Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7667

Koperasi Permata Tunas Indonesia Sosialisasikan Pembentukan Unit Kecamatan Ciampea

BOGOR DAILY – Sosialisasi pembentukan Koperasi Tunas Indonesia untuk unit Kecamatan Ciampea berlangsung di Kantor Sekertariat Koperasi Permata Tunas Indonesia Unit Ciampae di Jl. Raya Cikampak, Perum Puri Arraya Blok BE 14 Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Sabtu (05/12/2020).

Sebanyak 13 perwakilan Desa, Perwakilan Kecamatan Leuwisadeng dan 4 pengurus Pusat Koperasi Permata Tunas Indonesia turut menghadiri acara tersebut.

4 orang yang Hadir dari koperasi pusat di antarnya Suroto sebagai narasumber sekaligus perwakilan pusat, untuk menyerahkan SK pengukuhan kepengurusan Unit Kecamatan Ciampea didampingi oleh Bendahara koperasi Pusat Ugi Asrianto, Murni bin Kholil sebagai Ketua Pemberdayaan UPM (usaha perekonomian Masyarakat) perempuan dan Entang Suhanda Ketua Logistik.

Format kepengurusan Koperasi permata Tunas Indonesia Unit Kecamatan Ciampea sendiri yakni, Ketua Koperasi Unit: Fhebio Testyano, S.M, Wakil Ketua: Ees Fauzi, Sekretaris: Ujang Supriatna, Bendahara: Aisyah.

“Sosialisasi pengukuhan koperasi ini merupakan salah satu cara koperasi membantu masyarakat memahami koperasi agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar kecamatan Ciampea,” kata Suroto.

Ia menyampaikan informasi dan materi tentang perkoperasian kepada Ketua Unit Koperasi Ciampea dan kepada seluruh perwakilan dari desa di wilayah Kecamatan Ciampea.

Program Ekonomi Rakyat serta Program Warung UPM (usaha perekonomian masyarakat) berbasis teknologi atau aplikasi penjualan sembako murah, merupakan program prioritas untuk anggota koperasi nantinya.

“Tujuan sosialisasi agar calon anggota koperasi mengetahui tentang koperasi, apa itu koperasi, bagaimana ikut dalam koperasi, hak dan kewajiban anggota dan hal-hal lain terkait koperasi,” ia meneruskan

Para perwakilan dari desa dan kecamatan Leuwisadeng sangat antusias mengikuti jalannya acara tersebut, hal tersebut dilihat dalam sesi diskusi beberapa mitra aktif mengutarakan pertanyaan kepada narasumber.

“Mereka pun sesekali menyampaikan pendapat, usulan serta harapan kepada narasumber agar pemerintah khususnya Dinas Koperasi dan UMKM mendukung dan membantu masyarakat kecil lewat koperasi dengan memberikan program-program yang bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil khususnya,” ungkapnya

Selain itu, Koperasi Cabang Ciampea pun akan mendirikan koperasi dari tingkat desa yang sudah berbadan hukum yaitu calon pengurus dan anggota koperasi mengadakan rapat. Untuk membahas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi yang memuat nama dan tempat, kedudukan, maksud dan tujuan, bidang usaha, keanggotaan, rapat anggota, pengurus dan pengawas serta Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi.

Ia berharap dengan sosialisasi ini perwakilan yang hadir yang merupakan calon anggota koperasi memahami bagaimana mendirikan koperasi berbadan hukum.

“Harapan saya mereka mengerti tentang koperasi dan berkoperasi, agar kedepannya setelah terbentuk tidak ada permasalahan karena ketidakpahaman anggota mengenai koperasi. Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita kita bersama untuk membentuk koperasi berbadan hukum secepatnya tercapai. Memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, Aamiin,” pungkasnya. (Egi)

Ngetwit Soal Ganja, Iwan Fals: Keren Nih, Alhamdulillah

BOGOR DAILY – Iwan Fals musisi legendaris bikin heboh netizen setelah mengomentari keputusan PBB soal pelegalan ganja.

Itu setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi memutuskan menghapus ganja dari daftar narkotika. Artinya, ganja telah disetujui untuk keperluan medis dan tidak lagi dianggap sebagai zat berbahaya.

Keputusan menghapus ganja dari daftar obat-obatan berbahaya itu diambil dari hasil voting yang dilakukan PBB dari 53 negara anggota. Hasilnya, ada 27 negara yang menyetujui ganja digunakan untuk keperluan medis.

Meski begitu, penggunaan ganja harus tunduk pada aturan yang berlaku. Dengan dihapuskannya ganja dari daftar narkotika, penelitian dan pengembangan terkait ganja akan lebih mudah dilakukan.

“Ganja dan resin ganja harus diatur pada tingkat pengendalian yang akan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan ganja, dan pada saat yang sama tidak akan bertindak sebagai penghalang untuk mengakses dan untuk penelitian dan pengembangan persiapan terkait ganja untuk penggunaan medis,” demikian pernyataan WHO, seperti dikutip dari Reuters.

Terkait dengan pencabutan ganja dari narkoba berbahaya oleh PBB ini, penyanyi Iwan Fals memberikan komentarnya. Dalam akun Twitter-nya, yang mencuit sebuah artikel tentang perizinan ganja untuk obat medis, Iwan fals mengatakan bahwa keputusan ini keren.

“Wah keren nih, Alhamdulillah,” cuit Iwan di Twitter.

Sontak saja, cuitan Iwan ini langsung mendapatkan respon dari warganet. Ada warganet yang ikutan mengucap syukur terkait izin ganja ini. Ada pula warganet yang mengingatkan bahwa konsumsi ganja tak boleh berlebihan.

“Alhamdulillah sepemikiran,ganja emang ada gunanya, utamanya medis,” sambung @bikinbarusop.

“Namun tetap waspada karena ganja dikonsumsi berlebihan dampaknya pada ketagihan dan candu,” tulis @fritsdimu.

Membongkar Dalang dan Para Penyebar Azan ‘hayya alal jihad’. Siapa Saja Mereka?

BOGOR DAILY – Siapa dalang dan aktor hebohnya azan ‘hayya akal jihad’. Seperti apa mereka beroperasi??

Ya, Polda Metro Jaya hingga Bareskrim Polri langsung bergerak menangkap para pelakunya. Pekan ini saja ada dua pelaku yang berhasil diciduk Polri.

Kasus ini mulai dari awal mula mencuatnya kasus, penangkapan para tersangka hingga ancaman-ancaman Polri kepada para pelaku lainnya yang masih melenggang bebas.

Kasus ini pertama kali mencuat setelah sebuah video viral dilini massa baik Twitter maupun Instagram. Video tersebut ada beberapa versi yang isinya sama-sama mengajak jihad.

Video itu berisi lantunan azan namun kalimat azan itu diubah menjadi ‘hayya alal jihad’. Bahkan ada video yang menampilkan sejumlah orang membawa senjata tajam dan melantunkan azan dengan ajakan jihad tersebut.

Seperti tak mendapat restu dari masyarakat, ada sejumlah masyarakat yang melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian karena merasa dirugikan.

Ada yang melaporkan akun media sosial yang masif menyebarkan video itu ke Polda Metro Jaya dan ada yang melaporkan pelaku-pelaku di dalam video tersebut ke Bareskrim Polri.

Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan waktu super singkat berhasil menangkap seorang pria berinisial H (32) seorang kurir dokumen disebuah perusahaan. H ditangkap lantaran masif menyebarkan video itu di media sosialnya.

Motifnya ternyata hanya sekedar ingin menyebarkan saja. H juga mendapat video itu dari grup WhatsApp.

“Modus operandi yang bersangkutan masuk dalam sebuah grup WhatsApp kemudian dia menemukan adanya unggahan video-video yang ada di grup tersebut dan itulah dia menyebarkan secara masif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers pada Kamis (3/12/2020) lalu.

Dari pengakuan H ke polisi, dia tergabung ke dalam grup WhatsApp bernama Forum Muslim Cyber One alias FMCONews.

Polda Metro Jaya pun hingga saat ini masih mendalami prihal grup WhatsApp tersebut.

Baru saja Polda Metro Jaya menangkap satu tersangka, keesokan harinya Tim Subdit 2 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap tersangka berinisial SYM (22) di daerah Sukabumi, Jawa Barat SYM ditangkap pada Jumat (4/12/2020) kemarin.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut tersangka berperan sebagai pelantun azan yang viral. Tersangka pun dijerat dengan pasal berkaitan ITE.

“Ya betul Bareskrim menangkap pembuat azan ‘hayya alal jihad’,” kata Irjen Argo kepada wartawan, Jumat (4/12/2020) kemarin.

Untuk mencegah adanya kegaduhan akibat video ini, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi Informasi (Kemkominfo).

Tujuannya agar pemerintah bisa menghilangkan video-video tersebut.

Nampak ‘geram’, Polri seolah ingin ‘menguliti’ habis para pelaku-pelaku dalam kasus ini yang masih melenggang bebas. Sebab, adanya video ini bisa memancing kegaduhan ditengah masyarakat.

Kombes Yusri mengatakan Polda Metro Jaya tidak berhenti sampai di satu tersangka saja. Polda Metro juga mengembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku-pelaku lainnya.

“Kita tidak berhenti sampai disini, kita masih profilling siapa yang unggah,” kata Yusri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bahkan berbicara lebih keras. Dia menegaskan pihaknya akan memburu kemanapun pelarian dari para pelaku yang terlibat dalam kasus ini.

“Perkembangan terkait dengan penangkapan pelaku yang mengganti lafadz azan dari ‘hayya alal solah’ menjadi ‘hayya alal jihad’ akan kami kejar terus. Mau sembunyi di lubang tikus juga akan saya kejar,” kata Irjen Fadil di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020).

Aktivis 98 Pro Jokowi Mendesak Pemerintah Lawan Radikalisme dan Intoleransi

BOGOR DAILY – Aktivis 98 dan Relawan Jokowi seluruh Indonesia melakukan konsolidasi nasional di Saung Dolken, Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor untuk mendesak pemerintah agar segera melawan radikalisme dan intoleransi yang terjadi di Indonesia.

Hal tersebut bermula dari Munculnya intoleransi, radikalisme yang mengarah ke terorisme mengancam bangsa Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan peristiwa Sigli, Sulawesi Tengah menjadi bukti nyata ancaman terorisme di Indonesia.

Bukan hanya itu, munculnya para pendakwah agama Islam yang menyebarkan kebencian dan caci maki sebagai cikal bakal radikalisme sudah mengancam pemerintahan Jokowi dan bangsa Indonesia.

Dalam acara konsolidasi aktivis 98 pro Jokowi tersebut, para aktivis dan relawan menyatakan sikap untuk membantu pemerintah melawan radikalisme, intoleransi hingga aksi terorisme yang ada di Indonesia.

Aktivis 98 ini mengamati awal mula radikalisme dan intoleransi yang saat ini membuat gaduh bermula dari datangnya Muhammad Rizieq Shihab ke Indonesia.

“Kami mengamati awalnya radikalisme dan intoleransi bermula saat Muhammad Rizieq Shihab pertama kali datang lagi ke Indonesia,” kata ketua Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 (PPJNA 98), Anto Kusumayuda.

Pihaknya pun mendesak pemerintah agar segera menangkap Rizieq Shihab atas pelanggaran hukum yang kerap dilakukan.

“Kami menuntut agar Rizieq Shihab segera ditangkap karena pelanggan hukum yang sering dilakukan dengan aksi menantang kepada otoritas negara. Jika terus dibiarkan akan membahayakan keutuhan NKRI,” ungkapnya dalam tuntutan pertamanya.

Kedua, Aktivis 98 beserta relawan Jokowi pun menuntut pemerintah agar bersikap tegas untuk membubarkan FPI dan KAMMI.

“Pemerintah segera bersikap tegas untuk bubarkan FPI, sebab secara ideologi dan praktek FPI dan KAMMI sudah jadi ancaman Negara sedari awal dibuat. FPI terus menggoreng isu populis kanan identitas khilafah sebagai perjuangan mereka, berbeda dengan ormas moderat lainnya,” ungkapnya

Selain itu, ia meneruskan, FPI justru anti demokrasi dan anti keberagaman. Mereka cenderung memusuhi pemerintah Indonesia.

Dalam tuntutan yang ke 3, pihaknya akan mendukung penuh kepada pemerintah agar secara tegas menghilangkan radikalisme dan terorisme yang berbalut keagamaan.

Di tempat yang sama, Ketua Pusat Informasi & Jaringan Aksi Reformasi (Pijar) 98, Sulaiman Haikal menyampaikan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengingatkan pemerintah agar memproses figur-figur yang merusak NKRI.

“Kami berulang kali mengikatkan pemerintah bahkan melakukan demonstrasi agar supaya figur-figur yang memecahkan belah bangsa Indonesia dengan memainkan isu sara agar segera diproses secara hukum,” ujar Haikal.

Selain itu, Ia pun mengingatkan presiden Joko Widodo agar tetap pada jalur perjuangan yang sudah ditetapkan sedari 1998.

” Kami juga ingin mengingatkan kembali secara politik kepada presiden Jokowi untuk terus mengingat dan tidak keluar dari garis perjuangan yang sudah ditetapkan sejak 98. Saya kira hingga saat ini pak Jokowi masih berada dalam rel yang benar,” ia meneruskan

Haikal pun mengajak masyarakat Indonesia agar selalu menjaga demokrasi yang sedari dulu dipertahankan oleh bangsa dan negara Indonesia.

“Tanpa demokrasi orang biasa saja tidak akan bisa bebas berekspresi. oleh karena itu, perkembangan demokrasi yang baik ini mari kita jaga jangan sampai kita biarkan orang-orang yang ingin merusak demokrasi karena jika hilangnya demokrasi sama dengan merusak masa depan anak cucu kita,” ia mengakhiri.

Anto pun menambahkan, langkah yang akan dilakukan oleh pihaknya ialah memberikan penyadaran berpolitik kepada kelompok-kelompok yang rentan terpapar radikalisme.

“Jadi setelah nanti Rizieq Shihab diangkut Polisi, Kami akan melakukan kurus-kurus politik dan penyadaran kepada para kelompok yang terpapar bahaya radikalisme dan intoleransi tersebut,” pungkas Anto. (Egi)

Tak Ada Akses Jalan, Warga di Desa Ini Hanyutkan Keranda Berisi Mayat Sembrangi Sungai

BOGOR DAILY – Warga di Desa ini sungguh memprihatinkan, akibat tak ada akses jalan keranda mayat pun terpaksa dihanyutkan di sungai untuk menyebrang.

Kejadian itu terjadi di Gorekan Lor, Desa Cermenlerek, Kecamatan Kedamean. Mereka menyeberangkan keranda jenazah menggunakan ban bekas di anak Sungai Lamong. Kamis (3/12/2020).

Aksi tersebut terekam vidio dan viral di media sosial diunggah akun @ndorbeii.

Dari rekaman video terlihat beberapa orang warga bergotongroyong memapah keranda jenazah dari dalam aliran sungai agar bisa menyeberangi anak sungai yang sedang pasang.

Keranda jenazah tersebut sebelumya dinaikan ke sebuah ban bekas agar bisa mengapung, kemudian dipapah beramai ramai oleh warga agar bisa sampai ke seberang.

Hal itu terpaksa dilakukan warga karena lokasi tempat pemalaman jenazah yang hendak dikubur itu berada di seberang sungai yang tidak memiliki akses jembatan.

Seorang kerabat dari jenazah mengatakan, bahwa jenazah tersebut merupakan seorang nenek bernama Kasti (71), warga RT 6 RW 12. dia membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan kondisi di kampung mereka tidak memiliki jembatan itu sudah terjadi sejak puluhan tahun.

Aksi serupa ternyata juga pernah dilakukan warga seblumnya. Pada tahun 2019 lalu, jenazah seorang warga Gorekan Lor Desa Cermen Lerek Kecamatan Kedamean, juga terpaksa diseberangkan warga menggunakan ban bekas.

Alasanya sama,karena tidak ada aksed jembatasn untuk melewatu sungai yang memiliki arus dalam dan cukup deras.

Pejabat Kemensos Diduga Terima Gratifikasi Bansos

0

BOGOR DAILY-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri mengungkapkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) ditangkap karena dugaan gratifikasi.

Firli mengungkapkan, PPK itu diduga telah menerima hadiah dari para vendor PBJ Bansos di Kemensos. Bansos itu dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Diduga telah menerima hadiah dari para vendor PBJ Bansos di Kemensos dalam rangka penanganan pandemi Covid-19,” ujar Firli dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (5/12/2020).

Menurut Firli, PPK yang kini berstatus terperiksa telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk keperluan pemeriksaan.

Dia berjanji akan segera memberikan penjelasan atas kasus ini.

“Tolong beri waktu kami bekerja dulu, nanti pad saatnya KPK akan memberikan penjelasan. Terima kasih,” tutur Firli.

Sebelumnya, Firli mengonfirmasi bahwa KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap PPK di lingkungan Kemensos pada Sabtu (5/12/202).

“Betul, pada Jumat (4/12/2020) hingga Sabtu (5/12/2020) pukul 02.00 WIB dinihari, KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap tersangka,” ujar Firli.

ABG Jual Diri, Pacarnya Jagain Kamar

BOGOR DAILY-Pasangan remaja, S (17) dan F (16) diamankan setelah diduga terlibat aksi perdagangan orang atau human trafficking. Kini kini berada di rumah aman atau safe house.

Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Makassar menyebut F (16) yang berstatus pelajar menjajakan dirinya sendiri melalui sosial media (sosmed). Sementara pacarnya, S (17) berperan menjaga kamar, tempat F dan pelanggannya bersetubuh.

“Jadi kita sudah asesmen ini atas kemauan sendiri. Dia pasarkan sendiri dirinya di sosial media, sementara pacarnya sebagai penjaga kamar. Dia disuruh apa saja mau, seperti belikan makanan dan lain lain,” kata Ketua P2TP2A Makassar, Tenri A Palallo saat dihubungi, Sabtu (5/12/2020).

Tenri menyebut F tergabung dalam grup di sosmed. Grup ini kemudian dimanfaatkan untuk menjaring pria hidung belang.

“Kita baru mau cek jaringannya karena dia gabung di grup sosial media yang dia gunakan untuk menjajakan dirinya,” jelasnya.

Aksi F jual diri di medsos dilakukan sejak Januari 2020. Kini dia bersama kekasih masih masih diperiksa dan diasesmen lebih lanjut.

“Kita masih amankan dulu di rumah aman, dilakukan asesmen terlebih dahulu. Masih pemeriksaan di rumah amanlah,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua TRC P2TP2A Makassar, Makmur menyebut F dan S diduga tergabung dalam kelompok bisnis prostitusi online.

“Ini kalau saya belum pernah wawancara langsung tapi Ibu (Kadis) bilang lama bicara didalam tadi, iya memang ada kelompok yang sudah lama, kelompok yang pergi BO (booking),” kata Makmur, di Jalan Angrek Panakukang, Jumat (4/12).

Golongan Darah O Lebih Kebal Virus Corona LhO

0

BOGOR DAILY-Memiliki golongan darah O akan lebih kebal karena rhesus-negatif, atau Rh-, dikaitkan dengan risiko yang sedikit lebih rendah untuk infeksi COVID-19 dan penyakit parah atau kematian akibat Virus Corona, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine.
Studi ini memberikan lebih banyak bukti bahwa golongan darah dapat mempengaruhi risiko terkait infeksi dan keparahan COVID-19.

“Studi berbasis populasi ini dilakukan untuk mengevaluasi infeksi SARS-CoV-2 dan penyakit COVID yang parah terkait dengan status (golongan darah) ABO dan Rh,” tulis Joel G. Ray, MD, MSc, profesor di departemen kedokteran di Universitas Toronto.

Berdasarkan temuan tersebut, Ray dan rekannya menyimpulkan bahwa golongan darah O mungkin terkait dengan risiko infeksi COVID-19 yang lebih rendah, penyakit parah, atau kematian. Sehingga pemilik golongan darah O relatif lebih kebal terhadap Virus Corona.

Penelitian sebelumnya yang diterbitkan di Blood Advances juga menunjukkan orang dengan golongan darah O mungkin memiliki risiko infeksi COVID-19 yang lebih rendah dan mengurangi kemungkinan hasil yang parah, termasuk komplikasi organ, jika mereka sakit.

Meskipun ada beberapa teori, para peneliti belum mengetahui mekanisme apa yang dapat menjelaskan hubungan antara golongan darah yang berbeda dan risiko keparahan COVID-19.

Mypinder Sekhon, dokter perawatan intensif di Rumah Sakit Vancouver dan penulis studi terkait golongan darah di Kanada mengatakan orang dengan golongan darah O memiliki lebih sedikit faktor pembekuan utama yang membuat mereka kurang rentan terhadap masalah koagulasi dalam darah.

Penjelasan lain melibatkan antigen golongan darah dan bagaimana mereka mempengaruhi produksi antibodi melawan infeksi. Atau bisa juga dikaitkan dengan gen yang terkait dengan golongan darah dan pengaruhnya terhadap reseptor dalam sistem kekebalan.

14 Kecamatan Bakal Masuk Wilayah DOB Bogor Barat

0

BOGOR DAILY-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan tanda persetujuan persiapan tiga kabupaten baru di Provinsi Jawa Barat: Sukabumi Utara, Garut Selatan, dan Bogor Barat.

Khusus Bogor Barat, Emil menyiapkan 14 kecamatan yang diproyeksikan bakal berada di kabupaten tersebut.
14 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Dramaga, Tenjolaya, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Tenjo, Parungpanjang dan Rumpin.

Lihat juga: DPR soal Emil Ingin Tambah Kabupaten: Dana Habis ke Covid
Saat ini Kabupaten Bogor memiliki 40 kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 5,7 juta jiwa. Kabupaten Bogor yang kini dipimpin Bupati Ade Yasin merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Jabar.

“Jika terbentuk maka efektivitas akan terwujud, terjadi percepatan pembangunan masyarakat, peningkatan kualitas publik yang cepat dan dekat kepada masyarakat,” ujar Emil, sapaan akrabnya dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (4/12).

Tahapan selanjutnya, Pemprov Jabar akan mengusulkan kepada pemerintah pusat. Bila usulan ini disetujui, kata Emil, pemerintah pusat akan melakukan kajian terhadap tujuh parameter daerah otonomi baru (DOB) seperti geografis, demografis, keamanan, sosial politik, adat tradisi, sosioekonomi, keuangan daerah dan kemampuan menyelenggarakan pemerintahan.

Sebelumnya, Bupati Bogor Jawa Barat, Ade Yasin mengajukan Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor sebagai ibu kota calon daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat.

“Pemerintah Kabupaten Bogor berpandangan bahwa Kecamatan Rumpin merupakan wilayah yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai ibu kota calon wilayah pemekaran Kabupaten Bogor Barat,” kata Ade, dikutip dari Antara, Jumat (14/8).

Surat Terbuka Kepada Presiden Republik Indonesia

0

Repost: Bung Saleh Abdullah.

Surat Terbuka Kepada Presiden
Republik Indonesia

Kepada Yang Terhormat,
Bung Joko Widodo di tempat.

Saya Saleh Abdullah, warga negara Indonesia, penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejujurnya, bung adalah presiden pertama yang saya pilih dalam Pemilu periode pertama bung sebagai presiden, setelah sebelumnya saya selalu tidak menggunakan hak politik saya itu (Golput). Kenapa saya memilih bung, karena saya punya harapan ke bung, ketika itu. Alasan kedua karena saya lebih memilih supremasi sipil.

Tapi di periode kedua bung mencalonkan diri lagi, setelah mengevaluasi periode pertama bung, saya putuskan tidak memilih siapapun. Saya gunakan hak politik untuk tidak memilih.

Saya rakyat biasa, yang bekerja secara serabutan untuk bisa hidup. Saya menulis Surat Terbuka ini karena saya pernah punya peran sangat kecil dalam sejarah perubahan politik. Jujur saya sangat malu menyatakan ini. Tapi saya juga merasa didesak oleh tanggungjawab moral dan politik untuk menyatakannya. Karena bagaimanapun saya merasa pernah ikut mendorong perubahan politik, secuil apapun. Fakta itu sulit saya sembunyikan, bung. Dan kini bung berada di periode yang sudah berubah itu. Bung sudah berada di wilayah yang, dengan susah payah dan dengan segala risiko kami upayakan, dulu.

Dengan semua beban dan pikiran itu saya berharap bung bisa dan mau menggunakan Hak Prerogatif bung untuk menunda Pilkada secara nasional, sebelum kita benar-benar sudah berada dalam situasi aman terhadap ancaman Covid-19. Saya tidak perlu mengulang semua alasan yang sudah disampaikan para ahli otoritatif baik dari kalangan ahli kesehatan, saintis, dan tokoh-tokoh spiritual. Bung pasti juga sudah membacanya. Saya percaya itu.

Bung juga pasti tahu, bahwa saya bukan satu-satunya orang yang mendesak penundaan Pilkada. Bung pasti ikuti – ada banyak rakyat yang memberi suaranya bagi kekuasaan yang bung miliki saat ini – yang punya harapan sama dengan saya. Bung pasti sadar, bahwa bung dipilih oleh rakyat, bukan oleh ketua partai apalagi pemodal.

Sama seperti bung, saya juga memiliki sekian anak yang sudah dewasa dan memiliki hak politik. Kita adalah para orang tua yang pasti sangat mencintai semua keturunan darah kita itu. Sebagai orang tua, kita akan selalu berada di garda terdepan dalam membimbing mereka ke kehidupan yang aman, sehat, damai, dan sejahtera.

Politik selalu dalam dinamika dan proses yang bergerak, bung. Kalau hari ini tidak terjadi, masih sangat mungkin terjadi di lain hari. Selalu bisa ditunda, dibenahi, dan diperbaiki. Kehidupan akan baik-baik saja. Tapi penyakit mematikan yang menimpa kita atau keluarga kita, akan meninggalkan sesal berkepanjangan yang sangat mungkin akan susah kita lupakan. Anggota keluarga saya, sahabat, dan kerabat sudah banyak yang wafat karena penyakit ini, bung.

Buat saya, seorang negarawan yang hebat adalah dia yang bisa mengatasi krisis dengan baik dengan melahirkan keputusan-keputusan yang memberi rasa aman, sehat dan sejahtera, bagi rakyatnya. Bukan sebaliknya.

Begitulah surat ini saya buat dengan kesadaran penuh tanggungjawab. Saya sadar kalau harapan saya belum tentu akan terjadi. Karena itu, sekali lagi sebagai orang tua, saya akan menyarankan anak-anak dan keluarga saya yang sudah memiliki hak politik, agar tidak usah ikut memilih dalam Pilkada.

“A statesman is he who thinks in the future generations, and a politician is he who thinks in the upcoming elections.” (Abraham Lincoln).

Klarangan, Harjo Binangun, 05 Desember 2020.
Saleh Abdullah.
Penulis Senior