Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7677

Makin Brutal, Tawuran Pelajar Pakai Air Keras

BOGOR DAILY- Kelompok tawuran di Kebon Jeruk, Jakarta Barat bukan hanya mempersenjatai diri dengan senjata tajam, melainkan air keras. Kejadian ini mengakibatkan tiga orang luka-luka, salah satunya kritis. Aksi tawuran barbar ini terjadi di Gang Asem, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada 29 November 2020. Tawuran melibatkan dua kelompok yakni ‘Garjek’ dan ‘Peluru’.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Ribonson Manurung mengatakan, aksi tawuran itu berawal dari saling ejek di media sosial. Empat orang pelaku yang menimbulkan korban jiwa telah ditangkap polisi.

“Kelompok ini melakukan taruhan tidak hanya dengan senjata tajam, namun juga membekali diri dengan air keras sebagai senjata,” kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson Manurung dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).

Robinson menjelaskan, tawuran ini diawali aksi saling ejek di media sosial antara dua kelompok massa. Aksi saling ejek kemudian berlanjut di lapangan dan kedua kelompok saling serang. “Mereka kemudian bertemu di Kedoya, di Gang Asem,” ungkap Robinson.

Dalam kejadian itu, para pelaku tidak hanya membawa senjata tajam, tetapi juga air keras. Ada 3 korban luka dalam kejadian itu. Polisi menyebut, tiga orang terluka akibat kejadian tersebut. Satu orang terluka cukup parah dan masih menjalani perawatan di ICU.

“Korban yang terlihat luka ada 3, satu di punggung bekas celurit, di tangan, sama di kaki. Mudah-mudahan selamat, sekarang masih di ICU,” kata Robinson.

Robinson menyatakan korban merupakan warga Cengkareng, Jakarta Barat. Saat ini, korban dirawat di ruang ICU RSUD Cengkareng.”Korbannya orang Cengkareng, sekarang masih di RSUD Cengkareng,” ujar Robinson.

Polisi tekah menangkap 4 pelaku yakni AR, ARD, AF, dan MY. Sedangkan 2 pelaku lain masih dalam pencarian atau DPO.Dua dari empat pelaku masih di bawah umur.

Mereka telah diamankan di Mapolsek Kebon Jeruk. Para pelaku yang sudah melewati usia 17 tahun dikenai Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan sejumlah luka pada seseorang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tanpa Tedeng Aling-aling Rizal Ramli Tunjuk Hidung Menkeu Srimulyani

BOGOR DAILY – Bukan Rizal Ramli namanya kalau tidak keras dan berani blak-blakan. Kali ini ekonom senior itu langsung tunjuk hidung Menkeu Sri Mulyani.

Optimisme Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) terhadap pertumbuhan ekonomi hingga 5 persen di tahun 2021 diyakini akan jauh dari kenyataan.

Sebab menurut ekonom senior Rizal Ramli, klaim Sri Mulyani soal ekonomi tanah air acapkali meleset, bahkan tak terwujud.

“Bluffing lagi, track record angka-angka SMI selalu meleset sejak 2 tahun yang lalu,” kata Rizal Ramli di akun Twitternya, Selasa (1/12).

Melihat gaya kepemimpinan menteri dua periode ini, RR pun menilai sosok mantan direktur bank dunia itu sudah tak lag sebagai profesional, melainkan tak ubahnya seperti politisi.

“Sudah jadi politisi. Bohong, kalau ketahuan bisa bohong lagi. Kalau profesional boleh salah, tapi tidak boleng bohong,” tandasnya.

Kritik Kewenangan Menkeu, Rizal Ramli:Ironi Makin Menjadi-jadi

BOGOR DAILY – Ekonom senior Rizal Ramli mengkritik keras kewenangan Menteri Keuangan akan bertambah lewat adanya Omnibus Law Sektor Keuangan. Nantinya Menteri Keuangan akan berperan dalam menilai kinerja anggaran dan operasional OJK dan LPS.

Di dalam Omnibus Law Sektor Keuangan, Menkeu berwenang untuk melakukan penilaian anggaran OJK sebelum diajukan kepada DPR. Sebelumnya, OJK bisa langsung meminta persetujuan dari DPR. Hal tersebut tertuang di dalam Pasal 63.

Merespons hal itu ekonom senior Rizal Ramli berpendapat semakin ironi jika Menteri Keuangan nantinya bertambah sedangkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah semakin tidak ada.

Mantan Menteri Perokonomian itu juga melihat selama Sri Mulyani menjabat Menkeu angka-angka yang disampaikan ke publik banyak kebohongan.

“Ironi yang semakin menjadi-jadi. Kekuasaan semakin ditumpuk, tapi kemampuan untuk selesaikan masalah semakin nihil. Angka-angkapun banyak “bluffing” atau bohongnya. Mau kemana? Omnibus Law Keuangan,” demikian pendapat Rizal Ramli, Selasa (1/12).

Dalam merancang draf RUU Omnibus Law Sektor Keuangan, Komisi XI telah melakukan evaluasi dan analisis terhadap 8 produk Undang-Undang (UU), salah satunya adalah UU 9/ 2016 tentang Pencegahan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK).

UU tentang PPKSK mengatur jalannya tugas dan wewenang dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Meskipun pengambilan keputusan KSSK dilakukan secara mufakat, namun ketika mufakat itu tidak tercapai Menteri Keuangan memiliki kekuatan besar sebagai pengambil keputusan terakhir di rapat KSSK.

Jelang Pernikahan, Kalina Kena Sengatan Belut Vicky Prasetyo

0

BOGOR DAILY – Dua sejoli yang sedang dimabuk cinta ini kini sedang ramai dibicarakan.

Keduanya adalah mantan istri master Deddy Corbuzier Kalina Octaranny dan Vicky Prasetyo.

Kalina Ocktaranny dan Vicky Prasetyo, tampaknya begitu serius menjalani hubungan asmara. Keduanya bahkan dikabarkan akan menikah tahun depan.

Beberapa waktu lalu, Vicky sempat mengumumkan bahwa keduanya akan menggelar pernikahan pada 21 Februari 2021 mendatang.

Baik Kalina maupun Vicky, tak segan-segan untuk mengunggah potret mesra mereka di Instagram. Baru-baru ini, Vicky mengunggah video yang memperlihatkan pesona Kalina.

Dalam video itu, Kalina terlihat berada di sebuah tempat dengan pemandangan yang begitu indah. Menyertai unggahannya, Vicky menuliskan gombalan maut untuk Kalina.

Kata Vicky seperti dalam kolom keterangannya, kecantikan Kalina membuat lumba-lumba Kongo jadi batuk ketika menatapnya.

Tak sampai di situ, Vicky juga mengatakan bahwa keindahan rambut Kalina bagaikan sengatan belut listrik Cianjur yang bisa mengalirkan energi berisi motivasi.

“Kecantikan kamu membuat batuk lumba2 Kongo saat menatapmu @kalinaocktaranny ….rambutmu yg indah bagaikan sengatan belut listrik cianjur yg akan mengalirkan energi yg memotivasi,” sambungnya.

Selain itu juga kata Vicky, body Kalina bak lobster Ciawi, yang selalu membuka dan menutup untuk naik ke puncak hatinya.

“Serta badanmu yg sexy bagaikan lobster ciawi yg selalu buka tutup untuk naik ke puncak hatimu,” tutupnya.

Namun, gombalan Vicky ini sempat membuat Kalina bingung. Dia heran dirinya harus GR atau bagaimana, setelah mendengar ada sengatan belut.

“Ya Allah yank, aku ga tau mesti GR atau apa.. Koq ya ada sengatan belut segalaaaa. I love you ,” tulis Kalina.

Video Detik-detik Laskar FPI Hadang Polisi di Kediaman Rizieq Shihab

BOGOR DAILY – Penyidik Polda Metro Jaya terlibat adu mulut saat mendatangi rumah Habib Rizieq, kedatangan mereka dihadang oleh sejumlah anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI), Rabu (2/12/2020).

Video yang merekam momen tersebut beredar di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram @akhwat_riau_backup .

Dalam dua potongan video yang dibagikan akun tersebut, terlihat bagaimana polisi dan anggota TNI dihadang oleh sejumlah pria berpakaian putih dan berbaret hijau.

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI, Munarman menampik hasil tes swab Rizieq Shihab yang menyatakan pemimpin FPI itu positif terinfeksi COVID-19.

“Palsu itu,” kata Munarman, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya beredar surat hasil tes PCR dari Rizieq Shihab di media sosial. Hasil uji usap dalam konten viral itu menunjukkan HRS positif terinfeksi virus SARS-CoV-2.

Karena tak kunjung memenuhi panggilan, penyidik Polda Metro Jaya melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas untuk diperiksa sebagai saksi dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada Senin mendatang (7/12/2020).

“Kita melayangkan kembali surat panggilan yang kedua kepada saudara MRS dan HA yang kita jadwalkan untuk bisa hadir pada hari Senin (7/12),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Rizieq dan Hanif Alatas semula dijadwalkan untuk diperiksa pada Selasa (1/12). Namun, keduanya mangkir dari panggilan pihak kepolisian hingga akhirnya dilayangkan surat pemanggilan kedua.

Pengacara Rizieq dan Hanif memang datang ke Polda Metro Jaya untuk menyampaikan alasan keduanya mangkir, namun alasan tersebut tidak diterima oleh penyidik.

“Memang pengacaranya datang ke sini untuk menyampaikan alasan tidak hadir pada panggilan pertama tetapi menurut penyidik alasan yang diberikan itu tidak patut dan wajar,” ujarnya.
Polda Metro Jaya telah meningkatkan status kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan kerumunan massa MRS dari penyelidikan ke penyidikan.

Selain di Polda Metro Jaya, Polda Jabar juga telah menaikkan status dugaan pelanggaran protokol kesehatan karena adanya kerumunan terkait acara MRS di Megamendung, Bogor, ke penyidikan.

Dua kasus pelanggaran protokol kesehatan berupa kerumunan massa yang menyeret nama MRS sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan demikian artinya penyidik menemukan adanya unsur pelanggaran pidana.

Dalam kasus ini, penyidik menduga telah terjadi pelanggaran Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Kemudian Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP.

Habib Rizieq Sampaikan Maaf Soal Kerumunan di Bandara, Petamburan dan di Megamendung Bogor

BOGOR DAILY – Setelah hampir satu pekan gaduh soal kerumunan pasca kepulangannya, Habib Rizieq Shihab pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kerumunan yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Petamburan, Tebet hingga Megamendung, Kabupaten Bogor.

Permintaan maaf tersebut disampaikan oleh Habib Rizieq saat menyampaikan pidato pembuka dalam “Dialog Nasional HRS Bersama 100 Ulama & Tokoh.”

“Saya minta maaf kepada semua masyarakat, dalam kerumunan di bandara, di Petamburan, di Tebet, di Megamendung terjadi penumpukan yang memang di luar kendali, ini karena antusiasme umat,” kata Habib Rizieq dalam dialog tersebut.

Imam Besar FPI tersebut mengatakan, kerumunan tersebut terjadi diluar kendali. Habib Rizieq Shihab juga mengaku telah menerjunkan ribuan laskar FPI untuk mengamankan massa yang berkumpul.

Selain itu, Habib Rizieq juga meminta maaf kepada para ulama lainnya. Dia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha menjalankan protokol kesehatan yang ketat dengan menyediakan rapid tes hingga tes usap sebelum masuk ke acaranya.

“Kita di sini sudah memberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat, jadi di pintu gerbang itu sudah kita sediakan rapid test hingga swab antigen, jadi kalau ada tamu siapa pun dia tanpa terkecuali kita periksa,” lanjut Habib Rizieq.

Dalam kesempatan itu, Habib Rizieq juga mengajak masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan rajin cuci tangan dan beristighfar agar wabah segera berakhir.

“Ayo kita jaga protokol kesehatan, sering-sering cuci tangan, dan saya ajak semua, dengan semua revolusi akhlak kita pandang pandemi agar bisa wabah ini diangkat oleh Allah, dan juga banyak istighfar, kita tingkatkan ketakwaan,” lanjutnya.

Heboh Soal Ujian Cabul SD Kota Bogor, Endah Purwanti : Masuk Kategori Pornografi

BOGOR DAILY – Menyikapi viral dan hebohnya soal-soal ujian ulangan cabul di SDN Kedung Badak 2 Kota Bogor membuat geram Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti.

Endah mengaku geram sekaligus prihatin, setelah melihat dengan detail soal-soal yang diberikan untuk anak kelas 5 SD tersebut sangat tidak memenuhi kepatutan.

“Ya sudah berkontak dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin, sudah disidak langsung sekolah tersebut,” ungkap Endah.

Ada tiga faktor yang menjadi perhatiannya, yang pertama adalah lalai dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait dengan ‘kecolongan’ soal-soal yang tidak sepantasnya untuk anak-anak di usia kelas 5 SD tersebut.

Kedua mungkin sang guru mapel PJOK tersebut tidak menguasai materi dengan baik alias bermasalah. Dan yang ketiga, ini bisa kategorikan masuk dalam tindakan berbau pornografi.

“Ini jelas melanggar Perda Kota Layak Anak, secara keilmuan pendidikan tidak pantas, tidak pantas juga dengan norma kepatutan. Anak kelas 5 SD tidak pantas mendapatkan soal-soal dengan tata bahasa seperti itu,” papar Endah Purwanti.

Dinas Pendidikan Kota Bogor pun sebetulnya tidak bisa lari dari tanggungjawab pengawasan kepada sekolah.

Dia menegaskan, pengawasan melekat sangat perlu dilakukan, agar tidak terulang kejadian lagi seperti ini karena tidak pantas.

Sebelumnya, Kepala SDN Kedung Badak 2 Siti Nurmi menyampaikan permohonan maafnya atas soal ujian yang terlalu vulgar untuk anak kelas 5 SD. Siti mengaku kecolongan dengan kasus tersebut.

“Memang benar soal itu dibuat oleh guru kami yang berinisial O. Saya selaku kepala sekolah meminta maaf yang sebesar besarnya atas kejadian ini,” ungkap Siti

Siti mengatakan bahwa Guru PJOK tersebut sedang sakit parah, di rawat selama 3 hari dan diharuskan menjalani operasi pemasangan ring jantung.

Siti mengemukakan juga bahwa soal yang dibagikan kepada murid belum dikonfirmasi kepadanya. Sehingga, ia tidak mengecek dan mengetahui isi soal tersebut

“Setiap akan dilakukan ujian biasanya sebelum dibagikan, saya pasti cek terlebih dulu. Apakah soal tersebut layak dan sesuai dengan Kompetensi Dasar atau tidak,” jelas Siti Nurmi.(Ibnu)

Jaksa Pinangki Rutin Suntik Botoks, Biaya Perawatan Tubuhnya Sampe Rp100 Juta

BOGOR DAILY – Jaksa Pinangki yang terjerat dalam kasus Djoko Tjandra ternyata memang sosialita. Biaya perawatan tubuhnya saja menghabiskan dana Rp100 juta.

Adalah Dokter Olivia Santoso selaku dokter “home care” Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang menyebutkan bahwa biaya perawatan pasiennya tersebut sejak 2013 hingga 2020 mencapai sekitar Rp100 juta per tahun.

Hal itu disampaikan oleh Olivia di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (2/12/2020) saat menjadi saksi untuk terdakwa mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung Pinangki Sirna Malasari.

“Dalam 1 tahun bisa Rp100 juta lebih, dari dulu seperti itu,” kata Olivia, dilansir dari Antara, Rabu (2/12/2020).
“Saya kenal sejak 2013 saat saya bekerja di sebuah klinik, saat itu Bu Pinangki datang ke klinik untuk berobat karena kelelahan bekerja dan suntik vitamin C,” tambah Olivia.

Selain itu, Olivia juga mengatakan bahwa Pinangki memang menjadi pasien tetapnya sejak 2013 hingga 2020 untuk suntik multivitamin.

“Dokter ‘homecare’ itu jadi saya datang ke rumah ibu, waktu di klinik ibu yang datang ke klinik, kalau ‘homecare’ saya datang ke lokasi bisa kantor atau rumah,” ungkap Olivia.

Menurut Olivia, biaya sekali konsultasi tergantung keluhan dan pengobatan yang diberikan.

“Untuk obat-obatan tarifnya sekitar Rp800 ribu sampai Rp1 juta sedangkan untuk jasa konsultasi kalau ‘weekdays’ siang hari Rp300 ribu per kedatangan, untuk malam hari atau ‘weekend’ harganya Rp500 ribu,” tambah Olivia.

“Pernah suntik botoks kolagen, itu untuk kerutan, untuk kesehatan kulit misalnya bila ada yang tidak simetris,” sambungnya.

Viral Video Adzan Berisi Ajakan Jihad, Tujuh Warga Majalengka Minta Maaf

BOGOR DAILY – Heboh video Azdan berisi ajakan jihad berbuntut alhasil para pelakunya menyampaikan permohonan maaf.

Mereka mengaku khilaf, tujuh orang yang melafalkan azan dengan ajakan jihad itu minta maaf. Enam dari Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Majalengka meminta maaf kepada masyarakat dan seorang warga Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh.

Video permohonan maaf tujuh warga Majalengka itu pun beredar di media sosial. Diketahui video permohonan maaf tersebut dilakukan di Balai Desa Sadasari.

Di video tersebut selain menyatakan permohonan maaf mereka juga membuat surat pernyataan yang ditanda tangan di atas materai 6.000 yang disaksikan Plt Desa Sadasari Abdul Miskad dan saksi lainnya.

“Melalui surat pernyataan ini kami tujuh orang memohon maaf kepada semua pihak, atas video yang sempat viral sebelumnya. Permohonan maaf ini kami sampaikan kepada warga Desa Sadasari, pemerintah desa dan seluruh umat Islam di seluruh tanah air,” ujar Anggi Wahyudin, salah seorang pelaku azan didampingi enam orang rekannya saat membacakan surat pernyataan maaf di video tersebut, dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (2/12/2020).

Lebih lanjut Anggi menjelaskan saat membuat video azan jihad tersebut tidak ada tendensi kepada pihak manapun.

Ia mengaku tidak mengatahui jika video yang dibuatnya itu telah memicu dan dianggap berbau SARA dan mengganggu kondusivitas umat beragama.

Pihaknya mengaku telah berbuat khilaf dan berjanji tidak mengulangi hal serupa dan berharap permohonan maaf dan pernyataan tidak mengulangi perbuatan dapat diterima masyarakat serta umat Islam secara keseluruhan.

“Kami tidak bermaksud memfitnah, menuduh, menyerang pihak manapun. Jika ada pihak yang merasa risih dan tidak nyaman, kami memohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam dan kami mengaku bersalah,” ujarnya.

Adapun enam pelaku azan jihat lainnya yang ikut menandatangani surat pernyataan yakni Anggi Wahyudin (warga Desa Sadasari), Candra Purnama (warga Desa Sadasari), Asep Kurniawan (warga Desa Sadasari).

Ahmad Kusaeri (warga Desa Sadasari), Sahaad dan Fuad Azhari (warga Desa Sadasari). Kemudian, Ahmad Syarif Hidayat warga Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh.

Habib Rizieq : Tidak Ada Jihad Angkat Senjata, Selama Tidak Ada Pembantaian

BOGOR DAILY – Habib Rizieq kembali berorasi saat PA 212 menggelar Reuni 212 pada hari Rabu (2/12/2020), secara virtual dengan tajuk ‘Revolusi Akhlak, Solusi Indonesia yang Bermartabat.

Dalam Reuni 212 tersebut, Rizieq Shihab mengulas mengenai kalimat jihad yang kerap dikaitkan dengan ISIS, terorisme, pemenggalan kepala, atau perbuatan yang mengerikan.

Rizieq mengakui bahwa dalam terminologinya, jihad memang bermakna perang. Tapi, ada syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan jihad berdarah-darah atau hingga titik darah penghabisan.

Contohnya, seperti saat Belanda menjajah Indonesia, para ulama menyuarakan jihad. Kala itu, yang melakukan jihad adalah Teuku Umar, Pangeran Diponegoro, hingga Tuanku Imam Bonjol.

Pada saat itu memang harus jihad, harus berdarah-darah demi kemerdekaan. Begitu pula setelah Indonesia merdeka dan Belanda ingin menjajah kembali, para ulama kembali menyuarakan jihad besar-besaran untuk mengusir penjajah.

“Terjadi gerakan jihad yang luar biasa mengusir penjajah untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Rizieq.

Dalam hal ini jihad menjadi wajib. Tapi, sekarang ini karena Indonesia sudah damai, maka yang disuarakan adalah darul dakwah atau darul hisbah, bukan darul jihad.

“Kan tidak ada genosida. Apa pemerintah kita melakukan genosida terhadap rakyat Indonesia? Kan enggak. Selama tidak ada pembantaian terhadap umat Islam, tidak ada pembunuhan terhadap ulama dan kyai, kita tidak bicara soal perang angkat senjata. itu semua fitnah,” ujar Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab menambahkan bahwa saat ini jihad yang paling afdhol adalah menyampaikan kalimat yang haq (benar) kepada penguasa yang zalim.

“Siapa yang menyampaikan kalimat haq, kalimat benar, depan kezaliman penguasa itu jihad yang paling afdhol. Itu jihad yang wajib dilakukan oleh para ulama, khususnya habib dan kyai,” tuturnya.

Karena itu, dia meminta agar terbiasa hidup saling menerima kritik dan menasehati. Sekali lagi dia meminta semua pihak stop segala kegaduhan dan membuka pintu dialog untuk berdiskusi.

“Stop kegaduhan, stop ketidakadilan, stop kezaliman,” pungkas Rizieq Shihab.