Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 8057

Imigran Nakal di Puncak Susah Ditindak

Bogor Daily-Permasalahan Kampung Arab dan imigran di Puncak sudah satu bulan berlalu. Seperti pernyataan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin, permasalahan tersebut akan segera diselesaikan.

Kabar terbaru datang dari Camat Cisarua, Deni Humaedi yang mengatakan saat ini kecamatan masih mendata. Selain itu ia juga menyebut Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meminta para pihak terkait bertindak.

“Masih pendataan terhadap yang direkomendasikan. Bupati memimpin langsung waktu rapat koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda dan meminta pihak terkait untuk melakukan apa yang menjadi tugasnya,” kata Deni.

Mengenai imigran yang mengganggu masyarakat, Deni menyebut penindakan tidak mudah. Untuk saat ini kecamatan masih memberi imbauan dan anjuran bagi para imigran.

Penindakan itu tidak semudah yang dibayangkan, kita masih sebatas memberi imbauan dan anjuran supaya mereka tidak melakukan hal yang mengganggu dan melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan kondisi setempat,” kata dia.

Deni menambahkan, baru bisa memberikan tindakan tersebut karena pemikiran para imigran. Terkait jumlah imigran, ia menyebut jumlahnya masih sama dengan tahun sebelumnya yakni 616 orang yang tersebar di tujuh desa.

“Sebab pemikiran para imigran itu mereka korban dan sebagai pengungsi yang harus mendapat perhatian dari pemerintah dan warga masyarakat dimana mereka tinggal,” ucap deni.

Sebelumnya Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, mengatakan, pihaknya pada Selasa (11/8) telah menggelar rapat dengan dinas terkait untuk membahas keberadaan Kampung Arab.

Selain itu, langkah tegas akan dilakukan lantaran banyaknya laporan tentang imigran yang dianggap mengganggu ketentraman warga lokal di Puncak. Pun dengan bangunan yang tak memiliki atau menyalahgunakan izin, sambung dia, wajib ditindak.

Timnas Indonesia U-19 Langsung Menjalani Latihan di Kroasia

0

BOGORDAILY – Tim nasional Indonesia U-19 langsung menggelar latihan setibanya di Zagreb, Kroasia. Pemusatan latihan Garuda Muda ini untuk berlaga di Piala Asia 2020.

Skuad asuhan Shin Tae-yong tiba di bandara Franjo Tudman, Zagreb, Minggu (30/8/2020) pukul 10.00 waktu setempat. Timnas U-19 langsung melanjutkan perjalanan darat ke Sveti Martin na Muri selama 90 menit.

“Setibanya di hotel, pemain langsung makan siang dan beristirahat, sebelum sore harinya kami langsung menjalani latihan di lapangan,” kata pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong dalam laman PSSI.org.

Pada kesempatan ini, rombongan Timnas U-19 juga disambut oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kroasia yang diwakili Elbanita Lingkan Surya begitu mendarat di Bandara Franjo Tudman, Zagreb.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) yang selalu mendukung penuh Timnas U-19. Selama disini (Kroasia) para pemain akan bekerja keras demi raihan prestasi timnas U-19 nantinya,” ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Pada pemusatan latihan (TC) di Kroasia, Shin Tae-yong membawa 28 pemain. Skuat Garuda Muda ini akan menjalani turnamen yang diikuti tuan rumah Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi. Selain itu juga beberapa uji coba diantaranya melawan Qatar.

TC di Kroasia sebagai persiapan Garuda Muda mengikuti Piala Asia U-19 2020 yang berlangsung pada 14-31 Oktober di Uzbekistan. Selain itu, Tim Merah-Putih juga sedang menempa diri untuk berlaga di Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

Pada perkembangan terbaru, Piala Asia U-19 2020 kemungkinan besar akan ditunda. Timnas U-19 sudah mempunyai rencana andai ajang di Uzbekistan itu benar-benar ditunda.

Komisi VIII: Tabayun Dulu Apa Maksud ‘Anjay’, Jangan Langsung Ranah Pidana

BOGORDAILY – Komisi VIII DPR RI angkat bicara soal Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang menilai kata ‘anjay’ bisa berpotensi dipidana. Komisi VIII DPR, yang membidangi sosial dan agama, meminta Komnas PA tabayun dan tidak mudah membawa suatu perkara ke ranah pidana.

“Prinsipnya, bahasa gaul itu tidak harus dimaknai sebagai bentuk perundungan, apalagi diseret ke dalam persoalan pidana. Maka sebaiknya apapun kalau misalnya ada sesuatu yang membuat seseorang menjadi tersinggung dengan penggunaan bahasa-bahasa yang berkonotasi perundungan maka sebaiknya kita harus tanyakan dulu, klarifikasi dulu, istilahnya tabayun dulu apa maksud di balik ‘anjay’ itu jangan apa-apa langsung dibawa ke ranah pidana,” kata Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily, ketika dihubungi, Minggu (30/8/2020).

Persoalan pidana dalam kata ‘anjay’, sebut Ace, harus dilihat terlebih dulu apakah berkonotasi perundungan atau tidak. Ace mengatakan persoalan ini lebih baik diselesaikan lewat jalur mediasi ketimbang ranah pidana.

“Cara kekeluargaan jauh lebih baik untuk diselesaikan daripada menggunakan pendekatan hukum. Maka penyelesaiannya tentu lebih baik dimediasi. Poin saya adalah lebih bagus, lebih baik jika harus diklarifikasi dulu penggunaan kata ‘anjay’ tersebut, jangan tiba-tiba kita seret atau bawa ke ranah hukum atau ranah pidana,” ujar politikus Partai Golkar itu.

Untuk itu, Ace mengajak para orang tua menjaga anaknya dari penggunaan ragam bahasa gaul sebagai bentuk perundungan. Sebab, bahas gaul terkadang tak dipahami secara utuh.

“Bahasa gaul kan kadang-kadang kalau tidak dipahami secara utuh maka bisa saja punya maksud-maksud tertentu. Dalam konteks kita bersosialisasi dengan anak, orang tua harus tetap menghindari menggunakan kata-kata yang memiliki konotasi negatif bahkan cenderung digunakan sebagai bentuk bullying atau perundungan. Makanya harus dilihat juga penggunaan dalam konteks apa penggunaan kata ‘anjay’ itu,” ungkap Ace.

Sebelumnya, Komnas PA meminta penggunaan kata ‘anjay’ dihentikan. Komnas PA menilai kata ‘anjay’ yang sedang populer dipakai anak-anak bisa berpotensi dipidana.

“Ini adalah salah satu bentuk kekerasan atau bullying yang dapat dipidana, baik digunakan dengan cara dan bentuk candaan. Namun jika unsur dan definisi kekerasan terpenuhi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, tindakan itu adalah kekerasan verbal. Lebih baik jangan menggunakan kata ‘anjay’. Ayo kita hentikan sekarang juga,” kata Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (29/8).

Selamat! Citra Kirana dan Rezky Aditya Dikaruniai Anak

0

BOGOR DAILY- kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan artis Citra Kirana dan Rezky Adhitya. Mereka telah dikaruniai anak pertamanya berjenis kelamin laki-laki.

Citra Kirana pada Jumat 28 Agustus 2020 melahirkan buah hati pertamanya, Keene Atharrazka Adhitya. Rezky Aditya mengunggah langsung momen bahagia tersebut.

Rezky Aditya membagikan video sang buah hati setelah dilahirkan. Nah, mereka pun membagikan potret kebersamaan dengan sang buah hati yang menggemaskan.

So, penasaran dengan potret keluarga Citra Kirana dan Rezky Adhitya bersama anaknya. Dilansir Okezone, dari laman instagramnya Citra Kirana dan Rezky Adhitya, Senin (31/8/2020) berikut ulasannya.

Dalam potret tersebut, terlihat kebahagiaan menyelimuti Citra Kirana dan keluarganya. Ada Citra Kirana, Rezky Adhitya, dan Keene Atharrazka. Semuanya memperlihatkan kebahagiaan, dan potret tersebut terlihat penuh kehangatan.

Selanjutnya, Citra Kirana nampak membagikan momen kebersamaan dengan sang suami dan buah hati tercintanya. Kali ini, Citra Kirana terlihat sedang berbaring di atas kasur bersama sang buah hatinya. Wajahnya tetap cantik memesona. Pasangan artis pun nampak begitu bahagia dengan senyuman di wajahnya.

Citra Kirana juga sudah lihai memeluk sang buah hati tercintanya. Dalam foto tersebut, ekspresinya terlihat begitu bahagia saat sang anak ada berada di pangkuannya. Selain itu, pangkuan Citra Kirana ini terlihat begitu penuh kehangatan dan kasih sayang. Selamat Citra Kirana dan Rezky Adhitya atas kelahiran anak pertamanya, sehat selalu.

Kasus Covid-19 Meningkat, 100 Dokter indonesia Meninggal Dunia

BOGOR DAILY-Tenaga medis termasuk dokter menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah Corona. Sejak wabah Corona di Indonesia pertama kali merebak, tidak sedikit laporan dokter yang berguguran.

Beredar di media sosial kabar dokter di Indonesia yang meninggal dunia sudah mencapai 100 orang. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng M Faqih membenarkan kabar tersebut.

“Iya dari laporan terakhir tadi malam yang kami terima sudah mencapai 100 orang (dokter yang meninggal),” bebernya seerti dilansir detikcom Senin (31/8/2020).

dr Daeng menyebut data ini diterima PB IDI pada Minggu malam (30/8/2020). Kasus Corona di Indonesia pun terus meningkat hingga tembus 3 ribu kasus perhari. Hingga saat ini total sudah ada 172.053 kasus.

DKI Jakarta pada Minggu (30/8/2020) melaporkan kasus sebanyak 1.094 kasus. Sebelumnya, Indonesia juga mencatat rekor penambahan kasus harian selama tiga hari berturut-turut.

– Sabtu (29/8/2020): 3.308 kasus baru dari 28.905 pemeriksaan spesimen yang dilakukan.

– Jumat (28/8/2020): 3.003 kasus baru dari 33.082 pemeriksaan spesimen yang dilakukan.

– Kamis (27/8/2020): 2.719 kasus baru dari 29.663 pemeriksaan spesimen yang dilakukan.

Dua ABG Cantik yang Hanyut di Cisadane Ditemukan Tewas

BOGOR DAILY-Setelah satu hari dilaporkan hilang tenggelam terbawa arus sungai Cisadane, dua remaja perempuan, Ilmi Wati (16) dan Kevia (16), ditemukan tewas. Keduanya terjatuh saat swa foto atau selfie bersama temannya di atas batu dan terjatuh ke sungai pada Sabtu 29 Agustus 2020.

Berdasarkan, laporan Polres Bogor kedua remaja itu merupakan warga Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kapolsek Rumpin, Kompol Asep Supriadi menuturkan, keduanya ditemukan pada Minggu (30/8/2020) pukul 13.00 tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Iya kemarin siang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi kejadian atau sekitar 3 kilometer,” kata Asep saat dikonfirmasi Senin (31/08/2020).

Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dan diserahkan ke keluarga. Pihak keluarga pun telah menerima kejadian itu sebagai kecelakaan dan penyelidikan pihak polisi dihentikan.

Adapun peristiwa tenggelamnya dua remaja itu, berawal ketika Ilmi dan Kevia beserta empat orang temannya Lara, Arda Bili, Ilham, dan Irvan, pada Sabtu 29 Agustus 2020 pukul 14.00 WIB bermain di Sungai Cisadane sekitar tempat tinggalnya.

Sampai di sisi sungai Ilmi, Kevia dan dua teman Ilham dan Irvan berkeinginan mengambil foto di atas batu di tengah Sungai Cisadane. Setelah mengambil foto selfie, keempatnya berniat kembali ke sisi sungai. Namun, arus sungai mendadak tinggi dan menyapu keempatnya.

Saat terbawa hanyut, dengan spontan Bili berusaha membantu dengan menarik keempat orang tersebut .namun hanya dua orang, Irvan dan Ilham yang dapat diselamatkan. Sedangkan Ilmi dan Kevia terbawa arus. Tim gabungan berusaha mencari dua korban yang hilang hingga Sabtu petang dan ditemukan Minggu 30 Agustus 2020.

‘Van de Beek Ambil Langkah Tepat Jika Bergabung MU’

0

BOGORDAILY – Mantan pemain timnas Belanda, Rafael van der Vaart mendukung Donny van de Beek gabung Manchester United. Ia yakin transfer itu akan menguntungkan kedua pihak.

Van de Beek sudah menjadi incaran beberapa klub besar Eropa sejak musim lalu. Barcelona dan Real Madrid sempat mencuat sebagai peminat gelandang 23 tahun tersebut.

Namun kini, Van de Beek dikabarkan mendekat ke MU. Setan Merah dilaporkan siap menebus pilar timnas Belanda ini senilai 45 juta euro (Rp 693 miliar) dari Ajax Amsterdam.

Kepindahannya ke MU semakin santer berhembus usai Van de Beek tak masuk ke dalam skuad Ajax di laga pra-musim kontra Eintracht Frakfurt. Pihak De Godenzonen juga sudah menegaskan siap melepas gelandangnya ini asal ada tawaran yang cocok.

Mantan pemain Ajax dan timnas Belanda, Rafael Van der Vaart, mendukung penuh langkah Van de Beek hijrah ke MU. Ia menilai ini akan menjadi transfer yang menguntungkan untuk kedua belah pihak.

“Donny sangat berhak atas transfer ini. Dia bermain bagus untuk Ajax,” ujar Van der Vaart dikutip dari Sportskeeda.

“Manchester United juga sangat membutuhkan pemain seperti dia di tim mereka. Transfer ini bakal fantastis bagi kami (orang-orang Belanda).”

“Kita semua akan memantaunya sekarang. Langkah ini sangat pantas untuk dibuat,” jelas pria yang pernah bermain di Liga Inggris dengan Tottenham tersebut.

Van de Beek sendiri musim lalu tampil apik menjadi andalan di lini tengah Ajax. Ia mampu mengemas 10 gol dan 11 assist dalam 37 laga di semua ajang.

Pagi Ini 975 Perjalanan KRL Beroperasi, Tercatat Ada 79 Ribu Penumpang

BOGORDAILY – PT KCI mengoperasikan 975 perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 04.00-21.00 WIB. Dengan jumlah tersebut, tercatat sampai dengan pukul 08.00 WIB sebanyak 79.790 penumpang menggunakan KRL sama seperti pada Senin lalu 79.800 pengguna.

“Sejumlah stasiun yang mencatat peningkatan jumlah pengguna adalah Stasiun Citayam (8.028 pengguna, meningkat 4 persen dibanding Senin lalu pada waktu yang sama), Cilebut (6.064 pengguna, meningkat 12 persen) dan Parung Panjang (4.607 pengguna, meningkat 3 persen). Sementara untuk stasiun-stasiun lainnya jumlah pengguna terpantau stabil,” kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangannya, Senin (31/8).

Meski terdapat peningkatan dari sisi jumlah di beberapa stasiun, para pengguna KRL dapat tertib menjalankan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) sebagai upaya melindungi diri dan sesama di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

“Aturan menggunakan masker sudah menjadi kewajiban setiap orang yang berada di stasiun dan di dalam KRL. Aturan ini berlaku sejak April 2020 dan dapat diikuti dengan semakin baik oleh seluruh pengguna hingga saat ini,” ujarnya.

Sediakan Fasilitas Wastafel

Sementara itu untuk membiasakan cuci tangan, PT KCI telah menyediakan fasilitas wastafel tambahan di 80 stasiun. Sedangkan untuk menerapkan jaga jarak, seluruh stasiun dan rangkaian KRL telah dilengkapi marka sebagai pedoman posisi pengguna saat antre, berdiri maupun duduk.

“PT KCI berterima kasih atas kedisiplinan dan ketertiban pengguna dalam mengikuti berbagai protokol kesehatan yang ada selama enam bulan ini, terutama dalam hal menggunakan masker dengan benar selama dalam perjalanan,” tutupnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Alami Pegal pegal

BOGOR DAILY-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah disuntik vaksin COVID-19. Ridwan Kamil merasa pegal-pegal dan sedikit sakit.

Penyuntikkan dilakukan di Puskesmas Garuda, kota Bandung, Jumat (28/8/2020). Ridwan Kamil disuntik di bahu kiri.

Usai penyuntikan reaksi yang dirasakan pegal-pegal dan nyut selama 5 menit.

“Setelah disuntik testimoni pribadi saya agak pegal-pegal, agak nyut-nyutan selama lima menit, tapi beliau-beliaun mungkin lebih kuat sehingga tidak kerasakan hal yang sama,” kata Ridwan Kamil sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers daring, usai penyuntikan vaksin, Jumat (28/8/2020).

“Setelah itu semua terlihat normal walaupun ada sedikit baal (kebas). kami pin disuruh menunggu selama tiga puluh menit. karena reaksinya selesai selama 30 menit. dan dicek posisi titik suntik, suhu tubuh dan kemudian itu juga dilakukan pengetesan,” lanjutnya menambahkan.

Usai penyuntikkan tahap pertama, Ridwan Kamil bersama forkopimda lainnya yang menjadi relawan akan melakukan proses pengecekan harian.

Hal tersebut untuk melihat perubahan yang terjadi pada imunitas.

“Apakah imunitas kami ini naik, tetap, atau bagaimana. nah disitulah kesimpulan riset itu yang akan menjadi keputusan apakah vaksin layak diproduksi masal atau ada set back atau ada sesuatu yang harus dilalukan,” katanya.

Selama proses pengetesan harian, pihaknya dihimbau untuk tidak banyak melakukan aktivitas keluar wilayah Bandung Raya. Karena sewaktu-waktu akan dipanggil oleh pihak dokter untuk dilakukan pengecekan kesehatan.

“Yang pada saat nanti dibutuhkan konsultasi atau dipanggil oleh tim peneliti kita harus siap sedia. itulah alasan kenapa memamg para relawan rata-rata domisili di bandung raya itu semata-mata untuk memudahkan pengetesan,” katanya.

Jadi Korban Hipnotis, Hp Empat Siswi SMK Dibawa Kabur

BOGOR DAILY- Empat siswi SMK Ganesa di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban kejahatan hipnotis . Peristiwa itu terjadi pada Jumat (28/8/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu ketiganya usai pulang sekolah di Gang Kristin, Desa Kebonpala, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Awalnya, terduga pelaku hipnotis itu mendatangi korban dan berpura-pura bertanya alamat.

“Waktu hari Jumat, baru pulang sekolah, kita mau ke rumah teman ke arah Cibadak, turun di Gang Kristin. Terus ada ibu-ibu yang cari tempat buat beli kado yang bagus di mana, kita kasih tau di Sukabumi kalau mau cari kado,” kata salah satu korban, Yuni Agustin.

Tidak lama kemudian, terduga pelaku hipnotis tersebut mengajak keempat siswi untuk mengantarnya mencari toko kue di sekitar Sukabumi.

“Setelah sampai di Sukabumi, si ibu ngajak makan kita di Upnormal. Ketika sedang makan, si ibu menawarkan kepada kita mau kuota gratis enggak, kita jawab mau, ya kita percaya saja, pertama ibu itu minjem hp aku mau di-restart dulu biar gampang masuknya,” kata Yuni.

Saat itu seluruh handphone di-restart sembari mereka berjalan karena khawatir terlalu sore.

“Si ibu bilangnya mau ke Matahari, mau beli baju, ya kita antar saja,” masih kata Yuni.

Setelah itu, terduga pelaku kejahatan hipnotis tersebut mengajak korban untuk berjalan-jalan di pusat perbelanjaan guna melancarkan aksi kejahatannya. Terduga pelaku hipnotis mengaku sebagai orang suatu kantor kedinasan di Cibadak.

Akibatnya, keempat siswi itu diterlantarkan di depan salah satu pusat perbelajaan.