Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7571

SatpolPP : Sehari 20 Orang Melanggar PPKM di Kota Bogor

Bogordaily.net – Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) SatpolPP Kota Bogor, Surya Darma, S.STP, menyampaikan pelanggar PPKM di Kota Bogor dari 11 Januari sampai 26 Januari 2021 rata-rata 20 orang pelanggar perharinya.

Satpol PP terus menggelar operasi PPKM di wilayah Kota Bogor.

Surya Darma menjelaskan sejak di mulainya operasi PPKM tanggal 11 sampai 26 Januari 2021, pelanggar PPKM di Kota Bogor masih banyak.

“Pelanggar PPKM di Kota Bogor setiap harinya rata-rata 20 orang pelanggar, ” ujar Kasi Ops, Surya Darma kepada bogordaily.net, Selasa 26 Januari 2021.

Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) SATPOL PP Kota Bogor, Surya Darma, S.STP. (Ibnu/bogordaily.net).

Untuk pelanggar PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) akan di kenakan sanksi sosial, sanksi administrasi dan sanksi denda untuk perorangan.

“Biasanya sanksi sosial ada 15 orang dan sanksi denda 5 orang, ” kata Surya.

Pelanggar sosial akan di suruh pakai kalung bertulisan (pelanggar PPKM) atau bebersih lingkungan dan sanksi denda akan di suruh bayar Rp50.000 sampai Rp250.000 ribu.

Surya melanjutkan ada juga sanksi denda untuk tempat pemilik usaha (cafe) dengan denda sekitar Rp250.000 ribu  sampai jutaan rupiah.

“Tahap pertama operasi PPKM ada dua cafe yang sudah disegel oleh pihak Satpol PP, karena tidak mematuhi aturan PPKM, ” kata Surya.

Nanti untuk dua cafe yang sudah di segel akan di buka kembali oleh pihak Satpol PP sampai aturan tahap pertama selesai.

Jam patroli Satpol PP dari 08:00 pagi sampai selesai tergantung situasi di lapangan dan berkeliling di wilayah Kota Bogor dengan team gabungan Polri dan TNI.

Anggota patroli ada 50 personil, 10 pakai motor, 1 mobil penindakan dan 2 mobil patroli.

“Untuk berpatroli di Kota Bogor ada beberapa titik keramaian yang kami datangi, seperti Jl. Sudirman (Air Mancur), Depris, Surya Kencana (gang Aoet), BNR dan Binamarga, ” ucap Kasi Ops SatpolPP Kota Bogor.

“Kami sering juga menghimbau kepada masyarakat Kota Bogor agar tetap melakukan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas), kurangi hal-hal yang tidak perlu keluar rumah agar bisa mengurangi tingginya angka penyebaran virus Covid-19, tutupnya. ***

Beri Teladan, Wakil Bupati Bogor Jadi Orang Pertama yang Divaksin

0
Bogordaily.net – Supaya menjadi teladan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Wakil Bupati (Wabup)  Bogor Iwan Setiawan bakal jadi orang pertama yang divaksin di Kabupaten Bogor. Sikap itu untuk meyakinkan masyarakat  bahwa vaksin yang diberikan pemerintah pusat sudah teruji secara klinis.
“Kami sudah konsultasi, kami siap untuk divaksin. Mudah-mudahan menjadi contoh masyarakat Kabupaten Bogor untuk siap divaksin juga,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa vaksin covid-19 yang sudah tersebar dan dilakukan vaksinasi di beberapa daerah di Indonesia sudah dicap halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Selain sudah teruji klinis, saya juga dapat informasi bahwa MUI juga sudah menggaransi vaksin tersebut suci dan halal,” paparnya.
Untuk lebih meyakinkan masyarakat, ia pun menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan mungkin memutuskan sesuatu tanpa ada ahlinya begitupun dengan pemberian vaksin covid-19.
“Pembicaraan pimpinan baik pusat ataupun daerah tidak hanya sekedar omongan, tapi setiap pembicaraannya sudah berdasarkan ahlinya,” jelasnya.
Selain itu, ia meneruskan meski seseorang telah melakukan vaksinasi ia tetep harus menjadi protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.
“Vaksin ini upaya pemerintah supaya punya imun tinggi terhadap virus covid. Tapi tetep menjalankan 3 M. Jadi walaupun vaksin dilaksanakan Prokes tetep diberlakukan,” kata Iwan.

Hari ini, sebanyak 25.600 dosis vaksin COVID-19 untuk 12.800 tenaga kesehatan (nakes) dan pejabat Forkopimda tiba di Kabupaten Bogor, Selasa (26/1/2021) siang. Puluhan ribu vaksin ini merupakan vaksin untuk penyuntikan tahap I dan II bagi 12.800 nakes dan pejabat yang terpilih.

“Kita telah mendapatkan vaksin COVID-19 yaitu vaksin sinovac. Vaksin ini kami terima sejumlah 25.600 vaksin yang akan diberikan secara serial kepada 12. 800 sasaran,” kata Kadinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina, Selasa (26/1/2021).

“Adapun penerima pertama untuk vaksin COVID-19 adalah para tenaga kesehatan, yang berada di rumah sakit, puskesmas serta klinik yang telah ditetapkan,” ucap dia menambahkan.

Proses vaksinasi di Kabupaten Bogor, rencananya dilaksanakan 28 Januari hingga akhir Februari 2021 yang berlangsung di 136 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Proses vaksinasi ini juga akan dilakukan oleh nakes yang telah mendapat pelatihan khusus.***

 

Ingin Program Punya Anak? Yuk Cek KIPPA di RSIA Nuraida

0

Bogordaily.net – RS Ibu dan Anak Nuraida yang berada di Jl Achmad Sobana No.105, Tegal Gundil, Bogor Utara, kini menghadirkan Klinik Ingin Program Punya Anak (KIPPA) yang merupakan solusi terpadu pengobatan kesuburan pasangan asuhan dr. Lukman Hakim Muchsin, SpOG-KFER.

KIPPA merupakan sebuah ikhtiar RSIA Nuraida dalam melayani dengan  cara medis, kesuburan yang tepat sasaran untuk pasangan yang sedang menunggu hadirnya sang buah hati dambaan setiap suami dan istri.

Di program KIPPA akan melayani inseminasi intrauterin (IUI) seharga Rp3.990.000 yang merupakan upaya mencapai kehamilan dengan memasukan sperma yang telah dicuci ke dalam rahim dengan perangkat khusus sehingga kemungkinan sperma terbaik bertemu sel telur sehingga terjadinya pembuahan (fertilisasi).

Lalu, USG 4D fertilitas (folikel), yang mampu memvisualiasikan kandungan secara 4 dimensi, USG ini dapat menunjang pengkajian sel telur dikaji kesuburannya secara komprehensif.

Jadwal praktek KIPPA di RSIA Nuraida, Selasa (26/01/2021). Foto: @rsianuraida/bogordaily.net

Adapun layanan Computerized Semen Quality Analyzer (SQA) seharga Rp700.000 per pemeriksaan secara komputerisasi menganalisis sperma sesuai standar WHO dengan cepat dan akurat. Dimana nantinya dokter dan pasien dapat melihat dan menilai langsung sperma secara visual di dalam ruang konsultasi.

Dilanjutkan dengan pemeriksaan hormonal pria – wanita, dan in vitro fertilization (dengan sistem rujukan) sel telur yang dibuahi sperma diluar rahim di lab laboratorium khusus, yang dikenal banyak orang yaitu bayi tabung.

Jadwal praktek KIPPA Spesialis Obstetri Ginekologi Konsultan Fertilitas Endokrin Reproduksi di lantai 2 Rsia Nuraida bersama dr. Lukman Hakim Muchsin, SpOG(K)-KFER :
•Senin – Kamis 08.30 – 11.00 dan 19.30 – 21.00
•Jum’at 08.30 – 10.00
•Sabtu 08.30 – 11.30
Analisis sperma :
•Setiap hari 07.00 – 21.00

Yuk,  bagi kamu yang ingin program punya anak, segera daftar dan dapatkan informasi lebih lanjut hubungi Call center (0251) 8368-866. Jika Emergency hubungi (0251) 836-8107. Info terupdate bisa cek di instagram @rsianuraida atau #dokternuraida.***

Sudah Ditunggu-tunggu, 25.600 Vaksin Corona Akhirnya Tiba di Cibinong

0

Bogordaily.net – Vaksin Corona yang selama ini sudah ditunggu tunggu akhirnya tiba kantor di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor di komplek perkantoran Pemkab Bogor,  Kecamatan Cibinong. Sedikitnya ada 25.600 vaksin yang dibawa langsung dari Pemerintah Provinsi dan tiba di Kabupaten Bogor diterima langsung oleh pemerintah kabupaten Bogor, Selasa 26 Januari 2021.

Menurut Bupati Bogor Ade Yasin, vaksin covid-19 akan dijajal pertama kali oleh 10 tokoh di Kabupaten dan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor yang tersebar di

Selain itu, penyuntikan vaksin akan dilakukan pada 28 Januari 2021 kepada 10 tokoh di Kabupaten Bogor.

“Nanti menghadirkan Wakil Bupati, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor, Kepala BPJS, Sekertaris Dinas Kesehatan, dan pemuka-pemuka di berbagai agama,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menyampaikan bahwa tenaga kesehatan alias nakes yang terdaftar di Puskesmas, Rumah sakit dan Klinik akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona.

“Yang akan menjadi sasaran untuk disuntik pertama dari nakes sebanyak 12.800 orang,” jelasnya.

Vaksin tersebut diterima langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dengan diwakilkan oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

 

Sebelumnya diberitakan Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan kedatangan vaksin dan akan didistribusikan pada 26 Januari 2021 sebanyak 26.600 vaksin.

“Besok rencananya akan disampaikan ke Pemkab Bogor dan sekaligus persiapan pencanangan. Jadi setelah diterima di Kabupaten Bogor, sebagian kita distribusikan ke fasyankes yang sudah ditunjuk berdasarkan data yang sudah masuk,” kata Ade Yasin.

Selain itu, ia juga menyampaikan, pencanangan akan dilakukan pada 28 Januari 2021 kepada 10 tokoh di Kabupaten Bogor.

“Nanti menghadirkan Wakil Bupati, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor, Kepala BPJS, Sekertaris Dinas Kesehatan, dan pemuka-pemuka di berbagai agama,” paparnya.

Dari 26.600 vaksin tersebut akan dibagi dua menjadi 13.300 untuk penyuntikan pertama dan setengahnya lagi akan dilakukan 2 Minggu kedepan dengan orang yang sama.***

 

Peresmian Ruang Isolasi Ibu dan anak Kamar Operasi dan Kamar Bersalin Tekanan Negatif RSIA Sawojajar

0

Bogordaily.net- Selama masa pandemi Covid- 19, pelayanan kesehatan dituntut untuk memberikan layanan pada pemenuhan kebutuhan penanganan pandemic Covid-19 dan pelayanan kesehatan esensial lainnya. Hal ini harus tetap dipenuhi agar tidak terjadi peningkatan kasus penyakit lain setelah pandemic Covid-19 selesai.

Keberhasilan pengendalian pandemi sendiri dapat dilihat dari tiga kriteria yaitu kriteria epidemiologi, sistem kesehatan dan surveilen kesehatan masyarakat. Khusus kriteria sistem pelayanan kesehatan indivator yang dilihat adalah seluruh pasien Covid-19 maupun pasien non Covid-19 memperoleh tatalaksana pelayanan kesehatan sesuai standar sistem pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat kapasitas tempat tidur RS dalam penanganan Covid-19, mengingat tingginya angka kasus Covid-19 di Indonesia.

Sampai dengan saat ini (januari 2021) jumlah kesiapan Rumah Sakit di kota Bogor dalam penanganan kasus Covid-19 sebanyak 21 Rumah Sakit dengan rincian ruang isolasi isolasi sebanyak 754 TT, tempat tidur kriteria hijau sebanyak 175 TT, tempat tidur kriteria kuning sebanyak 347 TT, tempat tidur merah sebanyak 171 TT, UDG sebanyak 61 TT dan ICU sebanyak 40 TT. Hal ini meningkat dibandingkan pada bulan Maret 2020 yang hanya tersedia 34 tempat tidur ruang isolasi dan tidak ada tempat tidur untuk ICU.

Berdasarkan data tanggal 25 Januari sebanyak 69,8% tempat tidur telah terisi, dengan 57% pasien berasal dari kota Bogor, 29,4% dari kabupaten Bogor dan 13,5% dari luar kota Bogor. Berdasarkan peraturan dari kementrian kesehatan, batas aman Bed Occupasi Rate ( BOR) adalah 60%. Berdasarkan data tersebut kebutuhan masyarakat terhadap ketersedian tempat tidur untuk pasien Covid masih sangat tinggi.

Sesuai surat edaran Kementrian kesehatan RI Nomor YR.03.03/III/4643/2020 terkait peningkatan Pelayanan Pasien Covid 19, salah satunya adalah mengintruksikan bed konversi untuk penyiapan ruang isolasi dan ICU untuk pasien Covid 19 sesuai standar (30-35% dari total tempat tidur)yang dapat digunakan untuk pasien Covid 19.

Pada hari Selasa, 26 Januari 2021 telah diresmikan ruang isolasi ibu dan anak, kamar operasi dan kamar bersalin tekanan negatif di Rumah Sakit Keluarga Ibu dan Anak Sawojajar oleh Walikota Bogor. Pada acara tersebut dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor serta jajaran dari management RSKIA Sawojajar. Dalam acara tersebut Walikota Bogor ( Bima Arya S) menyampaikan bahwa saat ini pemerintah kota Bogor fokus dalam penanganan kasus Covid 19 melalui kuratif dan promotif. Kuratif dilakukan dengan meningkatkan BOR melalui penambahan tempat tidur untuk pasien covid di RS, mendirikan RS Lapangan serta mendirikan pusat isolasi mandiri . Upaya preventif dilakukan melalui penguatan tim pantau, tim lacak dan tim survelence di wilayah.


Diharapkan dengan bertambahnya fasilitas pelayanan khusus pasien Covid di RSKIA sawojajar membantu dalam upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

RSKIA Sawojajar yang berada di Jl. Sawojajar No.9 Kota Bogor menyediakan fasilitas tempat tidur sejumlah 30 tempat tidur yang awalnya untuk pasien umum . Pada masa pandemi covid 19 sebanyak 19 tempat tidur yang awalnya untuk pasien kelas 3 dikonversi menjadi ruang isolasi khusus untuk pasien Covid 19 . Dari 19 tempat tidur terdiri dari yang 13 tempat tidur isolasi biasa, HCU 2 tempat tidur dan perinatal infeksi 4 tempat tidur. Dasar pihak management RSKIA menambah jumlah tempat tidur pasien Covid 19 adalah tingginya rujukan kelahiran dengan terkonfirmasi positif Covid 19 yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang khususnya VK tekanan negatif .

Pihak management sudah menyiapkan alur atau jalur khusus untuk pasien dengan Covid 19 dan pasien non covid lainnya dan mengurangi terjadi infeksi nosokomial. RSKIA Sawojajar menerima pasien covid 19 baik melalui sistem rujukan (dari puskesmas atau fasyankes lainnya) atau secara mandiri. Harapan pihak management RSKIA Sawojajar adalah menyediakan fasilitas kesehatan untuk mengurangi kesulitan rujukan ibu dan anak sehingga mengurangi tingkat resiko kematian dengan suspect covid 19 .

#bogorlawancovid19
#lindungikeluargalindungisesama
#disiplinkitavaksinkita
#5M3Tvaksinasi

Melongok RSL Covid19 Kota Bogor

0

Bogordaily. Net-Rumah Sakit Lapangan (RSL) Covid-19 Kota Bogor sudah beroperasi. Berada di komplek GOR Pajajaran, rumah sakit yang dibangun dari hasil kerjasama Pemerintah Kota Bogor dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat ini, beroperasi sejak Senin (18/1/2021).

Diperuntukan khusus bagi pasien covid dengan gejala ringan namun memiliki komorbid atau penyakit penyerta, dan pasien terkonfirmasi dengan gejala sedang.

Dari total kapasitas daya tampung tersedia, 70 persen untuk warga Kota Bogor dan 30 persen untuk warga luar Kota Bogor. Keberadaan RSL tak lain untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan, sehingga diharapkan RSL mampu membantu meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat Covid-19 di Kota Bogor.

Beroperasinya RSL ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kota Bogor dalam mengatasi lonjakan keterisian ruang isolasi.

“Ikhtiar kita menambah ruang ICU maupun isolasi di RS rujukan Covid-19 di seluruh Kota Bogor. Sekarang ada 766 ruang isolasi dan 36 ICU di Kota Bogor,” ungkap Wali Kota Bogor, Bima Arya. “Ada beberapa RS yang sudah ditambah ruang isolasinya untuk menurunkan bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi,” lanjutnya.

Bagi warga masyarakat yang memerlukan pelayanan RSL, ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan. Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kota Bogor sekaligus Humas Sekretariat RS Lapangan, dr Armein Sjuhary Rowi menjelaskan beberapa hal penting. Pertama, pasien yang datang harus segera diregistrasi untuk mengurangi potensi penyebaran virus melalui udara.

Berikutnya, kondisi pasien diperiksa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk persiapan, hingga akhirnya diantar untuk dirawat inap. “Kami sudah patok respon time, tidak boleh lebih dari lima menit,” kata Armein. Memang durasi respon tergantung kondisi. Namun, yang perlu senantiasa diperhatikan adalah keamanan dari pasien, pengantar hingga karyawan.

“Supaya tidak berdampak ke lingkungan, karena tempat ini, kiri kanannya masih ada perkantoran dan perumahan. Jadi perlu dihindari terjadinya air borne,” jelasnya.

Kesigapan pegawai juga diperlukan, termasuk cara melindungi diri dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang benar saat mempersiapkan diri untuk merawat pasien. Demikian pula jalur komunikasi dan koordinasi. Mulai dari meja registrasi sampai ke IGD lantai satu dan lantai berikutnya, harus terkoordinasi dengan baik.

“Kami juga harus terkoneksi dengan call center yang ada di depan serta mampu memberikan informasi berapa pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit,” lanjutnya.

RSL di Wisma Atlet, GOR Pajajaran memiliki tiga lantai, dengan lantai dasar digunakan untuk penerimaan pasien serta instalasi gawat darurat. Lantai dua, khusus ruangan rawat inap untuk pasien perempuan dan lantai tiga untuk pasien laki-laki.

IGD didukung empat unit tempat tidur, dengan dua unit cadangan. Seluruhnya dilengkapi tiang infus, untuk mengantisipasi pasien yang memerlukan perawatan intensif dan perlu langsung diinfus. Juga alat untuk pasien yang mengalami syok. Fasilitas lantai satu juga dilengkapi tabung oksigen, ventilator dan ruangan khsusus radiologi.

Sementara itu dua lantai atas, masing – masing dilengkapi lima ruang rawat inap dengan 28 tempat tidur. Dua kamar berisi masing-masing enam unit tempat tidur. Jumlah tempat tidur menurut Armein bisa ditambah sesuai kebutuhan, karena sesuai kapasitas, RS Lapangan bisa memuat 74 unit. Setiap tempat tidur di ruang rawat inap dilengkapi infuse set serta lemari – lemari kecil untuk keperluan makan dan minum pasien.

Di masing-masing lantai juga tersedia ruang untuk tempat istirahat perawat yang bertugas serta ruang khusus bagi perawat untuk menggunakan baju hazmat. Di situ, tersedia laci untuk menyimpan semua peralatan perawatan pasien, peralatan sterilisasi dan lain — lain. Di samping ruang perawat juga ada ruang penyimpan alat-alat kesehatan.

“Ada obat-obat demam, cairan infus dan obat-obatan pendukung lainnya. Termasuk peralatan seperti jarum suntik dan lain – lain, semua pakai APD level tiga,” tutur Armein.

Sementara itu ada 34 tenaga kesehatan yang siap melayani dan diproyeksikan bisa bertambah menjadi 52 orang. Menurut Armein jumlah nakes seluruhnya 222 orang yang sudah siap. Selain perawat yang sudah terdaftar, juga ada delapan dokter umum dan empat dokter spesialis.

Saat ini mereka yang bertugas, dibagi tiga shift, dari pukul 07.00 – 14.00 WIB, lalu pukul 14.00-21.00 WIB, dan 21.00-07.00 WIB. “Kami akan mempersiapkan sampai dengan shift 4. karena mereka harus diberikan waktu libur untuk mengembalikan kondisi fisik mereka,” lanjutnya. Merawat pasien covid, seperti dituturkan Armein memang bukan tugas biasa. Pemakaian baju hazmat yang tertutup itu sangat mempengaruhi kesehatan petugas. Mulai dari turunnya kadar oksigen dan berkeringat dengan kondisi fisik yang lelah. Semoga mereka tetap sehat dan diberi kekuatan. (Advertorial)

Tes Corona Pakai GeNose Dipakai untuk Penumpang KA Jarak Jauh

0

bogordaily,net- Pemerintah kembali membuat kebijakan baru. Lewat surat edaran terkait perpanjangan ketentuan perjalanan orang dalam negeri kini Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 membolehkan penggunaan alat tes corona GeNose untuk penumpang kereta api jarak jauh.

Dalam SE No 5 Tahun 2021 itu,nomor 3 huruf c dijelaskan aturansesuai protokol perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antarprovinsi/kabupaten/kota).

Protokol perjalanan itu salah satunya mengatur perihal perjalanan menggunakan kereta api yang diatur dalam protokol nomor 3 huruf c angka III dan IV. Dalam aturan itu, selain RT-PCR dan rapid test antigen, penumpang kereta api juga bisa menunjukkan hasil dari GeNose test untuk test COVID-19.

“Khusus untuk perjalanan dengan menggunakan kereta api di luar kawasan satu aglomerasi, selain menggunakan RT-PCR dan rapid test antigen atau GeNose test,” bunyi protokol nomor 3 huruf c angka IV SE Nomor 5 Tahun 2021, Selasa (26/1/2021).

Hasil tes COVID-19 itu harus berdasarkan sampel yang diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. Hasil tes juga wajib menunjukkan negatif. Aturan ini tertuang dalam protokol nomor 3 huruf c angka III.

Kendati demikian, bila hasil rapid test antigen atau RT-PCR negatif namun menunjukkan gejala, calon penumpang tidak boleh melanjutkan perjalanan. Calon penumpang harus melakukan tes RT-PCR dan melakukan isolasi mandiri.

“Apabila hasil rapid test antigen atau RT-PCR negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan,” demikian bunyi protokol nomor 3 huruf g.

Surat edaran ini berlaku mulai hari ini hingga 8 Februari mendatang.

Susun RKPD, Begini Suasana Musrenbang Dramaga di Aula Kecamatan

0

BOGORDAILY.NET- Jajaran Muspika Dramaga dipimpin Camat Ivan Pramudia menggelar Muyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2022.

Dalam Musrenban ini bakal disusun Rencana Kerja Pertahun Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor untuk Tahun Anggaran 2022, Kegiatan  ini digelar untuk mendukung program panca karsa Bupati Bogor Ade Yasin.


Penetapan hasil Musrenbang berlangsung di Aula kantor Kecamatan  Dramaga Kabupaten Bogor. Sebagian besar anggaran akan dialokasi untuk pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatan, dan pertanian.***

Program Ketahanan Pangan Masjid Al- Madinah Mutiara Bogor Raya

0
BOGORDAILY.NET – Program ketahanan pangan DKM Masjid Al-Madinah berupa penyalurkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar di lingkungan terdekat, Minggu  24 Januari 2021. Sejumlah remaja masjid terlihat antusias membagikan paket bantuan yang sengaja diberikan untuk membantu mereka yang terdampak pandemi virus corona.
Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program Ketahanan Pangan yang diharapkan dapat meringankan beban bagi warga yang membutuhkan.
Sedikitnya ada  143 paket sembako disalurkan kepada tiga RW. Masing-masing sebanyak 73 paket untuk warga RW 17, 42 paket untuk warga RW 16 dan 28 paket untuk warga RW 15.
Penyerahan paket tersebut diterima oleh masing2 Ketua RW Perumahan Mutiara Bogor Raya Kelurahan Katulampa Kota Bogor.
“Program ketahanan pangan warga ini merupakan bagian dari penyaluran infak dan sedekah dari jemaah masjid Al-Madinah sebagai upaya mengurangi dampak pandemi pada kondisi sosial-ekonomi masyarakat. In-sya-Allah kegiatan ini direncanakan sebagai agenda bulanan, selama 6-12 bulan ke depan, sepanjang tahun 2021″ungkap Wakil Ketua II (Ekonomi dan Sosial) Afri Muliansyah.
Adi Nurdiyansyah selaku Ketua DKM Masjid Almadinah juga berharap program mesjid ini dapat membantu masyarakat yang terdampak,  ia juga berharap agar masa pandemi ini segera berakhir. “Di masa pandemi ini, kita tetap memupuk jiwa berbagi antar sesama, insya Allah masjid siap bersinergi bersama setiap elemen masyarakat untuk selalu terdepan melayani umat,” tandasnya.***

Punya Masalah Pertanahan? Langsung Aja Konsultasi BPN Kota Bogor Lewat Aplikasi Simpanah

0
BOGORDAILY – Bagi warga Bogor yang mempunyai kendala atau masalah dan pertanyaan terkait layanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Bogor, kamu bisa konsultasi via online melalui aplikasi Simpanah.
Aplikasi Simpanah ini merupakan aplikasi yang diciptakan BPN Kota Bogor untuk membantu masyarakat dalam melaporkan segala persoalan pertanahan.
“Simpanah bisa dengan cepat menanggapi,  dan memberikan jawaban atau solusi dari berbagai pengaduan yang masuk,” Ucap Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh, SH, M. Si, M. Kn.
Adapun alur kerja dari program Simpanah ini dengan penggunaan Login bagi pengguna mengadukan persoalan tanah di Simpanah. Nanti, Simpanah akan meneruskan aduan ke Sub Sie BPN Kota Bogor, Sub Sie BPN menanggapi aduan,  lalu pengguna menerima jawaban atas aduan tersebut.
“Adanya aplikasi Simpanah ini, dapat memberikan pelayanan yang maksimal ketika dibutuhkan oleh masyarakat Kota Bogor,” tutupnya. ***
Masyarakat Kota Bogor dapat mengirimkan pengaduannya melalui  Aplikasi SIMPANAH, yang dapat di akses dengan beberapa cara :
1. Melalui Website : http://simpanah.com
2. Download Aplikasi SIMPANAH di Playstore dengan mengetikan ‘Simpanah’
3. Whatsapp : 0878-8285-3065
4. Twitter : @BPN_KOTA_BOGOR