Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7761

Usai Kapolres Bogor, Kapolres Bogor Kota Juga Diganti

BOGOR DAILY – Kapolri benar-benar sedang melakukan mutasi besar-besaran. Sejumlah perwira tinggi dicopot, dari mulai Kapolda hingga Kapolres.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memutasi 626 perwira tinggi dan perwira menengah untuk penyegaran organisasi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan biasa.

Pergantian jabatan menjadi bagian dari respons untuk menghadapi tantangan yang semakin dinamis.

“Sebagai penyegaran organisasi, baik tour of duty maupun tour of area,” kata Awi saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).

Mutasi jabatan tertuang dalam sembilan Surat Telegram Kapolri, masing-masing ST/3228/XI/KEP./2020; ST/3229/XI/KEP/2020; ST/3230/XI/KEP./2020; ST/3231/XI/KEP/2020; dan ST/3232/XI/KEP/2020.

Kemudian, ST/3233/XI/KEP./2020; ST/3234/XI/KEP./2020; ST/3235/XI/KEP./2020; dan ST 3236/XI/KEP./2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Telegram ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudhi Hermawan.

Dalam ST 3236 terdapat sejumlah kapolres di Jabodetabek. Salah satunya Kombes Pol Hendri Fiuser. Perwira peraih penghargaan adhi makayasa atau lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 ini tak lagi menjabat Kapolres Bogor Kota.

Hendri dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri dalam rangka mengikuti pendidikan reguler atau Dikreg XLVIII Sesko TNI TA 2021. Kapolri selanjutnya menunjuk Kombes Pol Susatyo Purnomo sebagai pengganti.

Selain Fiuser, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Yulis Audies Sonny Latuheru juga diganti. Audie dipindah sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri dalam rangka mengikuti Dikreg XLVIII Sesko TNI TA 2021.

Jabatan Kapolres Jakarta Barat selanjutnya diisi Kombes Pol Ady Wibowo.

Demikian pula Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko yang juga mengikuti Dikreg XLVIII TNI T.A 2021. Jabatan Kapolres Bekasi Kota selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Aloysius Suprijadi.

Kapolri juga mengganti Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan. Dia dimutasi sebagai Kasubbaglahtalek Baginfopers Robinkar SSDM Polri. Jabatan Kapolres Tangsel selanjutnya diisi AKBP Iman Imanuddin. (*)

6 Desa di Tamansari Diserang Angin Puting Beliung

BOGORDAILY -Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang enam desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/11/2020) sore.

Bencana angin puting beliung disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Dampaknya, rumah warga di enam desa rusak dan sejumlah pohon tumbang hingga menimpa bangunan.

Camat Tamansari Bayu Ramawanto menyebutkan, ada enam desa yang terdampak bencana hidrometeorologi, yakni Desa Sukamantri, Tamansari, Sukamaju, Sukajaya, Sukaresmi, dan Desa Sirnagalih.

“Dampak paling parah terjadi di Desa Sukamantri. Laporan sementara empat rumah rusak berat. Ada yang tertimpa pohon,” kata Bayu.

Umumnya, kerusakan bangunan yang tersebar di enam desa terjadi pada bagian atap rumah akibat terbawa angin puting beliung. Sampai saat ini, petugas gabungan masih mendata rumah-rumah warga yang terdampak.

“Petugas masih melakukan assesment, mendata rumah warga yang rusak berat, sedang dan ringan. Tetapi, lebih banyak rusak ringan,” kata dia.

Tim lainnya mengevakuasi sejumlah pohon tumbang yang menimpa bangunan rumah dan membantu warga memperbaiki atap yang rusak.

“Kalau yang rusak ringan oleh warga langsung diperbaiki saat itu juga,” ujarnya.

PB INSPIRA Gelar Forum Diskusi dan Teater Kebudayaan di Hari Toleransi Internasional

BOGOR DAILY- Memperingati Hari Toleransi Internasional yang jatuh pada tanggal 16 November 2020, Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) menggelar Diskusi dan Teater Kebudayaan di Internasional IPB Convention Center (IICC), Botani Square, Kota Bogor.

Diskusi umum yang mengangkat isu Toleransi ini disambut antusias oleh ratusan peserta dari pelbagai kalangan. Sejumlah Tokoh Nasional seperti Bambang Soesatyo (Ketua MPR RI), Prof. Arif Satria (Rektor IPB), Saut Situmorang (Mantan Wakil Ketua KPK), Dr. Bima Arya (Walikota Bogor), Irwan Suhanto (Aktivis HAM) dan Iskandarsyah (Aktivis 98) pun turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Selain dihadiri oleh para tokoh nasional, grup band ternama seperti Marjinal, Seniman Pawon UIKA Bogor dan sejumlah Seniman dari Penyandang Disabilitas Bogor pun turut memberikan sentuhan seni budaya yang memukau ratusan peserta yang hadir dalam forum tersebut.

Rizqi Fathul Hakim, Ketua Umum PB INSPIRA menyebut bahwa kegiatan diskusi dan pertunjukan seni budaya ini adalah upaya Kaum Muda untuk mencairkan suasana bangsa yang sedang tidak bersahabat.

“Di tahun 2020 ini kita sedang menghadapi dua ujian berat. Di mulai dari persoalan Pandemi Covid-19, hingga isu-isu yang memantik perseteruan sesama anak bangsa. Persoalan Covid-19 secara nyata memukul jatuh ekonomi bangsa. Sedangkan persoalan Intoleransi secara perlahan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Poin terakhir ini (Intoleransi) menurut kami adalah ancaman dan rintangan yang akan menghambat Visi Indonesia Emas di masa mendatang. Untuk itu kami mengambil suatu inisiatif bagaimana mencairkan ketegangan yang terjadi selama ini. Diskusi ini tentu sangat kami harapkan mampu memberikan sentuhan baru dalam kesadaran banyak orang agar mampu menyikapi fakta Perbedaan dengan bijaksana. Sebagaimana yang kami dengar langsung dari paparan Mas Irwan Suhanto, bahwa Kita lebih dulu berbangsa sebelum kita bernegara. Dan toleransi adalah kunci di mana leluhur kita mampu membangun sebuah bangsa,” katanya.

Sekjend PB INSPIRA, Dinal El Gusti, menegaskan bahwa kegiatan Diskusi yang diselingi dengan pertunjukan Teater Budaya ini adalah sebuah ikhtiar membuka mata para pemuda-pemudi Indonesia yang mulai kurang peduli dengan persoalan yang sedang dihadapi bangsa saat ini.

“Barusan kami mendengar sebuah satire cerdas dari Prof Arif Satria tentang pemuda. Menurutnya tua muda seseorang tidak lagi dilihat dari usia, tapi dari caranya melihat masa lalu dan masa depan. Yang muda adalah mereka yang mampu membaca dan mengantisipasi masa depan. Dan kemampuan ini sudah sepantasnya dimiliki oleh kita sebagai pemuda. Semangat ini harus ditanam dan harus menjadi bagian penting dari segala upaya pemuda dalam membangun Bangsa demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan Diskusi dan Teater Kebudayaa, Muhammad Hafidz Azami mengapresiasi seluruh peserta, pemateri, tamu undangan dan sponsor kegiatan yang turut serta membantu jalannya kegiatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur, bangga, dan merasa terhormat dengan kehadiran ratusan peserta, pemateri-pemateri hebat, seniman-seniman hebat,
dan tiga sponsor kegiatan ini yakni BNI, Bank Mandiri dan Etos Institute. Tanpa doa dan dukungan dari semua pihak, kami yakin kegiatan ini tidak akan berjalan sesuai yang diharapkan. Untuk itu kami ucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung kegiatan kami ini,” pungkasnya. (Egi)

Hehehe.. Viral Video Ijab Kabul Mas Kawin Sepasang Ikan Cupang Dibayar Tunai

BOGOR DAILY – Ada-ada saja aksi anak-anak masa kini, sempat viral mas kawin saldo Ovo, kini sepasang ikan cupang jadi mas kawin.

Pernikahan unik dengan sepasang ikan cupang sebagai mas kawinnya itu pun viral.

Video viral ini dibagikan oleh akun YouTube. Dalam postingannya, terlihat sepasang ikan cupang di dalam dua akuarium kecil sebagai salah satu mas kawinnya.

“Saudara Arif Hidayat, saya nikahkan dan saya kawinkan untuk Anda, Warni Binti Bapak Darozi yang walinya telah mewakilkan kepada saya dengan mas kawin uang 561.200 rupiah dan sepasang ikan cupang dibayar tunai,” kata penghulu yang memipin jalannya akad nikah tersebut.

“Saya terima nikahnya dan kawinnya Warni binti Darozi dengan mas kawin tersebut tunai,” jawab Arif.
“Bagaimana saksi sah ya?” sahut penghulu.

“Sah,” teriak saksi dan tamu undangan disertai tepuk tangan.

Pernikahan unik dengan mas kawin sepasang ikan cupang ini pun viral akhir-akhir ini.

Melansir Indozone ternyata mas kawin sepasang ikan cupang itu sudah viral sejak tahun 2019. Hal itu terlihat dari postingan akun YouTube Ubhe YS dan postingan Instagram @ulama.nusantara.

Dalam postingan @ulama.nusantara pernihakan tersbut diposting 2 pernikahan unik, dengan mas kawin segelas air putih dan sepasang ikang cupang. Hal ini sontak menjadi sorotan netizen saat itu.

“Air putih, ikan cupang.. yang penting SAH dan Halal,” komentar pemilik akun @maulana_ilham91.

“Sebaik baiknya mahar tidak memberatkan muslim untuk menikah,” sahut pemilik akun @maspolhut. (*)

Tragis! Istri Dilempar Bom oleh Suami & Anaknya Sendiri

0

BOGOR DAILY – Entah apa yang merasuki pria ini. Bersama anaknya kompak mencoba menganiaya istrinya dengan melemparkan Bom ke dalam rumah.

Korban adalah Maisaroh (42 tahun), saat sedang duduk santai di teras rumahnya, tiba-tiba dua orang melempar bondet (bom ikan) ke rumahnya.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu malam (15/11/2020).

Maisaroh sendiri berhasil menyelamatkan diri dari ledakan, namun tragis, tetangganya, Musleh (45 tahun), yang masih berkerabat dengannya, tewas terkena bondet pelaku.

Belakangan, terungkap kalau dua pelaku itu tak lain adalah suami Maisaroh, yakni Saehu (40 tahun) serta anaknya, Roji (18 tahun). Fakta ini pun membuat Maisaroh tak habis pikir.

Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno mengatakan, lemparan bondet tersebut tak hanya merusak rumah Maisaroh, tetapi juga rumah tetangganya.

Sementara itu, Musleh menghembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke RSUD R Soedarsono Pasuruan karena mengalami luka parah. Ia terkena bom pada bagian pantatnya.

“Korban mengalami luka parah pada bagian pantatnya,” katanya.

Sebelum menyerang Musleh, kedua pelaku sempat mengejar Maisaroh hingga ke gang-gang sempit. Maisaroh berhasil menyelamatkan diri karena bersembunyi di balik gang rumah tetangganya.

Musleh menjadi korban penyerangan karena kedua pelaku tak berhasil menemukan Maisaroh. (*)

Nora Alexandra dan Keluarga Sembahyang di Pura, Mendoakan Jerinx Bebas

0

BOGORDAILY – Jerinx SID masih menanti akhir dari persidangan kasusnya. Nora Alexandra, sang istri, berharap Jerinx mendapat keadilan.

Hari ini, Jerinx akan kembali menjalani persidangan kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Denpasar. Sidang hari ini beragendakan pembacaan duplik dari dari pihak Jerinx dalam perkara ‘IDI kacung WHO’.

Menanti persidangan yang sebentar lagi sampai ditahap putusan, istri Jerinx bersama keluarga dan sahabat melakukan sembahyang di pura kemarin. Itu dilakukan khusus untuk memohon doa agar drummer SID itu mendapat keadilan.

Hari ini 16 November 2020, kami, terutama Ibu kandung JRX dan para saudara, dan kawan serta sahabat berkumpul di Pura Sakenan, kedatangan kami disini untuk meminta restu & memohon agar JRX bisa bebas dan jalannya persidangan diberi kelancaran, kami memohon kepada Semesta agar JRX dapat keadilan yg seadil2nya,” tulis Nora Alexandra.

 

Terlihat Nora Alexandra menggunakan kebaya putih. Nora bersama ibu mertua dan simpatisan pendukung Jerinx terlihat khusyuk berdoa.

Nora Alexandra menuliskan banyak kebaikan yang ditanam oleh Jerinx. Sang suami ditegaskan olehnya bukan sebagai pelaku kriminal.

Banyak kebaikan yg JRX tanam dan ajarkan kepada kawan, saudara bahkan saya, JRX bukan kriminal,” tegas Nora.

Melihat sang suami dipenjara karena mengungkapkan kritikan, Nora Alexandra berharap hasil putusan persidangan adalah Jerinx bebas. Cara Jerinx mengkritik yang keras dikatakannya sebagai cara untuk bisa didengar.

Harapan kami JRX bebas, dia menggunakan diksi keras karena sangat ingin ditanggapi, terbukti ditanggapi dengan jalan dilaporkan, sblmnya JRX sudah meminta untuk diskusi dan mediasi,” ungkap sang istri.

Kesampingkan dulu ego, kita ada di 1 kubu bukan untuk bermusuhan, tetapi untuk fokus kebebasan JRX, JRX kamu kudu bangga walau ada sebagian kawan yg menjauh tak apa, yg lebih setia untukmu masih ada dan ini nyata! Yg paling setia hingga detik ini masih ada kak @bobbyalcoholicrider dan pastinya kawan yang lain juga,” tutup Nora.

Jerinx dilaporkan oleh IDI Bali karena dianggap menyebarkan ujian kebencian dengan menyebut IDI sebagai kacung WHO. Pada pembacaan tuntutan beberapa waktu lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Jerinx 3 tahun penjara.

Makin Panas! Ladeni Habib Nikita Posting Foto Hot Firza Husein

0

BOGOR DAILY – Perseteruan artis Nikita Mirzani dengan Habib Rizieq makin panas. Nikita justru meladeni dengan berbagai ungkapan.

Terbaru, janda beranak tiga ini unggah foto kolase Habib Rizieq dan Firza Husein, wanita yang menyeret pentolan Front Pembela Islam (FPI) menjadi tersangka kasus chat mesum.

Dalam foto tersebut Nikita Mirzani menuliskan “Welcome Back BeIb”.

Nikita Mirzani unggah foto Habib Rizieq dan Firza Husein. [capture Instagram]
Selanjutnya, Nikita Mirzani berusaha mengingatkan netizen terkait kasut chat mesum Habib Rizieq dan Firza Husein yang diusut kepolisian beberapa waktu lalu.

“Welcome back bibeeeh. Menolak lupa. Kalo pada kepo sama isi chatnya silahkan ketik aja Mbah Google. Chat bokep rijik keluar dah tuh semua,” tulis Nikita Mirzani.

Ya, Habib Rizieq memang pernah dinyatakan tersangka kasus chat mesum pada 29 Mei 2017. Saat itu, Habib Rizieq sudah menetap di Arab Saudi dan tak pernah hadir dalam pemeriksaan.

Firza Husein sendiri sudah lebih dulu ditetapkan menjadi tersangka pada kasus sama 17 Mei 2017 dengan alat bukti berupa keterangan ahli dan identifikasi terhadap handphone Firza dan Rizieq. Di situ penyidik menemukan konten berbau pornografi.

Bukan cuma chat mesum, di Instagramnya Nikita Mirzani juga posting pemberitaan sebuah media online terkait sepak terjang Habib Rizieq yang pernah divonis bersalah dan diganjar 7 bulan penjara atas kasus penghasutan, pengrusakan tempat hiburan, dan melawan aparat keamanan.

Niki-begitu Nikita Mirzani akrab disapa membandingkan vonis hukum Habib Rizieq dengan pengalamannya mendekam dibui selama sebulan atas kasus penganiayaan.

“Oh rijik pernah di penjara juga toh. Bedanya dia 7 bulan kalo gue 1 bulan. Lebih dikit, kasusnya juga ringan,” tulis Nikita Mirzani di caption. (*)

Membuka Raker FKUB, Wabup: Jalin Komunikasi Yang Baik dan Jadikan Tempat Diskusi

BOGOR DAILY- Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan membuka Rapat Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten dengan tema Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama Menuju Masyarakat Maju dan Berkeadaban di bumi Tegar Beriman yang dilaksanakan di Bakesbangpol, Selasa (17/11/2020).

Dalam sambutannya, Iwan mengatakan masalah agama atau isu-isu tentang agama yang belakangan ini sangat sensitif. Peran FKUB sangat diperlukan dalam kondisi seperti saat ini.

“Masalah agama akhir-akhir ini sangat sensitif, untuk itu saya titip kepada FKUB untuk terus menjaga kondusivitas kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Bogor. Menangani masalah agama harus hati-hati, dikesempatan yang baik ini hadir semua pemuka agama, saya harap kedepan kondisi antar umat beragama di Kabupaten Bogor tetap rukun dan harmonis,” kata Iwan.

Ia juga menyampaikan agar FKUB mampu berkolaborasi bersama Kesbangpol dengan Kepala yang baru dilantik beberapa hari lalu.

“Jalin komunikasi yang baik, jadikan Kantor Kesbangpol yang baru ini tempat diskusi, tempat menyelesaikan masalah, apalagi Kantor Kesbangpol sudah naik tingkat dan punya kepala badan yang baru, jadi harus lebih maksimal lagi peran Kesbangpol untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Iwan yang juga Ketua Dewan Pembina FKUB Kabupaten Bogor menekankan Badan Kesbangpol agar berkolaborasi dengan FKUB, sehingga kondusivitas di tahun yang akan datang tetap terjaga.

“Kesbangpol dan FKUB harus bersinergi, semoga di kepemimpinan Pak Bambang yang juga mantan camat, Badan Kesbangpol lebih terasa manfaatnya oleh masyarakat. Semoga juga dana-dana hibah di tahun depan bisa naik dan lebih terasa manfaatnya,” pungkasnya. (Egi)

Ngeri! Video Detik-detik Angin Puting Beliung Menerjang Bogor, Atap Rumah Berterbangan

BOGOR DAILY – Puting beliung menerjang Bogor, Selasa (17/11/2020) sore. Sejumlah rumah warga rusak, atap rumah berterbangan.

Angin puting beliung itu menerjang Kampung Nyalindung, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya muncul awan gelap disusul hujan ringan dan angin kencang.

“Hujannya ringan tapi ada angin berputar,” ucap warga sekitar.

Angin puting beliung tampak berputar-putar di langit sambil membawa puing-puing atap rumah warga. Atap rumahnya pun tak luput dari terjangan angin puting beliung hingga mengalami kerusakan cukup parah.

“Lumayan lama anginnya. Atap rumah saya di belakang kan asbes, itu semua habis. Sama pohon juga banyak yang roboh,” ujarnya.

Belum diketahui pasti jumlah rumah warga yang rusak akibat angin tersebut. Saat ini, warga sedang bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan rumah yang tersapu angin puting beliung. (*)

Video Detik-detik angin badai menerjang:

Nikita Mirzani Menegaskan Tak Ada Masalah dengan Habib Rizieq Shihab

0

BOGORDAILY – Buntut dari perkataan Nikita Mirzani yang menyebut habib tukang obat terus memanas. Nikita Mirzani tegaskan dirinya tak ada masalah dengan Habib Rizieq Shihab.

Masalah ini berawal ketika Nikita Mirzani live Instagram dan menjawab beberapa pertanyaan dari netizen. Salah satunya soal kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

Akan tetapi, perkataan Nikita Mirzani yang menyebut habib adalah tukang obat, membuat ustaz Maaher At-Thuwailibi berkomentar. Sampai-sampai ustaz Maaher mengeluarkan hujatan kasar untuk Nikita Mirzani.

“Iya (bermasalahnya dengan ustaz Maaher). (Sama Habib Rizieq Shihab) Nggak dong, nggak ada. Sama dia (ustaz Maaher) aja, karena nyebut nama gue,” ucap Nikita Mirzani di kediamannya, kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020) malam.

Nikita Mirzani merasa ustaz Maaher sangat jelas mengucapkan hinaan yang ditujukan untuknya. Janda tiga anak itu, mengatakan ustaz Maaher jelas-jelas menyebut nama.

“Karena dia sebut namanya jelas, Nikita Mirzani kan di Indonesia, cuma Nikita Mirzani yang ini. Kalau ada banyak gue mungkin nggak bakal ladenin, karena Nikita Mirzani, terus dia pajang foto gue juga, kan gue udah simpan semua buktinya, itu harus dipertanggungjawabkan dong,” tukasnya.

“(Jadi lebih bermasalah) ke Soni alias Maaher itu,” sambung Nikita Mirzani.

Cercaan kasar yang dilontarkan ustaz Maaher At-Thuwailibi dirasa Nikita Mirzani sangat tidak elok untuk seorang pemuka agama.

“Anyway, kenapa harus marah? Kenapa harus nama gue sampai disebutin? ‘Nikita Mirzani l****, b*** betina, jual s*********’ itu kan kayaknya nggak elok untuk seorang pemuka agama yang pakai sorban, yang bisa melantunkan ayat suci ngomong gitu kan nggak pantas,” tegas Nikita Mirzani.

Nikita yang semula kemarin berencana membuat laporan polisi masih belum terlaksana. Merasa suasana hatinya tak enak, Nikita Mirzani tetap memastikan akan laporkan ustaz Maaher.

Dia mengatakan akan tetap melaporkan ustaz Maaher ke polisi. Sedangkan ustaz Maaher berencana melaporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya hari ini.