612342
Email : [email protected]