Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 7620

#BerbagiCerita Tentang Mengelola Bisnis di Era Pandemi Bersama Nissa Daud, Enterpreuneur dan Pecinta Kopi

Bogordaily– Bisnis di kala pandemi mencetak sejarah yang kurang prima dalam dunia pelaku usaha. Bagaimana tidak, segala sektor usaha mulai dari UMKM sampai dengan perusahaan raksasa mengalami dampaknya dari skala kecil sampai terbesar sekalipun. Pengusaha dipaksa memutar otak untuk meningkatkan cara bertahan, bukan lagi untuk mengembangkan bisnis. Karena di situasi seperti saat ini, dapat bertahan dan terus menjalani bisnisnya sudah dapat dikatakan baik.

Seperti yang dialami oleh Nissa Daud selaku owner dari D’Cafe dan Orca di RS Azra Bogor, beliau berbagi ceritanya tentang pengalaman menjalani bisnisnya di tengah-tengah masa pandemi.

“Diawal itu menurun anjlok sekali, kaget, tapi memang semua sama mengalami. Saya hanya berpikir selama tidak harus mengorbankan sdm yang ada, ayok kita jalan terus.” semangat Nissa yang terus diberikan kepada staff nya.


Live IG yang di selenggarakan RS Azra kali ini cukup berbeda, dengan mengusung tema #BerbagiCerita merupakan wadah untuk rekan-rekan yang masih dalam satu lingkup RS Azra untuk membagikan cerita dan pengalamannnya selama melewati masa pandemi. “Setiap orang pasti mengalami sulitnya, berbeda-beda, nah kita mau gali kisah-kisah mereka sampai kita semua sama, sama-sama kuat jalan bersama.” pungkas Riandy Adha selaku Event dan Media Relations kepada pers.
Selama Live IG berlangsung, di banjiri pertanyaan seputar bisnis. Ada beberapa peserta yang cukup penasaran bagaimana pelaku usaha menguatkan mentalnya, karena selain finansial, mental pun sangat dituntut untuk lebih kuat dan berbesar hati. “Selain finansial, yang mana harus banget ada spare money saat memulai dan menjalani usaha. Karena kejadian tak terduga pasti selalu ada, dan operasional harus tetap berjalan. Tentunya di tumbuhi mental yang cukup kuat.” tambah Nissa.
Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 17 Desember 2020 mendapatkan respon yang meriah, nantinya RS Azra akan mengadakan tema yang sama dengan narasumber yang berbeda. Tentunya sangat seru dan memberikan pengalaman baru, terutama bagi masyarakat yang memiliki rencana akan melanjutkan kehidupannya dalam dunia kesehatan. (/rsa)

Pelanggar Prokes Bakal di-Swab Antigen

BOGOR DAILY-Kakorlantas Polri, Irjen Istiono mengatakan dalam Operasi Lilin 2020, pihaknya diberi tanggung jawab mengawasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 di tempat istirahat atau rest area. Istiono menyebut pelanggar protokol kesehatan akan di-swab antigen.

“Mulai Banten hingga Cikampek ada sekitar 70 titik rest area. Nantinya kita akan gelar random check khusus menggunakan swab antigen bagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan,” kata Istiono dalam rapat koordinasi Pengamanan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021 di Ballroom Hotel Sheraton, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/12/2020) malam.

Tak hanya soal lalu lalang warga yang berlibur, Istiono juga membahas upaya mencegah kerumunan. Salah satunya adalah mencegah terjadinya kerumunan di gereja saat perayaan Natal.

“Tidak boleh mendirikan tenda di luar gereja. Ini berlaku di semua wilayah, tidak terkecuali wilayah yang mayoritas umat Kristiani,” ucap Istiono.

Dia menyampaikan operasi yustisi protokol kesehatan akan dilakukan dalam skala besar. Operasi yustisi, tambah Istiono, akan dilakukan bersama TNI.

Istiono mengimbau gereja menerapkan aturan jumlah jemaat yang beribadah 50 persen dari kapasitas bangunan gereja. Istiono menuturkan jemaat lainnya dapat mengikuti ibadah Natal secara online.

Istiono juga menegaskan pihaknya tak akan mengeluarkan izin keramaian, baik acara di hotel yang berpotensi menimbulkan kerumunan, maupun di lokasi wisata.

“Pengetatan ini akan dilakukan mulai 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 demi mencegah penyebaran COVID-19,” tandas Istiono.

Dalam Operasi Lilin 2020, Istiono menerangkan Polri mengerahkan 123.451 personel di seluruh Indonesia. Target operasi kali ini adalah memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Tinggalkan Bogor, dr Agus Taolin Siap Majukan Tanah Kelahiran

BOGOR DAILY – Mereka yang biasa berobat dan memeriksakan diri ke dr Taolin Agustinus sp.PD – KGEH, sudah harus bersiap siap mencari dokter pengganti.

Dokter spesialis gastroenterologi – hepatologi yang berpraktek di RS BMC Mayapada dan Siloam Hospital Bogor ini, telah ditetapkan KPU Belu sebagai pemenang pemilihan Bupati Belu, NTTperiode 2021 – 2024, 16 Desember 2020.

Didampingi Cawabup Aloysius Haleserens, dan diusung oleh partai Nasdem, PPP, Golkar, PKB, PKS, PKPI, dan Perindo, pasangan ini menang tipis dengan perolehan 50.623 suara.


Sedangkan pesaingnya, petahana Willy Brodus Lay dan JT Ose Luan, pasangan nomor urut 1 mendapat 50.376 suara.

Menyelesaikan studi kedokteran umum di UGM Jogja tahun 1998, dr Agustinus Taolin melanjutkan studi spesialis Penyakit Dalam di Universitas Diponegoro, Semarang. Lalu memperdalam ilmu subspesialis gastroenterologi hepatologi di Universitas Indonesia.

Dokter yang terkenal ramah, sabar, mau memotivasi pasien dan kerap memberi nomor kontak pribadi ini juga aktif di organisasi kedokteran.
Dr Taolin menjabat ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PB PAPDI ( Pengurus Besar Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia) periode 2018- 2021.

Selamat bertugas dan berkarya di bidang yang baru pak dokter. Semoga putra asli Belu kelahiran 11 Agustus 1960 ini, bisa membawa kemajuan bagi Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, khususnya di bidang kesehatan masyarakat seperti janji kampanye beliau.

(JP)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

Ini Dia Kandidat Calon Kuat Ketum PPP

BOGOR DAILY-PPP akan memilih ketua umum definitif dalam Muktamar IX yang akan dibuka malam ini. Peta bursa kandidat calon ketua umum PPP sudah tergambarkan sejauh ini.

Muktamar IX PPP digelar di Makassar, Rabu (18/12/2020), pukul 20.00 WITA dan dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sembilan kota lainnya akan mengikuti muktamar ini.

“Muktamar IX PPP akan dibuka malam ini pukul 20.00 WITA. Pembukaan dilakukan di Kota Makassar sebagai kota penyelenggara dan diikuti dari 9 kota lainnya; Medan, Padang, Palembang, Tangerang, Bogor, Semarang, Surabaya, Samarinda, Manado,” kata Sekretaris OC Muktamar IX PPP, Achmad Baidowi atau Awiek, Jumat (18/12/2020).

“Muktamar akan dibuka resmi Presiden Joko Widodo dari Istana secara virtual,” imbuh Awiek.

PPP bakal memilih ketua umum baru definitif dalam muktamar kali ini. Semenjak Romahurmuziy atau Rommy dicokok KPK, posisi ketum PPP dijabat seorang Plt yakni Suharso Monoarfa.

Ada dua calon ketum PPP terkuat sejauh ini. Namun, tokoh senior PPP lainnya sempat menyatakan siap maju di muktamar. Berikut ini kandidat calon ketum PPP yang dirangkum detikcom hingga siang ini:

1. Suharso Monoarfa

Suharso Monoarfa merupakan plt ketum PPP semenjak Rommy ditangkap KPK. Suharso terpilih menjadi Plt Ketum PPP dalam Mukernas yang diselenggarakan awal 2019 kemarin.

Saat itu, Suharso Monoarfa menangis ketika berpidato. Suharso berbicara lambang kakbah partai dan sifat kader yang menurutnya tidak selaras. “Ya Allah…,” katanya menangis.

Selain sebagai plt ketum PPP, Suharso Monoarfa saat ini menjabat Menteri PPN/Kepala Bappenas. Nama Suharso disebut-sebut sebagai kandidat terkuat Ketum PPP.

“Kalau lihat hasil rapimwil DPW-DPW, banyak yang menyebut nama Pak Suharso, bahkan minta aklamasi,” ucap Awiek.

2. Taj Yasin

Calon terkuat untuk menjabat Ketum PPP berikutnya yakni Taj Yasin. Taj Yasin adalah putra kiai kharismatik Maimoen Zubair atau Mbah Moen, salah satu tokoh yang dihormati di PPP. Taj Yasin saat ini menjabat Wagub Jateng.

DPW PPP Jawa Tengah mendukung Taj Yasin menjadi Ketum PPP. Memang ada nama lain yang diusulkan, namun PPP Jateng bulat mendukung Taj Yasin atau biasa disapa Gus Yasin.

“Ada sejumlah nama yang diusulkan. Namun meski mengusulkan nama-nama lainnya, nama Gus Yasin juga diusulkan sehingga mayoritas sudah mengusulkan Gus Yasin sebagai calon ketum PPP,” kata pimpinan rapat DPC PPP se-Jateng, Abdul Aziz, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/12/2020).

3. Rusli Effendi
Wasekjen PPP Achmad Baidowi atau Awiek menyebutkan sejumlah tokoh yang telah mendeklarasikan diri sebagai caketum PPP. Salah satunya yakni Ketua DPP PPP Rusli Effendi.

“Ada nama Rusli Effendi (ketua DPP) yang sudah menyatakan kesiapannya di hadapan DPW-DPC PPP se-Riau,” kata Baidowi saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

4. Tokoh senior hingga anggota Wantimpres

Beberapa nama juga disebut-sebut bakal maju di Muktamar PPP. Mereka adalah anggota Wantimpres hingga salah satu senior PPP.

“Dan ada sejumlah nama yang disebut-sebut bakal maju seperti Pak Mardiono (anggota Wantimpres) dan Pak Akhmad Muqowam (senior PPP) yang juga dinilai punya peluang maju,” kata Achmad Baidowi, Jumat (4/12).

“Hal ini menunjukkan bahwa kader PPP banyak yang mumpuni dan proses demokrasi berjalan maksimal di internal PPP,” jelas dia menambahkan.

Peneliti Ungkap Risiko Penularan Tinggi saat Makan di Luar

0

BOGOR DAILY-Para peneliti Prancis menyatakan bahwa menghabiskan waktu di bar atau restoran meningkatkan risiko tertular virus Corona (COVID-19). Sama halnya dengan mengundang tamu untuk makan malam bersama yang juga memainkan peran penting dalam penularan Corona.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/12/2020), studi terbaru dari peneliti Prancis itu menambah bukti bahwa aktivitas sosialisasi dan makan di luar jauh lebih berbahaya daripada aktivitas lainnya seperti menggunakan transportasi umum atau berbelanja.

Hasil studi terbaru ini diungkapkan saat Eropa dan Amerika Serikat (AS) tengah dilanda lonjakan angka penularan Corona menjelang musim liburan yang biasanya identik dengan pesta-pesta dan acara berkumpul keluarga.

Para peneliti dari Institut Pasteur Prancis berupaya mencari tahu faktor mana saja yang membedakan partisipan yang tertular virus Corona dengan orang-orang yang tidak tertular. Faktor yang diteliti terdiri atas profesi, moda transportasi, dan tempat yang dikunjungi.

“Kami melihat peningkatan risiko terkait dengan mengunjungi bar dan restoran,” sebut pemimpin studi itu, Arnaud Fontanet, yang seorang pakar epidemiologi dan anggota dewan sains yang membimbing pemerintah Prancis.

Studi yang disebut ComCor itu belum ditinjau oleh kelompok peneliti lainnya, namun telah diberitahukan kepada tim cepat tanggap virus Corona di Prancis. Disebutkan juga bahwa studi ini dilakukan pada Oktober dan November lalu, selama periode awal pemberlakuan jam malam dan saat pembatasan lebih ketat yang mengharuskan sebagian besar pusat bisnis tutup sebagian atau sepenuhnya.

Fontanet menuturkan kepada AFP bahwa karena bar dan restoran tidak beroperasi secara normal, maka sulit untuk mengukur peran pasti tempat-tempat tersebut dalam penularan, dan mengakui bahwa menutup pusat bisnis menjadi langka ‘sensitif’.

Kafe dan restoran di Prancis tetap tutup bahkan setelah pembatasan nasional dilonggarkan sejak awal pekan ini.

Dalam studinya, para peneliti ComCor mewawancarai 3.400 orang yang terinfeksi Corona dan 1.700 orang yang tidak memiliki virus tersebut. Mereka menemukan bahwa mengunjungi restoran, bar atau gym secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko tertular Corona, sedangkan menggunakan transportasi umum dan mengunjungi toko tidak demikian.

Otoritas kesehatan di seluruh dunia telah menyarankan orang-orang untuk menghindari area indoor yang ramai orang, karena para ilmuwan semakin sepakat bahwa virus Corona jenis baru dapat menyebar dalam awan partikel yang halus yang dikenal sebagai aerosol yang bisa berkumpul di ruangan-ruangan dengan ventilasi buruk.

Survei pada September lalu yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menemukan bahwa orang dewasa yang positif Corona dua kali lipat lebih mungkin melaporkan pernah makan di restoran dalam dua pekan terakhir, dibandingkan mereka yang negatif Corona.

Pada November lalu, studi dalam jurnal Nature mendapati bahwa restoran, gym dan kafe menjadi lokasi penularan sebagian besar kasus Corona di AS. Dalam studi menggunakan data telepon genggam dari 98 juta orang, para peneliti menemukan sekitar 10 persen lokasi menyumbang lebih dari 80 persen kasus Corona.

Penelitian ComCor juga berupaya menunjukkan situasi penularan berbeda, dengan survei terhadap 25.600 individu terinfeksi Corona yang menggunakan data asuransi kesehatan. Penelitian itu menunjukkan bahwa ‘makanan memainkan peran sentral dalam kontaminasi ini’, karena orang-orang duduk saling berdekatan tanpa memakai masker.

“Pertemuan pribadi — keluarga, teman — menjadi sumber penularan utama,” cetus Fontanet. “Jika orang-orang mengadakan acara makan malam di rumah mereka daripada pergi ke setoran, itu tidak ada bedanya,” imbuhnya.

Intinya, para peneliti menekankan pentingnya mengatur pertemuan semacam itu dengan ‘cara yang paling aman’ untuk melindungi orang-orang yang rentan selama musim liburan.

Emmanuel Macron Positif Covid-19, Pemimpin Eropa Buru buru Cek Kesehatan

0

BOGOR DAILY-Para pemimpin negara-negara Eropa juga pejabat tinggi Uni Eropa bergegas menjalani tes virus Corona (COVID-19) setelah Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dinyatakan terinfeksi. Sebabnya, Macron dinyatakan positif Corona usai menggelar serangkaian pertemuan dan rapat dengan para petinggi negara Eropa.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (18/12/2020), Macron yang akan berusia 43 tahun pada Senin (21/12) mendatang, kini tengah menjalani isolasi mandiri di area retreat kepresidenan La Lanterne, dekat Istana Versailles. Dia tetap menjalankan tugas kepresidenan namun dari jarak jauh.

Istri Macron, Brigitte, telah menjalani tes dan dinyatakan negatif Corona, namun dia tetap akan melakukan isolasi mandiri. Saat ini, Brigitte berada di Istana Elysee di pusat kota Paris.

Kabar Macron positif Corona ini membuat para pemimpin dan petinggi negara-negara Eropa menjalani tes Corona masing-masing. Diketahui bahwa sebelum dinyatakan positif, Macron menghadiri seluruh pertemuan, kecuali dua pertemuan, dengan pemimpin 27 negara anggota Uni Eropa di Brussels, Belgia, pekan lalu. Pertemuan itu membahas berbagai isu, mulai dari perubahan iklim, anggaran uni Eropa hingga soal Turki.

Pejabat kepresidenan Prancis menyatakan bahwa hampir pasti Macron tertular Corona saat menghadiri pertemuan dengan para pemimpin negara Eropa itu, jika merujuk pada waktu kemunculan gejala-gejala yang dirasakan Macron. Menurut pejabat kepresidenan Prancis, Macron mengalami kelelahan dan batuk-batuk.

Dalam pertemuan dengan pemimpin negara-negara anggota Uni Eropa, Macron tampak bergabung dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan pejabat tinggi lainnya dalam sebuah ruang pertemuan. Pada momen itu semua pemimpin tampak memakai masker masing-masing.

Pemerintah Jerman dalam pernyataan terpisah menyatakan Merkel telah dites dan dinyatakan negatif Corona usai menghadiri pertemuan Uni Eropa itu.

Yang terbaru, Macron sempat makan siang dengan Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez, dan Kepala OECD, Angel Gurria, pada Senin (14/12) waktu setempat. Macron juga sempat berbicara langsung dengan PM Portugal, Antonio Costa, pada Rabu (16/12) waktu setempat.

Keterangan dari kantor PM Spanyol menyatakan Sanchez negatif Corona, namun seluruh aktivitas publiknya ditangguhkan dan dia akan menjalani karantina hingga 24 Desember. Sementara PM Irlandia, Micheal Martin, yang menjalani tes sebagai pencegahan telah dinyatakan negatif Corona.

Pernyataan kantor PM Portugal menyebut Costa tengah menunggu hasil tes Corona dan kini menjalani isolasi mandiri. Disebutkan juga bahwa Costa tampak tidak mengalami gejala-gejala apapun.

Pada awal pandemi Corona, Macron memilih memberikan salam ‘namaste’ saat menyapa orang lain. Namun baru-baru ini dia kembali menggunakan sapaan yang lebih akrab yang memicu pertanyaan soal social distancing.

Pada Senin (14/12) waktu setempat, Macron berjabat tangan dengan Kepala OECD (Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi), Gurria, yang berusia 70 tahun. Pihak Istana Kepresidenan Prancis atau Elysee Palace menuturkan kepada Reuters bahwa itu merupakan sebuah kesalahan yang ‘disayangkan’.

Selain jajaran petinggi negara anggota Uni Eropa, PM Prancis sendiri, Jean Castex, juga ikut menjalani tes Corona karena dia jelas melakukan kontak dengan Macron dalam beberapa hari terakhir. Hasil tes menyatakan PM Castex negatif Corona, namun dia tetap akan menjalani isolasi mandiri.

12.500 TNI/Polri Mulai Siaga Aksi Massa FPI

BOGOR DAILY – Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas lainnya menggelar Aksi 1812 di depan Istana Negara hari ini. Polda Metro Jaya telah menyiagakan belasan ribu personel untuk mengamankan aksi tersebut.

“Hari Ini Polda Metro Jaya dan TNI kita tim gabungan menurunkan 5.000 personel yang kita siapkan di lokasi aksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Jumat (18/12/2020).

Menurut Yusri, selain melakukan pengamanan di sekitar kawasan Istana Negara, personel juga disebar di beberapa titik rawan massa. Personel cadangan juga disiagakan di kawasan Monas, gedung DPR dan Polda Metro Jaya.

“Lalu ada 7.500 personel stand by cadangan yang bersiaga di Monas, DPR, Polda, serta yang TNI cadangan di batalyon masing-masing,” ujar Yusri.

Lebih lanjut, Yusri kembali menegaskan pihaknya tidak mengeluarkan izin kegiatan Aksi 1812. Polisi akan melakukan operasi kemanusiaan untuk mencegah penyebaran virus Corona akibat kerumunan tersebut.

Dia menambahkan, penjagaan di daerah-daerah perbatasan menuju Jakarta akan dilakukan oleh petugas keamanan.

“Kita tidak mengeluarkan izin, pemberitahuan dari Anak NKRI iya ada, tapi kita tidak memberikan izin. Kita akan tetap tegakkan aturan operasi kemanusiaan yang telah disampaikan pak Kapolda kemarin di daerah-daerah mulai dilakukan penjagaan, jadi bukan di lokasinya aja,” terang Yusri.

Seperti diketahui, massa Front Pembela Islam (FPI) dkk tetap akan mengelar aksi 1812 di depan Istana hari ini. Padahal, Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin terkait rencana aksi tersebut.

“Insya Allah, Anak NKRI tetap akan aksi,” kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif saat dihubungi, Kamis (17/12/2020) malam.

Ia mengatakan pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan kegiatan tersebut kepada polisi. Ia mengaku dengan surat pemberitahuan itu sudah cukup untuk mengelar aksi 1812 tersebut.

“Unjuk rasa pakai izin? Kan UU-nya cukup pemberitahuan dan itu sudah kita lakukan,” sebutnya.

Dalam demo tersebut, mereka menuntut pengusutan 6 laskar FPI yang tewas ditembak serta meminta Habib Rizieq dibebaskan.

Dalam poster yang beredar, aksi tersebut bertajuk ‘Aksi 1812 bersama anak NKRI’. Aksi akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, setelah salat Jumat pukul 13.00 WIB.

BP2MI Gerebeg Ruko di Bogor, 8 Pria Diamankan

BOGOR DAILY – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat menggerebek sebuah ruko di Kota Bogor yang diduga dijadikan penampungan ilegal calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dari lokasi, petugas mengamankan 8 pria calon PMI yang akan diberangkatkan secara nonprosedural ke Polandia.

“Kegiatan inspeksi mendadak terhadap P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) PT. BMCM dan LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) CTC Ini adalah sebagai tindaklanjut pengaduan masyarakat, atas dugaan adanya praktek perekrutan CPMI secara nonprosedur. Padahal jelas-jelas syarat ketentuannya bila melakukan rekrut harus sesuai UU 18/2017,” kata Kepala UPT BP2MI Jawa Barat Ade Kusnadi, Jumat (18/12/2020).

“Ada 8 CPMI yang diamankan dari lokasi sidak di Bogor. Sekarang diamankan dan dititipkan di selter UPT BP2MI Jakarta untuk dilakukan BAP lanjutan,” ucapnya.

Sementara Kasie Perlindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Jabar Neng Wepi menjelaskan 8 orang yang diamankan merupakan pria yang berasal dari luar Bogor. Di antaranya dari Lampung, Manado, dan Indramayu.

“CPMI (calon pekerja migran indonesi) yang diamankan itu pria semua. Asalnya justru dari luar Bogor, beberapa ada dari Lampung, Manado, Indramayu. Mereka sudah sebulan berada di penampungan itu,” kata Wepi.

“Di lokasi penampungan mereka dilatih bahasa inggris, karena memang mereka itu dijanjikan akan diberangkatkan ke Polandia oleh PT Bumi Mas Citra Mandiri Cabang (BMCM) Kota Bogor ini,” ucap Wepi menambahkan.

Dia menduga, P3MI BMCM cabang Kota Bogor melakukan perekrutan dan penempatan pekerja secara ilegal. Karena P3MI BMCM belum memiliki Job Order dari negara tujuan, sehingga tidak memiliki hak untuk merekrut dan melakukan penempatan pekerja di luar negeri.

“Kami indikasikan ada penempatan non prosedural. Jadi memang legalitas P3MI BMCM ini baru keluar November, tetapi Job Ordernya belum keluar, maka secara otomatis tidak ada kewenangan untuk merekrut melakukan penempatan,” katanya..

Saat ini, lanjut Wepi, 8 CPMI itu masih dititipkan di Jakarta untuk dimintai keterangan lanjutan. “Besok akan dilakukan BAP lanjutan, keterangan mereka akan didalami lagi. Kita harap besok pihak P3MI BMCM itu juga datang untuk dimintai keterangannya,” ujarnya.

Ini Aturan Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta

BOGOR DAILY- Bagi pengguna kendaraan umum di Jakarta sebaiknya bersiap.Ada perubahan terkait dengan jam operasional kendaraan umum selama libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Selama periode libur Natal dan tahun baru pada 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021, transportasi umum di DKI Jakarta hanya beroperasi sampai pukul 20.00 WIB.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan Covid-19 di Masa Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dalam Instruksi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menetapkan jam operasional transportasi umum sampai pukul 20.00 WIB.

Tidak hanya itu, Anies juga meminta agar Dishub mengecek surat keterangan hasil rapid test antigen terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan keluar-masuk Jakarta.

Dalam Instruksi Gubernur tersebut, Anies juga meminta Dishub menetapkan protokol kesehatan bagi pelaku usaha, pengelola, atau penanggung jawab moda transportasi umum yang menjadi kewenangan daerah DKI Jakarta.

HASMI Buka Pendaftaran Relawan Sosial, Buruan Gabung!

BOGOR DAILY-Himpunan Ahlusunnah untuk Masyarakat Islam (HASMI) kembali membuka pendaftaran Relawan Sosial. Kesempatan ini terbuka lebar bagi setiap lelaki yang punya jiwa sosial tinggi.

Ketua Departemen Sosial Hasmi Ustadz Dwi Umar SH mengatakan, setiap relawan sosial akan diminta untuk membantu sejumlah program HASMI. di antaranya, program Tebar Bantuan Pangan, Tebar Mushaf Al quran, Bedah Rumah, Bantuan Kesehatan,Bantuan bencana alam dan masih banyak lagi.

“Untuk persyaratannya dia harus laki-laki Muslim, sehat jasmani dan rohani, siap kerja Tim, memiliki budi pekerti yang baik dan siap mengikuti aturan,”ungkap ustadz Dwi

Menurut Dwi, setiap relawan akan mendapatkan pelatihan skill kerelawanan
,rompi relawan dan pembinan keislaman.

“Semua relawan nantinya juga akan bergabung bersama pejuang sosial lainnya, ” ujar dia.

Bagi Anda yang ingin begabung bisa langsung mendaftarkan diri melalui call center HASMI atau Via Whatsapp sesuai wilayahnya masing-masing

“Format: Nama#kota#usia#daftarrelawanhasmi. Kirim ke nomor sesuai asal daerahnya, “tandasnya

Bogor Kabupaten :085715454151
Bogor kota :081282881811

www.hasmi.org