Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7757

WHO Ikutan Memantau Langsung Simulasi Vaksin Covid-19 di Tanah Sareal

BOGOR DAILY – Organisasi kesehatan dunia atau WHO akan memantau pelaksanaan simulasi vaksinasi di Tanah Sareal, Kota Bogor pada Rabu (18/11/2020).

“WHOikut memantau supaya originalitas kita di dalam melakukan simulasi itu sesuai fakta apa yang akan kita lakukan. Dan itu menjadi sorotan dunia karena apa yang kita lakukan adalah faktanya ini,” ujar Terawan, Rabu (18/11/2020).

Terkait vaksin mana yang akan dipakai, Terawan menjawab bahwa vaksin yang dipakai harus ada di daftar yang direkomendasikan oleh WHO.

“Ini kan terus dinamikanya dan apa yang dikatakan oleh Bapak Presiden tadi kita akan membeli apa yang di dalam list WHO dan kita konsultasikan dengan WHO terus apa yang paling rasional untuk dibeli. Pasti diumumkan kalau sudah datang,” kata dia.

Sementara itu Presiden Joko Widodo mengatakan vaksin diperkirakan akan tiba di Indonesia pada November atau Desember. Setelah vaksin datang di tanah air, nantinya akan dilakukan sejumlah tahapan untuk memperoleh izin BPOM.

“Setelah vaksin masuk ke Indonesia kita terima itu masih ada tahapan lagi tidak bisa langsung disuntikan, ke BPOM karena kita membutuhkan emergency use authorization, dari sana ke tahapan itu memerlukan waktu mungkin kurang lebih 3 mingguan. Tahapan ini juga saya sampaikan wajib diikuti, kita ingin keselamatan keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi,” kata Jokowi.

Setelah mendapatkan izin BPOM barulah kemudian dilakukan vaksinasi.

“Kalau melihat di lapangan dan simulasi tadi kita perkirakan kita akan mulai vaksinasi di akhir tahun atau awal tahun 2021, karena memang proses persiapan nya tidak hanya menerima vaksin kemudian langsung disuntikan kita juga harus siapkan distribusi ke seluruh tanah air ini yang tidak mudah, mendistribusikan vaksin tidak mudah jadi bukan barang seperti yang lain memerlukan kedinginan dengan derajat tertentu,” katanya.

Setelah Istikharah, Ifan Hengkang dari Band Seventeen

0

BOGOR DAILY – Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen mendadak mengumumkan hal mengejutkan terkait kiprahnya sebagai vokalis Seventeen sejak tahun 2008.

Ifan beberapa waktu sempat menegaskan bahwa band Seventeen tidak bubar, meski kini tinggal dirinya yang tersisa.

Setelah 11 tahun jadi vokalis Seventeen, Ifan mengumumkan bahwa ia sudah tak lagi menjadi vokalis band Seventeen.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan, Ifan mantap mundur dari band yang sudah membesarkan namanya setelah melalui proses Istikharah.

“Tidak lagi jadi vokalis Seventeen. Alhamdulillah setelah melewati beberapa shalat istikharah,” tulis Ifan dalam akun Instagram @ifanseventeen pada Rabu 18 November 2020.

Di balik keputusannya, Ifan juga menjelaskan ada beberapa pihak yang merasa dirugikan terkait pemakaian nama Seventeen.

“Dan juga dikarenakan ada pihak yang merasa dirugikan dengan dipakainya nama Seventeen, aku dengan ini menyatakan untuk melepas nama Seventeen sebagai sebuah band,” sambung Ifan.

Lebih lanjut, Ifan memberi isyarat bahwa ia akan tetap terjun di dunia musik dengan melibatkan nama 3 sahabat, Herman Seventeen, Bani Seventeen dan Ani Seventeen yang meninggal dunia dalam musibah tsunami Tanjung Lesung.

“Aku akan turut serta mengajak saudara-saudaraku dalam hati maupun dalam semua perhitungan (like I always did) @hermanseventeen @baniseventeen @andi_seventeen untuk selalu ikut dalam project apapun selama aku bermusik,” lanjur Ifan.

Pria 37 tahun itu memberi pernyataan untuk pihak yang merasa dirugikan dengan mempersilahkan untuk memakai nama Seventeen.

Ifan memberikan catatan agar pihak yang menggunakan nama Seventeen tidak memanfaatkan musibah yang dialami di Tanjung Lesung tahun 2018 lalu.

“Untuk yang merasa dirugikan, monggo silahkan dipakai nama Seventeen. Tapi tolong jangan pernah lagi mengambil keuntungan dari musibah yang kami alami,” kata Ifan dalam pernyataannya.

Sebagai informasi, Ifan bergabung sebagai vokalis Seventeen sejak tahun 2008.

Band Seventeen mendapat musibah tsunami saat mengisi acara di Tanjung Lesung, Banten pada 22 Desember 2018 silam. akibatnya 3 personil meninggal dunia dalam musibah tersebut.

Erick Thohir Bidik Mandalika Menjadi Pusat Pendidikan Hotel RI

BOGORDAILY – Menteri BUMN Erick Thohir berencana menjadikan kawasan Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu pusat pendidikan perhotelan (hospitality) di Indonesia. Rencana ini dicetuskan agar Mandalika tidak hanya dikenal sebagai salah satu kawasan perhelatan MotoGP saja.

“Kalau memang Mandalika bisa menjadi tempat edukasi seperti banyak kota besar di luar negeri, seperti sekarang ada satu kota hidup karena edukasi, kenapa Mandalika tidak kita (Indonesia) prioritaskan untuk pendidikan-pendidikan yang hospitality?” ucap Erick dalam acara Wajah Indonesia di Metro TV, Selasa (17/11) malam.

Erick ingin pusat pendidikan perhotelan Mandalika bisa melahirkan tenaga-tenaga unggul di bidang ini. Selanjutnya, para lulusannya diharapkan bisa masuk ke pasar dunia.

“Kita (Indonesia) juga bisa membantu beberapa negara yang butuh hospitality ini. Apakah perhotelan, chef, dan lainnya,” ungkapnya.

Rencana ini, kata Erick, untuk menjawab tantangan tingginya jumlah pencari kerja di Indonesia. Data yang dikantonginya mencapai 3,5 juta orang per tahun.

“Tapi rata-rata 82 persen hanya lulusan di bawah SMA. Jadi kita (Indonesia) harus upgrade kita punya tim, kita harus ambil kita punya people, masyarakat,” ujarnya.

Kendati begitu, rencana pengembangan pendidikan hospitality di Mandalika tidak berdiri sendiri. Rencananya, Erick akan membuat klaster gabungan di kawasan ini, yaitu dengan olahraga dan pariwisata.

“Bukan tidak mungkin menggabungkan olahraga, tourism, dan pendidikan di Mandalika. Kita (Indonesia) tuan rumah MotoGP, kita punya tanah besar di bawah grup properti juga, tourism,” katanya.

Sayangnya, mantan ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu belum mengelaborasi lebih jauh mengenai rencana tersebut. Namun ia menekan rencana ini bukan tidak mungkin diwujudkan karena pemerintah sudah punya omnibus law UU Cipta Kerja yang bisa menjadi solusi perizinan dan pembentukan kawasan khusus.

“Makanya dengan omnibus law ini kita coba kombinasikan klaster-klaster tadi, tidak hanya bisnis tapi juga untuk membantu masyarakat Indonesia untuk upgrading,” pungkasnya.

Prosesi Anugerah PWI Kota Bogor, Utamakan Protokol Kesehatan

0

BOGOR DAILY – Jelang prosesi penganugerahan PWI Kota Bogor, berbagai persiapan mulai digeber panitia pelaksana Anugerah PWI Kota Bogor 2020.

Event yang direncanakan berlangsung di Museum Peta, Jl. Sudirman, Kota Bogor pada 11 Desember 2020 ini dirancang dengan kemasan acara bertema spirit kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial, selain mengusung nilai optimisme dan harapan untuk membangun kembali Kota Bogor menuju zona hijau.

Itu sebabnya, demi memastikan alur prosesi dan kesesuaian rancangan acara, Tim Kreatif dan Produksi Selasa (17/11/2020) kemarin, melakukan survey venue untuk mengakomodasi berbagai simulasi detail terkait layout venue, kebutuhan produksi event, mobilisasi audience hingga pematangan konten.

Sekretaris Panitia Anugerah PWI Kota Bogor 2020, Rifki Setiadi menjelaskan pelaksanaan prosesi penganugerahan akan dirancang secara online dan offline.

Ia menegaskan, panitia penyelenggara mengutamakan pemberlakuan protokol kesehatan dalam setiap alur acara, mulai dari kedatangan, pengisian buku tamu hingga lokasi tempat duduk tamu dan undangan.

“Event ini tetap harus adaptif terhadap beberapa ketentuan seperti protokol kesehatan, physical distancing dan kondisi venue yang kita pilih. Karena itu tim Kreatif dan Produksi merancang agar event ini bisa disaksikan secara online dan offline, baik itu di channel video maupun media sosial,” ungkapnya.

Rifki juga memaparkan, sisipan pertunjukan juga dikemas tanpa melibatkan banyak performer, tetapi didukung dengan multimedia baik itu video maupun audio.

“Insert performing tetap ada sebagi konten pendukung prosesi penganugerahan. Tetapi kita kreasikan dengan menggabungkan perangkat video atau audio. Semua dikemas untuk merespon pemberlakuan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Anugerah PWI

Ia menambah, bentuk-bentuk pertunjukan seperti musikalisasi puisi, tayangan video, solo performing hingga dialog akan dihadirkan dengan kemasan menarik dan bernilai.

“Setiap segmen konten memiliki nilai dan makna bagi rasa kemanusiaan, solidaritas sosial dan semangat membangun harapan,” terang Rifki.

Anugerah PWI Kota Bogor 2020 merupakan program penutup akhir tahun berupa penganugerahan kepada para pejuang pandemi Kota Bogor, sekaligus menjadi bagian dari penanda Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

Selain kategori Pejuang Kesehatan, Pejuang Kemanusiaan dan Pejuang Filantropi, ajang persembahan dari wadah resmi wartawan Kota Bogor ini juga akan memberikan anugerah kepada Pejuang Pandemi di Kabupaten Bogor dan penghargaan bagi wartawan di Kota Bogor.

Penghargaan bernama Cipta Panita Biwara itu merupakan apresiasi PWI Kota Bogor bagi jurnalis yang telah berjasa membangun nilai informasi penting, berharga dan berpengaruh dalam membangun semangat kemanusiaan pada masa pandemi. #

Warga Usia Produktif Jadi Target Utama Vaksi Covid-19 di Kota Bogor

0

BOGOR DAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama ini akan menyasar warga usia produktif dengan rentang usia 18-59 tahun.

“Di Kota Bogor  jumlahnya (usia produktif) 690.000 jiwa. Namun karena tahap awal vaksinasinya terbatas, difokuskan 20 persen dulu atau sekitar 138.000. Jadi ketika vaksin datang, sudah siap, BPOM juga semua sudah siap. Nah 138.000 ini yang duluan (divaksin),” ungkap Bima usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau Puskesmas Tanah Sareal, Rabu (18/11/2020).

Dia mengatakan kelompok pertama yang akan mendapat vaksin yakni tenaga kesehatan, public servant, seperti TNI/Polri, guru, ASN dan lain-lain.

“Pak Jokowi nitip supaya beberapa hal harus disempurnakan seperti tadi Presiden menanyakan kenapa petugasnya tidak pakai sarung tangan,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Bima, Jokowi juga menanyakan kapasitas vaksinasi per hari. “Pak Jokowi menghitung kapasitas per harinya berapa karena kan ingin cepat. Tadi kita laporkan satu hari bisa 20-40 per titik. Nah, nanti di lihat lagi dihitung lagi apakah kapasitasnya ditambah, personelnya dan lain-lain. Tapi Pak Jokowi sangat fokus pada protokol kesehatan, intinya itu. Beliau juga memastikan adanya cold chain untuk menyimpan vaksin itu,” jelas Bima.

Bima Arya mengaku belum mendapatkan arahan pasti mengenai waktu pelaksanaan vaksinasi.

“Diperkirakan kalau yang disampaikan Pak Jokowi tadi kalau tidak akhir tahun, ya awal tahun lah. Pertama memastikan barangnya datang dulu kata Pak Menteri Kesehatan barang datang Desember. Tapi kan ada proses macam-macam dari BPOM juga harus ada Emergency Use Authorization (EUA) itu mungkin sampai awal tahun,” katanya.

Charly Van Houten Bicara soal Rumah Tangganya

0

BOGORDAILY – Rumah tangga Charly Van Houten dan sang istri, Shinta Regina, tergolong harmonis. Meski beberapa kali rumah tangganya pernah diterpa isu miring, namun keduanya tetap bersama hingga saat ini.

Dalam sebuah kesempatan, Charly Van Houten menceritakan kemesraan dirinya dan keluarga. Katanya, keluarga yang dibangunnya tersebut aman-aman saja hingga sekarang.

“Keluarga aman-aman aja, baik-baik aja gitu kan. Dan anak sudah mulai besar dan sudah ingin menentukan arahnya mau ke mana. Sama istri juga biasa gitu aja. 15-16 tahun lah. Yang satu lagi SD. Cowok, cewek (anak),” kata Charly Van Houten saat berbincang dengan detikcom di kawasan Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2020).

Kata Charly Van Houten, tidak ada yang spesial dari caranya membimbing istri dan anak-anaknya. Selayaknya keluarga, keluarga Charly Van Houten juga sering berlibur bersama dan saling menjaga.

“Menjaga keharmonisan yang pasti ya sama-sama ya. Saling kasih spirit, saling kasih motivasi yang baik, menjaga keromantisan dalam rumah tangga. Benar-benar terjaga apalagi sama keluarga,” ungkap Charly Van Houten.

“Kalau liburan makan, liburan ke mana, begitulah polanya. Standar-standar aja. Gimana kita mengupayakan keluar tetap harmonis ya harus saling mengerti, apalagi aku tugasnya banyak di luar dan segala macam. Makanya harus pintar-pintar cari waktu sama keluarga,” sambungnya lagi.

Meski begitu, bukan berarti hubungannya dengan sang istri tanpa hambatan. Berbagai konflik telah dilewati Charly Van Houten dan Shinta Regina, tapi selalu dapat melewatinya dengan baik.

Wajar saja, kata Charly Van Houten. Menurutnya, perbedaan pendapat dalam rumah tangga adalah perkara biasa dan merupakan proses untuk saling memahami.

“Kalau itu proses, siapapun di dunia ini pasti mengalami proses tersebut. Jadi dengan berbagai macam prosesnya masing-masing, menurut kategorinya juga masing-masing. Dan harus melewati itu semuanya, kalau nggak kayak gitu gimana kita saling memahami kan,” tutup Charly Van Houten.

Mudik, Shin Tae-yong Memimpin Timnas U-19 Lagi Awal Desember

0

BOGORDAILY – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong diberikan waktu mudik ke Korea Selatan oleh PSSI usai TC di Kroasia. Ia diperkirakan kembali ke Indonesia awal Desember.

Latihan Timnas Indonesia U-19 pun untuk sementara dipimpin oleh Asisten Pelatih Nova Arianto. Timnas U-19 sudah memulai latihan di lapangan lagi di Stadion Madya, Jakarta, sejak, Senin (16/11/2020).

PSSI memberikan Shin Tae-yong beserta para stafnya beristirahat di kampung halamannya setelah Timnas U-19 menuntaskan Pemusatan Latihan di Kroasia. Meski tak memimpin latihan langsung, Shin Tae-yong tetap memantau secara virtual.

“Tanggal 1 (Desember) dia kembali paling telat, ya wajar mereka (tim pelatih) ingin istirahat ketemu keluarga, refreshing, tapi tiap hari mereka monitor,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kepada wartawan, Selasa (17/11).

“Sekarang latihan tetap dimonitor melalui video langsung sampai ke dia secara real time sehingga mereka bisa mengevaluasi latihan,” ujarnya menambahkan.

Selain menunggu kembalinya Shin Tae-yong, PSSI sekarang sedang merancang pemusatan latihan lanjutan di luar negeri. Setelah gagal ke Belanda, kini Spanyol dan Korea menjadi target berikutnya.

Spanyol menjadi favorit karena dinilai bakal lebih bermanfaat buat Timnas U-19 dan temperaturnya lebih bersahabat. Sementara PSSI keberatan ke Korea karena keberatan aturan wajib karantinta selama dua pekan.

“Sudah ada dua negara yang memberikan tanda hijau. Pertama Korea dan kedua Spanyol yang kini sedang kami jajaki. Kami sudah merumuskan apa plus minusnya ke Korea, kalau ke sana kan harus dikarantina 14 hari,” tutur Iriawan.

“Sementara Spanyol bisa langsung latihan, kalau Korea sementara situasi suhu terus menurun dikhawatirkan masuk bulan Desember sudah masuk 0 (derajat). Tapi kalau Spanyol mungkin 21 derajat, tidak jauh seperti di Bandung lah,” ucapnya.

Kepala Sekolah dan Guru Kota Bogor Selewengkan Dana BOS, 6 Oknum Diseret ke Pengadilan Tipikor

BOGORDAILY – Enam orang terdiri atas Kepala Sekolah Dasar (SD) dan guru SD serta seorang dari unsur swasta di Kota Bogor diseret ke Pengadilan Tipikor Bandung, karena didakwa melakukan penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS), Rabu (18/11/2020).

Ke enam kepala SD Saat sidang berlangsung mereka hanya bisa tertunduk, antara lain H Gunarto, mantan Kepala SD Ciluar II Kecamatan Bogor Utara, H Basor PNS guru, ‎Dedi selaku Kepala SD Negeri Gunung Batu I, M Wahyu Kepala SDN Panaragan I Kecamatan Bogor Tengah, Subadri Kepala SDN Bondongan Kecamatan Bogor Selatan dan Dede M Ilyas selaku Kepala SDN Bangka III Kecamatan Bogor Timur. Dari unsur swasta, JR Risnanto dari unsur swasta.

Jaksa dari Kejari Kota Bogor, Haryadi, yang membacakan dakwaan menjelaskan, kasus itu bermula saat 211 SD di Kota Bogor menerima dana BOS pada 2017 senilai Rp 69 miliar lebih, 2018 Rp 70 miliar lebih dan 2019 Rp 67 miliar lebih.

Dari total itu, salah satunya, dana BOS digunakan untuk pengadaan naskah soal ujian. Saat itu, terdakwa JR Risnanto meminta untuk jadi rekanan untuk penyedia penggandaan naskah soal ujian sekolah dasar se-Kota Bogor 2017 senilai Rp 22 miliar lebih.

“Saat itu, saksi Taufan Hermawan, almarhum, selaku Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Bogor 2017-2020 menyampaikan pada terdakwa JR Risnanto bahwa dari harga yang nantinya akan dimuat dalam kontrak kerjasama, tidak seluruhnya dibayarkan kepada JR Risnanto melainkan akan ada potongan dengan alasan untuk operasional sekolah,” ucap Haryadi, di persidangan dengan agenda dakwaan.

Ia mengatakan pengadaan soal ujian ini dikoordinir oleh ‎Taufan Hermawan bersama-sama K3S tiap kecamatan. Yakni soal ujian UTS semester genap, UKK semester genap, try out I – III di semester genap.

Lalu, ujian sekolah semester genap, UTS semester ganjil dan UAS semester ganjil selama 2017-2018-2019 untuk sebagian besar SD Negeri di Kota Bogor menghabiskan biaya Rp 22 miliar lebih bersumber dari APBN 2017,2018 dan 2019.

“Akan tetapi, jumlah tersebut tidak seluruhnya dibayarkan kepada penyedia yakni JR Risnanto melainkan hanya Rp 12 miliar lebih. Dengan demikian terdapat selisih sebesar Rp 9,8 miliar lebih,” ujar Haryadi.

Nilai selisih dari Rp 9,8 miliar itu kemudian dibagi-bagi kepada sejumlah pihak setelah disepakati oleh Taufan Hermawan selaku Ketua K3S Kota Bogor bersama para terdakwa H Gunarto, Basor, Dedi S, M Wahyu, Subadri dan Dede M Ilyas.

Dengan rincian tahun anggaran 2017-2019 yakni Taufik Hermawan menerima dan bertanggung jawab atas dana Rp 2,5 miliar lebih, Gunarto‎ sebesar Rp 399 juta lebih, H Basor sebesar Rp 236 juta lebih, Dedi S sebesar Rp 349 juta lebih, M Wahyu sebesar Rp 255 juta lebih.

“Kemudian Subadri Rp 389 juta lebih, Dede M Ilyas Rp 349 juta lebih dan seluruh Kepala Sekolah yang turut mengikuti pengadaan soal yang dikoordinir pengurus K3S Kota Bogor menerima dana Rp 4 miliar lebih,” ucap Haryadi.

Untuk menangani kasus ini, jaksa menggandeng audit Inspektorat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Bahwa dari anggaran yang dikeluarkan Rp 22 miliar lebih untuk pengadaan naskah soal selama 2017-2019 dikurangi penghitungan nilai wajar sebesar Rp 4,9 miliar lebih, diketahui nilai kerugian negara

“Sehingga, hasil audit Inspektorat Jenderal Kemendikbud menentukan kerugian negara dalam pengadaan naskah soal ujian selama 2017-2019 sebesar Rp 17,1 miliar lebih,” ucap Haryadi.

Terduga Teroris Berhasil Ditangkap di Mutiara Sentul Estate Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial AYR (41) di Kampung Mutiara Sentul Estate Blok O Nomor 17 RT 001 RW 010, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (18/11/2020).

Terduga teroris yang diamankan tersebut diduga bagian kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Selain terlibat dengan JI, terduga teroris pernah menjabat sebagai Sekretaris 3 Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor pada tahun 2015.

Terduga teroris juga menjabat sebagai Kepala Iqtishot Bithonah yang merupakan subbidang dalam struktur Jamaah Islamiyah. Selain itu, struktur Jamaah Islamiyah juga berisi kumpulan para pengusaha yang berperan sebagai salah satu donatur atau sumber pendanaan organisasi JI.

Sebelum ditangkap di Kabupaten Bogor, terduga teroris diketahui pernah mengikuti pertemuan kelompok JI pada 22 September 2018 di Ruko Bizpark, Kopo, Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago membenarkan adanya personel Densus 88 Antiteror Polri yang menangkap seorang terduga teroris di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Namun, kata Erdi, Polda Jabar tidak dilibatkan langsung dalam penangkapan tersebut. “Kami (Polda Jabar) hanya mendapatkan pemberitahuan dan permintaan back up untuk mengamankan lokasi penangkapan,” ujarnya di Polda Jabar, Rabu (18/11/2020).

Erdi menjelaskan, pihaknya tidak mendapatkan kronologi rinci terkait kasus penangkapan terduga teroris tersebut. “Kami tidak tahu bagaimana detailnya. Sebab kami, polres jajaran, dalam hal ini Polres Bogor, hanya diminta backup pengamanan,” katanya.

Kerumunan Habib Rizieq di Bogor Mulai Diselidiki Polda Jabar

BOGOR DAILY – Kerumunan terjadi saat Habib Rizieq Syihab mengunjungi Megamendung, Kabupaten Bogor. Polda Jabar kini mulai menyelidiki kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu.

“Jadi kita sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait dengan masalah kegiatan yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu, yakni kegiatan keagamaan yang sekiranya menghadirkan orang yang cukup banyak pada saat itu,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago, Rabu (18/11/2020).

Erdi mengatakan polisi akan menyelidiki salah satunya terkait izin digelarnya acara tersebut. Selain itu, ada beberapa hal lain yang akan didalami oleh polisi.

“Oleh karena itu kita sedang mendalami terkait masalah izin kemudian masalah lainnya,” katanya.

Disinggung terkait ada tidaknya pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait, Erdi belum bisa memastikan. Namun salah satunya kemungkinan pihak penyelenggara.

“Ini belum, masih dilakukan pendalaman dulu, nanti kita laporkan siapa siapanya. Salah satunya penyelenggara,” kata dia.

Seeprti diketahui, Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor. Para santri antusias menyambut kedatangan Rizieq.

Dalam kegiatan itu terjadi kerumunan massa. Sebagian massa bahkan ada yang tak mengenakan masker.