Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 7837

Survei Kepatuhan Warga Kota Bogor: Paling Sulit Jaga Jarak, Tapi Sering pakai Masker

0

BOGOR DAILY- – Pemerintah Kota Bogor menggelar survei tentang kepatuhan warga Bogor terhadap protokol kesehatan. Hasilnya, protokol kesehatan yang paling sulit dilakukan oleh warga Kota Bogor adalah menjaga jarak. “Hasilnya menarik. Ternyata warga paling susah jaga jarak. Tapi paling sering pakai masker. Nah, di tengah-tengahnya cuci tangan,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya saat menghadiri acara kampanye nasional dan hari cuci tangan pakai sabun sedunia secara daring, Kamis (14/10/2020). Arya Bima tidak merinci lebih detail persentase warga yang tak patuh terhadap protokol kesehatan. Baca juga: Bima Arya Sebut Klaster Keluarga di Bogor Tempati Peringkat Utama Wabah Covid-19 Hasil survei yang bekerja sama dengan Lapor Covid-19 itu cukup membuat Bima Arya dan jajarannya khawatir. Sebab, semestinya warga menerapkan protokol kesehatan tidak setengah-setengah demi menghindari penularan Covid-19.

Oleh sebab itu, Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus gencar mensosialisasikan protokol kesehatan terhadap warganya. Targetnya, 80 persen warga Kota Bogor mematuhi protokol kesehatan. Di sisi lain, Pemkot Bogor telah melakukan penyesuaian kebijakan, khususnya di sektor usaha, setelah Kota Bogor ditetapkan sebagai zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

Bima Arya mengatakan, sektor usaha meliputi rumah makan, restoran serta kafe diperbolehkan beroperasi dan melayani makan di tempat (dine in) hingga pukul 21.00 WIB. Baca juga: Kota Bogor Zona Oranye, Restoran hingga Kafe Diperbolehkan Dine In hingga Pukul 21.00 WIB Meski begitu, Bima memberikan catatan kepada pihak pengelola usaha agar tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami sepakat menyesuaikan kembali jam operasional rumah makan, restoran, dan unit usaha lainnya menjadi pukul 21.00 WIB. Di atas jam itu hanya diperbolehkan layanan antar,” kata Bima, Rabu (14/10/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi, tempat usaha rumah makan memiliki risiko kecil penyebaran Covid-19. Ia juga menilai bahwa masyarakat yang datang ke tempat-tempat itu sudah cukup disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

DPD KNPI Kabupaten Bogor bakal Gelar Women Expo 2020

0

BOGOR DAILY- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat bakal mengadakan giat Women Expo 2020 sebagai malam puncak peringatan Hari sumpah pemuda. Acara ini bakal dieksekusi oleh DPD KNPI Kota Bogor yang rencananya akan digelar di Neo Hotel Aston Sentul City pada 28 Oktober 2020.

Selanjutnya, dalam acara ini akan ada malam penganugerahan 15 wanita berprestasi dan diberikan Award ke tokoh perempuan dengan kriteria tertentu.

Selain itu, dalam masa pandemi seperti saat ini, akan diselenggarakan talk show dari Dinkes Kabupaten Bogor terkait kesehatan dalam kondisi pandemi covid 19 dengan diikuti 70 peserta perempuan.(Egi)

Kota Bogor Kembali ke Zona Oranye, Pasien Sembuh Meningkat

BOGOR DAILY- Peta risiko Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat, mengalami perubahan pada pekan ini. Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, saat ini Kota Bogor berada dalam zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

Bima mengatakan, ada beberapa indikator yang mempengaruhi perbaikan status Kota Bogor dari zona merah ke zona oranye, antara lain meningkatnya kasus kesembuhan dan ketersediaan ruang rawat isolasi pasien Covid-19. “Kota Bogor dinyatakan kembali ke zona oranye.

Ada dua perbaikan di sini. Pertama adalah recovery rate atau kasus kesembuhan. Kedua, kapasitas ruang rawat pasien Covid,” kata Bima, Rabu (14/10/2020). Bima menjelaskan, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menunjukkan, jumlah kasus sembuh sejak September hingga hari ini terus meningkat, mencapai 67,3 persen atau lebih tinggi 4,75 persen dari angka kesembuhan Jawa Barat (62,55 persen).

Ia menyebutkan, angka kesembuhan pada minggu ini meningkat sebesar 30 persen dari minggu sebelumnya. “Jumlah kasus sembuh pada minggu ini adalah 133 kasus atau meningkat 30 persen dari pekan sebelumnya,” tutur Bima.

Bima menyampaikan, perbaikan juga terjadi pada indikator bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat ketersediaan tempat tidur isolasi di Kota Bogor.

Berdasarkan catatan Dinkes, sambung Bima, jumlah tempat tidur isolasi per 11 Oktober 2020 adalah 371 unit dengan ICU 14 unit dari 21 rumah sakit rujukan Covid-19. Untuk tingkat keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 per 11 Oktober 2020 sebesar 51 persen dan tempat tidur ICU sebesar 64 persen.

Sementara itu, di pusat isolasi BNN Lido dari kapasitas 100 tempat tidur, saat ini sudah terisi 33. “Untuk kasus pasien OTG (orang tanpa gejala) diprioritaskan dikirim ke tempat isolasi di Lido. BOR kami yang tadinya 60 persen, per hari ini angkanya di 51 persen,” ujar dia.

Dengan perubahan status zona oranye tersebut, Pemkot Bogor akan melakukan penyesuaian kebijakan, salah satunya mengenai jam operasional di sektor usaha.

“Ada beberapa kebijakan ke depan yang disesuaikan. Salah satunya menyesuaikan kembali jam operasional untuk rumah makan, restoran, dan unit ekonomi lainnya menjadi jam 9 malam. Di atas jam 9 malam diperbolehkan untuk layanan antar,” kata Bima.

sumber: Kompas.com

Timnas U-19 Imbang, Shin Tae-yong Segera Memperbaiki Kelemahan Timnya

0

BOGORDAILY – Pelatih timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong menilai timnya masih punya beberapa kelemahan saat imbang dengan Makedonia Utara. Ia bakal berusaha memperbaikinya.

Timnas U-19 ditahan imbang 0-0 oleh Makedonia Utara dalam laga ujicoba yang digelar di Stadion NK Uskok Klis, Split, Kroasia Rabu (14/10/2020) malam WIB. Tim asuhan Shin Tae-yong gagal mengulangi kemenangan atas Makedonia Utara di pertemuan pertama, Minggu (11/10).

Kala itu, timnas U-19 berhasil menang telak 4-1 atas lawan yang sama. Empat gol kemenangan Garuda Muda disumbangkan oleh Witan Sulaeman, dua gol Jack Brown dan Irfan Jauhari.

Pada laga kedua ini, Shin Tae-yong memang melakukan beberapa perubahan dalam susunan starting line up timnya dibanding saat pertemuan pertama kontra Makedonia Utara. Pemain seperti Bayu Fiqri, Beckham Putra, dan M Bahril diberi kesempatan bermain sejak menit pertama.

Shin Tae-yong mengaku puas dengan kerja keras yang ditunjukkan anak asuhannya selama 90 menit. Ia juga menganggap kegagalan timnas U-19 tampil optimal di laga kali ini tak lepas dari buruknya kondisi lapangan.

Meski begitu, pelatih asal Korea Selatan ini menilai timnas U-19 masih memiliki beberapa kelemahan. Salah satu yang cukup terlihat adalah kemampuan David Maulana dkk dalam melepas passing, dan mencari ruang kosong yang masih perlu ditingkatkan. Shin Tae-yong berjanji akan segera memperbaiki kekurangan tersebut.

“Pemain sudah bekerja keras, namun belum menunjukkan performa terbaik. Hari ini lapangan kurang bagus, jadi pemain tidak bisa optimal,” kata Shin Tae-yong dikutip dari situs resmi PSSI.

“Untuk mental, fisik, stamina saya kira pemain sudah lebih baik. Ke depan kami harus perbaiki kekurangan yang ada,” ungkap pelatih 51 tahun ini menambahkan.

Pada laga selanjutnya, timnas U-19 akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina, Selasa (15/10/2020). Duel ini akan disiarkan langsung oleh Mola TV.

Draf Final UU Cipta Kerja: Ada Penggantian 24 Kata Penghubung ‘Dan’

BOGORDAILY – Draf final UU Cipta Kerja sudah diserahkan DPR kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (14/10) kemarin. Dibandingkan draf sebelumnya, draf final itu memuat 24 perubahan kata penghubung ‘dan’ menjadi ‘dan/atau’. Apakah perubahan ini mengubah makna?

Draf final UU Cipta Kerja adalah draf versi 812 halaman yang sudah dikonfirmasi DPR sejak Selasa (13/10) kemarin. Sehari sebelumnya, ada draf versi 1.035 halaman yang sempat dikonfirmasi DPR sebagai draf final pula. Namun kedua draf tersebut sama-sama muncul seusai pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU pada 5 Oktober 2020.

Hasil perbandingan antara draf final versi 812 halaman dengan versi 1.035 halaman memuat perbedaan kata penghubung. Semula kata penghubung yang digunakan adalah ‘dan’, tapi kemudian diganti dengan ‘dan/atau’.

Ada 24 penggantian ‘dan’ menjadi ‘dan/atau’ dalam draf final versi 812 halaman. Semuanya tersebar di pelbagai halaman antara halaman 64 sampai 456.

Berikut daftarnya:

Perubahan ‘dan’ menjadi ‘dan/atau’ dalam draf final UU Cipta Kerja versi 812 halaman:

1. Pasal 109, hlm 64
2. Pasal 53, hlm 152
3. Pasal 67, hlm 161
4. Pasal 68, hlm 161
5. Pasal 69, hlm 161
6. Pasal 71, hlm 162
7. Pasal 49 ayat 1, hlm 176
8. Pasal 49 ayat 2, hlm 176
9. Pasal 49 ayat 3, hlm 176
10. Pasal 109 (ada dua kata), hlm 197
11. Pasal 151, hlm 212
12. Pasal 190, hlm 252
13. Pasal 191, hlm 252
14. Pasal 195, hlm 252
15. Pasal 496, hlm 252
16. Pasal 203, hlm 253
17. Pasal 204, hlm 253
18. Pasal 294 ayat 1, hlm 271
19. Pasal 294 ayat 3, hlm 271
20. Pasal 299, hlm 272
21. Pasal 62, hlm 299
22. Pasal 134, hlm 311
23. Pasal 135, hlm 311
24. Pasal 27, hlm 458

Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Cipta Kerja Firman Soebagyo mengatakan UU Cipta Kerja yang pekan lalu disahkan oleh DPR RI tidak mengalami perubahan substansi. Ia menyatakan perubahan yang terjadi hanya persoalan teknis terkait halaman. Lantaran itu, ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu merasa khawatir.

Tim ini melibatkan ahli bahasa dan ahli bahasa hukum. Ahli bahasa melihat, apakah yang ditulis dalam draft RUU sudah sesuai dalam kamus bahasa Indonesia. Sebab, jika tidak, bisa menimbulkan persepsi yang berbeda,” ungkap Firman dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10) kemarin.

PSBMK Diperpanjang, Kafe Resto Boleh Buka sampai Pukul 21:00 WIB

0

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali meperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) hingga 27 Oktober 2020.

Dari hasil rapat evaluasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada beberapa kebijakan ke depan yang disesuaikan.

“Pertama Forkopimda sepakat untuk menyesuaikan kembali jam operasional restoran dan unit-unit ekonomi yang tadinya jam 18.00 WIB jadi jam 21.00 WIB. Di atas jam itu diperbolehkan untuk layan antar,” ujar Bima Arya di Taman Ekspresi, Bogor Tengah, Selasa (13/10/2020).

Kedua, Bima Arya melanjutkan, tren penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor masih didominasi klaster keluarga. Jika didalami, klaster keluarga disebabkan karena dua hal, yakni dari tempat kerja dan luar kota.

Sedangkan, penularan di rumah makan dan restoran justru minim terjadi. Karena itu, Bima Arya menjelaskan, Forkopimda sepakat untuk menguatkan pengawasan di perkantoran, serta mengimbau perkantoran untuk membentuk Satgas Covid-19 sendiri.

“Nanti akan kita cek berdasarkan di wilayah, apakah seluruh kantor sudah memiliki Satgas sendiri yang akan berkoordinasi dengan Satgas Covid di Kota Bogor,” tuturnya.

Selain itu, meski jam operasional dikembalikan jadi pukul 21.00 WIB, Bima Arya mengatakan protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan ketat. Pemkot Bogor juga sudah menyampaikan kepada publik terkait kanal yang bisa digunakan warga untuk mengadu bila ada pelanggaran protokol kesehatan.

“Jadi ada nomor telepon yang bisa dihubungi dan dikontak melalui Whatsapp,” ujarnya.

Sementara itu, dengan kembalinya Kota Bogor menjadi zona risiko sedang atau oranye, terdapat angka-angka perbaikan pada kasus kesembuhan dan ketersediaan tempat tidur isolasi. Bima Arya mengungkapkan, kasus kesembuhan atau recovery rate di Kota Bogor membaik 30 persen dibandingkan pekan lalu.

Pada data tren angka kesembuhan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, menunjukkan jumlah kasus sembuh sejak September hingga pekan ini terus meningkat dengan angka 67,3 persen atau lebih tinggi 4,75 persen dari angka kesembuhan Jawa Barat (62,55 persen). Sementara, jumlah kasus sembuh minggu ini adalah 133 kasus atau meningkat 30 persen dari pekan sebelumnya.

Bima Arya melanjutkan, perbaikan juga terjadi pada indikator bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat ketersediaan tempat tidur isolasi di Kota Bogor. “Karena OTG diprioritaskan untuk dikirim ke tempat isolasi di Lido. BOR kita yang tadinya 60 persen, per hari ini angkanya di 51 persen,” pungkasnya.

Berdasarkan catatan Dinkes Kota Bogor, jumlah tempat tidur isolasi di Kota Bogor per 11 Oktober 2020 adalah 371 unit, dengan ICU 14 unit dari 21 rumah sakit rujukan Covid-19. Keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 per 11 Oktober 2020 sebesar 51 persen dan tempat tidur ICU sebesar 64 persen. Sementara, di pusat isolasi BNN Lido terisi 33 dari 100 tempat tidur.

Ronaldo Absen, Portugal Tekuk Swedia 3-0

0

BOGORDAILY – Absennya Cristiano Ronaldo tak begitu memberi pengaruh bagi Timnas Portugal. Menghadapi Swedia di UEFA Nations League, Selecao das Quinas berhasil menang telak 3-0.

Di Estadio Jose Alvalade, Kamis (15/10/2020) dini hari WIB, Portugal tampil menekan lebih dulu. Di menit kedua, Diogo Jota sudah mengancam gawang Swedia, namun tembakannya dari luar kotak penalti masih melebar.

Dua menit kemudian, William Carvalho hampir mencetak gol, namun sundulannya membentur tiang gawang Swedia.

Swedia mendapat peluang bagus di menit ke-13. Pepe gagal melakukan clearance dengan sempurna di kotak penalti, membuat bola sampai di kaki Mikael Lustig. Sayang, tembakannya masih meleset dari target.

GOL! Portugal unggul 1-0. Bernardo Silva berhasil memanfaatkan umpan Diogo Jota, dan dengan sepakan kaki kirinya sukses menaklukkan kiper Swedia, Robin Olsen.

Swedia berusaha bangkit. Marcus Berg mendapat peluang emas di menit ke-35, tetapi sepakannya masih membentur tiang gawang.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Swedia kembali kebobolan di menit ke-44. Kali ini Diogo Jota yang mencatatkan namanya di papan skor, usai menerima umpan Joao Cancelo. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Di babak kedua, Swedia yang lebih dulu menekan. Berg berhasil menyundul umpan Dejan Kulusevski di menit ke-49, tetapi masih bisa diblok kiper Portugal, Rui Patricio.

Swedia kembali mengancam gawang Rui Patricio di menit ke-55 lewat tembakan jarak jauh Viktor Claesson, tetapi kiper Wolverhampton Wanderers itu berhasil menepisnya.

Portugal yang akhirnya berhasil mencetak gol di menit ke-72. Umpan dari Carvalho tak disia-siakan oleh Diogo Jota yang mencetak gol keduanya di laga ini. Skor menjadi 3-0 dan bertahan hingga usai.

Hasil ini membuat Selecao das Quinas memimpin klasemen sementara grup A3 dengan 10 poin dari 4 laga. Sedangkan Swedia berada di posisi juru kunci dengan nirpoin dari 4 laga.

Susunan pemain Portugal vs Swedia

Portugal: Rui Patricio, Cancelo, Pepe, Ruben Dias, Guerreiro, Carvalho (Moutinho 80′), Bruno Fernandes (Sanches 88′), Pereira, Jota (Rafa Silva 88′), Joao Felix (Podence 75′), Bernardo Silva (Andre Silva 75′).

Swedia: Olsen, Bengtsson, Lindelof, Jansson, Lustig (Johansson 54′), Claesson, Ekdal, Kristoffer Olsson, Kulusevski (Larsson 88′), Quaison (Isak 62′), Berg (Martin Olsson 88′).

RI Jadi Tuan Rumah Forum Kebencanaan PBB 2022, Ini Arahan Jokowi

BOGORDAILY -Indonesia menjadi tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang dibentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2022. Presiden Jokowi berpesan agar acara GPDRR disiapkan sebaik mungkin.

“Penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction, yang akan digelar tahun 2022, perlu kita persiapkan. Ini forum dua tahunan yang dibentuk oleh PBB untuk meninjau kemajuan berbagai kemajuan, mendiskusikan perkembangan dan tren terbaru dalam penanganan kebencanaan,” kata Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual, Kamis (15/10/2020).

GPDRR akan dipusatkan di Pulau Bali pada 2022. Jokowi mengatakan acara ini akan dihadiri perwakilan 193 negara dengan total hingga 7.000 peserta.

“Forum ini akan dihadiri 193 negara. Ini akan menjadi sebuah forum besar dan akan dihadiri kurang lebih 5.000 sampai 7.000 peserta. Ini harus dipersiapkan dengan baik. Saya kira, sebagai tuan rumah, banyak pengalaman dalam menjadi tuan rumah berbagai konferensi internasional dan sudah diputuskan bahwa konferensi ini akan digelar di Bali tahun 2022,” jelas Jokowi.

Jokowi menginginkan GPDRR menjadi momentum menegaskan peran Indonesia dalam pengurangan risiko kebencanaan di dunia. Kehadiran ribuan peserta juga diharapkan menjadi momentum mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Pentingnya kita manfaatkan konferensi berskala dunia untuk kepentingan nasional kita sekaligus penegasan peran Indonesia dalam pengurangan risiko bencana di dunia dan tentu saja jangan sampai lupa, kehadiran 190-an negara dapat kita gunakan untuk momentum mempromosikan pariwisata Indonesia,” ujar Jokowi.

Kota Bogor Kebagian 200 Ribu Vaksin Corona

0

BOGOR DAILY- – Pemerintah Kota Bogor terus mematangkan rencana vaksinasi di Kota Bogor. Menurut Wali Kota Bogor Bima Arya, Kota Bogor akan menerima sekitar 200.000 vaksin dari Pemerintah Pusat pada November 2020.

“Angkanya kurang lebih 20 % dari jumlah penduduk di Kota Bogor yang akan kita siapkan untuk menerima vaksin pertama,” ujar Bima, Rabu (14/10/2020).

Vaksinasi akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, pelayan publik, dan orang beresiko tinggi terpapar Covid-19.

“Data ini (penerima vaksin) akan kami sampaikan kepada bapak Presiden melalui Pak Gubernur Jawa Barat. Untuk selanjutnya secara teknis akan dimatangkan bagaimana rundown pemberian vaksin yang mungkin akan diberikan bulan November,” katanya.

Sebelumnya, saat kunjungan kerja ke Kota Bogor, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa ada dua jenis vaksin Covid-19 yang nantinya akan digunakan di Indonesia, yakni vaksin yang diimpor 100 persen dari luar negeri dan vaksin yang sedang berproses uji klinis oleh Biofarma di Bandung, Jawa Barat.

“Yang diimpor langsung menurut pemerintah pusat akan datang di bulan depan, fokus untuk tenaga kesehatan. Kalau yang diproduksi dalam negeri sedang dalam proses tes ketiga, seperti yang saya lakukan (jadi relawan vaksin). Baru Desember nanti keputusan berhasil atau tidaknya,” jelas Emil, Rabu (7/10/2020).

“Kalau hasil darah saya meningkat antibodi, maka berhasil. Maka Januari sudah bisa diproduksi. Dan nanti manajemennya sambil produksi, sambil memberi vaksin. Jadi sudah bisa disuntikan untuk pihak-pihak tertentu di bulan Januari sampai akhir tahun 2021,” tambahnya.

3 Program Utama Kelurahan Cibadak

BOGOR DAILY- Setiap kelurahan di kabupaten Bogor tentu memiliki program utama dalam meningkatkan kualitas ekonomi, masyarakat, infrastruktur, dan lain sebagainya. Begitupun dengan Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Sejak dipimpin Lurah Cibadak Uay Sutiawan selama 6 tahun, kelurahan ini menjalankan banyak program untuk mengembangkan potnesi yang ada di wilayahnya. Salah satunya, pemberdayaan pemuda dengan menjadikannya kelompok tani milenial. Tujuannya, agar para pemuda ini juga aktif mengajak warga lainnya di Kelurahan Cibadak gemar bercocok tanam.

Misalnya, menanam sayur-sayuran di depan rumah seperti kangkung, bayam, dan lain sejenisnya agar masyarakat merasakan apa yang mereka tanam. “Demi pemberdayaan pemuda, warga diharapkan tiap menanam sayuran, seperti Kangkung, bayam dan lain-lain, biar ga beli,” Ucapnya

Tidak hanya menyarankan kepada masyarakat, Kelompok Tani Pemuda yang tergabung dalam wadah ‘Leuit Jejaka’ pun difasilitasi kebun untuk berkebun mandiri dan menuai hasil sendiri.

Selain itu ada pula program andalan lainnya dengan mengajak warga sadar soal kebersihan lingkungan. Sebagai contoh, kali Kandang Sapi yang berada di kelurahan Cibadak merupakan salah satu penyebab banjir karena banyaknya tumpukan sampah. Untuk itu, lurah berinisiatif untuk membenahi kali tersebut dengan mengerahkan partisipasi warga.

“Kami meminta agar masyarakat yang tinggal dekat kali agar membuat jaring-jaring penyaringan sampah. Ini berlakuk untuk setiap RW yang berdekatan dengan kali tersebut,”paparnya.

Dengan seperti itu, masyarakat tidak saling menyalahkan RW satu dengan yang lainnya karena setiap RW 01 hingga 04 memiliki penyaringan sampah masing-masing.

“Selanjutnya Pembenahan kali kandang sapi untuk mengatasi dampak banjir di kelurahan Cibadak, Pembuatan jaring-jaring penyaringan sampah. RW 01 hingga RW 04 kita beri jaring-jaring sampah biar meminimalisir sampah dan tidak saling menyalahkan dengan dibuktikan pembatas,” Ucapnya.

Program utama lainnya juga soal keberadaan RW Tanggap Bencana. Di setiap RW dan RT saling komunikasi via WhatsApp grup tentang bencana yang ada di kelurahan Cibadak terutama banjir. Dengan adanya program itu, RW dan RT yang wilayahnya terjadi bencana diharapkan lebih sigap dan cepat dalam menangani bencana tersebut.

Tidak hanya ketiga program itu yang dijadikan prioritas, masih banyak program yang bermanfaat kepada masyarakat yang Lurah Cibadak bina dan rawat.

“Masih banyak program lainnya yang kita bina dan rawat, seperti UMKM kampung berisik, ayam ungkep dan program pemberdayaan lainnya seperti Pemberdayaan ikan hias yang kini menjadi pusat ikan hias di kota Bogor ada di kita,” Ucapannya.

Selain yang disebutkan, ada juga pemberdayaan ikan tawar konsumsi untuk diperjualbelikan dengan luas tanah kurang lebih dua hektar yang dimiliki masyarakat-masyarakat kelurahan Cibadak. (Egi)