Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7727

Vicky Prasetyo Mengajak Kalina Nonton Band Metal

0

BOGORDAILY – Vicky Prasetyo baru jadian dengan Kalina Oktarani. Kabarnya mereka akan menikah pada Februari 2021.

Sayangnya, bagi beberapa orang rencana itu dinilai terlalu prematur. Vicky Prasetyo mengaku tidak masalah dengan anggapan itu. Menurutnya kualitas hubungan tidak bisa ditentukan dari lama berhubungan.

“Iya cepet atau lambat sebenarnya bukan tergantung waktu, tapi kualitas. Aku sudah cukup mengenal dia ya tinggal ini ada beberapa bulan menyesuaikan,” kata Vicky Prasetyo usai menjadi bintang tamu di Kopi Viral Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020).

Vicky Prasetyo juga mengungkapkan sosok Kalina kerap kali mengalah dengan dirinya. Bahkan Vicky Prasetyo bercerita bahwa dia sempat mengajak mantan istri Deddy Corbuzier itu nonton band Metal yang Vicky gawangi.

“Dia cukup ngalah kok di mana aku yang nggak suka aku tahu jadi di mana yang aku suka. Kemarin aku sempet, nggak pernah dalam hidupnya menonton konser metal di tengah-tengah ya kaya gitu, sama band metal aku, Kudeta, nonton dia, fun,” ungkap Vicky Prasetyo.

Sementara itu, Vicky juga berusaha menyakinkan keinginan Kalina menonton Kudeta adalah natural. Bahkan Vicky akui Kalina ingin sekali diajak dalam rangkaian tur Kudeta. Dari situ, Vicky Prasetyo menilai Kalina sudah menyesuaikan dalam kehidupannya.

“Aku kan bisa ngeliat ya di mana kebahagiaan yang di kurang yang mana kebahagiaan yang natural bahkan kita mau tur Kudeta ke Surabaya dan beberapa titik-titik show. Dia malah dia yang mau ikut aku. Menirut aku dia udag bisa masuk dalam kehidupan aku dan aku menyesuaikan diri,” bebernya.

Namun bagi Vicky Prasetyo mendapatkan hati Kalina adalah hal yang menjadi target hidupnya. Bagi Vicky hal itu berkat Tuhan yang sudah menjadi garis hidupnya.

“Ya kita itu nggak pernah merencanakan sesuatu di saat kita merencanakan Tuhan pasti akan menentukan sesuatu yang memang sudah digariskan. Jadi kalau aku ya nggak bisa baca juga besok seperti apa dan bagaimana , tapi berusaha saling memperbaiki,” imbuhnya.

“Jadi saat Kalina bisa dalam proses tahapan sejuah ini yaitu pasti ada ijin dan berkah Allah dan semuanya. Kita sudah mulai sepakat, untuk nanti oembenahan, kita mau belajar,” pungkasnya.

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Berubah Lagi, Segini Rincian Masing-masing Kelasnya

BOGOR DAILY – Pemerintah Pusat berencana akan kembali menyesuaikan iuran BPJS Kesehatan seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022.

Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan nasional (JKN) berbasis kebutuhan dasar kesehatan (KDK), di mana kelas 1, 2, dan 3 untuk peserta mandiri yang ada akan digabung jadi satu.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah memberi sinyal bahwa program itu akan memengaruhi besaran iuran BPJS Kesehatan. Meskipun, dia tidak menjelaskan berapa besaran iuran yang akan diterapkan.

“Kelas standar akan berkonsekuensi pada perubahan besar iuran ke dalam program JKN. Penyusunan iuran JKN dalam rangka penyesuaian iuran dikoordinir dengan DJSN dengan mempertimbangkan masukan dari Kemenkeu, Kemenkes dan BPJS Kesehatan,” kata Terawan , Selasa (24/11/2020).

Perubahan iuran BPJS Kesehatan bukan pertama kalinya terjadi. Terakhir, iuran mengalami perubahan pada 1 Juli 2020 lalu untuk kelas I dan II yang mengalami kenaikan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang, Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Sementara itu, untuk iuran BPJS Kesehatan kelas III masih sama tahun ini. Golongan kelas III baru akan naik tahun depan. Berikut rincian iuran BPJS Kesehatan sekarang:

– Kelas I peserta mandiri atau PBPU dan BP menjadi Rp 150.000 per orang per bulan, naik 85,18%.
– Kelas II menjadi Rp 100.000 per orang per bulan atau naik 96,07%.
– Kelas III tetap Rp 25.500 per orang per bulan (tahun depan jadi Rp 35.000).

Nantinya, jenis kelas di atas akan diganti menjadi kelas standar dan hanya terbagi menjadi dua yakni kelas Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan non-PBI. Untuk kelas PBI, di tempat rawat inap akan disediakan maksimal 6 tempat tidur, sedangkan non-PBI hanya disediakan maksimal 4 tempat tidur.

Prinsip penetapan iuran BPJS Kesehatan akan berubah mempertimbangkan pemenuhan KDK, rawat inap kelas standar, kemampuan membayar, inflasi kesehatan, dan perbaikan tata kelola JKN.

Pemerintah RI Diminta Membantu Agar Bahasa Indonesia Tetap Diajarkan di Australia

BOGORDAILY – Guna menjadikan bahasa Indonesia semakin internasional dan membantu pengajaran bahasa Indonesia di luar negeri, seperti Australia, Pemerintah Indonesia didesak untuk ikut membantunya, seperti memberikan subsidi bagi tenaga pengajar di berbagai universitas di Australia.

Hal ini dikatakan Profesor Emeritus David T Hill dari Perth yang sudah selama 20 tahun terakhir berkecimpung dalam pengajaran bahasa Indonesia di Australia.

Liam Prince, Direktur konsorsium ACICIS, sebuah lembaga nirlaba yang menyediakan kesempatan bagi mahasiswa Australia untuk belajar di Indonesia, juga mengatakan Pemerintah Indonesia paling tidak bisa memberikan bantuan dana bagi kampanye yang akan dilakukan untuk lebih menjual pengajaran bahasa di Australia.

David dan Liam berbicara dengan wartawan ABC Indonesia Sastra Wijaya menyusul rencana La Trobe University di Melbourne untuk menghentikan program bahasa Indonesia di akhir tahun 2021.

La Trobe University adalah satu dari 14 perguruan tinggi yang masih memiliki program Bahasa Indonesia.

Padahal ketika memulai pengajaran bahasa Indonesia di tahun 1989, La Trobe menjadi bagian dari 22 dari 42 universitas di Australia yang mengajarkan bahasa Indonesia.

David adalah pendiri dan Direktur ACICIS ketika didirikan tahun 1995, sebelum pensiun dari tugasnya mengajar di Universitas Western Australia (UWA) beberapa waktu lalu.

“Saya selama sudah 20 tahun berusaha mengikuti naik turun belajar mahasiswa belajar bahasa Indonesia di universitas,” kata David.

“Dari data memang kelihatan peminat cenderung turun secara drastis.”

“Tetapi yang saya lihat belakangan ancaman yang sangat besar pada beberapa jurusan bahasa Indonesia yang tersebar di universitas di beberapa negara bagian.”

“Dalam konteks ini sangat khawatir di La Trobe, jangan-jangan akan juga terjadi di universitas lain.” kata David.

Dari tahun ke tahun sudah berulang kali dibahas mengenai penyebab menurunnya minat siswa di Australia untuk belajar bahasa asing, termasuk bahasa Indonesia.

David mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia untuk mengatasi masalah ini.

Secara umum, David mengatakan mereka yang berkecimpung dalam pengajaran bahasa Indonesia di Australia sudah berterima kasih kepada Pemerintah dan wakil pemerintah Indonesia yang aktif mendukung pengajaran bahasa Indonesia di Australia.

Namun dibandingkan negara lain, seperti China dan negara Eropa yang sudah memiliki lembaga untuk mengajarkan bahasa seperti Confucius Institute (China), Korean Foundation (Korea Selatan), Gothe (Jerman), Alliance Francaise (Prancis), Japan Foundation (Jepang), David mengatakan Indonesia perlu memikirkan hal seperti ini dengan lebih serius.

“Tidak dapat disangkal dibandingkan negara lain, bantuan yang mereka berikan tidak dalam bentuk dukungan moral saja, namun dalam bentuk finansial sampai jutaan dolar seperti yang dialirkan oleh Beijing lewat Confucius Institute,” katanya.

Profesor Emeritus David Hill sudah lama berkecimpung dalam pengajaran bahasa Indonesia di Australia.
Profesor Emeritus David Hill sudah lama berkecimpung dalam pengajaran bahasa Indonesia di Australia. (Foto: Supplied)

Liam Prince sekarang menjadi Direktur Konsorsium ACICIS menggantikan David dan mengatakan usaha yang akan dilakukannya sekarang adalah berkampanye di Australia guna menarik lebih banyak siswa untuk belajar bahasa asing, termasuk bahasa Indonesia, di tingkat universitas.

Salah satu alasannya adalah Pemerintah Australia baru saja meloloskan aturan yang mengubah sistem pendanaan bagi jurusan yang dipilih mahasiswa warga Australia.

Dalam aturan baru ini, uang kuliah untuk program bahasa akan lebih murah dibandingkan jurusan seni dan ilmu sosial lainnya.

“Saya sedang berkoordinasi dengan mereka yang lain yang terlibat dalam pengajaran bahasa untuk membuat kampanye menjelaskan aturan terbaru ini,” kata Liam kepada ABC Indonesia.

Senada dengan pendapat David mengenai perlunya keterlibatan Pemerintah Indonesia dalam membantu pendanaan pengajaran bahasa Indonesia di Australia, Liam juga mengatakan Pemerintah Indonesia setidaknya bisa membantu pendanaan dalam soal kampanye.

“Kalau ada pendanaan dari misalnya Pemerintah Indonesia pasti ini akan membantu usaha kami guna memberikan penjelasan kepada siswa mengenai pembelajaran bahasa ini.” kata Liam.

Berkenaan dengan rencana La Trobe University menutup program bahasa Indonesia di akhir tahun 2021, Liam mengatakan dia sudah mengirimkan surat kepada Dekan di universitas tersebut.

Menurut Liam, dengan adanya aturan baru tersebut diperkirakan jumlah siswa yang mau belajar bahasa asing, termasuk bahasa Indonesia, akan meningkat di tahun-tahun mendatang.

Menurutnya tantangan yang paling besar di Australia adalah meningkatkan jumlah mahasiswa belajar bahasa Indonesia di tingkat universitas, karena di tingkat sekolah menengah ke bawah peminatnya cukup banyak.

“Banyak siswa yang berhenti belajar bahasa Indonesia di Kelas 10, ketika mereka harus memutuskan mata pelajaran apa yang harus diambil untuk Kelas 11 dan 12 untuk syarat masuk universitas,” kata Liam.

Menurutnya, salah satu alasannya juga adalah karena dalam pandangan masyarakat umum di Australia, bahasa Indonesia dianggap tidak berbobot, bukan bahasa prestisius yang harus dipelajari.

“Padahal ketika misalnya siswa yang mendapat kesempatan memperdalam bahasa Indonesia mereka di Indonesia sebagian besar semakin suka dan sangat terkesan dengan pengalaman mereka.”

Sebuah petisi online yang meminta agar La Trobe University mempertahankan program bahasa Indonesia sejauh ini sudah mendapatkan lebih dari 2000 pendukung sampai hari Senin (23/11).

Agnez Mo Bicara soal Kunci Sukses Menjalani Karier

0

BOGORDAILY – Siapa sih yang nggak kenal dengan Agnez Mo. Kariernya di dunia musik tentunya sudah tidak diragukan lagi. Kali ini Agnez Mo bicara soal kunci suksesnya dalam menjalani karier selama puluhan tahun.

Salah satu kunci yang terus dipegang teguh Agnez Mo adalah orisinalitas dalam berkarya. Hal tersebut diungkapkan Agnez Mo belum lama ini.

“Banyak orang yang tanya kok bisa 28 tahun berkarya, padahal saya baru 21 tahun (berkarier) Fuel-nya satu: authenticity. Kalau artis seperti saya, mindset-nya nggak cuma revenue,” tutur Agnez Mo di acara Indonesia Entertainment Outlook 2021 yang diselenggarakan secara virtual oleh Eventori pada Senin (23/11/2020).

“Jadi kepuasan yang kita punya bukan cuma dari uang, bukan cuma dari income walau itu big part of it. Tapi bagaimana kita produce art yang autentik. Puji Tuhan saya punya keluarga yang mendukung art saya yang autentik. Authenticity itu come from within,” sambungnya lagi.

Agnez Mo juga menambahkan terkadang sebagai seorang musisi dituntut untuk menciptakan pasar sendiri.

“Kadang kita harus make your own market. If you can’t join them, make your own. Itu yang selalu saya terapkan. Berusaha jadi trend setter,” jelas Agnez Mo lagi.

Dalam kesempatan itu, Agnez Mo juga sempat mengenang saat karier Lady Gaga mulai naik. Kala itu, Agnez sempat ingin mengikuti musik seperti Lady Gaga.

Tapi ternyata hal tersebut tidak bisa dilakukannya. Karena menurut Agnez Mo musik yang dibawakan Lady Gaga bukan jenis yang diinginkan olehnya.

“Pada 2011, yang ada di pikiran saya, Lady Gaga can be Lady Gaga karena dia ciptakan marketnya sendiri. Saat itu dance music belum ada, semuanya pop atau rock. Balik lagi, just make your own market. Susah tapi bisa,” beber Agnez Mo.

Saat memulai kariernya di Amerika, Agnez Mo pun bersyukur karena diberikan keleluasaan untuk memilih lagu yang dia suka. Saat itu, Agnez merasa sangat dihargai.

“Itu yang dihargai di sana (industri musik internasional). Waktu saya bilang no, that’s not me, i don’t like this one. Mereka justru sangat appreciate karena mereka mikir this is an artist yang tahu yang dia mau. Bukan yang artis yang didandani kayak barbie doll,” tutup Agnez Mo.

Bikin Pusing, Pemkab Dukung Libur Panjang Dipangkas Saja

BOGORDAILY – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mendukung langkah pemerintah pusat memangkas libur panjang akhir tahun. Selain tidak membuang anggaran untuk pencegahan saat liburan, juga mencegah timbulnya klaster libur panjang seperti pada libur panjang Maulid Nabi akhir Oktober lalu.

“Ya mungkin kalau kejadian kayak gini lagi, ya, saya sih minta daripada kita melaksanakan operasi dan kegiatan-kegiatan yang berkonsekuensi terhadap anggaran, terhadap petugas, mendingan kita efisiensikan lah,” kata Iwan di sela rapat koordinasi Satgas COVID-19 di Cibinong, Bogor.

“Saya sih setuju kalau libur panjang yang bakal mengundang kerumunan, pemerintah pusat kewenangannya, untuk tidak dilaksanakan (libur panjang). Karena dampaknya luar biasa,” ujarnya.

Iwan menegaskan, pemerintah daerah Kabupaten Bogor akan mengikuti arahan kebijakan pemerintah pusat. Namun demikian, pencegahan di tengah libur panjang memiliki konsekuensi bagi daerah Bogor.

“Ya pasti, haruslah. Karena Bogor ini dekat dengan kekuasaan Jakarta. Jadi pasti yang paling cepat berdampak Kabupaten Bogor. Kita mah yang kaya libur panjang kemarin ada konsekuensi dengan pasukan Satpol, Dishub, BPBD,” ucap Iwan.

Iwan menilai, dari pengalaman libur panjang akhir Oktober lalu, semestinya anggaran pengamanan libur panjang dialihkan kepada penanganan COVID-19 di bidang kesehatan, bantuan sosial, hingga pengobatan.

“Daripada untuk kegiatan pencegahan yang memang mengeluarkan banyak anggaran juga,” cetus Iwan.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, mengatakan, akan mengevaluasi PSBB Pra-AKB yang akan diperpanjang 14 hari sejak 25 November besok. Salah satunya, memperketat aturan jika pemerintah pusat tidak jadi memangkas libur panjang.

“Kita memberlakukan PSBB keenam ini 14 hari ke depan, karena kan kita akan menghadapi nanti libur panjang, maka kita akan evaluasi kembali tentunya itu ya nanti ke depan seperti apa,” ujar Iwan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyebut rencana pemerintah untuk mengatasi potensi kerumunan di libur panjang akhir tahun, Desember mendatang.

Kata Muhadjir, Presiden Joko Widodo memberi tugas kepada jajaran kabinetnya agar libur panjang akhir tahun ditambah masa libur pengganti Idul Fitri yang lalu dipersiapkan secara matang. Tujuannya mencegah klaster penularan baru COVID-19 di masyarakat.

“Yang berkaitan dengan masalah libur cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan,” kata Muhadjir usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin, 23 November 2020.

UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah 4 Sidak Bangunan DPT di Desa Gunungmulya

BOGOR DAILY – Sehubungan banyaknya laporan warga terkait pembangunan DPT (Dinding Penahan Tanah)
Membuat Jajaran UPT Ciampea Wilayah 4 Sidak ke lokasi proyek(24/11/20) yang sedang dikerjakan di Desa Gunungmulya, Kabupaten Bogor.

Sebut saja Iyan Fitriawan ST. Mewakili pihak UPT mengatakan bahwa benar adanya laporan warga pekerjaan proyek tersebut menyalahi tehknis dalam pemasangan batu, dan jalan warga yang aras kepemakaman jangan ditutup maka bangunan yang dejaran harus dibongkar dan dikerjakan dengan semestinya.

Iyan pun menambahkan, bahwa pihak pemborong sudah mengakui kesalahannya dan berjanji akan segera memperbaikinya. (gib)

Soal Jadwal Bursa Transfer Shopee Liga 1, FIFA-AFC Memberi Keleluasaan

0

BOGORDAILY – Terkait rencana kelanjutan Shopee Liga 1 2020 pada Februari 2021, ada tanda tanya soal bursa transfer. PSSI menyebut bahwa AFC dan FIFA memberi keleluasaan.

Sudah banyak pemain asing yang meninggalkan klub-klub Shopee Liga 1. Di satu sisi, mayoritas pemain dikontrak satu musim saja dengan berakhir pada Desember 2020.

PSSI sempat mendaftarkan ke FIFA bursa transfer kedua Indonesia dibuka pada 21 September-18 Oktober khusus untuk pemain asing. Jadwal itupun sudah tercantum Transfer Machine System (TMS) FIFA.

Sebagaimana diketahui bersama, Shopee Liga 1 gagal dilanjutkan pada Oktober dan November. PSSI masih mau kompetisi lanjut dan memilih Februari 2021, yang berarti akan ada rumusan jadwal baru bursa transfer lagi.

“Dalam situasi pandemi, seluruh federasi Asia (AFC) sama dengan FIFA memberikan keleluasaan, andaikan jadi kita waktu itu transfer pemain diminta dipercepat yang Oktober itu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi.

“FIFA dan AFC itu sangat memahami situasi pandemi ini, mereka tidak kaku soal masalah bursa transfer untuk kondisi saat ini. Mereka memberikan keleluasaan,” ujarnya menambahkan.

Sejauh ini PSSI mengaku belum mengajukan jadwal baru ke FIFA untuk bursa transfer kompetisi sepakbola Indonesia. Semua masih menunggu keadaan dan kepastian kelanjutan kompetisi.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pun belum memberikan tanda-tanda akan mengizinkan lanjutan kompetisi. Izin dari Polri mutlak harus didapat jika mau kompetisi dilanjutkan.

“Kami belum minta (jadwal baru bursa transfer) nih untuk kick-off 1 Februari, kami belum mengajukan. Mungkin kami akan mengajukan laporan ke FIFA itu setelah Pilkada sekaligus melapor ke AFC bahwa kami akan melanjutkan kompetisi di tanggal ini, segini, dan lain-lain,” tutur Yunus Nusi.

“Lalu setelah itu kami mengajukan permohonan TMS. Belum bisa berandai-andai apakah membuka transfer tengah musim atau bagaimana,” ucapnya soal bursa transfer Shopee Liga 1 2020.

Selaras dengan Program Pancakarsa, Pemkab Bogor Dukung Full Smart City

 

BOGOR DAILY – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan Penilaian Evaluasi Tahap I Implementasi Master Plan Pelaksanaan Smart City Tahun 2020. Penilaian dilakukan oleh Tim Evaluator (Assesor) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Di kesempatan tersebut, Iwan mengatakan program-program Smart City selaras dengan program Pemkab Bogor yaitu Panca Karsa Panca.

“Pemkab Bogor berkomitmen dalam pencapaian dimensi-dimensi Smart City dikarenakan hal ini selaras dengan program Pancakarsa,” Kata Iwan Setiawan, saat Penilaian Evaluasi Tahap 1 menuju Smart City yang dilakukan secara Virtual, Selasa (24/11/2020).

Iwan pun berterima kasih kepada tim evaluator yang telah menjadi Kabupaten Bogor menjadi bagian evaluasi 100 Smart City di Indonesia pada tahun ini.

“Terima kasih kepada Tim Evaluator telah menjadikan Kabupaten Bogor menjadi bagian evaluasi 100 Smart City di Indonesia pada tahun 2020. Ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi kami di Kabupaten Bogor untuk terus melakukan berbagai upaya program pembangunan daerah sesuai dengan visi misi yang telah kami tetapkan,” ungkapnya.

Iwan juga menambahkan, sebagai bentuk komitmen dari pimpinan dalam mendukung program Smart City telah diterbitkan Perbup.

“Bentuk komitmen dari pimpinan kita dalam mendukung program Smart City dengan diterbitkan regulasi berupa Peraturan Bupati Nomor 77 Tahun 2020 tentang Master Plan Smart City dan Perubahan Atas Keputusan Bupati Nomor 485/276/KPTS/Per-UU/2018 tentang Pembentukan Dewan Smart City,” tambahnya.

Lebih lanjut, hampir semua program Smart City realisasinya yang sudah berjalan sudah cukup baik seperti Smart Governance dari 16 program yang sudah terealisasi 11 program, Smart Economy dari 9 program yang sudah terealisasi 4 program, Smart Branding dari 12 program sudah terealisasi 6 program, Smart Society dari 11 program sudah terealisasi 8 program, Smart Living dari 16 program sudah terealisasi 8 program dan Smart Environment dari 12 program sudah terealisasi 9 program.

“Implementasi Smart City yang didanai dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bogor terlihat dari program pada setiap dimensi Smart City dengan capaian realisasi sampai dengan tahun 2020,” sambungnya.

Selain itu, ia meneruskan, Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap Program Smart City dengan memberikan dukungan anggaran sebesar 3,5 triliun.

“Wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya dalam pembangunan Smart City adalah dengan memberikan dukungan anggaran kurang lebih sebesar 3,5 triliun atau 40,25 persen dari total APBD,” pungkasnya.

160 Pegawai DLH Kabupaten Bogor Jalani Tes Usap Setelah Ketahuan Dua Orang Positif Covid-19

0

BOGOR DAILY – Sebanyak 160 pegawai DLH dan UPT lakukan swab test massal oleh Satgas Covid-19 di kantor Dinas Lingkungan Hidup pada Selasa (24/11/2020), pasca 2 orang pegawainya dinyatakan positif covid-19.

Kadis Dinas Lingkungan Hidup, Asnan menyampaikan sebelum ada 3 pegawai yang melakukan swab mandiri dan hasilnya 2 orang yang positif covid-19.

“Awalnya ada 3 orang yang reaktif saat di rapid test, selanjutnya mereka swab dan hang positif covid-19 2 orang,” ungkapnya.

Upaya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup saat ini adalah mengurangi jumlah pegawai yang masuk, tidak melakukan lockdown.

“Upaya kami mengurangi jumlah pegawai yang masuk hingga adanya hasil swab tes,” Asnan menyampaikan.

Ia berharap setelah swab masal tersebut hasilnya negatif semua untuk seluruh yang melakukan swab tes di Dinas Lingkungan Hidup.

“Hasilnya diperkirakan 4-5 hari. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” pungkasnya (Egi)

BJB Berhasil Lampaui Target Penyaluran Dana PEN yang Dititipkan Kementerian Keuangan

BOGOR DAILY – Gubernur Jawa Barat RidwanKamil mengumumkan keberhasilan Bank Jabar Banten (BJB) yang sanggup membayar kepercayaan pemerintah dengan kinerja gemilang. BJB tak hanya berhasil menyalurkan seluruh dana titipan dari pemerintah pusat dalam tempo singkat, namun juga melipatgandakan pembiayaan mereka sesuai
dengan ketentuan.

“Breaking news-nya adalah Bank BJB melebihi target (penyaluran dana PEN). Target per Desember menyalurkan Rp5 triliun. Dana dari (pemerintah) pusat Rp2,5 triliun, dana sendiri Rp2,5 triliun. Dana itu sudah habis. Performa penyalurannya sudah habis,” kata Ridwan Kamil.

Berdasarkan catatan perseroan per 18 Oktober 2020, BJB sudah menyalurkan dana PEN sebesar Rp5,34 triliun.

Artinya, target leverage dua kali lipat sebesar Rp5 triliun telah terlampaui dalam hitungan kurang dari tiga bulan sejak gelontoran dana sebesar Rp2,5 triliun diterima perseroan pada akhir Juli 2020.

Angka realisasi kredit PEN BJB hingga pertengahan Oktober itu mencapai 106% dari target.

Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi mengatakan, kesuksesan bank dalam menyalurkan kredit ini tidak bisa
dilepaskan dari strategi pembiayaan yang dirancang.

Berdasarkan strategi induk, BJB, yaitu fokus menyalurkan pembiayaan di sektor produktif padat karya.

“Sejak awal masa pandemi berlangsung, BJB langsung bergerak cepat merespons dinamika yang terjadi. Strategi pembiayaan juga disesuaikan sedemikian rupa dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan dinamika yang terjadi. Susunan rencana yang matang ini terbukti ampuh dan dapat diandalkan untuk menunjang kesuksesan upaya stimulasi melalui program PEN,” kata Yuddy.

Dalam pelaksanaanya, BJB memfokuskan penyaluran pembiayaan pada segmen korporasi dan komersial, serta UMKM yang punya daya pengaruh signifikan sekaligus terbilang prospektif. Langkah ini terbilang manjur dalam mendorong ekspansi kredit PEN BJB.

Seiring dengan itu, perusahaan juga bertopang pada program BJB PENtas (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh &
Sejahtera) yang didukung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Program ini dibentuk untuk menyelaraskan kepentingan bisnis agar bergerak dalam koridor pemulihan ekonomi.

“Kami juga secara disiplin dan ketat mempraktikkan prinsip prudential banking sebagai upaya mitigasi risiko sejak dini. Bank BJB ingin memastikan agar fasilitas pembiayaan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para mitra sehingga memberikan efek domino bagi kebangkitan ekonomi,” ujar Yuddy.

Sejumlah sektor ekonomi produktif dan padat karya yang menjadi penerima dana PEN BJB antara lain pertanian, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan. Secara total, jumlah debitur yang beroleh stimulasi pembiayaan dari kucuran dana PEN bank bjb ini lebih dari 10 ribu.

Keberhasilan penyaluran dana PEN oleh BJB ini membuktikan komitmen kuat yang hinggap di tubuh perseroan. Pencapaian ini sekaligus menggenapi rentetan keberhasilan BJB dalam mencatatkan pertumbuhan positif sejak awal tahun. Dengan bekal ini, Bank BJB berada dalam posisi sangat siap untuk kembali menyalurkan pembiayaan PEN oleh pemerintah. Bekal keberhasilan ini juga membuat Gubernur Ridwan Kamil percaya diri melobi pemerintah pusat agar Bank BJB kembali mendapatkan kepercayaan dalam mendukung penuh kesuksesan program pemulihan ekonomi.