Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 7937

BIN Blak blakan soal Tes Swab

0

BOGOR DAILY- Jakarta – Badan Intelijen Negara (BIN) buka suara soal akurasi hasil tes swab virus Corona (COVID-19) yang dilaksanakannya. BIN menyebut alat yang digunakan untuk melakukan tes swab sudah sesuai standar protokol laboratorium.

Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto mengatakan BIN menggunakan 2 alat RT PCR jenis Qiagen dari Jerman dan Thermo Scientific dari Amerika saat melakukan tes swab. Wawan menyebut alat itu sudah melewati proses sertifikasi oleh lembaga internasional dan dinyatakan layak sesuai standar.
Wawan juga mengatakan BIN menerapkan ambang batas standar hasil PCR tes lebih tinggi dibandingkan institusi lain. Ia menjelaskan nilai CT QPCR atau ambang batas bawah hasil tes PCR biasanya adalah 35, tapi BIN menaikkan ambang batas bawah menjadi 40. Hal itu untuk mencegah orang tanpa gejala lolos screening.

“Ambang batas bawah 35, namun untuk mencegah OTG lolos screening maka BIN menaikkan menjadi 40, termasuk melakukan validitas melalui triangulasi 3 jenis gen, yaitu RNP/IC,N dan ORF1ab,” sebutnya.

Wawan juga menyebut fenomena hasil positif menjadi negatif itu bukan hal baru. Berdasarkan penjelasan Dewan Analis Strategis Medical Intelligence BIN, termasuk dalam jaringan intelijen di WHO, hal itu disebabkan sejumlah faktor.

Pertama, RNA/protein yang tersisa (jasad renik virus) sudah sangat sedikit, bahkan mendekati hilang, sehingga tak lagi terdeteksi. Apalagi subjek tanpa gejala klinis dan dites pada hari yang berbeda. OTG/asimptomatik yang mendekati sembuh berpotensi memiliki fenomena tersebut.

Kedua, terjadi bias pre-analitik, yaitu pengambilan sampel dilakukan oleh dua orang berbeda dengan kualitas pelatihan berbeda dan SOP berbeda pada laboratorium yang berbeda, sehingga sampel swab cell yang berisi virus COVID tidak terambil dan terkontaminasi.

Ketiga, sensitivitas reagen dapat berbeda terutama bagi pasien yang nilai CQ/CTnya sudah mendekati 40. Dalam kaitan ini, BIN mengaku menggunakan reagen Perkin Elmer dari Amerika, A-Star Fortitude dari Singapura, dan Wuhan Easy Diag dari China. Reagen ini lebih tinggi dalam hal standar dan sensitivitas terhadap strain COVID-19 dibandingkan merek lain, seperti Genolution dari Korea atau Liferiver dari China yang digunakan beberapa rumah sakit.

Menurut Wawan, ketiga faktor itulah yang menyebabkan perbedaan hasil uji swab. Namun, Wawan menjamin, kondisi peralatan, metode, dan test kit yang digunakan BIN adalah gold standard dalam pengujian sampel COVID-19.

“BIN menjamin kondisi peralatan, metode, dan test kit yang digunakan adalah gold standard dalam pengujian sampel COVID-19. Kasus false positive dan false negative sendiri telah banyak dilaporkan di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, China, dan Swedia,” ujarnya.

Selain itu, Wawan menjelaskan keterlibatan BIN dalam penanganan COVID-19. Ia menjelaskan BIN diberi kewenangan oleh UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang intelijen negara untuk membentuk satgas dalam pelaksanaan aktivitas dalam pelaksanaan aktivitas intelijen.

“Ancaman kesehatan juga merupakan bagian dari ancaman terhadap keamanan manusia yang merupakan ranah BIN. Sehingga dengan dasar itu BIN turut berpartisipasi secara aktif membantu Satgas Penanganan COVID-19 dengan melakukan operasi medical intelligence (intelijen medis), di antaranya berupa gelaran tes swab di berbagai wilayah, dekontaminasi, dan kerja sama dalam pengembangan obat dan vaksin. Hal semisal ini juga dilakukan di negara-negara lain, seperti Amerika Serikat memiliki National Center for Medical Intelligence (NCMI) yang melalukan surveillance penyakit menular dunia atau NATO di Eropa yang melibatkan aktivitas intelijen dalam pengkajian infrastruktur kesehatan,” tuturnya.

“Dalam melakukan proses uji spesimen, laboratorium BIN menggunakan 2 jenis mesin RT PCR. Yaitu, jenis Qiagen dari Jerman dan jenis Thermo Scientific dari Amerika Serikat dan memiliki sertifikat Lab BSL-2 yang telah didesain mengikuti standar protokol laboratorium, telah dilakukan proses sertifikasi oleh lembaga sertifikasi internasional, World Bio Haztec (Singapura). Serta melalukan kerja sama dengan LBM Eijkman untuk standar hasil sehingga layak digunakan untuk analisis reverse transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) yang sesuai standar,” kata Wawan dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).

BNPB Jelaskan soal Gunung Salak Terbelah

0

BOGOR DAILY- Beredar kabar melalui media sosial bahwa hujan yang belakangan terjadi, membuat Gunung Salak di Jawa Barat terbelah. Setelah di cek Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), itu merupakan salah satu titik longsoran yang dipicu hujan lebat pada Senin lalu 21 September 2020.

Berdasarkan laporan Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (PTNW) Gunung Salak 1 pada Kamis 24 September 2020, curah hujan mengakibatkan debit air Sungai Cikedung meluap dan longsoran di bibir sungai.

Kepala BNPB Doni Monardo menjelaskan wilayah yang dipantau adalah Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Hasil identifikasi di lapangan hingga jalur Sungai Cikedung dari hulu atau puncak Salak 3 sampai hilir (Palalangon).

‘Luapan Sungai Cikedung juga dipicu oleh rusaknya jalur sungai, seperti pendalaman dan pelebaran jalur sungai, serta kerusakan lain di bagian hilir,” ungkap Doni, dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu 26 September 2020.

Beberapa catatan terkait dengan kerusakan yang teridentifikasi yakni tertutupnya akses jalan dari Kampung Palalangon dan Kampung Loji dan longsor di tiga wilayah yang menimpa rumah warga, musola dan jembatan penghubung Palalangan dan Loji.

Hasil survei hulu Sungai Cikedung dan Cisereh di puncak Gunung Salak 3 menyebutkan terdapat longsoran di sepanjang bibir hulu sungai akibat hujan deras pada Senin lalu. Di samping itu, pada pemantauan saat itu Tim Resort Salak 1 dan Pusat Swaka Elang Jawa (PSSEJ) tidak menemukan adanya bekas penebangan liar.

Bencana longsor akibat fenomena alam, kayu yang dibawa air sungai merupakan longsoran sepanjang aliran sungai. Pada saat kejadian tinggi air sungai dihulu atau puncak Salak 3 cukup tinggi dan air terpecah di lokasi pesawahan dan ladang atau kebun masyarakat.

Pada cuaca normal aliran air sungai sangat kecil, dan akan sangat besar pada saat hujan deras atau ekstrem. Menyikapi hal itu, Doni meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengingatkan masyarakat yang berada di bagian bawah dan di sekitar kawasan agar berhati-hati.

“Jangan sampai kena material longsor. Kalau ada yg berisiko, ambil langkah mengungsi selama musim hujan,” katanya.

Pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat sekitar agar waspada dan siap siaga mengingat Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menginformasikan peringatan dini cuaca, khususnya pada 26 dan 27 September 2020.

Prakiraan BMKG menyebutkan wilayah Jawa Barat termasuk salah satu wilayah dengan potensi hujan lebat yang diikuti dengan petir/kilat dan angin kencang, sedangkan pada 28 September 2020, potensi hujan masih dapat terjadi dengan disertai petir atau kilat dan angin kencang.

Sumber: okezone.com

DISDUKCAPIL SEBAGAI INSTANSI PELAYANAN PUBLIK DALAM PENILAIAN MANDIRI REFORMASI BIROKRASI (PMPRB) DAN PENILAIAN MANDIRI PELAKSANAAN ZONA INTEGRITAS (PMPZI) MENUJU WBK DAN WBBM TAHUN 2020

0

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor sebagai Dinas Pelayanan Publik tahun ini kembali ditunjuk menjadi OPD yang mengambil peran serta mendukung Kabupaten Bogor dalam Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB). Peran serta tersebut salah satunya adalah mengikuti pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) PMPBR pada tahap awal. LKE merupakan instrument penilaian yang dilakukan secara mandiri (self assessment) oleh instansi pemerintah. LKE PMPRB yang dinilai meliputi 8 area perubahan: Manajemen Perubahan, Deregulasi Kebijakan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Pelayanan Publik.

Selain mengikuti PMPRB, pada tahun 2020 ini Disdukcapil Kabupaten Bogor untuk pertama kalinya mengikuti Penilaian Mandiri Pelaksanaan Zona Integritas (PMPZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Berbeda dengan PMPRB, LKE PMPZI hanya meliputi 6 area perubahan: Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Adanya PMPRB dan PMPZI digunakan sebagai instrumen untuk mengukur kemajuan pelaksanaan reformasi dan pembangunan Zona Integritas (ZI) secara mandiri (self assessment) oleh instansi pemerintah. Hal ini juga dilakukan untuk memperoleh informasi perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi di instansi pemerintah dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan.

 

Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil Kabupaten Bogor telah melakukan upaya-upaya perbaikan seperti: Menerbitkan SK Tim Reformasi Birokrasi dan ZI dengan memilih pejabat dan pelaksana yang dianggap mampu membuat perubahan, membuat Spanduk dan Banner Pencanganan Disdukcapil sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, menetapkan Budaya Kerja ”PEDULI” di lingkungan dinas, menetapkan agen-agen perubahan yang diharapkan membuat inovasi perbaikan didalam pelaksanaan kerja, menerbitkan Proses Bisnis dan SOP seluruh pelayanan dengan mekanisme Tanda Tangan Elektronik (TTE), penerapan Aplikasi Pelayanan berbasis Web Aplikasi (SEMANGAT), penerapan Aplikasi Sistem Pengukuran Kinerja Online (E-SAKIP) dan Inovasi pelayanan yang terdapat di Disdukcapil : SMS Alai, Akta Online, Neng Titu Sehat, Dokumen 3 in 1, Pengiriman Dokumen melalui PT. POS dan Tersebarnya UPT di 7 wilayah.

 

Dalam upaya mempermudah pelayanan dokumen kependudukan selama masa pandemi, Disdukcapil juga menerapkan pelayanan online, seperti Akte Kelahiran Online yang dapat di akses melalui website Semangat http://semangat.dukcapilbogorkab.id/ dan pengecekan status pengajuan KTP Elektronik melalui link http://ceknik.dukcapilbogorkab.id/

Masyarakat sebagai pengguna layanan juga tentunya memiliki kewajiban untuk ikut serta dalam pengawasan pelayanan publik. Jika dalam pelaksanaan pelayanan publik terutama dimasa pandemi ini masyarakat mengalami ketidakpuasaan dalam pelayanan adminitrasi kependudukan yang dilakukan oleh penyelenggara layanan, masyarakat dapat melakukan pengaduan melalui Dumas Online Disdukcapil yang dapat di akses melalui link berikut https://dukcapilbogorkab.id/pengaduan/ dengan jenis pengaduan yang dapat diadukan seperti sikap / perilaku petugas pelayanan, pungli maupun percaloan.

Dengan adanya perubahan-perubahan yang dilakukan di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Bogor kedepannya diharapkan mampu menciptakan birokrasi pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta mampu melayani publik secara prima. Reformasi birokrasi menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mewujudkan good governance dan melakukan pembaharuan serta perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan.

Resmi, Pilkades Ciherang Dramaga Diikuti Enam Kandidat

0

BOGOR DAILY – Pilkades Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga Diikuti enam kandidat yang memperebutkan kursi Kepala Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga.

Keputusan itu ditetapkan dalam rapat pleno panitia Pilkades. Dalam rapat itu ditetapkan, Pilkades diikuti oleh enam calon.

Keenamnya dinyatakan sudah memenuhi syarat, dan selanjutnya akan berkontestasi dalam Pilkades Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga.

Berikut video rapat pleno penetapan calon peserta Pilkades Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga:

https://www.instagram.com/tv/CFpgG2Zn7Ru/?igshid=62nptmsyrfpn

Tanggapi Pernyataan Mendagri, Rizal Ramli: Resikonya Besar, Keselamatan Manusia, Kemanusiaan Lebih Utama !

0

BOGOR DAILY – Desakan agar pilkada serentak 2020 ditunda terus bermunculan. Tokoh nasional/ekonom senior Rizal Ramli (RR) menilai, Pemerintah harus menunda pilkada meski mendorong roda perekonomian.

Demikian disampaikan Rizal mengomentari pernyataan Mendagri Tito Karnavian bahwa pilkada bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

“Mas Tito benar (pilkada mendorong pertumbuhan ekonomi). Biaya dari negara Rp20 triliun, sementara biaya dari peserta sekitar 10 kali lipatnya. Total stimulus sekitar Rp200 triliun,” ujar RR, begawan ekonomi dalam akun Twitter-nya, Sabtu (26/9/202/).

“Tapi resiko kematian Covid-19 besar. Utamakan kemanusian, ingat Pancasila, jangan pidato doang. Undur, tunda pilkada serentak,” ungkap Menko Perekonomian masa Presiden Gus Dur ini.

Sementara, Koordinator Petisi 28 Haris Rusli Moty menngatakan pilkada langsung di masa pandemi melanggar dua protokol darurat sekaligus.

“Pertama, melanggar protokol darurat ekonomi menghadapi resesi yang membutuhkan penghematan. Pilkada langsung hamburkan duit,” ujar Moty.

Kedua, sambung eks ketua umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini, pilkada serentak melanggar protokol darurat kesehatan menghadapi Covid yaitu ‘physical distancing‘.

Juru Bicara Presiden era Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi berujar, yang mendesak pilkada serentak tetap berjalan adalah raja tega.

“Menurut Anda, berapa korban nyawa yang akan terjadi jika pilkada serentak tetap dilaksanakan? Kata mereka, Pemilu 2019 menelan korban tewas lebih dari 800 orang, mayoritas malah anggota KPPS, gak masalah tuh bagi kita. Susah bicara nyawa dengan Si Raja Tega,” kecamnya. (*)

Korban Banjir Bandang Desa Cibunian- Pamijahan Berangsur Membaik

0

BOGOR DAILY – Pasca banjir bandang yang memporakporandakan wilayah Kp Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor (21/09/2020) kini semakin membaik dengan bantuan donatur dan berbagai elemen masyarakat.

Bantuan ini berlangsung saat hari kejadian, para donatur tak hentinya memberikan bantuan secara moril maupun materil.

Menurut Sekdes, Hafidz, bantuan yang diterima oleh masyarakat dari para donatur berupa makanan ringan, pakaian, terpal, selimut, dan ada juga yang berupa nominal uang.

“Alhamdulillah, Kebanyakan bahan pokok, berupa beras, minyak, makanan ringan, pakaian, terpal, selimut, serta nominal uang,” ujarnya.

Menanggapi ajuan masyarakat terhadap pembangunan tanggul penjaga banjir, pihak desa pun akan mengajukan proposal kepada pihak terkait dan berharap pengajuan itu mampu menembus dan mendapatkan peluang untuk pembangunan prioritas Kabupaten.

“Sudah dikomunikasikan dengan beberapa pihak terkait, Insha Allah, akan dibuatkan proposal pengajuan, Semoga ada peluang bisa masukan prioritas kabupaten,” ucapnya Kepada Bogordaily.net.

Data terkini semakin baik karena hanya tinggal 8 KK yang masih mengungsi di rumah saudara mereka dan Hafidz berharap secepatnya mereka tinggal di rumah mereka sendiri.(*)

Cooming Soon AHA Clinic di Dramaga Segera Launching

0

BOGOR DAILY – Terus berkembang, menggeliat serta makin maju, hal tersebut yang tampaknya tercermin dari AHA Clinic. Salah satu Klinik Aesthetic terbaik di Bogor tersebut membuktikan eksistensinya dengan siap untuk membuka cabang baru yang berada di Dramaga, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Alfi Hidayati M.Kes, Owner AHA Clinic melalui sambungan telekomunikasi. Dokter cantik itu menjelaskan, bahwa dengan akan segera dibukanya AHA Clinic di Dramaga menjadi sebuah komitmen dirinya dan All Team AHa Clinic untuk terus melayani dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bogor, baik di Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.

“Ya sebelum launching, hari ini (Minggu, 27/09/2020) saya bersama tim AHA Clinic menggelar pengajian, santunan yatim piatu dan sedekah di lokasi AHA Clinic Dramaga.” Papar dr. Alfi.

Tentunya segera akan kita tentukan, kapan untuk segera melaunching klinik ini, kami pun sangat menerapkan protokol kesehatan agar semakin nyaman dan aman. Penerapan protokol kesehatan bukanlah isapan jempol saja, kami benar-benar melakukan protokol kesehatan seperti yang sudah berjalan di AHA Clinic Pajajaran Kota Bogor. Kami menyiapkan tempat untuk cuci tangan, menyediakan handsanitizer, mengecek suhu crew maupun para pasien yang datang dengan thermogun sampai memakai APD dalam melayani para pasien, itu berlaku baik tim AHA maupun dokternya.

Pelayanan AHA Clinic Dramaga tidak akan jauh berbeda dengan pelayanan AHA Clinic Pajajaran Kota Bogor. System yang sudah berjalan akan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi demi kepuasan para pasien yang mempercayakan treatmentnya ke AHA Clinic.

“Harapan tentu bisa segera buka di Dramaga, mohon doa dan dukungan dari semuanya ya. Bersiap untuk mendapatkan treatment terbaik dengan Picosure di AHA Clinic.” Pungkasnya.

(Red-BDN).

Dalam Sehari 25 Warga Bogor Positif Covid-19,

BOGOR DAILY – Kasus pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor kembali naik per Minggu 27 September 2020. Sehari dilaporkan ada 25 orang yang positif Covid-19.

Sehingga total kasus Covid-19 di Kota Bogor hingga pukul 14.00 WIB, menjadi 1.180 orang, dengan rincian meninggal 45 orang, sembuh atau selesai isolasi 827 orang dan masih sakit atau positif aktif 308 orang.

Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno dalam keterangan pers tertulisnya menyebutkan selain penambahan 25 orang kasus konfirmasi positif, hari ini ada penambahan 49 orang sembuh dan berkurang 24 orang yang berstatus masih dalam pengawasan.

“Penularan masih di dominasi oleh klaster rumah tangga atau keluarga,” beber Retno.

Pihaknya menargetkan angka kesembuhan hingga 80 persen dengan berbagai upaya. Salah satunya dukungan psikologis penderita, suportif ke keluarga untuk membangun optimisme sembuh.

“Kita juga harus meyakinkan masyarakat bahwa Covid-19 itu ada dan bisa dilawan hingga sembuh,” katanya.

Satpol PP Bubarkan Rombongan Pemotor di Kebun Teh Puncak

BOGOR DAILY – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli untuk mencegah adanya kerumunan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Sebanyak 100 pemotor pun dibubarkan karena kedapatan nongkrong dan berkerumun di kawasan kebun teh Puncak.

“Tadi malam anggota, kita melaksanakan kegiatan patroli kaitan dengan pembatasan jam operasional di wilayah Puncak, dari mulai batas Cianjur sampai dengan Gadog. Nah di dekat itu, ada sekitar 100 motor berkerumun. (Berkerumun) di sekitar kebun teh Riung Gunung. Ada sekitar 100 (orang) motoran kita bubarkan karena mereka berkerumun,” kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridallah, Minggu (27/9/2020).

Agus menjelaskan pembubaran ini dilakukan Satpol PP pada Sabtu (26/9) malam kemarin sekitar pukul 20.00 WIB. Selain berkerumun, sejumlah pemotor yang dibubarkan tidak memakai masker.

“Kemudian juga sebagian tidak menggunakan masker. Sehingga oleh anggota semua (pemotor) dibubarkan, dihalau, untuk tidak berkerumun. Dan mereka pada pergi semua,” lanjutnya.

Dia mengatakan kawasan Puncak ramai didatangi wisatawan pada akhir pekan. Agus menerangkan 100 pemotor yang dibubarkan ini tidak sampai minum minuman keras.

“Karena memang yang namanya Sabtu-Minggu, Puncak itu kan tempat orang datang untuk berwisata. Kalau malam hari itu biasanya anak-anak motor itu pada nongkrongnya di kebun teh sana, ya. Tapi kan kalau kita ketika mereka sedang ngumpul banyak seperti itu, kita langsung bubarkan, gitu aja, ya,” ungkapnya.

Selain itu, Agus mengungkapkan, petugas melakukan operasi dengan mengecek vila-vila di kawasan Puncak. Pengecekan dilakukan untuk memastikan vila yang ada tidak disewakan atau benar-benar hanya digunakan pemiliknya secara pribadi.

Terbaik Banget, Yuk Simak Lengkapnya Fasilitas di Bogor Senior Hospital

BOGOR DAILY – Komitmen dan Integritas yang terjaga dari pelayanan medis yang diberikan oleh Bogor Senior Hospital layak mendapatkan applause, selain menjadi salah satu Rumah Sakit rujukan pasien Covid 19, Bogor Senior Hospital sejak awal memang menawarkan pelayanan dengan fasilitas penunjang medis terbaik untuk masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Rumah Sakit umum yang memiliki keunggulan pelayanan kepada orang lanjut usia atau geriatri tersebut berada di Jalan Raya Tajur, No 168, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Selain memiliki tempat serta akses yang strategis, Bogor Senior Hospital memiliki dua gedung perawatan yaitu Gedung 1 yang diperuntukkan bagi Perawatan Akut dan Gedung 2 untuk Perawatan Jangka Panjang.

 

“Ya kami menerapkan konsep interdisipliner dalam segala lini perawatan. Ditunjang peralatan yang modern, menjadikan Bogor Senior Hospital memang tempat terbaik untuk anda mendapatkan layanan kesehatan.” Ungkap dr. Albert Abednego, MM. Direktur Bogor Senior Hospital.

Bogor Senior Hospital memiliki fasilitas diantaranya, Rehabilitasi Medik, Terapi Hydropool, Ambulette, Ruang Perawatan super nyaman serta Area Santai dengan ruang terbuka dilengkapi dengan pelindung panas dan hujan.

 

“Bogor Senior Hospital didesain senyaman mungkin, karena kami peduli akan kenyamanan hidup bagi para pasien kita. Dua pedoman pelayanan yaitu safety alias aman dan quality alias kita menjaga kualitas layanan.” Papar dr. Albert.

 

Melalui keterangan resminya, dr. Albert menjelaskan pula, ada layanan terbaik di Bogor Senior Hospital diantaranya adalah :

√ Instalasi Gawat Darurat (IGD).

√ Rawat Intensif (ICU).

√ Endoskopi.

√ Bedah.

√ Hemodialisa.

√ Rehabilitasi Medik.

√ Radiologi :
• CT Scan 128 Slice.
• Bone Mineral Density (BMD).

√ Laboratorium.

√ Farmasi.

√ Konsultan Gizi.

√ Rawat Inap.

√ Medical Check Up.

√ Rawat Jalan.

√ Klinik Spesialis, Geriatri, Umum dan Gigi.

“Terbaik khan, mari percayakan pelayanan terbaik bagi kesehatan anda semua di Bogor Senior Hospital, Caring for Quality of Life.” Pungkas dr. Albert Abednego MM, Direktur Bogor Senior Hospital.

(Red-BDN).