Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 8101

Rencana Jokowi Rampingkan Lembaga Bisa Mempercepat Kinerja Pemerintah

BOGORDAILY – Pengamat politik Hendri Satrio menilai rencana Presiden Jokowi untuk merampingkan lembaga bisa mempercepat kinerja pemerintah. Namun hal itu juga harus didukung oleh pimpinan lembaga yang bersangkutan.

“Jadi kalau ditanya apakah sudah tepat dan mempercepat kinerja pemerintah, ya secara di atas kertas perhitungannya pasti bisa, karena jadi kecil dan lebih pendek birokrasinya. Tapi apakah bisa menopang pembangunan itu tergantung dari individu yang diletakkan Pak Jokowi untuk memimpin lembaga itu, kemudian mampu nggak si individu ini menjalankan leadership untuk mempercepat kinerja pemerintah,” ujar Hendri kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Hendri mengatakan peleburan lembaga adalah hal yang wajar di tiap-tiap pemerintahan. Hal itu juga dilakukan oleh beberapa presiden sebelumnya.

“Peleburan lembaga ini bukan hal pertama yang dilakukan pemerintah, era Soeharto juga pernah, era Gus Dur juga pernah, jadi di era-era presiden lainnya juga pernah kok melakukan peleburan lembaga. Nah Pak Jokowi pernah beberapa kali melakukan itu, di periode pertama juga bahkan menutup beberapa lembaga,” tuturnya.

Hendri meyakini Jokowi memiliki evaluasi terkait tiap-tiap lembaga. Dia juga menyinggung bahwa Jokowi telah mempunyai visi di era kepemimpinannya.

“Kalau ditanya apakah positif atau tidak itu yang bisa menjawab itu ya Presiden, karena yang punya evaluasi setiap lembaga ya Presiden. Jadi tujuannya ke arah mana, kan sama-sama kita mendengar Presiden mengatakan adalah yang ada visi Presiden. Jadi ya kita ikuti aja visi Presiden ke arah mana,” kata dia.

Lebih lanjut, Hendri menilai kepala lembaga yang diinginkan Jokowi adalah yang memahami keinginannya. Dia juga meminta agar peleburan lembaga itu dikaji secara komprehensif.

“Yang paham cara kerjanya Pak Jokowi dan mengerti hasil kerja yang diinginkan Pak Jokowi. Yang penting dikaji dulu benar-benar, jangan cepat,” tuturnya.

Presiden Jokowi diketahui berencana akan melebur beberapa lembaga. Rencana itu disampaikan Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (13/7) kemarin.

“Dalam waktu dekat ini ada 18,” kata Jokowi. Pernyataan Jokowi ini menjawab pertanyaan soal perampingan lembaga dan komisi.

Jokowi membeberkan alasan di balik niatnya merampingkan 18 lembaga dan komisi. Poin penjelasan Jokowi ialah efisiensi anggaran.

“Semakin ramping organisasi ya cost-nya kan semakin bisa kita kembalikan. Anggaran, biaya. Kalau pun bisa kembalikan ke menteri, kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi-komisi itu lagi,” kata Jokowi.

Alhamdulillah, 32 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh

BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengumumkan jumlah pasien positif Virus Korona yang sembuh Selasa (14/7/2020) malam tercatat sebanyak 32 orang.

“Alhamdulilah hari ini yang sembuh pasien Covid-19 ada sebanyak 32 orang, dan ini rekor,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah.

Syarifah menyebutkan ke 32 pasien yang sembuh itu diantaranya :
1. Laki-laki, 40 tahun asal Gunung Putri
2. Laki-laki, 28 tahun asal Tajurhalang
3. Perempuan, 46 tahun asal Leuwisadeng
4. Perempuan, 25 tahun asal Bojonggede
5. Laki-laki, 50 tahun asal Bojonggede
6. Laki-laki, 46 tahun asal Bojonggede
7. Laki-laki, 47 tahun asal Gn Putri
8. Laki-laki, 25 tahun asal Gn Putri
9. Laki-laki, 39 tahun asal Gn Putri
10. Laki-laki, 45 tahun asal Gn Putri
11. Perempuan, 24 tahun asal Gn Putri
12. Perempuan, 42 tahun asal Gn Putri
13. Perempuan, 53 tahun asal Gn Putri
14. Laki-laki, 36 tahun asal Cileungsi
15. Laki-laki, 45 tahun asal Cileungsi
16. Laki-laki, 55 tahun asal Cileungsi
17. Laki-laki, 58 tahun asal Cileungsi
18. Perempuan, 38 tahun asal Cileungsi
19. Perempuan, 8 tahun asal Cileungsi
20. Laki-laki, 4 tahun asal Cileungsi
21. Perempuan, 20 tahun asal Cileungsi
22. Perempuan, 32 tahun asal Cileungsi
23. Perempuan, 24 tahun asal Cileungsi
24. Laki-laki, 49 tahun asal Cileungsi
25. Perempuan, 50 tahun asal Gn Sindur
26. Perempuan, 63 tahun asal Cibinong
27. Laki-laki, 44 tahun asal Cibinong
28. Perempuan, 29 tahun asal Cibinong
29. Perempuan, 56 tahun asal Cibinong
30. Laki-laki, 52 tahun asal Babakan Madang
31. Laki-laki, 37 tahun asal Ciampea
32. Perempuan, 36 tahun asal Kalapanunggal.

Tidak hanya itu, Syarifah juga mengumumkan kasus positif Covid-19 baru, di Kabupaten Bogor sebanyak dua orang diantaranya :
1. Laki-laki, 41 tahun asal Ciampea
2. Perempuan, 49 tahun asal Cileungsi

“Hari ini juga ada pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia, yakni Laki-laki, 56 tahun asal Cibungbulang,” tukasnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net Update Covid-19 di Kabupaten Bogor, untuk ODP (Orang Dalam Pantauan) 25 Orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 172 Orang, total kasus positif Covid-19 ada 415 kasus, sembuh 217 orang, meninggal 20 orang, positif aktif 175 orang. (Andi).

Chris John Berbicara Nasib Atlet Indonesia yang Sudah Pensiun

BOGORDAILY – Siapa yang tak kenal mantan atlet petinju Chris John. Namanya kian dikenal publik setelah mencatat rekor sebagai juara dunia kelas bulu pertama yang berasal dari Indonesia.

Terkait dengan hal itu, Chris John pun sempat menjadi maskot dari petinju Indonesia.

Sejak 2013, Chris John akhirnya memutuskan untuk pensiun dari karier atletnya. Meski begitu, Chris John hingga saat ini masih terlibat dalam dunia olahraga dan menjadi salah satu staff di KONI.

Saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2020), Chris John menyempatkan diri untuk memberi tanggapan terkait nasib mantan atlet Indonesia yang sudah pensiun.

Chris John menjelaskan, beberapa dari atlet setelah pensiun akan ditawarkan untuk bekerja untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS), meskipun kontrak.

“Akhirnya masing-masing atlet, Pemda sebenarnya kasih reward selain bonus, diterima jadi pegawai negeri biarpun kontrak, tapi kan itu lumayan, kalau atletnya berprestasi,” ujar Chris John.

Lebih lanjut, Chris John menjelaskan kesempatan untuk atlet yang sudah pensiun untuk lebih kreatif lagi. Chris memberi masukkan kepada atlet yang sudah pensiun untuk tetap berkecimpung di dunia olahraga.

“Bonusnya juga lebih baik, sekarang kalau atlet kreatif dia bisa jadi pelatih private. Kenapa nggak kan?” tuturnya.

“Memanfaatkan kemampuan mantan atlet untuk melatih,” sambung Chris lagi.

Bukan hanya itu, Chris John juga menyempatkan diri untuk memberikan tanggapannya terkait perkembangan dunia olahraga Tanah Air beserta atletnya.

Terkait dengan pandemi Corona, Chris merasa hal itu juga berdampak pada bidang olahraga termasuk event perlombaan.

“Ya sebagian cabang olahraga cukup baik, mungkin bulutangkis, atletik, renang, cuma yang lain ada beberapa yang kurang bagus juga terutama di event pertandingan yang jarang, apalagi ada pandemi, wah mungkin sekarang nggak ada event,” jelasnya.

“Padahal menurut saya seorang atlet butuh jam terbang untuk tanding, selain dukungan dari pemerintah, seperti pelatih yang baik, asupan gizi yang baik, kan harus disupport dana juga untuk dapatkan itu,” paparnya.

Meski sudah pensiun dari dunia atlet, Chris John masih tetap senang berkecimpung di dunia olahraga.

“Tetap dunia saya olahraga, saya tetap lebih seneng (olahraga). Ini juga kan masih di sekeliling itu jadi kenapa nggak,” tutup Chris John.

Ayah Meninggal Dunia, Ini Kata Ivan Gunawan

BOGORDAILY – Ayah Ivan Gunawan, Bambang Tjahyo Gunawan meninggal dunia pada 12 Juli 2020. Jenazahnya dikuburkan di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan pada Senin (13/7/2020).

Usai pemakaman, Ivan Gunawan bersama sang ibu pun turut mengucapkan banyak terima kasih kepada pelayat yang hadir. Ia bersyukur pemakaman ayahnya berlangsung sesuai dengan apa yang mereka rencanakan.

Terlihat sosok Ivan Gunawan yang tegar dan tak berlinang air mata senantiasa merangkul ibunya.

“Temen-temen terima kasih banyak sudah mengantarkan ayah saya di peristirahatan terakhirnya,” ujar Ivan.

“Semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan waktu yang memang kita dan keluarga rencanakan,” sambungnya.

Disebut Ivan Gunawan, alasan penempatan makam sang ayah di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan karena berdekatan dengan makam mendiang kakaknya. Selain itu, tempat peristirahatan terakhir ayahnya itu berdekatan dengan kediamannya.

Hal itu pun turut disampaikan Ivan kepada rekan-rekan media.

“Ayah saya dikuburkan di pemakaman kampung kandang dan kebetulan di sini juga di area sini juga almarhumah kakak saya dikuburkan. Jadi pengennya satu wilayah jadi lebih dekat dan dari sini juga lebih dekat ke kediaman mama,” tuturnya.

Ivan Gunawan pun turut berterima kasih atas dukungan dan doa yang ia terima secara langsung maupun melalui media sosial dari publik dan kerabatnya.

“Terima kasih banyak atas supportnya, temen-temen yang sudah memberikan doa, sudah melayat, memberikan support lewat sosial media, terima kasih banyak,” sahutnya lagi.

Sambil menahan tangis, sang ibu pun tak mau banyak berbicara. Ibu Ivan Gunawan hanya mengucapkan terima kasih kepada pelayat dan rekan media yang sudah hadir.

“Aku nggak bilang apa-apa. Makasih ya,” sahut sang ibu.

“Ya makasih ya,” tutup Ivan.

Setelahnya, Ivan Gunawan dan ibunya pergi meninggalkan makam dan menuju mobilnya. Ayah Ivan Gunawan juga disebut sempat memiliki riwayat sakit jantung.

Lania Fira Diserbu DM Soal Tipe Suami Padahal Belum Pernah Pacaran

BOGORDAILY – Di Instagram banyak artis ramai ditanya soal tipe suami atau istri. Lania Fira pun salah satunya yang mendapat pertanyaan tersebut dari netizen.

Lania Fira mengaku heran mengapa banyak yang mengirimi pesan soal tipe suami. Ia membalas dengan santai saja.

“Knpa banyak bngt yang DM. ‘tipe suami kamu kaya apa?, aku lagi memantaskan diri’,” tulis Lania di media sosialnya.

Bicara soal jodoh, Lania Fira ternyata belum pernah pacaran sama sekali. Gadis yang sempat dibicarakan terkait kedekatan dengan Ariel NOAH itu juga belum tahu kapan akan menikah.

“(Nikah) Aduh itu masih lama. Eh by the way, aku belum pernah pacaran sama sekali. Serius,” ujar Lania di channel YouTube Deddy Corbuzier.

Lania Fira sampai diminta pacaran oleh Ibundanya. Gara-gara belum pernah punya hubungan dengan cowok di usianya yang sudah 19 tahun, ia pernah dicecar pertanyaan oleh orang tuanya.

“Mamaku nyuruh. Mamaku sampai bilang kamu tuh normal nggak sih, ayo pacaran,” tutur Lania.

Lania Fira menegaskan menyukai laki-laki, meski belum pernah pacaran. Ia mengaku masih suka dengan lawan jenis.

“(Lesbi) Nggak ih. Aku straight. Suka-sukaan ada, cuma belum pernah pacaran saja,” ucap Lania.

Lania Fira lalu menjelaskan alasan belum pernah pacaran. Sebab, ia dari kecil sudah sibuk berkarate.

“Karena aku dari kecil sudah sibuk karate kan, jadi pulang sekolah langsung latihan ini itu, jadi kurang tertarik saja,” kata Lania.

Lania Fira pun tak suka pacaran karena melihat temannya yang selalu galau. Makanya ia berseloroh untuk taaruf saja.

“Aku bukan nggak tertarik sama cowok, cuma aku nggak tertarik buat pacaran saja. Aku lihat teman-temanku pacaran kayak ribet saja kalau putus atau ada masalah, jadi galau jadi aku kayak malas. Aku nggak mau pacaran, aku maunya taaruf, aku bilang gitu ke mama,” ujar Lania.

Lania Fira salah satu artis pendatang baru di tahun ini. Ia debut akting di film Rasuk 2 dan sempat terlibat di Dignitate.

Baik dan Buruk Hazard di Madrid Menurut Roberto Martinez

BOGORDAILY – Roberto Martinez memberi penilaiannya soal musim pertama Eden Hazard di Real Madrid. Baik dan buruknya dipaparkan pelatih Timnas Belgia itu.

Hazard dibeli Madrid dari Chelsea tahun lalu, dengan banderol 100 juta euro. Harga mahalnya belum memberi bukti sejauh ini.

Pemain 28 tahun itu malah diusik cedera, sehingga baru tampil 20 kali dan membuat satu gol serta 7 assist di semua kompetisi. Terlebih LaLiga sempat tertunda akibat pandemi corona, musim pertama Hazard kian menyulitkan.

Martinez, pelatih Hazard di Timnas Belgia, memberi simpati kepada pemainnya itu. Ia menilai Hazard memang kesulitan betul musim ini, namun percaya bahwa eks winger Lille itu bakal memberi kesuksesan untuk Los Blancos.

“Saya berusaha seimbang, karena seorang pemain harus diukur pada saat-saat yang baik dan buruk. Tahun ini menjadi momen yang paling sulit dalam karir Eden, karena dia belum pernah absen di banyak pertandingan,” kata Martinez

“Namun, Hazard juga menunjukkan kepada Real Madrid bahwa dia adalah pemain untuk proyek masa depan klub. Itu akan membawa banyak kesuksesan,” ungkap Martinez.

Hazard sendiri berpeluang langsung merebut titel Liga Spanyol di musim pertamanya. Pasalnya, Madrid masih memimpin klasemen Liga Spanyol hingga pekan ke-35.

Ini yang Dilakukan Ruben Onsu Saat Hadiri Pemakaman Ayah Ivan Gunawan

BOGORDAILY – Presenter Ruben Onsu hadir pada prosesi pemakaman ayah Ivan Gunawandi TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan. Ruben datang dan tampak selalu berada di samping ibunda Ivan Gunawan.

Diakui Ruben, ia memang ingin lebih menguatkan ibunda Ivan Gunawan. Beberapa hal lucu terkait ayah Ivan Gunawan pun didengarkan Ruben dari sang ibu. Hal itu ia lakukan demi menghibur hati ibu Ivan Gunawan.

“Saya tadi emang lebih banyak ke mama karena Igun (Ivan Gunawan) jauh lebih kuat, jadi banyak cerita seru dari almarhum, yang lucu-lucu buat kita cukup bisa menghibur mama tadi,” ujar Ruben Onsu saat ditemui usai pemakaman, di TPU Kampung Kandang, Senin (13/7/2020).

“Saya lebih ke mama aja sih supaya mama lebih kuat, sekarang memang banyak orang tapi yang kepikiran itu gimana pas malam hari, soalnya mama sama papa itu selalu berdua kemana pun, selalu berdua, jadi saya nggak mau ngeliat mama sedih,” jelasnya.

Meski begitu, sebagai seorang teman, Ruben tetap memberi semangat kepada Ivan Gunawan. Ruben percaya Ivan Gunawan bisa tetap menjalankan aktivitasnya kembali secepatnya.

“Saya beri semangat untuk Igun supaya dia bisa ngelewatin ini, dan saya percaya semua yang berawal dari pencipta akan kembali lagi ke dia. Igun bisa lebih kuat lagi melewati ini semua dan pasti butuh waktu untuk bisa kembali pulih,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Ruben juga menjelaskan sosok ayah Ivan, Bambang Tjahyo Gunawan yang disebut sosok yang periang.

Kedekatan Ruben dengan keluarga Ivan Gunawan pun telah diakuinya. Ayah dan ibu Ivan Gunawan disebut sering mengirimkan makanan ke rumahnya.

“Almarhum itu baiknya bukan main sama siapa pun, dan saya melihat sosok almarhum itu banyak ketawanya, misal nih Igun lagi ada acara nah saya itu ngobrol sama mama sama papanya,” ungkap Ruben.

“Misal lagi di rumah udah janjian gitu ada makanan yang dikirim, ya saya udah dianggap anak sendiri sama beliau,” tambahnya.

Sebelum meninggal, ayah Ivan Gunawan disebut tak pernah mengeluh terkait sakit pada tubuhnya. Ruben juga belum mengetahui banyak hal terkait kronologi sakit yang menyebabkan meninggalnya ayah Ivan Gunawan.

“(Riwayat sakit) Nggak, nggak tahu, papa nggak pernah ngeluh yang gimana, ya itu tadi yang saya bilang, datang dari pencipta ya kembali lagi ke sang pencipta, kita nggak pernah tahu yang namanya rahasia Tuhan ya,” tuturnya.

“Saya juga belum banyak ngobrol sama mama (sekarang) gimana kronologisnya saya cuma tahu pas dibawa ke rumah sakit aja dan setahu saya proses (meninggalnya) cepat,” tutup Ruben.

Traffic Light Simpang Tegar Beriman Sukahati Padam, Lalu Lintas Semrawut

BOGOR DAILY – Traffic Light (lampu lalu lintas) di perempatan Jalan Tegar Beriman, persimpangan dekat kantor PDAM Tirta Kahuripan sudah empat hari dari Jumat-Selasa (10-14/7/2020) padam.

Pantauan Bogordaily.net dilokasi, seluruh unit lampu lalu lintas di perempatan Jalan Tegar Beriman dekat McD itupun padam. Lalu lintas pun terlihat semrawut tidak teratur.

Pengendara sepeda motor dan mobil dari keempat arah tampak tidak ada yang mau mengalah. Hal itu menyebabkan arus lalu lintas padat akibat tidak adanya petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor yang mengatur.

Seorang warga yang melintasi perempatan itu Ahmad mengatakan, lampu lalu lintas di lokasi sudah padam sejak hari Jumat (14/7/2020). Hingga kini belum ada petugas yang memperbaiki lampu tersebut.

“Udah lama ini, yang parahnya tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas,” singkatnya.

Sementara ketika dikonfirmasi Kasi Sapras Dishub Kabupaten Bogor, Firman mengatakan, menganai padamnya lampu merah pihaknya akan berkordinasi bagian Seksi Manajemen Rekayasa (Manrek) Dishub.

“Untuk informasi dari Seksi Manrek sedang dalam proses perbaikan Box kontrolnya kang,” singkatnya. (Andi).

KIA Sekarang Bisa Dicetak di Kantor UPT Disdukcapil Kab. Bogor

BOGOR DAILY – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, kali ini melakukan gagasan baru dengan memberlakukan pencetajan Kartu Identitas Anak (KIA) yang dapat dicetak di seluruh kantor UPT.

Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Disdukcapil Kabupaten Bogor, Ani Nurhaeni mengatakan, kini pencetakan KIA untuk wilayah Kabupaten Bogor dapat di cetak langsung melalui kantor UPT Dinas Dukcapil Kabupaten Bogor.

“Kini permohonan pencetakan KIA untuk di wilayah Kabupaten Bogor khususnya, masyarakat sudah bisa mengajukannya di tiap kantor UPT yang ada,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Menurut Ani, penerapan itu dikarenakan telah lebih dulu memberikan satu unit alat pencetakan di tujuh kantor UPT yang ada di Kabupaten Bogor.

“Penerapan ini karena sebelumnya pada Senin (6/7/2020) kemarin, Disdukcapil Kabupaten Bogor telah menyerahkan tujuh alat pencetakan kartu untuk ketujuh kantor unit pelaksana teknis itu,” ucapnya.

Ditempat yang sama, ketua koordinator pencetakan pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Abdul Qodir menuturkan, manfaat dan fungsi kegunaan kartu identitas anak itu sangat banyak.

Salah satunya, dengan memiliki kartu bagi anak berusia 13 tahun, setidaknya sudah beranjak di SLTP/SMP dapat memiliki tabungan pribadi.

Menurutnya, bila di sekolah anak ingin memiliki tabungan mesti menggunakan KTP orang tua, dengan memiliki kartu dapat langsung memenuhi persyaratan membuat rekening tabungan.

“Jadi bisa bermanfaat buat mengurus apa-apalah. Kan di samping kartu pelajar dia punya kartu identitas juga yang bisa disimpan dalam dompet atau saku si anak itu sendiri,” tuturnya.

Abdul menambahkan, untuk pencetakan KIA sendiri, Disdukcapil baru bisa melakukan cetak per harinya sebanyak 80 KIA. (Andi).

Persikabo Kembali Gelar Latihan, Sambut Liga 1 Bergulir Kembali

BOGOR DAILY -Tira Persikabo kembali lakukan latihan dalam menyambut Shopee Liga Satu Indonesia tahun 2020, yang dilaksanakan di Lapangan Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Darat, Kota Bogor.

Kendati, sejak Liga Satu dihentikan pada pertengahan Maret akibat pandemi Covid-19, Tira Persikabo memutuskan untuk meliburkan para pemain dari agenda latihan.

Sebelumbya, meski diliburkan, para pemain Tira Persikabo tetap dianjurkan untuk berlatih secara mandiri demi menjaga kondisi kebugaran fisiknya selalu bugar.

Bek Persikabo, Andi Setyo Nugroho mengatakan, pada latihan lanjutan kali ini lebih diutamakan kepada fisik, karena dengan liburnya beberapa bulan kebelakang tentu sangat berpengaruh.

“Saya lebih ke perbaikan fisik, soalnya kemarin ini pas latihan hanya sebatas pemanasan saja, semoga bisa cepat adaptasi kembali,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Andi juga menyambut baik dengan rencana PSSI yang akan menggulirkan kembali Shopee Liga Satu Indonesia tahun 2020 pada bulan Oktober.

“Semoga pada lanjutan nanti kita bisa tampil beda, dan semoga pandemi ini cepat usai,” tukasnya.

Sebelumnya, Persikabo kehilangan satu pemain gelandang bertahan asal Finlandia yakni Petteri Pennanen, yang memutuskan untuk tidak melanjutkan bergabung dengan klub kebanggan warga Bogor ini karena beralasan tidak jelasnya kapan bergulirnya liga satu. (Andi).