Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 7854

Polri Beri Rompi Khusus Wartawan Peliput Demo

BOGOR DAILY- – Sejumlah jurnalis menjadi korban kekerasan aparat saat meliput demo penolakan omnibus law Undang-undang Cipta Kerja. Mengantisipasi hal itu, Polri akan menyiapkan rompi khusus bagi wartawan untuk memudahkan polisi mengidentifikasi jurnalis saat meliput aksi.

“Ke depan kami akan membuat rompi khusus bagi wartawan di lapangan, agar dapat dikenali petugas. Sehingga tidak terjadi kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Hal itu diungkap Argo saat menerima kedatangan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Mabes Polri, Senin (12/10). Dalam kesempatan Argo mengatakan, pihaknya akan lebih memperhatikan keselamatan jurnalis di lapangan yang meliput aksi ke depannya.

“Artinya Polri juga wajib melindungi wartawan yang bekerja saat meliput aksi demonstrasi di lapangan,” imbuh Argo.

Argo mengatakan, penyediaan rompi bagi wartawan ini akan dimulai bagi para wartawan di Mapolda Metro Jaya. Kemudian disusul kota-kota besar lainnya di Indonesia.

“Selanjutnya secara bertahap di seluruh wartawan di semua Polda,” ucapnya.

Ketua PWI Atal S Depari yang didampingi Sekjen PWI Mirza Zulhadi menyambut baik rencana Polri itu. Dengan begitu, menurutnya, kekerasan terhadap wartawan dapat dihindarkan.

“Karena dengan begitu, aparat mengetahui bahwa seseorang itu adalah wartawan, dan bukan ancaman bagi mereka. Sehingga wartawan terhindar dari kekerasan,” kata Atal.

Lebih lanjut, Atal berpesan kepada jurnalis untuk pandai-pandai menempatkan posisi saat meliput demonstrasi. Sebaiknya, para wartawan mengambil posisi aman dan harus berada di belakang aparat.

“Dalam teknis peliputan di lapangan saat aksi demonstrasi, jurnalis idealnya berada di belakang aparat, agar terhindar dari kekerasan,” ucapnya.

“Jadi cerdaslah mengambil posisi. Jangan memaksakan diri menerobos ke depan, karena itu berpotensi mendapat kekerasan,” lanjut Atal.

Pentolan KAMI Syahganda Nainggolan Diciduk Bareskrim Subuh Tadi

0

BOGOR DAILY- – Salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, ditangkap polisi. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani. “Iya benar,” kata Yani saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Yani menyebut penangkapan itu terjadi subuh tadi. Yani mengatakan Syahganda ditangkap polisi untuk dibawa ke Bareskrim.

“Subuh tadi sekitar jam 04.00 WIB, dibawa ke Bareskrim,” ujarnya.

Namun, Yani tidak mengetahui atas dugaan apa Syahganda ditangkap. Yani akan mengecek lebih lanjut. “Kita belum tahu, nanti saya cek,” ujarnya.

Tak Ada Operasional Bioskop di Kota Bogor

BOGOR DAILY- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka bioskop dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum akan membuka bioskop seperti yang dilakukan DKI Jakarta. “Belum, belum (akan di buka) bioskop (di Kota Bogor),” ujar Bima.

Bima menjelaskan sumber penularan COVID-19 di Kota Bogor ada di klaster perkantoran dan keluarga. Dia pun mengatakan bioskop sama seperti perkantoran, yakni sama-sama berada di sebuah ruangan. “Karena menurut kita penularan terbesar itu kan dalam ruangan, di kantor itu terbesar dalam ruangan. Jadi bioskop menurut kami masih termasuk salah satu sumber penularan (COVID-19),” ungkapnya.

Bima pun mengaku belum mengetahui kapan bioskop akan di buka di Kota Bogor. Namun selain bioskop, Bima mengatakan Kota Bogor akan menyesuaikan penerapan PSBB transisi DKI Jakarta.

“Jadi artinya Kota Bogor pun akan menyesuaikan kembali yang tadinya (PSBB) diselaraskan dengan Bodebek ya, (seperti) tidak boleh dine in diatas jam 18.00 WIB, kita akan kembali lagi melonggarkan. Jadi akan boleh dine in sampai jam 21.00 WIB malam, dan seterusnya layanan antar, gitu,” terangnya.

Penyesuaian ini, kata Bima, dilakukan karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa kasus COVID-19 di Jakarta melandai dan Kota Bogor, berada di zona oranye. Politisi PAN ini mengatakan PSBB transisi yang diterapkan Anies sudah efektif. Dia mengatakan Anies melakukan relaksasi PSBB untuk pemulihan ekonomi di Jakarta.

“Iya, iya (PSBB transisi DKI Jakarta efektif). Karena itu saya bisa memahami mengapa Pak Gubernur kemudian kembali melakukan relaksasi, membuka kembali dine in karena sektor ekonomi harus terus dipulihkan dan fokus utama kita lebih ke perkantoran dan keluarga, gitu kira-kira,” tandas dia.

Tim Merpati-Elang Cegah Klaster Libur Panjang di Kota Bogor

0

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan sejumlah langkah untuk mencegah terjadinya klaster Corona saat libur panjang saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pemkot Bogor akan menerjunkan personel untuk menjaga tempat wisata yang ramai dikunjungi warga, salah satunya Kebun Raya Bogor.

“Kalau dari Bogor kita sudah menerapkan protokol di hampir semua sektor, mau di pariwisata, perdagangan, perhotelan sudah kita terapkan. Artinya gini, siapa pun yang mau masuk Bogor ya selama ikut protokol ya insyaallah selamat,” kata Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachman kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Dedie mengatakan pihaknya telah melakukan pembatasan kapasitas pengunjung di Kebun Raya Bogor. Serta pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung maupun pengelola wisata Kebun Raya. “Kalau Bogor sudah pasti Kebun Raya sebagai pusat aktivitas kepariwisataannya, kalau di Kebon Raya kan outdoor jadi cenderung tidak ada kekhawatiran adanya sirkulasi udara yang menimbulkan risiko. Tetapi kalau dari jumlah kapasitas pengunjung kalau dari Kebun Raya juga ada pembatasan, termasuk di dalam kebun raya ada beberapa museum, ada stand-stand, ada restoran di siut, mereka sudah dilaksanakan protokol yang ketat,” kata Dedie.

Guna mencegah terjadinya kerumunan, Dedie mengatakan Pemkot Bogor akan menerjunkan tim Elang dan tim Merpati. Kedua tim itu akan disiagakan untuk untuk mencegah terjadinya penumpukan wisatawan.

“Tambahan pengamanan paling kita punya tim Elang dan tim Merpati, ini nanti kita bisa perbantukan untuk penanggulangan kemungkinan kalau ada penumpukan buat wisatawan yang masuk Bogor. Kita nanti antisipasi, masih ada waktu kan tanggal 28, masih 2 minggu,” tuturnya.

“Kalau tim Elang itu mereka monitor kan, mereka itu di bawah kendali Satpo PP. Kalau tim Merpati itu di bawah kendali Kominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika), jadi kalau di bawah kendali Kominfo itu lebih ke sosialisasi, kampanye, edukasi. Nah kalau tim Elang ini lebih ke monitoring dan pelaporan potensi adanya pelanggaran. Kita akan optimalisasi tim Elang dan tim Merpati mengantisipasi kemungkinan lonjakan wisatawan masuk ke Bogor di libur panjang 28 Oktober sampai tanggal 1 November mendatang,” sambungnya.

Lebih lanjut, Dedie menyebut pihaknya telah terbiasa dengan wisatawan yang berkunjung ke Bogor pada Sabtu dan Minggu. Dia menjelaskan, wisata yang ada adi Bogor mayoritas di luar ruangan atau outdoor sehingga belum ada laporan klaster wisata.

“Kan kita sudah terbiasa juga tiap Sabtu Minggu rame segala macam, alhamdulillah dari sektor kepariwisataan karena sifatnya lebih banyak outdoor belum ada catatan kita ada klaster dari sektor pariwisata. Yang justru ada sekarang itu dikhawatirkan adalah klaster keluarga yang asal usulnya itu dari aktivitas anggota keluarga melakukan kegiatan perkantoran. Itu kan sudah ada kajiannya.

Untuk diketahui, pemerintah menambah cuti bersama maulid Nabi Muhammad SAW sehingga total libur menjadi 3 hari yaitu 28, 29 dan 30 Oktober 2020. Jokowi meminta jajarannya agar tidak ada penambahan kasus di masa libur panjang.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, sebelumnya mengungkapkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas laporan perkembangan penanganan COVID-19 di Indonesia. Dalam rapat tersebut, Jokowi mewanti-wanti soal potensi timbulnya klaster baru COVID-19 saat masa libur panjang.

“Bapak Presiden selalu mementingkan pentingnya data bagi kita semua dalam membuat kebijakan, termasuk juga bapak presiden mengingatkan tentang libur panjang yang berpotensi menimbulkan klaster untuk… klaster baru,” kata Doni dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (12/10/2020).

“Oleh karenanya bapak presiden tadi mengatakan beberapa waktu sebelum adanya waktu libur panjang harus ada mengingatkan sehingga kita semuanya bisa mengambil langkah-langkah yang tepat agar tidak terjadi tambahan kasus pada saat liburan,” ujar Doni.

Siswi SMP PGRI 5 Kota Bogor Masuk Daftar Orang Hilang

BOGOR DAILY- Pasangan suami istri Triyono dan Yanti yang tinggal di Gang Cempaka Warna IV RT01/05 Kelurahan Batutulis Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor tengah bersedih. Sebab, anak perempuan mereka bernama Syakirah Athalah Dwi Saputra yang masih berusia 14 tahun sudah tiga hari tak pulang ke rumah.Siswi SMP PGRI 5 Kota Bogor tak pulang ke rumah sejak Jumat (9/10/2020).

Triyono atau yang akrab disapa Ono menceritakan Syakirah sebelumnya meminta izin kepadanya untuk pergi ke sekolah dengan alasan ada kegiatan pramuka. Namun setelah dicek ke pihak sekolah, kegiatan itu tidak ada dalam agenda ekstrakulikuler.

“Awalnya pamit ke sekolah karena ada eskul, saya mencoba untuk mengontak melalui telepon genggamnya namun sudah tidak aktif, dan ketika meminta keterangan dari pihak sekolah pun kegiatan pada hari Jumat kemaren tidak ada,” ujarnya.

Untuk mencari keberadaan anaknya, Ia pun meinta bantuan pihak kepolisian dengan membuat laporan anak hilang ke Polsek Bogor Selatan.

Sementara itu pihak kepolisian saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.”Iya benar ada laporan masuk ke polsek,” kata Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rahmat.

Terkait ciri-ciri anak yang hilang yakni sebagai berikut, menggunakan pakaian kemeja kotak biru, dengan bawahan blue jeans, kerudung warna abu-abu, sepatu warna hitam, tinggi badan 150cm dan kulit warna sawo matang.

Untuk warga Kota Bogor dan sekitarnya apabila menemukan anak gadis dengan ciri-ciri diatas dapat menghubungi Triyono di Nomor 081617325800.

RSJMM Raih Juara Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat Tingkat Nasional

0

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) atau World Mental Health Day (WMHD), yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2020, merupakan HKJS yang ke-28 tahun yang digagas oleh Richard Hunter, sebagai Wakil Sekjen Federasi Kesehatan Mental.

Assosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Indonesia (Arsawakoi), bekerjasama dengan Direktorat P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kemenkes RI, menggelar lomba Rumah Sakit Jiwa dengan Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat terbaik tingkat nasional dalam bentuk layanan inovatif yang disajikan melalui narasi program dan pembuatan video pendek.

Berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama Direksi dan Karyawan RSJ.Dr.H. Marzoeki Mahdi (RSJMM) Bogor, serta partisipasi stake holder yang berada di dinas kesehatan, dinas sosial, panti sosial, balai sosial, organisasi masyarakat, instusi pendidikan, institusi swasta, puskesmas, pekerja sosial, pendamping, kader, relawan, keluarga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), dan lainnya di Jawa Barat, Banten dan Se-Indonesia yang memberikan suport dan dukungannya melalui Like, Subscribe, Comment dan Share di kanal Youtube, serta penilaian dari para dewan juri, akhirnya ditetapkan bahwa Video dan Program Layanan Kesehatan Jiwa Masyarakat Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit dan Kesehatan Jiwa Masyarakat (PKRS & KJM) RSJMM, menjadi salah satu Juara Lomba Terbaik Tingkat Nasional dari 300 peserta.

World Federation for Mental Health (WFMH) pada peringatan hari kesehatan jiwa sedunia tahun 2020 ini meluncurkan tema Mental Health For All : Greater Investment – Reater Access, Everyone Everywhere (Kesehatan Jiwa Untuk Semua : Investasi Lebih Besar – Akses Lebih Luas, Untuk Semua Dimana saja).

Di Indonesia sendiri, melalui Kementrian Kesehatan RI, HKJS diperingati dengan mengusung tema Sehat Jiwa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid 19, Menuju SDM Unggul, Indonesia Maju, dengan rangkaian kegiatan Gerakan Bersama atau Kampanye Publik antara lain : Perlombaan Video Pendek Terbaik dalam rangka HKJS yang diikuti lebih dari 300 peserta, Mini Simposium, Potong Tumpeng, dan lain sebagainya.

Source: PKRS & KJM RSJMM.

Liat Sophia Latjuba Joget TikTok, Netizen Gemes

0

BOGOR DAILY – Sophia Latjuba kembali jadi sorotan para netizen kala tampil berjoget pada sebuah unggahan di instagramnya. Dalam video tersebut ia tampak berjoget TikTok bersama penyanyi Sheryl Sheinafia.

Para netizen pun dibuat salah fokus dengan penampilan aktris berusia 50 tahun tersebut. Ia tampak bergaya dengan kemeja merah dan celana nude ketat serta high heels hitam.

“Dibuang sayang. This girl is a mix of an old monk and a feisty tornado. No in-between. Love her @sherylsheinafia @uniqloindonesia,” tulisnya.

Pujian pun diberikan netizen terkait penampilan mantan Ariel NOAH tersebut. Mereka kagum dengan tubuh seksi Sophia Latjuba yang seolah tak berubah meskipun sudah tak lagi muda.

“Omg, kenapa dese masih awet muda yah?” tulis netizen.

“Kapan ya aku bisa bodynya kayak mbak SL (Sophia Latjuba),” tulis lainnya.

“Masyaallah… Awet muda cantik banget, idola saya,” tulis netizen lainnya.

Selain itu Sophia Latjuba juga membagikan video di mana ia tengah melakukan salto di sebuah halaman baru-baru ini. Sophia tampil seksi menawan dengan crop top putih serta celana pink ketat yang menunjukkan lekuk tubuhnya serta perut rata miliknya.

Penampilan Sophia Latjuba memang kerap membuat para netizen salah fokus. Tak hanya kaum adam saja, para wanita juga iri melihat lekuk tubuhnya yang begitu seksi dan ramping. (*)

Tertangkap Basah, Maling Motor di Tajur Halang Bogor Mau Dibakar Hidup-hidup

BOGOR DAILY – Andai saja terlambat diamankan petugas maling motor ini barangkali bakal dibakar hidup-hidup oleh massa yang emosinya sudah memuncak.

Ya, seorang pencuri motor nyaris dibakar massa setelah ketahuan melakukan aksinya di kawasan Tajur Halang, Bogor pada Minggu (11/10) malam. Pelaku adalah EP (25) warga Jalan Raya Citayam Desa Ragajaya, Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Beruntung pria itu diselamatkan seorang petugas yang sedang patroli. Pelaku nyaris dibakar massa yang kesal karena telah terjadi beberapa kali pencurian motor.

Warga yang kesal kemudian memancing pelaku. Motor yang diincar pelaku adalah motor milik Muhammad Al Bahar (39) berupa Yamaha Mio yang ada di bengkel miliknya.

“Pelaku berhasil kita tangkap setelah terlihat dalam rekaman CCTV sempat mondar-mandir dua kali dengan gelagat mencurigakan depan bengkel. Setelah itu pelaku turun lalu mencoba menaiki motor Mio sedang terparkir langsung dicegat dan berhasil ditangkap,” kata Bahar, Senin (12/10).

Letak bengkel ada di pinggir jalan utama. Ketika kepergok, warga pun langsung memukuli pelaku.

“Sama massa sekitar sempat ada yang bilang bakar, namun anggota Polsek Bojonggede dibantu Intelkam Polrestro Depok datang ke lokasi mengamankan pelaku akhirnya nyawa pelaku berhasil diselamatkan,” tukasnya.

Lokasi itu, kata dia, memang rawan pencurian. Warga pernah kehilangan barang berharga mulai dari ponsel bahkan burung mahal.

Terpisah, dua pencuri motor juga diamankan oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok di kawasan Raden Saleh, Sukmajaya Depok pada Senin dinihari. Dari tangan kedua pelaku diamankan beberapa buah anak kunci.

“Tim melihat ada empat orang pria mencurigakan. Sekitar pukul 03.15 anggota melihat ke empat pria berhenti di depan ruko,” kata Ketua Tim Jaguar Polrestro Depok, Iptu Winam Agus seperti dikutif dari merdeka.com.

Melihat gerak-gerik tersebut, tim langsung menghampiri. Namun mereka langsung melarikan diri. Tim kemudian mengejar mereka namun hanya dua orang yang berhasil diamankan. “Dua lainnya melarikan diri ke wilayah Grand Depok City,” tambahnya.

Petugas mengamankan tiga buah kunci sepeda motor, empat kunci leter T, dan satu gagang sambungan kunci letter T. Satu unit sepeda motor juga berhasil diamankan dari keduanya.

“Pelaku kami serahkan ke Polsek Sukmajaya untuk proses penyelidikan lebih dalam, karena dari barang bukti diduga pelaku Curanmor yang meresahkan masyarakat,” tutupnya. (*)

Nih Kata Prabowo Soal Omnibu Law Cipta Kerja dan Demo yang Diwarnai Kericuhan

0

BOGOR DAILY – Apa pendapat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto soal UU Omnibus law Cipta Kerja, dan demo yang berujung ricuh beberapa hari lalu?

Prabowo menilai banyak hoax terkait Omnibus Law yang berseliweran.

Prabowo menjalani wawancara khusus dan videonya direkam courtesy DPP Partai Gerindra seperti dilihat pada Senin (12/10/2020). Prabowo ditanya soal pandangannya terhadap aksi menolak UU Cipta Kerja.

“Saya kira begini, para pemimpin buruh mereka punya kewajiban untuk membela kepentingan buruh dan kita menyadari sekarang bahwa negara dalam keadaan susah. Ini sekarang ini pandemi COVID-19 ini sangat berbahaya. Ini wabah dunia, ini katakanlah menggoncangkan ekonomi dunia. PHK itu di mana-mana seluruh dunia. Jadi saya paham buruh merasa paling terkena dan mereka korban daripada ini semua,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan Presiden Jokowi punya niat baik terhadap UU Cipta Kerja. Prabowo yakin UU Cipta Kerja bisa menaikkan angka ekonomi.

“Tapi niat pimpinan, Presiden, niat pemerintah justru ingin segera mengatasi ini. Dan untuk mengatasi ini dicarilah semua upaya dan kiat untuk mengurangi hambatan-hambatan yang bisa membuat lambat kebangkitan ekonomi. Dengan COVID-19 ini terjadi penurunan drastis di bidang pariwisata. Berarti berapa karyawan hotel yang terancam, atau sudah PHK dan di mana-mana itu,” kata Prabowo.

“Kemudian perusahaan-perusahaan jasa lainnya, jasa angkutan kemudian permintaan juga turun. Ini semua jadi satu. Tapi memang buruh itu korban. Kita memahami ini, iya kan. Jadi ini kadang-kadang suatu dilema, katakanlah buah simalakama. Kita mau bantu buruh sekarang dan semua yang sulit tidak hanya buruh. Ada orang yang tidak di pabrik kerja dia kerja seharian. Tukang gunting rambut, ada tukang kaki lima soto dan sebagainya. Dengan COVID, orang takut, tidak belanja,” jelas Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu yakin Jokowi selalu berada di pihak masyarakat kecil. Prabowo kemudian menyinggung soal kerja sejumlah pejabat yang terkesan biasa hingga membuat Jokowi marah.

“Nah Presiden itu selalu membela rakyat kecil. Jadi kalau kita lihat stimulus semua itu kan maksudnya itu. Nah kita mengakui, Presiden juga marah, beberapa pejabat, beberapa birokrat yang tadi saya singgung, tidak tanggap bahwa ini keadaan darurat. Jadi mereka itu kerja mungkin as if situasi biasa, jadi banyak bantuan-bantuan itu kurang cepat sampai,” jelas Prabowo.

Prabowo menyebut orang-orang yang mendemo omnibus law itu belum membaca secara utuh dan termakan hoax. Prabowo mewanti-wanti bahwa hoax bisa menimbulkan kekacauan.

“Jadi banyak sekarang ini yang kemarin demo itu belum baca hasil omnibus law itu. Dan banyak hoax. banyak hoax di mana-mana seolah ini nggak ada, itu nggak ada, dikurangi. Dan saya ingin memberi peringnatan hoax ini berarti ada yang ingin menciptakan kekacauan,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menduga-duga pihak yang ingin menyebabkan kekacauan di Indonesia. Siapa itu?

“Saya punya suatu keyakinan ini justru berasal dari luar negeri, Ada kekuatan-kekuatan asing, ada negara-negara tertentu di dunia yang tidak pernah suka Indonesia aman dan maju. Jadi kadang-kadang tokoh-tokoh kita lihat, benar, dia yakin dia benar tapi dia tidak lakukan sesuatu. Dia tidak sadar sebetulnya ini permainan orang lain,” sebut Prabowo. (*)

Tragis! Video Detik-detik Tabrakan Maut Bojonggede, Tiga Orang Terkapar di Jalanan

0

BOGOR DAILY – Video kecelakaan maut di ruas jalan Pabuaran persis di depan Puri Bojongsari, Bojonggede, Senin, 12 Oktober 2020, sekitar 22.00 WIB, terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial.

Dalam video nampak tiga orang terkapar di jalanan dan tak sadarkan diri.

https://www.instagram.com/p/CGQHD0snBAY/?igshid=1n5ip29vb37gp

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor dan sebuah mobil. Sepeda motor bonceng tiga, melaju dari arah Pabuaran menuju Bojonggede.

Tepat di dekat RS Citama, tiba-tiba bertabrakan. Korban langsung terkapar di ruas jalan tersebut dan tak sadarkan diri.

Ruas jalan itu pun sempat mengalami kemacetan.

Hingga berita ini ditulis,belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai peristiwa tersebut.(*)