Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 7574

Kapolda Metro Jaya Masuk Bursa Kabareskrim Anyar

0

BOGORDAILY.NET- Setelah Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri, posisi Kabareskrim kosong dan harus diisi. Informasi yang diterima Jawa Pos, sudah muncul beberapa nama yang potensial menduduki jabatan prestisius di Mabes Polri itu. Nama-nama tersebut antara lain Kapolda Riau Irjen Agung Setya, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Panca Putra, dan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran.

Irjen Agung Setya memiliki banyak prestasi saat masih menjabat direktur tindak pidana ekonomi khusus (Dirtipideksus) Bareskrim. Dia pernah menjadi wakil ketua Satgas Pangan Polri yang mengungkap praktik monopoli cabai rawit. Lalu pernah pula menangkap kapal Equanimity senilai USD 250 juta asal Malaysia. Saat di Riau dia mampu mengatasi berbagai kejadian kebakaran hutan.

Irjen Panca Putra pernah menjadi direktur penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernah juga menjabat direktur tindak pidana umum (Dirtipidum) Bareskrim. Sedangkan Irjen Fadil Imran juga bukan orang asing di Bareskrim. Dia pernah menjabat direktur tindak pidana siber (Dirsiber) yang pertama di Bareskrim. Fadil yang mengawali berbagai pengungkapan kasus kejahatan siber. Ketiganya dinilai memiliki potensi kuat menjabat Kabareskrim.

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISeSS) Bambang Rukminto menuturkan, integritas adalah syarat yang harus dipenuhi calon Kabareskrim. Yang pasti, seorang Kabareskrim itu harus benar-benar terukur. ”Tour of duty jabatannya lengkap. Jabatan Kabareskrim ini seharusnya diisi oleh yang sudah memimpin polda,” terangnya.

Diduga Benda Antariksa Jatuh ke Bumi, Lapan Beberkan soal Suara Ledakan di Buleleng

0

BOGORDAILY.NET- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menjelaskan soal teka-teki suara ledakan di Buleleng, Bali. Lapan menyatakan suara ledakan tersebut bisa jadi berasal dari benda alamiah.

Peneliti Madya Lapan, Rhorom Priyatikanto, menjelaskan bahwa intensitas getaran sekitar 1,1 m. Hal tersebut merupakan indikasi kemungkinan jatuhnya benda antariksa.

“Getaran tersebut memiliki intensitas sekitar 1,1 magnitudo. Berdasarkan informasi tersebut, memang ada kemungkinan bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian benda jatuh antariksa,” kata Rhorom dalam keterangan tertulis, Senin (25/1/2021).

Dia mengatakan sistem pemantauan orbit.sains.lapan.go.id tidak menunjukkan adanya benda artifisial atau sampah antariksa yang diperkirakan melintas rendah atau jatuh di wilayah Indonesia. Menurutnya, hal ini memperbesar kemungkinan bahwa kejadian yang teramati di Buleleng berkaitan dengan benda alamiah.

Rhorom menjelaskan bahwa meteor berukuran besar atau dikenal juga sebagai bolide atau fireball bisa jadi masuk ke atmosfer, terbakar, dan jatuh di dekat Buleleng. Dalam prosesnya, meteor tersebut dapat memicu gelombang kejut hingga suara dentuman yang bahkan terdeteksi oleh sensor gempa.

“Sebagian besar meteor terbakar di atmosfer dan bisa jadi ada sebagian kecil yang tersisa dan jatuh ke permukaan bumi (darat atau laut). Fragmentasi meteor besar juga jamak terjadi ketika meteor tersebut mencapai ketinggian sekitar 100 kilometer di atas permukaan bumi,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan catatannya, belakangan ini tidak ada aktivitas hujan meteor. Hujan meteor hanya terjadi dalam intensitas amat kecil.

“Belakangan ini, tidak ada aktivitas hujan meteor, kecuali dengan intensitas amat kecil. Namun, perlu diketahui bahwa pada tahun 2021 ini, sudah ada sekitar 40 ketampakan meteor besar (fireball) di berbagai belahan bumi. International Meteor Organization (IMO) menerima dan mencatat laporan akan ketampakan fireball dengan cukup baik. Beberapa kejadian disertai dengan suara dentuman yang terdengar cukup jelas,” tuturnya.

Persiapan Bulan Penimbangan Balita dan Vitamin A Tahun 2021 di Kota Bogor

0

Bogordaily.net- COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui keputusannya Nomor 9A Tahun 2020 diperpanjang dengan keputusan Nomor 13A Tahun 2020 menetapkan COVID-19 di Indonesia sebagai status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit.

Adanya peningkatan kasus COVID-19, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Nasional Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 yang menetapkan Status Kedaruratan, kemudian diperbaharui dengan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non alam yang menetapkan penyebaran COVID-19 sebagai bencana nasional.

Pembangunan kesehatan menjadi Investasi utama untuk pengembangan Sumber Daya Manuasia (SDM) Indonesia. Bangsa yang unggul tentunya tak terlepas dari berkualitasnya SDM yang ada. Status gizi dan kesehatan termasuk indikator SDM Unggul di suatu negara. Pemenuhan gizi untuk menciptakan generasi yang sehat di masa depan pun sangat diperlukan.

Saat ini masalah kekurangan gizi di Indonesia masih cukup tinggi baik masalah gizi kurang (underweight), pendek (stunting) maupun kurus (wasting). Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi di dalam kandungan hingga usia dua tahun atau pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sehingga perlu dilakukan kegiatan pemantauan pertumbuhan pada balita minimal dua kali setahun serta penanggulangan masalah gizi lainnya melalui pendekatan 1.000 HPK.

Vitamin A merupakan vitamin yang sangat penting bagi tubuh untuk meningkatkan kinerja organ tubuh terutama mata. Untuk itu, setiap bulan Februari dan Agustus dilakukan pembagian Vitamin A pada balita dan anak-anak usia enam ulan hingga lima tahun.

Pelaksanaan pemantauan tumbuh kembang balita dan pemberian pemberian Vitamin A di Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) maupun Raudhatul Athfal (RA) di masa pandemi COVID-19 harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan untuk menjaminan keamanan bagi balita, keluarga dan kader pelaksana.

Untuk hal tersebut, masih disusun petunjuk teknis pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A melalui Bulan Penimbangan Balita di masa COVID-19 sesuai dengan protokol Kesehatan untuk dijadikan Acuan oleh Tenaga Kesehatan yang terkait.

Menindaklanjuti hal tersebut di atas, diperlukan adanya upaya pemantauan dan pemberian Vitamin A di masa pandemi Covid 19 dengan aman sesuai protokol kesehatan. Dengan adanya kegiatan pemantauan BPB maka diharapkan adanya dukungan lintas program dan lintas sektor seperti lurah, RW, RT dan tokoh masyarakat lainnya dalam pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A melalui Bulan penimbangan Balita (BPB) di masa pandemi COVID-19 sesuai protokol kesehatan.

Selain itu, diharapkan terlaksananya pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian vitamin A.

Lalu, terlaksananya pencatatan dan pelaporan seluruh hasil pemantauan pertumbuhan balita di wilayah puskesmas ke dalam aplikasi E-PPBGM 100% pada minggu pertama Maret 2021 serta Terlaksananya identifikasi balita berisiko yang memerlukan tindak lanjut.

Terakhir, terlaksananya tata laksana dan rujukan balita yang memerlukan tindak lanjut.

Sedangkan terkait sasaran, target dan jadwal kegiatan, yakni dengan sasaran Balita usia 0 – 59 bulan di wilayah kerja Puskesmas. Pembagian Vitamin A terbagi menjadi dua, yakni kapsul biru untuk balita usia 6-11 dengan dosis 100.000 IU dan kapsul merah untuk anak usia 12 bulan hingga 5 (lima) tahun dengan dosis 200.000 IU. Data sasaran balita sesuai dengan SK Kepala Dinas Kesehatan tentang Data Sasaran Program tahun 2021

Untuk target yakni, balita yang mendapat vitamin A minimal 91 persen, balita yang ditimbang minimal 81 persen, target cakupan entry E-PPGBM 100 persen dari jumlah balita yang ditimbang.

Untuk jadwal Pelaksanaan kegiatan, sosialisasi BPB dan pemberian Vitamin A pada khir Januari 2021. Pelaksanaan BPB dan pemberian Vitamin A secara serentak tanggal 1-10 Februari.

Sweeping, Validasi dan persiapan entry tanggal 11- 20 Februari 2021. Lalu, Entry ke aplikasi EPPGBM tanggal 11-28 Februari 2021 dan Laporan BPB manual tanggal 1-5 Maret 2021.

Teknis Pelaksanaan

Puskesmas melaksanakan koordinasi dengan lintas program di Puskesmas (Kepala Puskesmas, Bidan, Perawat BP, Farmasi) terkait pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian vitamin A di dalam dan luar Puskesmas termasuk penyediaan sarana prasarana yang mendukung kegiatan.

Puskesmas melaksanakan koordinasi dengan lintas sektor secara daring (Kecamatan, Kelurahan, PKK, Tokoh Masyarakat, RW, RT, Kader, Guru PAUD/ TK/ RA) terkait pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian vitamin A di luar Puskesmas.

Puskesmas bersama dengan lintas sektor menyusun rencana pilihan cara/ metoda pelaksanaan di masa covid disesuaikan dengan kemampuan wilayah masing-masing. Alternatif cara pelaksanaan diantaranya:

Kegiatan penimbangan, pengukuran balita diupayakan dilakukan secara mandiri oleh keluarga balita, kemudian menyetorkan hasilnya melalui daring (lewat whatsapp atau SMS) kepada kader atau guru PAUD/TK/RA. Selanjutnya vitamin A diambil atau dibagikan ke masing masing keluarga balita melalui kader atau guru PAUD/TK/RA.

Kegiatan penimbangan, pengukuran balita dan pemberian vitamin A dilakukan di Posyandu/ Rumah Kader/ titik kumpul hasil kesepakatan, dengan sistim pembagian lokasi disetiap RT dan jadwal kedatangan balita sesuai protokol kesehatan :

Jam 08.00 – 09.00: sasaran umur 0-11 bulan

Jam 09.00 – 10.00: sasaran umur 12-24 bulan

Baca Juga Ayu Dan Jessica Hadir Dalam Perayaan Ultah Vega
Jam 10.00 – 11.00: sasaran umur 24-36 bulan

Jam 11.00 – 12.00: sasaran umur 36 – 59 bulan

Kegiatan penimbangan, pengukuran balita dan pemberian vitamin A dilakukan door to door atau kunjungan rumah baik oleh kader maupun oleh Petugas sesuai protokol Kesehatan. Petugas kesehatan (bidan wilayah atau TPG melakukan validasi kepada balita yang dianggap perlu untuk divalidasi. Balita yang BGM (Bawah Garis Merah) dan stunting segera dirujuk ke Puskesmas

Pelaksanaan Kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan sebagai berikut:

  1. Menyediakan sarana pencuci tangan (sabun/handsanitizer dan air) dan melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun / handsanitizer
  2. Petugas kesehatan, kader, keluarga balita, balita menggunakan masker
  3. Kader yang bertugas dalam kondisi sehat
  4. Menerapkan jaga jarak minimal 1 meter ketika pelaksanaan
  5. Menghimbau orang tua/ keluarga/pengasuh bayi dan balita untuk memakai masker
  6. Penimbangan dan pemberian vitamin A diupayakan dilakukan tidak lebih dari 5 menit untuk setiap sasaran (segera pulang setelah selesai)
  7. Pencatatan dan Pelaporan

Kader/guru PAUD/TK/RA segera melaporkan hasil kegiatan ke petugas kesehatan (format yang sudah berisi sasaran diunduh dari E-PPGBM oleh petugas gizi puskesmas dan penilaian status gizi mengacu pada PMK No.2 Tahun 2020)

Petugas kesehatan langsung melakukan entry hasil pengukuran ke aplikasi E-PPGBM. Entry E-PPBGM harus selesai pada tanggal 7 bulan Maret 2021

Keberhasilan pelaksanaan BPB dan pemberian vitamin A untuk anak-anak kita membutuhkan kerjasama dan partisipasi dari semua pihak, baik dukungan moril, materil, maupun finansial. Memantau berat badan serta memberikan vitamin A dapat menjadi langkah awal untuk mendeteksi dini masalah kekurangan gizi, agar tidak terlambat mendapatkan penanganan yang tepat untuk menciptakan generasi yang sehat di masa depan.***

Rapat Teknis dan Expose Master Plan Studi Kelaikan RS Raflesia Kota Bogor

0

Bogordaily.net- Bertempat di Ruang Aula Dinas Kesehatan Kota Bogor telah dilaksanakan koordinasi untuk menggelar rapat Teknis dan Expose Master Plan Studi Kelaikan RS Raflesia Kota Bogor, Kamis, 21 Januari 2021.

Pertemuan dihadiri oleh Camat Bogor Utara,Lurah tegal Gundil, Kepala DPMTSP Kota Bogor, Bappeda Kota Bogor, Dinas Perhubungan Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Dinas PUPR, Dinas Perumkim serta Dinas Kesehatan.

Pada pertemuan tersebut, Dr.Sri Nowo Retno,MARS selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor menyambut baik rencana berdirinya 1 RSU di Kota Bogor. Terutama pada saat pandemi covid ini sangat dibutuhkan penambahan kapasitas tempat tidur dimana kondisi saat ini BOR RS di kota Bogor sudah mencapai 80%. Rumah Sakit yang berada di kota Bogor tidak hanya melayani masyarakat kota Bogor saja tetapi juga masyarakat diluar kota Bogor, sehingga dibutuhkan penambahan tempat tidur. Harapannya dengan berdirinya RSU Raflesia dapat memberikan dan meningkatakan layanan kesehatan pada masyarakat terutama penyediaan layanan untuk pasien Covid 19.

Pihak pengelola RS.Raflesia menyampaikan terkait Master Plan dan Uji Kelaikan terkait persiapan berdirinya RS. RS Raflesia akan dibangun di Jl. Panduraya No.105 Kelurahan Tegal Gundil Kecamatan Bogor Utara pada lahan seluas -+ 7000 meter2, dengan jumlah kapasitas tempat tidur 100 dan merupakan RS tipe C.

OPD yang hadir menyampaikan masukan serta arahan terkait segala sesuatu yang harus dipersiapkan dan dipenuhi oleh pihak management baik dari segi kelengkapan dokumen (perijinan, AMDAL, dll) serta fisik bangunan.

Dengan adanya pertemuan hari ini diharapkan pihak management RS dapat segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan sesuai dengan rekomendasi dari masing-masing OPD berdasarkan peraturan yang berlaku.(Adv)

Bogor Berlari, Tapi Sampahnya Ketinggalan 

0
BOGORDAILY.NET- Senin pagi, 25 Januari 2021, tempat pembuangan sampah (TPS) di samping kantor pemadam kebakaran Jalan Abdullah Bin Nuh terlihat penuh. Sampah tidak hanya tumpah ke trotoar di depannya,  tapi sampai ke badan jalan.
Seorang warga yang melintas terpaksa berjalan agak ke tengah jalan menghindari gunungan sampah, sembari menutup hidung.
Ibu Amah, pemilik warung tidak jauh dari TPS mengaku  terganggu dengan keberadaan sampah yang luber sampai ke jalan.
“Tiap hari sampah diambil, malah kalau hari Minggu bisa sampai 2 truk yang datang, tapi tidak sampai sore sudah penuh lagi,” katanya.
“Orang datang dari mana mana, buang sampah ke sini. Ada yang naik mobil, kebanyakan naik motor. Mungkin sekalian berangkat kerja, terus buang sampah,” lanjut bu Amah.
Pak Sumanta, supir truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), membenarkan ucapan ibu Amah saat ditemui Bogordaily.
“Setiap hari sampah di TPS ini kami angkut. Malahan kalo  sudah terlalu banyak, sampah di kompleks perumahan kami lewatkan jadwalnya. Prioritasnya untuk yang mengganggu pengguna jalan lebih  dulu,” ujarnya.
Masalah sampah di TPS yang meluber dan tidak enak dipandang mata ini, sudah seringkali dia laporkan kepada atasannya.
Sudah waktunya,  armada truk sampah dan personilnya ditambah, seiring bertambahnya produksi sampah warga Bogor.

27 Januari 2021 RI Punya Kapolri Baru

0

Bogordaily.net- Republik Indonesia. ( RI) bakal punya Kapolri baru. Komjen Listyo Sigit Prabowo akan segera dilantik menjadi Kapolri. Pelantikan Komjen Listyo Sigit dijadwalkan dilakukan pada Rabu, 27 Januari 2021 di Istana Negara, Jakarta.

“Info seperti itu (Komjen Sigit dilantik Rabu lusa),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono seperti dilansir detik.com, Senin (25/1/2021).

Sementara, Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan jadwal pelantikan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri sebagai Kapolri baru, sepenuhnya tergantung Jokowi. Ia menyebut pelantikan akan dilakukan sebelum tanggal 1 Februari 2021.

“Itu sepenuhnya tergantung yang dijadwalkan oleh Presiden sebelum tanggal 1 Februari 2021,” ujar Mahfud dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, pihak Kesetjenan DPR mengatakan pelantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo akan dilakukan sebelum masa jabatan Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri berakhir. Pelantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo ditargetkan sebelum 30 Januari 2020.

“Jadi SK dan surat persetujuan sudah disampaikan dan pasti pelantikannya akan dilakukan sebelum tanggal 30 (Januari) sesuai dengan batas pensiun Kapolri,” kata Sekjen DPR Indra Iskandar usai menyerahkan SK persetujuan Komjen Sigit menjadi Kapolri ke Istana, Jumat (22/1).

Komjen Listyo Sigit akan dilantik menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis. Pelantikan Komjen Sigit akan berlangsung di Istana.

DPR sebelumnya menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR.

Persetujuan Komjen Sigit menjadi Kapolri diawali dengan pembacaan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi III DPR. Berdasarkan hasil fit and proper test, Komisi III menyetujui Komjen Sigit menjadi Kapolri.

Rizal Ramli: Pemimpin yang Ternoda KKN, Sulit Keluar dari Krisis

0

Bogordaily.net- Dalam cuitan di Twitter pribadinya, ekonom senior DR. Rizal Ramli menulis bahwa krisis dan peluang merupakan dua sisi mata uang yang sama. Di setiap krisis yang terjadi, selalu ada peluang untuk bisa menjadi lebih baik.

Mantan Menteri Perekonomian era Presiden Abdurahman Wahid atau biasa dipanggil Gus Dur itutelah memprediksi bahwa kondisi krisis ekonomi di tahun 2021 jauh akan lebih buruk ketimbang tahun 2021.

“Krisis dan Opportunities adalah dua sisi mata uang yang sama,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Sabtu (23/1).

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu mengurai bahwa seorang pemimpin yang hebat pasti akan mampu mengubah krisis menjadi kesempatan untuk perbaikan dan kemajuan.

“Contohnya Presiden Franklin Roosevelt ubah depresi ekonomi AS jadi hebat. Mahathir 1998 Malaysia tidak kena krisis. Erdogan Turkey,” sambungnya.

Namun demikian, yang dibutuhkan bukan sekadar strategi jitu dari pemimpin. Tapi juga kepercayaan dari rakyat bahwa pemimpinnya mampu menjadi pemimpin.

Sementara bagi pemimpin yang telah kehilangan kepercayaan, baik karena suka berbohong maupun ada lingkaran KKN yang menggurita di kepemimpinannya, maka dipastikan sulit keluar dari krisis.

Pemimpin-pemimpin yang telah kehilangan kepercayaan sulit untuk mampu membawa bangsanya keluar dari krisis,” demikian Rizal Ramli.

sumber:rmol

PPKM Diperpanjang sampai 8 Februari, Kota-Kabupaten Bogor Dapat ‘Surat Cinta’ dari Mendagri

0

BOGORDAILY.NET-  Kota dan Kabupaten Bogor masuk dalam daftar wilayah yang jadi skala prioritas dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM). Tak ayal, pimpinan daerahnya pun mendapat ‘surat cinta’ berupa instruksi Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan, Minggu (24/1/2021). Perpanjangan PPKM diberlakukan mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021 pada tujuh wilayah provinsi dengan memprioritaskan sejumlah kabupaten/kota.

Ketujuh provinsi itu, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat, dengan daerah yang diprioritaskan adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan wilayah Bandung Raya. Provinsi Banten yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan. Lalu, Jawa Tengah meliputi Semarang Raya, Banyumas Raya, dan Surakarta dan sekitarnya), Daerah Istimewa Yogyakara meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulonprogo.

Kemudian, Jawa Timur yang memprioritaskan Surabaya Raya dan Malang Raya, serta Bali meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar dan sekitarnya. Instruksi itu menyebut, perpanjangan PPKM berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap PPKM periode pertama 11 hingga 25 Januari 2021. Evaluasi dilakukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Melalui Inmendagri tersebut, kepala daerah diminta mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19 sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah. Pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang dimaksud, di antaranya membatasi tempat atau kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) atau kerja dari rumah sebesar 75 persen.

Adapun masyarakat yang bekerja dari kantor dibatasi 25 persen. Itu pun dengan protol kesehatan yang lebih ketat.  PPKM juga mengharuskan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring (online), pembatasan layanan makan di tempat di restoran maksimal 25 persen, hingga pembatasan operasional mal dan pusat perbelanjaan sampai pukul 20.00 WIB.

Jangan Malas Dandan di Senin Pagi, Ini Efeknya

0

Bogordaily.net- Sebagian besar orang menganggap hari Senin sebagai hari yang tidak menyenangkan, sebab hari ini akan menjadi awal pekan di mana mereka akan kembali beraktivitas seperti biasanya. Anggapan seperti ini tentu cukup beralasan, bagaimanapun mengakhiri libur di hari Sabtu dan Minggu adalah sebuah hal yang sering membuat kita malas untuk memulai hari kerja di hari Senin.

Efek liburan akhir pekan rasa-rasanya bikin malas bangkit dari nikmatnya sisa-sisa akhir pekan. Hari Senin sering kali menjadi momok menakutkan bagi setiap orang. Tak jarang pula mood menjadi berubah pada hari tersebut.

Agar semangat tersebut tetap ada dalam diri Anda, coba lakukan hal sederhana berikut ini yang akan membuat hari Senin menjadi lebih bersemangat.

Rencanakan kegiatan menyenangkan untuk akhir pekan

Agar bersemangat memulai pekerjaan di hari Senin, kamu harus memiliki motivasi yang kuat. Motivasi tersebut harus kamu ciptakan sendiri. Salah satu motivasi yang gampang dibuat sendiri adalah rencana melakukan kegiatan yang menyenangkan di akhir pekan. Pada hari Senin, kamu bisa membuat jadwal kegiatan menyenangkan untuk Sabtu dan Minggu mendatang.

Cobalah sesuatu yang baru

Agar tidak bosan di hari Senin, kamu dianjurkan melakukan hal-hal yang baru atau belum pernah dilakukan sebelumnya. Contohnya, bisa saja kamu mencoba gaya rambut baru, pakaian kerja baru, atau memakai riasan kosmetik yang berbeda saat masuk kerja pada hari Senin.

Buat tujuan selama seminggu

Agar tidak berpikir soal betapa malasnya masuk kerja dan memulai pekerjaan di hari Senin hingga Jumat, pikiranmu harus disibukkan dengan rencana pencapaian suatu hal. Kamu bisa menuliskan pekerjaan yang harus diselesaikan selama sepekan atau keahlian baru yang akan dipelajari selama sepekan di kantor.

Awali hari dengan pikiran positif

Pada akhirnya semua hal ditentukan dari pikiran kita sendiri. Kalau kamu berpikir positif pastinya semua hal baik kemungkinan besar akan terjadi, khususnya pada saat masuk kantor di hari Senin.

Atur jam tidur

Tidur jangan terlalu larut malam pada hari minggu agar keesokan harinya anda tidak kesiangan untuk berangkat ke kantor sehingga bisa bersantai sejenak sebelum melakukan rutinitas kerja.

Sarapan dengan sayur sehat

Perut keroncongan menahan lapar bukan pilihan tepat untuk mengawali hari kerja anda. Supaya hal ini tidak terjadi, penuhi kebutuhan nutrisimu sebelum beraktivitas. Sebaiknya anda berangkat ke kantor diawali dengan menu sarapan yang enak dan bergizi dan menghindari makanan yang mengandung MSG. Awali sarapan anda dengan mengkonsumsi sayur organik tanpa penggunaan pupuk dan pestisida kimia, yang membuat tubuh anda menjadi sehat dan kekebalan tubuh anda menjadi tetap optimal.

Berpenampilan menarik

Jika anda ingin bersemangat di hari Senin, maka mulailah hari Senin anda dengan berpenampilan menarik. Jangan malas malas berdandan dan pakailah baju serapi mungkin agar terlihat tampan dan cantik.

Jadi apalagi yang anda pikirkan? Hari senin bukanlah hari yang menyebalkan jika kamu tahu bagaimana cara memulai hari Senin dengan hal positif dan menyenangkan. Bukan rahasia lagi jika sebagian besar orang beranggapan bahwa hari Senin adalah hari yang paling tidak ditunggu, terutama bagi yang telah bekerja. Hari yang berat, begitu kata orang menggambarkannya.

Namun itu tidak selalu benar, jika Anda bisa mengatur waktu dan juga menyelesaikan pekerjaan Anda dengan baik setiap harinya, maka setiap hari dan bahkan hari Senin pun akan selalu menyenangkan bagi Anda. Ubah pola pikir dan cara kerja Anda, sehingga hari Senin bukan lagi hari berat dan tidak Anda rindukan sepanjang tahun

Korban Banjir Bandang Puncak Masih Ada yang Tertahan di Pondok PTPN VIII,

0

BOGORDAILY.NET- Meski Pemerintah Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat telah membolehkan pengungsi  korban banjir bandang di Komplek Gunung Mas Puncak, Cisarua pulang ke rumah, namun sebagian masih ada yang bertahan di pondok pengungsian PTPN VIII.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan ada beberapa lokasi yang sudah bisa ditinggali kembali sehingga dibolehkan pulang.

“Sandang pangan aman, logistik sangat cukup, lokasi juga sudah bersih. Ada beberapa lokasi yang sudah bisa ditinggali kembali dan masyarakat dapat kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Bupati Bogor Ade Yasin di Bogor, Minggu (24/1/2021).

Para pengungsi pun mulai pulang dari pengungsian satu per satu sejak Sabtu (23/1) siang, seperti salah satu pengungsi Tatan (54) yang lekas bergegas ketika dibolehkan pulang oleh Pemkab Bogor.

“Pemerintah Kabupaten Bogor pun bergerak sangat cepat, semoga semuanya lekas bangkit, dan semoga ini menjadi berkah serta menjadi hikmah tersendiri bagi kami yang menerimanya,” ujarnya.

Sementara, Ketua RT setempat,Cecep Supriadi (38) mengaku terus melakukan pendataan terhadap warganya yang mulai boleh menempati rumahnya, berdasarkan penetapan zona aman dari bencana.

“Sementara yang masih ada di wilayah zona merah banjir, karena rumahnya terdampak banjir masih bertahan di pondok pengungsian PTPN VIII,” tuturnya.

Bupati Ade Yasin menyebutkan bahwa peristiwa banjir bandang yang terjadi pada Selasa (19/1) pagi itu menyebabkan empat rumah dan satu warung rusak, serta merendam puluhan rumah lainnya.

Tercatat sebanyak 180 keluarga (KK) dengan 714 jiwa mengungsi di tempat-tempat yang dianggap aman