Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7726

Polisi Kesulitan Menganalisis Wajah Pemeran Video Tak Senonoh Mirip Gisel Karena Hal Ini

0

BOGORDAILY – Kabar baru terkait pemeriksaan video syur mirip artis Gisella Anastasia kembali dibeberkan ke publik. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan pihaknya kesulitan melakukan pengecekan video di laboratorium forensik.

Hal ini diungkapkan Yusri saat ditemui awak media, Senin (23/11/2020). Ia menjelaskan adanya tingkat kesulitan yang dialami tim forensik. Kesulitan itu lantaran video berdurasi 19 detik itu telah direkam menggunakan telepon genggam yang berbeda.

Hal itu disebut dapat mempengaruhi hasil resolusi gambar pada video sehingga sulit untuk dilakukan pengecekan.

“Memang ada sedikit faktor kesulitan karena itu video di screenshoot (rekam ulang) lagi pakai handphone, makanya ini masih menunggu karena kan ini forensik wajah,” ujar Yusri.

Yusri mengatakan tim forensik dalam memeriksa video tersebut didampingi oleh saksi ahli sebagai pemegang alat bukti. Hingga saat ini prosesnya masih berjalan.

“Forensik juga sudah kita lakukan pemanggilan untuk membantu kita, saksi ahli sebagai pemegang alat bukti, ini masih terus meneliti video yang ada,” lanjutnya.

Perihal hasil pemeriksaan forensik, pihak Polda masih belum dapat mengkonfirmasi lebih jauh. Yusri juga meminta publik untuk menunggu hasil konkretnya keluar secara terperinci.

Di samping itu, polisi kini tengah mendalami kasus untuk mencari penyebar pertama video syur itu ke media sosial. Hingga saat ini tim Polda Metro Jaya disebut masih terus mengejar oknum tersebut.

“Belum ada yang terbaru, masih kita dalami, kan saya katakan kemarin ada 1 akun lagi yang masih kita profiling yang memang masif melakukan dan masih terus dilakukan pengejaran,” sambung Yusri.

“Terus sambil berjalan nanti siapa penyebar pertamanya ini masih terus kita lakukan penyelidikan, penyidikan sampai kepada ke dalamnya video tersebut melalui saksi ahli,” lanjutnya.

Diketahui, terkait dengan kasus ini Polda Metro Jaya sudah mengamankan dan menetapkan dua orang penyebar masif video seks mirip Gisel sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu.

Terkait dengan pendalaman pemeriksaan, kedua tersangka kerap menyebut sosok Gisella Anastasia dalam video tersebut. Hal ini kemudian dilanjutkan pada pemeriksaan Gisel pada 17 November 2020 sebagai saksi dalam kasus video syur itu.

Pengacara Korban Pengrusakan Mobil Bakal Gugat Cakades Klapanunggal

BOGOR DAILY – Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners menegaskan langkah hukum mengenai kasus yang menimpa kliennya yakni, keluarga besar Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita yang mulai terang benderang.

Kuasa Hukum keluarga besar Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita, Rd. Anggi Triana Ismail dari Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners mengatakan, kasus yang menimpa anak pertamanya GS yang saat ini menghadapi tuduhan pidana perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana laporan yang diajukan oleh AES di Polres Cibinong, mengandung dugaan rekayasa dari semua alur cerita yang disampaikan oleh AES selaku pelapor dalam laporannya No. LP / B 486 / X / 2020 / JBR / RES . BOGOR tanggal 05 Oktober 2020.

GS diduga melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana Pasal 335 KUHP dan dugaan membawa sajam sebagaimana UU darurat NO. 12 Tahun 1951.

Perlu diketahui, kata Anggi, bahwa GS ini melakukan perbuatan dimaksud karena memiliki alasan jelas, yang dimana sebelum adanya peristiwa itu GS mendapatkan video orasi politik AES di dalam kampanyenya yang berisikan tentang dugaan penghinaan dan / atau penyerangan nama baik terhadap ayah kandungnya yang telah almarhum yakni Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita.

“Adapun dugaan penghinaannya adalah “terkait gelar TB yang berarti Tubagus diplesetkan menjadi penyakit TBC (tuberculosis), serta gelar Doktor Honoris Causa yang didapatkan oleh Alm. DR. Tb. Munir Sasmita dikatakan “Darimana gelar DR (HC) nya itu?”,” ujarnya.

Anggi menambahkan, video yang berdurasi 54 detik itulah yang membuat GS mendatangi kediaman AES untuk mengklarifikasi tentang pernyataannya dihadapan masanya pada tanggal 05 Oktober 2020, dan supaya dalam kampanyenya tidak harus membawa-bawa dan bahkan harus sampai menjelekan keluarganya, karena hal itu bukan merupakan kegiatan subtantif dalam proses pencalonan untuk menjadi seorang kepala desa.

Akan tetapi GS yang pada saat itu datang seorang diri, kata Anggi, malah di hadang oleh para pendukung AES yang menggunakan seragam serba hitam, sebelum adanya klarifikasi.

Anggi menuturkan, GS lebih dulu dikerumuni oleh pendukung AES yang kemudian melakukan dugaan pengeroyokan. Selain dugaan pengeroyokan kepada GS, kendaraan milik GS pun ikut menjadi sasaran pengrusakan, sehingga menyebabkan kendaraan tersebut tidak dapat dipakai lagi, dan saat inipun kendaraan tersebut masih berada di kepolisian sektor Klapanunggal.

Anggi menyatakan bahwa apa yang dialami keluarga besar kliennya begitu jelas, adanya dugaan perbuatan delik yang mesti ditindak oleh aparat penegak hukum (APH).

Persoalannya ini, kata dia, publik telah luput oleh keterangan AES yang berdongeng di siang hari bolong, cerita yang sangat jauh dari fakta dan bukti-bukti materil.

Menurut Anggi, justru perbuatan AES yang telah menyerang terlebih dahulu kepada keluarga kliennya, sehingga menyebabkan peristiwa hukum ini terjadi dan bahkan menjadi konsumsi publik.

“Yang pada kenyataannya publik telah tertipu jelas atas sebuah pernyataannya, cerita yang di potong-potong dan over subjektif. Terlepas dari konstalasi maupun kompetitif pemilihan kepala desa klapanunggal yang saat ini berlangsung, perbuatan AES jelas telah merugikan Klien kami baik moril, materil maupun immateril,” ujar Anggi.

Klien kami, kata dia, berharap ada keadilan yang seadil-adilnya, kliennya merasa dizolimi atas adanya pemberitaan yang diduga pemutarbalikan fakta itu.

“Klien kami akan menupayakan seluruh jalur hukum yang sah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di indonesia,” kata dia.

Tentunya kami, sambung Anggi, mengapresiasi langkah kliennya, mengingat negara Indonesia merupakan negara hukum, maka seyogyanya proses hukum harus ditempuh dengan khidmat.

Menurutnya, pihaknya akan membongkar peristiwa hukum dengan terang benderang dan menyampaikan kepada publik tentang sebuah kebenaran sejati melalui fakta-fakta hukum diapangan.

“Kami sudah membuat Laporan Polisi sebagaimana No. LP / B / 584 / XI / 2020 / JBR / RES BGR tertanggal 23 November 2020 di Mapolres Bogor atas dugaan tindak pidana pengrusakan terhadap 1 unit mobil CRV Nopol F-7490 Tahun 2018 sebagaimana Pasal 170, Pasal 406 dan Pasal 55 KUH Pidana,” kata Anggi.

Tidak hanya itu, Anggi bersama timnya akan melayangkan langkah hukum lain untuk melaporkan pengeroyokan GS. karena disaat kejadian GS langsung dikerumuni serta dipukuli sampai berdarah, diduga dilakukan oleh masanya AES berseragam hitam-hitam (baju kampanye) di kediamannya AES. Namun sayangnya pihak kepolisian tidak memberikan hak dasar GS untuk segera diperiksa atau diobati luka-lukanya (keterangan GS disaat pembesukan).
Mengingat daluarsa pidana sangatlah panjang, masih terbuka lebar untuk GS melakukan Laporan terhadap para pelaku pengeroyokan, dan sedang dipersiapkan.

“Tidak sampai disitu, kamipun akan melakukan Laporan lanjutan atas adanya dugaan pidana penghinaan / pncemaran nama baik / menyerang kehormatan seseorang / pelanggaran terhadap UU ITE, yang diduga dilakukan oleh AES disaat berorasi politik atau kampanye nya. Selain laporan pun, kami akan menggugat AES berikut para pendukungnya atas seluruh peristiwa yang Klien kami alami diduga Perbuatan Melawan Hukum (onrechtmatige daad) sebagaimana Pasal 1365 KUH Perdata, kami akan menuntut ganti kerugian atas moril, materil maupun immateril ke Pengadilan Negeri setempat,” kata Anggi.

Menurutnya, ini kebiasaan buruk yang harus dihentikan dan tidak boleh ditolerir di dalam berpolitik, sehingga demokrasi bisa tampil baik dan sehat yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat indonesia.

“Dengan adanya langkah-langkah hukum ini yang merupakan bagian dari ketegasan untuk pemeran demokrat yang kurang sehat didalam berdemokrasi, bisa menjadi peringatan keras supaya ke depan tidak terjadi kembali peristiwa memalukan semacam ini dinegeri yang demokratis,” pungkasnya. (*)

Hamil Anak Ketiga, Istri Wendy Cagur Ngidam Pelihara Ikan Cupang

0

BOGORDAILY – Kabar bahagia tengah menyelimuti komedian dan presenter, Wendy Cagur. Karena sang istri, Ayu Natasha tengah hamil anak ketiga.

Usia kandungan sang istri pun kini sudah masuk di enam minggu. Kabar bahagia ini disampaikan Wendy Cagur usai mengisi acara Brownis di Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020)

“Ini (kehamilan) jalan enam minggu,” ujar Wendy Cagur.

Wendy Cagur pun ditanya soal ngidam yang diinginkan oleh sang istri saat ini. Dikatakannya, sang istri memiliki ngidam yang agak berbeda dari kehamilan sebelumnya.

Mulai dari ingin makan pecel ayam yang sambal yang sangat pedas hingga memelihara ikan cupang di rumahnya.

“Ngidamnya malah random bangetlah. Kemarin baru pulang dari resepsi temen. Pengen pecel ayam yang sambelnya pedes,” kata Wendy Cagur.

“Terus pengen ikan cupang, nggak ada angin nggak ada hujan tiba-tiba di rumah udah ada akuarium ikan cupang,” ungkap Wendy Cagur lagi.

Meski sang istri tengah ngidam yang terbilang aneh dan unik, Wendy mengaku tetap senang menyambut calon ketiganya ini. Wendy merasa kehamilan Ayu seperti kehamilan anak pertama, karena jeda waktu yang sangat jauh dari kehamilan sebelumnya yakni selisih delapan tahun.

“Tapi jedanya delapan tahun sama anak terakhir, jadi kayak pasangan baru yang menanti anak baru lagi padahal anak ketiga,” beber Wendy Cagur.

Untuk jenis kelamin, Wendy Cagur mengaku menginginkan anak laki-laki. Tapi dia tak masalah kalau nantinya adalah anak ketiganya itu adalah perempuan. Yang paling penting adalah kesehatan dan keselamatan sang buah hati juga ibunya.

“Kita nggak ada ekspektasi apa-apa, mau cewek mau cowok, yang penting sehat. Tapi kalau boleh sih maunya cowok,” tukas Wendy Cagur.

Bikin Haru, Mahasiswa Ini Diwisuda di Depan Makam Ayahnya

BOGOR DAILY – Seorang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, Mochamad Nadif Nasrulloh (23) mengikuti wisuda online di depan makam ayahnya. Sang ibu, Sarkinah (67) menceritakan rasa bangga dan harunya kepada Nadif.

“Nadif ini tidak pernah minta yang aneh-aneh. Salutnya kalau pulang pas saya tidak punya uang seberapapun tetap berangkat. Tidak pernah nawar-nawar,” kata Sarkinah saat ditemui wartawan di rumahnya di Desa Karangsari Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (24/11/2020).

Nadif menjalani wisuda secara online di area pemakaman Desa Sidarata, Kabupetan Banjarnegara hari ini. Sarkinah mengaku sedih sekaligus bangga dengan diwisudanya Nadif.

Mengingat Nadif diwisuda tanpa ditemani sang ayah, almarhum Ali Maksum, yang sudah meninggal dunia satu tahun lalu. Sarkinah mengaku sedih sekaligus bangga saat Nadif mengutarakan maksudnya wisuda di makam ayahnya.

“Rasanya sedih sekaligus bangga. Bangganya karena sekarang sudah lulus sudah jadi sarjana dan tidak lama-lama banget kurang lebih empat tahun. Sedihnya karena sudah ditinggal bapaknya,” tuturnya.

Ia berharap, usai lulus sebagai sarjana hukum ekonomi syariah Nadif bisa menjadi anak yang saleh serta bisa berguna bagi masyarakat.

“Harapannya ilmu yang dia dapat bisa bermanfaat bagi masyarakat dan keluarga. Dan bisa menjadi anak saleh dan rukun dengan saudara-saudaranya,” doa Sarkinah.

Diberitakan sebelumnya, momen wisuda Nadif di area pemakaman membuat terenyuh. Beralaskan matras, Nadif duduk di depan laptop dan ponsel miliknya.

Dia pun tampak khidmat mengikuti prosesi wisuda meski di areal pemakaman yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya. Nadif pun tampak ditemani seorang temannya yang membantunya memindahkan kuncir toga.

Usai mengikuti wisuda, warga Desa Karangsari, Kecamatan Punggelan Banjarnegara itu juga sempat membersihkan areal makam ayahnya. Anak bungsu dari 16 bersaudara itu juga terlihat mendoakan ayahnya sebelum pergi meninggalkan makam.

Ketua PKK Kabupaten Bogor Membuka Kegiatan Workshop dan Orientasi PAAR se-Kabupaten Bogor

0

BOGOR DAILY – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor Halimatu Sadiyah membuka kegiatan Workshop dan Orientasi PAAR bagi TP. PKK Desa/Kelurahan Binaan Kecamatan se-Kabupaten Bogor, bertempat di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, pada Selasa (24/11/2020).

Dalam sambutanya Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatu Sadiyah Iwan mengatakan pola asuh anak dan remaja merupakan satu upaya pembinaan yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani.

“Pola asuh anak dan remaja sudah tentu mengarah kepada tujuan yang sama, yaitu menyiapkan generasi penerus yang berkualitas, dengan memperhatikan semua aspek yang mempengaruhi pertumbungan dan perkembangan anak dan remaja secara simultan, seperti gizi, kesehatan, psikososial, dan rangsangan intelektual,” kata Halimatu Sadiyah.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan pertumbuhan anak ditentukan oleh bagaimana cara mengasuh dan memberikan makanan bergizi serta menstimulasi anak pada usia dini. Gizi yang tidak seimbang akan menghambat pertumbuhan dan menurunkan kemampuan kompetensi.

“Seorang anak yang diasuh sendiri oleh orang tuanya dengan penuh kasih sayang dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pemberian Air Susu Ibu dan nutrisi yang cukup sudah bisa dipastikan akan tumbuh dengan sempurna,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan Satgas pola asuh anak dan remaja memiliki peran yang sangat strategis sekaligus memiliki tanggungjawab yang sangat berat.

“Inilah tugas berat kita sebagai kader sekaligus satgas, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau merubah pola pikirnya tentang pola asuh anak dan remaja, dimulai dari pemberian makanan bergizi seimbang, pencegahan penyakit melalui imunisasi, pemberian ASI ekslusif dan berperilaku hidup bersih dan sehat di tataran rumah tangga serta memberikan pendidikan moral dan agama dengan baik dan benar,” tambahnya.

Menjelang Liga Champions, Solskjaer Soroti Kesehatan Mental Pemain MU

0

BOGORDAILY – Ole Gunnar Solskjaer menyoroti kondisi kesehatan mental pemain Manchester United, jelang bertanding di Liga Champions. Apa katanya?

Tengah pekan ini, MU akan kembali bertanding di Liga Champions. Setan Merah akan menjamu Istanbul Basaksehir di Old Trafford, Rabu (25/11/2020) dini hari WIB.

Jelang laga itu, Solskjaer mengaku senang bisa kembali bermain di Liga Champions. Sebab, UEFA mengizinkan pergantian lima pemain di kompetisi itu.

Dengan jumlah pergantian pemain yang lebih banyak, Solskjaer bisa merotasi skuadnya. Hal itu pun menghindarkan pemain yang minim kesempatan bermain, bisa tampil.

Solskjaer menyebut, jika di Liga Inggris, para pemain yang gagal bermain cuma bisa berdiam di rumah. Hal itu dinilai bisa membuat pemain stress di tengah pandemi.

“Jadi saya senang dengan lima pergantian, juga dengan ukuran skuad yang besar sebab para pemain merasa terlibat, terutama selama lockdown,” kata Solskjaer di Manchester Evening News.

“Terkadang, jika ada bilang tidak berada di skuad, anda akan berdiam di rumah, tidak bisa pergi bertemu teman atau menyaksikan pertandingan.”

“Ini adalah kesejahteraan mental pemain lain yang harus kami jaga. Dan Liga Champions, saya menyukainya,” katanya.

Rencananya, Solskjaer akan mengistirahatkan Bruno Fernandes. Gelandang 26 tahun itu akan diistirahatkan setelah juga baru saja membela Timnas Portugal.

“Bruno tidak bisa selalu bermain di tiap laga. Jadi ketika dia hanya bermain satu setengah laga bersama Portugal, saya sangat senang,” ungkapnya.

Menghadapi Istanbul Basaksehir, MU tak boleh pandang remeh. Sebab di Turki, pasukannya dibuat kalah 1-2.

MU sendiri masih memimpin klasemen Grup H dengan 6 poin, hasil dua kemenangan dan sekali kalah. Bruno Fernandes dkk dibuntuti RB Leipzig (6), Paris Saint-Germain (3) dan Istanbul Basaksehir (3).

Ini Alasan Kenapa Polisi Tempatkan Millen di Sel Lelaki dan Lucinta Luna di Sel Perempuan

BOGOR DAILY – Millen Cyrus, tengah meringkuk di dalam penjara karena terjerat kasus narkoba. Keponakan Ashanty itu ditangkap polisi di sebuah hotel beberapa waktu lalu. Saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa sabu.

Saat ini, Millen Cyrus telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran hasil tes urine menunjukkan dirinya positif menggunakan narkoba.
Kasus narkoba yang menjerat Millen juga pernah menimpa Lucinta Luna. Lucinta ditangkap di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, bersama tiga orang lainnya pada 11 Februari 2020.
Kala itu, polisi menemukan dua butir narkoba jenis ekstasi yang belum diketahui kepemilikannya, serta 7 butir pil riklona dan 5 butir pil tramadol di tas milik Lucinta.
Kendati demikian, Millen dan Lucinta, yang sama-sama diketahui sebagai seorang transpuan, diperlakukan berbeda.
Lucinta, yang lebih dulu meringkuk di penjara, ditempatkan di sel wanita. Dalam pemeriksaan, polisi sudah memastikan bahwa Lucinta berjenis kelamin perempuan.
“Kemarin sudah diterima putusan dari Pengadilan Jakarta Selatan tertanggal 20 Desember 2019, di mana intinya menerima permohonan dari pemohon dalam hal gender dan sekarang statusnya yang bersangkutan adalah perempuan secara hukum, sah dari pengadilan dengan nama diganti dari MF jadi AP,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (13/2).
Hanya saja di awal pemeriksaan, polisi tetap menahan Lucinta di sel khusus rutan narkoba Polda Metro Jaya.
“Makanya, kalau ditanya sel mana? Sel wanita. Tapi, sementara kami masih tempatkan yang bersangkutan di sel khusus untuk keperluan dalam rangka penyidikan oleh Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat,” kata Yusri.
Sementara itu, Millen, yang sempat membuat heboh karena mengubah kodratnya sebagai laki-laki dan berpenampilan layaknya seorang wanita, bahkan dikabarkan menjalani operasi payudara, tetap ditempatkan di sel laki-laki.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta pun mengungkapkan alasannya.
“Sesuai jenis kelamin di KTP-nya. Sementara di KTP-nya beliau laki-laki,” ucap Ahrie.

Penghina Brimob Kacung China Dijerat Enam Tahun Penjara

0

BOGOR DAILY – Polsek Bogor menangkap seorang pria berinisial AJ (31) di kediamannya di Kota Bogor, Minggu (22/11) malam. Pelaku ditangkap karena menghina satuan Brimob Polri di media sosial.

Paur Humas Polresta Bogor, Ipda Rachmat Gumilar mengatakan, dalam akun media sosialnya pelaku menghina Brimob yang sedang menertibkan baliho bergambar Habib Rizieq.
“AJ diamankan karena posting di media sosial untuk hina institusi,” kata Gumilar, Selasa (24/11/2020).
Gumilar menuturkan, tersangka dijerat Pasal 27 ayat 3, Pasal 28 ayat 2 Junto 45 huruf A ayat 3 tentang Undang-undang ITE. Saat ditangkap, polisi juga menyita akun instagram tersangka.
“Terancam 6 tahun penjara,” ujar Gumilar.
Dalam akun instagramnya, tersangka menuliskan postingan berikut ini:
‘Gaada kerjaan apa yaa Brimob kerjanya ngancurin baliho. Haduh susah sih kacung china mah haha ko****l,’ tulis akun @albian_31.

Alhamdulillah Habib Rizieq Negatif, Akhirnya Swab Test Juga

0

BOGOR DAILY – Sempat menghilang sejak kehadiran di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab dipertanyakan. Namun setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan, pentolan Ormas FPI itu akhirnya menjawab keraguan sejumlah pihak.

Imam Besar FPI tersebut beserta keluarga telah melakukan test swab. Hasilnya mereka dinyatakan negatif COVID-19.
“Sudah dan negatif, termasuk keluarganya negatif,” kata Ketua PA 212 Slamet Maarif, Selasa (24/11/2020).
Slamet tidak menjelaskan waktu Habib Rizieq beserta keluarganya melakukan test swab.
Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Bantuan Hukum FPI, Azis Yanuar menyebut, Habib Rizieq telah melakukan test swab. Hasilnya negatif.
“Sudah ya, informasi dari (Jubir) Munarman,” ujar Azis.
Sebelumnya, Polsek Tanah Abang beserta Satpol PP, dan TNI mendatangi kediaman Habib Rizieq beberapa waktu lalu. Namun, Imam Besar FPI tersebut menolak kedatangan tiga pilar tersebut.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan mengatakan, setibanya di lokasi mereka ditolak bertemu Habib Rizieq Syihab. Alasannya karena Rizieq tengah istirahat.
“Maksud kedatangan 3 pilar menyambangi rumah bapak HRS ingin bertemu dengan Bapak HRS tapi tidak bisa bertemu karena sedang istirahat dan tidak menerima tamu,” kata Singgih, Minggu (22/11/2020).
Singgih menuturkan, pihaknya lalu menyampaikan tujuan kedatangan mereka untuk melakukan test swab. Namun, tetap pihak Habib Rizieq menolak hal tersebut.
“Pesan melalui Ustad Yono (perwakilan Habib Rizieq) supaya pak HRS melakukan tes swab karena kemarin yang bersangkutan berada dalam kerumunan orang yang sangat banyak. Dengan beredarnya isu sakit maka untuk memastikan apakah terpapar atau tidak maka harus tes swab,” ujar Singgih.

Vaksinasi Covid-19 Dibagi 2 Jalur, Berbayar dan Gratis

BOGOR DAILY – Setelah mundur dari jadwal awal, vaksinasi di Indonesia akan dimulai Januari tahun depan. Kemunduran target Desember ini lantaran BPOM belum mengeluarkan emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin CoronaVac dari Sinovac, China, akibat data uji klinis final yang belum lengkap.

Vaksinasi nanti ada dua jalur. Yakni jalur pemerintah alias gratis dan jalur mandiri bagi yang mampu.
Segala proses vaksinasi akan dilakukan secara digital. Ada aplikasi khusus yang dikembangkan dan akan selesai Desember 2020 ini.
Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma Soleh Udin Al Ayubbi mengungkapkan, akan ada 7 step yang dilakukan masyarakat sebelum dan sesudah vakasinasi.
Berikut alur sebelum dan sesudah vaksinasi:
1. Registrasi dan preorder
Registrasi dan preorder ini ada beberapa tujuan:
  • Mengcapture siapa yang akan melakukan vaksinasi mandiri
  • Screening
“Initial screening penting. Untuk vaksin kita sekarang hanya 18-59 tahun, jadi akan ada screening, misal orangnya memasukkan umur 5 tahun, tentu tidak akan dilanjutkan,” kata Soleh.
  • Mengetahui demand yang real di lapangan
“Demand ini penting karena vaksin sangat terbatas, enggak bisa dorong satu klinik request 100 juta dosis tanpa demand yang real,” tutur dia.
Dengan fitur ini, pihaknya bisa juga meminimalkan penimbunan. Tentu akan ada juga semacam adjustment mungkin 5-10 persen untuk walk in.
2. Pasien akan melakukan reservasi dan pembayaran begitu barangnya sampai.
3. Untuk orang orang yang menginstal aplikasi, akan ada notifikasi di appsnya semacam reminder atau akan dikirim lewat SMS, juga email.
4. Mengisi consent/assent form
5. Pasien mengunjungi fasilitas vaksinasi
Akan ada validasi QR code dari pasien, kemudian baru disuntik vaksin. Nanti akan ada barcode berisi NIK KTP yang akan di-scan.
“Akan jadi bukti bahwa orang ini sudah vaksinasi, ini botol vaksinnya, QR codenya, dan ID cardnya nyambung,” tutur Soleh.
6. Survei
“Pantauan selama 30 menit di tempat penyuntikan. Kalau baik-baik saja tanpa kejadian, akan diterbitkan sertifikat,” ungkap Soleh.
7. Sertifikat tersebut akan disebar ke pihak terkait, misal ke kementerian, PT KAI, dan sebagainya
“Sehingga ketika orang tersebut mau menggunakan fasilitas kereta api, melakukan perjalanan, sudah bisa diketahui orang tersebut sudah vaksin,” ungkap Soleh.