Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7702

Jokowi Tinjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin, Berharap Produksinya Bisa Atasi Banjir dan Longsor

BOGOR DAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin, Jumat, (27/11/2020). Lokasi persemaian terletak di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Ini adalah sebuah lokasi pembibitan yang ingin kita persiapkan. Kita harapkan nanti tahun depan, 2021, sudah selesai dan sudah berproduksi,” kata Jokowi secara virtual.

Nantinya, 16 juta bibit akan diproduksi. Bibit-bibit tersebut akan didistribusikan ke lokasi atau wilayah yang sering mengalami bencana banjir dan tanah longsor.

Pusat perbenihan akan dibangun di atas lahan 159,58 hektare. Lokasi ini akan dibagi menjadi zona perbenihan, zona kelola masyarakat, zona diklat, dan zona koridor pengembangan usaha.

Pembangunan menjadi permulaan dan percontohan bagi pengembangan serupa di sejumlah lokasi. Seperti Danau Toba (Sumatra Utara), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Kepala Negara turut meninjau laboratorium kultur jaringan. Jokowi juga meninjau kebun pangkas, shading house, dan propagation house.

Presiden ke-7 RI itu turut meninjau lokasi rencana pembangunan Pusat Perbenihan dan Riset Hutan Tropika Internasional. Jokowi didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Hudoyo.

Kasus Gratifikasi Rachmat Yasin Siap Diangkat ke Pengadilan Tipikor Bandung

BOGOR DAILY –  KPK menyatakan berkas tuntutan Bupati Bogor periode 2008-2014 sudah lengkap (P21) dan segera dibawa ke Pengadilan Tipikor Bandung.

KPK telah menetapkan Rachmat sebagai tersangka pada 25 Juni 2019 dan kemudian dilakukan penahanan pada 13 Agustus 2020. Rachmat diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD sebesar Rp8,93 miliar.

Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Selain itu, tersangka Rachmat juga diduga menerima gratifikasi, yaitu berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor agar memperlancar perizinan lokasi pendirian pondok pesantren dan Kota Santri serta menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta dari pengusaha.

Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.

Rachmat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Minta Izin Ketua Satgas, PSI Lakukan Hajatan HUT ke-6 Secara Offline

0

BOGOR DAILY – Dalam penyelenggaraan acara HUT PSI yang ke-6 tahun, para pengurus PDP PSI akan menggelar hajatan di Kota Bogor. Tak ingin gegabah, lantaran kota hujan ini masih banyak kasus penyebaran covid, kadernya secara resmi langsung menghadap Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Jumat (27/11/2020).

Ketua Satgas Covid 19 Kota Bogor, Dedie Rachim yang juga wakil Walikota Bogor pun mengapresiasi kehadiran pengurus PSI Kota Bogor yang meminta petunjuk terkait acara HUT akan mengadakan acara syukuran offline.

“Kami PSI Kota Bogor harus meminta saran, arahan dan petunjuk agar rencana kegiatan offline dapat berjalan sesuai aturan selama masa pandemi. Pada intinya PSI diberi arahan, acara tidak boleh menimbullan kerumunan, jumlah orang tidak lebih dari 50 persen kapasitas tempat, sedapat mungkin di ruang terbuka, menjalani protokol kesehatan 3m yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” papar Ketua DPD PSI Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso.

Dia juga HUT ke-6 ini, PSI ingin menjalin komunikasi dengan segala lapisan masyrakat yang beragam dengan mengajak semua warga membersihkan 6 rumah ibadah, diantaranya masjid, gereja, vihara dan pura.

Dikatakan Sugeng, kegiatan ini pun diapresiasi baik oleh Kepala Kesbangpol kota Bogor, Dadang.

Apalagi, sambung dia, informasi dari kesbangpol bahwa posisi Kota Bogor meenduduki peringkat kota yang tolera.

“Sebelumnya berada diperingkat di bawah, sekarang naik signifikan pada peringkat atas. Informasi yang sangat berharga, karena keberadaan PSI salah satunya adalah menguatkan toleransi antar warga negara yang beragam,” urai dia.

Terkait hajatan PSI sendiri, Sugeng menyampaikan bahwa pada acara offline akan dilakukan Sabtu (28/11/2020). Kali ini juga, PSI kota Bogor akan memberikan perhatian kepada guru dan pekerja serta pada acara tersbut akan diberikan penghargaan pada LSM yang bekerja secara sukarela pada prinsip-prinsip kemanusiaan.

“LSM manakah yang akan diberikan penghargaan? Nanti akan ada undangan pada LSM-LSM tersebut. juga akan ada acara donor darah di hari Minggu (29/11/2020).

 

Lagi-lagi Puluhan Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lakukan Tes Rapid

0

BOGOR DAILY – Puluhan anggota DPRD kabupaten Bogor lakukan rapid test di Gedung Serbaguna I DPRD Kabupaten Bogor pada Jum’at (27/11/2020) untuk memeriksa kondisi anggota DPRD secara berkala.

“Kegitan rutin, SOP kita untuk memeriksa kondisi anggota DPRD Kabupaten dan Sekwan yang memang berhubungan erat dengan tugas-tugas,” kata Sekertaris Dewan, Ronny Sukmana usai melakukan rapid test.

Rapid test ini, ia meneruskan, diikuti hampir seluruh dewan dan staf dewan untuk memastikan kesehatannya di masa pandemi seperti saat ini, oleh karenanya kesehatan musti diperiksa secara berkala.

“Jika reaktif, kita langsung tangani untuk swab dan jika positif kita sarankan untuk isolasi mandiri. Kadang kan sekrang reaktif karena kecapean tapi setelah di tes lagi non-reaktif. Makanya dicek secara berkala,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan tidak ada batas waktu tertentu kapan anggota DPRD melakukan rapid, namun karena banyaknya agenda saat ini, maka dilakukanlah rapid test tersebut.

“Sebetulnya, tidak ada batas waktu tetapi memang lagi kegiatan tinggi dan trend covid tinggi, kita harus memastikan untuk meyakinkan dan menjamin anggota, karena rapat koordinasi terus dengan SKPD,” pungkasnya.

Setelah Sehat, Habib Rizieq Akan Berjuang Bersama Mahasiswa dan Buruh Menolak RUU Cilaka

BOGOR DAILY – Setelah heboh dikabarkan menjalani general check-up di RS Ummi Bogor, kini beredar video singat Habib Rizieq Shihab membuka-buka buku tebal bertuliskan RUU CILAKA (RUU Cipta Kerja 2020), Jumat (27/11/2020).

Dalam video yang diunggah Front Pembela Islampada akun twitter @Kabar_FPI, tampak Imam BesarFront Pembela Islamtengah membuka draft tersebut.

Dalam keterangannya, akun tersebut menuliskan, “Jangan terlalu sibuk dengan isu spanduk. Jangan lupa dengan RUU Cilaka”.

Disebutkan, “Imam Besar HRS sudah selesai membaca dan mempelajariRUU Cipta Kerja. Dan beliau menyatakan SIAP BERJUANG bersama Mahasiswa, Buruh dan Rakyat yg menolak RUU Cipta Kerja!”.

Tidak disebutkan mengenai lokasi HRS tersebut berada. Apakah HRS masih berada di RS Ummu Bogor atau sudah kembali ke kediamannya di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta.

Seperti diketahui sebelumnya dikabarkan HRS bersama istrinya, Syarifah Fadhlun Yahya menjalani observasi di RS Ummi Kota Bogor.

Ketua Harian DPP FPI, Slamet Ma’arif memastikan, HRS dalam kondisi sangat baik dan sehat.

Ma’arif membenarkan HRS sudah mendatangi RS Ummi Kota Bogor sejak Rabu, 25 November 2020, untuk general check up.

“Alhamdulillaah, IB-HRS dalam kondisi sangat baik, Sehat Wal ‘Afiyat. Sejak kemarin IB-HRS datang ke RS UMMI meminta General Check-Up, karena sempat kelelahan saat disambut, disalami, dipeluk dan diciumi ribuan umat Islam yang rindu dan antusias,” kata Ma’arif.

Terkait hal itu, akun twitter @Kabar_FPI membagikan potongan video HRS yang diduga sedang berada di salah satu ruangan di RS Ummi Kota Bogor.

Dalam potongan video tersebut, HRS menyatakan bahwa hasil general check-upnya bagus.

“Alhamdulillah hasil general check up Aba, semuanya bagus. General check innya, mencakup ya jantung, paru-paru, ginjal, fungsi hati, begitu juga dulu kan Aba ada asam urat, ada asam lambung, semua enggak ada,” ucap HRS saat berbincang dengan kerabatnya dalam cuplikan video tersebut.

Dalam cuplikan video tersebut, HRS tampak sehat dan segar.

Ia mengucap syukur atas segala nikmat sehat yang diberikan Allah SWT.

“Alhamdulillah Wa Syukurillah. Nikmat sehat wal afiat,” ucapnya.

Millen Cyrus Bakal Direhabilitasi di BNN Lido Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Setelah menjalani pemeriksaan di Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Jakarta Utara, selebgram Millen Cyrus diputuskan untuk menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Kabupaten Bogor.

Millen Cyrus harus jalani rehabilitasi terkait penggunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Kepala BNNK Jakarta Utara, AKBP Bambang Yudistira menyatakan, pihaknya merekomendasikan Millen Cyrus untuk direhabilitasi jalan.

Keputusannya merehabilitasi Millen Cyrus itu juga dikatakan Kasatnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, AKP Rezha Rahandhi, Jumat (27/11/2020).

Oleh sebab itu, polisi akan membawa Millen Cyrus ke Lido. Namun, sebelumnya Millen harus menjalani swab test terlebih dahulu untuk memastikan negatif Covid-19.

“Keluarga minta rehab ke Lido. Kita mau antar ke Lido belum bisa karena harus ada swab,” tutur Rezha Rahandhi.

“Dia diswab hari ini, cuma masih kita cek dia mau swab dimana. Kita bersabar masih tunggu antrean dari Lido juga, entah Senin atau Minggu nanti kita tunggu kabar selanjutnya,” sambungnya.

Millen ditangkap di hotel kawasan Jakarta Utara bersama seorang pria berinisial JR pada Minggu (22/11/2020) dini hari.

Dari pemeriksaan tes urine, Millen dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu, sedangkan JR negatif.

Dalam penangkapan, polisi menemukan satu alat hisap bong dan sabu-sabu seberat 0,3 gram, serta satu botol minuman keras.

Polisi kemudian menetapkan Millen sebagai tersangka. Menurut polisi, berdasarkan pengakuan Millen, dia memakai barang haram tersebut untuk menghilangkan stres.

Hingga saat ini polisi masih mengejar dua tersangka lagi, yakni OR dan teman perempuannya yang diduga ikut memakai narkoba di hotel tersebut bersama Millen.

Dalam jumpa pers di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Millen Cyrus hanya bisa menundukkan kepala sambil meminta maaf kepada semua pihak.

“Kepada teman media, saya sangat meminta maaf untuk keluarga saya, mama dan keluarga besar saya, dan teman-teman saya,” kata Millen dengan terisak.

“Saya minta maaf dan terima kasih kepada bapak Kapolres dan semua tim, saya salah, saya memakai, saya juga menggunakan alkohol, saya salah banget untuk semuanya jangan ditiru pokoknya jauhi narkoba, terima kasih,” sambungnya.

 

 

Pengamat Minta Pihak RS UMMI Terbuka Soal Kondisi Kesehatan Habib Rizieq

0

BOGOR DAILY – Rizieq Shihab dikabarkan tengah menjalani perawatan di RS Ummi Bogor sejak Rabu (25/11/2020) lalu. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu juga dikabarkan sebelumnya telah menjalani general check up.

Menurut Pengamat Politik, Hukum dan Keamanan Dr Dewinta Pringgodani, guna memastikan kondisi kesehatannya, Habib Rizieq seharusnya melakukan tes swab. Karena saat ini banyak orang yang tidak bergejala, namun ternyata terpapar Covid-19.

“Kan sekalian sedang menjalani perawatan, jadi langsung tes swab saja. Ini untuk kepentingan bersama karena Habib Rizieq beberapa kali menghadiri kerumunan,” kata Dewinta Pringgodani, Jumat (27/11/2020).

“Setelah tes swab, sebaiknya pihak RS Ummi Bogor juga harus segera mengumumkan hasilnya,” lanjutnya.

Dewinta menilai tes swab penting dilakukan Habib Rizieq, karena sejumlah pihak yang diketahui sempat bertemu dengan pemimpin FPI itu dinyatakan positif Covid-19.

“Misalnya Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang, Lurah Petamburan serta Calon Walikota Depok,” kata Dewinta.

Dewinta juga mengingatkan pihak RS Ummi Bogor tidak boleh menutup-nutupi soal kondisi Habib Rizieq.

“Kalau Direktur RS Ummi memberikan keterangan bohong dapat dijerat UU ITE,” kata Dewinta.

“Apalagi yang terkait penyakit menular harus disampaikan ke publik untuk menyelamatkan yang lain,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, sebagai ulama Habib Rizieq harus menganjurkan pengikutnya untuk menaati protokol kesehatan, seperti 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan tidak boleh membuat kerumunan.

Sementara pihak RS Ummi Bogor menyebutkan bahwa saat ini Habib Rizieq dirawat di kamar perawatan president suite.

“Jadi beliau (Habib Rizieq) ke sini, dari hasil screening di tim kami alhamdulillah, tidak mengarah ke Covid,” kata Direktur Utama RS UMMI Bogor, Andi Tatat, di RS Ummi Bogor yang berada di Jalan Empang II No 2, Bogor Selatan, Kota Bogor.

 

Pulang Liburan Wajib Test Swab

BOGOR DAILY- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor tak hanya melakukan tes rapid pada wisatawan yang masuk Kota Bogor saja. Pada liburan panjang Oktober lalu juga melakukan test swab pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang melakukan perjalanan ke luar daerah pada.  Hasilnya terdapat 20 orang ASN mengikuti swab test, pada  Senin (2/11).  “Sesuai arahkan pak wali kota, ASN berlibur ke luar kota memang harus izin dan dilakukan swab tes sebelum beraktivitas,” kata Retno.

Kata dia, pengambilan sampel mulai  masuk kerja pertama setelah liburan panjang ini dan selama menunggu hasil tes, para ASN itu menjalani isolasi mandiri dan tidak beraktivitas di kantor atau melakukan pelayanan. “Hal itu untuk meminimalisir imported case penyebaran atau paparan Covid-19 dari luar kota,” paparnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menginstruksikan agar seluruh ASN yang akan melakukan perjalanan ke luar kota melapor kepada atasannya. Setelah kembali, diharuskan swab tes dan isolasi mandiri hingga hasil tesnya keluar.

Bima Arya meminta jajarannya dan warga Kota Bogor untuk sedapat mungkin menghindari perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing sembari bersiap dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor dan cuaca ekstrim. Bima pun telah memerintahkan agar seluruh aparat terkait, mulai dari Tim Elang, Tim Merpati, Satpol PP, Camat, Lurah agar turun ke lapangan guna melakukan pengawasan dan cek titik-titik mana yang dirasakan rawan dan diberikan imbauan. (*)

 

Estetika Hingga Pertahankan Heritage

0

BOGOR DAILY-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal mengintegrasikan Stasiun Bogor dengan Alun Alun Kota Bogor. Saat ini masih dalam proses pembanguan dan Pemkot sudah menyiapkan empat alternatif desain bakal rencana integrasi Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor. Dari desain yang sudah ada sebelumnya, ada banyak perbedaan yang terjadi.

Sehingga Pemkot menyiapkan kembali desain baru. Pertama adanya underpass, tidak menggunakan underpass, lalu desain tidak menggunakan underpass namun ada rerouting yang diatur, lalu rencana keempat adalah menggunakan flyover. Keempat rencana itu yang harus disamakan kembali presespsinya.

“Secepatnya kita MoU tentang penanganan kawasan terintegrasi di sekitar Stasiun Bogor. Pemkot dan Dirjen Perkeretaapian nanti akan melakukan konsolidasi internal dulu,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Hanafi.

Meski begitu, Hanafi memastikan, konsep yang ada nanti tak meninggalkan kesan heritage yang sudah melekat di kawasan itu. Hanya tinggal menyesuaikan program Dirjen Perkeretaapian yang juga sedang membangun rel ganda (double track) Bogor-Sukabumi.

Begitupun soal skema pembiayaan. Dalam rapat lanjutan, Pemkot juga mengundang pihak terkait lainnya. Baik dari tingkat pusat dan provinsi.

“Tadi ada dari Bapenas, PT KCI, PT KAI, Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dirjen Perkeretaaapian, Balai Besar Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Jadi lengkap semua,” jelas Hanafi lagi.

Namun yang jelas, konsep yang ada tidak meninggalkan sejarah yang ada di kawasan Stasiun Bogor. Apalagi disana, didominasi bangunan cagar budaya. Sehingga hal itu tidak boleh hilang.

“Jadi harus terintegrasi, kita sudah bertemu dan samakan persepsi. Semua lembaga yang di Dirjen Perhubungan kita libatkan. Supaya sama – sama bekerja dan bekerjasama,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kota Bogor Rudi Mashudi menegaskan  rencana integrasi Stasiun Bogor ini membutuhkan koordinasi banyak pihak, mulai dari Bapenas, Dirjen Perhubungan, Balai Perkeretaapian Jawa Barat hingga Balai Perkeretaapian Jakarta-Banten.

“Kita kan sedang mau bangun Alun-Alun hingga Masjid Agung terintegrasi Stasiun Bogor, kita sih berharap ini masuk PSN, jadi biaya bisa dari pusat,” katanya.

Sejauh ini, pada  rapat terakhir membahas empat alternatif pembangunan dalam integrasi kawasan Stasiun Bogor ini, dari sisi perencanaan dan teknis.

“Alternatif pertama, kita buat underpass di Jalan Kapten Muslihat. Untuk menghindari perlintasan sebidang kereta. Kedua, ditutup pas jalur rel-nya. Dibuat frontage jalan antar (jalan) Muslihat dan Paledang,” ujarnya.

“Ketiga ditutup. Jalan Kapten Muslihat dari Jalan Dewi Sartika ke depan kantor PLN, dibuat plaza besar. Dibuat pertigaan lah di (Jalan) Mayor Oking. Keempat dibuat fly over disitu. Ada satu alternatif lagi tapi kita belum respon,” ucap Mantan kabid Perizinan Pemanfaatan Ruang DPMPTSP Kota Bogor.

Dalam rapat terakhir tersebut, kata dia, disampaikan plus minus dari berbagai alternatif itu.

Pemkot sendiri berharap agar integrasi kawasan ini tidak banyak merubah lingkungan dan tetap mengacu pembangunan berkelanjutan. Tidak merubah estetika stasiun dan rencana Alun-Alun Kota Bogor.

Ia mengakui, dari berbagai alternatif, yang paling memungkinkan buat Kota Bogor yakni opsi ketiga membangun plaza besar untuk integrasi stasiun.

Selain tidak banyak merubah lingkungan dan estetika kawasan, biaya pembangunannya pun diperkirakan lebih terjangkau.

“Misal underpass, kendalanya ada utilitas, perlu nebang pohon. Sama seperti kalau buat Fly Over juga begitu. Secara estetika nggak bagus disitu. Kalau plaza nggak terlalu banyak pembangunan. Tapi memang tugas kita untuk merekayasa lalu lintasnya (karena ditutup jadi plaza),” jelas Rudi.

Meski begitu, ia memastikan belum ada keputusan pasti soal opsi mana yang dipilih. Opsi-opsi tersebut dibagikan ke para stakeholder untuk ditindak lanjut.

“Apalagi kita kan nanti ada alun-alun, Masjid Agung. Kita berharap ini masuk PSN dengan biaya dari pusat. Paling realistis plaza seperti depan balai kota, tempat orang jalan kaki. Akan lebih banyak untuk pelajan kaki dan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” tutupnya. (**)

Tempat Wisata Patuhi Prokes, Reaktif Dibawah 10 Persen

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menargetkan 3000 sampel tes rapid untuk wisatawan yang menghabiskan waktu liburan panjang di akhir Oktober lalu. Dari jumlah itu, Dinkes Kota Bogor mendapatkan 290 sampel dan dari jumlah itu, 10 orang reaktif Covid-19.  “Ratusan sampel itu diambil di lokasi Terminal Baranangsiang, Stasiun Bogor, wisata The Jungle, dan Kebun Raya Bogor (KRB),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Di Kota Bogor selama liburan panjang pada akhir Oktober lalu tidak begitu banyak wisatawan yang datang. Sepinya tempat wisata ini terlihat dari jumlah jumlah sampel yang diambil meleset dari yang ditargetkan 150 sampel per hari.  Para wisatawan khususnya dari luar Bogor ini wajib melalukan tes rapid baik di terminal, stasiun dan tempat wisata sendiri. “Di Stasiun Bogor, cuma 40 sampai 60-an yang dites per/hari. Ekspektasi kita banyak yang masuk Bogor, ternyata nggak juga. Di Terminal Baranangsiang juga nggak ramai,” kata Retno.

Dari sisi kepatuhan, rata-rata pengunjung wisata atau tempat wisata hampir semuanya patuh protokol kesehatan (Prokes). Seperti menjaga menggunakan masker, juga rata-rata tempat lokasi wisata menyediakan fasilitas mencuci tangan. “Yang kita ambil ini hanya sampel, dari jumlah sekitar 150 sampel hanya 10 orang yang reaktif masih di bawah 10 persen, artinya lebih baik. Karena secara umum para wisatawan ini, patuh menggunakan masker,” paparnya.

Salah satu pengunjung Kebun Raya Bogor (KRB),  Wijaya (36) asal Kota Depok mengatakan bersyukur hasilnya non reaktif Covid-19. “Alhamdulillah, hasilnya negatif. Kami sekeluarga tiga orang hasilnya negatif. Ya, untuk memastikan bahwa kita sehat juga menghindari penularan ke orang lain,” kata Wijaya.

Ia mengaku, telah melakukan tes cepat sebanyak tiga kali, rutin setiap bulan. Baik itu tes gratis atau tes mandiri. “Mobilitas keseharian saya memang tinggi jadi memang perlu untuk mengetahui kondisi kesehatan,” paparnya.

Beberapa tempat lokasi wisata mengalami lonjakan pengunjung wisata pada musim liburan panjang. Humas KRB, Galendra Jaya mengatakan masa liburan panjang selama lima hari di akhir Oktober lalu, jumlah kunjungan wisata di KRB mengalami peningkatan dibanding libur nasional lainnya atau akhir pekan.

 

Kata dia, setiap akhir pekan atau libur nasional jumlah pengunjung KRB hanya mencapai 2.000 orang. Sementara, pada libur panjang selama lima hari ini rata-rata per hari di atas 2.000 pengunjung. Namun pengunjung KRB lebih banyak wisatawan lokal.

“Paling ramai pada Kamis (28/10), jumlah pengunjung mencapai 5.012 orang, sedangkan rata-rata Rabu, Jumat, Sabtu dan Minggu di atas 2.000 hingga 3.000 pengunjung,” papar Galendra.

Pun mengalami peningkatan, sekitar 30 persen, angka 5.000 itu masih jauh dibanding jumlah pengunjung sebelum masa pandemi sekitar 10.000 hingga 12.000 wisatawan per hari. Baik itu, libur nasional atau akhir pekan.

“Dari sisi jumlah pengunjung juga memang kita membatasi, saat ini KRB tidak lagi menerima acara-acara yang mengundang ratusan orang,” tutupnya. (*/dka)

 

GRAFIS

 

Perjalanan Rapid Kota Bogor selama Libur Panjang

Rabu (28/10) Terminal Baranangsiang

50 sampel dan 1 orang reaktif

Kamis (29/10) Terminal Baranangsiang

100 sampel, dan seluruhnya non reaktif

Jumat (30/10) Stasiun Bogor

50 sampel dan 5 orang reaktif

Sabtu (31//10) The Jungle

50 Sampel dan 4 orang reaktif

Minggu (1/11) Kebun Raya Bogor

40 sampel dan seluruhnya non reaktif

Total 290 sampel

Reaktif 10 orang